Beranda blog Halaman 242

Pemprov Maluku Raih Opini WTP Tiga Tahun Berturut-Turut

0

Ambon, MALUKU.News – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2021. Dengan capaian tersebut berarti Pemerintah Provinsi Maluku meraih WTP selama tiga tahun berrturut-turut sejak tahun 2019.

WTP merupakan opini terbaik sebagai bentuk keberhasilan penilaian dalam menyusun dan menyajikan laporan keuangan dengan capaian standar tertinggi dalam Akutansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah.

Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK atas Laporan Keuangan Pemprov DKI Jakarta 2019 tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Perwakilan BPK Provinsi Maluku, Hery Purwanto mewakili anggota Komisi IV kepada Gubernur Murad Ismai dan Ketua DPRD Maluku, Lucky Wattimury pada Rapat paripurna dalam rangka penyerahan laporan hasil pemeriksaan BPK-RI atas laporan keuangan pemerintah daerah dan kinerja (LFAR) atas upaya pemerintah daerah untuk menanggulangi kemiskinan tahun anggaran 2021, di baileo rakyat, karang panjang, Ambon, jumat (27/05/2022).

Ketua DPRD Maluku, Lucky Wattimury dalam sambutanya, mengatakan pengelolaan keuangan daerah sangat penting, dikarenakan setiap proses yang dibutuhkan harus sesuai dengan ketentuan yang mengatur tentang pengelolan keuangan, guna menghindari terjadinya kesalahan atau kekeliriuan dalam menerapkan asas-asas pengelolaan keuangan yang telah ditetapkan, berdampak pada terjdinya kerugian keuangan negara.

“Kita baru saja mendengar secara bersama penyampaian BPK RI terhadap laporan keuangan Pemerintah Provinsi Maluku dengan Opini WTP. Itu artinya laporan keuangan kita telah disajikan secara wajar dalam semua hal, posisi keuangan atau neraca, hasil usaha atau laporan dan realisasi anggaran telah sesuai dengan prinsip akutansi yang berlaku. Laporan keuangan juga telah disajikan secara informatif,”tuturnya.

Dijelaskan, hasil pemeriksaan BPK terhadap laporan keuangan Pemda Maluku tahun anggaran 2021 yang sudah diserahkan dijadikan sebagai dasar pijak bagi DPRD Maluku untuk lebih mampu melaksanakan fungsi anggaran, pengawasan dan fungsi pembentukan perda dalam konteks penyelenggaraan pemda.

Hasil ini juga akan dilaksanakan sebagai pedoman dalam melaksanakan perluadan khususnya, khususnya dalam upaya penyempurnaan pengelolaan keuangan daerah pada tahun-tahun yang akan datang.

Sementara itu, Gubernur Murad Ismail, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas opini WTP dari BPK RI terhadap laporan keuangan pemerintah daerah provinsi Maluku TA 2021 dengan capaian opini WTP tiga kali secara berturut-turut.

Menurut Murad Capain itu memiliki dua makna penting, satu menjadikan tangan kita untuk harus tetap mempertahankan, bahkan ditingkatkan lagi penyajian laporan keuangan, maupun tata kelolaan.

Kedua, menjadi motivasi agar kita lebih kerja keras, cerdas dan tuntas dalam proses pembangunan di Provinsi Maluku.

“Kepada pimpinan dan anggota DPRD Maluku yang senantiasa melakukan evaluasi pengawasan selama pelaksanaan APBD Maluku tahun 2021,”ucapnya.

Maluku Tampilkan Produk UKM di JCC

0

Ambon, MALUKU.News – Di ajang Indonesia Maju Expo dan Forum 2022, Provinsi Maluku memperkenalkan produk UKM seperti minyak kayu putih, madu, abon, kain tenun dan beberapa produk lainnya.

Kegiatan tersebut berlangsung di Assembely Hall Jakarta Covention Center (JCC) yang berlangsung dari tanggal 26 -29 Mei 2022 dengan menampilkan hasil produk UKM dari berbagai daerah.

Widya Pratiwi Murad selaku Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah Provinsi Maluku (Dekranasda) mengaku bersyukur dan bangga dapat berpartisipasi pada pameran Indonesia Maju Expo dan Forum 2022 dengan memperkenalkan produk-produk asal negeri 1000 pulau tersebut guna mensejahterakan UMKM yang ada di Maluku.

