Beranda blog Halaman 210

1.500 Personil Gabungan Amankan POPMAL ke-IV Di Kota Ambon

0

Ambon, MALUKU.News – Apel gelar pasukan pengamanan Pekan Olahraga Provinsi Maluku (POPMAL) ke-IV Tahun 2022, berlangsung di Lapangan Tahapary, Rabu, (16/11/2022). Apel ini dipimpin Kapolda Maluku Irjen Pol. Lotharia Latif.

Apel diikuti Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI. Ruruh Aris Setyawibawa, Penjabat Sekda Provinsi Maluku Sadali Ie, Wakapolda Maluku Brigjen. Pol. Drs. Jan Leonard de Fretes, Sekot Ambon Agus Ririmase serta stakeholder terkait lainnya.

Sebanyak 1.500 personil gabungan dari unsur TNI/Polri, Satuan Polisi Pamong Praja lingkup Pemerintah Provinsi Maluku dan Pemerintah Kota Ambon dikerahkan untuk mengamankan POPMAL IV yang akan digelar di Kota Ambon 17-27 November mendatang.

Dalam arahannya, Kapolda Maluku, Irjen Pol. Lotharia Latif mengatakan, tujuan penyelenggaraan apel gelar pasukan adalah untuk melaksanakan tugas pengamanan POPMAL IV.

Kegiatan tersebut kata Kapolda, merupakan amanah tanggung jawab yang harus dilaksanakan dalam rangka menjaring atlet-atlet olahraga yang nantinya berlaga di ajang PON mewakili daerah.

“Untuk itu, mari kita laksanakan tugas ini dengan penuh rasa tanggung jawab sesuai tupoksi, dengan penuh kesungguhan, loyalitas, dedikasi dan hindari tindakan-tindakan yang arogan,” tandas Kapolda.

Sementara itu, hal senada juga disampaikan oleh Pangdam XVI/Pattimura, Mayjen TNI. Ruruh Aris Setyawibawa. Ia berpesan kepada seluruh anggota yang terlibat, untuk melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya melalui kekompakan, solidaritas agar pelaksanaan event berlangsung tanpa ada hambatan.

“Kita antarkan mereka (peserta kontingen) secara maksimal agar menghasilkan atlet-atlet berprestasi untuk bertanding di tingkat yang lebih tinggi,” imbau Pangdam.

Sebagaimana diketahui, 17 Cabang Olahraga (Cabor) akan dipertandingkan, diantaranya Atletik, Basket, Renang, Tinju, Panahan, Tenis Meja, Karate, Sepeda, Futsal, Catur, Panjat Tebing, Silat, Kempo, Wushu, Sport, Volly, dan Taekwondo.

Johny Ruhulessin Dikukuhkan Sebagai Guru Besar UKIM

0

Ambon, MALUKU.News – Johny Ch. Ruhulessin Dikukuhkan sebagai Guru Besar
Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM), dalam Rapat Senat Terbuka Rabu, (16/11/2022).

Rapat senat yang dipandu Rektor UKIM Dr. Henky H. Hetharia l, M. Th itu, dilaksanakan dalam rangka Pengukuhan Dr. Johny Ch. Ruhulessin, M. Si, sebagai Guru Besar di Bidang Ilmu Sosiologi dan Teologi Agama UKIM.

Pengusulan jabatan Guru Besar untuk Ruhulessin dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah XII Maluku dan Maluku Utara kepada Direktorat Sumber Daya Kemdikbudristek tertanggal 24 Febuari 2022, dan hanya dalam kirim waktu 7 bulan 13 hari, SK Penetapan Professor diterbitkan Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi sesuai SK Nomor 63236/MPK.A/KP.07.01/2022 Tanggal 6 Oktober 2022.

Dalam pengukuhan itu hadir sejumlah tokoh dan pejabat daerah. Sejumlah tokoh yang hadir, diantaranya politisi senior Golkar Maluku yang juga mantan Wakil Gubernur Maluku Zeth Sahuburua dan politikus Partai Golkar (Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Timur DPP Partai Golkar) Azis Samual.

