Dobo, Maluku.news – Penglihatan adalah hal penting dalam beraktivitas sehari-hari, karena dengan penglihatan yang sehat aktivitas akan lebih lancar. Untuk itu, banyak orang yang memiliki masalah penglihatan (Mata minus atau plus) berusaha untuk mengembalikan penglihatanya. Salah satunya dibantu dengan lensa kontak. Penggunaannya yang praktis dan dapat menunjang penampilan menjadi kelebihan lensa kontak. Namun dalam pemakaiannya haruslah berhati-hati agar tidak beresiko menyebabkan iritasi pada mata.

Lensa kontak merupakan suatu hasil perkembangan teknologi di bidang oftalmologi yang digunakan sebagai alternative pengganti kacamata untuk mengatasi kelainan retraksi mata
Seiring dengan kemajuan teknologi dan perkembangan jaman di era modern ini banyak remaja terutama perempuan yang ingin mempercantik dan memperindah dirinya dengan berbagai cara salah satunya yaitu mengganti kacamata dengan lensa kontak, semakin lama semakin meningkat karena lebih praktis penggunaannya dan tidak berat saat memakai. Lensa kontak (soft lens) mempunyai banyak warna yang bisa dipilih sesuai dengan keinginan. Lensa kontak ini bisa menjadi penunjang daya tarik dan penampilan seseorang menjadi lebih gaya dan berbeda.

kontak juga meningkat 4-10%. Pengguna lensa kontak mengalami komplikasi iritasi ringan hingga mengalami kebutaan.
Hasil penelitian yang dilakukan oleh (cope, dkk) menunjukkan bahwa satu per tiga dari pemakaian lensa kontak di Amerika mengunjungi fasilitas kesehatan dengan keluhan mata merah atau gatal ketika memakai lensa kontak. Hal ini berhubungan dengan tingkat pengetahuan pemakai lensa kontak, dibuktikan dengan 99% dari pemakai lensa kontak melaporkan minimal satu perilaku sebagai
berhubungan dengan tingkat pengetahuan pemakai lensa kontak, dibuktikan dengan 99% dari pemakai lensa kontak melaporkan minimal satu perilaku sebagai faktor risiko terhadap kejadian iritasi mata
Dampak yang juga cukup serius dalam penggunaan lensa kontak yang tidak sesuai dengan ketentuan dalam pemakaian dan perawatannya adalah terdapat acanthamoeba keratitis. Acanthamoeba keratitis sering terjadi karena pemakai tidak menyimpan atau mensterilkan lensa kontak dengan benar sehingga mengakibatkan terjadinya infeksi pada mata. Selain dari faktor subjek pengguna, ada pula aktivitas yang dapat menjadi faktor risiko terjadinya penyakit ini yaitu memakai lensa kontak saat berenang atau mandi di pancuran/ shower tanpa melepas lensa kontak.
Iritasi mata adalah rasa tidak nyaman yang superfisial, biasanya terjadi akibat kelainan dipermukaan mata. Gatal, sebagai gejala primer, sering merupakan tanda adanya alergi. Rasa kering, perih, berpasir, dan sensasi benda-benda asing yang ringan dapat terjadi pada mata kering atau jenis iritasi kornea ringan lainnya.
Iritasi mata ditandai dengan adanya mata merah yang bisa hilang saat melepaskan lensa kontak ataupun yang menetap. Kemerahan pada mata yang disertai sensitif terhadap cahaya, nyeri pada mata, serta penglihatan kabur, tanda-tanda iritasi yang mungkin saja mengarahkan pada masalah mata yang lebih serius seperti infeksi
Alergi softlens pada mata tidak dapat dicegah, tapi Anda bisa mencegah reaksi alergi akibat softlens dengan beragam langkah sederhana berikut:
1. Memeriksakan mata secara teratur;
2. Jaga kebersihan diri terutama tangan saat memakai lensa kontak;
3. Bersihkanlah lensa kontak dengan teratur dan hati-hati. Jangan pernah mencampur cairan baru ke cairan lama yang masih ada pada permukaan lensa kontak:
4. Simpanlah lensa kontak di tempat yang sesuai (hindari ruang terlaku terbuka), dan ganti tempat lensa kontak secara rutin tiap tiga bulan;
5. Perhatikan durasi penggunaan dan batas waktu lensa kontak;
6. Jangan tidur menggunakan lensa kontak;
7. Jangan gunakan lensa kontak saat mandi dan berenang; dan
8. Sebaiknya ganti lensa yang baru apabila terkena air untuk menghindari penyebaran infeksi.
Jika terjadi iritasi mata yang tidak kunjung sembuh periksakan mata anda ke dr. Spesialis Mata terdekat
dr. Catherine br Manik
RSUD Cendrawasih Dobo
Kabupaten Kepulauan Aru




