Beranda blog Halaman 195

Selesai Renovasi, Gubernur Murad Resmikan Pura Siwa Stana Giri

0

Ambon, Maluku.news – Gubernur Maluku Murad Ismail meresmikan selesainya renovasi Pura Siwa Stana Giri yang terletak di kawasan Taman Makmur, Kecamatan Nusaniwe, kota Ambon (5/2/2023), setelah terkena dampak gempa bumi yang terjadi di Kota Ambon beberapa tahun lalu.

Peresmian ditandai dengan penandatangan prasasti oleh Gubernur Maluku dan Ida Rsi Bhagawan Darma Cadhu Siddhi (Pandita Siwa dari Bali Nusa Penida).

Hadir pada acara peresmian, Pangdam XVI/Pattimura, Mayjen TNI. Ruruh Aris Setyawibawa, Kapolda Maluku, Irjen Pol. Lotharia Latif, Ketua TP PKK Maluku, Widya Pratiwi Murad, Pj. Walikota Ambon, Bodewin Wattimena dan sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemerintah Provinsi Maluku.

Gubernur dalam sambutannya, berharap, keberadaan Pura Siwa Stana Giri yang diresmikan hari ini tentunya bukanlah hanya sekedar bangunan arsiteltural megah semata, tetapi menjadi simbol dan tanda kehadiran Sanghyang Widhi Wasa, Tuhan Yang Mahs Kuasa, sehingga dirawat dan dimanfaatkan dengan baik sebagai tempat persembahyangan dalam membangun ketaatan iman dan kepercayaan umat Hindu.

“Selain itu, dapat dijadikan pusat pembinaan mental pengembangan dan pemberayaan ekonomi terutama bagi generasi muda Hindu di Maluku harap Gubernur.

Mantan Dankor Brimob Polri ini juga mengatakan, peresmian Pura Siwa Stana Giri yang ditandai dengan kehadiran masyarakat maultikultural, membuktikan Maluku adalah provinsi yang cinta damai dan sangat menjunjung tinggi kebersamaan, persaudaraan dan toleransi antar umat beragama.

“Olehnya itu, saya berharàp umat Hindu di Provinsi Maluku dapat mendukung sepenuhnya proses pembangunan di Maluku sesuai profesinya masing masing,” tandasnya.

Sementara itu, Ida Rsi Bhagawan Darma Cadhu Siddhi (Pandita Siwa dari Bali Nusa Penida), dalam Dharma Wacananya, menyampaikan terima kasih kepada Pemprov Maluku, Gubernur Maluku dan jajaran yang sudah membantu hingga peresmian Pura Siwa Stana Giri.

“Terima kasih juga karena selama berada di Kota Ambon, Provinsi Maluku sangat menyenangkan. Daerah ini sejuk dan penuh keramahtamahan. Sekali lagi, terimakasih kepada Pemprov Maluku, bapak gubernur dan ibu, para tokoh agama dan masyarakat Maluku atas semua ini,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Ida Rsi Bhagawan Darma Cadhu Siddhi mengatakan, agama apapun Tuhan hanya satu, yang berbeda adalah keyakinan masing masing.

“Kita dalam berbagai agama, berbagai keyakinan, tetapi Tuhan adalah satu. Hanya keyakinan kita yang berbeda semuanya adalah sama. Semoga saja kita selalu bisa berjabat tangan, bisa berangkul tangan untuk menjaga kekuatan-kekuatan yang ada di Maluku dengan pimpinan pimpinan yang ada,” imbaunya.

Sementara itu, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Maluku, I Wayan Sutapa mengatan, kondisi pura ini awalnya terjadi peregangan akibat kena gempa di Kota Ambon beberapa tahun lalu, sehingga hampir seluruh bagian pura rumah hampir roboh.

“Dan atas inisisasi oleh sesepuh dan dukungan Pemerintah Provinsi Maluku dan seluruh sukarelawan yang ada di seluruh Indonesia turut membangun pura ini. Olehnya itu, sebagai pimpinan umat Hindu di Maluku, kami menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Maluku, karena tahun 2021 telah dibantu renovasi dan ternyata dilanjut juga di tahun 2022 dan akhirnya rampung pembangunannya ” tandasn Sutapa.

Maluku Resmi Luncurkan CoE 2023, Ini 32 Even Untuk Wisatawan

0

Ambon, Maluku.news – Calendar of Event Maluku tahun 2023 resmi dilaunching oleh Gubernur Maluku Murad Ismail, di Gong Perdamaian Dunia, pada Sabtu (4/2/2023).

Hadir dalam kesempatan tersebut, Gubernur Maluku didampingi Istri, Forkopimda Provinsi Maluku, Wakil Gubernur Maluku, Bupati/Walikota se-Maluku, Sekretaris Daerah Maluku bersama Istri, Pimpinan OPD lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, dan para stakeholder, serta diikuti secara virtual oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Salahudin Uno.

Dalam sambutannya Sandiaga, mengapresiasi Pemerintah Provinsi Maluku dan seluruh pihak atas terselenggaranya launching Calendar of Event Maluku Tahun 2023.

