Beranda blog Halaman 100

Gubernur Murad Resmikan Gedung Kantor Kwarda Gerakan Pramuka Maluku

0

Ambon, Maluku.news– Pada Selasa (16/4/2024), Kantor Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Provinsi Maluku diresmikan oleh Gubernur Maluku Murad Ismail yang juga selaku Ketua Mabida Kwarda Maluku, yang ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita.

Kantor Kwarda Gerakan Pramuka yang baru diresmikan ini terletak di Kawasan Karang Panjang Ambon.

Hadir pada kesempatan itu Forkopimda Provinsi Maluku, Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, beberapa Penjabat Bupati dan Walikota, Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Maluku Kak Widya Pratiwi Murad, Pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, Kepala Balai POM di Ambon, Pengurus Kwarda maupun Kwarcab Gerakan Pramuka, serta para Senior dan Anggota Pramuka.

Kak Widya dalam sambutannya memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Provinsi Maluku melalui Dinas PUPR yang telah mewujudkan Kantor Kwartir Daerah yang layak.

“Rasa terimakasih dan penghargaan yang sama dihaturkan juga kepada Raja dan Saniri Negeri Suli, yang dengan penuh kesabran dan ketulusan serta semangat tiada hentinya membantu Kwarda Maluku dalam mewujudkan bumi perkemahan yang representatif dan berkekuatan hukum yang tetap.” Ungkap Kak Widya.

Ia juga mengatakan, dengan perjuangan, kesabaran, koordinasi, komunikasi antar pihaknya, dengan pemerintah Negeri Suli, akhirnya apa yang dicita-citakan untuk pramuka di Maluku terwujud dengan mempunyai kawasan untuk perkemahan yang terletak di kawasan Suli Kabupaten Maluku Tengah.

“Acara hari ini adalah langkah penting mengimplementasikan eksistensi Gerakan Pramuka Maluku dalam upaya menata organisasi yang lebih profesional. Harapan saya dengan kehadiran gedung kwartir daerah gerakan pramuka Maluku, kakak-kakak pengurus kwartir dan anggota pramuka dapat menilai positif langkah ini, sehingga lebih menyatu dalam semangat kebersamaan, kekompakkan serta meningkatkan motivasi dan kerjasama.” Harapnya.

Di tempat yang sama juga, Gubernur menjelaskan, peresmian Kantor Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Maluku mencerminkan kepedulian yang tinggi Pemerintah Provinsi Maluku terhadap perkembangan Pramuka di Maluku.

“Kita harus tahu betul bahwa dengan adanya gerakan pramuka dan kegiatan Pramuka di Maluku sangat berguna bagi anak-anak kita kedepan bagaimana cara mereka dibimbing memperkuat integritas, nilai juang, bagaimana survival untuk menghadapi semua tantangan kedepan, dimulai dari pramuka, mari sama-sama bergandengan tangan bangun Maluku kedepan biar Maluku bisa sejajar dengan Provinsi lain.” Ajak Gubernur.

Ia mengatakan, Pemerintah Provinsi Maluku terus memberikan perhatian di luar sekolah terhadap perkembangan gerakan pramuka secara bertahap mengikuti perkembangan zaman.

“Kepedulian terhadap pendidikan kepramukaan tidak hanya berhenti di tingkat Provinsi, melainkan pula merambah hingga ketingkat Kabupaten maupun Kecamatan, hal ini dibuktikan dengan upaya proaktif kwartir cabang dan pemerintah setempat dalam membentuk kepengurusan kwartir sebagai media kontrol organisasi kepramukaan di wilayah masing-masing.” Terang Gubernur.

Pada kesempatan itu jugam Gubernur turt mengucapkan Selamat atas terpilihnya Widya Pratiwi Murad sebagai Koordinator Wilayah Bali, NTT, NTB, Maluku dan Maluku Utara pada kepengurusan Kwartir Nasional periode 2023-2028.

