Beranda blog Halaman 131

Ini Pesan Wattimena Dalam Diskusi HSP Bersama Menkopolhukam Ri

0

Ambon, Maluku.news – Pj. Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena bersama Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan HAM (Menkopolhukam) RI, M. Mahfud MD, hadir dalam Diskusi Peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) Ke 95 Tahun 2023 yang dilaksanakan oleh Majelis Latupati Kota Ambon

Kegiatan bertema: “Jujaro Mungare Bersama Membangun Negeri Untuk Indonesia Emas 2045”, diadakan di Fakultas Hukum Universitas Pattimura (Unpatti), Desa Poka, Sabtu (28/10/2023).

Wattimena dalam Sambutannya menjelaskan, Kota Ambon memiliki warisan budaya dan semangat pela – gandong yang sampai dengan hari ini terus mengalir dalam darah warga Kota Ambon.

Oleh karena itu dalam momen peringatan HSP maka pemerintah mengajak para pemuda – pemudi untuk terus menjaga keragaman budaya adat istiadat.

“Mendorong seluruh generasi muda untuk terus bersinar terang di tengah berbagai tantangan pembangunan maupun kemajemukan masyarakat yang dewasa ini kita alami. Saya yakin bahwa tantangan tantangan bahkan gejolak yang kita hadapi adalah dinamika dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, dan bukan menjadi alasan untuk melupakan bahkan meninggalkan nilai-nilai warisan budaya yang telah

dibangun oleh para pendiri bangsa ini,” ujarnya. Dirinya berharap generasi muda kota Ambon dapat berkomitmen untuk terus mengambil bagian dalam pergerakan membangun Negeri memperkuat Kota Ambon memajukan Maluku membangun Indonesia untuk mewujudkan Indonesia emas di tahun 2045.

“Kami yakin sungguh bahwa di tangan generasi muda masa depan bangsa ini akan kita pertaruhkan, Oleh karena itu dengan semangat Sumpah Pemuda mari bersama dengan pemerintah seluruh elemen masyarakat yang lain, kita berupaya untuk meningkatkan kualitas diri generasi muda di Kota Ambon agar di tahun 2045 ada generasi muda Kota Ambon yang mampu berbicara di tingkat nasional dan internasional,” tandasnya.

Di tempat yang sama, Menkopolhukam, M. Mahfud MD, meminta generasi muda kaum milenial atau Gen-Z Indonesia saat ini agar berjuang mengisi kemerdekaan dengan cara memajukan diri sendiri.

Menurutnya, negara sudah banyak memberi fasilitas kepada generasi muda, tinggal bagaimana mereka dapat memacu diri, bekerja sama, dan berkolaborasi.

“Pemerintah tinggal memfasilitasi saja agar nasionalisme yang ada di anak muda terus menggelora menjaga NKRI damai sentosa,” pungkasnya.

Pj. Wali Kota Lantik 12 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

0

Ambon, Maluku.news – Setelah menjabat hampir dua periode, akhirnya Pj. Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena melantik sebanyak 12 orang pejabat Tinggi Pratama (Eselon II) Daerah, di Unit Layanan Administrasi (ULA) Balai Kota, Jumat, (27/10/2023).

Pelantikan tersebuut berdasarkan Surat Keputusan Nomor:

1744 Tahun 2023, Dengan susunan sebagai berikut; Robby Sapulette menjabat Asisten Administrasi Umum, Mintje Tupamahu (Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro), Fahmi Salatalohy (Kepala Pelaksana BPBD), Pieter Saimima (Kepala Dinas Penanaman Model dan PTSP).

Steiven Dominggus (Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia), Apries Gaspersz (Sekretaris DPRD), Jacob Silano (Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah), Rulien Purmiasa (Kepala Inspektorat).

Yan Suitela (Kepala Dinas Perhubungan), Sirjhon Slarmanat (Kepala Dinas Sosial), Josias Loppies (Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan), serta Richard Luhukay (Kepala Satuan Polisi Pamong Praja).