“Saya berharap kegiatan ini dapat menjadi ajang promosi event-event berkualitas, potensi dan daya tarik pariwisata serta ekonomi kreatif, untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, serta berdampak positif pada peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Maluku.” Harap Menparekraf.

Ia juga mengucapkan selamat atas Launching Calendar of Event Maluku tahun 2023.

“Selamat pak Gubernur dan jajaran, mari kira meriahkan event-event terbaik di Maluku yang akan menimbulkan multiplier effect bagi para pelaku seni, budaya, dan industri parekraf, yang bermuara pada meningkatnya ekonomi, dan membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya di Provinsi Maluku. Sukses Selalu.” tutupnya.

Sementara itu dalam laporannya Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Maluku Affandy Hasanusi, mengatakan kegiatan ini merupakan upaya dalam mewujudkan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku.

“Penyelenggaraan Calendar of Event ini penting agar memudahkan para wisatawan untuk merencanakan liburan ke Maluku, dan ini merupakan mesin daya tarik utama pariwisata yang diselenggarakan agar dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat maupun para wisatawan.” ungkapnya.

Dirinya mengatakan, launching ini menjadi penanda seluruh kegiatan pariwisata di Provinsi Maluku tahun ini.

“Semoga dengan diluncurkan Calendar of Event Maluku tahun 2023, pariwisata Maluku makin dikenal luas.” Harap Hasanusi.

Di tempat yang sama juga Gubernur Maluku Murad Ismail menyampaikan, sesuai arahan Presiden melalui program bangga berwisata di Indonesia, Launching Calendar of Event Maluku tahun 2023, menjadi semangat bagi Pemerintah Daerah dalam membangun sektor pariwisata guna membangkitkan minat kunjungan visa wisatawan di Maluku baik dari dalam negeri maupun mancanegara.

“Launching Calendar of Event ini memiliki arti penting karena kita akan memberikan informasi kepada berbagai pihak terhadap pelaksanaan festival di wilayah Maluku selama tahun 2023, Sebagai upaya dalam mendukung peningkatan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Maluku.” ujar Gubernur.

Gubernur MI, juga mengajak semua pihak untuk menjadi agen perubahan dalam mempromosikan Maluku sebagai daerah yang memiliki keanekaragaman, kekayaan alam, serta beragam atraksi seni dan budaya.

“Saya berharap dengan 32 event yang akan dilaksanakan pada tahun ini dapat menjadikan Maluku, sebagai tempat tujuan wisata bagi para turis baik mancanegara maupun di dalam negeri.” Harapnya.

Ia menambahkan, Asosiasi Pariwisata Indonesia (API) telah menetapkan Maluku sebagai tuan rumah dalam pelkasanan malam puncak Anugerah Pesona Indonesia pada November 2023.

“Guna menyukseskan semua ini, diperlukan dukungan dari semua pihak, baik TNI/Polri, BUMN, BUMD, perbankan dan segenap masyarakat Maluku terutama Pimpinan Daerah Bupati/Walikota, dan masyarakat sekitar tempat wisata.” pungkasnya.

Luncurkan Calender of Event 2023 Gubernur Harap Tingkatkan Kunjungan Wisata ke Maluku

0

Ambon, Maluku.news – Gubernur Maluku Murad Ismail resmi meluncurkan Calendar of Events Pariwisata Maluku 2023. Launching ditandai dengan penekanan tombol touch screen oleh Gubernur.

Acara yang digelar oleh Dinas Pariwisata Maluku ini, berlangsung di Monumen Gong Perdamaian, Kota Ambon, Sabtu malam (4/2/2023), bertujuan untuk mempromosikan pariwisata Maluku, meningkatkan kunjungan wisatawan, dan memberdayakan potensi lokal. Selain itu, diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap ekonomi, sosial budaya.

Launching turut dihadiri Forkopimda Maluku diantaranya, Pangdam XVI/Pattimura, Mayjen TNI. Ruruh Aris Setyawibawa, Danlanud Pattimura, Kol. Pnb. Tiopan Hutapea, Wakil Gubernur Maluku, Barnabas Nathaniel Orno, Ketua TP PKK Maluku, Widya Pratiwi Murad, Sekda Maluku Sadali Ie beserta isteri, Wakapolda Maluku, Brigjen Pol. Stephen M Napium, para Bupati/Walikota, Kepala Dinas Pariwisata Maluku, Afandi Hasanussi serta para pimpinan OPD Lingkup Provinsi Maluku.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Uno dalam video yang disampaikan dalam acara launching menyampaikan dukungan dan mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung event pariwisata di Maluku.

” Harappannya event-evet akan berlangsung dengan baik serta meningkatkan sektor pariwisata Maluku,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Maluku Murad Ismail dalam sambutannya mengatakan, Launching Calender of Event ini memiliki arti penting untuk menginformaaikan kepada berbagai pihak terhadap pelaksanaan festival di wilayah Maluku selama tahun 2023, sebagai upaya mendrong peningkatan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Maluku.

” Untuk itu, saya mengajak kita semua untuk menjadi agen-agen dalam mempromosikan Maluku sebagai daerah yang memiliki keanekaragaman kekayaan alam, serta beragam atraksi seni dan budaya,” harap Gubernur.

