Beranda blog Halaman 93

Wujudkan Layanan Pendidikan Berkualitas, Dindik Gelar Diskusi Publik

0

Ambon, Maluku.news – Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Ambon menggelar Forum Diskusi Publik dengan Tema “Mewujudkan Layanan Pendidikan Profesional dan Berkualitas”, yang dibuka oleh Pj. Wali Kota, Bodewin M. Wattimena pada Jumat (17/05/2024) di Manise Hotel.

Wattimena di sela-sela kegiatan menyatakan sesuai dengan tema, maka Forum Diskusi Publik ini dilaksanakan dalam rangka membicarakan berbagai hal dalam upaya untuk peningkatan mutu dan kualitas pendidikan di kota Ambon.

“Hal ini tentu saja tidak bisa dilaksanakan sendiri oleh Dindik namun membutuhkan saran dan masukan oleh stakeholder terkait pendidikan, disitu ada balai – balai yang turut berpartisipasi, guru penggerak, lembga penjamin mutu, termasuk dewan pendidikan,” kata Wattimena.

Diakuinya, dalam forum ini akan dirumuskan kebijakan guna memperbaiki pembangunan di bidang pendidikan yang meliputi berbagai aspek, sehingga semakin baik, dan dapat memenuhi berbagai indikator yang ditetapkan pemerintah.

“Soal standar pelayanan minimal, pelayanan publik, kita harapkan sudah ada di posisi yang baik dan hari ini kita sudah ada di jalur yang tepat, dimana semua nilai evaluasi nilai pendidikan di kota Ambon baik standar pelayanan minimal maupun pelayanan publik telah berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Wattimena memberikan apresiasi kepada Dindik Kota Ambon, seraya berharap keberhasilan yang diraih dapat dipertahankan dan ditingikatkan dalam mempersiapkan Generasi Emas Kota Ambon Tahun 2045.

“Telah menjadi tugas kita bersama untuk menyiapkan generasi emas kota Ambon menuju 2045. Semoga dapat terwujud, dan ada generasi muda kota ambon yang mengisi berbagai posisi penting, sebab output itu menentukan kualitas kita dalam mengelola pendidikan,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dindik Kota Ambon, F.Taso, mengungkapkan Kegiatan forum diskusi publik ini merupakan tindakaklanjut forum Musrembang dalam Mewujudkan visi – misi Pemkot Ambon tahun 2025-2045.

“Olehnya itu kita himpun saran masukan dari stakeholder yang berkontribusi dalam dunia pendidikan, karena berbicara kualitas pendidikan kota Ambon, merupakan hasil dari kerja bersama, kolaborasi dari semua pihak, bukan kami saja,” pungkasnya.

Pemkot Gelar Musrenbang RPJPD 2025- 2045

0

Ambon, Maluku.news – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bapeda-Litbang) menggelar Musyawarah Pembangunan Daerah (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045, di Hotel Santike Premiere, Kamis, (16/05/2024).

Kegiatan ini dihadiri oleh Pj. Wali kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, sekaligus memberi arahan pembuka. Dirinya menegaskan langkah kecil yang dilakukan hari ini dapat mempengaruhi pembangunan Kota Ambon 2045 mendatang, menuju Indonesia Emas.

“Rancangan Khusus RPJPD Kota Ambon diarahkan untuk mendukung perubahan besar transformasi Indonesia Emas 2045,” katanya.

Guna mendukung rancangan tersebut maka, Wattimena menyebutkan terdapat empat tahapan pembangunan yang perlu dikerjakan guna mewujudkan Indonesia Emas 2045 mendatang. Pertama; pengetahuan barbasis transformasi bidang sosial ekonomi dan tata kelola.

Kedua; akselerasi transformasi bidang sosial ekonomi dan tata kelola. Tiga; penguatan daya saing daerah dalam bidang sosial dan infrstruktur. Empat; perwujudan visi Ambon Manise yang Tangguh, Sejahtera, dan Berkelanjutan.