Selain itu juga, pemasaran produk UMKM melalui platform digital dan juga medsos.

Widya mengakui, sulitnya dalam mengenalkan produk UKM di masa pandemi.

“Dan sekarang ini saatnya kami ingin maju dari ketertinggalan kami khususnya untuk wilayah Maluku,” akuinya.

Widya menambahkan, produk yang ditawarkan kali ini berbahan baku lebih banyak dari sagu dan beberapa dari buah pala karena di Maluku sendiri bahan baku tersebut banyak sekali.

Di samping itu pihaknya juga memperkenalkan produk-produk tenun dengan kelompok – kelompok tenun binaannya.

DPRD Maluku Salurkan Bantuan Lima Ton Beras Bagi Warga Terdampak Covid-19

0

Ambon, MALUKU.News – Komisi II DPRD Provinsi Maluku menyalurkan bantuan lima ton beras untuk warga terdampak pandemi.COVID-19 yang membutuhkan di seluruh kabupaten dan kota di Maluku.

“Langkah ini diambil untuk membantu meringankan sedikit beban warga ekonomi lemah maupun pasca pandemi COVID-19 yang melanda berbagai daerah,” kata Sekretaris Komisi II DPRD Maluku, Temy Oersipuny di Ambon, Rabu (25/05/2022).

Ia menjelaskan pengadaan bantuan beras tersebut merupakan kerja sama antara Komisi II DPRD Maluku dengan PT. Pertamina MOR VIII Maluku selaku BUMN yang memiliki program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR (Corporate Social Responsibility).

“Bantuan ini atas permintaan Komisi II DPRD ke pihak Pertamina dan sebenarnya diajukan untuk dibagikan saat Lebaran 1443 Hijriah, namun panjangnya prosedur BUMN tersebut maka baru bisa direalisasi bulan ini,” katanya.

Lima ton beras yang dikemas dalam 1.000 karung ukuran 5 kilogram itu akan dibagikan oleh setiap anggota komisi II kepada warganya di daerah pemilihan (Dapil) masing-masing.

“Saya dari daerah pemilihan Kabupaten Kepulauan Aru dijatah 100 karung beras dan kebetulan ada banyak warga maupun mahasiswa asal Aru di Kota Ambon, maka bantuan CSR ini akan dibagikan kepada mereka,” ujarnya.

Menurut dia, penyaluran bantuannya akan disasarkan pada warga dan mahasiswa asal Kepulauan Aru dari dua komunitas yang ada di kawasan Poka, IAIN, Talake, Tawiri, dan sejumlah lokasi lain di Pulau Ambon.

“Di sini ada banyak mahasiswa dan mahasiswi sehingga pembagian beras ini disalurkan kepada mereka maupun warga yang bukan berstatus mahasiswa,” ujarnya

Pemprov Maluku : Pelantikan 4 Penjabat Dirangkai dengan Halal Bihalal

0

Ambon, MALUKU.News – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku memastikan proses pelantikan 4 Penjabat Bupati dan Walikota, dirangkai dengan Halal Bi Halal antara Pemda, TNI/Polri, dan masyarakat digelar di Tribun Lapangan Merdeka, Selasa (24/5/2022).

“Jadi betul besok, empat penjabat Bupati dan Walikota, dilantik sekaligus dirangkai dengan Halal Bi Halal, Pemprov, TNI/Polri, dan masyarakat, Jadi setelah pelantikan baru digelar Halal Bi Halal,”kata Karo Pemerintahan Setda Provinsi Maluku, Dominggus (Boy) Kaya, Senin (24/5/2022).

Kaya menyampaikan, proses pelantikan 4 penjabat Bupati dan Walikota, molor karena menunggu kedatangan Penjabat Bupati Seram Bagian Barat, Andi Chandra As’adudin, karena berada di luar Maluku.

“Jadi memang agendanya Minggu (22/5/2022) 4 penjabat dilantik. Tapi karena Penjabat Bupati SBB berada diluar Maluku, makanya dimundurkan. Jadi proses pelantikan dilakukan Selasa besok. Itu pertimbanganya,” jelasnya.

Empat penjabat Bupati dan Walikota yang telah ditetapkan Mendagri, yakni Kepala Badan Pendapatan Daerah Maluku, Djalaludin Salampesssy, ditunjuk sebagai Penjabat Bupati Buru, sesuai SK Mengadri Nomor : 131. 18-1212 Tahun 2022 Tentang Pengangkatan Penjabat Bupati Buru tertanggal 13 Mei 2022.