“Semoga kakak dapat mengembankan amanah dan memberikan kontribusi terbaik bagi perkembangan pramuka Indonesia. Tak lupa juga saya mengucapkan terima kasih kepada para pihak yang telah memberikan sumbangsih terbaiknya dalam proses pembangunan kantor Kwartir Daerah Provinsi Maluku ini.”tuturnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan MoU antara Ketua Kwarda Maluku dengan Kepala Balai POM di Ambon serta penyerahan plakat.

Danlantamal IX Lepas Peserta Lomba Belang di Tengah-Tengah

0

Ambon, Maluku.news – Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlantamal) IX Ambon Brigjen TNI (Mar) Said Latuconsina membuka Lomba Panggayong Perahu Belang di Pantai Hukehare, Negeri Tengah-Tengah, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu, (13/04/24)

Kegiatan Sai Pahari (Panggayong Manggurebe) atau Lomba Dayung Manggurebe di Tengah-Tengah telah vakum selama 30 tahun lebih, dan baru dilaksanakan kembali dua tahun terakhir. Sai Pahari ini berlangsung selama dua hari, diikuti 16 tim antarmarga dan antardusun di Tengah-Tengah.

Kedatangan Danlantamal IX Brigjen Said Latuconsina dan Ketua Korcab IX DJA III Ny. Widiya Said Latuconsina beserta rombongan disambut warga Tengah-Tengah secara adat. Saat masuk kampung, dilakukan pengalungan tenun oleh Raja Tengah-Tengah dan isteri disertai tarian hadrat pemuda-pemuda negeri.

Latuconsina didampingi Ny. Widiya Said Latuconsina secara simbolis membuka jalannya lomba. Latuconsina juga naik ke atas perahu untuk memberangkatkan peserta lomba dari garis start.

Dalam sambutannya, Latuconsina menegaskan, Sai Pahari merupakan budaya dan tradisi yang harus terus dilestarikan.

“Ke depan, perlu dikemas secara profesional sehingga memberikan nilai tambah kepada masyarakat antara lain pengembangan pariwisata bahari, peluang untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Sekaligus mengenalkan budaya Negeri Tengah-Tengah melalui kegiatan tahunan. TNI Angkatan Laut melalui Lantamal IX siap mendukung kegiatan yang bernuasa bahari tersebut,” papar Latuconsina, sebagaimana siaran pers Dinas Penerangan Lantamal IX, yang diterima malam ini.

Sai Pahari berlangsung meriah. Masyarakat antusias datang mendukung tim yang sedang berlomba. Kerumunan warga tampak meluapkan kegembiraannya apabila perahu dari tim yang mereka dukung berada di posisi terdepan. Warga terus memberi semangat kepada para peserta agar terus berjuang dan berhasil dalam perlombaan tersebut.

Acara tersebut dihadiri juga oleh Laksma TNI Efendi Maruapei S.H., M.H saat ini menjabat sebagai Kaodmilti 1 Medan yang merupakan putra asli Negeri Tengah-Tengah. Lomba Sai Pahari dikemas dalam rangkaian kegiatan “Tengah-Tengah Panggil Pulang”.

Latuconsina berharap kegiatan ini dapat terus berkembang dan diperluas sehingga dapat diikuti juga oleh peserta dari negeri lain. (Maluku.news/Dispen Lantamal IX)

Gubernur & Istri Hadiri Halal Bi Halal Kanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku 1445 H/2024 M

0

Ambon, Maluku.news – Sebagai media silaturahim dalam mempererat tali persaudaraan antara Pemerintah Provinsi Maluku dan Keluarga Besar Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku, maka dilaksanakan Halal Bi Halal 1445 H/2024 M, pada Jumat (12/04/2024), bertempat di Asrama Haji Waiheru.

Hadir pada kesempatan ini Gubernur Maluku Irjen. Pol (Purn) Drs. Murad Ismail didampingi istri Widya Pratiwi Murad, Forkopimda Provinsi Maluku, Sekretaris Daerah Maluku, Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku beserta jajaran, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan Al Ustad H. Abdurahman Tuanaya, dan unsur terkait.

Gubernur atas nama pribadi, keluarga dan pemerintah daerah, pada kesempatan itu turut mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 H, Minal Aidzin Walfaidzin, Mohon maaf Lahir dan Batin.

