Beranda blog Halaman 53

Pj. Wali Kota Dukung Wakil Ambon di Bintang Radio Nasional

0

Ambon, Maluku.news – Pj. Wali Kota Ambon Dominggus N. Kaya memberikan dukungan kepada wakil Kota Ambon dalam Pemilihan Bintang Radio Indonesia yang telah dilaksanakan RRI Ambon beberapa waktu lalu.

Dukungan tersebut disampaikannya, Selasa (5/11/2024) di ruang kerjanya, Balai Kota Ambon, saat menerima kunjungan Kepala LPP RRI Ambon, Budi Nugroho, bersama Pemenang Pemilihan Bintang Radio, yang akan berlomba di tingkat Nasional, Gidion M. Matitaputty dan Novalinda Kolibongso.

Dalam pertemuan tersebut Pj. Wali Kota didampingi Pj. Sekretaris Kota (Sekkot) Robby Sapulette, Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Selly S. Kalahatu serta Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Rico Hayat.

“Pemerintah Kota Ambon sangat berterima kasih dan mendukung terus proses kegiatan Bintang Radio ini, sebagai bentuk upaya branding Ambon sebagai kota musik dunia, serta upaya pengembangan bakat generasi muda dalam proses regenerasi penyanyi asal kota Ambon”, kata Kaya.

Dirinya menandaskan, kegiatan Pemilihan Bintang Radio telah menjadi agenda tahunan RRI, sekaligus bagian nyata dukungan bagi Ambon sebagai kota musik.

“Olehnya itu, kami berharap putra putri perwakilan kota Ambon dapat menampilkan kemampuan terbaiknya saat berlomba di tingkat nasional,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala LPP RRI Ambon Budi Nugroho juga menyampaikan ucapan terima kasih atas kesempatan bertemu dengan jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon sekaligus memperkenalkan para pemenang Bintang Radio Indonesia RRI Ambon, yang akan mewakili kota Ambon pada perlombaan tingkat nasional di kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur, dari tanggal 7 s/d 13 November 2024.

Budi berharap dengan dukungan penuh dari Pemkot, para pemenang yang mewakili kota Ambon dapat menunjukan kualitasnya sebagai wakil dari City of Music.

Mengakhiri pertemuan tersebut, merespon tantangan yang diberikan oleh Pj. Sekkot, Robby Sapulette, kedua pemenang Bintang Radio Indonesia RRI Ambon, untuk menunjukan kebolehannnya, sebagai wakil kota Ambon yang bertanding di tingkat nasional.

Hadiri Pembukaan Dapua Expo III, Lekransy : Fungsi Kemitraan Untuk Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi

0

Ambon, Maluku.news – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon sangat berterima kasih serta mendukung penuh kegiatan Daerah Pulau Ambon (Dapua) Expo III yang diinisiasi oleh Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM).

Hal ini disampaikan Staf Ahli Walikota Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat, Ronald Lekransy saat menghadiri pembukaan Expo yang yang berlangsung di Ruang Terbuka Publik (RTP) Pantai Wainitu, Jumat (1/11).

“Pemerintah Kota Ambon sangat berterima kasih kepada AMGPM Dapua atas pelaksanaan Dapua Expo III. ini adalah wujud dari fungsi kemitraan antara Pemerintah dan komponen masyarakat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di Kota ini,” ujar Lekransy.

Dalam sambutannya Lekransy menjelaskan, dukungan terhadap UMKM merupakan salah satu misi dari Pemkot untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat.

“Kegiatan Dapua Expo yang melibatkan UMKM yang ada di Kota ini sangat mendukung program pemerintah dalam konsep pembangunan berkelanjutan. karena itu, Pemkot berkomitmen untuk terus menggandeng para pelaku UMKM agar lebih produktif, mandiri, dan berdampak untuk mendorong pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat,” aku Lekransy.

Lekransy menambahkan, Dapua Expo tidak hanya penting sebagai wadah pemasaran produk, tetapi juga sebagai langkah nyata untuk mendukung transformasi digital bagi UMKM. Pemkot berharap para pelaku UMKM semakin terbuka terhadap pemasaran digital melalui e-katalog dan transaksi elektronik.

“Transformasi digital menuntut kita untuk beradaptasi dengan sistem pembayaran e-money, yang tidak hanya memudahkan transaksi tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan,” tambahnya.

Pemerintah berharap, tambah Lekransy, kedepannya agenda-agenda seperti begini, dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

“Bukan hanya bagaimana memfasilitasi UMKM menjajakkan jualannya, tapi juga memastikan bahwa produk yang dihasilkan sudah memenuhi kriteria industri, sehingga produk2 tersebut dapat dipublikasi secara luas,” demikian Lekransy.