Dirinya berharap, melalui Musrenbang RPJPD ini, para peserta dapat memberikan ide dan gagasan guna membangun kota ini menjadi lebih baik sesuai engan tahapan-tahapan yang telah diuraikan diatas.

“Besar harapan kami bahwa musrenbang RPJPD Kota Ambon 2025-2045 akan mendorong konsistensi dan integrasi perencanaan kota Ambon antar tahapan pembangunan untuk kurun waktu 20 tahun kedepan,” pungkasnya.

Harga Sewa Kios Naik, Pedagang AMPLAZ Demo Pemkot

0

Ambon, Maluku.news – Sejumlah pedagang Pusat Perbelanjaan Ambon Plaza (Amplaz) melakukan aksi demonstrasi pada Gedung Balai Kota, Rabu (15/05/2024) terkait kenaikan harga sewa kios secara sepihak oleh pihak pengelola. PT. Modern Multiguna.

Setelah melakukan orasi, para peserta aksi di terima oleh Sekretaris Kota (Sekkot), Agus Ririmasse, didampingi Asisten III, Roby Sapulette, di halaman Parkir Depan Balai Kota.

Kepada Sekkot, Ketua Perhimpunan Penghuni Pengusaha Pusat Perbelanjaan (P5AP) menyerahkan Pernyataan Sikap berisi 6 (enam) poin pernyataan sikap yang isinnya antara lain; Pertama; desakan terhadap Pj. Wali Kota, Bodewin M. Wattimena agar berpihak dan memperhatikan nasib mereka.

Kedua; lakukan evaluasi sekaligus membatalkan kontrak dengan PT. Moderen Multiguna karena melakukan pungutan liar (pungli) terhadap pedagang, Ketiga; meninjau dan merubah nilai bagi hasil dan proyeksi keuntungan skema Kerja Sama Pemanfaatan (KSP).

Keempat; perjanjian kontrak harus diaudit oleh BPKP karena patut dicurigai, kelima; turunkan harga sewa kios sebesar 50 persen dari nilai tagihan pungli.

Keenam; Pemkot harus memperpanjang kontrak selama 5 (lima) tahun secara gratis kepada pedagang sebagai akibat dari keadaan force Majure (kerusuhan, gempa bumi, dan covid-19).

Menanggapi tuntutan tersebut, Ririmasse mengungkapkan dirinya akan memfasilitasi pertemuan antara pihak PT. Modern Multiguna, dengan perwakilan pedagang guna menyelesaikan permasalahan tersebut. Mengingat, MoU telah ditandatangani sehingga kewenangan tak lagi dimiliki oleh Pemkot.

“Point-point tuntutan itu nanti kita akan bicarakan dan kita akan minta pihak Modern memaparkan kepada kami kenapa harga naik seperti ini. Sehingga dari kedua belah pihak harus duduk bersama mencari solusinya,” tandas Ririhena.

Dirinya berharap, para pedagang dapat bersabar, karena Pemkot tidak akan membiarkan permasalahan ini terjadi berlarut-larut.

“Saya harap bapak/ibu semua tenang agar permasalahan ini dapat diselesaikan secara baik sehingga mencapai solusinya yang menguntungkan semua pihak,” pungkasnya.

Mendengarkan penjelasan Sekkot para peserta Aksi pun membubarkan diri dengan tertib.

Pj. Wali Kota Ambon Tinjau Lahan Eks Pasar Gambus

0

Ambon, Maluku.news – Pj. Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena bersama pimpinan OPD terkait, Rabu (15/05/2024), meninjau lokasi Pembersihan bekas hunian warga di Eks-Pasar Gambus, yang telah dikosongkan secara sukarela pada 1 Mei lalu.

Wattimena menyatakan, keluarnya warga dari hunian di lahan Eks-Pasar Gambus secara sukarela ini menunjukan harapan besar untuk membangun kota ini dengan pendekatan humanis.

