Beranda blog Halaman 249

Hasanusi Minta Pemkot Ambon Tebang Pohon Yang Membahayakan Masyarakat Pengguna Jalan

0

Ambon, MALUKU.News – Anggota Komisi III DPRD Provinsi Maluku, Ayu Hasanusi meminta perhatian serius Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melalui dinas terbaik untuk segera menebang pohon-pohon di tepian jalan yang dianggap rapuh, sehingga tidak membahayakan masyarakat selaku pengguna jalan.

“Pemkot harus sesegara mungkin memeriksa seluruh badan jalan dimana pohon sebagian besar sudah miring, apabila angin datang pasti rubuh, tentu masyarakat selaku pejalan kaki maupun menggunakan kendaraan roda dua da empat bisa saja menjadi korban,”ujarnya di Ambon, Rabu (23/03/2022).

Hasanusi tegaskan, hal itu perlu disikapi langsung Pemkot Ambon, sehingga tidak ada lagi kejadian serupa apalagi menimbulkan korban baru .

“Untuk itu, pohon-pohon rapuh harus secepatnya di potong. Karena dalam kondisi begini masyarakat tentu was-was jika melewati jalan yang ada pohonnya,”tandasnya.

Hasnusi juga mengimbau Kepada masyarakat agar selalu waspada, karena di situasi hujan dimana bencana alam seperti banjir dan longsor bisa terjadi kapan saja, terutama warga yang tinggal di lereng-lereng gunung.

“Kita tahu kondisi cuaca begini, Ambon, bahkan Maluku secara luas sangat rawan terhadap bencana, baik itu banjir, longsor pohon tumbang dan lain sebagainya. Karena itu kita harus selalu waspada,”bebernya.

Sekedar diketahui sebelumnya, sejumlah pohon di tepian jalan tumbang akibat Hujan deras disertai angin kenjang yang menguyur kota Ambon, yang mengakibatkan dua warga yang sementara melintasi ruas jalan Jendral Sudirman, Batu Merah mengalami luka-luka akibat tertimpa pohon yang tumbang, yakni Alwin La Tua (28) warga Stain, dan Stevan Ardillo T Jan (29) warga Hative Kecil.

Peristiwa itu terjadi di ruas jalan Jendral Sudirman, tepatnya di depan cafe Red Stone, Batu Merah, Kota Ambon, Provinsi Maluku, rabu (23/03/2022) pukul 09.45 WIT.

Kasubag Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Ipda Moyo Utomo kepada wartawan menjelaskan dari keterangan korban Alwin La Tua, ia sementara berboncengan dengan istrinya dan anaknya dalam perjalanan tepatnya di turunan Jl. Jendral Sudirman korban Sempat melihat pohon yang berada tepat di depan cafe Red Stone perlahan tumbang, namun korban tidak sempat untuk menghindar dan korban pun tertimpa pohon bersama istri dan anaknya.

Saat ini kedua korban sementara menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS).

Korban Alwin mengalami luka Lecet di bawa mata kanan, luka Lecet di hidung, luka Lecet di dahi dan merasa sakit di bagian pinggang dan sesak nafas menjalani perawatan di RS Bhayangkara, sementara korban Stevan Ardilo masih menjalani perawatan diruangan Radiologi RS Siloam.

Peristiwa pohon tumbang ini, kata Moyo juga terjadi di Dusun Riang Desa Tawiri, tepatnya di dekat Klostor PT. Maluku Prima Makmur.

“Peristiwa ini tidak sampai memakan korban jiwa, hanya saja pada saat kejadian akses jalan dari arah Kota Ambon menuju Bandara Pattimura tidak bisa dilewati oleh Kendaraan, namun dari informasi saat ini sudah bisa dilewati,”ucapnya.

Dinas Kominfo Maluku Gelar Forum OPD di Malra

0

Langgur, MALUKU.News – Kegiatan Forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Maluku resmi digelar.

Giat tersebut berlangsung di aula Kantor Bupati Maluku Tenggara (Malra), Rabu (23/3/2022).