Diketahui, kegiatan Dapua Expo III yang direncanakan akan berlangsung selama dua hari kedepan diikuti oleh 19 pelaku UMKM

Hadiri Pembukaan Dapua Expo III, Lekransy: Fungsi Kemitraan Untuk Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi

0

Ambon, Maluku.news – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon sangat berterima kasih serta mendukung penuh kegiatan Daerah Pulau Ambon (Dapua) Expo III yang diinisiasi oleh Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM).

Hal ini disampaikan Staf Ahli Walikota bidang Ekonomi

Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat, Ronald Lekransy saat menghadiri pembukaan Expo yang yang berlangsung di Ruang Terbuka Publik (RTP) Pantai Wainitu, Jumat (1/11/2024).

“Pemerintah Kota Ambon sangat berterima kasih kepada AMGPM Dapua atas pelaksanaan Dapua Expo III. ini adalah wujud dari fungsi kemitraan antara Pemerintah dan komponen masyarakat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di Kota ini,” ujar Lekransy.

Dalam sambut annya Lekransy menjelaskan, dukungan terhadap

UMKM merupakan salah satu misi dari Pemkot untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat.

“Kegiatan Dapua Expo yang melibatkan UMKM yang ada di Kota ini sangat mendukung program pemerintah dalam konsep pembangunan berkelanjutan. karena itu, Pemkot berkomitmen untuk terus menggandeng para pelaku UMKM agar lebih produktif, mandiri, dan berdampak untuk mendorong pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat,” aku Lekransy.

Lekransy menambahkan, Dapua Expo tidak hanya penting sebagai wadah pemasaran produk, tetapi juga sebagai langkah nyata untuk mendukung transformasi digital bagi UMKM. Pemkot berharap para pelaku UMKM semakin terbuka terhadap pemasaran digital melalui e-katalog dan transaksi elektronik.

“Transformasi digital menuntut kita untuk beradaptasi dengan sistem pembayaran e-money, yang tidak hanya memudahkan transaksi tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan,” tambahnya.

Pemerintah berharap, tambah Lekransy, kedepannya agenda- agenda seperti begini, dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

“Bukan hanya bagaimana memfasilitasi UMKM menjajakkan jualannya, tapi juga memastikan bahwa produk yang dihasilkan sudah memenuhi kriteria industri, sehingga produk2 tersebut dapat dipublikasi secara luas,” demikian Lekransy.

Diketahui, kegiatan Dapua Expo III yang direncanakan akan berlangsung selama dua hari kedepan diikuti oleh 19 pelaku UMKM

Pemkot Gelar Festival Mangente Ambon

0

Ambon, Maluku.news – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) menggelar Festival Mangente Ambon, yang kegiatannya dibuka secara langsung oleh Pj. Wali Kota, Dominggus N. Kaya, Rabu (30/10/2024) di Pattimura Park.

Kaya dalam arahannya menyampaikan inspirasi event ini berasal dari pencanangan Ambon The City Of Music (ACOM) oleh UNESCO pada 31 Oktober 2019 lalu. Momentum ini lalu menjadi indikator pemicu pertumbuhan kunjungan wisatawan yang mendorong berkembangnya nilai dari produk ekonomi kreatif termasuk UMKM.

“Diharapkan event ini dapat terlaksana setiap tahun, sehingga dapat dijadikan annual event bagi masyarakat Maluku yang ada diperantauan. Ini adalah modal sosial yang dapat dikembangkan untuk mengukuhkan identitas kota ini di tingkat global,” ungkapnya.

Untuk diketahui, tema yang diangkat Tahun ini adalah “Datang Mangente voor Bangun Maluku”, dengan harapan

agar setiap anak negeri yang berada di perantauan dapat berkontribusi untuk membangun Maluku, Kota Ambon, dan terus menjaga warisan leluhur.

Selain itu, pada momentum ini sekaligus juga dilaksankan peresmian Monument City of Music yang diberikan sebagai hadiah peringatan HUT Ke-5 ACOM yang diperingati Kamis (31/10/24) besok.

“Atas nama Pemkot Ambon dan seluruh warga kota kami menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi tingginya kepada kementerian pariwisata dan ekonomi kreatif kabinet Indonesia maju yang telah memberikan perhatian kepada kota Ambon sehingga layak disandingkan dengan kota-kota kreatif dunia lainnya,” pungkas Kaya.