Setelah melantik ke-12 pejabat daerah tersebut, Wattimena mengungkapkan perombakan ini merupakan salah satu program prioritas yang direalisasikan, lewat evaluasi yang sangat panjang.

“Untuk tiba pada pelantikan seperti ini kita melalui proses panjang melalui jobfit oleh Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), Badan Kepegawaian Negara (BKN), Ijin tertulis Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), yang kemudian disetujui oleh Pak Gubernur. Dengan begitu dapat dikatakan penataan Birokrasi didasarkan sepenuhnya pada pertimbangan objektif oleh Penjabat Pembina Kepegawaian,” terang Wattimena.

Dirinya meminta kepada para Pimpinan Tinggi Pratama yang telah dilantik hari ini, dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan prosedur yang berlaku.

“Saya berharap momentum ini mesti menjadi start point bagi kita semua demi berbenah diri memaknai tugas dan tanggung jawab yang diberikan. Jabatan adalah anugerah yang diberikan Tuhan, tidak dipandang sebagai sesuatu untuk dikejar atau warisan,” tegasnya.

Wattimena mebeberkan, dalam waktu dekat segera dilaksanakan kembali perombakan birokrasi pada Jabatan Administrator (Eselon III), sehingga dirinya berharap proses hari ini dapat diterima dengan baik oleh seluruh pihak

“Saya berharap dalam waktu singkat segera kita lakukan seleksi terhadap jabatan-jabatan yang masih kosong,” pungkasnya.

Untuk diketahui, pelantikan tersebut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kota Ambon, Sekretaris Kota (Sekkot), Agus Ririmasse dan seluruh pimpinan OPD Lingkup.

Wattimena Harap Para Kepala Pemerintah Dukung PKK

0

Ambon, Maluku.news – Pj. Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena telah menginstruksikan kepada Camat, Raja/Kades dan Lurah sampai ketua RT/RW agar dapat mendukung PKK di wilayah masing-masing.

Penegasan tersebut disampaikan, Pj. Ketua Tim Penggerak (TP) – PKK Kota Ambon, Lisa Wattimena dalam sambutan, saat membuka kegiatan “Peningkatan Kapasitas Kader PKK dan Dasawisma Kecamatan Nusaniwe”, Jumat (27/10/2023) di Kantor Negeri Nusaniwe.

“Dalam kesempatan ini saya ingin menyampaikan pesan dari Pj. Wali Kota agar PKK mendapat dukungan sepenuhnya serta bekerjasama membangun kolaborasi dan sinergitas sebagai mitra pemerintah,” ujarnya.

Hubungan kerjasama ini, lanjutnya, selain bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan, namun melalui PKK masyarakat lebih mendapat perhatian dan setuhan dari pemerintah.

“Untuk itu sebagau Pj. Ketua TP-PKK saya mengajak Bapak/Ibu Kades/raja dan lurah mari kita saling bergandengan tangan, saling mendukung dalam melaksanakan program pemerintah karena PKK adalah mitra kerja pemerintah yang membantu pemerintah dalam pelaksanaan program pemberdayaan,” tuturnya.

Dirinya menjelaskan, dukungan yang diminta terhadap PKK antara lain pembentukan Dasawisma, yang berperan penting membantu pemerintah dalam identifikasi dan mendata problema yang ada di tengah masyarakat.

“Dari data itulah kita dapat menentukan langkah kebijakan, sehingga yang dilakukan pemerintah tepat sasaran,” imbuhnya.

Ditandaskan, PKK dengan 10 Program Pokok dapat menjawab semua tantangan dan permasalahan di bidang pemerintahan, asal mendapat dukungan penuh dari jajaran pemerintahan dari tingkat paling bawah.

Lewat dukungan itu TP-PKK dapat bekerja dengan hati dan tetap semangat dalamn membantu Pemerintah, baik di tingkat kecamatan, Desa/Negeri dan kelurahan.