Pada kesempatan itu, Gubernur juga menyampaikan, sesuai arahan Bapak Presiden Joko Widodo melalui Program Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) pada Launching Kalender Event tahun 2023, menjadi semangat bagi pemerintah daerah, dalam membangun sektor pariwisata guna meningkatkan minat kunjungan wisatawan ke Maluku.

“Saya berharap dengan event yang akan dilaksanakan pada tahun ini, dapat menjadikan Maluku tempat tujuan wisata bagi para turis, baik nusantara maupun mancanegara,” ujarnya.

Mantan Dankotr Brimob Polri ini juga menyampaikan, Maluku telah ditetapkan sebagai tuan rumah pelaksanaan Malam Puncak Anugerah Pesona Indonesia, pada bulan November Tahun 2023 mendatang oleh Asosiasi Pariwisata Indonesia (API).

“Guna mensukseskan semua ini, memerlukan dukungan semua pihak, baik TNI, Polri, BUMN, BUMD, Perbankan dan segenap masyarakat terutama pemerintah daerah kabupaten/kota,” tandas Gubernur

Diduga Sebarkan Berita Bohong Karmitte, Mantan Anggota DPRD Provinsi Maluku Disomasi

0

Ambon, Maluku.news – Wakil Ketua DPRD Maluku Asis Sangkala melayangkan somasi lewat kuasa hukumnya terhadap mantan anggota DPRD Maluku Evert Kermite terkait tudingan dirinya menerima aliran dana pinjaman dari PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMI).

Melalui Law Office M.Raudhi Tuasamu SH Dan Rekan disomasi oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku, dari fraksi PKS, Abdullah Azis Sangkala.

Somasi ini dilakukan menyusul adanya tudingan yang dibeberkan Kermite di media, terkait bagi-bagi hasil dari aliran dana pinjaman Rp 700 miliar PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMI) yang diterima dirinya bersama mantan Ketua DPRD Maluku, Lucky Wattimury.

Tudingan Kermite yang dipublish media membuat Sangkala mengambil langkah hukum. Hal ini ditempuh Sangkala karena tidak pernah menerima dana bagi hasil tersebut.

Menurut Azis, apa yang dibeberkan Kermite tidak benar dan telah melakukan perbuatan pidana berupa penyebaran berita bohong, pencemaran nama baik, dan perbuatan tidak menyenangkan terhadap kliennya.

Kermite diminta melakukan klarifikasi pada media online dan media massa, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka dan berjanji untuk tidak mengulangi lagi.

“Kelalaian saudara atas pemenuhan somasi ini menjadi tanggungjawab saudara dan untuk kelalaiannya akan kami tindaklanjuti secara proses hukum,”pungkasnya.

Widya Ismail Resmi Walang Baca Presisi di Dusun Mahia

0

Ambon, Maluku.news – Ina Latu Maluku Widya Pratiwi Murad yang juga merupakan Bunda Literasi Maluku, pada Jumat (3/2/2023) meresmikan Walang Baca Presisi (Prestasi, Sinergi dan Kolaborasi) serta Peletakan Batu Pertama Balai Kerohanian “Kasih” Kampung Mahia Negeri Urimessing.

Hadir juga pada kesempatan itu, Penjabat Walikota Ambon didampingi Penjabat Ketua TP PKK Kota Ambon, Asisten 2 Sekda Maluku, Pimpinan OPD Lingkup Provinsi Maluku dan Kota Ambon, Pihak Pemerintah Negeri dan Saniri, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tim Ina Latu Malika (Maluku Peduli Kesehatan), beserta unsur terkait lainnya.

Dalam Laporan Panitia yang dibacakan oleh Ketua RT.003/RW.04 Kampung Mahia Negeri Urimessing Pit de Fretes megatakan, anak-anak sekolah diharapkan dapat turut berkontribusi membantu pemerintah daerah dalam mewujudkan Sumber Daya Manusia Maluku yang unggul dan berdaya guna.

Ia juga mengatakan Hampir 95% sumber bahan pembangunan sarana penunjang belajar diambil dari alam.

“Atap dibuat dari daun sagu, dinding dari gaba-gaba pelepah sagu, dan lantai dari bambu. Ini bertujuan untuk memaknai walang sebagai gubuk lokal orang Maluku yang ada di tengah hutan untuk beristirahat, bercocok tanam dan berkebun.” ujarnya.

Ia berharap, semoga dengan adanya walang baca, masyarakat terutama orang tua, terbantu dengan ketersediaan buku penunjang belajar anak-anak Mahia kedepan.
“Semoga walang ini, akan menjadi bukti sejarah, bahwa anak gunung akan taklukan Kota. Salam literasi, literasi untuk kesejahteraan.” Tutupnya.

Sementara itu Bunda Literasi Maluku Widya MI dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pembangunan walang baca di kampung Mahia, dalam rangka meningkatkan minat baca dan minat menulis bagi generasi muda khususnya bagi anak-anak di desa itu.

“Sejak dilantik menjadi bunda literasi Provinsi Maluku tahun 2021 lalu, pembudayaan gemar membaca menjadi salah satu tugas dan bentuk perhatian saya untuk bagaimana terus menggelorakan budaya baca dan literasi ke seluruh lapisan masyarakat.” ujar Ina Laru Maluku.