Sedangkan , Daniel Indey yang saat ini menjabat sebagi Kepala Kesbangpol provinsi Maluku ditunjuk sebagai Penjabat Bupati Kepulauan Tanimbar, sesuai SK Mendagri Nomor : 131.81-1211 Tahun 2022 tentang Pengangkatan Penjabat Bupati KKT tertanggal 13 Mei 2022.

Kepala BINDA Sulawesi Tengah, Andi Chandra As’adudin, ditunjuk Penjabat Bupati SBB, sesuai SK Mendagri Nomor 131. 81-1164 Tahun 2022 Tentang Pengangkatan Penjabat Bupati SBB tertanggal 12 Mei 2022.

Sementara, Sekretaris DPRD Provinsi Maluku, Bodewin Wattimena, ditunjuk Penjabat Walikota Ambon, berdasarkan SK Mendagri Nomor : 131.81-1165 Tahun 2022 Tentang Pengangkatan Penjabat Walikota Ambon, tertanggal 13 Mei 2022.

Akhirnya Pempus Kembali Bahas Rancangan Perpres LIN

0

Wattimury: Ini merupakan langkah maju, kita harapkan LIN secepatnya terwujud

Ambon, MALUKU.News – Pemerintah Pusat (Pempus) melalui Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi dan Kementerian Kelautan Periknanan kembali membahas rancangan peraturan presiden (Perpres) tentang Lumbung Ikan Nasional (LIN) yang diusulkan pemerintah provinsi Maluku yang sempat mandek tahun 2013.

Ketua DPRD Maluku, Lucky Wattimury menilai sikap Pempus untuk melanjutkan kembali pembahasan rancangan Perpres LIN merupakan langkah maju bagi Maluku, yang selama ini serius dalam memperjuangkan LIN.

“Apalagi dalam rapat koordinasi bersama Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, dan Kementerian Kelautan Periknanan, dihadiri Sekda, Kadis Kelautan dan Perikanan, Kepala Biro Hukum dan beberapa OPD, menindaklanjuti surat Gubernur Murad Ismail, ternyata Maluku telah memenuhi persyaratan untuk ditetapkan sebagai LIN. Ini merupakan langkah maju, kita harapkan LIN secepatnya terwujud,”ucapnya di Ambon, Senin (23/05/2022).

Wattimury berharap, guna mendukung seluruh proses perjuangan tersebut adanya dukungan seluruh elemen masyarakat untuk proses pembangunan Maluku, sehingga di waktu yang akan datang keberhasilan pembangunan akan terus diikuti dari partisipasi masyarakat.

“Apalah artinya Gubernur, DPRD kalau tanpa dukungan dari masyarakat. Kita tahu bersama, setidaknya pembangunan dibentuk oleh empat hal, yaitu penetapan partisipasi masyarakat dalam kebijakan pembangunan melalui wakil rakyat di DPR, DPD, dan DPRD, partisipasi pembangunan dalam pembayaran pajak, retribusi dan lain sebagainya,” katanya.

“Partisipasi dalam menikmati hasil pembangunan, dan menjaga hasil pembangunan. wujud partisipasi ini harus terus kita kembangkan, lakukan terus menerus di semua tempat berada, sehingga Maluku sejahtera, maju sesuai visi misi Gubernur bisa tercapai dibawah koordinasi Pemda termasuk di dalamnya DPRD,”katanya menambahkan.

Santap Papeda, Gubernur MI : Luar Biasa

0

Ambon, MALUKU.News – Gubernur Maluku Murad Ismail bersama istri Ny. Widya Pratiwi Murad mengikuti kegiatan ‘Papeda Merah Putih’, yang diselenggarakan Kodam XVI/Pattimura bertempat di Jembatan Merah Putih (JMP), Minggu (22/5/2022) pagi.

Kegiatan ini dalam rangka HUT ke 23 yang mengusung tema “Dua Puluh Tiga Tahun Pengabdian, Kodam XVI/Pattimura Bertekad Hadir Membawa Solusi Sebagai Prajurit Pelindung dan Perekat Bangsa”.

Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid itu, memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori menyantap Papeda terbanyak, karena melibatkan 12 ribu prajurit dan keluarga Kodam XVI/Pattimura, yang wilayah kerjanya meliputi provinsi Maluku dan Maluku Utara (Malut).