“Semoga melalui momentum ini, kita saling maaf-memaafkan, serta saling mendoakan dalam kebaikan, demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di daerah ini.” Ungkap Gubernur.

Ia menyampaikan, kegiatan ini juga memiliki peran yang strategis, bukan hanya sebagai media silaturahmi antar sesama umat Muslim, tetapi juga menjadi media silaturahmi antar sesama anak bangsa, yang berbeda golongan, ideologi, suku, maupun agama, yang dapat dimaknai sebagai media re-integrasi sosial.

“Demikian juga kita di Maluku, walaupun kita berbeda-neda, tetapi tetap satu. Kita semua bersaudara, bukan hanya karena punya hubungan dara, tetapi juga kita bersaudara karena kita sama-sama lahir dan dibesarkan di Bumi Raja-Raja ini.” Tegasnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Sholat Jumat di Masjid Ismail Murad.

Setelah 25 Tahun Kembali Dilaksanakan Shalat Ied di Lapangan Merdeka Ambon

0

Ambon, Maluku.news – Setelah 25 tahun, kembali Shalat Idul Fitri (Ied) di gelar di Lapangan Merdeka Ambon. Terakhir, pelaksanaan Shalat Ied dilaksanakan di tahun 1999 karena konflik kemanusiaan.

Sebagaimana diketahui, sebelum konflik kemanusiaan terjadi, lapangan Merdeka menjadi lokasi berbagai kegiatan massal atau menjadi jembatan pertemuan beragam masyarakat dari berbagai latar belakang sosial, suku dan agama.

Tepat, hari ini, 10 April 2024 pelaksanaan shalat Ied 1445 Hijriah dilaksanakan, dimana bertindak sebagai Imam yakni K.H.R.R. Hassannusi Imam Besar Masjid Raya Al Fatah dan Khatib Prof. Dr. Mohammad Attamimi, M.Ag.

Gubernur Maluku Irjen. Pol (Purn) Drs. Murad Ismail beserta Keluarga, mengikuti Sholat Ied 1 Syawal 1445 Hijriah / 2024 Masehi, di Lapangan Merdeka Ambon.

Sholat Ied juga diikuti Forkopimda Provinsi Maluku, Sekretaris Daerah Maluku, Pimpinan OPD lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Tokoh Masyarakat, serta ribuan umat Muslim yang memadati Kawasan tersebut.

Berdasarkan pantauan media ini, pada pukul 06.00 WIT, Jemaah mulai berbondong-bondong berdatangan untuk melaksanakan shalat.

Usai shalat, Sekretaris Daerah Maluku Ir. Sadali Ie, M.Si. IPU yang ditemui, mengungkapkan, dilaksanakan kembali shalat Ied di Lapangan Merdeka Ambon, atas gagasan Gubernur Maluku bersinergi dengan Pangdam dan Kapolda sebagai wujud membangun kebersamaan antar umat beragama.

“Penyelenggaraan Sholat Ied 1445 H tahun 2024 M, adalah bentuk inisiatif Gubernur Maluku Murad Ismail, yang bersinergi dengan Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Syafrial dan Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif, sehingga pada tahun 2024 ini terselenggara Sholat Ied di lapangan merdeka, yang mana setelah 25 tahun baru dilaksanakan lagi,” ungkapnya.

Sekda mengatakan, kondisi ini menunjukkan bahwa toleransi antar umat beragama di Provinsi Maluku, khususnya Kota Ambon, telah terjalin secara baik.

“Toleransi ini dibuktikan pada hari ini, pekarangan tempat-tempat ibadah seperti Gereja digunakan sebagai tempat parkir jemaah, ini menunjukan basudara Kristen juga mendukung pelaksanaan Sholat Ied di tahun 2024 ini. Pihak Gereja Maranatha dengan penuh sukacita mengijinkan pelatarannya sebagai lahan parkir bagi jemaah yang mengikuti Sholat Ied,” terang Sekda.

