Beranda blog Halaman 84

Pj. Wali Kota Saksikan Serah Terima Pj Ketua TP-PKK

0

Ambon, Maluku.news – Pj. Wali Kota Ambon, Dominggus. N. Kaya menyaksikan secara langsung proses penandatanganan serah terima jabatan Pj. Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) di Ruang Rapat Darwin, Balai Kota, Jumat (14/06/2024).

Penandatanganan ini dilakukan oleh mantan Pj. Ketua TP- PKK Kota, Lisa Wattimena Bersama dengan Pj. yang baru yakni Dessy Kaya, bersamaan dengan penyerahan Memorandum Pertanggungjawaban Penjabat Ketua TP-PKK Kota Ambon Tahun 2022-2024.

Kaya dalam sambutannya mengungkapkan, melalui kegiatan dimaksud kita dapat melihat progress dan perkembangan

Kaya dalam sambutannya mengungkapkan, melalui kegiatan dimaksud kita dapat melihat progress dan perkembangan dari 10 program pokok PKK yang sudah dilaksanakan dan akan digunakan sebagai acuan untuk melanjutkan apa yang sudah di programkan.

“Diharapkan semua pengurus TP-PKK Kota Ambon tetap bekerja melakukan tanggung jawab-tanggung jawab menuju tercipatnya keluarga yang berdaya guna, berhasil, dan sejahtera,” ungkapnya.

Sementara itu, Pj. Ketua TP-PKK, usai melakukan penandatanganan dan menerima memorandum Pertanggungjawaban Tahun 2022-2024, mengungkapkan dirinya tidak dapat melanjutkan program kerja yang telah dirancang oleh kepemimpinan sebelumnya, tanpa dukungan dari semua pengurus. Sehingga dirinya berharap adanya sinergitas dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab kedepan.

“Sehingga kesempatan yang berbahagia ini saya mengajak kita semua untuk saling bekerja sama, kerja dengan hati yang tulus, tetap tingkatkan koordinasi dan kolaborasi antar Pokja agar 10 program PKK yang menjadi program kita bersama dapat berjalan sesuai dengan harapan semua masyarakat Kota Ambon yang kita cintai,” tandasnya.

Ditempat yang sama usai menyerahkan tanggung jawabnya kepada Pj. yang baru, Wattimena berharap, pengrus yang masih bertahan dan telah dibentuk tentu dapat menjalankan tugasnya dan tetap mempertahankan hasil kerja yang baik, tingkatkan terus kinerja dan prestasi, serta perbaiki berbagai hal yang belum sempurna.

“Saling mendukung satu dengan yang lain dan topang lah selalu ibu Penjabat Ketua TP-PKK yang baru dalam kerja nyata, tetap semangat dan terus berkarya dengan banyak ide dan kreativitas yang bapak ibu semua bisa lakukan walau dengan cara sederhana,” pungkas Wattimena.

 

Cegah Kelangkaan Mitan, Ini Himbauan Pj. Wali Kota

0

Ambon, Maluku.news – Guna mencegah kelangkaan minyak tanah (Mitan) di tengah-masyarakat, Pj. Wali Kota Ambon, Dominggus. N. Kaya meminta warga untuk tidak membeli secara berlebihan sebab akan berdampak besar bagi semua orang.

“Atas nama Pemkot, kami menghimbau kepada masyarakat supaya memang benar-benar memanfaatkan minyak ini dengan bijak. Dengan begitu tidak akan terjadi kelangkaan yang merugikan banyak orang,” ungkapnya, usai melakukan pertemuan tertutup dengan DPC Hiswana Migas Maluku, di ruang kerjanya, Jumat (14/06/2024).

Dirinya juga mengingatkan kepada pangkalan-pangkalan minyak yang berada di kota ini, agar tidak melakukan praktek nakal, yakni mengambil keuntungan dengan cara menimbun minyak untuk dijual kembali dengan harga yang tinggi.

“Kalau itu terjadi, ada pangkalan-pangkalan yang nakal atau melakukan penimbunan lalu kemudian melakukan penjualan secara berlebihan serta mengambil keuntungan, maka itu adalah tindakan melanggar hukum, dan pasti ada sanksinya,” tegasnya.