Pemkot Dukung Program Sinode Peningkatan Sikap Pluralisme Pelayan

0

Ambon, Maluku.news – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, memeberi dukungan terhadap program yang dilaksanakan oleh Sinode Gereja Protestan Maluku (GPM), yakni “Peningkatan Kapasitas Pelayan Dalam Menyikapi Pluralisme (Live in Pelayanan GPM ke Keluarga Beragama Muslim)”. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Pj. Wali Kota, Domunggus N. Kaya.

“Terimakasih bapak ketua dan ibu pendeta semua bapak ibu yang sudah menggelar kegiatan ini, untuk tinggal bersama ‘Para pelayan tinggal di keluarga Muslim’ ini sebuah hal yang sangat penting dan perlu dan sangat didukung oleh kami Pemkot,” ungkapnya saat memberikan arahan singkat guna membuka kegiatan tersebut, di kawasan Jalan Baru, Kecamatan Nusaniwe, Rabu (30/10/2024).

Katanya, hidup orang basudara sudah menjadi identitas bagi warga masyarakat kota ini sejak dulu. Hanya karena konflik yang terjadi sehingga mengakibatkan situasi tidak sama seperti dulu. Akan tetapi, dirinya berharap melalui program

ini tentunya dapat menumbuhkan kembali rasa tersebut di tengah kehidupan umat beragama di Ambon khususnya.

“Memang Ambon ini hidup orang Basudara sangat kental, cuma karena memang masalah konflik itu terjadi. Tetapi kemudian yang paling penting adalah kita kembali bangkit untuk hidup bersama dan itu dimulai dari agena-agenda kegiatan seperti ini. Saya juga berharap akan kegiatan yang sama basudara Muslim, tinggal di rumah kita yang Kristen,” tandasnya.

Sementara itu Ketua MPH Sinode GPM, Pendeta Elifas Maspaitella, mengungkapkan dengan adanya kegiatan ini, kita dapat menunjukkan bahwa kota ini akan terus rukun dan damai terus. Selain itu ini dapat menjadi warisan budaya kepapda anak-cucu agar kerukunan antar umat beragama ini terus dijaga.

“Jadi terima kasih atas nama gereja bagi semua warga jalan baru, dan juga Batu Merah yang sudah bersedia hati, buka pintu rumah bahkan kamar untuk ditinggali, tidur setiap hari deng bapak/ibu semua dan suatu waktu akan ditingkatkan lagi aktivitas yang seperti ini,” pungkasnya.

Temu Kader Posyandu, Pemkot Tekat Putuskan Mata Rantai Stunting

0

Ambon, Maluku.news – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon bertekad memutuskan mata rantai lahirnya anak Stunting baru.

Tekat itu disampaikan Pj. Wali Kota Ambon, Dominggus N. Kaya, dalam Temu Kader Posyandu se – Kota Ambon yang digelar Rabu, (30/10/2024) di Ballroom Maluku City Mall (MCM) Tantui.

“Kita dapat memutuskan mata rantai lahirnya anak stunting dengan terus mengawasi, mengawal tahapan kebijakan, dan tindaklanjut penanganan Stunting tahun 2024 pada wilayah kerja masing-masing,” ujar Kaya dalam sambutan.

Diungkapkan, berdasarkan data lembaga Survey Kesehatan Indonesia (SKI) menunjukan Prevalensi Stunting Kota Ambon pada tahun 2021 tercatat 21,8 persen, kemudian tahun 2022 turun 0,7 persen menjadi 21,1 persen dan di tahun 2023 turun lagi 0,4 persen menjadi 20,7 persen. Dengan demikian, target pencapaian penurunan Stunting hingga 14 persen ditahun ini masih cukup sulit dicapai.

“Walaupun demikian Pemkot Ambon akan tetap konsisten mendukung Kebijakan Nasional untuk mempercepat penurunan Stunting melalui implementasi RPJMN 2020- 2024,” tambahnya.

Kaya menjelaskan, upaya penurunan stunting telah dilakukan oleh Tim Percepatan penurunan stunting (TPPS) Kota Ambon bersama Tim Penggerak (TP) PKK dan tim Pendamping di Kecamatan, Desa/Negeri dan Kelurahan melalui berbagai intervesi program, sehingga banyak anak-anak Stunting di Kota ini dapat tertangani.

Hal itu, lanjutnya, termasuk intervensi kunjungan serentak yang dilakukan TPPS dan TP – PKK, dengan melibatkan Babinsa dan Bhabinkamtibas ke Posyandu dan rumah warga, yang berdampak besar terhadap tingkat kunjungan masyarakat ke posyandu.