“Menjadi kader PKK bukanlah hal yang mudah, tetapi saya berharap kader PKK di kota Ambon dapat menjiwai, peran, tugas dan fungsi srta kewajiban untuk dapat melayani masyarakat dengan baik,” pungkasnya.

Untuk diketahui kegiatan peningkatan kapasitas kader PKK dan Dasawisma akan dilaksanakan secara berkelanjutan pada semua kecamatan di Kota Ambon.

Lisa Wattimena Buka Mini Expo Produk Unggulan Desa Hunut DP

0

Ambon, Maluku.news – Pj. Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Ambon, Lisa Wattimena, membuka kegiatan Mini Expo Produk Unggulan Desa Dan Lomba Olahan Pangan Lokal Desa Huntuh – Durian Patah (DP) Kecamatan Baguala, yang berlangung di Aula Dahsat, Balai Desa, Jumat (27/10/2023).

Dalam Berbagainya, Wattimena katakan, kegiatan Mini Expo dan lomba makanan pangan yang dilaksanakan merupakan bukti nyata dari potensi yang dimiliki desa Hunuth DP dalam menciptakan produk unggulan yang berkualitas tinggi.

“Desa dapat dijadikan tempat lahirnya kreativitas dan kearifan lokal yang memiliki kekaytaan budaya alam dan sumber daya manusia yang luar biasa,” ujarnya.

Diungkapkannya, melalui Mini Expo tersebut, terbuka kesempatan untuk mengeksplorasi dan mengapresiasi berbagai produk unggulan dari desa, mulai dari kerajinan tangan hingga produk pertanian dan pangan lokal.

“Ini adalah momen yang tepat untuk mendukung dan mempromosikan UMKM lokal kita yang merupakan tulang punggung perekonomian,” lanjutnya.

Selain itu, lomba olahan pangan lokal juga menjadi penting bagi masyarakat di desa dan pengrajin makanan lokal untuk berbagai pengetahuan dalam menciptakan hidangan dan produk pangan yang sehat dan bergizi.

“Ini menjadi ajang di mana kita dapat melestarikan budaya pangan lokal di daerah dan mendukung keberlangsungan bahan pangan lokal sebagai makanan sehari-hari,” kata Wattimena.

Menutup Seremoninya, Pj. Ketua TP-PKK kota Ambon memberikan penghargaan kepada Kades Hunuth-DP, beserta ketua TP-PKK dan pengurus yang telah menyelenggarakan kegiatan ini dalam rangka promosi produk unggulan desa, serta penciptaan menu-menu sehat bergizi dengan pemanfaatan pangan lokal di kota Ambon.

“Saya berharap Lomba ini dapat dilaksanakan setiap tahun, asalkan jangan dijadikan rutinitas semata, tetapi dengan karya dan produk unggulan dapat meningkatkan perekonomian keluarga,” kuncinya.

Gandeng Pemkot, INKOWAPI Gelar Pelatihan B2SA

0

Ambon, Maluku.news – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, digandeng organisasi Induk Koperasi Wanita Pengusaha Indonesia (INKOWAPI), bersama dengan Usaha Rakyat (USAHARA), dengan Badan Pangan Nasional, melaksanakan “Pelatihan & Penganeragaman Konsumsi Pangan Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) Melalui Posko Pangan di Indonesia Timur”, di Ruang Rapat Vlissingen Balai Kota, Jumat (27/10/2023).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon, Agus Ririmasse, yang dalam sambutannya disampaikan Pemerintah serta seluruh masyarakat memberikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan dimaksud. Dengan begitu Industri Kecil Menengah (IKM) dan UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) di Kota ini terbekali guna memajukan usaha yang lebih berkualitas.

Lanjutnya, ini juga menjadi salah satu upaya pemerintah dalam mendukung berbagai usaha guna mendukung pengembangan usaha kecil dan menengah yang ada, meski disamping itu ada berbagai upaya lainnya.