Untuk itu, dirinya berharap kondisi keberagaman dan toleransi umat beragama yang terjalin selama ini, perlu dipertahankan dan ditingkatkan, sehingga menunjukan bahwa, kehidupan keberagaman di Provinsi Maluku selalu mengedepankan slogan orang hidup basudara, ale rasa beta rasa, potong di kuku rasa di daging, katong samua basudara.

“Diharapkan pelaksanaan Hari Besar Keagamaan, tidak hanya Sholat Ied tetapi Natal, Tahun Baru, dan lainnya kebersamaan toleransi antar umat beragama tetap selalu dijaga hingga akhir hayat.”pungkas Sekda.

Warga Muslim Kota Ambon Gelar Salat Id di Lapangan Merdeka

0

Ambon, Maluku.news – Warga muslim di Kota Ambon, kembali menggelar salat Idul Fitri 1445 Hijriah di Lapangan Merdeka, Rabu (10/04/2024). Salat Id itu perdana digelar setelah konflik Maluku 1999 atau 25 tahun silam.

dikutip dari detikcom, sejak pukul 06.30 WIT warga sudah memadati lapangan seluas 2,25 hektare tersebut. Ada yang datang seorang diri maupun bersama keluarga.

Tampak panitia pada sisi kiri dan kanan pintu masuk telah bersiaga. Mereka kemudian mengarahkan warga mengisi saf yang disediakan.

“Kita bersyukur setelah 25 tahun (pascakonflik sosial) akhirnya kita bisa kembali salat perdana di Lapangan Merdeka Ambon,” kata ustaz Muhammad Attamimi saat menyampaikan khotbahnya.

Dia mengatakan, inisiatif pelaksanaan salat Id ini datang dari Gubernur Maluku Murad Ismail. Kata dia, gubernur berharap salat Id ini bisa dilakukan secara rutin di Lapangan Merdeka.

“Gubernur Maluku (Murad Ismail) yang berinisiatif dan meminta salat id kembali digelar di sini (Lapangan Merdeka) sekaligus agar beliau bisa dekat dengan masyarakat di akhir masa jabatannya,” jelasnya.

Attamimi mengungkapkan ini merupakan momentum sakral dan karunia dari Allah SWT. Sebab tanpa karunianya salat ini tidak pernah akan terjadi.

“Ya Allah yang pemurah selalu berikan kami limpahan karunia-Mu. Tanpa izin dari-Mu di pagi hari ini kita tak bisa salat berjemaah di sini (Lapangan Merdeka),” ujarnya.

Di akhir khotbahnya, Attamimi mengajak umat muslim di Kota Ambon untuk bermohon dengan segala kemuliaan Allah SWT untuk disempurnakan anugerah Ramadan yang baru saja berlalu.

“Ya Allah, kami selalu mendambakan kemuliaan dan karunia-Mu ya Allah. Sempurnakan anugerah Ramadan ini yang ditutup dengan salat Id berjemaah,” ujarnya.

Sementara itu, jemaah salat id bernama Boy Ali mengaku sangat senang akhirnya salat Id bisa kembali dilaksanakan di Lapangan Merdeka. Dia mengatakan momentum saat ini seperti bernostalgia kembali saat masa kecil.

“Dulu kan waktu salat bersama ayah dan ibu. Kini sudah berbeda, datang bersama anak istri. Seperti bernostalgia kembali lagi ingat masa kecil,” jelasnya.

Dia menambahkan, Kota Ambon sudah benar-benar aman sehingga tidak perlu was-was lagi. Bagi Ali, ini juga merupakan bukti toleransi dan kemajemukan di Kota Ambon sebab lokasi lapangan berdekatan dengan Gereja Maranatha.

“Ini bukti toleransi antar umat beragama di Kota Ambon, Maluku. Ambon sudah damai jadi sudah seharusnya hilangkan rasa was-was,” ungkapnya.

Kelurahan Uritetu Bantu UMKM, Wattimena Apresiasi

0

Ambon, Maluku.news – Pj. Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena memberi apresiasi atas pelaksanaan Safari Ramadhan dan Buka Puasa bersama yang digelar Pemerintah Kelurahan Uritetu, Kecamatan Sirimau, Senin (08/04/2024) di halaman Kantor Kelurahan, Jl. Pelabuhan Slamet Riyadi Ambon.