“Kondisi ini harus ditingkatkan karena deteksi dini penyebab Stunting salah satunya berawal dari tingginya kesadaran masyarakat berkunjung Ke Posyandu. Disinilah peran kader guna memotivasi orang tua membawa anak ke Posyandu, Oleh karena itu perlu dibekali dengan pengetahuan yang cukup serta sikap peduli dalam pelayanan kepada masyarakat,” bebernya.

Kaya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Kader Posyandu yang telah mengorbankan waktu dan tenaga untuk membantu Pemkot dalam upaya pengurangan anak Stunting.

“Harapan saya melalui temu kader Posyandu hari ini kita dapat memutuskan mata rantai lahirnya anak Stunting baru di Kota Ambon,” pungkasnya.

Untuk diketahui, pada kegiatan tersebut juga diserahkan bantuan Sembako kepada 353 anak Stunting pada 5 kecamatan di kota Ambon.

Laitupa Harap Pimpinan DPRD Maluku Harus Jaga Sinergitas Anggota

0

Ambon, Maluku.news – Pelantikan Sumpah/Janji Pimpinan DPRD Provinsi Maluku periode tahun 2024-2029 yang di lakukan oleh Wakil Pengadilan Tinggi (PT) Ambon, Fuji Harian pada tanggal 28 Oktober tahun 2024 itu disambut baik oleh anggota DPRD Maluku.

“Pimpinan yang baru di lantik ini semoga mereka selalu menjaga sinergitas kita di DPRD Maluku dan mengedepankan kebersamaan, ” ujar Anggota DPRD Maluku , Wahid Laitupa di Ambon, Selasa (29/10/2024).

Menurut politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Maluku itu, kita harus menjaga kebersamaan, walaupun di DPRD Maluku ini ada faksi-faksi untuk kepentingan partai masing-masing.

Selanjutnya kata Wahid, semoga setelah di lantiknya para Pimpinan DPRD Maluku, kelembagaan ini di jaga secara politik untuk kepentingan masyarakat Maluku ke depan nantinya.

Untuk diketahui bahwa, dari hasil pemantauan wartawan Tribun Maluku.com di DPRD Provinsi Maluku, selama 5 tahun Wahid Laitupa duduk sebagai Anggota DPRD periode tahun 2019-2024 , dirinya sangat membela dan pasang badan untuk mantan Gubernur Maluku Murad Ismail.

Pada setiap rapat-rapat Komisi dan rapat Paripurna, Laitua selalu menjaga nama baik Gubernur Maluku kala itu apabila ada anggota atau Pimpinan yang mengkritik Bosnya itu (Murad Ismail-Red).

Dari 45 anggota DPRD Maluku, memang ada juga anggota lain yang membela Gubernur, tapi Wahid yang selalu tampil di depan.

DPRD Maluku Ingatkan KPU Maluku Harus Netralitas Jelang Pilkada 2024

0

Ambon, Maluku.news – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Maluku diingatkan netral selama pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gubernur dan Gubernur.

Penegasan ini disampaikan Ketua DPRD Maluku, Benhur Watubun, saat pelaksanaan Paripurna pelantikan pimpinan DPRD Maluku di rumah rakyat, karang panjang, Ambon, Rabu (29/10/2024).

Dikatakan, sebagai lembaga penyelenggara Pemilu, KPU Maluku harus menempatkan diri secara netral, dengan tidak berpihak kepada salah satu pasangan calon kepala daerah tertentu.

“KPU Harus netral dan independen,”cetusnya.

Lebih lanjut menurut Benhur, damainya demokrasi sangat mahal harganya, dimana sebagian besar kue pembangunan di tahun 2024 dikorbankan oleh semua perangkat daerah di Provinsi Maluku untuk mewujudkan proses demokrasi yang mahal ini.

Karena itu, KPU Maluku harus menaati setiap aturan, sehingga Pemilukada yang akan berlangsung 27 November mendatang, dapat berjalan secara adil, dan jujur.

“Semoga ini menjadi perhatian bagi saudara-saudara penyelenggara pemilu,”ucapnya.

Politisi PDI Perjuangan itu mengimbau kepada semua pihak, untuk mendukung TNI dan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama Pemilukada. Termasuk mendukung Bawaslu dalam pengawasan Pemilu, sehingga pesta demokrasi lima tahunan ini berjalan berjalan secara berkualitas.

“Mari kita jaga ketertiban di daerah kita, mendukung Badan pengawas pemilu, agar Pilkada berjalan dengan segala baik,”harapnya.

Pj. Wali Kota Terima Penghargaan Wiramuda

0

Ambon, Maluku.news – Kota Ambon berhasil meraih peringkat III dan membawa pulang penghargaan Kota Layak Wirausaha Muda (Wiramuda) yang disematkan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI.