“Pemkot terus melakukan upaya untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakay melalui program dana desa dan pembangunan infrastruktur untuk itu di perlukan kolaborasi dan sinergitas antara Pemkot dan pengusaha di dalam mendukung UMKM agar kualitas dan kapasitasnya semakin meningkat,” ungkapnya.

Ririmase berharap, kedepan melalui pembekalan ini UMKM dapat membantu pemerintah dalam rangka menyelesaikan perilaku konsumsi pangan dengan keunggulan lokal.

“Saya berharap melalui kegiatan ini dapat membantu Pemkot dalam menyelesaikan perilaku konsumsi pangan sesuai dengan keunggulan lokal juga dapat memotivasi seluruh perilaku konsumsi pangan sesuai dengan keunggulan lokal juga dapat memotivasi seluruh IKM dan UMKM dalam mengembangkan dan merealisasikan posko pangan lokal di seluruh Indonesia terkhusunya di Kota Ambon,” pungkasnya.

Untuk diketahui, kegiatan ini dilaksankan secara langsung dengan menghadirkan Direktur Penganekaragaman Konsumsi Pangan Badan Nasional, Rinna Syawal sebagai narasumber, kepada seluruh pengusaha UMKM di Kota Ambon.

Bahas Pengelolaan SMA Siwalima Dengan Dinas Pendidikan, ini Kata Afifudin

0

Ambon, Maluku.news – Komisi IV DPRD Maluku menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama Dinas Pendidikan dan SMA Siwalima terkait pengelolaan dan persoalan di sekolah tersebut.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua komisi IV Rovik Afifuddin kepada wartawan di gedung DPRD Maluku Kamis (26/10/2023)

Menurutnya tadi dalam rapat,kita melibatkan semua stakeholder baik itu Dinas Pendidikan diwakili Kabid SMA Sirhan Pelu ,Plh Kepala sekolah SMA Siwalima bersama alumni Angkatan pertama.Kita telah mengidentifikasi beberapa persoalan yang nantinya akan kita upayakan sama-sama.

Dijelaskan sekolah ini tetap harus eksis untuk kepentingan generasi dan anak didik kita di tahun-tahun berikutnya..Kita sudaSelain penataan manajemennya kita cek siapa saja yang bisa di situ, jika diatur dengan peraturan daerah untuk bisa mengakomodir semua kepentingan yang ada di sana.”ungkapnya.

Tak hanya itu alokasi anggaran juga harus diperhatikan memang tidak cukup, kalau cuma yang ada ini kan untuk makan minum 4,5 miliar, sehingga anggaran yang tidak mencukupi dan itu hanya digunakan untuk makan.

Untuk kebutuhan lainnya misalnya untuk bimbel-bimbel itu ditiadakan,padahal kelebihan dari SMA dia mempunyai bimbel-bimbel itu kita tekan semua itu dengan kreativitas dan pemikiran itu harus didorong.

Dia mengaku ada keinginan dari anggota pada umumnya untuk pemisahan pengelolaan asrama, semua dalam pembahasan kita jadi asrama sendiri manajemen sekolah sendiri.”ujar Rovik.

Ditambakan nanti kita lihat apa efeknya manfaat tapi belum diputuskan semuanya nanti ada rapat berikutnya yang melibatkan seluruh anggota komisi, supaya benar-benar keputusan yang kita ambil itu demi kemaslahatan SMA Siwalima”ungkapnya.

Bangun Pariwisata di Ambon Butuh Kolaborasi

0

Ambon, Maluku.news – Dalam rangka membangun pariwisata yang di Kota Ambon, Pj. Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, mengungkapkan perlu ada kerja sama, kolaborasi antar Pemerintah Kota (Pemkot), para pemangku kepentingan/stakeholder dan seluruh warga masyarakat yang berdomisili pada Ibukota Provinsi Maluku ini.

Hal tersebut disampaikannya, saat membuka Kegiatan, “Penguatan Jejaring Tata Kelola Destinasi Pariwisata di Kota Ambon sebagai Kota Musik Dunia” yang digelar oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI, The City Hotel, Kamis (26/10/2023).

