Beranda blog Halaman 39

Kemenkes Kucurkan Rp190 Miliar untuk Peningkatan RSUD Maren Kota Tual

0

Jakarta, Maluku.news – Pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan RI mengalokasikan anggaran sebesar Rp190 miliar untuk mendukung peningkatan status Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Maren Hi. Noho Renuat di Kota Tual dari Tipe D menjadi Tipe C.

Komitmen tersebut disampaikan langsung dalam audiensi antara Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tual terpilih, Akhmad Yani Renuat dan Amir Rumra, dengan Wakil Menteri Kesehatan RI, di Kantor Kemenkes RI, Jakarta, Selasa (18/2/2025).

Dari total anggaran tersebut, Rp170 miliar dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur, dan Rp20 miliar untuk pengadaan alat kesehatan (alkes) sebagai bagian dari upaya memperkuat layanan kesehatan di wilayah kepulauan itu.

Dalam pertemuan tersebut, turut hadir Asisten I Setda, Kepala Dinas Kesehatan, serta Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Tual.

Wali Kota Tual terpilih, Akhmad Yani Renuat, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh pemerintah pusat dan menegaskan bahwa peningkatan status RSUD Maren merupakan langkah strategis untuk menjawab kebutuhan layanan kesehatan masyarakat yang semakin kompleks.

“Ini adalah bentuk perhatian nyata pemerintah pusat terhadap daerah kepulauan. Kami berkomitmen untuk memastikan pembangunan dan pengadaan alkes ini benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Langkah ini sekaligus menandai penguatan infrastruktur layanan publik di Kota Tual, khususnya di bidang kesehatan, dan menjadi bagian dari program prioritas kepemimpinan baru periode 2025–2030.

Pj Wali Kota Lepas Kontingen Pesparawi Ambon dengan Harapan Juara

0

Ambon, Maluku.news – Semangat rohani dan seni kembali menggema dari jantung Kota Ambon. Penjabat (Pj) Wali Kota Ambon, Dominggus Nicodemus Kaya, secara resmi melepas kontingen Kota Ambon untuk mengikuti Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) XI tingkat Provinsi Maluku. Acara pelepasan yang berlangsung di Gereja Maranatha, Jumat (14/2/2025), penuh haru dan sukacita.

Sebanyak 226 orang, terdiri dari 200 peserta dan 26 official, akan mewakili Kota Ambon dalam 11 kategori lomba, mulai dari vokal solo anak hingga paduan suara dewasa campuran.

Dalam sambutannya, Kaya menyampaikan harapan besar agar Kota Ambon mampu mempertahankan gelar juara umum, yang telah diraih dalam dua edisi terakhir Pesparawi tingkat provinsi.

“Ini bukan sekadar lomba. Ini adalah pujian, ini adalah pelayanan, dan bentuk nyata dari persaudaraan iman kita di Maluku,” tegas Kaya.

Ia mengingatkan seluruh kontingen agar menjaga sikap rendah hati, menjunjung sportivitas, dan menyanyikan lagu-lagu pujian dengan hati yang tulus. Sebagai tuan rumah, Kota Ambon memiliki keunggulan strategis, namun menurut Kaya, iman dan ketulusan tetap menjadi modal utama.

“Sebagai tuan rumah, kita punya keunggulan moral dan teknis—akses lebih mudah, stamina peserta terjaga. Tapi yang utama, kita harus menyanyi dengan hati yang murni. Kalau itu kita pegang, kemenangan bukan lagi tujuan, tapi buah dari iman,” ujarnya.

Optimisme juga disampaikan Ketua Kontingen, Moritz L. Tamaela, yang menyatakan bahwa para peserta telah menjalani latihan intensif selama berbulan-bulan.

“Kami datang bukan hanya membawa suara, tapi juga membawa doa dan semangat seluruh warga Kota Ambon. Kami siap tampil maksimal dan menjaga nama baik kota ini,” tandas Tamaela.

Dalam momen simbolis, Pj Wali Kota menyerahkan Pataka Kota Ambon kepada Ketua LPPD Kota Ambon, Pdt. Jacob Lailossa, yang kemudian meneruskannya kepada Ketua DPRD Kota Ambon sekaligus Ketua Kontingen, Moritz L. Tamaela.

