Beranda blog Halaman 132

Pj. Wali Kota Kembali Lantik Kades Waiheru

0

Ambon, Maluku.news – Mantan Kepala Desa (Kades) Waiheru, Usman Ely yang sebelumnya dicabut Surat Keputusan (SK) Jabatannya (SK Walikota Ambon Nomor: 319 Tahun 2022 tentang pengesahan pengangkatan Kepala Desa Waiheru Kecamatan Teluk Ambon masa jabatan 2022-2028), kembali dilantik oleh Pj. Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, di ruang kerjanya Balai Kota, Rabu (25/10/2023).

Untuk diketahui, sebelumnya Usman Ely digugat oleh Kardina La Ucu, Rusli Raiba, Siti Saoda Lasima, ke Peradilan Tata Usaha Negara (PTUN) Makassar. Yang kemudian ditindaki dengan putusan perkara perdata pada tingkat banding PTUN Nomor: 196/B/2022/PTUN.ABN, yang amar putusannya menegaskan, mengadili, menerima permohonan banding dari penggugat atau pembanding dan membatalkan putusan Pengadilan TUN Ambon Nomor: 17/G/2022/PTUN. ABN, tanggal 13 Oktober 2022.

Wattimena, dalam arahan singkatnya, usai melantik Ely, menyatakan proses pelantikan yang deselenggarakan hari ini sudah memenuhi ketentuan perundang-undangan yang berlaku, guna menyambung masa jabatan (2022-2028).

“Tugas dan tanggung jawab Kepala Desa, saya yakin Pak Usman sudah mengetahuinya. Kita harapkan adalah seorang pemimpin pada level pemerintahan yang paling bawah yakni Desa/Negeri dan Kelurahan, mampu melaksanakan tugas tanggung jawab sesuai ketentuan perundang-undangan,” ungkap Wattimena.

Wattimena menegaskan Ely agar merangkul warga Desa Waiheru, dan tentunya dapat menjaga keharmonisan antar warga dengan tidak berpihak pada kelompok-kelompok tertentu.

“Prinsipnya adalah kerja sesuai dengan ketentuan yang berlaku, maka kita akan tetap dihargai, dihormati oleh masyarakat. Semoga dalam sisa kepemimpinanatau sisa jabatan Pak Usman dapat melaksankan apa yang saya sampaikan tadi dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.

Dirinya juga meminta kerja sama yang baik dapat dibangun antara kepala desa bersama dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), guna terselenggaranya program-program pemerintahan guna memajukan Waiheru kedepan.

“Kepada BPD, dapat membangun kerja sama, kedepan kita juga akan diperhadapkan dengan agenda Pemilu Tahun 2024 karena itu saya berharap, Pak Usman dan jajarannya untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab guna menjaga netralitas pada warganya agar terhindar dari masalah- masalah hukum,” pungkas, Wattimena.

Untuk diketahui, Wattimena didampingi oleh Sekkretaris Kota (Sekkot), Agus Ririmasse, Staf Ahli Pemerintahan dan Pelayanan Publik, Pieter Saimima, serta Kepala Bagian Tata Pemerintan, Alfian Lewenussa.

Panitia LGJI Youth Ambon Island Dituding Tidak Kompeten, Ini Kata Rahakbauw

0

Ambon, Maluku.news – Lomba Gerak Jalan indah yang di gelar komunitas Youth Ambon island pada hari sabtu 21/10/23 rupanya menuai pro dan kontra, masyarakat menilai panitia pelaksana lomba gerak jalan indah tidak berkompeten dalam menilai peserta lomba.

Pasalnya yang menjadi juara 1 umum dinilai kurang bagus .kurang rapih dan tidak kompak,sehingga masyarakat tidak setuju dengan keputusan dewan juri yang mengakibatkan timbulnya pro dan kontra.

Menanggapi hal itu anggota DPRD Maluku Richard Rahakbauw menjelaskan saya yakin dan percaya bahwa dukungan dari teman-teman sekalian, dapat membantu saya untuk mempublikasikan hal ini ke masyarakat.