Sementara itu Ketua DPC Hiswana Migas Maluku, Anes Leleury mengungkapkan hal yang sama. Dirinya berharap kepada masyarakat untuk tidak melakukan pembelian yang berlebihan, serta dirinya menegaskan kepda pangkalan- pangkalan minyak agar melayani warga di wilayahnya sehingga warga masyarakat di sektor tersebut terlayani dengan baik.

“Kami menyampaikan kepada masyarakat, stok persediaan itu aman, sehingga masyarakat tidak perlu panik baring atau melakukan pembelian dalam jumlah besar karena stok minyak tanah bagi masyarakat di kota ini aman,” pungkasnya.

Pertahankan UCCN, Ambon Ikuti Interkonektivitas Empat Negara

0

Ambon, Maluku.news – Guna mempertahankan posisinya pada UNESCO Creative Cities Networkong (UCCN), Kota Ambon mengikuti interkonektivitas bersama dengan Moreila (Meksiko), Hamamatsu (Jepang), dan Busan (Korea Selatan) dengan melibatkan UNESCO Multisectoral Regional Office Jakarta.

“Hari ini kita mengadakan lokakarya guna membicarakan Pembangunan music di Ambon sebagai kota kreatif dunia agar lebih berdampak bagi kebudayaan dan Pembangunan yang berkelanjutan. Serta, kerja sama yang terjalin dengan kota-kota UCCN diharapkan dapat menadi added values bagi kota ini,” ungkap, Kepala Dinas Parawisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Ambon, Richo Hayat, saat membacakan sambutan Pj. Wali Kota Ambon, Dominggus. N. Kaya, di ruang rapat Vlissingen, Jumat (14/06/2024).

Hayat menguraikan hal penting yang sejauh dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon dalam mempertahankan predikat “City of Music” yakni, pertama; Pemerintah bersama dengan lapisan mayarakat yang berperan sebagai pelaku musik terus mengembangkan sayap guna mempertahankan predikat yang disematkan oleh UNESCO 31 Oktober 2019.

Kedua; Sempat terpuruk saat mengalami Pandemi COVID-19, namun Pemkot berupaya untuk mempertahankan konsistensi guna menjaga nama besar tersebut dengan membuat konser-konser virtual.

Dirinya berharap melalui kegiatan yang bertemakan “Ambon Connect: Fostering a Music Centered Creative City Hub for Cultural and Sustainable Development” ini kegiatan ini dapat menghasilkan dokumen rencana kerja sama kongkrit antara Kota Ambon dengan UCCN lainnya.

Untuk diketahui, kegiatan ini dikuti oleh Peserta Sekolah Dinas Luar Negeri (Sesdilu) Angkatan 76 Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan Sesdilu Internasional.

“Pemkot Ambon menyambut dengan hangat kunjungan peserta Sesdilu. Kami juga memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini kami berharap dengan terselenggaranya kegiatan ini dapat memperkuat kedudukan sebagai ‘City of Music,” pungkas Hayat.

Pj. Wali Kota Saksikan Serah Terima Pj Ketua TP-PKK

0

Ambon, Maluku.news – Pj. Wali Kota Ambon, Dominggus. N. Kaya menyaksikan secara langsung proses penandatanganan serah terima jabatan Pj. Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) di Ruang Rapat Darwin, Balai Kota, Jumat (14/06/2024).

Penandatanganan ini dilakukan oleh mantan Pj. Ketua TP- PKK Kota, Lisa Wattimena Bersama dengan Pj. yang baru yakni Dessy Kaya, bersamaan dengan penyerahan Memorandum Pertanggungjawaban Penjabat Ketua TP-PKK Kota Ambon Tahun 2022-2024.

Kaya dalam sambutannya mengungkapkan, melalui kegiatan dimaksud kita dapat melihat progress dan perkembangan

Kaya dalam sambutannya mengungkapkan, melalui kegiatan dimaksud kita dapat melihat progress dan perkembangan dari 10 program pokok PKK yang sudah dilaksanakan dan akan digunakan sebagai acuan untuk melanjutkan apa yang sudah di programkan.