Sedangkan dari jajaran pejabat daerah diantaranya, anggota DPR RI Hendrik Lewerissa, Rektor Unpatti Ambon M.J. Saptenno, Ketua MPH Sinode GPM Pdt. Elifas Tomix Maspaitella, Kepala LLDikti Wilayah XII Maluku dan Maluku Utara Jantje Eduard Lekatompessy, Penjabat (Pj) Sekda Maluku Sadali Ie, Kakanwil Kemenag Maluku H. Yamin, dan Wakil Ketua DPRD Maluku Azis Sangkala / Melkianus Saerdikut, Pj. Walikota Ambon Boedewin Wattimena dan Pj. Bupati KKT Dany Indey.

Dalam pidato pengukuhannya, Ruhulessin menyoroti soal etika publik sebagai nadi etika kebangsaan.

Awal pidatonya, mantan Direktur Pasca Sarjana Teologi UKIM periode 2002-2006 itu mengungkapkan, pergulatan kebangsaan Indonesia sejak awal merupakan pergulatan etik terutama terkait dengan bentuk negara sebagai negara hukum demokratis sesuai ideologi dan asas Pancasila serta UUD 1945. Keputusan menjadikan Indonesia sebagai sebuah negara, lahir dari kesadaran etik para pendiri bangsa sehingga nasionalisme Indonesia patut disebut sebagai wujud praksis etik ber’Indonesia.

“Pada aspek itulah, kita menyadari bila Pancasila dan UUD 1945 memberi basis nilai moral kebangsaan sehingga implementasinya dalam hidup berbangsa, bermasyarakat dan bernegara merupakan cara untuk memperkokoh ke’Indonesiaan sebagai bangsa yang cinta perdamaian,” ungkapnya.

Menurut Ruhulessin, dengan berkembangnya berbagai arus pemikiran ideologis dan keagamaan yang marak di Indonesia akhir-akhir ini, etika publik harus menjadi nadi etika kebangsaan Indonesia. Hal ini yang diulas sebagai pengantar diskusi yang lebih mendalam mengenai wawasan dan usaha membangun kesadaran etika yang kuat guna menjaga keutuhan NKRI sebagai negara yang kuat.

“Penting dipahami, bila etika publik juga memiliki kontribusi bagi moderasi agama di Indonesia di era post-trust juga, dan itu berarti lembaga agama mengemban tugas etik yang penting terutama dalam dialektika opini yang dibentuk oleh emosi dan prasangka dengan fakta sosial sebagai bentuk dari kebenaran faktual yang verifikatif,” ujarnya.

Ruhulessin menilai, bangsa dan agama tidak boleh jatuh kedalam manipulasi kebenaran dan manipulasi kebenaran tidak boleh dibiarkan, sebaliknya butuh proses verifikasi faktual yang harus dijadikan sebagai kebenaran faktual. Ketika manipulasi kebenaran itu dilakukan dengan menjadikan sumber-sumber etik agama secara serampangan, ketahanan sosial masyarakat dan umat akan tereduksi ke dalam bentuk-bentuk sikap yang ambivalen.

“Itulah sebabnya, etika publik mesti menjadi nadi etika kebangsaan,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah XII Maluku dan Maluku Utara Jantje Eduard Lekatompessy, memberikan tanggapan terhadap pidato Ruhulessin mengenai etika publik sebagai nadi etika kebangsaan. Ia menerangkan, pidato tersebut mengingatkan bila etika merupakan sesuatu yang harus dimulai dari diri sendiri yang pada akhirnya akan bermuara ke publik dan meluas kepada nilai-nilai etika kebangsaan.

Selain itu, Lekatompessy juga menjelaskan, dengan pelaksanaan pengukuhan ini maka UKIM telah memiliki lima orang Professor dan akreditasi institusi peringkat B. Harapannya, di tahun-tahun kedepan UKIM memperoleh peringkat akreditasi A.

“Kami menyampaikan selamat kepada pak Ruhulessin dan civitas UKIM. Semoga tanggung jawab yang diberikan bisa memberikan kesejukan bagi insan akademik dan masyarakat terutama untuk kemaslahatan umat manusia,” jelasnya.

DPRD Maluku Minta Elemen Pemerintah Atur Konsep Penyelesaian Konflik

0

Ambon, MALUKU.News – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Maluku, meminta kepada masyarakat, khususnya masyarakat Maluku Tenggara, agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial supaya terhindar dari berita bohong atau hoaks.