Acara pelepasan ditutup dengan penampilan paduan suara remaja dan doa bersama lintas denominasi, sebagai wujud persatuan iman dan budaya.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris Kota Ambon yang juga Ketua Panitia Pesparawi, Robby Sapulette, Ketua TP-PKK Kota Ambon, para Ketua Klasis se-Kota Ambon, serta sejumlah pejabat Pemkot lainnya.

Dengan semangat “Ambon Kota Musik Dunia”, kontingen Pesparawi Kota Ambon diharapkan tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi juga mempersembahkan harmoni iman yang mempererat toleransi dan kebersamaan di Tanah Maluku.

Komisi I DPRD Maluku Terus Dalami Sengketa Lahan Desa Waiheru

0

Ambon, Maluku.news – Komisi I DPRD Maluku terus mendalami sengketa lahan di Waiheru yang melibatkan pemilik lahan, Abdul Kadir Maesella, dan Balai Pengelolaan Sumber Daya Informasi dan Penerangan (BPSDIP).

Hingga saat ini, belum ada gugatan resmi yang diajukan oleh pihak terkait, namun komunikasi antara pemilik lahan dan BPSDIP belum menemukan titik terang,”ujar Anggota komisi I DPRD Maluku Mouren Vivian Haumahu kepada wartawan, Kamis (13/02/25)

Dia, mengungkapkan bahwa pihaknya masih menunggu hasil rapat evaluasi sebelum menentukan langkah lebih lanjut.

Menurutnya nanti setelah rapat dengar pendapat, baru kami dari Komisi I memberikan solusi, tergantung dari hasil agenda rapat tersebut,”

Apalagi saat ini, surat-surat yang masuk ke Komisi I untuk tahun 2025 masih dalam proses penanganan. “Komisi I baru aktif di 2025, jadi mungkin surat-surat tersebut bisa ditanyakan lebih lanjut ke staf komisi,” tambah Haumahu.

Selain kasus di Waiheru, Komisi I juga telah menangani beberapa agenda lain, termasuk dari wilayah Seram Bagian Barat (SBB), yang saat ini masih dalam tahap pembahasan internal.

Meski begitu ke depan, mekanisme proses penyelesaian akan mengikuti prosedur yang berlaku. “Hasil rapat akan dievaluasi lagi secara internal, apakah persoalan ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan atau akan dinaikkan ke gugatan hukum,” jelasnya.

Sementara itu, BPSDIP hingga kini belum dapat menunjukkan bukti kepemilikan lahan yang digunakan untuk pembangunan gedung di lokasi sengketa. Hal ini menjadi salah satu faktor yang memperumit penyelesaian kasus tersebut.

Komisi I DPRD Maluku berkomitmen untuk terus mengawal kasus ini agar dapat menemukan solusi terbaik bagi semua pihak yang terlibat.

Jelang Ramadan, Pemkot Ambon Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil

0

Ambon, Maluku.news – Menyambut bulan suci Ramadan dan Idulfitri 2025, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon bergerak cepat memastikan ketersediaan bahan pokok dan kestabilan harga di pasar. Hal ini ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang digelar di Ruang Vlissingen, Balai Kota Ambon, Kamis (13/2/2025).

Rapat dipimpin langsung oleh Penjabat Wali Kota Ambon, Dominggus Nicodemus Kaya, didampingi Sekretaris Kota Ambon Robert Sapulette, serta dihadiri jajaran pimpinan OPD, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku Muhamad Latief, dan para distributor serta pelaku usaha bahan pokok di Ambon.

“Ini bukan sekadar rutinitas menjelang hari besar keagamaan,” tegas Kaya. “Kami ingin pastikan stok cukup, harga terjangkau, dan distribusi berjalan lancar. Ramadan tinggal selangkah lagi, dan kita tidak boleh lengah.”