“Diharapkan semua pengurus TP-PKK Kota Ambon tetap bekerja melakukan tanggung jawab-tanggung jawab menuju tercipatnya keluarga yang berdaya guna, berhasil, dan sejahtera,” ungkapnya.

Sementara itu, Pj. Ketua TP-PKK, usai melakukan penandatanganan dan menerima memorandum Pertanggungjawaban Tahun 2022-2024, mengungkapkan dirinya tidak dapat melanjutkan program kerja yang telah dirancang oleh kepemimpinan sebelumnya, tanpa dukungan dari semua pengurus. Sehingga dirinya berharap adanya sinergitas dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab kedepan.

“Sehingga kesempatan yang berbahagia ini saya mengajak kita semua untuk saling bekerja sama, kerja dengan hati yang tulus, tetap tingkatkan koordinasi dan kolaborasi antar Pokja agar 10 program PKK yang menjadi program kita bersama dapat berjalan sesuai dengan harapan semua masyarakat Kota Ambon yang kita cintai,” tandasnya.

Ditempat yang sama usai menyerahkan tanggung jawabnya kepada Pj. yang baru, Wattimena berharap, pengrus yang masih bertahan dan telah dibentuk tentu dapat menjalankan tugasnya dan tetap mempertahankan hasil kerja yang baik, tingkatkan terus kinerja dan prestasi, serta perbaiki berbagai hal yang belum sempurna.

“Saling mendukung satu dengan yang lain dan topang lah selalu ibu Penjabat Ketua TP-PKK yang baru dalam kerja nyata, tetap semangat dan terus berkarya dengan banyak ide dan kreativitas yang bapak ibu semua bisa lakukan walau dengan cara sederhana,” pungkas Wattimena.

Kolatlena Mengaku Tidak Bangga Dengan Hasil Seleksi Paskibraka

0

Ambon. maluku.news – Anggota DPRD Maluku, Alimudin Kolatlena mengaku tidak merasa bangga dengan Enam siswa yang dikirim Maluku untuk mengikuti seleksi Paskibraka tingkat Nasional (Paskibraka) untuk upacara 17 Agustus 2024 di Jakarta.

Pasalnya Keenam siswa yang dikirim telah menggoreskan luka bagi Cristianie Lumatalale siswa Kelas 10 SMA Negeri 3 Kabupaten Seram Bagian Barat yang mempunyai nilai tertinggi tapi digantikan dengan calon Paskibraka yang punya rekam medik dan hasil yang tidak baik.

Padahal Maluku mestinya hanya mengirimkan Dua pasang calon yakni Dua perempuan dan 2 laki-laki untuk mengikuti seleksi di tingkat nasional. Namun Pansel memberangkatkan Enam siswa Maluku ke Jakarta untuk seleksi tingkat nasional.

” Walau tahun ini, dikirim Enam siswa untuk mengikuti seleksi Paskibraka tingkat Nasional (Paskibraka) untuk upacara 17 Agustus 2024 di Jakarta tidak membuat saya merasa bangga. Sebab ada siswa lain yang harus diberangkatkan” ujar Kolatlena di DPRD Kamis (13/06/2024)

Mestinya ada rasa bangga tetapi untuk tahun ini tidak sebab proses dan pentahapan rekrutmen calon Paskibraka sudah melukai siswa lain bahkan keluarganya yang juga merasa kecewa dengan kerja Panitia Seleksi dan Kesbangpol.

Ditambahkan, sebagai siswa yang dinyatakan lulus dengan nilai tertinggi mestinya yang harus ke Jakarta untuk mengikuti seleksi berikutnya bukan yang tidak lolos kemudian diberangkatkan.

” Bagaimana mungkin yang berprestasi digantikan dengan yang tidak berprestasi untuk mengikuti seleksi di tingkat nasional. Cara ini harus menjadi perhatian Kesbangpol dan Panitia Seleksi” ucapnya.