Hal ini disampaikan, Anggota Komisi I Mumin Refra saat diwawancara awak media, di Baileo Karang Panjang Ambon, Rabu (16/11/2022)

“Baiknya segala informasi harusnya dapat di saring terlebih dulu, sebelum nanti informasinya dibagikan supaya dapat mencegah berita hoaks,” katanya

Dirinya berharap agar semua elemen masyarakat bisa dapat menahan diri agar bersama-sama dapat saling membahu dan bergotong royong dalam menciptakan suasana yang lebih kondusif.

“Kepada pemerintah daerah agar dapat menjadi fasilitator yang baik dari semua pihak yang bertikai, para korban juga semoga dapat diberikan pelayanan yang mumpuni,”terangnya.

Sementara itu, dirinya meminta kepada Pemerintah serta TNI dan Polri bersama-sama dengan seluruh elemen masyarakat agar dapat mencari solusi dan format yang baik guna mendapat solusi yang tepat.

“Jadi untuk para pemangku pemerintahan agar dapat mencari langkah-langkah yang lebih cepat guna mendapatkan semua solusi terhadap pemulihan konflik di daerah Kei Besar,”jelasnya

Sekali lagi, dirinya menghimbau kepada siapapun, entah itu individu maupun pemuda agar lebih bijaklah dalam bersosial media.

“Marilah sharing berita-berita yang lebih menyejukkan yang dimana dapat di pahami oleh masyarakat, agar tidak dapat menimbulkan gejolak baru,”tutupnya

DPRD Maluku Minta Masyarakat Bijak Menggunakan Media Sosial

0

Ambon, MALUKU.News – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Maluku, meminta kepada masyarakat, khususnya masyarakat Maluku Tenggara, agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial supaya terhindar dari berita bohong atau hoaks.

Hal ini disampaikan, Anggota Komisi I Mumin Refra saat diwawancara awak media, di Ambon, Rabu (16/11/2022)

“Baik segala informasi harusnya dapat di saring terlebih dulu, sebelum nanti informasinya dibagikan supaya dapat mencegah berita hoaks,” katanya

Dirinya berharap agar semua elemen masyarakat bisa dapat menahan diri agar bersama-sama dapat saling membahu dan bergotong royong dalam menciptakan suasana yang lebih kondusif.

“Kepada pemerintah daerah agar dapat menjadi fasilitator yang baik dari semua pihak yang bertikai, para korban juga semoga dapat diberikan pelayanan yang mumpuni,”terangnya.

Sementara itu, dirinya meminta kepada Pemerintah serta TNI dan Polri bersama-sama dengan seluruh elemen masyarakat agar dapat mencari solusi dan format yang baik guna mendapat solusi yang tepat.

“Jadi untuk para pemangku pemerintahan agar dapat mencari langkah-langkah yang lebih cepat guna mendapatkan semua solusi terhadap pemulihan konflik di daerah Kei Besar,”jelasnya

Sekali lagi, dirinya menghimbau kepada siapapun, entah itu individu maupun pemuda agar lebih bijaklah dalam bersosial media.

“Marilah sharing berita-berita yang lebih menyejukkan yang dimana dapat di pahami oleh masyarakat, agar tidak dapat menimbulkan gejolak baru, pungkasnya,”

Ambon Juara Umum Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Provinsi Tahun 2022

0

Ambon, MALUKU.News – Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (FORIKAN) Provinsi Maluku, Widya Pratiwi Murad, membuka Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2022, Senin, (14/11/2022) berlangsung halaman Warung Katong, Waihaong, Kota Ambon.

Kegiatan yang digelar oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku melibatkan Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku dalam rangka meningkatkan kesehatan masyarakat dalam mencegah stunting dan kesehatan anak.

Selain itu, bertujuan meningkatkan keterampilan memasak bahan baku ikan, menyebarluaskan informasi, mendukung pemanfaatan sumberdaya ikan serta melakukan kampanye gemar makan ikan. Sasarnnya adalah menciptakan keanegaragaman menu masakan berbahan baku ikan.

