Beranda blog Halaman 257

Wagub Orno – Forkopimda Maluku Kunjungi Negeri Kariuw

0

Ambon, MALUKU.News – Wakil Gubernur Barnabas Orno bersama Forkopimda Maluku mendatangi Negeri Kariuw, Kamis (27/1/2022).

Wagub dan rombongan didampingi Bupati Maluku Tengah Abua Tuasikal.

Kedatangan Wagub berserta rombongan guna melihat situasi terakhir di negeri tersebut dan juga membawa sejumlah bantuan.

Setibanya di sana, rombongan melihat kondisi rumah warga yang terbakar akibat konflik serta gedung gereja Eben Hezer yang masih utuh padahal ramai diberitakan terbakar.

Orno mengatakan, kedatangan dirinya bersama Forkopimda ke Kariuw dikarenakan semua orang Maluku itu Basudara.

“Semua orang Maluku adalah orang basudara. Semoga saja kedua pihak yang bertikai karena satu dan lain hal bisa kembali melihat ke belakang soal hubungan-hubungan persaudaraan yang dibingkai dengan Pela Gandong dan Sagu Salempeng di Patah Dua,” ucapnya.

Wagub juga menyampaikan, dirinya bersama Forkopimda akan melakukan pertemuan dengan semua tokoh masyarakat yang ada di Pelauw, Ori dan Kariuw.

Pada kesempatan itu, Pangdam Pattimura Mayjen TNI Richard Tampubolon menyampaikan, pertikaian tidak membawa keuntungan yang berarti.

Ia berharap masyarakat dapat menahan diri dari aksi provokasi yang mengacaukan situasi.

“Masyarakat bisa menjaga keutuhan kedamaian dua negeri sehingga bisa menangkal isu-isu hoax yang hanya memprovokasi dan yang melunturkan kebersamaan orang Basudara di negeri Kariuw dan Ori serta Pelauw,” imbuh Pangdam.

Lanjut dia, pihaknya akan melakukan langkah-langkah berdasarkan skala prioritas.

“Hal ini sebagai bentuk kehadiran negara untuk menuntaskan permasalahan yang dihadapi masyarakat saat ini dan kehadiran Forkopimda juga dapat memberikan solusi bagi daerah-daerah yang sedang dilanda permasalahan,” tegasnya.

Pangdam berharap seluruh perangkat negeri, tokoh masyarakat , tokoh agama serta seluruh elemen pemerintah daerah dan masyarakat bisa bekerja sama dalam menyelesaikan masalah tersebut .

Kapolda Maluku Irjen Pol. Lotharia Latif pada kesempatan itu juga menyampaikan, kehadiran negara untuk menyelesaikan masalah dan memberikan kedamaian serta solusi, sehingga diharapkan masyarakat bisa menjaga perdamaian .

“Dengan menjaga kedamaian dan kerukunan antar sesama sehingga bisa kembali menjalani kehidupan bermasyarakat secara normal dan hidup berdampingan,” harapnya.

Lanjut Kapolda, kehadiran Forkopimda dan Pemda guna mendata asset-aset yang rusak akibat kebakaran dan konflik juga mndta aset aset yang masih utuh.

Ditambahkan, pihaknya akan memperkuat keamanan baik dari TNI – Polri dengan harapan masyarakat ikut mendukung semua kegiatan yang dilaksanakan.

Turut serta dalam kunjungan, Kabinda Maluku Brigjen Jimy Aritonang, Danlantamal IX Ambon Brigjen (Mar) TNI Said Latuconsina, Danrem 151 Binaiya Brigjen TNI. Arnold Ritiauw dan Dandim 1504/Ambon dan Lease Kolonel Inf. Dominggu Soumokil.

Revitalisasi Pasar Mardika Ambon Mulai Dilaksanakan

0

Ambon, MALUKU.News – Gubernur Maluku Murad Ismail resmi meletakkan batu pertama (Ground Breaking) pembangunan gedung pasar Mardika, Kamis (27/1/2022).

Hal itu menandai dimulainya proyek revitalisasi senilai Rp.122, 6 miliar itu melalui pendanaan Multi Years Contract (MYC) APBN Tahun 2021-2023.