Bupati setempat M. Thaher Hanubun membuka secara resmi giat tersebut yang ditandai dengan pemukulan tifa.

Forum OPD tersebut diikuti oleh Kepala Dinas dan perwakilan Kominfo 11 kabupaten/kota se – Provinsi Maluku.

Kepala Dinas Kominfo Maluku Titus Renwarin hadir memimpin langsung Forum OPD tersebut.

Hadir juga perwakilan Dari Bappeda Provinsi Maluku dan narasumber dari Jakarta.

Di momen yang sama turut pula diberikan cinderamata dari Bupati Malra kepada Kepala Dinas Kominfo Provinsi dan beberapa Kepala Dinas Kominfo lainnya.

Begitu juga sebaliknya, penyerahan cinderamata dari Kepala Dinas Kominfo Maluku kepada Pemda Kabupaten Malra.

Tarian panah dan ukulele mewarnai forum OPD tersebut yang juga dihadiri Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, Forkopimda, pimpinan OPD dan juga tokoh agama.

Fidmatan Resmi Laporkan 11 Oknum Jaksa Kejari Tual Ke Polda Maluku

0

Ambon, MALUKU.News – Mantan terpidana korupsi, Aziz Fidmatan melaporkan 11 jaksa Kejaksaan Negeri (Kejari) Tual ke Polda Maluku, akibat melakukan pemalsuan dokumen dalam perkara korupsi pembangunan USB SMA Tayando Kota Tual yang diputus Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Ambon 6 tahun lalu.

Aziz Fidmatan yang merupakan mantan ASN Kota Tual mengatakan, pihaknya sudah melaporkan pihak-pihak terkait yang telah merugikannya kepada kepolisian sejak 27 Januari lalu.

“Terkait dengan dugaan surat perjanjian palsu yang digunakan oleh oknum jaksa dan hakim di dalam memutuskan perkara ini. Saya lakukan proses pidana terhadap pihak-pihak yang merugikan saya di dalam penanganan tindak pidana korupsi,” ungkapnya di Ambon, Selasa (22/03/2022).

Fidmatan menyebutkan, 11 jaksa terlapor tersebut telah menggunakan surat perjanjian palsu penggunaan dana bantuan imbal swadaya unit sekolah baru (USB) SMA.

“Saya minta supaya pihak-pihak yang terlapor dari pihak jaksa ini segera diperiksa sebagai calon tersangka atau saksi untuk menjelaskan dari mana mereka memperoleh barang bukti ini yang merugikan pihak saya sendiri,” tandasnya.

Dijelaskan Fidmatan, Sebelumnya dirinya dipidanakan hingga pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) atas dasar alat bukti rekayasa alias palsu dalam perkara korupsi pembangunan USB SMA Tayando Kota Tual.

Di tingkat pengadilan negeri, dirinya dihukum 2 tahun. Jaksa lantas tidak puas ajukan banding, diputus 4 tahun. Selanjutnya, pihaknya kasasi ke Mahkamah Agung, diturunkan jadi 2 tahun.

Fidmatan yakin surat perjanjian tersebut terbukti palsu karena sebelumnya menggunakan rujukan dari Surat Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Provinsi tertanggal 12 Oktober 2008 perihal Pembangunan USB SMA Negeri Tayando Tahun 2008.

Selanjutnya oleh Wali Kota Tual dikeluarkan lembar disposisi tertanggal 14 Oktober 2008 yang memerintahkan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga setempat untuk membentuk panitia yang diketuai Akib Hanubun dan Aziz Fidmatan sebagai bendahara dan disahkan dengan SK Wali Kota Tual tentang Pembentukan Panitia Pembangunan Unit Sekolah Baru (PP-USB) SMA Kecamatan Tayando Tam Kota Tual TA 2008 tertanggal 15 Oktober 2008.