Perlombaan diikuti oleh TP PKK Kabupaten/Kota Se-Maluku antara lain TP-PKK Kota Ambon, SBB, SBT, KKT, Kepulauan Aru, Buru, Buru Selatan, Maluku Tengah dan Maluku Tenggara. Mereka berlomba menyajikan berbagai jenis makanan serba ikan dalam tiga kategori yakni makanan bayi di bawah lima tahun (balita), menu kudapan/snack dan keluarga.

Pada lomba masak serba ikan tahun ini, Kota Ambon meraih juara umum setelah menyajikan brokits untuk menu balita, korlantas untuk menu keluarga dan beklang untuk menu kudapan / snack, dengan raihan nilai 775.

Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (FORIKAN) Provinsi Maluku, Widya Pratiwi Murad mengatakan, besarnya potensi sumber daya perikanan Provinsi Maluku, harus dimanfaatkan untuk ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Saat ini, kata Widya, ketahanan pangan dan gizi menjadi isu penting disamping ketahanan ekonomi dan energi, karena merupakan bagian dari upaya pemenuhan hak atas pangan, yang menjadi salah satu pilar utama hak asasi manusia.

“Ketahanan pangan dan gizi merupakan pendukung terwujudnya ketahanan nasional, juga sebagai modal pembentukan sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas, mandiri, dan sejahtera. Terwujudnya ketahanan pangan dan gizi nasional, salah satunya didukung melalui konsumsi bahan pangan yang berasal dari ikan,” ungkap Widya.

Ikan, jelas Widya, adalah bahan pangan yang memiliki kandungan gizi yang sangat baik terutama dalam rangka mendukung pemenuhan gizi ibu hamil, 1000 Hari Pertama Kehidupan, dan perkembangan otak anak dibawah usia dua tahun, konsumsi ikan yang memiliki nilai gizi, mineral, nutrisi, dan vitamin ini, sangat relevan untuk mendukung program perbaikan gizi masyarakat dan penanganan stunting.

“Oleh karena itu, upaya untuk meningkatkan gizi masyarakat serta minat untuk mengkonsumsi ikan harus terus ditingkatkan, untuk menjadikan ikan sebagai salah satu sumber protein utama dalam pola konsumsi dan budaya masyarakat,” imbuhnya.

Masih kata Widya, upaya menggalakkan pelaksanaan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) tidak hanya menjadi tugas pemerintah saja, namun perlu andil besar dari masyarakat sebagai sasaran perubahan perilaku mengkonsumsi ikan.

“Untuk itu, soliditas dan kerjasama sinergis antar instansi dan Tim Penggerak PKK serta berbagai pihak lainnya dalam membuka wawasan masyarakat atas pentingnya konsumsi ikan perlu terus ditingkatkan,” ujar Widya.

pada kesempatan itu, Widya juga memaparkan tentang angka tingkat konsumsi ikan di Provinsi Maluku yang terus mengalami peningkatan signifikan. Mulai dari tahun 2018 sebesar 66,67 kg/kapita, tahun 2019 sebesar 72,76 kg/kapita, tahun 2020 sebesar 73,82 kg/kapita dan tahun 2021 sebesar 78,02 kg/kapita, dimana telah menjadikan Provinsi Maluku sebagai provinsi dengan angka konsumsi ikan tertinggi di Indonesia.

“Peningkatan ini merupakan kerja keras kita bersama melalui Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) yang terus dilakukan untuk membangun kesadaran gizi individu maupun kolektif masyarakat, untuk gemar mengkonsumsi ikan.
Upaya-upaya yang telah dilakukan antara lain dengan mengedukasi masyarakat tentang kandungan gizi dan manfaat ikan, menumbuhkan kreatifitas dalam mengolah ikan untuk keperluan konsumsi dan usaha kuliner sebagai sumber pendapatan keluarga, serta mendekatkan produk perikanan kepada masyarakat,” tandas Widya.