Pembangunan gedung pasar yang dikerjakan kontraktor pelaksana dari perusahaan BUMN PT. Wijaya Karya Bangunan Gedung dan manajemen konstruksi PT. Ciriajasa Cipta Mandiri ini memiliki luas 20.750 m², dengan konstruksi bangunan lima lantai.

Berdaya tampung sebanyak 1.840 unit untuk pedagang sayur ikan dan 1.086 unit kios untuk pedagang pakaian, elektronik dan lain-lain serta memiliki pengolahan limbah (IPAL) mandiri.

Pada kesempatan itu, Gubernur dalam sambutannya mengatakan, salah satu komitmen pemerintah di bidang perdagangan adalah memperkuat ekonomi kerakyatan dengan melakukan program pembangunan pasar rakyat.

Terkait hal tersebut, ia pun menyampaikan lima pesan penting.

Pertama, dirinya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo yang telah menyetujui usulan pembangunan Pasar Mardika, dan ditindaklanjuti Kementerian PUPR, Perdagangan dan Keuangan.

Kedua, ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Walikota Ambon, Richard Louhenapessy atas sinergitas dengan semua pihak, mulai dari tahap perencanaan hingga pembangunan pasar.

Ketiga, secara De Facto dan De Jure, jelas Gubernur, tanah maupun bangunan di Pasar Mardika adalah milik pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku, sehingga pengelolaannya akan diatur melalui mekanisme kerjasama antara Pemprov dan Pemerintah Kota Ambon.

Keempat, harap Gubernur, keberadaan bangunan pasar akan menjadi ikon yang memberi warna lain bagi wajah Kota Ambon dan Maluku di masa yang akan datang, serta menjadi sarana perdagangan dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Kelima, kepada semua pihak yang nantinya akan menikmati manfaat Pasar Mardika, Gubernur berharap, dapat mendukung pemerintan daerah dan seluruh pihak terkait dalam proses pembangunan pasar Mardika yang baru.

Sementara itu, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Maluku, Abdul Halil Kastela berharap pembangunan pasar dapat bermanfaat untuk kemajuan perekonomian dan menjadi kebanggaan Kota Ambon dan Maluku sebagai ikon destinasi wisata baru.

Mengingat, kawasan pasar merupakan pusat kegiatan ekonomi/bisnis berskala kota dan regional yang berada di Kota Ambon dan Maluku, juga kawasan Landmark yang mempunyai daya tarik sebagai tujuan rekreasi bagi wisatawan lokal.

“Wisatawan lokal bisa saja berasal dari Pulau Ambon maupun pulau di luar Pulau Ambon. Tujuannya ya untuk berwisata kuliner, pantai, seni musik dan budaya,” tutup Kastela.

Acara peletakkan batu pertama pembangunan pasar Mardika Ambon itu, dihadiri Plt. Sekda Maluku Sadali Ie, Walikota Ambon Richard Louhenapessy / Wakil Walikota Syarief Hadler, Kadis PUPR Maluku Muhamat Marasabessy dan sejumlah pimpinan OPD terkait lingkup Pemprov Maluku.

DPRD Maluku Ingatkan Pemda Dan Aparat Lakukan Pemulihan Pasca Konflik Ori – Kariuw

0

Ambon, MALUKU.News – DPRD Provinsi Maluku mengingatkan Pemerintah Daerah (Pemda) baik provinsi maupun kabupaten Maluku Tengah, termasuk aparat keamanan agar segera melakukan pemulihan terhadap masyarakat pasca konflik Kariuw – Ory, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah.

“Kami harap sangat agar pemulihan kondisi masyarakat segera dilakukan dan setelah kita menigiginkan agar konflik bisa ditangani dengan sebaik-baiknya,”pinta Ketua DPRD Maluku, Lucky Wattimury diruang kerjanya, rabu (26/01/2022).

Wattimury mengakui bersama pimpinan dewan lainnya sudah bertemu langsung dengan Kapolda guna membicarakan kebutuhan dan aktifitas masyarakat di kedua negeri, sehingga bisa ditangani secara baiki.

