Beranda blog Halaman 215

Covid-19 Kembali Meningkat, Elfiana Minta Pemda Aktifkan Satgas

0

Ambon, MALUKU.News – Covid-19 dilaporkan kembali meningkat di kota Ambon. Sebanyak 23 orang dinyatakan positif, 2 dirawat di RSUD Haulussy dan 21 lainnya melakukan isolasi mandiri.

Terkait hal tersebut, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Maluku dr. Elviana ME Pattiasina, S.Ked kepada wartawan di Ambon, Selasa (08/11/2022), mengatakan, pemerintah harus menerapkan kembali protokol kesehatan dan mengaktifkan satgas.

Pembentukan kembali satgas dengan melibatkan lintas OPD untuk berperan dalam memerangi Covid-19.

“Kemudian kembali lagi ke kesadaran masyarakat untuk jangan berpikir bahwa Covid sudah selesai, tapi tidak percaya masih ada untuk tipe yang baru,” ujarnya.

Politisi Partai Demokrat itu meminta pemerintah agar gencar menyuarakan lagi protokol kesehatan.

“Jangan tunggu ada korban baru mau bertindak. Sekarang sudah mencapai 30 orang lebih dan itu sudah menjadi catatan untuk kita tetap harus meningkatkan kewaspadaan, gencar lagi menyampaikan kepada masyarakat, gerakan lagi protokol kesehatan dari tugas-tugas dari tugas-tugas tersebut untuk mengingatkan dan mengingatkan kembali,” jelasnya.

imbauan lepas masker oleh presiden itu hanya untuk di alam terbuka tidak untuk di ruang tertutup dan juga untuk menghindari Covid-19 masyarakat diminta meningkatkan kekebalan tubuh dengan istrahat yang cukup dan makanan bergizi.

“Imbauan masker lepas dari presiden itu hanya untuk di ruang terbuka, tidak untuk di ruang tertutup dan juga untuk mencegah tingkatkan virus juga kekebalan tubuh dengan istirahat yang cukup dan makanan yang bergizi,” pungkasnya.

SBT Juara Umum Festival Qasidah ke-26 Tingkat Provinsi Maluku

0

Ambon, MALUKU.News – Festival Qasidah ke-26 tingkat Provinsi Maluku resmi ditutup oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia (DPW-LASQI) Provinsi Maluku, Hj. Widya Pratiwi Murad, Selasa (08/11/22).

Penutupan ditandai dengan pemukulan tifa oleh Widya, didampingi Pj. Sekda Maluku Sadali Ie, Kakanwil Kemenag Provinsi Maluku H. Yamin, Pj. Kabupaten Buru Djalaludin Salampessy, Pj. KKT Danny Indey dan Pj. Walikota Ambon Boedewin Wattimena.

Festival kali ini, dimenangkan kontingen Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) sebagai juara umum dengan nilai 81. Rinciannya, terbaik I kategori Grup Qasidah Klasik Dewasa Puteri, terbaik II kategori Grup Kolaborasi, terbaik V kategori Pop Religi Remaja Putera, terbaik III kategori Pop Religi Remaja Puteri, terbaik III kategori Grup Klasik Remaja Puteri, terbaik I kategori Bintang Vokalis Dewasa Puteri, terbaik II kategori Pop Religi Anak-Anak Putera dan Puteri, terbaik I kategori Bintang Vokalis Remaja Putera, terbaik III kategori Bintang Vokalis Remaja Puteri, terbaik I kategori Bintang Vokalis Dewasa Putera, terbaik III kategori Bintang Vokalis Anak-Anak Putera dan terbaik V kategori Bintang Vokalis Anak-Anak Puteri.

Piala dan hadiah serta piala bergilir Gubernur Maluku diserahkan Widya kepada kontingen Kabupaten SBT dan para juara kategori lainnya.

Atas raihan juara ini, kontingen Kabupaten SBT akan mewakili Lasqi Maluku mentas di Festival Lasqi ke-26 tingkat nasional di Kota Karawang, Provinsi Jawa Barat.