Pasalnya, dalam kegiatan itu, Lurah Uritetu dan jajaran, turut membagi bantuan paket Sembako dan Peralatan Masak bagi 20 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang ada di wilayahnya.

“Kami memberikan apresiasi kepada Pak Lurah dan seluruh jajaran yang hari ini mau fasilitasi paling tidak ada 20 kelompok atau 20 orang yang masuk dalam kategori UMKM. Supaya dengan peralatan ini mungkin bisa meningkatkan produktivitas mereka dalam berusaha,” ungkap Wattimena.

Dikatakan, penyerahan bantuan bagi UMKM yang dilakukan Lurah Uritetu juga Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, bertujuan membangun kemandirian masyarakat untuk berusaha dan memperoleh pendapatan, yang berdampak bagi peningkatan ekonomi, dan mengurangi pengangguran sehingga diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat miskin.

“Kehadiran pemerintah itu memastikan bahwa warganya yang hidup dalam taraf yang masih di bawah bisa dibantu untuk dia meningkatkan taraf hidupnya supaya di Kota Ambon tidak boleh ada lagi orang yang miskin ekstrim,” jelasnya.

Ditandaskan Wattimena, dengan pemberian bantuan ini menunjukkan bahwa pemerintah selalu hadir bukan saja pada saat bulan suci Ramadhan tetapi juga menyambut Natal juga sehingga warga Kota Ambon mengerti dan memahami bahwa pemerintah ada untuk melayani masyarakat.

Sementara itu, Lurah Uritetu, Hendrik Risakota, dalam laporan menyampaikan, sebagian besar mata pencaharian warga Uritetu adalah wiraswasta, pedagang, dan pelaku UMKM

“Pelaku UMKM memiliki kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi penciptaan lapangan kerja pemberdayaan masyarakat dan pengurangan ketimpangan ekonomi di tengah ancaman Resesi,” ujarnya.

Diakuinya. penyerahan bantuan Sembako dan bantuan alat- alat masak yang diperuntukkan untuk 20 Pelaku UMKM dengan anggaran bersumber dari DPA Kelurahan Uritetu tahun 2024.

“Harapan kami dengan pemberian bantuan ini secara khusus pelaku UMKM semakin berdaya dalam meningkatkan ekonomi maupun usaha mereka dan secara umum dapat memajukan perekonomian di Kota Ambon,” pungkas Risakota.

Lima Personil Polisi Dilapor ke Propam Polda Maluku

0

Ambon, Maluku.news – Empat anggota polisi di Polsek Teluk Baguala dan satu anggota di Kantor Lantas Polresta Ambon-Lease, dilaporkan ke Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Maluku, Jumat (5/4). Pelapornya adalah Herona Izaac (29 tahun), puteri Albertina Izaac (71 tahun), korban tabrakan sepeda motor oknum polisi Hensen Calvin Yeheskiel Huwae (22).

Laporan pengaduan Herona diterima oleh Bripda Syurachman A. Tutupoho. Dalam lembar surat penerimaan surat pengaduan Propam, tertulis perihal pengaduan terkait tindakan ketidakprofesionalan yang dilakukan oleh Terin, van Harling, Bambang, Hendrik Huwae, dan Tomagola.

Dalam laporan tertulisnya, Herona memaparkan kronologi ketidakprofesionalan mereka yang menjadi terlapor. Mula-mula, Herona menyebut peristiwa lakalantas di Passo, hari Minggu (24/3). Korban adalah Albertina Izaac alias Oma Aba (71 tahun). Korban ditabrak pengendara sepeda motor bernama Hensen Calvin Yeheskiel Huwae (22 tahun), bekerja sebagai anggota Polri. Akibat tabrakan itu, korban tidak bisa berjalan, dan hanya terbaring di tempat tidur.

Malam itu juga, sekitar pukul 21.00 WIT, kerabat Oma Aba Frangky Pesireron pergi ke Kantor Polsek Teluk Baguala melaporkan lakalantas tersebut. Sekitar pukul 21.30 WIT, Herona menyusul ke Kantor Polsek Teluk Baguala. Seorang petugas di Pos Polsek Baguala bernama Terin mencatat nama Herona Izaac dan Albertina Izaac pada secarik kertas, bukan pada buku.