Karena itu, sebagai anggota DPRD Maluku dirinya menyayangkan keputusan Panitia Seleksi tingkat provinsi yang merugikan peserta seleksi yang berhak diberangkatkan untuk mengikuti seleksi di tingkat nasional sehingga perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah Maluku .

DPRD Maluku Tuding Ada Mafia Dalam Seleksi Calon Paskibraka Nasional 2024

0

Ambon, Maluku.news – Tidak transparannya seleksi pasukan Paskibraka tingkat Nasional (Paskibraka) untuk upacara 17 Agustus 2024 di Jakarta dengan tidak lolosnya Cristianie Lumatalale siswa Kelas 10 SMA Negeri 3 yang di lakukan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Maluku melalui Panitia Seleksi tingkat provinsi diduga ada unsur Kolusi, Nepotisme dan Diskriminasi (KND) menuai kecaman keras dari DPRD Maluku .

Wakil Ketua Komisi I DPRD Maluku, Yance Wenno mengatakan ketidakadilan dalam proses seleksi yang dilakukan Panitia Seleksi tingkat Provinsi Maluku menandakan buruknya penerapan pola seleksi sehingga perlu dirubah agar ada dampak keadilan bagi seluruh masyarakat sehingga kasus yang dialami Cristianie tidak lagi terulang.

” Masalah yang dihadapi Cristianie bukan persoalan baru sebab kasus ini juga pernah terjadi beberapa tahun lalu. Karena itu perlu ada perubahan dalam pola seleksi,” ujar Wenno, Kamis (13/06/2024) di DPRD Maluku.

Ditambahkan, sangat disayangkan jika Cristianie yang harus digantikan dengan siswa lain tapi punya riwayat kesehatan yang lebih buruk. Karena itu perlu ada penjelasan resmi dari dokter yang menangani .

” Ini alasan yang tidak masuk akal ” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi IV, Samson Atapary menyayangkan buruknya seleksi yang dilakukan Panitia seleksi tingkat provinsi karena sarat mafia dan nepotisme.

” Saya kira ada mafia dalam proses medical check up . Sebab peserta tidak mengetahui hasil rekaman mediknya tapi bisa diketahui oleh peserta yang lain,” ujarnya.

Ditegaskan Atapary bahwa apa yang dilakukan oleh Panitia Seleksi dan pemerintah daerah telah membunuh karakter anak di bawah umur . Kondisi mental anak sangat berbeda jauh dengan orang dewasa.

” Kondisi anak di bawah umur ini sangat labil jika dibandingkan dengan orang dewasa. Apa yang dilakukan merupakan pembunuhan karakter anak”pungkas Atapary.

KPU Kota dan PWI Tual Siap Ciptakan Pemilu Damai

0

Tual, Maluku.news: Menindaklanjuti edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan edaran Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat tentang pemilu damai pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta Walikota dan Wakil Walikota Tual.

KPU Kota Tual berencana akan menggandeng PWI Kota Tual dalam rangka terlaksananya Pemilu yang aman dan damai di daerah ini.

Hal ini disampaikan oleh, Ketua KPU Muttaqin Ali Renhoran didampingi Kepala Defisi Prencanaan Data dan Informasi Ali Rahayaan dan Sekertaris KPU Azis Saleh usai menerima silaturahmi bersama PWI Kota Tual di kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Tual Kamis, (13/6/2024).

Dijelaskan, silahturahmi ini sekaligus menjadi bagian dari kerjasama PWI dengan KPUD Kota Tual dalam rangka menyuarakan kampanye Pemilu damai menjelang pelaksanaan Pilkada nanti.

Olehnya itu, pihaknya siap menjalin kerjasama dengan PWI Kota Tual dalam rangka mempublikasikan seluruh kegiatan dan tahapan penyelenggaraan Pemilu di Kota Tual.

“Tentu kami sangat menghargai apa yang tadi kami diskusikan terkait dengan kerjasama KPU bersama dengan PWI sehingga nanti bentuk-bentuk kerjasamanya nanti kita akan tuangkan dalam MoU” katanya.