“Saya mau meluruskan dulu pemberitaan yang mengakibatkan kegaduhan di tiktok , Facebook, juga di Instagram terkait juara 1 sampai dengan juara 6,” ujar Rahakbauw kepada wartawan di gedung DPRD Maluku Selasa (24/10/2023).

Dia menegaskan sekali lagi panitia lomba gerak jalan indah Youth Ambon Island tidak perna mencampuri atau melakukan introspeksi terhadap penilaian yang dilakukan oleh juri ini yang memang dipilih langsung oleh TNI dan Polri ,ada angkatan Darat dan Angkatan Laut, maupun Kepolisian.

Jadi ,kemenangan yang kemarin itu tanpa di interpensi, dan saya sudah mempertegas bahwa baris salah yang dilakukan oleh tim, dalam hal ini peserta, segera melakukan komplain ke google clam. pada saat peserta akan melakukan teknikal meeting itu kami sudah mengirimkan link, ke seluruh peserta, dan kami minta kepada peserta untuk menginformasikan itu kepada masyarakat.”ujarnya.

Tak hanya itu juri-juri itu bukan saja melakukan penilaian, tetapi masyarakat juga melakukan penilaian, terhadap barisan yang akan melewati jalur-jalur yang sudah di tentukan untuk kemudian kalau ada kesalahan yang dilakukan oleh peserta, itu segera di kirim ke google clam untuk kemudian kita melakukan diskualifikasi.

Seperti yang sudah saya sampaikan adalah, kemarin itu waktu saya pilih juri dari SD, salah satu peserta dari mangga 2 itu siswa SMP. Ketika di kirim masalah itu ke google clam, langsung di konfirmasi itu ke panitia, sehingga kita langsung panggil nomor peserta dan officialnya untuk menghadap ke panitia.Ada beberapa kami panggil dan mereka datang, kemudian saya tanya betul yang di klaim oleh masyarakat di google klaim.

Dia mengaku ada salah satu diantaranya SMP? Dan mereka menjawab, “iya pak, tapi umurnya 12 tahun”, sehingga mereka harus di diskualifikasi padahal mereka mendapatkan juara 2, tetapi karena ada peserta yang kemudian dari SMP, walaupun itu 1, dan tidak memenuhi persyaratan pun kita langsung diskualifikasi

Oleh karena itu, mereka diskualifikasi sehingga yang tadinya juara 3, harus naik ke juara 2, juara 4 naik ke juara 3, begitu dan seterusnya, itu menunjukkan independensi panitia dalam rangka mengakomodir klaim yang dilakukan oleh masyarakat di google klaim.

Untuk juara 1 umum itu, klaimnya baru kita ketahui pada jam 23:45 menit, setelah acaranya selesai, sehingga kalau seperti itu kita tidak bisa menarik hadiah dan piala yang telah kami berikan.

“Bayangkan saja dalam 5 jam sebelum panitia melompat kami memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memberikan masukan, terkait dengan barisan salah yang dilakukan oleh para peserta, tetapi sampai dengan kami menunggu pengumuman para juri, tidak ada satupun dari peserta maupun masyarakat yang melakukan klaim terhadap juara 1 umum.

Dan ketika kami mengumumkan juara 1 umum sampai selesai acara, jam 23:45 menit, baru ada klaim di Panitia.
Ini merupakan satu hal yang salah, kami anggap bahwa mereka memang,menang sehingga tidak dapat kita gugurkan.

Kami selaku panitia ingin meluruskan sehingga kemudian tidak ada salah tafsir bahwa panitia melakukan kongkalikong dan ada dugaan kepentingan politik.”ungkapnya.

Wali Kota Ambon Resmikan Flyingsite Sekaligus Buka Lomba Paralayang

0

Ambon, Maluku.news – Pj Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena meresmikan Flyingsite Rouhattu, sekaligus membuka secara resmi lomba akurasi regional paralayang yang dilaksanakan pada puncak paralayang, Dusun Airlouw, Negeri Nusaniwe, Kecamatan Nusaniwe, Senin (23/10/2023).