Sebelum menutup pelaksanaan festival, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia (DPW-LASQI) Provinsi Maluku, Hj. Widya Pratiwi Murad menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat Kota Ambon dan panitia atas suksesnya penyelenggaraan dimaksud.

Widya menilai, penyelenggaraan festival Qasidah kali ini merupakan kegiatan kompetisi dalam rangka menciptakan generasi berprestasi menuju “Maluku Bisa”, yang diharapkan dapat mengharumkan nama daerah pada Festival Qasidah ke-26 tingkat nasional di Kota Karawang, Provinsi Jawa Barat.

“Kepada pengurus Lasqi kabupaten/kota, saya mintakan agar memiliki konsep paradigma baru melalui program inovasi baru yang terintegrasi antara musik etnik, kuliner, wisata dan fashion show,”bujar Widya.

Menurutnya, kegiatan-kegiatan seni dan budaya seperti ini dapat dilaksanakan secara kontinue dan berkesinambungan, bukan hanya pada level kabupaten/kota saja melainkan dari level bawah yang melibatkan seluruh pelaku dan pengelola seni.

“Saya yakin, jika ini dikemas melalui modernisasi Seni Qasidah dan fashion show sebagai industri maka akan mampu mendorong kesejahteraan untuk membawa peradaban menuju Maluku Bisa,” tutup Widya.

Festival ini sebelumnya dibuka pelaksanaannya oleh Widya pada Sabtu malam, (15/11/2022), dengan mengusung tema, “Menciptakan Generasi Berprestasj Menuju Maluku Bisa”.

Peserta kontingen festival terdiri dari Kota Ambon, Kabupaten Buru, Kabupaten Buru Selatan, Kabupaten Maluku Tengah, Kabupaten Seram Bagian Timur, Kabupaten Maluku Tenggara dan Kabupaten Seram Bagian Barat, dengan total peserta sebanyak 182 orang dari tujuh DPD Lasqi se-kabupaten/kota di Maluku.

Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Kepulauan Tanimbar, Kepulauan Aru dan Kota Tual, tak ikut mentas.

Alasan Kabupaten MBD dan Tanimbar tak mengikuti festival dikarenakan belum terbentuknya DPD Lasqi di masing-masing daerah.

Ketidaksiapan akibat baru selesainya diselenggarakan Pasparani tingkat provinsi menjadi alasan Kota Tual. Terakhir, baru terbentuknya DPD Lasqi, adalah alasan, Kabupaten Aru belum siap mengikuti festival.

Ketua LMA Distrik Nimbokrang Minta Lukas Enembe Contohi Barnabas Suebu Hadapi Perkara Korupsi

0

Jayapura, MALUKU.News – Banyak kepala daerah sudah diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Berdasarkan data KPK, sebanyak 176 pejabat daerah terjerat kasus korupsi sepanjang periode 2004-2022. Dari jumlah tersebut, terdapat 22 gubernur dan 154 bupati/walikota dan wakil bupati/ wakil walikota yang berurusan dengan Lembaga antirasuah itu.

Banyak dari antara mereka sudah menghirup udara bebas, salah satunya adalah mantan Gubernur Papua, Barnabas Suebu yang bebas pada Juli 2022 yang lalu usai menjalani hukuman 8 tahun penjara. Barnabas dihukum dalam perkara korupsi pembangunan pembangkit listrik tenaga air Sungai Membramo Papua, yang merugikan negara senilai Rp43 miliar.

Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) dari Distrik Nimbokrang, Kabupaten Jayapura, Jhon Bukwab menyoroti perbedaan sikap Barnabas Suebu dengan Lukas Enembe dalam menghadapi perkara korupsi yang menjeratnya.

Menurut Jhon, Barnabas sudah menunjukkan sikap koperatif sejak awal sedangkan terhadap Lukas Enembe, KPK harus melakukan penanganan dengan cara-cara yang khusus agar situasi kamtibmas di wilayah Papua tetap kondusif.