Ia mengatakan saat ini, masalah budaya baca dan literasi menjadi sangat penting untuk dipahami dan dimaknai dengan benar, karena tanpa keduanya maka kita akan menjadi orang yang tidak berpengetahuan, tidak terampil, tidak berakhlak, dan tentunya kekurangan informasi.

“Pada tahun 2022 lalu saya bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Maluku, telah melakukan berbagai kegiatan dalam mengkampanyekan budaya baca dan literasi, baik melalui sosialiasi budaya baca dan literasi pada 11 kabupaten kota, juga kegiatan pengukuhan bunda literasi Kabupaten MBD, SBT, KKT, Malra, dan Kepulauan Aru, serta berbagai kegiatan menyangkut PAUD dan PKK.” tambahnya.

Pada kesmpatan itu juga Ia berpesan, kualitas sumber daya manusia ditentukan oleh sebarapa banyak, seberapa besar, dan seberapa sering suatu informasi masuk dalam pikiran dan otak seseorang.

“Informasi ini yang menjadi pengetahuan seseorang dalam beraktivitas, menentukan sikap, mengasah pemikiran, bahkan dapat menciptakan produk barang dan jasa. Informasi juga dapat diperoleh melalui literatur yang tersedia baik di buku, maupun melalui internet.” jelasnya.

ia menambahkan, kehadiran perpustakaan termasuk walang baca kampung Mahia inilah yang menjadi sangat penting berada di tengah-tengah masyarakat.

“Hari ini saya merasa bersyukur dan terima kasih karena atas semangat, perhatian, dan kepedulian bapak/ibu semua akan SDM Maluku, pada umumnya dan khususnya generasi emas warga dusun Mahia negeri Urimessing, dimana telah tumbuh sebuah walang baca sebagai salah satu Perpustakaan Umum Kecil, dalam menunjang kegiatan pembudayaan gemar membaca.” Ungkap Ina Latu Maluku.

Widya berharap, setelah diresmikannya Walang Baca Presisi, dapat membantu ketersediaan informasi masyarakat Mahia.

“Saya juga berharap seluruh elemen masyarakat Mahia dan Pemerintah dapat bersama-sama membantu keberlangsungan Walang Baca Presisi ini kedepan.” harapnya.

Menutup sambutannya ia berpesan, tidak ada salahnya kita membaca dan tidak ada ruginya kita berpengetahuan, sebegitu bermanfaatnya membaca untuk kehidupan.

“Mari kita gemar membaca jadikan itu sebagai suatu kebutuhan, menjadi kebiasaan, dan membudayakannya, yang paling penting pahami, dan maknai informasi yang kita baca, hasilkan ide-ide dan gagasan bermutu, dan gunakanlah untuk meningkatkan kualitas hidup maupun meningkatkan kesejahteraan dengan terciptanya produk barang dan jasa” tutupnya.

Pada kesempatan tersebut juga Ina Latu menyerahkan sejumlah bantuan, berupa Paket Buku kepada pengelola Walang Baca Presisi, Penyerahan Bantuan Sembako yang diberikan secara simbolis kepada 2 orang perwakilan dari Kampung Mahia, dan penyerahan paket olahan ikan untuk ibu dan anak di posyandu.

Kegiatan dilanjutkan dengan peresmian Walang Baca oleh Ina Latu Maluku yang ditandai dengan pengguntingan pita, dan dilanjutkan dengan peninjauan.

Selain itu pada kesempatan tersebut Widya turut meninjau posyandu Lansia dan Batita yang ada di sana.

Persiapan Mudik Bersama Lebaran Tahun 2023, Jasa Raharja Lakukan Survei Jalur Pantura

0

Jawa Tengah, Maluku.news – Jasa Raharja bersama Kementerian Perhubungan dan Korlantas Polri, terus melakukan berbagai persiapan terkait pelaksanaan mudik Lebaran tahun 2023. Selain menggelar berbagai rapat persiapan teknis, Jasa Raharja dan instansi terkait juga telah melakukan tinjauan ke sejumlah jalur mudik di Pulau Jawa.

Direktur Operasional Jasa Raharja Dewi Aryani Suzana mengatakan, persiapan pengamanan menjelang momen mudik Lebaran dilakukan sejak jauh hari. “Tujuannya, tentu saja selain memastikan kesiapan jalur mudik yang akan digunakan, juga untuk melakukan pemetaan guna meminimalisir kendala yang mungkin terjadi saat pelaksanaan mudik Lebaran nanti,” ujar Dewi, di sela survei jalur pantura bersama Kementerian Perhubungan dan Korlantas Polri pada Kamis (2/02/2023).

Hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain Direktur Keamanan dan Keselamatan (Dirkamsel) Korlantas Polri, Brigjen Pol. Drs. Ery Nursatari dan Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR Hedy Rahadian.

Dewi menyampaikan dari pelabuhan Merak-Bakauheni Banten sampai Jawa Timur, jalur mudik yang akan dilintasi pada Lebaran mendatang, realatif sudah memadai dan siap digunakan. “Nantinya, di setiap titik yang dianggap krusial, Kepolisian juga akan menyiapkan upaya-upaya pengamanan dan rekayasa lalu lintas untuk kelancaran pemudik,” tambah Dewi.