Pada hari Senin, 25 Maret 2024, puteri Oma Aba yang lain Yohana Izaac dan menantu Oma Aba yakni Pieter Oppier kembali ke Kantor Polsek Teluk Baguala untuk menanyakan perkembangan laporan yang disampaikan Minggu malam oleh Franky Pesireron dan Herona Izaac.

Petugas polisi bermarga Van Harling menerima Yohana Izaac dan Pieter Oppier. Van Harling menjelaskan, tidak ada laporan lakalantas. Hanya ada laporan penganiayaan terhadap Hensen Calvin Yeheskiel Huwae. Van Harling kemudian memberi saran kepada Yohana Izaac dan Pieter Oppier agar pergi ke rumah Hensen Calvin Yeheskiel Huwae, untuk atur secara keluarga. Karena tidak ada proses apa-apa di Polsek, maka Yohana Izaac dan Pieter Oppier pulang.

Pada hari Senin, 25 Maret 2024. Yohana Izaac mengantar Oma Aba ke Rumah Sakit Tentara (RST) Ambon karena sepanjang malam Oma Aba terus menangis dan merintih kesakitan. Petugas di RST memberi saran kepada Yohana Izaac agar mengurus surat keterangan polisi tentang kecelakaan lalulintas, supaya mendapat keringanan biaya dari Jasa Raharja.

Untuk kepentingan keringanan biaya dari Jasa Raharja, maka Yohana Izaac pergi ke Kantor Satuan Lalu Lintas di Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease di Perigi Lima. Petugas polisi bermarga Tomagola kemudian meminta keterangan dari Yohana Izaac tentang nama korban lakalantas , waktu dan tempat kejadian. Setelah itu, Polisi Tomagola menyuruh Yohana Izaac kembali ke RST tanpa memberi secarik surat keterangan yang diminta.

Yohana Izaac sempat menanyakan kepada Tomagola tentang surat keterangan, tetapi Tomagola menjelaskan, sekarang semua sudah serba online jadi sudah dikirim ke Jasa Raharja secara online.

Ketika kembali ke RST, petugas di RST meminta surat keterangan polisi. Yohana Izaac menjelaskan sebagaimana dikatakan Tomagola. Petugas di RST tetap membutuhkan surat secara fisik dari polisi. Yohana Izaac kembali ke Perigi Lima, tetapi lagi-lagi kembali tanpa membawa surat apapun.

Sampai laporan pengaduan ini disampaikan kepada Kabib Propam Polda Maluku, Korban Oma Aba maupun keluarga korban tidak pernah dimintai keterangan lebih lanjut untuk penegakkan hukum.

Menurut Herona, pada saat yang bersamaan, Polsek Teluk Baguala hanya memproses laporan Hensen Calvin Yeheskiel Huwae sebagai korban penganiayaan oleh sejumlah orang pada hari Minggu, 24 Maret 2024 di TKP. Petugas Polsek Teluk Baguala bahkan sudah memproses dengan memanggil saksi-saksi, dan menahan dua orang tersangka penganiayaan.

Herona dalam laporan pengaduan kepada Kabid Propam Polda Maluku menyatakan pihaknya merasa tidak ada kejelasan dan kepastian hukum proses hukum.

“Kami keluarga Oma Aba tidak pernah dimintai keterangan lebih lanjut oleh polisi untuk kepentingan laporan polisi atau berita acara pemeriksaan. Kami tidak pernah menandatangani berkas apapun, atau menerima tanda bukti apapun dari polisi perihal laporan keluarga Oma Aba ke Polsek Teluk Baguala. Jadi, tidak ada kejelasan maupun kepastian hukum,” papar Herona dalam laporannya.

Selain itu, menurut Herona, pihaknya merasa tidak ada keadilan hukum untuk korban Oma Aba.