“Ini sebenarnya harapan besar kita untuk bangun kota ini, dengan tdak membedakan pemerintah dan masyarakat tetapi dicari jalan keluar yang terbaik, itu yang digunakan,” terangnya.

Dijelaskan, proses pengosongan lahan Eks- pasar Gambus dilakukan sejak tahun lalu, Nahas, musibah kebakaran menimpa daerah tersebut, sehingga warga masih diizinkan membangun hunian sementara dan tetap mendiami lahan tersebut hingga selesai Hari Raya Idul Fitri 1445 H/2024 lalu.

“Pasca lebaran kami minta keluar dengan sukarela, baru Pemkot ambil alih bongkar seluruh bangunan di pasar Gambus. Ini hal luar biasa, dimana kita bongkar pasar lama tanpa perlawanan, warga di lahan Ex- pasar gambus juga mereka keluar dengan sukarela,” ungkap Wattimena.

“Setelah dibersihkan kita jadikan tempoat parkir mobil truk yang saat ini masih parkir di PT. Pelindo dan nanti dibelakang kita buat lapak yang bagus sehingga warga dapat berjualan kuliner. Ini acara pemerintah untuk menyelesaikan persoalan yang sudah cukup lama,” lanjutnya.

Wattimena berharap dengan pendekatan yang dilakukan tersebut menjadi modal pemerintah melakukan berbagai hal di kota ini, tanpa ada perlawanan, tanpa demo dan tanpa sakit hati yang dirasakan masyarakat.

Beri Kuliah Umum, Wattimena Paparkan Strategi Wujudkan Indonesia Emas 2045

0

Ambon, Maluku.news – Pj. Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena memberikan kuliah Umum yang digelar Program Studi Transportasi Laut Fakultas Teknik Universitas Pattimura (Unpatti), Rabu (15/05/2024) di Aula Rektorat Kampus tersebut.

Wattimena usai kegiatan menjelaskan, tema yang diusung pada Kuliah Umum tersebut adalah “Kota Ambon: Strategi Menuju Indonesia Emas 2024”, olehnya itu dirinya menggambarkan kondisi saat ini, tantangan yang dihadapi, serta strategi Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

“Poin terpenting kita siapkan Sumber Daya Manusia, dan ini sejalan dengan apa yang dilaksanakan oleh Unpatti,” ujarnya.

Dikatakan, Pemkot sendiri, dengan berbagai program dan kegiatan yang dilaksanakan, namun tak dapat dipungkiri di dalamnya ada peran penting dunia luar terutama dari pihak kampus dalam menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas.

“Dari awal kalau Pemkot membentuk kualitas kesehatan mereka dari jenjang Pendidikan Dasar dan menengah, maka masuk Perguruan Tinggi mereka menjadi SDM yang berkualitas,” tandasnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Pattimura, Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Pd dalam sambutannya pada kegiatan tersebut mengatakan, topik yang digagas dalam kuliah umum ini, memiliki pandangan yang sama terhadap bagaimana pembenahan SDM, karena SDM yang ada di lingkungan Unpatti sama dengmerupakan bagian dari SDM Kota Ambon.

“Sebab itu, bagaimana menggagas strategi yang tepat untuk menuju Indonesia Emas 2045. Kita semua harus berperan aktif dalam memberikan informasi untuk membenahi SDM dan mengejar ketertinggalannya pada wilayah kepulauan dengan pemikiran strategis tentang bagimana menghubungkan konektivitas pulau-pulau ini, serta bagaimana kita bisa mendapatkan sumberdaya perikanan dengan transportasi laut yang baik,” ujar rektor.

Dirinya berharap, melalui kegiatan ini kiranya dapat bermanfaat dan memotiviasi mahasiswa Unpatti agar terus belajar dan memiliki tekad yang kuat untuk meraih masa depan.