Menurut Dewi, mudik Lebaran tahun ini diprediksi akan meningkat dibanding dengan beberapa tahun sebelumnya, dimana masih diberlakukan pembatasan akibat pandemi Covid-19. “Oleh karena itu, segala persiapan perlu dilakukan dengan matang untuk memastikan momen mudik tahun ini lebih aman, nyaman, dan berkeselamatan,” ujarnya.

Guna meminimalisasi korban kecelakaan lalu lintas pada saat momen Lebaran tahun ini, Dewi mengimbau kepada masyarakat untuk memanfaatkan Program Mudik Gratis, yang diselenggarakan oleh instansi pemerintah, seperti Mudik Gratis Bersama BUMN.

“Selain menghemat biaya, tentunya Program Mudik Gratis lebih nyaman, aman, dan berkeselamatan, karena baik armada maupun pengemudi sudah kita seleksi dengan baik,” imbuh Dewi.

Dewi berharap, bagi masyarakat yang akan mudik menggunakan kendaraan pribadi melakukan persiapan dengan matang baik terhadap fisik pengemudi maupun kendaraan dan mencari informasi mengenai rute perjalanan yang akan ditempuh Dengan berbagai persiapan yang dilakukan secara matang serta koordinasi yang baik antar pemangku kepentingan, semoga pelaksanaan mudik Lebaran 2023 berjalan aman dan kondusif. “Tentunya, keselamatan adalah prioritas utama,” pungkasnya.

Watubun Himbau Masyarakat Tual dan Malra Tetap Tenang Tidak  Terpancing Provokasi

0

Ambon, Maluku.news – Masyarakat Kota Tual dan Maluku Tenggara (Malra) dihimbau untuk tetap tenang dan tidak terpancing ulah provokasi, pasca bentrok antar dua kelompok pemuda Banda Eli dan Yarler, Selasa (31/01/2023) di Tual.

Akibat bentrok tersebut, belasan warga mengalami luka akibat lemparan batu dan senapan angin, termasuk sejumlah rumah dibakar.

Menanggapi kejadian tersebut, Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur George Watubun (BGW) meminta semua pihak untuk meninggalkan semua perbedaan dan permusuhan yang ada, agar tidak dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggungjawab untuk melancarkan aksi provokasinya.

“Selaku Ketua DPRD Provinsi Maluku dan anak adat Kepulauan Kei, saya meminta kepada semua pihak agar meninggalkan semua perbedaan dan permusuhan, karena situasi seperti ini dapat dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab untuk melancarkan aksi provokasi yang nantinya dapat membangkitkan emosi dengan isu-isu yang tidak bermartabat,” demikian dikatakan Watubun Kamis (02/02/2023) melalui telepon selulernya.

Pria yang akrab disapa BGW itu juga mengajak Kota Tual dan Maluku Tenggara untuk kembali mengingat pesan para leluhur, yang mengajarkan kita tentang persaudaraan dan kerukunan yang sejati dalam filsafah orang Kei yakni Ain ni Ain.

“Inilah yang harus kita pegang teguh untuk menjadi sandaran bagi seluruh keluarga besar masyarakat Kei dimana saja berada, khususnya yang ada di Kota Tual,” ujarnya.

Menurut politisi PDI Perjuangan itu, masyarakat adat Kei harus tetap menjaga harkat dan martabat kehidupan sosial, dengan saling mendukung antar sesama dalam rangka mrmbangun Kota Tual yang jauh lebih baik.

Terkait dengan orang-orang yang memprovokasi hingga terjadinya bentrok antar warga tersebut, BGW meminta agar semuanya itu diseragkan kepada aparat keamanan yang bertugas untuk menegakkan hukum didaerah ini.

“Serahkah saja kepada Pak Kapolda beserta jajarannya untuk melakukan langkah-langlah agar bisa menangkap, dan mengadili para provokator termasuk para pelaku yang memicu sehingga terjadinya konflik antar warga ini,” ungkapnya.

BGW juga berharap agar agar hukum dapat ditegakkan dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya.

Selaku Ketua DPRD Provinsi Maluku, dirinya terus menerus berkoordinasi dengan forkopimda, dimana pihaknya bersama pak Kapolda Maluku beserta jajaran dapat melakukan berbagai langkah antisipatif.

“Kami berterima kasih kepada Pak Kapolda dan Pangdam XVI Pattimura, yang sudah menugaskan personilnya ke daerah-daerah dalam rangka mendukung proses pencegahan agar konflik ini tidak meluas kemana-mana,” tandasnya.

Dalam rangka mendukung tugas tersebut, BGW yang dikenal vokal dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat, mengajak semua elemen masyarakat, pemuda, paguyuban, organisasi-organisasi, para tokoh agama, tokoh adat, para pemuka adat lainnya, untuk bahu membahu dalam mendukung apa yang telah dilakukan aparat penegak hukum didaerah ini.