“Kami keluarga Oma Aba merasa diperlakukan tidak adil oleh petugas Polsek Teluk Baguala sebab polisi hanya memproses laporan penganiayaan terhadap Hensen Calvin Yeheskiel Huwae, dan tidak memproses laporan keluarga Oma Aba,” tulis Herona.

Dia paparkan, Hensen Calvin Yeheskiel Huwae ketika datang berbicara dengan Oma Aba, mengaku dirinya tidak apa-apa, hanya mendapat pukulan dua kali.

“Ini sangat ironis sedangkan kelalaian Hensen Calvin Yeheskiel Huwae dalam berkendara sepeda motor dengan korban parah di kaki Oma Aba, tidak diproses hukum,” tegas Herona.

Herona juga merinci, adanya intervensi keluarga Huwae dalam kasus ini. Menurut Herona, anggota polisi Hendrik Huwae, ayah Hensen Calvin Yeheskiel Huwae pada hari Minggu, 24 Maret 2024, sedang berdinas jaga. Ketika laporan keluarga Oma Aba disampaikan ke Pos Polisi, Hendrik Huwae memang tidak duduk di pos, untuk menerima laporan tetapi sebagai petugas jaga malam, laporan keluarga Oma Aba, maupun laporan anak kandungnya Hensen Calvin Yeheskiel Huwae, pasti diketahui Hendrik, termasuk perkembangan laporan dan penanganannya. Hendrik ikut membiarkan laporan anak kandungnya diproses sedangkan laporan keluarga Oma Aba tidak diproses.

Menurut Herona, anggota polisi Harold Wilson Huwae, paman Hensen Calvin Yeheskiel Huwae berada di Jakarta, namun pengaruhnya tidak terhindarkan. Petugas polisi bernama Bambang di Polsek Teluk Baguala mengatakan kepada sesama petugas polisi di hadapan keluarga Oma Aba bahwa:

“…. barang e, dia (Polisi Hendrik Huwae) pung Kaka Harold (Harold Wilson Huwae) tuh suruh proses, masalahnya dia (Hensen Calvin Yeheskiel Huwae) pung gigi patah, itu yang antua (Harold Kombes Harold Wilson Huwae) marah”, tulis Herona dalam laporannya.

Dia juga menyebut Poppy Huwae (ibunda anggota polisi Harold Wilson Huwae dan Hendrik Huwae) dan Ibu Debby Sopaheluwakan (istri Hendrik Huwae). Kedua orang ini tampil di Polses Teluk Baguala dan Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, mengatur-atur petugas polisi harus begini begitu sesuai keinginan mereka. (Maluku.news)

Wattimena Himbau Masyarakat Jaga Situasi Kondusif Jelang Idul Fitri 1445 H

0

Ambon, Maluku.news – Pj. Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena menghimbau masyarakat agar tetap menjaga situasi kota tetap kondusif, jelang Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1445 Hijriah yang akan dirayakan seluruh umat Islam.

Himbauan ini disampaikannya, usai bertatap muka dengan Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Maluku dan Kota Ambon, Jumat (05/04/2024) di Balai Kota.

“Dalam rangka Perayaan hari Idul Fitri 1 Syawal 1445 Hijriah, secara bersama kami himbau kepada masyarakat kota Ambon untuk kita menjaga ketertiban supaya tetap kondusif,” kata Wattimena.

Diakuinya, dari situasi kondusif yang tercipta, umat Islam di Kota ini dapat melaksanakan Malam Takbiran, Sholat led, dan merayakan Idul Fitri dengan baik.

“Ini memungkinkan saudara kita umat Islam di Kota Ambon dapat melaksanakan malam takbiran, kemudian melaksanakan Sholat led, dan perayaan idul fitri,” imbuhnya.

Agar perayaan Idul Fitri 1 Syawal 1445 Hijriah dapat berlangsung dengan baik, menurut Wattimena diperlukan rasa toleransi yang tinggi antar umat beragama.

“Mari kita bangun rasa toleransi yang tinggi antar umat beragama sehingga perayaan idul fitri dapat berlangsung dengan baik,” pungkasnya.

