Ambon, Maluku.News – Kelompok Siswa Pencinta Alam (Sispala) Pattra 28 SMA Negeri 1 Ambon sukses menaikkan Bendera Merah Putih di dasar laut, perairan Negeri Morella, Maluku Tengah, Senin (17/8/2026). Selain mengibarkan Bendera Merah Putih, para penyelam Pattra 28 lebih dulu mengibarkan bendera SMA Negeri 1 Ambon dan Bendera Pattra 28 secara berdampingan.
Mendahului pengibaran bendera di dasar laut, rangkaian acara lainnya dilakukan di bibir pantai. Anggota senior Pattra 28 Ipda Subagio Riyadi, SH bertindak sebagai Komandan Upacara, sedangkan Kepala SMA Negeri 1 Dra. E. Laturiuw, M.Si menjadi Pembina Upacara. Hadir pula di lokasi upacara, Sekretaris Komite Sekolah H. Ir Yusrain Uluputty, guru Steanly Haurissa SE, dan para lulusan SMA Negeri 1 Ambon yang merupakan anggota senior Pattra 28.
Dalam upacara itu, Kepala SMA Negeri 1 Dra. E. Laturiuw, M.Si menerima bendera dari Pembina Pattra 28 Tommy Salu, S.Pd. Kepala sekolah kemudian menyerahkan bendera kepada anggota Pattra 28 Ahmad Razak Karnudu. Ahmad dkk langsung membawa Bendera Merah Putih ke dasar laut, dengan peralatan selam lengkap.
Di dasar laut, Ahmad Razak Karnudu dan Ferdinand Alberth Siwabessy menjadi petugas pengibar bendera. Penyelam Pattra 28 lainnya yang ikut dalam upacara di dasar laut adalah Darel Wenno, Alvander Samual, dan Cliford Pasanea. Pattra 28 juga mengyertakan penyelam puteri Jessyca Evelin Berhitu, Frania Siwalette, dan Amelina Dwi Zaskia. Para penyelam belia ini didampingi tiga instruktur selam dari Ambon Dive Explore yakni Zainal Renuat, Dedy Laturua, dan Amiludin Kilkoda.
Keberhasilan Sispala Pattra 28 mengibarkan bendera di dasar laut ini, menjadi catatan sejarah sendiri dunia pencinta alam Maluku. Dari penelusuran terhadap laporan media massa, pengibaran bendera di dasar laut pernah dilakukan gabungan sispala di Bali, tahun 2024. Sedangkan di Maluku, inilah sispala pertama yang melakukan pengibaran bendera di dasar laut.
Kepala SMA Negeri 1 Dra. E. Laturiuw, M.Si sangat mengapresiasi inisiatif Pattra 28. Ia menyampaikan penghargaan kepada tim pembina yang sudah anak-anak muda Indonesia dan siswa SMA Negeri 1 Ambon menjadi pencinta alam.
“Sejak berdiri tahun 1995, Pattra akhirnya bisa membentangkan Bendera Merah Putih di dasar laut. Kegiatan ini bukan seremoni semata melainkan membentuk karakter siswa, terutama jiwa patriotisme untuk mengisi kemerdekaan,” ujar Laturiuw, saat menyampaikan wejangan sebagai pembina upacara.