“Mari kita bahu membahu untuk mendukung apa yang telah dilakukan Pak Kapolda Maluku, Pangdam XVI Pattimura beserta jajarannya, termasuk semua bentuk antisipasi yang dilakukan Pemerintah Kota Tual, dengan harapan untuk tetap menaati dan menjunjung tinggi falsafah hukum adat kita yang senantiasa mempersatukan kita,” pintanya.

Menurutnya, bentrok antar warga yang terjadi tersebut, tidaklah membawa untung bagi kita semua, melainkan hanya membawa kerugian.

“Pengalaman telah membuktikan kita, dengan konflik seperti ini, yang untung adalah provokator dan yang rugi adalah masyarakat,” kata BGW dengan tegas.

Iapun mengajak semua pihak bersatu, untik hindari apa yang sudah terjadi, mengingat provokasi hanya bersifat sesat dan dapat menghancurkan tatanan kehidupan sebagai masyarakat adat di tanah Kei.

“Marilah kita bersatu, hindari apa yang sudah terjadi karena provokasi-provokasi tersebut bersifat sesat dan menghancurkan seluruh tatanan kehidupan sebagai masyarakat adat di tanah kei,” kata BGW.

Diakhir wawancara, BWG meminta untuk tidak saling menyalahkan satu dengan yang lain, melainkan saling menahan diri dan memberi pesan damai kepada sesama kita, keluarga dan pihak yang bertikai.

“Jangan nodai “Ain ni Ain”. Tual itu kota toleransi. Jangan terprovokasi, karena situasi seperti ini jangan digunakan untuk saling menyalahkan satu dengan lain, melainkan marilah kita menahan diri dan memberi pesan damai kepada semuanya, termasuk kepada keluarga dan saudara saudara kita yang bertikai,” pungkasnya.

Pemprov Bersama Tim PKK Maluku Gelar Rakor Pokjanal Posyandu

0

Ambon, Maluku.news – Pemerintah Provinsi Maluku Bersama Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku menggelar Rapat Koordinasi Kelompok Kerja Operasional Pembinaan Pos Pembinaan dan Pelayanan Terpadu (POKJANAL POSYANDU) Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2023, dan Launching Ina Latu Maluku Peduli Kesehatan (INA LATU MALIKA), Rabu (1/2/2023) bertempat di Hotel Santika Ambon.

Hadir pada kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Maluku Sadali IE, Ketua TP-PKK Provinsi Maluku yang juga merupakan Duta Parenting Provinsi Maluku Widya Pratiwi Murad, Bupati/Walikota se-Maluku, Asisten 2 Setda Maluku, Asisten 3 Setda Maluku, Pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, Pimpinan Lembaga Vertikal, Ketua TP-PKK Kab/Kota se-Maluku, unsur TNI/Polri, beserta unsur terkait lainnya, dan diikuti secara virtual oleh Kasubdit Fasilitasi Kelembagaan Pendukung Perangkat Desa Dirjen Bina Pemdes Kemendagri Dra. Lisbetty Tambunan, M.Si.

Ketua Panitia Rapat Koordinasi Pokjanal Posyandu Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2023, Syarif Hidayat SE., M.Si yang juga merupakan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Maluku dalam laporannya mengatakan tujuan kegiatan Rapat Koordinasi Pokjanal Posyandu Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2023, dan Launching Ina Latu Maluku Peduli Kesehatan (INA LATU MALIKA) untuk meningkatkan koordinasi antar tim Pokja Posyandu Provinsi dan Kabupaten/Kota, melihat Kembali tugas dari Pokjanal Provinsi dan kabupaten/Kota untuk melakukan pembinaan, menfasilitasi, advokasi dan bantuan kepada peningkatan Posyandu terintegrasi lewat pelayanan sosial dasar.

Bukan itu saja, tujuan kegiatan ini untuk mereviuw program kegiatan dalam rangka kinerja tim Pokjanal Posyandu Provinsi dan Kabupaten/Kota serta menyiapkan data Posyandu disetiap Kabupaten/Kota untuk mengidentifikasi, menganalisa masalah serta mencari solusi untuk pengembangan Pokjanal Posyandu, kata Hidayat.

Inalatu Malika, Kata Hidayat diharapkan menjadi corong sekaligus menjadi salah satu program Duta Parenting yang bergerak diupaya Kesehatan, kuraktif, pengobatan dan penyembuhan.

Program ini akan dilaunching bersama strategi penurunan stunting Maluku yang akan disampaikan pada rapat Koordinasi Pokjanal Posyandu melalui kegiatan Duta parenting di kabupaten/Kota, jelas Hidayat.

Untuk diketahui kegiatan ini diikuti oleh 200 peserta yang terdiri dari Dinas PMD di 11 Kabupaten/Kota, Bupati/Walikota, Dinas Kesehatan se- Maluku, Bappeda se- Maluku, Tim Pokjanal Posyandu se- Maluku, dan OPD se- Promal.

Sementara itu, Gubernur Maluku, Irjen Pol (purn) Drs. Murad Ismail dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekretaris Daerah Maluku Ir. Sadali IE, M.Si., IPU mengatakan, ada dua program startegis penting dalam rangka penurunan stunting sekaligus sebagai upaya meningkatkan akses pelayanan Kesehatan yang tepat sasaran , terjangkau dan berkualias.