Rapat tersebut merumuskan langkah konkret berbasis strategi 4K: Ketersediaan pasokan, Keterjangkauan harga, Kelancaran distribusi, dan Komunikasi efektif. Kaya menegaskan bahwa semua unsur pemerintah dan swasta harus meningkatkan koordinasi untuk menjaga stabilitas harga, terutama saat permintaan meningkat.

“Monitoring lapangan harus diperkuat. Jangan sampai masyarakat kesulitan hanya karena kita tidak antisipatif,” tegasnya.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku, Muhamad Latief, menyampaikan dukungannya terhadap langkah cepat yang dilakukan Pemkot Ambon. Ia mengingatkan agar perhatian juga diarahkan pada potensi gangguan distribusi menjelang libur panjang.

“Keseimbangan antara kepentingan produsen dan konsumen harus terus dijaga. Libur panjang bisa berdampak pada suplai barang. Karena itu, komunikasi dan antisipasi menjadi sangat penting,” ujarnya.

Untuk itu, Pemkot Ambon bersama TPID akan menggelar inspeksi pasar, memantau jalur distribusi, serta memperkuat komunikasi dengan para pelaku usaha guna mencegah lonjakan harga akibat inflasi musiman.

“Harapan kami sederhana: masyarakat Kota Ambon dapat menjalani Ramadan dan Idulfitri dengan damai, aman, dan tidak terbebani oleh harga kebutuhan pokok yang melonjak,” pungkas Dominggus.

Langkah proaktif ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Ambon dalam menjaga kestabilan ekonomi lokal, sekaligus melindungi daya beli masyarakat, khususnya menjelang hari-hari besar keagamaan yang kerap memicu gejolak harga di pasar.

Warga Kota Ambon Kini Bisa Periksa Kesehatan Gratis Saat Berulang Tahun

0

Ambon, Maluku.news – Inovasi pelayanan kesehatan terus dikembangkan Pemerintah Kota Ambon. Mulai Februari 2025, Dinas Kesehatan Kota Ambon resmi meluncurkan program pemeriksaan kesehatan gratis berbasis hari ulang tahun bagi seluruh warga. Layanan ini diberikan secara menyeluruh sesuai kelompok usia dan tersedia di seluruh puskesmas di Ambon.

Program ini merupakan bagian dari kebijakan nasional yang diinisiasi Kementerian Kesehatan dan mulai diterapkan di Ambon sejak 10 Februari 2025, ditandai dengan pelaksanaan perdana di Puskesmas Benteng.

“Pemeriksaan ini gratis dan sangat penting untuk deteksi dini penyakit. Jangan tunggu sakit dulu baru datang ke puskesmas,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, Wendy Pelupessy, saat diwawancarai Kamis (13/2/2025).

Pelupessy menegaskan bahwa program ini bukan sekadar bentuk perayaan ulang tahun, tetapi langkah preventif strategis untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini dan pemantauan kesehatan.

Jenis pemeriksaan yang diberikan disesuaikan dengan usia. Bayi usia kurang dari dua hari akan mendapatkan enam jenis pemeriksaan, anak-anak pra-sekolah tujuh jenis, dan orang dewasa lebih lengkap lagi. Untuk lansia, pemeriksaan disesuaikan dengan kondisi kesehatannya masing-masing.

“Item pemeriksaannya lengkap dan tidak main-main. Mulai dari mata, telinga, tekanan darah, lingkar perut, berat badan, gigi dan mulut, hingga skrining kanker serviks, kanker payudara, kanker usus, dan hepatitis B,” paparnya.

Program ini terintegrasi dengan aplikasi Satu Sehat, di mana warga yang berulang tahun akan terlebih dahulu mengisi kuesioner mandiri sebelum datang ke puskesmas. Data yang diinput akan dipantau oleh petugas kesehatan untuk mengetahui status kesehatan warga secara spesifik.

“Petugas puskesmas dapat langsung mengetahui kondisi warga, termasuk penderita hipertensi, diabetes, dan penyakit lainnya di wilayah kerja mereka,” tambah Pelupessy.