“Pada surat perintah pencairan dana (SP2D) yang palsu ini, ditandatangani pada bulan Juni 2008. Namun, selama persidangan berlangsung tak ada satu pun dokumen pendukung yang mendasari penerbitan surat perjanjian ini,” katanya.

“Malah sebaliknya isi dari SP2D ini mengacu pada berkas dokumen yang diterbitkan pada bulan September dan Oktober 2008. Seperti di SP2D 27 Juni 2008 ini, Akib Hanubun tertulis sebagai ketua panitia. Padahal, yang bersangkutan baru diangkat sebagai ketua panitia pada bulan Oktober 2008,” katanya lagi.

Menurut Fidmatan, berdasarkan bukti yang di dalam fakta persidangan itu dari PLT Dinas pendidikan dan kebudayaan, barang bukti ini tidak pernah diterbitkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku alias palsu.

“Yang benar adalah panitia menandatangani itu pada bulan Oktober 2008,” tegasnya sembari berharap dengan sudah terlapornya 11 jaksa yang merugikan dirinya itu agar pihak berwenang segera memproses laporan tersebut.

Tiba di Malra, Rombongan Forum OPD Kominfo se-Maluku Disambut Ritual Adat

0

Langgur, MALUKU.News – Para Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) asal 10 kabupaten/kota telah tiba di Kabupaten Maluku Tenggara (Malra).

Rombongan yang tergabung dalam Forum OPD Kominfo se-Maluku ini disambut ritual adat setibanya di Bandara Udara Karel Sadsuitubun menumpangi pesawat Wings Air, Selasa (22/3/2022) sekitar pukul 14.30 Wit.

Mereka disambut dengan ritual adat Rinin, pengalungan kalung tradisional dan tarian khas di bumi “Larvul Ngabal”.

Selain ritual adat, forum yang dipimpin Kepala Dinas Kominfo Maluku, Drs. Titus F. L. Renwarin, M.Si. ini juga disuguhi tarian-tarian.

Kapala Dinas Kominfo setempat, Antonius U.W. Raharusun mengatakan, pihaknya menyambut para peserta berdasarkan arahan Bupati Malra M. Thaher Hanubun untuk memberikan kesan positif kepada tamu yang datang di daerah ini.

“Jadi memang setiap tamu yang berkunjung di Malra, kita berlakukan yang sama,” akuinya, Selasa (22/3/2022).

Kebetulan, kata dia, Kabupaten Malra, sebagai tuan rumah pelaksanaan forum OPD Kominfo se Maluku. Karena itu, pihaknya mempersiapkan penyambutan.

“Jadi memang pengalungan kalung adat atau Rinin merupakan ciri khas kita ada bia-bia, kerang-kerangan. Kemudian ada kulit kelapa yang dimodifikasi jadi ciri khas kita bagi para tamu yang dating,” sambungnya.

Kemudian, lanjut Raharusun, Rinin merupakan tradisi dan budaya orang Kei dimana tamu yang baru datang menginjak kaki di tanah Kei, dilakukan penyucian kepada yang bersangkutan.

“Sehingga dia selama ada di sini leluhur Kei memberikan keleluasaan, Keselamatan dan berkat kepada yang bersangkutan,”jelasnya.

Begitu juga penyambutan tarian Sawat yang ditunjukkan oleh siswa dan siswi SMA II Malra.

”Jadi kita ingin menampilkan budaya dan tradisi kita, sehingga paling tidak Maluku Tenggara dikenal oleh teman-teman yang datang dari luar sebagai daerah yang punya karateristik budaya yang masih hidup,” tandasnya.

Sementara itu, Kadis Kominfo Maluku, Drs. Titus F. L. Renwarin, M.Si mengapresiasi penyambutan terhadap dirinya bersama rombongan forum.

”Kami sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara, dalam hal ini Dinas Kominfo. Acara penjemputan rombongan provinsi dan kabupaten/kota peserta rapat Forum OPD Dinas Komunikasi dan Informatika se-Provinsi Maluku sangat luar biasa,” pujinya.