Wattimena dalam sambutannya menyampaikan, peresmian Flyingsite puncak Rouhattu ini merupakan awal untuk menjadikan lokasi tersebut sebagai pusat olahraga Dirgantara paralayang, sekaligus mendukung pariwisata di Kota Ambon kedepan.

Pasalnya, sampai dengan saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon bersama dengan Pemerintah Negeri (Pemneg) Nusaniwe sementara memperjuangkan lokasi tersebut sebagai pusat wisata yang dimiliki Ibukota Provinsi Maluku ini.

“Semenanjung Nusaniwe, sementara kita persiapkan untuk pengembangan Pariwisata terintegrasi meliputi Pintu Kota, Puncak Paralayang, dan wisata pantai lainnya sampai dengan Negeri Latuhalat dan sebagainya,” ungkapnya.

Lanjutnya, Konsep Parawisata moderen kedepan akan dianut oleh Kota ini, yang kemudian akan dikembangkan. Hal ini tentu diyakini berdampak pada perekonomian warga masyarakat yang berdomisili pada semenanjung Nusaniwe sampai dengan Negeri Latuhalat, dan lain sekitarnya.

“Hari ini mungkin kita (Pemkot) belum mampu untuk memaksimalkan secara baik karena berbagai keterbatasan tetapi saya yakin kalau perencanaan ini sudah dilakukan dengan baik, konsepnya sudah didudukan dengan baik, saya yakin kedepan dapat teroganisir,” ungkapnya.

Dalam kegiatan tersebut, Wattimena juga membuka perlombaan akurasi ragional paralayang. Dengan terselenggaranya kegiatan tersebut, dirinya memberikan apresiasi yang tinggi kepada panitia yang telah berkerja keras sehingga dapat menyelenggarakan event tersebut.

Dirinya berharap kedepan tak hanya kelas regional yang diperlombakan, akan tetapi dapat terlaksana tingkat nasional.

“Kita yakin sungguh ini merupakan awal yang baik kita semua, pemerintah kota Pemkot juga menyadari bahwa dalam keterbatasan yang ada kami juga tidak dapat memberikan support secara maksimal tetapi yakinlah ini merupakan awal yang baik bagi kita semua. Dengan lomba akurasi regional ini mudah-mudahan akan dipublikasi dan mendapat perhatian dari seluruh pecinta olahraga paralayang di indonesia, agar pada waktu-waktu kedepan kita bisa melaksanakan lomba yang lebih besar lagi,” tandas Wattimena.

Dirinya pun meminta kepada panitia dan Pemneg Nusaniwe kedepan dapat berkoordinasi dengan Dinas terkait terkait
dengn pengembangan lokasi tersebut, agar kedepan lokasi tersebut semakin baik untuk event selanjutnya.

Terima Kunjungan Siswa Pembentukan Bintara Polri, Ini Harapan Wattimena

0

Ambon, Maluku.news – Menerima kunjungan Anjangsana Siswa Pembentukan Bintara Polri Gelombang 11/2023 SPN Polda Maluku di Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, Pj. Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena berharap 230 siswa tersebut dapat menjadi anggota Polri yang profesional dan presisi.

“Pendidikan bukan akhir perjuangan, tapi awal pembentukan menjadi polisi yang profesional dan presisi, jadi harus diikuti dengan baik dan memastikan bawha kita menyerap semua hal yang diajar dalam pendidikan sehingga kita menjadi anggota Polri yang hebat,” kata Wattimena, Senin (23/10/2023) di Balai Kota.

Kepada para siswa SPN, dirinya mengingatkan bahwa mulai dari proses seleksi, pendidikan, hingga kelak menjadi anggota kepolisian, tidak lepas dari doa dan mengorbankan orang tua. Oleh karena itu, tidak boleh sombong dan merasa diri hebat, karena nantinya akan bertugas menjadi pengayom masyarakat.

“Selesai pendidikan, jadikan masyarakat sebagai saudara sehingga pendekatan untuk menyelesaikan masalah harus dengan cara sebagai pengayom dan pelindung,” tuturnya.