“Dalam pertemuan Kapolda mengaku sudah bisa mengambil langkah cepat dan terukur untuk menaganai peristwia dimaksud,”ucapnya.

Demikian juga Pemda Maluku, melalui Penjabat Sekda telah membahas upaya penanganan di kedua negeri bersama OPD dan tokoh agama.

Kepada masyarakat, Wattimury menghimbau agar tetap tenang, tidak terprovokasi dan terbuai dengan berita hoax yang beredar di media sosial, tetapi percayakan semaunya kepada aparat keamanan dalam menangani masalah ini.

“Karena itu mari kita ciptakan suasana damai diantara basudara, saling membantu sama lain, saling jaga dengan penuh kebersamaan, karena kita tahu maluku dikenal kuat dengan hidup orang basudara, karena itu harus dingunakan sebagai alat perekat untuk menjalin persatuan dan kesatuan,”ajaknya.

Pemda Maluku Siapkan Bantuan Bagi Warga Korban Konflik di Haruku

0

Ambon, MALUKU.News – Pemerintah Provinsi Maluku menggelar pertemuan dengan para tokoh agama terkait penanganan konflik di pulau Haruku, Rabu (26/1/2022).

Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat kantor Gubernur tersebut dihadiri Ketua Sinode Gereja Protestan Maluku (GPM) Pdt Elifas Maspaitella serta Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Maluku Abdul Manan Latuconsina.

Pertemuan tersebut dipimpin Pejabat Sekda Maluku Sadlie Ie.

Penjabat Sekda menyampaikan, Pemerintah daerah akan memberikan bantuan bagi masyarakat korban konflik tersebut.

“Sebelumnya kami sudah lakukan pertemuan dengan OPD guna mengantisipasi bantuan bagi saudara-saudara kita di Kariu. Dan pemerintah daerah siap memberikan dukungan dalam waktu singkat agar sebelum para pengungsi tiba, barang bantuan sudah ada,” ungkapnya.

Dikatakan Sadli, pertemuan ini juga untuk mengetahui kebutuhan masyarakat yang menjadi korban konflik. Sekaligus pula Pemda meminta bantuan aparat keamanan guna membantu menyalurkan bantuan agar dapat tiba tepat waktu.

“Sesuai arahan Gubernur, besok kami akan mendistribusikan sembako, tenda dan lain-lain yang akan dikoordinasikan dengan aparat keamanan dalam rangka memperlancar pendistribusian tersebut,” terangnya.

Penjabat Sekda menambahkan, pos pengamanan permanen akan didirikan pada perbatasan kedua negeri yakni Kariuw dan Ori.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Kabinda Maluku Brigjen Jimy Aritonang, sejumlah pimpinan OPD terkait seperti Dinas PUPR, Dinas Sosial, Dinas Perhubungan, Dinas PKP serta BPBD Provinsi Maluku.

ASN ESDM Maluku Berhasil Raih Gelar Doktor

0

Ambon, MALUKU.News – Satu lagi, Aparatur Sipil Negara (ASN) Lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Herfien Samalehu, berhasil meraih gelar Doktor di bidang Geologi Ekonomi.

Ia merupakan ASN pada Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Maluku, menjadi salah satu wisudawan Universitas Gadjah Mada (UGM) resmi mendapat gelar Doktoral yang dipimpin langsung oleh Rektor UGM, Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng, IPU, ASEAN Eng secara daring, Rabu (26/1/2022).

Dr. Herfien Samalehu, ST, M.Eng, memperoleh gelarnya setelah melalui Ujian Promosi Doktor di UGM pada tanggal 8 Oktober 2021.

Herfien dinyatakan lulus dan berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,95. Pria kelahiran Ambon, Provinsi Maluku, 18 Mei 1981 silam ini, meraih Doktor dan ini kali pertama bagi seorang ASN di Dinas ESDM Provinsi Maluku.