“Yang pertama kita bersyukur karena dari 514 Kota/Kabupaten disaring menjadi 300, kemudian menjadi 50 besar dan terakhir 5 besar, yang kemudian dilakukan evaluasi dan membuahkan hasil Kota ini menduduki peringkat ketiga,” ungkap Pj Wali Kota Ambon, Dominggus. N. Kaya, saat menerima penghargaan tersebut dari Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Rustam Simanjutak di pelataran depan Balai Kota, Selasa (29/10/2024) petang.

Katanya, dengan adanya penghargaan seperti ini, maka peningkatan kapasitas sangat dibutuhkan bagi para wirausaha muda di kota ini, agar dapat terus berkembang,

dan berdampak bagi perekonomian dan pembukaan lapangan kerja.

“Itu baru Seremoninya, tapi substansinya adalah diikuti dengan pelatihan fasilitasi pendampingan bagi wirausaha muda Kota Ambon sehingga mereka bisa terus bertumbuh dan mengembangkan usaha kemandirian sehingga mampu berkontribusi untuk daerah dan masyarakat,” tandasnya.

Untuk diketahui, terdapat empat jenis UMKM yang dijadikan bahan presentasi Dispora Kota Ambon di hadapan tim penilai dari Kemenpora RI. Diantaranya; Lampu hias dan asbak rokok yang terbuat dari barang-barang bekas yang didaur ulang, Jus Pala Bersertifikat BPOM, dan kudapan berbahan dasar tulang ikan Tuna.

 

Bimtek Tahap II Penyusunan Masterplan Smart City Digelar

0

Ambon, Maluku.news – Setelah sebelumnya Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, melalui Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (DiskominfoSandi), melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) tahap I Penyusunan Dokumen Masterplan Smart City Periode 2025-2029, pada bulan Agustus 2024 lalu, maka kali ini kembali kembali digelar tahap II, yang dilaksanakan di Ruang Rapat Vlissingen, Balai Kota, Selasa (29/10/2024).

Bimtek tahap II ini, dibuka oleh Asisten I Sekkot Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Selly Kalahatu, yang dalam dalam sambutannya menyampaikan, penyusunan Masterplan perlu melibatkan seluruh unsur dewan Smart City, pelaksana Smart City, dan pertemuan kali ini sangat representatif lantaran dihadiri oleh pimpinn OPD maupun perwakilan yang ditunjuk.

“Saat ini kita berada pada bimbingan teknis tahap kedua dengan peserta dari unsur pimpinan OPD. Saya sangat berterimakasih karena telah menghadiri kegiatan ini termasuk yang mewakili trmasuk stakeholder terkait yang turut berpartisipasi,” ungkapnya.

Jelasnya, saat ini indeks smart city yang dimiliki kota ini baru mencapai 2,87 persen. Sehingga masih harus melakukan upaya guna mengejar nilai yang sempurna. Oleh karena itu penyusunan Masterplan Smart City, periode 2025-2029 sangat penting guna mewujudkan Ambon yang tidak gagap teknologi.

“Seiring dengan berakhirnya Masterplan Smart City 2019-2024, maka dipandang perlu untuk melakukan penyusunsn dokumen berikutnya untuk tahun 2025-2029, dengan membertimbangkan dokumen perencanaan nasional daerah; Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD), Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), dan hasil evaluasi Smart City periode sebelumnya,” terangnya.

Dirinya berharap, melalui FGD tahap kedua ini, akan menghasilkan program yang bermutu yang sesuai dengan enam dimensi Smart City yakni; Smart Governance, Smart Economy, Smart Branding, Smart Society, Smart Living, dan Smart Environment.

Di tempat yang sama, Plt. Kepala DiskominfoSandi, Ronald H. Lekransy selaku moderator dalam kegiatan ini, menjelaskan Bimtek tahap II ini diselenggarakan dengan agenda pembahasan hasil Analisa SWOT dari strategi dan program Smart City 2025 – 2029, untuk itu diharapkan OPD yang hadir dapat menyampaikan usulan program atau kegiatan yang bersesuaian dengan dimensi Smart City.

“Saat ini kita bicara konsep pelayanan publik sehingga diharapkan Dewan Smart City dapat memberikan kontribusi bagi penyelenggara Smart City berdasarkan dimensi – dimensi yang ada,” pungkasnya.

Untuk diketahui, sebagai narasumber kegiatan ini yakni, Akademisi Universitas Pattimura (Unpatti), Ferad Puturuhu dan Revency V. Rugebregt.