Menurut Wattimena, citra kepolisian tidak tergantung pada institusi tapi pada personilnya. Untuk itu, ia berharap nantinya para calon Bintara Polda Maluku ini dapat melaksanakan tugasnya dengan baik, apalagi masyarakat Kota Ambon sangat menghargai sosok Polisi.

Wattimena menandaskan, kedepan ada tanggung jawab besar Polri untuk memastikan penyelenggaraan Pemilu 2024 dapat berjalan dengan baik. Sebab tidak mungkin Pemilu dapat berlangsung dengan baik, jika situasi aman dan nyaman tidak kondusif, serta terdapat potensi timbulnya kekacauan di masyarakat.

“Agar sampai ke maksud itu, maka yang terpenting adalah bagaimana menyiapkan proibadi anggota Polri yang melaksanakan tugas pengamanan itu sendiri. Namun dari Apel Siaga Brata dan Simulasi yang telah dilakukan, kami tidak ragu lagi,” pungkasnya.

Akhir Triwulan, Realisasi Pajak dan Retribusi Capai 81,38 Persen

0

Ambon, Maluku.news – Masuk triwulan terakhir tahun berjalan (2023) realisasi pajak dan retribusi Kota Ambon, mencapai 81,38 persen, hal tersebut mengindikasikan target yang direncanakan sebesar Rp 136 Milyar tercapai pada akhir tahun.

Demikian disampaikan Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi (BPPRD), Roy de Fretes, di ruang kerjanya pada Balai Kota, Senin (23/10/2023).

De Fretes, mengungkapkan, penghitungan realisasi pajak triwulan terakhir tersebut merupakan total pajak pada bulan pertama triwulan terakhir. Sehingga, dirinya optimis pada dua bulan selanjutnya, dapat mencapai target yang telah dirancang saat memasuki tahun anggaran 2023 ini.

“Pajak dan retribusi daerah saat ini sudah mencapai 81,38 persen, semuanya sudah diatas 75 persen dan ini perhitungan bulan September-Oktober 2023 pada triwulan terakhir. Kecuali BPHTB (Biaya Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan) yang sampai dengan saat ini masih 58,74 persen, karena itu tergantung transaksi (jual/beli) baru di bayar,” ungkapnya.

Disinggung terkait dengan pajak tertinggi dalam kalkulasi keseluruhan realisasi, dirinya mengungkapkan pajak mineral bukan logam dan batuan (95,55 persen), sementara pajak restaurant sudah mencapai (83,19 persen).

“Kami optimis di dua bulan terakhir ini dapat mecapai target. Sebab sudah mulai mengarah ke sana, terbukti melalui angka realisasi yang tinggi dalam hitungan dua bulan, dan dalam dua bulan terakhir jika kita bisa mendapat Rp 5,7 Milyar maka tentu kita mencapai target 100 persen,” tandasnya

Untuk diketahui, strategi yang digunakan untuk mencapai target yang selama ini dilakukan oleh BPPRD adalah dengan cara jemput bola, turun lapangan untuk melakukan pemeriksaan lokasi pajak, sehingga setiap ada permasalahan dilapangan tidak pernah dihindari namun tetap diselesaikan secara baik.

Pemkot Ambon Mulai Gerakan Minum Tablet Tambah Darah di Sekolah

0

Ambon, Maluku.news – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melalui Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, dan Dinas PPKB, berkerjasama dengan Tim Penggerak (TP) – PKK Kota Ambon, memulai Gerakan Minum Tablet Tambah Darah (TTD) kepada para remaja putri (siswi) di SMP Negeri 2, Kelurahan Waihaong, Kecamatan Nusaniwe Senin (23/10/2023).

Kegiatan yang dinamakan “Gerakan Remaja Putri Bersama di Hari Senin Minum (Gemari Bersemi) TTD” ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan yang dilaksanakan dengan para Kepala Sekolah (Kepsek) Kamis (19/10/23) di Balai Kota.

Pj. Ketua TP – PKK Kota Ambon, Lisa Wattimena, di sela-sela kegiatan mengatakan, pemberian TTD sangat penting bagi remaja putri yang telah memasuki masa pubertas.

