Beranda blog Halaman 99

385 PPPK Terima SK Pengangkatan

0

Ambon, Maluku.news – Sebanyak 385 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan oleh Penjabat Pj. Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, saat mempin apel staf, di Lapangan Merdeka, Rabu, (03/04/2024).

Wattimena yang ditemui usai memimpin apel menyatakan pengakatan PPPK Pemkot ini, berdasarkan seleksi yang dilaksanakan pada Oktober 2023 lalu.

“Pengangkatan ini adalah hasil dari seleksi PPPK yang dilakukan beberapa waktu lalu dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN),” ungkapnya.

Dengan pengangkatan yang dilakukan kepada 385 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) ini maka berangsur – angsur persoalan terkait dengan tenaga honorer di lingkup Pemkot dapat terselesaikan.

“Kita bersyukur bahwa perlahan-lahan persoalan pegawai kontrak dan honorer di kota ini bisa terselesaikan dengan proses pengangkatan PPPK,” terangnya.

Dirinya berharap, PPPK yang baru saja diberikan SK dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan baik untuk mengabdi bagi negara ini.

“Harapan kami adalah mereka Yan diangkat dapat bekerja lebih maksimal lagi karena status mereka sudah semakin jelas,” pungkas Wattimena.

Sambut Idul Fitri Pemkot Gelar Pasar Murah

0

Ambon, Maluku.news – Menuju Hari Raya Idul Fitri, 1 Syawal 1445 Η, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menggelar pasar murah yang bertempat di Lapangan Bola Air Ali, Dusun Taeno, Negeri Rumah Tiga, Selasa (02/04/2024).

Pasar murah tersebut merupakan kegiatan rutin tahunan dalam rangka menyambut hari besar keagamaan nasional, dengan tujuan memberikan peluang kepada masyarakat yang ke dapatan rendah supaya memenuhi kebutuhan pokok beberapa komoditas yang disediakan Pemkot.

“Pemerintah mensubsidikan Rp 81.000 untuk paket yang dijual sehingga masyarakat hanya membayar Rp 55.000 untuk enam item barang pokok,” ungkap, Pj. Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, saat membuka kegiatan dimaksud.

Dirinya berharap melalui kegiatan ini, dapat membantu masyarakat Muslim dalam mempersiapkan Idul Fitri yang tinggal sebentar lagi.

“Mudah-mudahan saja yang dilakukan hari ini di Taeno dan besok di Pattimura Park membantu masyarakat khusus umat Islam dalam mempersiapkan hari raya Idul Fitri nanti,” tambahnya.

Dirinya juga berharap Bulan Suci Ramadhan yang sementara dijalankan ini dapat berjalan dengan baik bagi mereka yang melaksanakannya.

“Kami berharap saudara-saudara umat Islam daam menjalankan ibadah puasa dapat meningkatkan Ketqwaa. Kepala Allah SWT, memperbanyak ibadah lalu kami harapkan dari seluruh rangkaian ibadah yang dilakukan jni juga mendapatkan kelimpahan berkah dan ampunan,” pungkas Wattimena.

Untuk diketahui, enam jenis komoditi yang dijual dalam event pasar murah adalah gula pasir (1Kg), terigu (1Kg), susu (1 kaleng), minyak goreng (1 liter), margarin (200 g).

Pemkot Gelar Mediasi Persoalan Lahan Di Hative Kecil

0

Ambon, Maluku.news – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, Selasa (02/04/2024), menggelar mediasi terkait persoalan lahan di komplek PLTD Wika, RT 001/RW 01, Negeri Hative Kecil, yang sempat ditutup bagi akses warga, Rabu (27/03/2024), pekan lalu.

Mediasi tersebut dipimpin Pj. Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, Selasa di ruang kerjanya, dengan turut menghadirkan pihak terkait, termasuk Pemilik Lahan, PT. PLN, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Negeri Hative Kecil, dan perwakilan BPN/ATR Kota Ambon.

Wattimena dalam pertemuan tersebut mengatakan, pertemuan mediasi mesti dilakukan sehingga persoalan ini dapat dituntaskan.

“Intinya adalah masalah ini tuntas dalam pengertian siapa yang berhak dia punya hak memiliki. Selaku Pemkot, tidak punya hak memastikan kepemilikan sehingga kami mengundang semua pihak,” ujarnya.