Dia mengaku, ritial adat yang dikemas dengan prosesi doa adat, pengalungan bunga dan tarian, patut diapresiasi.

“Kami juga mengharapkan agar Forum OPD yang pelaksanaannya pada tanggal 23 Maret 2022 dapat berjalan baik dan menghasilkan rekomendasi demi terwujudnya sinergitas tugas dan fungsi antara Provinsi dan Kabupaten/kota serta kehumasan,” harap Renwarin.

Konjen Australia Temui Pemda Maluku, Jajaki Kerjasama di Sejumlah Bidang

0

Ambon, MALUKU.News – Konsulat Jenderal (Konjen) Australia di Makassar, Bronwyn Robbins menemui Pemerintah Daerah Provinsi Maluku.

Pertemuan itu dalam rangka penjajakan kerjasama di bidang pariwisata, pendidikan, perikanan, perhubungan dan investasi (Bisnis), pertanian pangan dan lain-lain.

Wakil Gubernur Maluku, Barnabas Nathaniel Orno menyambut kedatangan Konjen Robbins, Konsul Ms. Emma Roberts dan Senior Reseacher Ms. Lulu Purnamasari, sebelum pertemuan dilangsungkan di Ruang rapat lantai II Kantor Gubernur Maluku, Selasa (22/3/2022).

Dalam pertemuan tersebut, Wagub didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Maluku Meykal Pontoh, Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata Provinsi Maluku Marcus. J. Pattinama. Kadis PTSP Suryadi Sabirin, Kadis Perhubungan Muhammad Malawat dan Kadis Kelautan dan Perikanan Abdul Haris.

Pada kesempatan itu, mantan Bupati MBD ini mengucapkan terima kasih atas kunjungan Konjen Robbins cs. Wagub, lalu mengajak kerjasama pihak Robbins membantu pemerintah daerah untuk memajukan Maluku. Kerjasama tersebut, salah satunya adalah mempromosikan Maluku di sektor pariwisata.

“Membantu kami mempromosikan Maluku. Tolonglah ajak investor. Maluku dan Australia sebenarnya punya hubungan persudaraan secara historis, salah satunya adalah Tugu Dolan di Kuda Mati Ambon. Itu mesti dipromosikan,” kata Wagub.

Menurutnya, kerjasama bilateral antara Indonesia (Maluku) dengan Australia sangatlah penting. Program-program pengembangan di berbagai sektor pembangunan bisa dikerjasamakan untuk mendukung pertumbuhan Maluku.

“Kerjasama dimaksud bisa menawarkan program pengembangan antar kedua negara yang memiliki manfaat bagi keduanya,” ujar Wagub.

Ditempat yang sama, Konsulat Jenderal (Konjen) Australia di Makassar, Bronwyn Robbins, mengaku Indonesia dan Australia adalah mitra, sahabat dan tetangga. Keduanya berbagi kemitraan strategis konfrehensif yang telah meningkatkan semua aspek hubungan bilateral termasuk perdagangan, hubungan politik dan kerjasama pembangunan.

“Saya bertanggung jawab atas 11 provinsi di Indonesia Timur (Intim).  Prioritas saya adalah mempererat hubungan dengan Indonesia, khususnya di Intim dan Provinsi Maluku dalam bidang perdagangan, antar masyarakat, industri pariwisata, pendidikan, pembangunan dan lain-lain,” tutup Robbins.

Sebelum mengakhiri pertemuan antara Robbins dan Wagub saling menukar plakat. Sedangkan Kadis Pariwisata, Marcus Pattinama memberikan oleh-oleh khas Maluku kepada Robbins dan rombongan.

DPRD Maluku Minta Disperindag Antisipasi Kelangkaan Minyak Goreng Jelang Ibadah Puasa

0

Ambon, MALUKU.News – Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku, Melkianus Sairdekut meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Maluku untuk segera mengambil langkah konkrit seiring kelangkaan dan naiknya harga minyak goreng.

