Ambon, MALUKU.News – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Maluku, meminta kepada masyarakat, khususnya masyarakat Maluku Tenggara, agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial supaya terhindar dari berita bohong atau hoaks.
Hal ini disampaikan, Anggota Komisi I Mumin Refra saat diwawancara awak media, di Ambon, Rabu (16/11/2022)
“Baik segala informasi harusnya dapat di saring terlebih dulu, sebelum nanti informasinya dibagikan supaya dapat mencegah berita hoaks,” katanya
Dirinya berharap agar semua elemen masyarakat bisa dapat menahan diri agar bersama-sama dapat saling membahu dan bergotong royong dalam menciptakan suasana yang lebih kondusif.
“Kepada pemerintah daerah agar dapat menjadi fasilitator yang baik dari semua pihak yang bertikai, para korban juga semoga dapat diberikan pelayanan yang mumpuni,”terangnya.
Sementara itu, dirinya meminta kepada Pemerintah serta TNI dan Polri bersama-sama dengan seluruh elemen masyarakat agar dapat mencari solusi dan format yang baik guna mendapat solusi yang tepat.
“Jadi untuk para pemangku pemerintahan agar dapat mencari langkah-langkah yang lebih cepat guna mendapatkan semua solusi terhadap pemulihan konflik di daerah Kei Besar,”jelasnya
Sekali lagi, dirinya menghimbau kepada siapapun, entah itu individu maupun pemuda agar lebih bijaklah dalam bersosial media.
“Marilah sharing berita-berita yang lebih menyejukkan yang dimana dapat di pahami oleh masyarakat, agar tidak dapat menimbulkan gejolak baru, pungkasnya,”