Geologi Ekonomi adalah jurusan selama menempuh pendidikan S3 di UGM, sebelumnya meraih gelar Program S-1 nya di Universitas Hasanuddin Jurusan Geologi dan berhasil lulus pada tahun 2005. Kemudian melanjutkan S2 di UGM dan lulus tahun 2013 Magister Pengelolaan Sumber Daya Air (MPSA) dan Kembali lagi ke UGM Program S3 dan berhasil meraih gelar Doktor Geologi Ekonomi hari ini, Rabu (26/1/2022).

Usai mengikuti wisuda, Herfien menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemerintah Provinsi Maluku yang telah memberikan dukungan anggaran melalui beasiswa bagi ASN yang akan melanjutkan Pendidikan.

“Saya bersyukur dengan perhatian Pemerintah Provinsi Maluku, hari ini saya telah meraih gelar Doktor. Ini berarti sumber daya aparatur di lingkup Pemerintah Provinsi Maluku semakin berkualitas,” ungkap Herfien.

Setelah berhasil meraih gelar Doktor, ia pun memiliki keinginan untuk mengembangkan sektor pertambangan, khususnya mineral logam mulia (emas) serta Nikel sebagai komoditas uggulan di Maluku untuk peningkatan PAD.

Selain itu, dirinya berkeinginan mendorong adanya eksplorasi Migas pada beberapa cekungan di Maluku yang belum di eksplorasi.

Tak hanya itu, Herfien yang pernah meraih penghargaan Juara 1 Teknisi eksplorasi mineral, Pusdiklat Geologi – Kementerian ESDM, Bandung 2010, berencana secara maksimal mendorong pembentukan Geopark (Taman bumi) Banda dan Seram di Maluku sebagai wisata inovasi unggulan yang diakui secara regional maupun international (UNESCO Global geopark) serta mendorong pengembangan sektor energi terbarukan (energi angin, arus laut dan geothermal) sebagai energi masa depan.

Sebagaiamana diketahui, sebelumnya, dalam sidang disertasi Herfien mengangkat tema judul “Geologi, Karateristik dan Mineralisasi Hidrotermal, Batuan Metamorf Kompleks Tehoru dan Taunusa di Pulau Seram-Indonesia ”suatu studi yang bertujuan untuk mengkaji kontrol geologi mineralisasi hidrotermal, karateristik fluida hidrotermal serta model genetic endapan cinnabar dan emas di Iha dan Luhu dan Tamilouw-Haya”.

Dalam isi disertasinya peraih predikat “Cum Laude” S1 dan S2 ini, menjelaskan, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kontrol geologi mineralisasi hidrotermal, karakteristik mineralisasi bijih, geokimia dan alterasi hidrotermal, karakteristik fluida hidrotermal serta model genetik endapan cinnabar dan emas di Iha – Luhu dan Tamilouw – Haya”.

“Saya memulai penelitian dengan kegiatan investigasi dilapangan (fieldwork) untuk pengambilan sampel, pemetaan geologi, alterasi dan mineralisasi serta dilanjutkan dengan analisis laboratorium yang meliputi petrografi, sayatan poles, geokimia bijih, geokimia batuan, kimia mineral dan elemental mapping, analisis jenis lempung serta inklusi fluida,” jelas Ketua Pengurus Daerah (Pengda) Ikatan Ahli Geologi Indonesia 2020 – 2023 ini.

Dalam penelitiannya, jelas Herfien, ia menemukan mineralisasi di Bukit tembaga, Iha – Luhu terdiri dari cinnabar (±metacinnabar), arsenopirit, stibnit, sfalerit, hematit, minor pirit±pirhotit dengan gangue terdiri dari kuarsa, illit, smektit dan kaolinit. Ia juga mengungkapkan bahwa bijih cinnabar mengandung kelimpahan Zn, Sb, Fe, As, menunjukan kehadiran logam mulia (Au) serta kandungan merkuri (Hg) sangat tinggi mencapai 72,4%. Dari Analisis inklusi fluida menunjukan bahwa pembentukan cinnabar di Bukit Tembaga antara 261-336o C dengan salinitas berkisar 0,70-4,65 wt.% NaCl.eq.