“Kalau saya mau bicara kembali ke belakang, ada Gubernur kita yang pernah kena kasus yang sama, Barnabas Suebu. Kan tidak apa-apa, tidak ada masalah. Ini bukan segala-galanya, hari kiamat terakhir,” ujarnya di Jayapura, Selasa (08/11/2022).

Jhon juga menyayangkan sikap Lukas yang baru mau koperatif setelah Papua bergejolak.

“Proses penetapan Lukas Enembe sebagai tersangka direspon aksi unjuk rasa besar-besaran di Kota Jayapura oleh massa pendukung Lukas. Bahkan rumah kediaman Lukas hingga kini masih dijaga ketat ratusan simpatisannya dengan bersenjatakan tombak, panah, dan kapak,” ungkapnya.

Jhon kembali meminta Lukas dan pengacaranya dapat memberikan himbauan agar warga yang menjaga rumah kediamannya itu segera bubar, sehingga masyarakat di sekitar Jayapura tidak khawatir lagi.

“Sebenarnya, kami semua elemen (masyarakat di Jayapura) kami sudah kasih masukan akan hal itu. Tapi peran ini kembali lagi kepada pengacara bahkan Bapak Lukas sendiri. Masyarakat sadar dan paham, namun ada pula yang tidak mengerti, ikut ramai, kumpul-kumpul di situ. Mereka butuh kita kasih penjelasan dan pemahaman yang baik supaya mereka bisa kembali ke rumah mereka masing-masing,bebernya.

Jhon menambahkan, kalau Lukas Enembe dan Pengacaranya tidak mengambil peran untuk memberikan pemahaman kepada para simpatisannya itu sama saja mengorbankan masyarakat kecil.

“Mereka (masyarakat kecil) juga punya permasalahannya sendiri, seperti mengurusi anak-anak yang sekolah, pekerjaan, mungkin ada anggota keluarga yang sakit, mempersiapkan Natal di lingkungan gereja mereka masing-masing, dan sebagainya. Biarkanlah hukum yang berproses menyelesaikan permasalahan Pak Lukas,” katanya.

“Kepada masyarakat Jayapura dan sekitarnya, Saya mengimbau untuk bersama-sama mendukung KPK melakukan tugasnya menuntaskan kasus hukum yang dituduhkan kepada Lukas Enembe, dengan cara menjaga kedamaian di Bumi Cenderawasih, karena Papua adalah zona damai,” katanya lagi.

AM.Sangadji Belum di Tetapkan Sebagai Pahlawan Nasional, Rovik Terus Perjuangkan

0

Ambon, MALUKU.News – Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada lima tokoh nasional, dari ke lima nama itu Abdul Mutalib (AM) Sangdji belum ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional.

Wakil Ketua Komisi IV Rovik Akbar Afifudin mengatakan, akan tetap memperjuangkan AM. Sangadji sebagai Pahlawan Nasional. Yang menjadi kendala saat ini yaitu Seminar Nasional.

Hal ini disampaikan Afifudin di Ruang Komisi IV kepada Media, Ambon, Selasa (08/11/2022).

Rovik menambahkan, Seminar Nasional ini kan butuh anggaran karena anggaran belum tersedia di APBD murni kemarin.

“Dan kemarin kami sudah bicarakan untuk dia nanti masuk dalam APBD, karena kami juga tidak mempunyai APBD perubahan”.

Afifudin menambahkan, prosesnya dari tahun lalu AM.Sangadji di targetkan tahun depan sebagai pahlawan nasional

Setelah kami usulkan semua tahapan sudah selesai, bukti-bukti semua, dan seminar semua selesai diserahkan ke pemerinah pusat dan nanti di umumkan dan dipelajari, karena ada tim juga,”tegas Afifudin.

“Insya Allah tahun depan sudah ditetapkan sebagai pahlwan nasional, tahun ini kan proses tahun lalu yang baru di umumkan beberapa waktu lalu untuk tanggal 10 November ini,”pungkasnya.