Renhoran mengaku, sebagai lembaga yang menyelenggarakan Pemilihan Umum dirinya berharap bisa bekerjasama dengan PWI sebagai Pers yang ada di Kota Tual.

“Kami berharap kerjasama ini membangkitkan semangat Pemilu yang damai dalam bentuk media sosial maupun sosialisasi dengan kemasyarakatan yang ada sehingga kami menyelenggarakan Pemilu itu Pers dapat membantu kami dalam menyelenggarakan Pemilu yang aman dan damai bagi masyarakat di Kota Tual dalam hal mensosialisasikan semua tahapan yang ada di KPU nantinya” ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua PWI Kota Tual Abdullah Tusiek mengucapkan terima kasih kepada Komisioner KPU Kota Tual, Ketua KPU maupun Sekretaris yang mana telah meluangkan waktu untuk menerima kunjungan PWI Kota Tual.

Dikatakan, kunjungan ini bukan baru satu kali tetapi ini sudah berulang-ulang kali dan KPU sendiri sudah menjadi bagian dari PWI juga.

“Kenapa karena PWI sebelumnya sudah memberikan penghargaan kepada KPU karena pernah bekerjasama dengan PWI pada tahun 2018 dan itu sebuah langkah yang baik” ujarnya.

Silaturahmi hari ini, lanjut Tusiek sesuai dengan edaran dari Mendagri maupun tindaklanjuti edaran dari PWI Pusat dalam rangka Kampanye Pemilu Damai dan silaturahmi dengan penyelenggara Pemilu.

“Alhamdulillah dalam silaturahmi ini kita sudah diberikan signal bagus dari KPU kota tual dalam rangka nanti akan kerjasama dan nanti teknisnya itu akan dibicarakan oleh pihak penyelenggara dalam hal ini KPU” jelasnya.

Pada prinsipnya bahwa apa yang tadi sudah disampaikan oleh ketua KPU untuk PWI sedikit memberikan peran dalam rangka kampanye Pemilu damai.

“Intinya PWI siap membantu KPU dalam rangka menyukseskan Pemilu damai, Pemilu adil yang pertama itu masyarakat merasa nyaman di negeri ini pada saat hari H masuk pencoblosan nanti” tutupnya.

Sadali Harap Peserta Diklat Sesdilu Dapat Menjadi Agen Pembangunan Maluku

0

Ambon, Maluku.news – Rombongan Peserta Diklat Sekolah Staf Dinas Luar Negeri (Sesdilu) Angkatan ke-76 dan peserta Diklat Sesdilu Internasional anggota Melanesian Spearhead Groups (MSG) yaitu Fiji, Kepulauan Solomon, Papua New Guinea dan Vanuatu, melaksanakan kunjungan lapangan di Provinsi Maluku, yang dimulai sejak 10 hingga 15 Juni 2024.

Melaksanakan salah satu agendanya, Rombongan Sesdilu yang dipimpin oleh Mohammad K. Koba selaku Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Kapusdiklat), ada bersama dalam Audiensi dengan Pemerintah Provinsi Maluku, pada Rabu (12/6/2024) yang berpusat di Aula Lantai 7 Kantor Gubernur Maluku.

Hadir juga pada kesempatan itu, Penjabat Gubernur Maluku Ir. Sadali Ie, M.Si., IPU, Plh Sekretaris Daerah Maluku, Staf Ahli, Asisten Sekda, dan Pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Provinsi Maluku.

Kapusdiklat dalam sambutannya memberikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Maluku atas sambutannya yang sangat hangat dan luar biasa.

Dirinya menjelaskan bahwa kunjungan lapangan yang dilakukan ini berfokus penguatan potensi Provinsi Maluku pada beberapa sektor yakni Perikanan, Penanggulangan Bencana, Pendidikan dan kebudayaan, UMKM , pariwisata, serta interkonektivitas.

Sementara itu, di tempat yang sama Sadali Ie, atas nama Pemerintah Daerah mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan yang tinggi kepada Kementerian Luar Negeri atas dipilih dan ditetapkan Provinsi Maluku sebagai tujuan tempat dilaksanakannya kunjungan lapangan Peserta Diklat Sesdilu Angkatan 76.