Pelayanan Rakor ini, lanjut Sadali, merupakan momentum untuk meningkatkan kembali fungsi dan peran Posyandu lewat pelayanan sosial dasar terintegrasi dengan mengunakan konsep kemitraan yang menunjukkan peran aktif dan aksi tindaklanjut lintas sector yang dimulai dari perencanaan, pelaksanaan, pemantauan hingga sampai ke evaluasi program kegiatan.

Untuk diketahui, berdasarkan Badan Pusat Statistik Maluku terdapat 2.405 Posyandu di Provinsi Maluku, dan data tersebut ditunjukkan keberadaan posyandu ditengah-tengah masyarakat sangat dibutuhkan.

Melalui pengintegerasian layanan sosial dasar di Posyadu, dapat meningkatkan derajat Kesehatan bagi ibu dan anak dalam hal perbaikan gisi,Pendidikan tumbuh kembang anak,peningkatan ekonomi keluarga, ketahanan pangan keluarga serta kesejahteraan sosial di wilayah ini, jelas sadali.

Dalam upaya pelayanan sosial dasar Posyandu, tambah Sadali, hadiri pula inovasi Ina Latu Maluku Peduli Kesehatan (INA LATU MALIKA) yang merupakan satu program Duta Parenting bergerak dalam upaya Kesehatan kuraktif, pengobatan dan penyembuhan.

Dengan hadirinya program Inalatu Malika upaya Kesehatan Prepentif menjadi prioritas, yang harus diperhatikan yakni revitaliasi Posyandu, perbaikan gisi masyarakat yang diawali 1000 hari pertama kehidupan manusia, pinta Sadali.

“Pokjanal Posyandu Kabupaten/Kota, Kecamatan hingga Desa/Kelurahan dapat melaksanakan tugas dan fungsi Pokjanal dengan baik, sehingga dapat memberikan bukti nyata dalam membangun komitmen bersama dan menginplementasikan melalui program kerja kedepan dan pastinya mendapat dukungan dari Bupati/Walikota”, tambahnya lagi.

Dirinya berharap untuk kegiatan ini, harus ada dukungan dari Bupati/Walikota agar Pokjanal Posyandu dan Program Inalatu Malika dapat berjalan dengan baik, seraya menekan tombol guna membuka secara resmi Rakor Pokjanal Posyandu dan Launching Inalatu Malika dimulai,”pungkas sadali.

Gubernur Murad Buka Rakor Pokjanal Dan Launching Ina Latu Malika

0

Ambon, Maluku.news – Sekda Maluku Sadali Ie, membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Kelompok Kerja Operasional (Pokjanal) Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2023 dan melaunching Ina Latu Maluku Peduli Kesehatan (Ina Latu Malika), di Lantai V Balroom Hotel Santika Premiere Ambon, Rabu, (01/02/2023).

Gubernur Maluku, Murad Ismal dalam sambutan yang disampakan Sekda memberikan apresiasi terhadap Rakor Pokjanal dan Launching Ina Latu Malika yang merupakan program yang sangat strategis, dalam rangka penurunan Stunting, sekaligus sebagai upaya untuk meningkatkan akses pelayanan kesehatan, yang tepat sasaran, terjangkau dan berkualitas.

Rakor Pokjanal Tingkat Provinsi Maluku merupakan momentum untuk mengingatkan kembali fungsi dan peran posyandu, melalui pelayanan sosial dasar terintegrasi, dengan menggunakan konsep kemitraan yang menunjukkan peran aktif dan aksi tindak lanjut lintas sektor yang dimulai dari perencanaan, pelaksanaan, pemantauan sampai evaluasi program kegiatan.

Ia menjelaskan, berdasarkan data BPS Maluku, saat ini terdapat 2.405 posyandu di provinsi Maluku. Data tersebut menunjukkan keberadaan posyandu di tengah-tengah masyarakat sangat dibutuhkan. Melalui pengintegrasian layanan sosial dasar di posyandu, seluruh pemangku kepentingan termasuk pemerintah dan swasta dapat meningkatkan derajat kesehatan bagi ibu dan anak, perbaikan gizi, pendidikan tumbuh kembang anak, peningkatan ekonomi keluarga, ketahanan pangan keluarga dan kesejahteraan sosial di Maluku.

“”Kini hadir salah satu inovasi “Ina Latu Maluku Peduli Kesehatan (Ina Latu Malika)”, yang merupakan salah satu program duta parenting, bergerak dalam upaya kesehatan kuratif (pengobatan/penyembuhan),” jelas Gubernur.

Ia berharap, melalui program Ina Latu Malika ini, upaya kesehatan yang preventif (pencegahan) menjadi prioritas. Salah satu yang harus dilakukan adalah revitalisasi posyandu dan perbaikan gizi masyarakat yang diawali pada seribu hari pertama kehidupan manusia.