Menurut pj. Wali Kota, ada kepentingan untuk investasi pada lahan tersebut, sehingga mesti ada penyelesaian sehingga prosesnya tidak terhambat, dan dalam rangka meningkatkan perekonomian di kota ini.

“Ada kepentingan dari bapak/ibu pihak yang berinivestasi di kota Ambon, terkait area itu. Sehingga dalam proses investasi di kota Ambon, kita ingin ada kepastian pemilikan lahan disitu,” bebernya.

Wattimena menandaskan, dari mediasi mediasi yang telah dilakukan baik di lokasi hingga di Balai Kota, yang paling penting para pihak yang bersengketa sudah bersepakat untuk dapat memberikan akses jalan kepada masyarakat.

Pembuktian siapa pemilik lahan yang sah baik keluarga Sutamer, atau PT. PLN, lanjutnya, terletak pada Sertifikat Hak Milik (SHM) yang dimiliki.

Dirinya berharap, persoalan lahan ini dapat segera dicarikan jalan keluar yang terbaik, yang juga dapat mengakomodir kepentingan semua pihak, sebab di Lahan tersebut juga ada objek vital milik PLN yang mesti dijaga, juga ada kepentingan keluarga untuk investasi

Untuk diketahui, persoalan lahan di Negeri Hative Kecil, melibatkan pemilik lahan keluarga Sutamer dan PT. PLN yang berdampak pada ditutupnya akses jalan bagi warga di sekitar lokasi tersebut.

Peringati HKG, TP – PKK Gelar Seminar Parenting

0

Ambon, Maluku.news -Tim Penggerak (TP) PKK Kota Ambon menggelar Seminar Parenting dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-52 Tahun 2024.

Seminar ini dibuka oleh Pj. Ketua TP – PKK Kota Ambon, Lisa Wattimena, Selasa (02/04/2024) di Hotel Manise, dengan peserta para orang tua dan kader Posyandu.

Wattimena dalam sambutannya mengakui lewat kegiatan ini, TP – PKK Kota Ambon ingin bersama – sama dengan pemerintah, berupaya sebisa mungkin untuk mewujudkan sumber daya manusia yang adalah generasi penerus kota Ambon yang maju, dan mandiri, serta berkarakter unggul, untuk kemajuan Indonesia.

Diungkapkan, pengasuhan berbasis keluarga atau yang dikenal sebagai Parenting merupakan pengasuhan yang melibatkan peran orang tua atau keluarga dalam mendidik anak.

“Hal ini menjadi sangat penting dalam mendukung tumbuh kembang anak dengan baik karena orang tua adalah cerminan bagi seorang anak yang bisa dilihat dan ditiru oleh anak dalam keluarga. Sehingga sebagai orang tua, kita perlu memahami bahwa tidak semua anak sama, masing – masing anak dengan keinginan dan keunikannya tersendiri,” bebernya.

Wattimena mengingatkan dalam rangka mengarahkan anak agar memiliki kepribadian yang baik, orang tua wajib memberikan teladan dalam kehidupan sehari – hari.

“Hal ini juga yang harus dipahami oleh para kader Posyandu ketika melayani anak – anak dan memberikan edukasi yang baik bagi orang tua untuk tetap memperhatikan tumbuh kembang anak melalui penerapan pola asuh yang baik pula,” terangnya.

Sebagai Pj. Ketua TP-PKK yang juga adalah Mama Parenting Kota Ambon, dirinya berharap ada komitmen bersama dalam peningkatan peran aktif kader untuk menggerakan individu, keluarga dan masyarakat, kesadaran bersama para Orang tua, keluarga, dan masyarakat, untuk mendorong dan meningkatkan kualitas hidup keluarga dan masyarakat kota Ambon dalam mewujudkan sumber daya manusia kota Ambon yang sehat dan unggul.

Dalam kegiatan ini turut diserahkan paket bantuan dari TP – PKK Kota Ambon kepada perwakilan kader Posyandu.

 

Lantamal IX Gelar Bazar Murah di Pantai Halong

0

Ambon, Maluku.news – Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) IX Ambon Brigadir Jenderal TNI (Mar) Said Latuconsina membuka Bazar Lantamal IX di Pantai Halong, Ambon, Selasa (2/4). Kegiatan ini merupakan bagian dari Bazar TNI secara serentak di seluruh satuan TNI yang dibuka Kasum TNI mewakili Panglima TNI, diikuti secara vicon.