“Kunjungan ini merupakan momentum strategis dalam rangka mempererat dan meningkatkan sinergitas antara Pemerintah Provinsi Maluku dan Kementerian Luar Negeri untuk menjadikan Pembangunan Maluku sebagai bagian dari Diploma Indonesia, di Dunia Internasional,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, Provinsi Maluku ini memiliki luas wilayah yang didominasi laut sebanyak 92,4% atau setara dengan 648.313km, dan daratan hanya 7,6% 54.185km.

“Maluku memiliki potensi sumber daya alam yang luar biasa, walaupun dengan cakupan daratannya yang hanya 7,6%, memiliki potensi Sumber Daya Alam berupa tambang, minyak, gas bumi, perkebunan dan perikanan dimana memiliki 3 Wilayah Pengelolaan Perikanan yakni, 714, 715 dan 718,” jelas Sadali.

Meskipun memiliki potensi Sumber Daya Alam yang berlimpah, hal ini belum bisa dimanfaatkan secara optimal, ia berharap peserta diklat Sesdilu ini, bisa menjadi agen-agen dalam rangka membangun Maluku kedepan yang lebih baik, dengan memanfaatkan semua potensi sumber daya alam baik laut maupun darat.

“Dipenghuhujung pembangunan jangka panjang daerah 2005-2025, Provinsi Maluku mengalami kemajuan pembangunan yang signifikan, walaupun dihadapkan dengan berbagai krisis, untuk menghadapi pembangunan jangka panjang Selaras Dengan Visi Indonesia Emas 2045, pembangunan Maluku 20 Tahun kedepan diarahkan untuk mewujudkan visi dimaksud, dengan Visi : Maluku Maju, Inklusif, dan Berkelanjutan Berbasis Sumber Daya Kepulauan,” terangnya.

Searah dengan kebijakan pemerintah pusat, Sadali mengatakan, transformasi merupakan hal mutlak dalam mewujudkan visi kedepan, baik dalam aspek sosial, ekonomi maupun tata kelola pemerintahan.

“Oleh karena itu perlu pula dibangun berbagai landasan transformasi yakni keamanan demokrasi, stabilitas ketahanan sosial budaya dan ekologi, serta dibutuhkan pula gerakan implementasi yang meliputi pengembangan wilayah yang merata dan berkeadilan, sarana dan prasarana yang berkualitas dan ramah lingkungan, serta pembangunan yang berkesinambungan,” jelasnya.

Dalam konteks percepatan pembangunan, Sadali menyampaikan, diperlukan berbagai upaya terobosan yang dapat secara berkelanjutan meningkatkan kesejahteraan masyarakat salah satunya dengan memanfaatkan peluang kerjasama luar negeri oleh karena itu dirinya berharap, agar kunjungan ini dapat meningkatkan pemahaman mengenai dinamika pembangunan daerah, serta peran diploma dalam konteks pembangunan nasional dimana Maluku dijadikan sebagai studi kasus.

“Pengenalan tentang potensi dan permasalahan pembangunan Maluku dalam kegiatan ini, diharapkan dapat terus ditindaklanjuti antara Kementerian Luar Negeri dan Pemerintah Daerah, oleh karena itu sehingga nantinya dapat duduk bersama, merumuskan langkah-langkah strategis untuk mempercepat pembangunan Maluku dan indonesia sebagai tindak lanjut konkrit dari kunjungan lapangan ini,” harap Sadali.

Mewakili Pemerintah Provinsi Maluku, dirinya yakin bahwa kegiatan ini adalah bagian dalam meningkatan kesejahteraan Maluku secara khusus dan Indonesia secara umum.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Penyerahan Plakat dari Penjabat Gubernur Maluku kepada Kapusdiklat Kemenlu dan foto bersama.