Terkait lomba masak serba ikan yang diselenggarakan ini, isteri Gubernur Maluku ini berharap, tidak hanya dijadikan sebagai kegiatan rutin untuk mendapatkan pemenang, tetapi dapat meningkatkan awareness peserta lomba terhadap kandungan gizi dalam ikan, sekaligus menjadi agen untuk dapat menggugah minat masyarakat dalam mengkonsumsi ikan secara rutin dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai informasi, untuk kategori menu makan kudapan / snack, juara I diraih Kota Ambon, juara II oleh Kabupaten Buru dan juara III dimenangkan Kabupaten MBD. Kategori menu balita, juara I oleh Kabupaten Maluku Tenggara, juara II diraih Kota Ambon dan juara III oleh Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Sedangkan untuk kategori menu keluarga, juara I diraih Kota Ambon, juara II oleh Kabupaten SBB dan juara III dimenangkan Kabupaten SBT.

Juri yang dilibatkan dalam kegiatan yakni, Horib, SKM. MKM dari Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, Chef Muh. Rusdi. M dari Hotel Natsepa dan Guru Besar Fakultas Perikanan Unpatti Ambon Prof. Dr. F. Rieuwpassa, MS.

Turut hadir Pj. Sekda Maluku Sadali Ie, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, S.E. Huwae, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Meikyal Pontoh, Asisten Administrasi Umum Habiba Saimima, sejumlah pimpinan OPD lingkup pemerintah provinsi dan undangan lainnya.

Paripurna DPRD Maluku, Wattimury Resmi Diberhentikan

0

Ambon, MALUKU.News – DPRD Maluku menggelar rapat paripurna dalam rangka pengumuman pemberhentian Lucky Wattimury sebagai Ketua DPRD provinsi, akhirnya dilakukan pada jumat (11/11/2022) bertempat di ruang rapat Paripurna DPRD Provinsi Maluku, Karang Panjang Ambon.

Rapat Paripurna II masa sidang I tahun 2022 di pimpin oleh wakil ketua DRPD Maluku Melkianus Sairdekut, didampingi oleh Azis Sangkala Wakil Ketua Dan Ketua DPRD Lucky Wattimury serta para anggota DPRD Lainnya.

Pemberhentian Wattimury berdasarkan surat dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI-Perjuangan Nomor 119/X/DPD.16/XI/ 2022 tertanggal 7 November 2022, kepada pimpinan DPRD Provinsi Maluku.

Wattimury diganti dengan Benhur George Watubun, ST Sebagai Ketua DPRD Maluku juga dari PDI Perjuangan dengan sisa masa jabatan tahun 2019-2024.

Sairdekut katakan, Pemberhentiannya Lucky Wattimury sebagai Ketua DPRD Provinsi Maluku di tuangkan dengan berita acara penandatangan Nomor 34 tertanggal 11 November tahun 2022.

“Sesuai Tata Tertib (Tatib) , maka pemberhentian Pimpinan DPRD di umumkan melalui rapat Paripurna, dan di tetapkan dengan surat keputusan,”sebutnya.

Menurut Politisi Partai Gerindra Maluku itu, Wattimury dilantik sebagai Ketua DPRD Maluku pada tanggal 25 Oktober tahun 2019 beserta tiga orang Wakil Ketua DPRD dari Partai Gerindra, Partai Golkar dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Sesuai hasil rapat Badan Musyarawah (Bamus), dengan pimpinan DPRD maka untuk mengisi kekosongan itu diserahkan kepada Melkianus Sairdekut, dan menunggu penetapan secara definitif dari Menteri Dalam Negeri yang akan di usulkan tujuh hari kedepan,”ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris DPRD Maluku Bodewyn M. Wattimena dalam rapat paripurna tersebut membacakan surat keputusan tentang pemberhentian Lucky Wattimury sebagai Ketua DPRD Maluku dan calon ketua DPRD setempat, Benhur Watubun.

Sebelumnya Lucky Wattimury meminta rapat paripurna pergantian Ketua DPRD dipercepat agar seluruh agenda DPRD bisa berjalan dengan baik.

“Proses pengusulan pergantian Ketua DPRD Provinsi Maluku yang sebelumnya dijabat oleh saya, diganti dengan saudara Benhur Watubun dan ini pun setelah DPP PDIP mengeluarkan surat keputusan pergantian Ketua DPRD Provinsi Maluku,”tutup Wattimury.