“Kami perlu dukangan dari semua pihak termasuk Pemerintah Pusat (Pempus). Oleh karena itu kita tidak bisa berdiri sendiri harus ada kerja kolaborasi. Saya berterimakasih Kemenparekraf RI menggelar kegiatan ini dengan narasumber yang kompeten, ini pertanda bahwa dukungan luar biasa,” ungkapnya.

Wattimena dalam sambutannya mengungkapkan, sejauh ini Pemkot Melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Ambon, telah melakukan segala upaya guna membuat destinasi wisata Ambon Kota Musik, semakin menarik. Salah satunya lewat pendirian dan pengembangan sanggar budaya pada desa/negeri guna menunjukkan potensi yang dimiliki sebagai daya tarik bagi para wisatawan untuk kembali berkunjung.

“Pemkot sementara berupaya merancang desain pembangunan pariwisata di kota ini. Oleh karena itu saya sudah wajibkan seluruh negeri punya satu sanggar seni budaya. Paling tidak ada satu tarian atau musik khas yang menjadi ciri dari negeri itu sendiri,” tambahnya.

Lanjutnya, dengan kerja sama yang dilakukan oleh Pemkot dan Pemerintah Negeri tersebut, tentu dapat menambah value guna memajukan Pariwisata yang dimiliki Kota ini kedepan. Agar para turis yang berkunjung di kota dapat kembali dengan kesan yang baik sehingga berdampak pada naiknya pengunjung mancanegara.

“Harus lebih ditingkatkan bagaimana caranya kita supaya memiliki nilai tambah, oleh sebab itu pengembangan destinasi wasata di kota ini harus memadukan alam dan atraksi seni budaya,” pungkas Wattimena.

Wattimena berharap, melalui kegiatan ini seluruh stakeholder termasuk Kemenparekraf RI dapat memberikan perhatian guna mengembangkan destinasi wisata yang dimiliki.

“Kita berharap kegiatan hari ini menyatukan dan menguatkan tekad kita untuk memperbaiki serta untuk mewujudkan harapan kita bersama. Yang terpenting saat ini adalah menyiapkan masyarakat kita supaya mendukung semua ini,” pungkas Wattimena.

Untuk diketahui dalam kegiatan ini hadir Ketua Tim Kerja Wilayah IV Direktorat Pengembangan Destinasi II Kemenparekraf, Widayanti Bandia. Bertindak sebagai narsumber diantaranya; Kepala Disparbud Kota Ambon, Rico Hayat, Direktur Ambon Music Office (AMO), Ronny Loppies, Pendiri Antida Music Production, Anom Darsana, dan Direktur Maluku Bambu Orkestra, Maynart Alfons.

Baznas Maluku Salurkan Bantuan Dana RLH di Kota Ambon

0

Ambon, Maluku.news – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Maluku, menyalurkan bantuan dana Rumah Layak Huni (RLH) Baznas Pusat di wilayah Kota Ambon.

Uniknya, penerima bantuan tersebut adalah warga beragama Kristen yang berdomisili di RT 03/RW 02, Desa Hunuth- Durian Patah (DP), Kecamatan Baguala, atas nama, Lusiana Galandjindjinay.

Plt. Ketua Baznas Provinsi Maluku, Ustad Arsal Tuasikal yang didampingi Pj. Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena dalam penyerahan secara simbolis bantuan dimaksud, Rabu (25/10/2023) di rumah warga penerima, mengatakan, ini menjadi satu-satunya di Indonesia dimana penerima bantuan adalah warga non Muslim.

“Tidak ada warga non Muslim diseluruh Indonesia yang menerima bantuan baznas seperti ini, satu-satunya di Kota Ambon dan itu karena jasa Pj. Wali Kota, yang mengusulkan,” ujarnya.