HUT Pattimura Ke 207, Sadali Ie : Maluku Maju, Melalui SDM Unggul dan Kuasai Teknologi

0

Ambon, Maluku.news – Penjabat Gubernur Maluku Ir. Sadali Ie, M.Si., IPU, memimpin Upacara Peringatan Hari Pahlawan Nasional Pattimura ke-207 Tahun 2024, yang digelar di bawah sorotan Tema : “Lanjutkan Perjuangan Pattimura, Wujudkan Maluku Maju Menuju Indonesia Emas”, berpusat di Pattimura Park, Rabu (15/5/2024).

Bertindak sebagai Kapitan Upacara Letkol Inf. John Richard Reinaldo Balubun.

Upacara diawali dengan pembacaan sejarah Kapitan Pattimura, mengheningkan cipta dan peletakan karangan bunga.

Sadali Ie pada kesempatan itu mengatakan Perayaan Hari Pattimura ke-207, hari ini merupakan momentum untuk menggelorakan kembali spirit Nasionalisme para Pattimura-Pattimura Muda dalam membangun negeri ini.

“Pattimura Tua telah tiada, tetapi Pattimura-Pattimura Muda, akan tetap ada untuk bersama-sama menghadapi tantangan, demi masa depan Maluku yang lebih gemilang,” ungkapnya.

Penjabat Gubernur menyampaikan, Perayaan Hari Pattimura menjadi perenungan bagi kita semua dalam menghayati nilai-nilai kejuangan Pattimura seperti keberanian, rela berkorban, patriotisme dan cinta Tanah Air, yang tidak boleh lapuk di telan zaman.

“Di tengah realitas perubahan zaman ini, kita membutuhkan komitmen yang kuat untuk terus berjuang dan tidak menyerah, seperti Pattimura yang tanggung berjuang pantang menyerah demi kemajuan bangsa dan tanah air,” pintanya.

Ia menegaskan, selaku Pattimura-Pattimura muda masa kini, perlu terus menyalakan api perjuangan dan loyalitas dalam membangun daerah, bangsa dan negara.

“Melalui tugas dan fungsi kita masing-masing, marilah kita pastikan bahwa seluruh pengabdian kita dilandasi oleh rasa cinta Tanah Air yang tinggi,” ajak Sadali.

Dirinya juga meminta untuk jangan lagi mencintai diri atau kelompok, tetapi harus benar-benar mencintai bangsa dan daerah ini secara utuh.

“Mari kita terus melangkah, bersinergi dan berkolaborasi lintas sektor, lintas profesi, lintas agama, dan budaya demi mewujudkan Maluku yang Maju dan Indonesia Emas yang kita cita-citakan bersama,” tukasnya.

Sadali menjelaskan Maluku Maju dan Indonesia Emas, tentu dapat diraih dengan bermodalkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul dan penguasaan teknologi.

“SDM unggul, adalah orang-orang yang memiliki profesionalisme, keahlian pada bidangnya, juga memiliki karakter,” jelas Sadali.

Oleh sebab itu, ia mengatakan, perhatian dan dukungan kepada pengembangan SDM generasi Muda perlu ditingkatkan secara sistematis dan berkelanjutan, dalam hal ini seperti organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan, sebagai wadah pengkaderan generasi muda, harus terus menata diri dan mengembangkan profil kadernya, sehingga benar-benar tangguh di era digital saat ini, seperti ungkapan Thomas Matulessy bahwa : “Pattimura tua akan mati, tetapi akan bangkit Pattimura-Pattimura yang tangguh dan perkasa”.

Tantangan yang dihadapi akan semakin kompleks, tetapi Sadali mengatakan dengan SDM yang tangguh, yang menguasai teknologi modern dan digital saat ini, kita optimis bahwa kita dapat meraih masa depan yang lebih baik.