Gubernur Maluku Resmikan Rute Penerbangan Perdana Maskapai Transnusa Ambon-manado

0

Ambon, Maluku.news – Meningkatkan Konektivitas Wilayah Timur Indonesia, maka pada Jumat (05/04/2024) Gubernur Maluku turut meresmikan Rute Baru Penerbangan Perdana TransNusa Ambon-Manado, yang ditandai dengan pemukulan tifa, berpusat di Bandara Internasional Pattimura Ambon Gate 1 dan 2.

Hadir juga pada kesempatan itu Forkopimda Provinsi Maluku, Sekretaris Daerah Maluku, Aviation Group CEO of TransNusa beserta jajaran, Wakil Direktur PT. Lintas Megantara, Penjabat Walikota Ambon, Ketua TGPP Provinsi Maluku beserta jajaran Pimpinan OPD lingkup Pemerintah Provinsi Maluku dan Kota Ambon, General Manager PT. Angkasa Pura I Bandara Pattimura Ambon, dan stakeholder terkait.

Gubernur atas nama Pemerintah Provinsi Maluku, pada kesempatan itu menyambut gembira dan memberikan apresiasi atas pembukaan rute oleh PT. TransNusa yaitu rute Ambon-Manado, sebagai bentuk dukungan kepada Pemerintah Daerah Provinsi Maluku dalam mendorong peningkatan perekonomian dan pengembangan destinasi wisata di wilayah Indonesia Timur khususnya di Bumi Raja-Raja Provinsi Maluku.

“Diharapkan dengan kehadiran maskapai penerbangan akan semakin memperbanyak pilihan masyarakat pengguna angkutan udara, untuk memilih penerbangan yang terbaik serta mampu memberikan rasa nyaman dan aman dalam melakukan perjalanan.” Ujarnya.

Gubernur beserta rombongan kemudian memberikan pengalungan kain tenun khas Maluku kepada Aviation Group CEO of Trans Nusa, sebagai simbol sambutan selamat datang kepada tamu di Tanah Maluku Bumi Raja-Raja, serta turut meninjau bagian dalam maskapai, yang dilanjutkan dengan pemotongan pita di depan Gate untuk Penerbangan TransNusa.

Danlantamal IX Ajak OKP Cipayung Plus Ikut Beri Solusi Masalah Sosial

0

Ambon, Maluku.news – Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) IX Ambon Brigadir Jenderal TNI (Mar) Said Latuconsina menerima kunjungan pimpinan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) Cipayung Plus di Lobi Mako Lantamal IX, Halong, Ambon, Kamis (4/4).

Pada kesempatan itu, Latuconsina menyampaikan harapannya agar OKP Cipayung Plus dapat menunjukkan andil dalam mencari solusi terhadap berbagai persoalan sosial di masyarakat.

Selain itu, ia mengajak OKP Cipayung Plus dapat mengambil bagian dalam serangkaian program yang dilaksanakan oleh Lantamal IX Ambon untuk masa depan Maluku yang lebih baik.

“Banyak hal bisa dikerjakan seperti turun ke masyarakat mensosialisasikan larangan buang sampah ke sungai atau laut, bersih-bersih pantai, penanaman mangrove, mendampingi program Kampung Bahari Nusantara (KBN) TNI Angkatan Laut, dan sebagainya,” papar Latuconsina, sebagaimana siaran pers Dinas Penerangan Lantamal IX, petang ini.

OKP Cipayung Plus adalah gabungan tujuh organisasi Kemahasiswaan yakni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI).

Latuconsina menyambut baik kedatangan para pengurus OKP Cipayung Plus. Ia berbincang dan menampung segala aspirasi yang disampaikan. Para pimpinan OKP secara bergantian menyampaikan aspirasinya berkaitan dengan pemberdayaan wilayah maritim yang dicanangkan oleh TNI Angkatan Laut.

Beberapa topik yang menjadi bahasan di antaranya mengenai persoalan lingkungan seperti pembuangan sampah oleh masyarakat ke daerah aliran sungai sehingga memenuhi Teluk Ambon, pemberdayaan potensi maritim, pertanian, hingga SDM dan pengangguran di Maluku. (Malukunews/Dispen Lantamal IX)