Diakui Tuasikal, 99 persen dana Baznas berasal dari umat Islam, karena berupa zakat, infaq dan sedekah sehingga harus disalurkan bagi kalangan umat Islam sendiri. Namun dalam bantuan RLH ini dananya berasal dari Coorporate Social Responsibility (CSR) Perusahaan, baik BUMN, maupun swasta, yang menintipkan dananya ke Baznas.

“Jadi saya perlu sampaikan agar tidak terjadi kegaduhan, sebab dana ini murni dari CSR, dan rekening untuk transfer dan penyalurannya juga berbeda dengan yang berasal dari. zakat, tidak dicampur,’ bebernya.

Tuasikal merinci, Bantuan RLH Baznas Pusat yang diberikan diwilayah Maluku sebanyak 65 unit, dimana untuk Kota Ambon hanya 1 unit rumah dengan nilai bantuan Rp 25 Juta.

“Itu terdiri dari Rp 20 Juta Biaya material dan sisanya untuk biaya tukang’ tandasnya.

Sementara itu, Pj.Wattimena menyampaikan terima kasih kepada pimpinan Baznas pusat dan provinsi Maluku, yang turut membantu warga kota Ambon lewat penyaluran bantuan untuk bedah/perbaikan rumah.

“Ini luar biasa karena yang diberikan adalah warga Kristen, ini mencerminkan Baznas yang merupakan lembaga umat Islam tetapi dapat juga memberi bantuan kepada umat beragama lainnya, lewat dana CSR,” ungkapnya.

Dirinya menuturkan, apa yang dilakukan oleh Baznas pusat lewat Baznas Maluku ini, sejalan dengan upaya membangun Kota Ambon sebagai Kota Untuk semua orang “Ambon Par Samua’, tanpa membedakan suku, ras dan agama.

Olehnya itu, kepada penerima bantuan Wattimena berharap agar dapat dimanfaatkan secara baik.

“Gunakan bantuan secara baik untuk perbaikan rumah dan maknai ini sebagai cara Tuhan memberikan berkat bagi umatnya yang setia,” pungkas Wattimena

Pemerintah Polandia Bersama Pemkot Buka Peluang Kerjasama Sektor Pariwisata

0

Ambon, Maluku.news – Pemerintah Polandia bersama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon membuka peluang kerjasama di sektor pariwisata.

Hal ini disampaikan Pj. Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena di Ambon, Rabu (25/10/2023).

Peluang kerja sama di berbagai bidang khususnya bidang pariwisata disampaikan saat kunjungan Wakil Duta Besar (Dubes) Negara Polandia untuk Indonesia Stefan Piotr Firlus, ke Pemerintah Kota Ambon.

“Kunjungan Wakil Dubes Polandia bermaksud menjajaki kemungkinan adanya kerjasama di sektor pariwisata. Sebab berangkat dari catatan wisatawan asal Polandia yang berkunjung ke ibukota provinsi Maluku ini terbilang cukup banyak, mencapai 200-an lebih,” bebernya.

Menurutnya, jika misalnya hubungan antara kedua pihak terjalin baik, maka bisa membuka kans adanya travel agent yang dikelola leh pemerintah atau swasta, yang bisa membantu mengatur perjalanan wisata para wisatawan Polandia selama di kota Ambon,

Wattimena menambahkan, selain pariwisata, pemerintah Polandia juga tertarik pada kerjasama di bidang pendidikan melalui program pertukaran mahasiswa Universitas Pattimura (Unpatti). Hal itu tentu menjadi awal kerjasama pendidikan lainnya kedepan.

“saya juga sebenarnya minta ke Wakil Dubes untuk bantu kita di Ambon soal penyediaan air bersih. Padahal di Polandia juga air bersih sulit. Mereka harus ambil dari satu titik,” akuinya.

Demikian juga soal penanganan masalah sampah menurut Wattimena, telah diutarakan ke Wakil Dubes Polandia agar bisa dibantu kerjasama. Serta kemungkinan dijajaki sister city atau kota bersaudara antara Ambon dengan salah satu kota di Polandia.