10 Kabupaten/Kota di Maluku Sudah Terapkan Kurikulum Merdeka Belajar

0

Ambon, MALUKU.News – Kurikulum Merdeka Belajar sudah diterapkan sepuluh kabupaten/kota di Provinsi Maluku, minus Maluku Barat Daya (MBD) dan sudah memiliki guru kompetensi, 37 kepala sekolah yang sudah menjadi penggerak kurikulum ini.

Hal ini dikatakan, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku Rovik Akbar Afifudin, Senin (07/11/2022) di Ambon.

Menurut Rovik, selain kurikulum MBD ini telah disosialisasikan di 10 kabupaten/kota.

“Itu yang mereka laporkan terkait Kurikulum Merdeka Belajar. terutama berkaitan dengan minat dan bakat. Jadi para peserta didik bisa bebas memilih mana yang mereka sukai, memang masih bertahap, ada beberapa tahapan yang nanti akan dijalankan dan ini sudah sampai di tahapan ketiga,” jelasnya.

Terkait keefektifan dari penerapan Kurikulum Merdeka, Rofik saat ini baru mulai dan juga mengantisipasi untuk mengatasi kesulitan saat Covid-19 dan penerapan di 37 sekolah, jadi belum semua.

Pertanyaan terkait antara Kurikulum Merdeka Belajar dengan kondisi Maluku yang saat ini, listrik maupun jaringannya internetnya belum stabil, Sekretaris DPW PPP Maluku ini mengatakan, tugas DPRD hanya mengawasi.

“Nanti kita undang dan panggil teman-teman dari Dinas Pendidikan terkait kendala-kendala apa yang mereka hadapi di sana. Kalau memang masalahnya adalah listrik dan jangkauan internet, dan sebagainya itu jauhlah kalau di pusat-pusat kota tidak ada masalah,”ucapnya.

Rovik menjelaskan, untuk masalah-masalah seperti jaringan dan listrik yang ada di desa-desa nanti akan memunculkan kembali sehingga ketika ada kendala bisa memecahkan masalahnya.

“Dan ada cara untuk mengantisipasi masalah itu jadi nanti kita undang dan kita berangkat di DPRD. Kalau memang ada hal-hal yang menjadi kendala kita pecahkan apa saja masalahnya. Tapi sejauh ini, 10 kabupaten/kota sudah memiliki guru penggerak merdeka belajar dan sudah lumayan dalam ukuran nasional dengan situasi seperti Maluku ini,” pungkasnya.

Jasa Raharja dan Amazon Jalin Kerja Sama Pengembangan Culture Innovation

0

New York, MalukuPost.com – Jasa Raharja bersama Amazon Web Services (AWS), melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama terkait pengembangan artificial intelligence (AI)/ML for safety campaign, dan Co Innovation Lab and culture of innovation, di Amazon JFK 14 Office, New York, pada Senin (07/11/2022).

Dengan adanya kerja sama tersebut, pemerintah Indonesia melalui Jasa Raharja, Kemeterian Perhubungan, Kepolisian, Pembina Samsat, BUMN, perusahaan startup, akademisi, media massa, dan stakeholder terkait lainnya, akan berkolaborasi bersama AWS untuk mengoptimalkan peluang membangun innovation culture.

Direktur Utama Jasa Raharja Rivan A. Purwantono, mengatakan, nantinya AWS akan melakukan sharing terkait kunci sukses Amazon dalam membangun mindset dan budaya berinovasi yang berfokus pada pelayanan pelanggan.

“Sharing ini, akan dilakukan melalui keynote speech, workshop, join innovation lab, dan kompetisi artificial intelligent sesuai dengan mandat yang diberikan kepada Jasa Raharja,”ujar Rivan,

Usai melakukan penandatanganan perjanjian tersebut bersama Wakil menteri II Kementerian BUMN, Kartika Wirjoatmodjo dan Direktur Hubungan Kelembagaan Jasa Raharja, Munadi Herlambang.

Jasa Raharja, lanjut Rivan, sangat menyambut baik adanya perjanjian kerja sama ini. Menurutnya, kolaborasi tersebut akan membawa dampak positif terhadap pelayanan kepada masyarakat Indonesia.