Sikapi Nepotisme Calon Paskibraka, Mahasiswa Alifuru Demo ke DPRD Maluku

0

Ambon, Maluku.news – Gerakan Mahasiswa Alifuru (Gemafu) melakukan aksi demonstrasi dalam rangka menolak nepotisme yang menimpa calon Paskibraka Kristine Lumatalale.

Aksi berlangsung di gedung DPRD, Rabu (12/06/2024), dipimpin Kalep Yamarua selaku koordinator aksi. Dengan menggenakan kain berang di Kepala, puluhan pemuda-pemudi Alifuru datang membawa kain bertuliskan “Tolak Nepotisme, Kristinie Butuh Keadilan”.

Kedatangan dalam memperjuangkan hak Kristine sebagai anak bangsa, diterima langsung Ketua DPRD Maluku, Benhur Watubun, bersama Wakil Ketua Melkianus Sairdekut, Saodah Tethol, Turaya Samal, Tina Welma Tetelepta ,Amir Rumra, Alimuddin Kolatlena dan Plh Sekwan Farhatun Samal.

Di hadapan para wakil rakyat Maluku ini Gemafu secara tegas mengancam keras tindakan nepotisme, dan diskriminasi yang dilakukan panitia seleksi.

Padahal siswa SMA 3 Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) itu telah mengikuti seluruh proses seleksi. Hal ini merupakan bentuk dalam mengkebiri hak-hak dari anak Maluku yang memiliki prestasi.

Merespon pernyataan pendemo, Ketua DPRD Benhur Watubun mengaku telah menyampaikan apa yang menjadi tuntutan Gemafu kepada Pemerintah Daerah Maluku untuk segera menyelesaikan persoalan, termasuk mengevaluasi kerja panitia seleksi. Mengingat apa yang menjadi Kristine merupakan tindakan diskriminasi.

“Baru saya berkoordinasi dengan Penjabat Sekda, Suriadi Sembirin untuk mengembalikan ini karena ini adalah haknya. Kita harus kembalikan ini karena ini merupakan hak dari orang-orang yang punya. Itulah sikap DPRD,”tuturnya.

Sebagai tindak lanjut kata Benhur, DPRD melalui komisi IV akan melakukan rapat, guna mempertanyakan hal ini secara langsung kepada panitia seleksi.

Dirinya memastikan sikap DPRD sejalan dengan pendemo menolak nepotisme, dan mengembalikan hak Kristine.

“Yakinlah bahwa DPRD berpihak bukan kepada Kristine tetapi kebenaran. Karena Kristine berada dalam proses-proses yang benar, sehingga kebenaran harus dikembalikan kepada orang yang punya,”tandas Benhur.

Gandeng Mitra Internasional, Kemlu Dukung Pengembangan Maluku sebagai Pusat Distribusi Perikanan Regional

0

Ambon, Maluku.news – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mendorong pengembangan sektor kelautan dan perikanan Maluku dengan memfasilitasi terjalinnya Letter of Intent (LoI) antara President Ocean Policy Research Institute (OPRI) Jepang dengan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPPSDM) Kementerian Kelautan dan Perikanan dan Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Pattimura.

LoI tersebut merupakan salah satu hasil konkret dari kegiatan ’Sustainable Fisheries in Ambon: Coaching Clinic and Business Matching’ yang digagas para peserta Sekolah Dinas Luar Negeri (Sesdilu) ke-76 Pusdiklat Kemlu bekerja sama, dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Maluku dan Bappeda Provinsi Maluku. OPRI siap menjadi knowledge partner bagi pengembangan perikanan berkelanjutan di Maluku, antara lain melalui program joint research terkait ekonomi biru di Indonesia Timur.

“Diplomasi Indonesia haruslah dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, dan program coaching clinic serta business matching di bidang perikanan yang diselenggarakan ini merupakan bagian dari upaya diplomasi yang konkret untuk mendukung pengembangan perikanan di Maluku”, demikian ungkap Duta Besar Mohammad Koba, Kepala Pusdiklat Kemlu, Selasa (13/06/2024).

Pembicara kunci pada kegiatan tersebut Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM KKP, DR. I Nyoman Radiarta menekankan bahwa, “posisi geografis Maluku yang strategis dan potensi perikanan yang besar akan menjadi kunci untuk jadikan Maluku sebagai hub distribusi perikanan regional”.