Brigjen Said Latuconsina mengatakan, bazar murah terbuka untuk umum. Diharapkan, bazar dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok prajurit, PNS, dan masyarakat sekitar Lantamal IX Ambon dengan harga murah dan produk berkualitas, menyambut Hari Raya Idul Fitri yang tinggal dihitung jari.

Dalam sambutan pembukaan bazar, Latuconsina menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Maluku dan Pemerintah Kota Ambon, Perum Bulog Maluku dan Maluku Utara, juga mitra BNI maupun pelaku usaha termasuk UMKM yang telah berpartisipasi mengisi stand bazar, sekaligus memberikan harga di bawah pasar kepada pengunjung.

Menurut siaran pers Dinas Penerangan Lantamal IX, Bazar TNI Serentak menyambut Idul Fitri digelar sebagai salah satu solusi untuk membantu prajurit, PNS dan keluarganya, serta masyarakat untuk mendapatkan bahan kebutuhan sembako dan produk industri UMKM. Harganya lebih murah, dibandingkan harga pasaran.

Antusiasme masyarakat terlihat dari ramainya stand bazar dikunjugi pembeli. Rencananya bazar murah ini akan digelar selama dua hari. TNI AL berharap, masyarakat di sekitar Lantamal IX memanfaatkannya dengan baik sehingga datang berbelanja bahan pokok untuk memenuhi kebutuhan menjelang Hari Raya Idul Fitri tahun 2024.

(Maluku.news/Dispen Lantamal IX)

 

Faktor “Harold Huwae” Dorong Polisi Tahan 2 Kerabat Oma Aba

0

Ambon, Maluku.news – Polsek Teluk Baguala telah menahan dua orang kerabat Nenek Albertina Izack alias Oma Aba (71 tahun). Keduanya disangka memukul Hensen Calvin Yeheskiel Huwae (22), oknum anggota polisi yang menabrak Oma Aba di Passo, Minggu (24/3) malam pukul 20.30 WIT.

Dua orang yang ditahan adalah Jenly Pattiwael dan Gestok Tanahitumessing. Jenly sehari-hari bekerja sebagai sekuriti, sedangkan Gestok sebagai pengemudi Pertamina. Keduanya ditahan sejak Sabtu (27/3).

Keluarga Oma Aba merasa janggal dengan kinerja Polsek Teluk Baguala. Pasalnya, pada malam kejadian, mereka langsung melapor ke Polsek Baguala.

Dua laporan pada Minggu malam itu yakni oleh Franky Pesireron, seorang anggota purnawirawan TNI dan Herona Oppier Isack. Esoknya, hari Senin (25/3), anak kandung Oma Aba yakni Oke Izack, juga menantu Pieter Oppier datang melapor, sekaligus konfirmasi perkembangan laporan.

Petugas di Polsek Baguala yang menerima Oke dan Pieter menjelaskan, tidak ada laporan kecelakaan lalu lintas atas nama korban Oma Aba. Hanya ada laporan penganiayaan atas nama korban Hensen Calvin Yeheskiel Huwae.

Menurut petugas Polsek Baguala bernama Bambang, Polsek Baguala harus memproses cepat kasus penganiayaan terhadap oknum polisi Calvin Huwae. Alasannya, paman Calvin Huwae bernama Harold Huwae marah mengetahui ponakannya itu patah gigi.

“Dia (Hendrik Huwae) punya Kakak Harold suruh proses akang. Harold marah karena ponakannya gigi patah,” jelas Bambang di Polsek Baguala.

Kombes Harold Wilson Huwae adalah seorang perwira cemerlang. Ia pernah menjabat Direktur Dirkrimsus Polda Maluku. Adik Harold adalah Hendrik Huwae, ayahanda Calvin.

Adanya “Faktor Harold Huwae” juga membuat istri Hendrik Huwae dan Nenek Poppy Huwae nekat datang ngamuk-ngamuk di Polres Ambon Lease, di hadapan keluarga Oma Aba. (Maluku.news)

PMKRI Serukan Kapolda Maluku Tertibkan Polsek Baguala

0

Ambon, Maluku.news – Anggota Presidium Gerak Kemasyarakatan (Germas) Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Ambon Jo Renyaan menyerukan Kapolda Maluku Lotharia Latif menertibkan aparat bawahannya di Polsek Teluk Baguala. Alasannya, aparat tidak bekerja secara profesional sehingga hak hukum Nenek Albertina Izack alias Oma Aba (71 tahun) terabaikan.