DPRD Segera Menyurati Kemendagri Melalui Gubernur Maluku Terkait Pengangkatan Ketua DPRD

0

Ambon, MALUKU.News – DPRD Provinsi Maluku telah mengirim seluruh surat dan administrasi pemberkasan, pengangkatan Ketua Dewan Maluku kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Gubernur Maluku.

Maka sejak pengumuman dan penetapan keputusan DPRD Maluku, bahwa sesuai dengan ketentuan Peraturan Pemerintah (PP) 12 tahun 2018 dan Tata Tertib (tartib) DPRD Provinsi Maluku.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua, Melkianus Sardekut di Ruang Paripurna DPRD Maluku, Jum’at (11/11/2022).

Setelah Gubernur Maluku menerima surat dari DPRD maka, dalam ketentuan yang sama juga menjelaskan bahwa paling lambat 7 hari Gubernur harus menyurati Kemendagri,”ujar Sardekut.

“Menurut Sardekut, untuk berproses terkait degan Surat Keputusan (SK) Mendagri perihal pergantian dan pengangkatan ketua DPRD Maluku sisa masa jabatan 2019-2024”.

Yang intinya, dalam waktu 7 hari setelah Paripurna DPRD Maluku, sudah harus menyurati Kemendagri melalui gubernur Maluku,”tegasnya.

Dan gubernur Maluku juga diberikan kesempatan 7 hari oleh aturan, untuk segera memproses berdasarkan ketentuan-ketentuan.

Dirinya juga menjelaskan, KUA PPS yang disampaikan tadi, tertanggal 01 November 2022 DPRD Provinsi Maluku telah menyurati Pemerintah Daerah (Pemda), untuk segera dilakukan pembahasan.

“Dalam rapat-rapat koordinasi kami sudah membicarakannya, mudah-mudahan sore ini bisa terselesai. Sehingga kami tetap mengagendakan untuk tanggal 16-17 November itu direncanakan pembahasan KUA PPS”.

Jadi atas dasar pengalaman APBD Perubahan yang ditetapkan dalam bentuk penjabaran, peraturan kepala daerah DPRD Provinsi Maluku sejak tanggal satu kemarin telah menyurati,”ungkapnya.

Ditegaskan, minggu depan kami mulai membahas KUA PPS, karena alasan 30 November itu yang menjadi keputusan bersama dan keinginan, yang kuat dan kami bisa mengakomodasi kepentingan rakyat dalam APBD 2023,”pungkas Sardekut.

Widya Pratiwi dan Ketum TP-PKK Kunjungi Panti Sosial Tresna Werdha

0

Ambon, MALUKU.News – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Maluku, ibu Widya Pratiwi Murad bersama Ketua Umum TP-PKK Ibu Tri Suswati Tito Karnavian mengunjungi para Lanjut Usia (Lansia) di UPTD Panti Sosial Tresna Werdha “Ina Kaka” Provinsi Maluku, Kamis, (10/11/2022).

Kunjungan ini merupakan rangkaian kegiatan kunjungan kerja TP-PKK pusat di Provinsi Maluku.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Provinsi Maluku, Meikyal Pontoh dan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinas P3A) Provinsi Maluku, Halimah Soamolle, turut bersama rombongan.

Pertemuan Ketum TP PKK Tri Suswati Tito Karnavian yang juga isteri Mendagri RI didampingi Ketua TP PKK Provinsi Maluku, Widya Pratiwi Murad dan para lansia berlangsung hangat di Gedung Serba Guna UPTD Panti Sosial Tresna Werdha “Ina Kaka” Provinsi Maluku.

Dalam pertemuan tersebut Tri Suswati menyerahkan paket sembako yang diserahkan kepada perwakilan lansia.

Dalam sambutannya Ketua Umum TP-PKK, Tri Tito Karnavian mengatakan, kunjungan ini merupakan salah satu dari program pokok TP-PKK, yaitu memperhatikan kesehatan dan kesejahteraan para lansia.

” Tempat (panti inakaka-red) ini adalah tempat kita merawat mereka sebagai orang tua,” kata Tri.

Pada kesempatan itu, Tri juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TP-PKK Maluku yang telah memperhatikan para lansia. Ia berharap, kunjungan ini tidak hanya dilakukan di Kota Ambon saja, melainkan bisa dilaksanakan di seluruh daerah Maluku.