Disisi lain, endapan Tamilouw – Haya dicirikan dengan 3 jenis urat kuarsa/kuarsa±karbonat sebagai pembawa bijih (Ore – bearing fluids) yang sejajar dan memotong perlapisan batuan metamorf.

Berdasarkan karakteristik alterasi, mineralisasi serta fluida hidrotermal, Herfien kemudian menggolongkan endapan cinnabar dan emas di Iha – luhu dan Tamilouw – Haya sebagai endapan epigenetik pada zona epizonal – mesozonal selama orogenesa Seram (3,4 – 16 Juta tahun yang lalu).

“Dari hasil penelitian yang telah saya lakukan, ini sebagai tonggak awal penemuan emas dalam batuan metamorf di pulau Seram yang nantinya perlu dikembangkan dengan penelitian berkelanjutan yang lebih detail. Saya berharap dengan penelitian ini kedepan dapat menjadi investasi masa depan yang nantinya dapat meningkatkan pendapatan Asli Daerah di Maluku,” tandas Herfien.

Satu Anggota Polisi Dievakuasi Akibat Kena Tembak Saat Bentrokan Ori – Kariuw

0

Ambon, MALUKU.News – Satu anggota Polsek Pulau Haruku berinisial Briptu FH yang mengalami luka tembak telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Tantui Ambon guna menjalani perawatan medis.

“Kedua belah pipi korban tertembus peluru akibat perbuatan orang tak dikenal, ketika terjadi bentrokan antara warga Dusun Ori dan Kariuw, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah,” kata Kasubag Humas Polresta Pulau Ambon dan PP Lease, Iptu I. Leatemia di Ambon, Rabu (26/01/2022).

Menurut dia, Kapolresta Pulau Ambon Kombes Pol Raja Arthur Lumongga bersama Dandim 1504 Pulau Ambon, Kol (Inf) Ch. Soumokil saat ini juga telah melakukan kunjungan mendadak ke Pulau Haruku.

“Kalau menyangkut pengiriman pasukan keamanan untuk menambah kekuatan personel Polres Pulau Haruku sementara disiapkan,” ucap Leatemia.

Dia katakan, pertikaian antar warga dua desa bertetangga ini juga telah menyebabkan sejumlah rumah penduduk di Desa Kairu terbakar.

“Untuk laporan kronologis terjadinya pertikaian ini belum disampaikan pihak Polsek ke Maploresta,” ujarnya.

Seorang warga Desa Kariuw berinisial JL juga dilaporkan mengalami luka di bagian punggung oleh dua orang pelaku pada Selasa (25/1) dan sementara menjalani perawatan medis di RS Bhayangkara Tantui Ambon.

Bentrok Kariuw – Ory, Gubernur : Hentikan Konflik, Jangan Terpancing Isu Provokatif

0

Ambon, MALUKU.News – Gubernur Maluku, Murad Ismail mengimbau agar warga Desa Kariuw dan Ory di Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, untuk menahan diri dan tidak terpengaruh dengan isu-isu provokasi.

Ia meminta warga kedua desa menghentikan konflik kekerasan karena hanya merugikan kedua belah pihak.

Imbauan tersebut disampaikan Gubernur, menyusul bentrok yang terjadi antara kedua desa bertetangga itu, Rabu (26/1/2022).

Dia menegaskan, konflik yang terjadi jangan sampai digiring ke persoalan SARA karena itu hanya kesalah-pahaman terkait batas ulayat.

“Saya minta warga kedua desa itu bisa menahan diri, dan jangan terprovokasi,” kata Gubernur kepada pers, Rabu (26/1/2022).

Gubernur meminta agar warga segera menghentikan kesalah-pahaman yang terjadi dengan kekerasan karena semestinya dapat diselesaikan secara kekeluargaan, tanpa harus memakan korban jiwa dan harta benda hanya karena tidak mampu menahan diri dan mudah terpicu emosi sesaat.

“Karena itu, saya minta pertikaian ini dihentikan karena tidak ada yang diuntungkan, bahkan akan merugikan banyak pihak. Konflik di mana pun tak membawa keuntungan bagi siapa pun,” katanya tegas.