“Di masa pubertas remaja putri akan mengalami haid setiap bulannya sehingga membutuhkan zat besi dua kali lipat agar tidak menderita Anemia (kurang darah),” ungkapnya.

Selain untuk pencegahan anemia, manfaat minum TTD juga untuk menjaga kemampuan berpikir dan daya tahan tubuh, menunjang fase tumbuh kembang dengan pemenuhan zat besi sebagai investasi kesehatan jangka panjang.

“Anemia juga menyebabkan remaja putri mengalami berbagai kondisi seperti penurunan imunitas, sehingga rentan terpapar berbagai penyakit infeksi” tambah Wattinena.

Menurutnya, Pemberian TTD juga menjadi upaya pencegahan Stunting sebab Anemia menjadi salah satu faktor penyebab ibu-ibu melahirkan anak Stunting. Untuk itu, dengan pemberian TTD kepada para remaja Putri, kedepan dapat memenuhi kebutuhan gizi serta mencegah mereka melahirkan anak dengan kondisi Stunting.

“TTD dapat mengurangi potensi Anemia, sehingga kedepan dapat mencegah ibu nantinya melahirkan anak dengan kondisi Stunting,” tandasnya.

Dirinya berharap Gemari Bersemi TTD ini mendapat dukungan dari semua Kepsek dan para siswi SMP di Kota Ambon. Olehnya itu, kegiatan ini akan dilanjutkan pada seluruh kecamatan.

Untuk diketahui, turut hadir dalam Gemari Bersemi TTD di SMP Negeri 2, para Kepsek dan para Kepala Puskesmas se Kecamatan Nusaniwe.

Pj. Wali Kota Ambon Apresiasi LGJI Youth Ambon Island

0

Ambon, Maluku.news – Pj. Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena memberikan apresiasi atas kontribusi positif yang diberikan oleh Komunitas Youth Ambon Island, dalam bentuk penyelenggaraan Lomba Gerak Jalan Indah (LGJI) menyambut Hari Sumpah Pemuda yang ke-95 di tahun ini.

“Terima kasih, penghargaan, dan aspresiasi yang setinggi – tinginya kepada penyelenggara yang telah membantu pemerintah membangun semangat warga Kota Ambon memajukan kota yang kita cintai,” kata Wattimena saat membuka kegiatan dimaksud, Sabtu (21/10/2023) di Makorem 151 Binaiya, Keluarahan Batu Gajah.

Dirinya menjelaskan, Peringatan Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28 Oktober, merupakan tonggak sejarah perjuangan kemerdekaan RI. Peringatan itu, menjadi landasan kokoh bagi kita saat ini untuk membangun semangat kebersamaan bangsa.

“Kontribusi para pemuda dalam perjuangan kemerdekaan RI ditunjukan lewat pengorbanan dan jiwa patriotisme menjadi landasan kokoh bagi kita untuk membangun semangat kebersamaan,” ujarnya.

Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, akunya, selalu hadir dan memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan seperti ini, sebab turut membangun partisipasi masyarakat, dalam berbagai kegiatan pasca Pandemi COVID – 19.

“Oleh sebab itu kegiatan LGJI ini adalah refleksi nyata peran serta pemuda membangun bangsa dan negara, setelah kita keluar dari Pendemi. Pemerintah dan masyarakat berupaya meumbuhkan aspek kehidupan kita agar berjalan dengan normal,dan saya sangat bersyukur generasi muda di kota Ambon terus mellakukan kegiatan postif yang bertujuan kembali menggerakan partisipasi masyarakat,” ungkapnya.

Menutup sambutannya, Wattimena berharap semua warga kota Ambon, siapapun dia, yang merasa memiliki kota ini, pada waktunya juga dapat memberikan kontribusi positif dengan bersama-sama membantu menyukseskan semua program pemerintah.

Turut hadir dalam pembukaan LGJI dimaksud, Danrem 151 Binaiya, DanLantamal IX Ambon, Kepala SPN Maluku, Anggota DPRD Maluku, Jajaran Forkopimda Kota Ambon, serta pimpinan pimpinan OPD lingkup Pemkot.