Menurut Sairdekut, kelangkaan dan kenaikan harga minyak goreng merupakan isu nasional karena terjadi di seluruh daerah, termasuk Maluku. Bahkan harga minyak goreng di pasar tradisional kini sudah mencapai Rp18.000-19.000/liter dari harga normal Rp14.000/liter. Hal ini tentu menimbulkan keluhan dari masyarakat mengeluh, apalagi akan memasuki ibadah puasa di awal April mendatang.

“Kami mintakan Dipserindag Harus mengantisipasi kelangkaan minyak goreng saat ini, sehingga pada waktu ibadah puasa, bahkan lebaran tidak terjadi kelangkaan minyak goreng,”tandasnya di Ambon, Senin (21/03/2022).

Sairdekut menegaskan, upaya antisipasi itu perlu dikoordinasikan bersama Disperindag di 11 pemerintah kabupaten/kota.

“Harus secepatnya diambil langkah konkrit, jangan sampai membuat masyarakat khawatir. Mengingat minyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan masyarakat,”pungkasnya.

Dijelaskan Sairdekut, Disperindag Maluku harus lebih intens melakukan pengawasan terhadap perederan minyak goreng. Karena diketahui, beberapa waktu lalu Polsek KPYS, Polresta Ambon berhasil mengagalkan pengiriman 5 ribuan liter minyak Goreng yang akan dikirim ke Bau-Bau menggunakan KMP Tidar.

“Untuk itu, Disperindag dapat bekerjasama dengan kepolisian untuk melakukan pengawasan, sehingga hal serupa tidak terjadi lagi,”tegasnya.

DPRD Bakal Panggil Pemprov Maluku Pertanyakan kepastian Pembangunan LIN dan ANP

0

Ambon, MALUKU.News – Rencana pembangunan Lumbung Ikan Nasional (LIN) dan Ambon New Port (ANP) yang berlokasi di Desa Waai-Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Pulau Ambon hingga kini belum ada kejelasan pasti.

Pasalnya Pemerintah Pusat melalui Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan berdasarkan pertemuan bersama delapan Anggota DPD dan DPR RI Dapil Maluku telah mengutarakan pembatalan kedua proyek strategis nasional itu.

Namun dilain sisi Pemerintah Provinsi Maluku melalui Kepala Dinas Perhubungan Muhammad Malawat tetap menyakini kedua proyek dimaksud tetap jalan dan sementara dalam proses. Bahkan Pemerintah Pusat sudah bergerak agar ANP segera dibangun untuk mendukung Maluku sebagai LIN.

Guna mendapat kepastian kelanjutan pembangunan kedua proyek dimaksud, DPRD Provinsi Maluku merencanakan memanggil Pemerintah Provinsi Maluku melalui dinas terkait, dalam hal ini Dinas Perhubungan dan, Dinas Kelautan & Perikanan.

“Sampai hati ini persoalan itu masih dipercakapkan ditingkat komisi, nanti setelah selesai pengawasan, kita rencanakan agendakan melalui komisi II untuk rapat dengan dinas terkait untuk memastikan sampai sejauh mana proses yang dilakukan komisi dengan dinas dalam rangka membicarakan hal ini,”ujar Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku, Melkianus Sairdekut di Ambon, Senin (21/03/2022).

Dikatakan, dari hasil tersebut, baru bisa diambil langkah selanjutnya guna membicarakan bersama pemerintah pusat terkait pernyataan Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, apakah kedua proyek tersebut telah dibatalkan atau masih tetap beproses.

Sementara itu, Presidium Anak Muda Maluku (PAMA) Rizal Sangadji menyakin pembatalan ANP dan LIN belum pasti, dikarenakan hingga kini Pemerintah Pusat belum memberikan pernyataan resmi. Bahkan putra Maluku yang kini menjabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Febry Calvin Tetelepta melalui laman media sosial mengungkapkan tidak ada pembatalan.