Menurutnya, kondisi ekonomi daerah yang sedang tumbuh positif saat ini, perlu didukung dan dimanfaatkan semua komponen untuk menggenjot laju pembangunan di berbagai bidang termasuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Mantan Komandan Korps Brimob Polri ini meminta agar warga Kariuw dan Ory tidak memperpanjang perselisihan yang terjadi, dan sebaliknya membangun perdamaian dan persaudaraan yang sejati.

“Percayakan penyelesaian pertikaian ini kepada aparat kepolisian dan TNI untuk menanganinya,” tandasnya.

Dirinya meminta tokoh masyarakat dan pemuka agama untuk ikut berperan membangun dialog dan komunikasi dalam penyelesaian sengketa yang terjadi, sekaligus mengajak masyarakat untuk bersatu dan hidup damai dalam persaudaraan sejati.

Lebih lanjut, Gubernur juga meminta agar masalah ini tidak melebar ke daerah lain, karena itu masyarakat harus dapat meningkatkan kewaspadaan dan tidak terpengaruh dengan isu provokasi yang dihembuskan pihak-pihak tidak bertanggungjawab.

“Saya harap konflik di Pulau Haruku dapat segera dilokalisir, dan tidak meluas. Semua pihak harus bisa menahan diri, tidak memperkeruh situasi, dan menyerahkan pada pihak keamanan untuk mengambil langkah-langkah yang memadai juga terukur dalam memulihkan situasi,” tandasnya.

Sementara itu, bentrokan yang terjadi telah menyebabkan sebagian rumah warga hangus terbakar.

Hingga kini, aparat TNI dan kepolisian masih terus bersiaga di perbatasan kedua desa yang bertetangga itu untuk meredam bentrokan yang terjadi.

Satu SST TNI dan Polri Dikerahkan Amankan Konflik Kariuw – Ori

0

Ambon, MALUKU.News – Sebanyak Satu Satuan Setingkat Peleton (SST) Brimobda Polda Maluku dan Satu SST BKO PAM Rahwan TNI Arhanud dikerahkan untuk mengamankan konflik antara negeri tetangga Ori – Kariuw, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah.

Kasubag Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Iptu Izack Leatemia menyatakan, seluruh pasukan baik TNI dan Polri telah bertolak dari Dermaga Sped Boat Mamokeng menuju Pulau Haruku.

“Sekitar Pukul 09.45 Wit menggunakan 2 buah Kapal Polairud Polda Maluku dan 2 Buah Speed Boat mengangkut satu SST Brimobda Polda Maluku, satu SST BKO Pam Rahwan TNI Arhanud,”ungkapnya di Ambon, Rabu (26/01/2022).

Leatemia menambahkan, aparat gabungan itu dipimpin Kapolresta P. Ambon & P. P Lease Kombespol Raja Arthur L.Simamora, bersama Dandim 1504/ Ambon, serta Danyon BKO Pam Rahwan Arhanu.

Sekedar diketahui, konflik sosial Ori – Kariuw terjadi menyusul terjadinya pembacokan terhadap salah satu pemuda Kariuw, Junaedi Leatomu di Ori, sekira pukul 18.15 Wit, Selasa (25/1/2022).

Pasca terjadinya pembacokan, berselang 10 menit sempat terdengar ledakan bom tepatnya pukul 18.25 Wit, menyebabkan terjadinya konsentrasi massa.

Akhirnya RUU Daerah Kepulauan Masuk Prolegnas Prioritas 2022

0

Ambon, MALUKU.News – Badan Legislasi (Baleg) DPR-RI telah memutuskan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Daerah Kepulauan masuk dalam salah satu proyek legislasi nasional (Prolegnas) prioritas 2022.

“RUU Daerah Kepulauan awal diusulkan DPD-RI sejak 2017, dan oleh DPR-RI pada 2022 diputuskan masuk Prolegnas prioritas,” kata Ketua Tim Baleg DPR-RI Hendrik Lewerisa, di Ambon, Selasa (25/01/2022).