Honipopu Resmi Jadi Desa Binaan Moderasi Beragama

0

Ambon, Maluku.news – Kelurahan Honipopu, Kecamatan Sirimau – Kota Ambon, diresmikan sebagai Desa/Kelurahan Binaan Moderasi Beragama sebagai salah satu program Inkubasi Layanan Pembinaan Desa Moderasi Beragama Kementerian Agama (Kemenag) RI.

Persemian berlangsung di kantor kelurahan tersebut, Jumat (20/10/2023), ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Pj. Wali Kota, Bodewin M. Wattimena bersama kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Maluku, H. Yamin, dan Rektor Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon, Prof. Yance Rumahuru.

Wattimena dalam sambutannya mengatakan peresmian Honipopu sebagai Desa/Kelurahan Binaan Moderasi Beragama akan menjadi landasan dalam mengembangkan nilai-nilai moderasi, mempromosikan dialog antarumat bergama, serta membangun jaringan kerjasama yang kuat diantara berbagai komunitas.

“Kepada seluruh warga saya mengajak untuk dapat terlibat aktif dalamn upaya menjaga perdamaian toleransi dan keharmonisan di wilayah ini. Mari kita jadikan Kelurahan Honipopu sebagai tempat dimana semua warga merasa diterima, dihormati, dan merasa aman dalam beribadah sesuai keyakinannya,” ungkapnya.

Dirinya berharap, dengan peresmian ini maka semangat moderasi beragama dapat menyebar ke seluruh kota Ambon bahkan Indonesia, sehingga dapat menciptakan masyarakat yang lebih baik, saling menghormati dalam perbedaan.

Wattimena menandaskan, beberapa faktor penting dalam pembinaan dan pengembangan moderasi beragama, yakni kedamaian dalam perbedaan; Dialog antar umat beragama; pendidikan dan kesadaran; kerjasama dan solidaritas; serta kepemimpinan yang bertanggungjawab.

“Hari ini kita meresmikan sesuatu yang akan menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang, sehingga kita harus menjaganya dengan baik,” Pungkasnya.

Program Kolaborasi Pengelolaan Sampah MVO-Pemkot Berakhir

0

Ambon, Maluku.news – Program Kolaborasi Pengelolan Sampah Kerjasama MVO Sweepsmart – Nederland dan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon yang dimulai dengan pendandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pada Agustus 2022 lalu, resmi berakhir.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP), Alfredo Hehamahua, ketika ditemui di sela-sela penutupan (closing) program MVO Jumat (20/10/2023) di Balai Kota, mengatakan pihak Sweepsmart telah mempresentasikan apa saja yang telah dikerjakan selama pelaksanaan program di Ambon, bersama DLHP, PT. Milion Limba Ambon, dan LSM Lokal; Green Moluccas, kepada Pj. Wali Kota Ambon, Bodewin M Wattimena.

“Selain presentasi, Pihak Sweepsmart bersama DLHP juga melakukan penandatangan berita acara serah terima peralatan dan aset, disaksikan oleh Pj. Wali Kota,” kata Hehamahua.

Dirincikan, peralatan dan aset yang diserahterimahkan ke Pemkot yakni 1 (satu) Uni Tempat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce, Recycle (TPS3R) yang dikelola oleh Green Molucca bekerjasama DLHP, 1 Unit Motor Tosa yang melayani pengambilan sampah di Kelurahan Pandan Kasturi, serta 1 Unit Truk Kompaktor Sampah yang melayani 5 (lima) titik collecting point yang tersebar di Kota Ambon.

Untuk diketahui, ke 5 titik Collecting Point tersebut merupakan fasilitas Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) dengan pemilahan sampah, di Lembah Agro, Passo Batu Gong, PPI Tantui, dan Asrama Polda Maluku.

Hehamahua katakan, dari Program ini Pj. Wali Kota berharap ada transfer ilmu dan juga skill untuk pemanfaatan peralatan.

“Selain itu kerjasama dan kolaborasi yang telah diharapkan dapat dilanjutkan oleh Pemkot melalui DLHP,” tambahnya.