Tak hanya menyasar masyarakat umum, layanan ini juga menjangkau pelajar melalui kerja sama antara Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan Kota Ambon. Pemeriksaan dilakukan di sekolah dan hasilnya akan tercatat dalam dokumen kesehatan siswa sebagai bagian dari skrining massal berkala.

Pelupessy memastikan seluruh puskesmas di Ambon telah siap menjalankan layanan ini. “Kami sudah siapkan SDM dan peralatan di semua puskesmas. Tinggal datang saat ulang tahun dan nikmati layanan ini,” ujarnya.

Menurutnya, momentum ulang tahun kini tak hanya menjadi perayaan, tapi juga kesempatan emas untuk investasi kesehatan.

“Ini tentang membangun budaya hidup sehat. Semakin dini kita tahu kondisi tubuh, semakin mudah untuk mencegah penyakit. Ulang tahun sekarang jadi momen penting untuk periksa kesehatan,” pungkas Wendy Pelupessy.

Komisi III DPRD Maluku Bakal awasi Ketat Penggunaan APBN-APBD

0

Ambon, Maluku.news – Komisi-komisi di DPRD Provinsi Maluku, dalam waktu dekat melakukan pengawasan realisasi program dan kegiatan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang didanai APBN, APBD, dan sumber pembiayaan lain tahun anggaran 2024 di 11 Kabupaten dan Kota.

Karena itu, untuk memastikan proses pengawasan program dan kegiatan berjalan maksimal, Komisi III DPRD Provinsi Maluku, menggelar rapat dengan mitra komisi yang membidangi ekonomi dan infrastruktur itu, Kamis (13/02/25).

Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Maluku, Mumin Refra, ketika memimpin rapat mengatakan, proses pegawasan yang dilakukan pihaknya mengawasi program dan kegiatan fisik dan non fisik.

“Jadi tidak semua program dan kegiatan di mitra fisik semua. Kalau di Biro Organisasi itu non fisik, jadi bukan fisik saja kita awasi,”kata Refra.

Salah satu anggota Komisi III, La Nyong berharap, program yang tangani disampaikan terperinci kepada pihaknya mana saja program yang jalan dan tidak jalan. Nah, kalau tidak jalan misalnya, penyebabnya apa,”tanya politisi PDIP itu.

Tak hanya itu dia mengigatkan, soal hutang pihak ketiga yang tak kunjung dibayarkan.”Nah, ini yang harus dibicarakan bersama. Jangan sampai terjadi persoalan kedepan. Ekskutif dan legislatif harus bersinergi berjalan bersama-sama,”ingatnya.

Semenrara itu, anggota Komisi III, Reza Mony mengatakan,sudah pasti laporan pimpinan OPD program dan kegiatan yang ditangani semuanya lancar.

“Tapi, kita pasti mendapat laporan dari maayarakat program dan kegiatan berjalan belum maksimal,”pungkasnya

Pelantikan Wali Kota Ambon di Jakarta, Pemkot Siapkan Rp80 Juta

0

Ambon, Maluku.news – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon mengalokasikan anggaran sebesar Rp80 juta untuk mendukung pelaksanaan resepsi pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ambon terpilih, Bodewin Wattimena dan Ely Toisuta, yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta, 20 Februari 2025.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bagian Pemerintahan Kota Ambon, Alfian Lewenussa, saat ditemui di Balai Kota Ambon, Rabu (12/2/2025). Ia menyebut, anggaran tersebut difokuskan untuk makan dan minum dalam acara resepsi pelantikan.

“Anggaran Rp80 juta hanya untuk makan-minum resepsi pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota di Jakarta. Tidak termasuk biaya pakaian dinas dan atribut pelengkap,” jelas Lewenussa.

Ia menambahkan, untuk pakaian dinas pelantikan, Pemkot juga menyiapkan anggaran terpisah, termasuk untuk keperluan seragam resmi kepala daerah, dengan perkiraan biaya mencapai Rp15 juta.

Acara resepsi pelantikan ini akan dihadiri oleh keluarga inti pasangan kepala daerah terpilih, kolega dekat, dan tokoh masyarakat. Diketahui, pelantikan kepala daerah dari berbagai kabupaten/kota di Indonesia akan dilakukan secara serentak di Jakarta, di bawah koordinasi Kementerian Dalam Negeri.