Sementara itu, Ketua TP PKK Maluku sekaligus Duta Parenting, Widya Pratiwi Murad mengaku bertanggung jawab terhadap keberlangsungan Posyandu, mengingat selama beberapa tahun terakhir selama melakukan kunjungan kerja ke kabupaten/ kota, menemukan banyak masalah yang berkaitan dengan penyelenggaraan Posyandu maupun tingkat pengetahuan kader sebagai penggerak Posyandu. Pembentukan dan optimalisasi Pokjanal di tingkat provinsi hingga desa pun menjadi hal penting untuk dilaksanakan dalam rangka memperkuat kelembagaan Posyandu.

“Rapat koordinasi ini saya harapkan dapat menghasilkan rencana aksi yang implementatif dan dilaksanakan tahun ini. Untuk itu, Kota Ambon dapat dijadikan sebagai pilot proyek,” kata Widya.

Ia mengatakan, di tahun ke-empat penugasannya sebagai Duta Parenting, ia bersama pihak-pihak terkait telah melaksanakan berbagai upaya untuk menurunkan angka Stunting secara terintegrasi dan konvergensi sehingga berhasil menurunkan prevalensi Stunting dari 34,1 persen di tahun 2018 menjadi 26,1 persen di tahun 2022. Namun masih perlu kerja keras lagi untuk menurunkan Stunting menjadi 20 persen di tahun 2024 nanti.

“Oleh sebab itu, diperlukan strategi baru dalam upaya pencapaian target dimaksud seperti pelibatan seluruh organisasi perangkat daerah untuk melakukan pendampingan, pembinaan dan supervisi bagi kabupaten/ kota dalam rangka penguatan Pokjanal Posyandu serta peningkatan kapasitas kader PKK dan Posyandu,” ungkap Widya.

Ia menambahkan, kondisi geografis Maluku mengharuskan untuk berinovasi agar pelayanan kesehatan yang berkualitas dapat dirasakan masyarakat secara merata hingga ke daerah terpencil.

“Untuk itu, saya selaku Ina Latu Maluku bekerja sama dengan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, Ikatan Dokter Indonesia Wilayah Maluku serta Persatuan Dokter Gigi Indonesia Wilayah Maluku, mencetuskan satu program yang di launching hari ini yaitu “Ina Latu Maluku Peduli Kesehatan (Malika) dengan moto Menjangkau yang Tak Terjangkau untuk Maluku Sehat,” tutup Widya.

Rakor dan acara launching Ina Latu Malika turut dihadiri Bupati/Walikota diantaranya, Bupati SBT Mukti Keliobas, Walikota Tual Adam Rahayaan, Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Aru Muin Sogalrey, Pj. Walikota Ambon Boedewin Wattimena, Pimpinan OPD terkait selaku Tim Pokjanal Posyandu Provinsi dan Kabupaten/kota, Tim Ina Latu Maluku Peduli Kesehatan, pengurus TP PKK provinsi/kabupaten/kota.

Kadis Kesehatan Maluku, dr. Zulkarnaen, Kepala Bappeda Maluku Anton Lailossa dan Kadis PMD Maluku, Syarif Hidayat, bertindak sebagai pembicara, sedangkan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Maluku, Meikyal Pontoh sebagai Moderator.

Widya Ismail, Lakukan Gerakan Tanam 1000 Pohon Bersama Ibu Negara dan Ibu Ma’ruf

0

Ambon, Maluku.news – Acara Penanaman 1000 Pohon yang diinisiasi Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan Ibu Wury Ma’ruf Amin serentak dilaksanakan di seluruh Indonesia, Rabu (01/02/2023).

Di Maluku, gerakan tanam serentak pohon diikuti Istri Gubernur Maluku yang juga selalu Ketua TP-PKK, Ny. Widya Pratiwi Murad, dengan melaksanakan kegiatan menanam pohon di halaman Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Provinsi Maluku.

Pohon yang ditanam Ibu Widya adalah anakan Sukun.

Adapun jenis anakan pohon yang ditanam selain Sukun adalah Jeruk dan Rambutan, dengan total jumlah sebanyak 30 anakan.

Tak hanya Ibu Widya yang menanam anakan pohon, Ketua Dharma Wanita Maluku, Nita Sadali, Kadis Pertanian Maluku, Ilham Tauda, Aster Kodam XVI/Pattimura, Kepala BPTP Maluku, Kadis Ketahanan Pangan Maluku, Sekretaris Dinas Pertanian, Kepala SKP Kelas I Ambon, Kepala BBP2TP Ambon dan pimpinan vertikal lainnya, juga ikut menanam anakan.

“Mari kita tanam banyak-banyak Sukun khusus di wilayah Maluku. Kan ada beberapa desa yang memang tanahnya cocok sekali untuk tanaman Sukun kita. Mungkin dalam waktu dekat lagi kita akan serentak menanam pohon Sukun di satu wilayah (Lahan) sekitar dua hektar. Sebagai masyarakat Maluku sudah sepatutnya kita mempertahankan tanaman khas lokal, dan buah Sukun itu adalah salah satu buah lokal yang harus kita pertahankan,” singkat Widya usai menanam anakan Sukun.

Sebagai informasi, dikesempatan ini, Widya juga menyerahkan bantuan anakan pohon dari Dinas Pertanian kepada Kodam XVI/Pattimura, Rizal (Petani dari Negeri Tengah-Tengah) dan Abidin Rumbia (Petani dari Negeri Hitu).