“Untuk itu kerjasama dan kerja ikhlas, mesti terus menjadi acuan kita bersama baik Pemerintah, Legislator, Yudikator, TNI-Polri, Perguruan Tinggi dan masyarakat, perlu terus bersinergi untuk memajukan daerah dan bangsa yang sama-sama kita cintai ini,” tandasnya.

Sadali menyatakan sejarah adalah guru kehidupan, dengan belajar dari sejarah, khususnya spirit dan nilai kejuangan Pattimura, maka marilah tegaskan tekad dan komitmen kita bersama untuk membangun Maluku dan Indonesia.

“Kita belajar dari masa lalu, untuk menata masa kini, demi menggapai masa depan yang lebih baik, inilah saatnya Maluku Bangkit,” tegas Sadali.

Penjabat Gubernur juga mengatakan, sudah saatnya gemakan lagi ungkapan “Indonesia Tanpa Maluku bukanlah Indonesia”, sebagai tanda bahwa orang-orang Maluku telah memberi kontribusi besar bagi bangsa Indonesia, dan Kapitan Pattimura adalah salah satu buktinya.

“Oleh sebab itu, bersama seluruh warga bangsa di seantero Nusantara ini mari kita kobarkan terus api optimisme yang menghalau pesimisme, agar kita terus Melaju Menuju Maluku Maju dan Indonesia Emas” Tutupnya.

Hadir juga pada Upacara Peringatan tersebut Forkopimda Provinsi Maluku, Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Maluku dan Kota Ambon, Penjabat Walikota Ambon beserta Forkopimda Kota Ambon, Organisasi Wanita, Tokoh Pemuda, Tokoh Agama, Latupati dan Raja-Raja se-Kota Ambon.

Bamperda MBD Kunjungi DPRD Maluku

0

Ambon, Maluku.news – Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) melakukan konsultasi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang penyelenggaraan pemerintah desa (Pemdes) dan desa ke DPRD Maluku.

Bersama Biro Hukum Setda Maluku, konsultasi Ranperda oleh wakil rakyat di bumi Kalwedo dipimpin Wakil Ketua Bapemperda MBD, Yesri Lolopaly, berlangsung di DPRD Maluku, dipimpin anggota Bapemperda Tina Welma Tetelepta, Rabu (15/05/2024).

Usai rapat Yesri Lolopaly, mengatakan khusus di Maluku dalam pengisian jabatan kepala desa adat, belum ada peraturan daerah (Perda) yang mengatur tentang hal tersebut.

Padahal dalam Undang-Undang nomor 6 tahun 2016 tentang desa adat pada pasal 109 secara tegas menyatakan, tata cara pengisian jabatan kepala desa adat harus diatur dalam Perda Provinsi.

Untuk itu, dari hasil koordinasi dan konsultasi dilakukan bersama, lanjut Lolopaly menghendaki agar Pemda dan DPRD Maluku dapat membentuk Perda pengisian jabatan kepala desa adat, untuk selanjutnya menjadi rujukan kepada Pemda se-Maluku dalam pembentukan Perda Pemdes dan Desa.

“Pasal 109 untuk menjadi salah satu Ranperda prioritas untuk tahun ini dapat diselesaikan, sehingga dapat menjadi rujukan Pemda se-Maluku untuk membentuk Perda tentang Pemdes dan desa,”pungkasnya.

Diskominfosandi Tanda Tangan Kerjasama dengan LPPM Unpatti terkait Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

0

Ambon, Maluku.news – Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominfosandi) Kota Ambon, menjalin kerjasama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Pattimura (Unpatti) dalam Penelitian, Pengabdian Masyarakat dan Program Magang.

Penandatanganan perjanjian kerjasama (PKS) tersebut, dilakukan oleh Plt. Kepala Diskominfosandi Kota Ambon, Ronald H. Lekransy, bersama Ketua LPPM, Prof. Melianus Salakory, Rabu (15/5/24) di Kampus Unpatti.