“Sister City itu nanti, jangka panjang. Yang pasti kehadiran Wakil Dubes Polandia ke Ambon untuk mengapresiasi Kota ini karena luar biasa, dia berbeda dengan kota-kota besar di Jawa. Disini orang bisa menikmati hidup dengan baik, pemandangan alamnya indah,” urai Wattimena menirukan atensi Wakil Dubes Polandia.

Bahkan karena keindahan dan keramahan warga di kota Ambon, akuinya, Wakil Dubes Polandia berjanji suatu ketika ingin kembali lagi ke Ambon untuk menikmati city of Music ini.

Diketahui, dalam pertemuan tersebut, Walikota didampingi Kepala Dinas PUPR Melianus Latuihamallo, Kepala Dinas Pendidikan Edy Tasso dan Kepala Dinas Pariwisata Rico Hayat.

Pj.Wali Kota Ambon Gelar WAJAR di Desa Hunut – DP

0

Ambon, Maluku.news – Pj. Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena memulai program “Wali Kota Jumpa Rakyat (WAJAR)” di Desa/Negeri dan Kelurahan yang dimulai dari Desa Hunuth – Durian Patah (DP), Kecamatan Baguala, Rabu (25/10/2023).

Wattimena dalam kesempatan tersebut menjelaskan, WAJAR merupakan inovasi Pemerintah Kota (Pemkot) yang dibuat dalam rangka memberikan ruang dan kesempatan kepada masyarakat untuk menyampaikan permasalahannya dan aspirasinya secara langsung kepada Pj. Wali Kota, Asisten, pimpinan OPD atau yang mewakili.

“Mengapa ini harus dilakukan? karena memang kami sadari bahwa ada banyak persoalan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat, tetapi akses masyarakat untuk menyampaikan secara langsung kepada pimpinannya di Kota Ambon itu terbatas, jadi kita memberikan ruang ini semata-mata hanya untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat menyampaikan aspirasinya,” ungkapnya.

Diakui Wattimena, dari penyelenggaraan WAJAR di Pelataran Balai Kota tiap hari Jumat, banyak permasalahan masyarakat yang telah diselesaikan sesuai dengan kemampuan Pemkot.

Namun saat ini, program WAJAR dialihkan ke Desa/Negeri dan Kelurahan tiap Rabu dan Jumat, sebab tahapan penyusunan APBD 2024 akan berjalan lewat musrembang yang dimulai dari tingkat Desa/Negeri, Kelurahan, Kecamatan, hingga tingkat kota, dimana dalam kenyataannya banyak aspirasi masyarakat yang hilang di tengah jalan.

Oleh sebab itu, menurutnya, pelaksanaan WAJAR, selain untuk menyerap aspirasi juga untuk menjalin silahturahmi, dan ada bantuan yang diberikan kepada masyarakat.

“Pemkot hari ini mau memberikan hal baru dalam bahwa tugas pemerintah yaitu mendengar keluhan masyarakat, menyerap aspirasi lalu, selanjutnya diselesaikan dengan kemampuan Pemkot,” jelasnya.

“Ini kali pertama kita buat kita langsung di Desa Hunut DP, masih ada 49 Desa/Negeri kelurahan lain yang harus kita kunjungi, nah itu kira-kira maksud dari kita melakukan
program ini,” pungkas Wattimena.

Untuk diketahui, dalam kesempatan ini beberapa poin aspirasi yang disampaikan oleh warga yakni terkait kepemilikan tanah, Pelayanan Adminduk, Perbaikan dan pembangunan infrastruktur, keselamatan lalu lintas, serta masalah pembuangan limbah.

Pada kegiatan tersebut juga turut dibagikan bantuan 100 paket sembako bagi masyarakat miskin Desa Hunuth DP, yang merupakan bantuan Coorporate Social Responsibility (CSR) dari PT. Bank Modern Express.