“Tentunya ini menjadi kesempatan kita bersama untuk menggali kunci sukses Amazon dalam memberikan pelayanan maksimal kepada pelanggannya. Dengan demikin tercipta nilai tambah untuk pertumbuhan Perusahaan yang berkelanjutan atau sustainable growth”, harap Rivan.

Sementara itu, dalam arahannya, Wakil Menter BUMN II, Kartika Wirjoatmodjo, menyampaikan, dengan adanya kerja sama tersebut, Jasa Raharja semakin memperkuat transformasi korporasinya berbasis digital, yang fokus pada tiga hal, yakni penurunan tingkat kecelakaan di Indonesia, peningkatan collection rate pajak kendaraan bermotor (PKB), dan verifikasi klaim biaya rumah sakit.

“Semoga kerja sama ini dapat memberikan manfaat, tidak hanya kepada Jasa Raharja, tetapi juga terhadap seluruh stakeholder Jasa Raharja,”ujar Kartika.

Tokoh Masyarakat Papua Soroti Biaya Pengobatan Lukas Enembe Ke Luar Negeri

0

Jayapura, MALUKU.News – Pernyataan Kuasa hukum Gubernur Papua Lukas Enembe, Stefanus Roy Rening bahwa biaya pemeriksaan kesehatan kliennya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) mendapat respon dari beberapa tokoh masyarakat Papua.

Diketahui, sejak Lukas ditetapkan menjadi tersangka dugaan kasus korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Lukas Enembe telah dua kali mendatangkan tiga dokter spesialis dari Singapura untuk memeriksa kesehatannya, yaitu pada 12 dan 30 Oktober 2022. Lukas diperiksa oleh dokter spesialis dari Rumah Sakit Mount Elisabeth Singapura itu di rumah kediamannya di Koya Tengah, Kota Jayapura. Para dokter yang didatangkan itu merupakan dokter yang merawat Lukas saat menjalani pengobatan di Singapura selama beberapa tahun terakhir.

“Pada umumnya kami masyarakat Papua hidupnya masih susah. Gubernur sebagai kepala daerah harus merasakan kesusahan kami. Kepala daerah pergi rawat kesehatan keluar negeri, jangan lupa perhatikan kesehatan masyarakat di kampung-kampung, di gunung, lembah, pesisir, supaya juga ikut sehat,” ujar penasehat Barisan Merah Putih (BMP) Alex Yappo di Sentani.

Alex menyatakan kegembiraannya atas kedatangan tim KPK ke Papua untuk memeriksa Lukas Enembe. Dirinya juga mengapresiasi sikap Lukas yang sudah kooperatif terhadap KPK. Selain itu, Alex selaku penasehat BMP mengimbau seluruh anggota BMP dimanapun berada untuk mendukung KPK dengan membantu menjaga suasana damai di wilayahnya masing-masing.

“Kita dukung Pak Lukas sebagai anak adat, Pak Lukas harus menghadapi (KPK) untuk mempertanggung jawabkan apa yang dia buat. Kita juga harus mendukung pemerintah melalui KPK yang sudah datang dengan prosedur hukumnya. Kita sebagai masyarakat harus terima dengan lapang dada,” imbau Alex yang juga Ondofolo Kampung Doyo, Sentani Barat.

Sementara itu, Ketua Umum Laskar Pemuda Merah Putih Bersatu Provinsi Papua, Rudi Samori juga mengomentari soal penggunaan APBD untuk biaya perawatan kesehatan Gubernur Papua Lukas Enembe.

Rudi meminta Anton Motte selaku dokter pribadi Lukas untuk tidak hanya memperhatikan kesehatan Lukas. Anton Motte yang juga adalah Direktur RSUD Jayapura diminta untuk serius menyelesaikan keluhan para dokter dan tenaga kesehatan (nakes) yang bekerja di RSUD Jayapura. Rudi menyebut, para dokter dan 400 lebih nakes yang bekerja di RS Dok II (RSUD Jayapura) sudah tujuh bulan belum menerima gaji dan tunjangan lainnya.