“Saya kira memang harus ada pernyataan resmi dari pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan, Kementerian Kelautan Perikanan maupun Bappenas terkait hal ini, sehingga tidak membuat masyarakat Maluku gelisah akan hal ini,”pintanya.

Rizal berharap Pemda Maluku bersama delapan legislator di DPR dan DPD RI bisa bersinergi untuk mengawal rencana pembangunan proyek strategis nasional ini.

“Saya kira keterangan dari Pemda bahwa belum dibatalkan tentu kita apresiasi, karena bagaimana pun sampai hari ini mereka terus bekerja keras untuk memastikan kedua proyek ini bisa berjalan,”ucapnya.

Menurut Rizal yang juga selaku Pemerhati Pembangunan Maluku ini, jika kedua proyek dimaksud dapat terlaksana dengan baik, maka akan berdampak baik, selain menyerap tenaga kerja 10-20 ribu orang, juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat Maluku.

“Kita jangan pesimis, tetapi harus optimis, bahwa proyek ini tetap akan dibangun Maluku,”pungkasnya.

LPTQ: MTQ Di Saumlaki adalah Kebangkitan Moderasi Beragama di Maluku

0

Saumlaki, MALUKU.News – Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Maluku, Muhammad Marasabessy menyatakan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Maluku ke XXIX tahun 2022 yang di gelar di Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar tanggal 18 – 24 Maret 2022 merupakan momentum yang langka karena bertepatan dengan tahun ini sebagai tahun kerukunan.

Selain itu, MTQ dilaksanakan di daerah yang umat muslimnya hanya 4% atau hanya 5.040 penduduk muslim.

“MTQ ini agak berbeda karena dilaksanakan di kabupaten Kepulauan Tanimbar, daerah yang mayoritas penduduknya beragama non muslim. Ini merupakan suatu kebangkitan moderasi beragama di Maluku khususnya di kabupaten Kepulauan Tanimbar, sekaligus kita tunjukkan kepada dunia luar bahwa toleransi umat beragama di Maluku khususnya di kabupaten Kepulauan Tanimbar ini sangat indah dan sudah menjadi budaya turun temurun,” kata Marasabessy di Saumlaki, kemarin.

Marasabessy menyebutkan pula bahwa pelaksanaan MTQ ini sangat unik karena ketua panitia pelaksananya adalah seorang Wakil Uskup atau pastor.

“Selama sejarah hidup dan selama menjabat sebagai ketua LPTQ, baru pertama saya bertemu dengan kegiatan MTQ seperti ini di Tanimbar dimana ketua panitianya adalah seorang wakil uskup atau seorang pastor. Coba cari di dunia mana saja, belum pernah ada seperti ini. Ini sangat luar biasa. Dan ini hal pertama yang kita temukan dan mungkin ini merupakan sesuatu yang tidak akan kita temukan lagi,” akuinya.

Dia mengaku heran dan bangga dengan kerukunan umat beragama di Kabupaten Kepulauan Tanimbar ini dimana dari jumlah umat muslim yang minoritas ini namun Adzan Maghribnya paling keras di wilayah yang mayoritas non muslim. Selain itu, tradisi penyambutan tamu undangan sangat baik dengan menampilkan tradisi dan kearifan lokal.

Kepala dinas PUPR Provinsi Maluku ini juga bangga dengan paguyuban-paguyuban di kota Saumlaki yang sudah menjaminkan makanan dan minuman bagi para peserta. Ada juga pengusaha kopi dari Tanimbar di Ambon yang menyumbangkan 200 kilogram kopi bagi para peserta.

“Semoga momentum MTQ ini menjadikan kita sebagai orang Basudara untuk membangun Maluku dalam berbagai latar belakang kita yang berbeda”tandasnya.

Dia menyampaikan terima kasih kepada Bupati Kepulauan Tanimbar dan Panitia serta semua masyarakat di Tanimbar yang telah memberikan dukungan yang luar biasa kepada pelaksanaan kegiatan ini.

“Saya juga berterima kasih kepada Gubernur Maluku bersama Ketua Tim Penggerak PKK provinsi Maluku yang telah banyak membantu suksesnya kegiatan ini” tambahnya.