Lekransy usai penandatanganan, menjelaskan bahwa kerjasama OPD yang dipimpinnya bersama LPPM, menjadi bagian dari kerjasama Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon dengan Unpatti.

“Pada Diskominfosandi, ada beberapa kegiatan yang membutuhkan unsur kepakaran dan akademisi, terkait kajian dan analisa, sehingga PKS ini penting sebagai landasan hukum dari pelaksanaan kerjasama dimaksud,” jelasnya.

Lekransy berharap, dengan adanya PKS ini maka kedepan kajian penelitian dan pengabdian masyarakat di bidang TIK dapat berjalan dengan baik, sebab sumberdaya yang ada di LPPM Unpatti Ambon, dengan bidang keahlian masing- masing sudah mumpuni dan sangat teruji.

“Kita berharap kedepan lembaga – lembaga yang digunakan ini adalah lembaga akademis yang ada di daerah maluku, sebab sumberdaya sudah banyak, dan itu harus dioptimalkan oleh Pemerintah daerah, sehingga semua permasalahan terkait pelayanan publik di kota ini didasarkan kajian yang matang dari lembaga resmi seperti Unpatti lewat LPPM, “tandasnya.

Sementara itu, Ketua LPPM, Prof. Melianus Salakory memberi apresiasi yang tinggi atas kepercayaan yang diberikan oleh Diskominfosandi kepada lembaga yang dipimpinnya.

Menurutnya, LPPM melalui kajian yang dilakukan, dapat berkontribusi dalam pembangunan daerah dan membantu masyarakat.

“Di LPMM mengakomodir semua kepakaran yang ada di Unpatti, sesuai dengan kebutuhan, lalu kita menghimpun pakar yang ada masuk dalam tim sesuai dengan kebutuhan. Bukan berarti lembaga lepas semua tetapi kita menekankan mutu. Terimakasih atas kepercayaan yang diberikan dan semua progres akan dilaporkan ke Rektor,” pungkasnya.

Jelang Pemilukada, Kesbangpol Ambon Gelar Sosialisasi Netralitas ASN

0

Ambon, Maluku.news – Badan Kesbangpol Kota Ambon menggelar sosialisasi guna menjaga Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) jelang tahapan (Pemilihan Umum Kepala Daerah) Pemilukada 2024.

Sosialisasi ini dilaksanakan selasa (14/05/2024) di Ballroom Maluku City Mall (MCM), dihadiri Wali Kota, Bodewin M. Wattimena, Ketua DPRD, Elly Toisuta, Kajari Ambon, Dandim 1504 Ambon, perwakilan Polresta Pulau Ambon dan PP. Lease, Ketua KPUD, dan Bawaslu Kota Ambon.

Pemilukada sesuai Surat Edaran

(SE) MenPan-RB Nomor 1 Tahun 2023.

“Intinya SE dalam rangka mewujudkan netralitas ASN, baik yang berstatus PNS maupun non PNS, maka setiap kepala daerah wajib melakukan pembinaan dan pengawasan netralitas ASN melalui sosialisasi,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan ini bukan baru sekali dilaksanakan tetapi sudah berkali – kali sebelum menghadapi Pemilu Serentak, pada bulan Februari lalu, dan hasil yang didapat yakni hanya ditemukan 1 (satu) ASN yang melakukan pelanggaran dari sekian ribu ASN yang ada di kota Ambon.

“Jadi Sosialisasi ini harus dilakukan berkali-kali dan di akhir kepemimpinan saya lakukan, dan nantinya akan diteruskan oleh pejabat Wali Kota Ambon selanjutnya,” ungkap Bodewin.

Selain asas netralitas, dirinya juga mengajak ASN di lingkup Pemkot untuk dapat menjadi pioner dalam meningkatkan partisipasi pemilih di Pemilukada, 27 November 2024 mendatang.