“Saya minta Dokter Anton Motte kalau bisa jangan terlalu terfokus dengan bapak Gubernur saja, sekalipun itu adalah bagian tanggung jawabnya. Dokter Anton harus juga jeli memperhatikan nasib pegawai dan nakes di RS Dok II. Karena Anton Motte adalah Direktur Rumah Sakit dan juga pejabat pengguna anggaran di RS Dok II,” tegas Rudi.

Rudi merasa prihatin terhadap nasib para nakes di RS tersebut yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menangani persoalan kesehatan masyarakat. Untuk itu, Rudi meminta KPK juga mendalami keluhan karyawan RSUD Jayapura yang sudah 7 bulan belum menerima gaji dan tunjangan lainya yang menjadi hak mereka.

“Bila perlu KPK juga bisa meninjau langsung ke Rumah Sakit Dok II (RSUD Jayapura), terkait masalah gaji dan hak-hak pegawai yang hingga hari ini belum terealisasi oleh pihak rumah sakit,” pungkasnya.

Tethool : Bangga Provinsi Maluku Raih Juara Umum Pesparani Katolik II NTT

0

Ambon, MALUKU.News – Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Maluku, Saudah Tethool merasa bangga atas keberhasilan Provinsi Maluku meraih juara umum Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik II di Kupang, NTT.

“Saya bersyukur kepada Tuhan atas kerja keras ibu Widya sebagai Ketua Kontingen Pesparani Katolik dan juga Bupati Maluku Tenggara Thaher Hanubun yang memiliki perhatian yang sungguh kepada tim Pesparani dalam memberikan semangat bahwa hasil tidak menghianati proses, kami bangga,”katanya Senin (07/11/2022).

Dirinya berharap keberhasilan yang diraih dapat dipertahankan untuk nantinya mengikuti Pesparani di DKI Jakarta tahun 2025 mendatang.

“Semua yang dihasilkan tentunya tidak terlepas dari peran semua pihak, baik itu Pemda, gereja dan juga semua masyarakat Maluku. Terima kasih untuk semua pihak yang telah mendukung sehingga Maluku meraih Juara Umum Pesparani, tandasnya.”

Kontingen Maluku berhasil meraih juara umum dengan menyabet lima champions, 11 gold serta dua silver dari 13 mata lomba yang dipertandingkan.

Kontingen Pesparani Maluku tiba kemarin pagi. Mereka disambut Penjabat Sekda Sadali Ie bersama Ketua Kontingen Pesparani Katolik Provinsi Maluku, Widya Pratiwi Murad Ismail di Bandara Udara Internasional Pattimura Ambon.

Kontingen diarak keliling kota dan disambut para siswa-siswi yang berdiri di sisi kiri kanan jalan.

Ketua Dewan Adat Keerom: Tidak Hanya Lukas Enembe Buka Diri Tetapi Juga Masyarakat Papua

0

Keerom, MALUKU.News – Kedatangan Tim penyidik dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Papua disambut positif tokoh masyarakat Papua. Tim yang dipimpin langsung oleh Ketua KPK Firli Bahuri itu diharapkan dapat mengungkap berbagai penyimpangan penggunaan uang rakyat yang melibatkan pejabat-pejabat daerah di Bumi Cenderawasih ini.

Ketua Dewan Adat Keerom, Servo Tuamis di Arso, Minggu (06/11/2022) mengimbau agar tidak hanya Gubernur Papua Lukas Enembe yang membuka diri untuk diperiksa oleh KPK, tetapi masyarakat Papua juga harus membuka diri dan berani menyuarakan kebenaran.

“Dengan cara itu berbagai persoalan seputar penyaluran dan penggunaan dana Otonomi Khusus (Otsus) Papua yang selama ini dikeluhkan masyarakat kecil di kampung-kampung dapat diakhiri,” katanya.

“Kami orang Papua sampai hari ini kita ada miskin, uang (Otsus) yang Pemerintah bilang ada seribu triliun yang sudah turun itu di mana, itu uang besar. nah ini yang perlu KPK jeli melihat itu semua,” katanya lagi.