Kepala dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Junus Batlayeri menyatakan, pemerintah daerah dan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Tanimbar merasa terhormat saat diberikan kepercayaan sebagai tuan rumah MTQ tingkat Provinsi Maluku ke XXIX.

“Kita ingin membuktikan bahwa Tanimbar ini tempat untuk menyatukan perbedaan. Maluku terkenal dengan filosofi keibuan bahwa mama berpesan bahwa biar Katong banyak dan berbeda-beda lagi tetapi karena perbedaan itu membuat kita kuat. Ini harus dikembangkan kembali dengan pola karakter kita,” katanya.

Wakil uskup wilayah Kepulauan Tanimbar dan Maluku Barat Daya, Pastor Simon Petrus Matruty yang dipercayakan oleh Gubernur Maluku sebagai ketua panitia menyatakan, panitia pelaksana MTQ ditetapkan melalui SK Gubernur Maluku nomor 447 tahun 2021 tentang perubahan atas keputusan Gubernur Maluku nomor 526 tentang pembentukan Panitia pelaksana MTQ ke 29 tingkat provinsi Maluku tahun ini.

“Saya ketua umum, ketua Klasis sebagai ketua harian, ketua MUI dan sejumlah pejabat SKPD sebagai wakil dan koordinator kepanitiaan di bidang-bidang yang ada. Kami ditunjuk bukan karena tidak ada umat muslim yang mampu tetapi maksudnya adalah kami dipilih untuk memberikan warna tersendiri kekhususan MTQ,”katanya.

Pastor Simon Petrus menyatakan bahwa ssungguhnya jumlah umat muslim di Tanimbar yang hanya ada 4% itu tidak menjadi penghalang untuk terlaksananya MTQ. Oleh karena itu, umat Katolik, Kristen, Hindu dan Budha turut terlibat aktif dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

“Kita ingin sukseskan acara ini dengan baik” tandasnya.

Hari Ini, MTQ Tingkat Provinsi Maluku ke XXIX tahun 2022 Digelar

0

Saumlaki, MALUKU.News – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Maluku ke XXIX tahun 2022 yang di gelar di Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar siap di gelar malam ini. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan sejak tanggal 18 – 23 Maret 2022.

Hyssa Boedhi Henirwan, project manager PT. Argo Pesona Indonesia sebagai penyelenggara acara (event organizer) menyebutkan pelaksanaan kegiatan festival keagamaan Islam Indonesia yang diadakan ini bertujuan untuk mengagungkan Al Quran. Pada festival ini, peserta berlomba mengaji Al-Qur’an dengan menggunakan Qira’at.

“Esok kami akan mulai acara opening dilanjutkan dengan ibadah Isa. Tanggal 19-23 lomba-lomba MTQ dilaksanakan di Saumlaki pada lokasi gedung Tri Tunggal Maha Kudus Sifnane, lapangan Mandriak, SMA 10 Saumlaki, aula MSC Saumlaki, gedung kesenian, aula pendopo Bupati, aula Kemenag, dan Natar Kaumpu,” katanya di Saumlaki, kemarin.

Ketua Panitia pelaksana MTQ tingkat Provinsi Maluku, Pastor Simon Petrus Matruty menyatakan hingga kini, panitia telah menerima 1.159 peserta dari 11 kafilah Kabupaten/Kota se-Maluku, tamu VVIP, dan tamu VIP dari lingkungan pemerintah provinsi Maluku maupun pemerintah daerah 11 Kabupaten dan Kota.

Semua kontingen telah ditempatkan di tempat-tempat yang sudah tersedia yakni di mess unio Projo (mess para pastor), mess para pendeta, penginapan Ratulel, penginapan Harapan indah, rumah susun Bomaki, Mess Pemda di belakang kantor Bupati.