Hal ini sejalan dengan paparan economic update dari Kepala Kantor Bank Indonesia Maluku Rawindra Ardiansah yang mengemukakan potensi perikanan Maluku menyumbang sekitar 30 persen dari potensi ikan nasional yang akan turut berkontribusi bagi pertumbuhan GDP nasional. “Kita perlu terus mendorong strategi penguatan dan sinergi dalam mendorong sektor perikanan Maluku agar dapat meningkatkan kesejahteraan Masyarakat Maluku”, pungkas Rawindra.

Kegiatan Coaching Clinic juga menghadirkan Presiden OPRI Dr. Sakaguchi Hide dan Senior Researcher JICA Akihito Iwasaki.

Keduanya berbagi best practices terkait sertifikasi dan ketelusuran produk perikanan sehingga pelaku usaha dapat meningkatkan volume ekspor ke Jepang.

Selain itu, hadir pula Bayu Wicaksono, Atase Perdagangan KBRI Berlin yang menyampaikan berbagai langkah yang dapat dilakukan oleh pelaku usaha untuk menembus pasar Eropa.

Dalam program business matching hadir CEO ‘Sushi Zanmai’ Kiyoshi Kimura yang dikenal sebagai celebrity chef dan importir ikan besar asal Jepang, serta beberapa potential buyer lainnya dari Jepang dan Jerman, antara lain AEON People dan Paranoid Genius Ltd.

Para potential buyers tersebut dipertemukan dengan eksportir dan pelaku usaha perikanan di Ambon seperti PT. Harta Samudra dan PT. Aneka Sumber Tata Bahari.

Sebagai tindak lanjut kerja sama, PT ORIX Indonesia Finance, Perusahaan patungan Indonesia – Jepang siap mendukung untuk pembiayaan peralatan, mesin dan kendaraan untuk kemudahan distribusi ekspor produk perikanan dari Maluku.

Komitmen dukungan pengembangan perikanan di Maluku juga turut disampaikan oleh Konsul Jenderal Australia di Makassar, Todd Dias, “Australia telah menerima sertifikat kesehatan produk hasil laut dari Indonesia untuk memfasilitasi ekspor dari Indonesia ke Australia, siap memberikan berbagai program capacity building guna mendukung manajemen perikanan berkelanjutan di Indonesia Timur”.

Komitmen senada juga disampaikan Economic Minister Kedutaan Besar Jepang di Jakarta, Ueda Hajime yang menekankan dukungan Jepang bagi pembangunan infrastruktur perikanan di pulau-pulau terluar Indonesia.

Kepala Bappeda Provinsi Maluku, Dr. Anton A. Lailosa, mengapresiasi inisiatif Pusdiklat Kemlu yang dapat menggandeng berbagai mitra internasional untuk semakin memajukan sektor kelautan dan perikanan di Maluku.

“Dukungan Pemerintah Pusat sangatlah dibutuhkan untuk membangun potensi kekayaan ikan di Maluku yang besar, guna menjadikan Maluku sebagai pusat distribusi perikanan regional”, tegas Anton.

Kegiatan ’Sustainable Fisheries in Ambon: Coaching Clinic and Business Matching’ merupakan salah satu rangkaian kegiatan kunjungan lapangan Sesdilu Internasional ke Provinsi Maluku, yang dihadiri oleh 10 diplomat dari Vanuatu, Fiji, Solomon, Papua Nugini dan Sekretariat Melanesian Spearhead Group (MSG).

Salah satu diplomat Vanuatu yang hadir Bill Henry sebut “program capacity building di bidang perikanan sangat bermanfaat untuk dapat diaplikasikan di negara-negara Pasifik”.

Kegiatan perikanan berkelanjutan turut juga dihadiri lebih dari 100 peserta dari berbagai kalangan, termasuk dari instansi Pemprov Maluku, UMKM perikanan, mahasiswa Universitas Pattimura, Taruna Politeknik Perikanan.