Menurut Servo, dengan kedatangan KPK ke Papua walaupun tujuan utamanya untuk memastikan berjalannya proses penegakan hukum terhadap Gubernur Lukas Enembe, namun bisa menjadi kesempatan yang baik bagi KPK untuk melihat dari dekat, apakah dana Otsus yang begitu besar yang sudah dikucurkan Pemerintah Pusat itu sebanding dengan hasil pembangunan yang secara nyata dinikmati masyarakat.

“KPK bisa periksa di Papua sini lebih dekat. Kita masyarakat tidak boleh gontok-gontokan tapi kita serahkan (ke KPK) dan menjaga kebersamaan, saling komunikasi kita berjalan baik,” tandasnya.

Servo juga mengungkapkan keheranannya mendengar rumah kediaman Lukas Enembe masih dijaga ketat oleh ratusan warga, padahal Lukas sudah membuka diri kepada KPK.

“Lukas sendiri yang mestinya memberikan imbauan kepada para simpatisannya itu untuk kembali ke rumah mereka masing-masing. Bila perlu, imbauan itu disampaikan melalui media massa secara luas agar masyarakat tahu bahwa Gubernur tidak lagi menghendaki rumahnya dijaga,” pungkasnya.

Pendidikan dan Pelatihan Partai PDIP Maluku Akan Menggembleng Kader Menjadi Calon Pemimpin

0

Ambon, MALUKU.News – DPD (Dewan Perwakilan Daerah) PDI (Partai Demokrasi Indonesia) Perjuangan Maluku menyelenggarakan, pendidikan dan pelatihan kader tingkat madya angkatan I. Kegiatan ini berlangsung di Wisma Gonzalo Ambon, Sabtu (05/11/2022).

Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPP PDI Perjuangan, Djarot Saiful Hidayat mengatakan partai PDI Perjuangan fokus salah satunya adalah menggembleng para kader, dan menyiapkan mereka para kader sebagai calon pemimpin.

“Sehingga kader yang ditugaskan di berbagai macam lembaga, baik itu eksekutif, legislatif maupun lembaga-lembaga publik lainnya”.

Djarot tegaskan, untuk fokus menggembleng, menyiapkan diri. Karena fungsi utama dari partai politik itu adalah melakukan pendidikan dan politik serta melakukan kaderisasi.

“Untuk itu Partai PDI Perjuangan harus konsisten melakukan kaderisasi, baik secara berjenjang ataupun sebagai kaderisasi melalui sekolah partai”.

Maluku termasuk DPD dan DPC yang paling aktif untuk melakukan proses kaderisasi secara berjenjang, dan sudah dilakukan terlebih dahulu kaderisasi tingkat pratama. Maka naik keatas untuk tingkat madya, itu yang menjadi fokus partai,”ucapnya.

Sesuai perintah Ketua umum PDI Perjuangan Megawati menggunakan Sekolah Partai sebagai bagian dari sistem kaderisasi yang dibangun untuk menghasilkan calon pemimpin yang berproses dari bawah dan mengabdi pada bangsa dan negara.

Sehingga perintahnya adalah bangun sekolah partai, dan manfaatkan sekolah partai itu secara terus menerua. Dan PDI Perjuangan sudah punya sekolah partai,”ujar Djarot.

“Untuk tahun 2024 ini partai politik harus menang, dengan kemenangan yang semakin besar tentunya, dibutuhkan kader-kader yang militan yang sudah di gembleng, untuk diturunkan dilapangan”.

Perintah Ketua Umum PDI Perjuangan menargetkan di Maluku harus menang, baik di pemilu Legislatif, pemilu Presiden sebagai jembatan pilkada bulan November 2024,”tegas Djarot.

“Dirinya juga memastikan, kalau di Maluku ini bisa mendapatkan 10 kursi, sekarang baru 7 kursi. Dan dipastikan bisa mencapai target”.

Karena melihat para kader Maluku pergerakan partai seperti ini saya optimis, saya yakin dan percaya bahwa target itu sepertinya bisa di capai,”pungkasnya.