Panitia juga siapkan semua hotel di Saumlaki untuk tamu VVIP, VIP dan tamu biasa. Tempat penginapan yang baru dibangu kami siapkan juga untuk pimpinan-pimpinan SKPD di 11 kabupaten kota.

“Kami beritikad bahwa dalam kerja keras bersama panitia dan Pemkab serta semua elemen masyarakat di daerah ini, kita mau menjadi tuan dan nyonya di bumi Duan Lolat ini untuk saudara saudari kita yang datang mengikuti kegiatan ini,” kata pastor Simon Petrus yang juga sebagai Wakil Uskup wilayah Kepulauan Tanimbar dan Maluku Barat Daya ini.

Dia mengaku terus membangun komunikasi dan koordinasi dengan LPTQ provinsi Maluku dan berbagai pihak sehingga ada banyak perkembangan yang sudah terlaksana.

“Kita punya tekat selain yang unik tadi, ada lima sukses yang harus kita peroleh yaitu sukses perencanaan, sukses partisipasi dari semua elemen masyarakat, sukses pelaksanaan, sukses prestasi yakni memperoleh juara umum dan sukses pertanggungjawaban,”katanya.

Pastor Simon Petrus menyatakan bahwa dalam menyambut pelaksanaan kegiatan ini, semua elemen masyarakat dari berbagai lintas agama berpartisipasi membersihkan lingkungan mereka, fasilitas umum dan sebagainya.

Salah satu bentuk aksi nyata yang dilakukan adalah adanya program kalesang kampung. Dalam program ini, setiap lingkungan mempersiapkan kebersihan lingkungan, memasang umbul-umbul, membuat gapura selamat datang dan miniatur masjid serta gereja dan rumah ibadah lainnya sebagai gambaran toleransi umat beragama.

“Kami bahagia karena semua komponen masyarakat sudah membantu dengan caranya masing-masing. Ini karena budaya orang Tanimbar yang mau mempersembahkan yang terbaik bagi saudara-saudaranya,” tambahnya.

Selain itu, sejumlah paguyuban yang memberikan dukungan penuh. Kesiapan lainnya salah dipastikan listrik dan air bersih tetap akan terpenuhi dengan baik selama pelaksanaan kegiatan.

Jenis mata lomba yang akan diperlombakan selama MTQ tingkat Provinsi Maluku di Saumlaki ini adalah Tilawah tingkat anak, remaja dan dewasa. Tartil qu’ran, Hifzil 1 juz dan 10 juz, Hifzil 5 juz dan 20 juz, Hifzil 30 juz dan Tafzir Qur’an, Fahmil Qur”an, Syahril Qur’an, Khat Qur’an, dan Karya ilmiah Al-Qur’an (M2IQ).

Pegawai DPRD Maluku Panik Berhamburan Keluar Kantor Akibat Gempa 3,3 SR

0

Ambon, MALUKU.News – Kota Ambon kembali diguncang gempa bumi berkekuatan 3,3 Skala Richter (SR), Rabu (16/03/2022).

Berdasarkan data BMKG Maluku, titik lokasi gempa berada di 3.7 LS-128.12 BT (7 km Barat Ambon, 47 km Baratdaya Kairatu-SBB), Kedalaman 10 km, dirasakan III MMI di Ambon.

Walaupun demikian, gempa yang terjadi tidak berpotensi terjadinya tsunami.

Dari pantauan media ini, gempa tersebut membuat pegawai di kantor Sekretariat DPRD Provinsi Maluku panik dan lari berhamburan keluar gedung.

Salah satu pegawai dan petugas cleaning service mengaku merasa panik karena merasakan getaran sangat kuat di lantai empat rumah rakyat, karang panjang, Ambon.

Dalam keadaan panik petugas cleaning service mengaku lari turun melalui tangga darurat.

Tak lama setelah gempa, pegawai di kantor DPRD Maluku ini kembali keruang kerjanya untuk mengambil barang-barang, kemudian pulang ke rumahnya masing-masing. Karena di waktu bersamaan juga sudah mendekati jam pulang kantor.