Oma Aba ditabrak di Passo, Minggu (24/3) sekitar pukul 20.30 WIT. Pengendara sepeda motor bernama Hensen Calvin Yeheskiel Huwae (22) yang diduga mabuk dan melaju tanpa lampu penerang, menabrak Oma Aba yang berdiri di bahu jalan. Akibatnya, korban mengalami patah kaki kiri dan lumpuh sampai sekarang.

Sejak malam kejadian, keluarga korban sudah melaporkan kasus ini ke Polsek Baguala. Akan tetapi pihak polisi tidak pernah menindaklanjuti laporan keluarga. Bahkan ketika keluarga datang mengecek, petugas polisi mengatakan, tidak ada laporan lakalantas.

Menurut Anggota Presidium Germas PMKRI Ambon Jo Renyaan, korban tabrakan yakni Oma Aba dan keluarganya mempunyai hak hukum yang harus dijamin pemenuhannya oleh polisi. Namun terkesan polisi dengan sengaja mengabaikan laporan korban.

Renyaan yang datang menjenguk korban di Poka, mendengar juga keluh-kesah sanak keluarga terhadap pelayanan polisi. Ia mengaku dengan kinerja petugas polisi di Polsek Baguala. Sebab itu, dia pun meminta Kapolda mendorong penegakan hukum kepada oknum polisi Hensen Calvin Yeheskiel Huwae yang menabrak Oma Aba sampai lumpuh.

Pihak keluarga menuding petugas di Polsek Baguala ditekan oleh keluarga Calvin. Selain Calvin sebagai anggota polisi, ayah dan pamannya juga anggota polisi.

Intervensi ayah dan paman Calvin Huwae agar kasus tabrakan ditinggalkan sedangkan kasus pemukulan warga kepada Calvin di TKP langsung diproses, didengar langsung keluarga di Polsek Baguala.

“Dia pung kakak Harold suruh proses  masalahnya dia pung gigi patah, itu yang antua marah,” kata petugas polisi bernama Bambang di Polsek Baguala.

Kakak Harold yang dimaksud Bambang adalah Kombes Harold Wilson Huwae, mantan Direktur Dirkrimsus Polda Maluku.  Adik Harold Wilson Huwae bernama Hendrik Huwae.  Hendrik juga anggota polisi, ayah Calvin Huwae.  (Maluku.news)

Sairdekut Dinilai Layak Maju Sebagai Bupati KKT

0

Ambon, Maluku.news – Wakil Ketua DPRD Maluku Melkianus Sairdekut dinilai juga sangat layak untuk maju di Pemilihan Bupati Kepulauan Tanimbar November mendatang.

Sairdekut yang dikenal sebagai sosok pribadi yang baik ini juga dinilai punya basis pemilih yang kuat. Empat kali terpilih menjadi anggota DPRD Maluku dapil VII Kabupten Kepulauan Tanimbar MBD ini sebagai buktinya.

Bahkan pada pemungutan suara di Pemilu Legislatif (Pileg) barusan, Sairdekut berhasil lolos dan terpilih, serta berhasil meraup suara signifikan.

Salah toko masyarakat KKT yang tidak mau menyebutkan identitasnya menyebut sosok Sairdekut adalah seorang yang visioner. Di mata mereka Ketua umum AMGPM Maluku ini berhasil memperjuangkan daerahnya.Kata toko masyarakat KKT kepada wartawan Senin (01/04/2024)

Terkait dengan kans maju di Pilkada KKT , mereka menilai siapapun calon harus punya kendaraan politik, salah satunya adalah partai pengusung. Karena kata dia, Melkianus Sairdekut merupakan pengurus partai DPP partai Gerindra Maluku sehingga dimudahkan untuk mencalonkan diri sebagai calon Bupati KKT.

Melkianus Sairdekut yang saat ini duduk sebagai Wakil Ketua DPRD Maluku ini,juga masih punya konstituen. Hal itu dibuktikan dengan terpilihnya kembali menjadi anggota DPRD untuk empat periode.