“Pada Pemilu yang lalu kita berhasil meningkatkan jumlah partisipasi pemilih di kota ini, dari 70 persen lebih menjadi 80 persen. Angka ini harus bisa kita tingkatkan lagi,” bebernya.

Wattimena berharap dari sosialisasi yang dilaksanakan hari ini, akan membuka wawasan ASN tentang asas netralitas ASN sehingga dapat lebih berhati-hati, terutama dalam berinteraksi di media sosial.

Dirinya menandaskan, dengan tetap menjaga netralitas, maka ASN tidak ada beban, saat pemimpin defentif kota ini dilantik.

“Jadi lebih baik kita netral saja. Pemimpin yang baik tidak mungkin menghukum ASN yang netral,” pungkasnya.

Sebelum Pj. Wali Kota., ketua KPUD, Bawaslu, Dandim, perwakilan Polresta, Kejari dan Ketua DPRD, juga menyampaikan paparan masing-masing terkait asas netralitas ASN.

Pansus LKPJ DPRD Sumut Datangi DPRD Maluku

0

Ambon, Maluku.news – Panitia Khusus (Pansus) LKPJ DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut) melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke DPRD Provinsi Maluku. Kedatangan Pansus LKPJ DPRD Sumut untuk mempelajari cara kerja Pansus LKPJ DPRD Maluku yang pernah mengembalikan LKPJ Gubernur Maluku.

Kehadiran Pansus LKPJ DPRD Sumut, disambut Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur Watubun, Ketua Pansus LKPJ Gubernur Maluku, Rovik Afifudin, dan anggota DPRD Maluku,Welma Tetelepta. Pertemuan di ruang kerja Ketua DPRD Maluku, Senin (13/5/2024).

Ketua Pansus LKPJ DPRD Sumut, Tangkas Manimpang Tobing mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur Watubun, yang telah menerima mereka dengan hangat dengan penuh dengan persaudaraan.

“Dimana dalam pertemuan itu, kita sharing atau bertukar pendapat dan bertukar ilmu. Intinya bagaimana kemajuan provinsi masing-masing. Kami memberikan masukan. DPRD Maluku juga memberikan masukan demi kepentingan masyarakat,

Politisi Partai Demokrat ini mengaku, ada kesamaan dalam pembahasan LKPJ Gubernur. “Jadi memang banyak kesamaan yang diatur oleh UU. Nah, kita disini menjelaskan bagaimana aturan. Jadi memang tadi kami banyak berdiskusi. Tadi kami diskusi panjang lebar sekitar 2 jam. Jadi kami Pansus LKPJ DPRD Sumut banyak mendapat masukan dari DPRD Maluku,”bebernya.

Untuk itu, dia berharap, kedepan pihak eksekutif dan legislatif di dua provinsi itu berjalan bersama demi kepentingan masyarakat. Ketika disinggung setiap rapat paripurna LKPJ Gubernur Sumut, dihadiri langsung, dia mengakuinya.”Kalau Gubernur Sumut selalu hadir,”terangnya.

Tak hanya itu, Tobing mengaku, sebelum Kunker di DPRD Provinsi Maluku, pihaknya melakukan kunjungan ke Departemen Dalam Negeri. “Disana kita sharing dan menerima masukan juga. Untuk DPRD Provinsi yang kami pilih hanya DPRD Maluku,”sebutnya.

Soal, alasan Kunker ke DPRD Provinsi Maluku, dia menambahkan, dari seluruh DPRD Provinsi, hanya DPRD Provinsi Maluku, yang pernah mengembalikan LKPJ Gubernur.

“Jadi tadi dalam pertemuan kami sudah tanyakan kepada Ketua DPRD Provinsi Maluku. Jadi memang benar ada alasan-alasan tertentu. Alasan-alasan tertentu inilah kami pelajari. Memang di seluruh Indonesia, DPRD Provinsi Maluku kembalikan LKPJ. Makanya kami melakukan kunjungan.