Jumlah Papeda yang disajikan sebanyak 35 ribu bungkus, dengan panjang 123 meter diatas JMP Ambon.

Jumlah ini mengalahkan rekor lama milik Pemkot Jayapura pada 5 Maret 2020 lalu dimana, Pemkot Jayapura saat itu, memecahkan rekor MURI setelah menyajikan 11 ribu bungkus Papeda dengan panjang 110 meter di lapangan Trisila Hamadi Jayapura.

Pemecahan rekor MURI sepanjang 123 meter itu, memiliki makna. Angka 1 mengisyaratkan Kodam Pattimura sebagai pelindung dan perekat bangsa, sedangkan angka 23 merupakan usia pengabdian Kodam di Maluku dan Maluku Utara, yang ditata pada bentangan tengah JMP.

Olehnya itu, akses lalu lintas JMP ditutup u sementara sejak pukul dari pukul 05.00 – 08.00 WIT.

Dipilihnya JMP , karena merupakan salah satu icon Kota Ambon. Tak hanya makan Papeda, rangkaian hari jadi Kodam juga dimeriahkan dengan pelaksanaan Senam Zumba dan hiburan lainnya, serta penyerahan Piagam Pemecahan Rekor MURI Dunia oleh Direktur Operasional MURI Yusuf Ngadri kepada Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Richard Tampubolon.

Pembukaan acara Papeda Merah Putih ditandai dengan penembakan pistol ke udara oleh Gubernur Maluku , Murad Ismail, Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Richard Tampubolon dan Kapolda Maluku Irjen. Pol Drs Lotharia Latif.

Gubernur Maluku Murad Ismail mengatasnamakan pemerintah daerah, keluarga dan seluruh masyarakat Maluku memberikan apresiasi kepada Kodam XVI/Pattimura atas terselenggaranya acara tersebut sebagai terpanjang di dunia.

“Dengan diberinya rekor MURI ini merupakan suatu hal yang luar biasa. Kita orang Maluku saja belum berpikir tentang Papeda terpanjang ini, namun Kodam sudah, melalui Almarhum Kasdam XVI/Pattimura Brigjen TNI Stefanus Mahury. Mari kita sama-sama berdoa, dengan adanya ide dari Pak Kasdam ini, mendiang dapat diterima disisi Tuhan,” katanya.

Menurutnya, pemerintah daerah sebenarnya telah berencana menyelenggarakan kegiatan yang sama, yakni menyajikan kuliner dari bahan dasar Sagu sebanyak 365 macam makanan. Namun karena dengan adanya Covid-19, rencana tersebut ditunda.

“Kalau ini Papeda. Saya (Kami) dulu mau bikin makanan yang bahan dasarnya dari Sagu. Sebanyak 365 macam makanan. Tunggu saja. Nanti kita rembuk dengan pihak MURI. Pelaksanaanya tidak di JMP. Rencananya di lapangan Tahapary atau Merdeka,” ujar Murad.

Dalam sambutannya, Pangdam XVl/Pattimura Mayjen TNI Richard Tampubolon menyampaikan, keluarga besar Kodam XVl/Pattimura mengucapkan terima kasih atas dukungan kepada pihak- pihak yang sudah mensuport kegiatan ini.

“Papeda mempunyai filosofi yaitu unsur perekat dengan kerendahan hati didorong semangat yang tulus, keluarga Kodam XVl/Pattimura juga harus hadir sebagai pelindung dan perekat Bangsa sehingga bumi raja – raja selalu aman, kondusif dan sejahtera”, ungkap pangdam

Dirinya juga berterimakasih kepada Gubernur Maluku dan Gubernur Maluku Utara untuk pemecahan rekor dunia secara Hybrid.

Dirinya berharap, agar semua masyarakat tetap semangat dan bergandengan tangan bersama-sama satu irama untuk melaksanakan tugas sesuai perintah bapak KASAD, guna memberikan solusi.

“Disini kami tidak bermaksud untuk megah-megahan tetapi dari hati yang paling dalam, kami ingin mewujudkan Filosofi hadir sebagai pelindung dan perekat Bangsa”, pungkas Pangdam XVI/Pattimura.

Pesan Gubernur di Peresmian Gedung Kantor dan Pastori IV GPM Imanuel OSM

0

Ambon, MALUKU.News – Staf Ahli Bidang Ekonomi, Investasi dan Pembangunan Demy Lilipory, Minggu (22/5/2022) mewakili Gubernur Maluku Murad Ismail menghadiri acara peresmian Gedung Kantor dan Pastori IV GPM Imanuel OSM, Kota Ambon.