“Saya berharap dengan perhatian yang kita berikan ini para lansia yang juga orang tua kita bisa hidup sebaik-baiknya dengan fasilitas dari pemerintah dan TP-PKK. Kita harus menghormati dan menyayangi para lansia,” tandas Tri.

Kunker di Ambon Ketum TP-PKK Salurkan Sejumlah Bantuan

0

Ambon, MALUKU.News – Ketua Umum Tim Penggerak PKK Pusat, Ny. Tri Tito Karnavian menyalurkan sejumlah bantuan ketika melakukan kunjungan kerjanya di Kota Ambon, Provinsi Maluku, Kamis (10/10/2022) yang dipusatkan di Tribun Lapangan Merdeka, Ambon.

Isteri Mendagri Tito Karnavian itu didampingi Ketua TP PKK Provinsi Maluku, Widya Pratiwi Murad saat menyerahkan bantuan paket sembako yang diperuntukan kepada lansia, balita, ibu hamil, penyandang disabilitas. Bantuan peralatan UKS kepada para siswa serta mesin pemanfaatan sabut kelapa kepada penerima manfaat dan bantuan Obgyn Bed.

Tak hanya itu, Ny Tri Tito Karnavian juga meyerahkan dokumen administrasi kependudukan yang diterima secara simbolis oleh Fatimah Madilis, Christinus dan Diandra, penyerahan buku nikah, kartu keluarga, akte kelahiran, Kartu Identitas Anak (KIA), KTP-el pemula dan bantuan secara simbolis rompi kader PKK muda.

Pada kesempatan itu, Ny. Tri Tito Karnavian berkesempatan meninjau
stand Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K). Stand usaha milik Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku Barat Daya, KKT, Buru Selatan, SBT, Buru, Kota Ambon, Kota Tual, Maluku Tengah, SBB dan Kepulauan Aru itu, menjajakan produk khas daerah masing-masing.

Saat memberikan sambutannya, Ny. Tri Tito Karnavian mengatakan kunjungan kerja ke Maluku merupakan kewajiban. Meskipun terletak di Timur Indonesia, Maluku tetap menjadi perhatian. Mengingat, kader TP-PKK yang ada di Maluku adalah kader pembangunan yang bekerjasama dengan pemerintah saat melaksanakan program kerja.

“Kehadiran kami disini tak lain adalah ingin berbagi dengan masyarakat yang ada di Maluku. Dan yang terpenting kami mengharapkan bantuan ini memberikan motivasi kepada kepengurusan PKK dimanapun berada untuk memberikan atensi kepada masyarakat rentan yang menjadi target dalam penerima manfaat dari program ini,” katanya.

Untuk itu, berharap jajaran TP-PKK kabupaten/kota yang hadir, untuk selalu memprioritaskan kebutuhan dasar masyarakat. Menurutnya,
TP PKK memiliki peran penting dalam memberikan edukasi dan motivasi dalam setiap kegiatannya demi menciptakan keluarga yang sehat di lingkungan masyarakat. Oleh sebab itulah peran PKK di setiap Pokja harus lebih dimantapkan lagi.

“Sebenarnya program kerja itu tidak usah muluk-muluk. Cukup memprioritaskan kebutuhan masyarakat setempat yang sejalan dengan program kerja pemerintah daerah. Dengan begitu akan sinkron nanti kerjasamanya,” pungkas Tri.

Semenara itu, Ketua TP-PKK Maluku, Ny. Widya Pratiwi Murad mengucapkan selamat datang kepada Ketum TP PKK Ny Tri Tito Karnavian dan rombongan.
Isteri Gubernur Maluku ini mengapresiasi TP-PKK pusat, memilih provinsi Maluku sebagai tempat kunjungan kerja sekaligus meninjau langsung program kegiatan TP-PKK Maluku dan menyerahkan beberapa paket bantuan kepada masyarakat Kota Ambon.

“Sebagai daerah kepulauan, memungkinkan Maluku kaya sumber daya alam laut, juga kaya pangan lokal seperti sagu dan umbi-umbian. Maluku juga terkenal sebagai provinsi penghasil rempah-rempah seperti cengkeh dan pala yang berkualitas tinggi,” kata Widya.