“Itu bukti dia masih punya konstituen, tinggal nanti dia mencari pasangan dari partai lain dan menurut saya dia wajar dicalonkan,” tegasnya.

Safari Ramadhan di Talaga Pange, Wattimena : Tingkatkan Toleransi

0

Ambon, Maluku.news – Momentum Bulan Suci Ramadhan ini dapat meningkatkan toleransi umat beragama baik Muslim-non Muslim.

Hal tersebut disampaikan oleh Pj. Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena saat melakukan Safari Ramadhan dan Berbagi Berkah, di Dusun Talaga Pange, Negeri Rumah Tiga, Senin (01/04/2024).

“Kami berharap bahwa momentum bulan Suci Ramadhan ini akan semakin menungkatakan rasa toleransi antar umat beragama. saya yakin bahwa perbuatan baik bukan hanya untuk sesama umat Islam aja tapi mesti juga dengan umat beragama,” ungkapnya.

Katanya, sikap toleransi antar umat beragama mesti ditingkatkan agar dapat menciptakan kerukunan. “Oleh karena itu mari kita tingkatkan toleransi dengan umat lain karena kota ini bisa kita bangun kalau kita semua bersatu, kita semua saling menjaga, saling mengasihi, dam melindungi satu dengan yang kain,” terangnya.

Lanjutnya, “Ambon Par Samua” yang seringkali di demokan harus juga di perhatikan oleh warga dusun Talaga Pange. Lanjutnya, bukan saja toleransi yang membangun kota ini.

“Kami berharap momentum Safari Ramadhan ini, Pemkot Ambin bisa mengajak semua pihak untuk bagaimana sama- sama kita bersepakat membangun Kota yang kita cintai ini,” tandasnya.

Nenek Poppy Huwae Ngamuk di Polres, Bela Cucu Polisi Penabrak Oma Aba

0

Ambon, Maluku.news – Kasus tabrakan oleh oknum polisi Hensen Calvin Yeheskiel Huwae (22 tahun) dengan korban Nenek Elisabeth Izack alias Oma Aba (71 tahun) kian berbuntut. Keluarga korban yang melapor ke Propam Polda Maluku, Senin (1/4), diarahkan untuk mengadu ke Propam Polres Ambon Lease di Perigi Lima.

Korban tabrakan hari Minggu (24/3) di Passo, korban Oma Aba saat ini lumpuh dan hanya terbaring di rumahnya di Poka. Sebab itu, ia diwakili dua anak perempuannya yakni Oke Izack dan Hero Izack, serta menantu Pieter Oppier.

Ketika sampai di Polda Maluku, mereka diarahkan untuk melapor secara bertahap, jadi lebih dulu ke Propam Polres Ambon Lease. Sebab itulah ketiga sanak keluarga itu menuju Polres di Perigi Lima.

Saat berada di Perigi Lima, ternyata di sana ada Nenek Poppy Huwae. Poppy adalah ibunda Hendrik Huwae, anggota Polri yang bertugas di Polsek Baguala. Hendrik Huwae adalah ayah kandung Hensen Calvin Yeheskiel Huwae, sang pengendara sepeda motor yang diduga mabuk dan menabrak Oma Aba sampai lumpuh.

Pertemuan tanpa rencana di Polres itu tidak berlangsung manis. Nenek Poppy Huwae langsung mengamuk memarahi ketiga wakil Oma Aba. Dengan nada suara tinggi, Nenek Poppy Huwae membela cucunya. Hanya karena bicaranya terlalu cepat dan meledak-ledak, tidak jelas kata-kata yang diucapkannya.

Meskipun demikian, jelas Nenek Poppy Huwae memaki-maki.

“Binatang, tua, perempuan biadab, smerlap!” Begitulah kata-kata yang dilontarkan Nenek Poppy.

Suasana gaduh di Polres mengejutkan keluarga Oma Aba. Mereka tidak ada niat atau rencana bertemu keluarga Huwae, melainkan ingin mengadu kinerja Polsek Baguala. Pasalnya sudah sembilan hari, laporan mereka tidak ditindaklanjuti Polsek Baguala.

Akibat kegaduhan di Perigi Lima, pihak keuarga memilih kembali ke Propam Polda Maluku. (Maluku.news)