Dalam sambutan yang dibacakan Staf Ahli. Gubernur menyambut gembira dan menyampaikan ucapan selamat serta memberikan apresiasi yang tinggi atas diresmikannya gedung Kantor dan Pastori IV Jemaat GPM Imanuel OSM.

Dikatakannya,hal ini, tentunya menjadi momentum strategis bagi keluarga besar Jemaat GPM Imanuel OSM untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan menatalayani jemaat gereja kedepan.

“Sungguh alangkah baiknya dan indahnya apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun, sebab kesanalah Tuhan memerintahkan berkat kehidupan untuk selama-lamanya”. Ungkapan ini, kini telah menjadi madah yang indah sebagai untaian Mazmur yang memuja hidup berjemaat yang setia, taat, disiplin dan saling mengasihi, sehingga hari ini gedung kantor dan pastori IV di lingkungan Jemaat GPM Imanuel OSM bisa diresmikan,” ungkap Gubernur.

Menurutnya, setiap kali kita meresmikan suatu gedung, maka kita menjadi sadar, bahwa gedung ini berdiri, bukan secara tiba-tiba, apalagi dihasilkan oleh kerja satu orang semata. Tentu pembangunan gedung atau bangunan ini melewati proses panjang yang disertai pergumulan dan kerja keras serta kolaborasi berbagai pihak.

Gubernur menyampaikan, berdirinya sebuah gedung atau bangunan ini, adalah campur tangan Tuhan lewat kehidupan hambaNya, baik itu Pendeta, Mejelis Jemaat, umat maupun panitia pembangunan dan para donatur serta simpatisan.

“Oleh sebab itu, sudah sewajarnya pada kesempatan yang berbahagia ini, saya mengajak kita untuk mengapresiasi semua kerja keras dan kerjasama itu. Dengan tetap mengucap syukur kepada Sang Pencipta Tuhan Yang Maha Kuasa atas penyertaanNya, sehingga pada hari yang bersejarah ini kita dapat menyaksikan peresmian gedung kantor dan pastori IV yang representatif,” kata Gubernur mengingatkan.

Untuk itu, sehubungan dengan momen peresmian ini, dirinya pun menitipkan beberapa hal penting.

Pertama, momentum peresmian gedung kantor dan pastori IV, hendaknya dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya bagi seluruh perangkat pelayanan yang ada untuk dijadikan sebagai gedung yang hidup dan dinamis dalam menatalayani seluruh jemaat, teristimewa bagi gembalanya agar dapat bertanggung jawab secara spiritual dalam kehidupan rohani jemaatnya untuk dapat menggembalakan jemaatnya pada jalan yang terang.

Kedua, Gubernur berharap agar penggunaan kedua gedung ini selain untuk meningkatkan iman dan percaya kepada Tuhan, serta pelayanan yang lebih baik kepada seluruh warga jemaat GPM Imanuel OSM, dan secara khusus persekutuan yang baik di kalangan jemaat harus terus dijaga dan ditingkatkan.

“Kembangkanlah persekutuan yang baik diantara sesama jemaat, karena seringkali ego-ego pribadi selanjutnya menjadi bibit perpecahan di kalangan jemaat. Oleh sebab itu, para pelayan di jemaat ini, saya harapkan mampu menjadi iman-iman yang dapat membimbing dan mengarahkan jemaat untuk hidup rukun satu dengan yang lainnya, karena janji Tuhan apabila ada persekutuan yang rukun maka berkat Tuhan akan dilimpahkan di dalam persekutuan itu,” imbaunya.

Ketiga, pada kesempatan itu, Gubernur juga mengingatkan kepada semua warga jemaat GPM Imanuel OSM dan secara umum di Klasis Pulau Ambon.

Menyikapi situasi dan kondisi di Kota Ambon dan secara umum di Maluku, bahwa kesadaran masyarakat untuk hidup berdamai satu dengan yang lainnya baik antar sesama umat Kristiani maupun dengan masyarakat lainnya yang tidak seiman, hendaknya terus menerus ditingkatkan kualitasnya.

“Saya bersyukur bahwa masyarakat Maluku telah memiliki ketahanan lokal yang baik sehingga tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu provokatif yang dikembangkan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab melalui media sosial.