Ia berujar, sebagia mitra pemerintah daerah, TP-PKK Maluku ikut mendukung berbagai program pembangunan seperti menurunkan prevalensi Stunting / angka kematian ibu dan anak melalui revitalisasi Posyandu dan memerangi Buta Aksara lewat Literasi Anak Usia Sekolah.

“Berbagai kegiatan inovatif juga dilakukan TP-PKK kabupaten/kota seperti melakukan revitalisasi kelompok dasawisma, bursa inovasi desa yang melalui perubahan di desa lewat PKK dan berbagai inovasi lainnya,” ujar Widya.

Namun demikian, pihaknya tetap berharap akan arahan dari TP-PKK pusat. Mengingat, kedepan akan semakin berat tantangan karena adanya tuntutan era globalisasi dan persaingan yang semakin kompetitif. Pesatnya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi, mengharuskan kader TP-PKK untuk meningkatkan kontrol pada anak-anak dan keluarga agar ancaman “Salah pergaulan” dapat diantisipasi.

“Kondisi wilayah dan geografis Maluku membutuhkan kerja keras dan cerdas, sehingga pelayanan PKK dapat dirasakan hingga ke pelosok negeri. Kami yakin, TP-PKK provinsi dan kabupaten/kota tidak berjuang sendiri. Kedatangan TP-PKK pusat, menjadikan penyemangat dan motivasi untuk terus bekerja dan bermitra dengan berbagai komponen masyarakat lainnya, sehingga mampu mempercepat terwujudnya kesejahteraan keluarga di Provinsi Maluku,” tutup Widya.

Di tempat yang sama, Penjabat Sekretaris Daerah Maluku Sadali Ie berharap, kunjungan kerja TP-PKK pusat ke Maluku bisa mempererat kerjasama perihal program pembangunan pemerintah daerah, dalam rangka pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga.

“Mari kita bekerjasama, melakukan upaya pemberdayaan keluarga dan masyarakat khususnya peran perempuan melalui implementasi 10 program pokok PKK bagi kepentingan kesejahteraan keluarga dan masyarakat,” kata Sekda.

Usai peninjauan, Ny. Tri Tito Karnavian didampingi Ny. Widya Pratiwi Murad dan rombongan beranjak menuju Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Maluku untuk penyerahan peralatan sekolah dan buku cerita anak dari Ketum TP-PKK pusat kepada anak-anak sekolah.

Kunjungan kerja hari ini, kemudian diakhiri dengan peninjauan stand produk UMKM di Kantor Dekranasda Provinsi Maluku. Stand ini memajang pakaian khas daerah, kain tenun, cimilan dan sejumlah pernak-pernik dari kabupaten/kota se-Maluku.

Ketua Umum TP-PKK Tiba di Bandara Pattimura Ambon

0

Ambon, MALUKU.News – Ketua Umum Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), Ibu Tri Suswati Tito Karnavian bersama rombongan TP PKK Pusat, Kamis (10/11/2022) pagi, tiba di Bandara Internasional Pattimura, Ambon, Provinsi Maluku.

Kedatangan isteri Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Tito Karnavian ini disambut Ketua TP-PKK Maluku, ibu Widya Pratiwi Murad dan Penjabat Sekda Maluku Sadali Ie beserta jajaran TP PKK Provinsi Maluku.

Dijadwalkan selama berada di Kota Ambon, Ketum TP PKK didampingi Ketua TP PKK Provinsi Maluku, Widya Pratiwi Murad akan menghadiri sejumlah kegiatan, diantaranya penyerahan buku nikah, kartu keluarga (KK), akte kelahiran, Kartu Identitas Aanak (KIA), KTP elektronik pemula dan bantuan secara simbolis berupan paket sembilan bahan pokok (sembako), peralatan usaha UP2K PKK, Obgyn bed, rompi kader PKK muda dan perlengkapan UKS) serta peninjauan pameran UP2K PKK dan IVA Test, berlokasi di Tribun Lapangan Merdeka, Ambon.

Selain itu, peninjauan Pojok Baca Anak Jalanan di Kantor Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Maluku dan melihat Pengolahan Mie berbahan dasar Sagu di Kantor Dekranasda Provinsi Maluku.