“Lokasi resepsi satu tempat dengan daerah lain, karena pelantikan kepala daerah kali ini terpusat di Jakarta,” ujar Lewenussa.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Ambon resmi menetapkan Bodewin Wattimena dan Ely Toisuta sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ambon terpilih periode 2025–2030, dalam rapat pleno terbuka yang berlangsung di Hotel Santika Ambon, Kamis malam (6/2/2025).

Penetapan tersebut mengacu pada Surat Keputusan KPU Kota Ambon Nomor 431 Tahun 2024 dan memperkuat Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 246/PHPU.WAKO-XXIII/2025.

“Pasangan nomor urut 2, Bodewin-Ely, meraih 67.131 suara atau 41,49 persen dari total suara sah,” jelas Ketua KPU Kota Ambon, Kaharudin Mahmud.

Pasangan dengan tagline “BETA Par Ambon” itu unggul dari tiga pasangan lainnya dalam Pilkada Kota Ambon 2024. Mereka mengalahkan pasangan Jantje Wenno–Syarief Bakri Assyatri (55.877 suara), Agus Ririmasse–Novan Liem (31.018 suara), serta M. Tadi Salampessy–Emilih Luhukay (7.766 suara).

Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Pemkot Ambon berharap pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih dapat berlangsung lancar dan menjadi awal dari masa pemerintahan yang membawa perubahan positif bagi warga Kota Ambon.

Tenaga Honorer Ambon Tetap Digaji hingga Resmi Diangkat Jadi P3K

0

Ambon, Maluku.news – Pemerintah Kota Ambon memastikan seluruh tenaga honorer tetap bekerja dan digaji hingga proses pengangkatan mereka sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) rampung. Kepastian ini disampaikan Penjabat Wali Kota Ambon, Dominggus Nicodemus Kaya, saat memberikan keterangan kepada wartawan di Ruang Rapat Vlissingen, Balai Kota Ambon, Selasa (11/2/2025).

Kaya menjelaskan bahwa proses pengangkatan tenaga honorer ke dalam skema P3K akan dilakukan dalam dua tahap, yakni pemberkasan dan ujian seleksi yang dijadwalkan berlangsung pada bulan April 2025.

“Sampai mereka resmi diangkat sebagai P3K, tenaga honorer tetap akan dibayar dan bekerja seperti biasa. Ini sesuai dengan arahan Kementerian PAN-RB dan BKN,” ujar Kaya.

Ia menambahkan, anggaran untuk menggaji tenaga honorer masih dibebankan kepada Pemerintah Kota Ambon hingga status kepegawaiannya secara resmi beralih ke P3K. Setelah pengangkatan, penggajian para tenaga P3K akan dialihkan ke sistem dan lokasi anggaran yang telah ditentukan oleh pemerintah pusat.

Kebijakan ini, kata Kaya, bertujuan memberikan kepastian dan ketenangan kerja bagi para tenaga honorer yang selama ini mengabdi di berbagai sektor pelayanan publik, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga administrasi pemerintahan.

“Ini bagian dari kebijakan nasional untuk menyelesaikan status tenaga honorer yang akan dihapus pada 2025. Jadi tidak ada yang perlu khawatir. Proses ini tetap berjalan, dan mereka akan mendapatkan haknya,” tegasnya.

Pemerintah pusat telah menetapkan penghapusan status tenaga honorer secara nasional pada tahun 2025 dan menggantinya dengan skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) sebagai bentuk penyederhanaan birokrasi dan peningkatan kesejahteraan pegawai non-ASN.

Dominggus berharap, seluruh tenaga honorer tetap semangat dan mempersiapkan diri menghadapi proses seleksi mendatang.

“Kami berharap seluruh tenaga honorer siap mengikuti proses seleksi dan tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya.