Menurut Lewerisa, keberadaan RUU tersebut telah masuk prolegnas pada 2021, tetapi tidak pernah dibahas, sehingga diangkat dan dimasukkan kembali menjadi Prolegnas Prioritas di 2022.

“Saat ini RUU ini sudah masuk dalam Prolegnas prioritas untuk dibahas pada 2022. Kebetulan dalam pembahasan DPD – RI juga mengusulkan RUU Kepulauan dan Bumdes,” ujarnya saat berkunjung ke Ambon bersama sejumlah anggota DPR-RI untuk menyosialisasikan 40 RUU Prolegnas Prioritas 2022 kepada jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku.

Dijelaskan Lewerisa, setiap kunjungannya ke daerah dengan karakteristik kepulauan seperti Maluku, selalu mendapat pertanyaan dari berbagai pihak soal nasib RUU Daerah Kepulauan. Karena itu, dirinya berharap, RUU itu dapat disahkan sebagai bentuk keberpihakan untuk pembangunan daerah berbasis kepulauan seperti Maluku dan sembilan provinsi lainnya.

“Sosialisasi Prolegnas bertujuan agar masyarakat bisa mengetahui rencana pembentukan RUU yang akan mengatur kehidupan mereka, termasuk proses perjuangan hingga penetapan RUU menjadi undang-undang,” katanya.

“Melalui sosialisasi ini kita berharap masyarakat dapat memberikan masukan. Dengan begitu, setiap RUU yang akan ditetapkan menjadi undang-undang senantiasa mencerminkan kebutuhan dan aspirasi masyarakat,”katanya lagi.

wagub maluku MN
Wakil Gubernur Maluku, Barnabas Nataniel Orno

Sementara itu, Wakil Gubernur (Wagub) Maluku Barnabas Nataniel Orno saat memimpin sosialisasi tersebut, sempat meminta penjelasan tentang kelanjutan RUU Daerah Kepulauan.

“Nenek moyang kami pelaut. Yang menghubungkan kami di Maluku, 92 persen lebih bukan darat, tetapi laut menghubungkan kami,” tegasnya.

Wagub juga meminta RUU Daerah Kepulauan tidak hanya menjadi perjuangan anggota DPR-RI dari Maluku dan sembilan provinsi lainnya tetapi seluruh anggota di parlemen.

“Tolong kalau bisa RUU ini menjadi perjuangan seluruh pimpinan dan anggota wakil rakyat di Senayan. Tidak hanya menjadi perjuangan anggota DPR Dapil Maluku, wakil kami hanya empat orang sehingga mungkin tidak mempengaruhi kebijakan nasional,” pungkasnya.

DPRD Maluku Ingatkan Pemda Dan Satgas Antisipasi Naiknya Kasus Omicron

0

Ambon, Malukupost.com – Tren kasus Covid-19 varian Omicron terus menunjukan peningkatan di sejumlah daerah besar di pulau jawa, salah satunya Jakarta tercatat 1.313 kasus. Varian baru itu bisa saja menyebar ke seluruh daerah yang memiliki akses langsung dengan ibukota negara, salah satunya Maluku.

Wakil Ketua DPRD Maluku, Melkianus Sairdekut mengingatkan Pemerintah Daerah (Pemda) maupun satuan tugas (satgas) penanganan Covid-19 Provinsi maupun kabupaten untuk melakukan langkah antisipasi untuk mencegah masuknya varian dimaksud.

“Dengan adabya trend kenaikan kasus covid-19 dalam hal ini omicron di jakarta, namun dengan kondisi Maluku hari ini kita berharap Satgas Provinsi dan Kabupatem/kota harus tetap mengiktiarkan untuk antisipasi kasus-kasus yang tidak kota kehendaki di provinsi ini,”ujarnya di Ambon, Senin (24/01/2022).

Sairdekut menambahkan, upaya yang perlu dilakukan yaitu gencar melakukan himbauan kepada seluruh masyarakat, dan mengawasi masuk keluar orang di Maluku baik melalui transportasi udara maupun laut

“Hal ini mesti menjadi perhatian serius, jangan sampai hal yang tidak kita inginkan bersama terjadi Maluku,”ungkapnya.