Hehamaua menandaskan, Pemkot menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kerjasama yang telah dilakukan baik oleh MVO yang mengkoordinir seluruh Konsorsium, serta Pemerintah Belanda, lewat Kedutaan Besar Belanda di Indonesia, yang turut mendukung dan hadir dalam penutupan program ini.

Ferdinandus Taso : Tidak Ada Tolerir untuk Kasek yang Lakukan Pungli di Sekolah

0

Ambon, Maluku.news – Kepala Dinas Pendidikan (KaDisdik) Kota Ambon, Ferdinandus Taso menegaskan segala jenis pungutan liar (Pungli) demi keuntungan pribadi Kepala sekolah (Kepsek) dan guru tidak ditolerir olehnya, karena hal tersebut bertolak belakang dengan Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016 tentang Komite Sekolah.

“Jadi disini mau menyampaikan saya tidak dalam melindungi terhadap Pungli yang kalau misalnya terbukti dilakukan oleh sekolah. Permasalahan ini (Pungli) ini tergantung dari Inspektorat, mungkin ditindak lanjut dengan rapat internal,” ungkapnya, dalam keterangan pers di, Unit Layanan Administrasi (ULA), Balai Kota Ambon, Jumat (20/10/2023).

Pernyataan tersebut dilontarkan, merespon pemberitaan salah satu media lokal, yang menuding dirinya pasang badan terhadap kebijakan menyimpang yang mengarah pada pungli yang dilakukan oknum Kepsek salah satu SD Negeri, termasuk berbagai kebijakan dan pengelolaan anggaran Negara, yang tidak sesuai peruntukan, dan berimplikasi pada Kerugian Negara.

Dalam pemberitaan tersebut Kepsek dituduh melakukan pungli terhadap orang tua dengan dalih sumbangan, untuk membangun fasilitas sekolah yang nyaman, penjualan LKS yang tidak sama dengan para siswa, pungutan uang seragam, pembangunan pagar sekolah yang membahayakan para siswa/i dan berbagai kegiatan ekstrakurikuler lainnya. Bahkan pembagian dana BOS sebesar Rp. 1.200.000 kepada 30 orang guru dan penambahan bonus Rp. 200.000, kepada guru yang rajin.

Terkait hal itu Taso angkat bicara, Dikatakan, sehari setelah pemberitaan tersebut tersebar, dirinya telah melakukan on The Spot ke sekolah dengan tujuan meminta kejelasan dari Kepsek bersangkutan.

“Setelah beritanya disampaikan oleh salah satu wartawan dari media dimaksud, saya lalu turun ke sekolah untuk menindaklanjuti, pertama terkait dengan permasalahan agar mempermudah anak-anak ini masuk belajar,” terangnya.

Kemudian terkait dengan permasalahan Lembar Kerja Siswa (LKS) yang berbeda. Ketika melakukan pertemuan dengan Kepsek, Ketua Komite dan Sekretaris Komite, para guru, ternyata kesalahannya ada pada pihak sekolah.

“Soal LKS, di pemberitaan itu menerangkan bahwa orang tua salah membeli sehingga anak-anak tidak dapat menggunakannya untuk belajar. Setelah pertemuan kemarin bersama dengan Kepala Sekolah, para guru, ketua komite dan sekretais, ternyata kesalahannya ada pada pihak sekolah, dan dari hal ini tentu menimbulkan kerugian,” terangnya.

Tambahnya, terkait dengan pungli yang juga diberitakan, dirinya telah berkoordinasi dengan Kepala Inspektorat, Joppie Silanno agar melakukan pemeriksaan, guna mengecek kembali terkait dengan kebenaran pemberitaan tersebut.

“Tadi saya sudah minta ijin melalui Pak Sekkot, Agus Ririmasse dan sudah disampaikan kepada Pak Inspektur, ini akan diperiksa oleh inspektorat sehingga dia bisa terang-benderang. Saya sementara tidak dalam posisi membackup itu, seperti yang diberitakan,” tandasnya.

KaDisdik berharap permasalahan ini dapat terselesaikan dengan baik sehingga tidak ada pihak yang merasa dirugikan.