Pemkot Ambon dan Kejari Perpanjang MoU Perkuat Akuntabilitas Pemerintahan

0

Ambon, Maluku.news – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Ambon resmi memperpanjang kerja sama hukum melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang digelar di Aula Vlissingen, Balai Kota Ambon, Selasa (11/2/2025). Penandatanganan ini menegaskan komitmen kedua pihak dalam memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan kepastian hukum dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Penjabat Wali Kota Ambon, Dominggus N. Kaya, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pendampingan dan pengawalan hukum oleh Kejari Ambon sangat penting untuk memastikan setiap kebijakan dan program pemerintah berjalan sesuai aturan yang berlaku.

“Dengan adanya kerja sama ini, Pemkot Ambon dapat lebih hati-hati dalam mengambil kebijakan, serta menghindari potensi penyimpangan hukum. Ini bukan sekadar kerja sama administratif, tapi ikhtiar bersama untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih,” ujar Kaya.

Ia menekankan bahwa perpanjangan MoU ini menjadi momentum memperkuat solidaritas antarlembaga dan mempererat sinergi antara eksekutif dan yudikatif dalam membangun pelayanan publik yang lebih baik.

“Harapan kami, kerja sama ini terus membawa dampak positif bagi masyarakat. Pemerintahan yang kuat adalah pemerintahan yang menjunjung tinggi tanggung jawab hukum dan etika publik,” tandas Kaya.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Ambon, Ardiansyah, dalam sambutannya menegaskan bahwa perpanjangan MoU ini bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk nyata dari sinergi berkelanjutan antara Kejari dan Pemkot dalam penegakan hukum.

“Selama ini kami telah mendampingi Pemkot Ambon dalam berbagai aspek hukum, baik perdata maupun tata usaha negara. Ke depan, pendampingan ini akan kami perkuat agar manfaatnya lebih dirasakan oleh masyarakat,” jelasnya.

Ardiansyah menambahkan, peran Kejari Ambon meliputi pemberian pertimbangan hukum, pendampingan litigasi dan non-litigasi, hingga pengawalan terhadap proyek strategis pemerintah, BUMN, BUMD, dan lembaga-lembaga lain di lingkungan Pemkot.

Ia juga mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2024, kinerja bidang Perdata dan Tata Usaha Negara Kejari Ambon mengalami peningkatan signifikan, baik dalam penyelesaian perkara maupun pemberian pendampingan kepada dinas-dinas terkait.

“Kami ingin Kejari menjadi mitra strategis yang bukan hanya menindak, tetapi juga mencegah pelanggaran hukum melalui pendekatan dialogis dan edukatif,” pungkas Ardiansyah.

Penandatanganan MoU ini diharapkan memperkuat peran hukum sebagai fondasi dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik yang profesional di Kota Ambon.

Cuaca Ekstrem Landa Tual, Pj Wali Kota Imbau Warga Prioritaskan Keselamatan

0

Tual, Maluku.news – Penjabat (Pj) Wali Kota Tual, Affandy Hasanusi, mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem yang tengah melanda wilayah Maluku, termasuk Kota Tual.

Dalam pernyataannya kepada wartawan di Tual, Senin (10/2/2025), Affandy menekankan pentingnya keselamatan dalam beraktivitas, baik di laut maupun di darat. Ia mengingatkan masyarakat untuk selalu memantau informasi resmi dari instansi terkait sebelum melakukan kegiatan sehari-hari.

“Kami mengajak masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati, terutama saat beraktivitas di laut. Utamakan keselamatan jiwa agar hasil tangkapan maupun olahan dapat sampai dengan selamat, begitu juga para pelakunya,” ujarnya.

Affandy juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan bagi para aparat dan tim penyelamat dalam menjalankan tugas kemanusiaan di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.

“Kami mengapresiasi respons cepat Basarnas, BPBD, serta TNI dan Polri dalam membantu korban terdampak cuaca ekstrem, khususnya di wilayah perairan. Semoga sinergi ini terus terjaga untuk meminimalkan risiko bencana ke depannya,” lanjutnya.

Pemerintah Kota Tual terus memantau perkembangan situasi dan mengimbau masyarakat agar tetap waspada, tidak panik, dan mengikuti arahan resmi demi mencegah terjadinya korban jiwa maupun kerugian material.