Saya harapkan, ketahanan masyarakat jemaat GPM Imanuel OSM dan secara umum di Kota Ambon terus dibangun dengan cara membangun komunikasi yang intens antar warga di wilayah ini,” katanya,

Oleh karena itu, Ia berharap, peran pemimpin-pemimpin jemaat lebih diintensifkan, demi terwujudnya persaudaraan yang hakiki di wilayah ini, dan berdampak lebih luas di Provinsi Maluku.

Johan Lewerissa Resmi Jadi Anggota Dewan, Ini Pesan Gubernur Maluku

0

Ambon, MALUKU.News – Johan Johanis Lewerissa resmi menjabat sebagai anggota DPRD Maluku.

Pengangkatan dirinya berdasarkan keputusan Menteri Dalam Negeri, Nomor 161.81-1112 Tahun 2022, tentang peresmian pengangkatan Anggota DPRD Maluku masa jabatan 2019-2024.

Politisi dari Partai Gerindra ini diambil sumpah dan dilantik oleh Ketua DPRD Maluku, Lucky Wattimury.

Pelantikan berlangsung di Ruang Paripurna Kantor DPRD Maluku, dihadiri Gubernur Murad Ismail, Wakil Gubernur Barnabas Natanhiel Orno, Penjabat Sekda Sadali Ie, sejumlah anggota BPK RI, Forkopimda lingkup provinsi, anggota DPRD Maluku, Ketua dan anggota pengadilan Tinggi Maluku, Ketua dan anggota KPU Maluku dan undangan lainnya.

Dalam rapat paripurna pengambilan sumpah ini, Gubernur Maluku Murad Ismail menyampaikan beberapa pesan kepada Johan.

Pertama, Johan dapat segera bekerja dan beradaptasi dengan tugas-tugasnya sebagai Dewan.

Kedua, membangun komunikasi dan kolaborasi dengan unsur pimpinan maupun sesama anggota DPRD, pemerintah provinsi, kabupaten/kota termasuk elemen masyarakat yang menjadi konstituennya.

Ketiga, tiga fungsi yang melekat pada lembaga DPRD dapat menjadi perhatian Johan untuk ditingkatkan secara optimal.

Kepala daerah mengatakan, sesuai ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2018 tentang Pengucapan Sumpah/Janji Anggota DPRD provinsi Maluku, menandai dimulainya masa tugas Johan sebagai wakil rakyat dalam lembaga legislatif.

Penetapan Keputusan Mendagri tentang Peresmian Pengangkatan Anggota DPRD, telah melewati prosedur hukum dan mekanisme administrasi sesuai ketentuan yang berlaku.

“Olehnya itu, tidak perlu lagi ada alasan untuk mempertanyakan atau memperdebatkan proses pengangkatan yang bersangkutan. Mari menghormati prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku. Dengan bertambahnya keanggotaan dewan, kita harapkan kinerja DPRD dapat ditingkatkan. Utamanya dalam menampung dan menyuarakan aspirasi masyarakat dan meningkatkan kerjasama, kemitraan strategis antara legislatif dan eksekutif di Maluku,” katanya.

Gubernur menginginkan, pemerintah daerah dan DPRD dapat terus berkolaborasi membangun Maluku, menciptakan inovasi, menggerakkan perekonomian rakyat guna mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara merata, di seluruh wilayah Maluku sesuai visi pemerintah daerah.

“Sebelum mengakhiri sambutan ini, saya mengucapkan selamat kepada saudara Johan beserta keluarga atas amanah yang diterima. Dan kepada seluruh pimpinan serta anggota DPRD provinsi Maluku, saya mengajak untuk tetap berkolaborasi dalam mengemban kepercayaan dan amanah yang diberikan rakyat kepada kita,” tutup Gubernur.

Di tempat yang sama, Ketua DPRD Maluku Lucky Wattimury mengatakan, dengan adanya peresmian dan pengangkatan Johan sebagai Dewan, telah mengisi satu kursi anggota DPRD dari Partai Gerindra yang belum terisi sejak tahun 2019.

Selain itu, dalam beberapa kesempatan, Politisi Partai PDI-P ini selalu mengingatkan tentang pentingnya pemaknaan terhadap sumpah/janji yang diucapkan.

Sebab, poin pentingnya adalah implementasi sumpah/janji dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab yang dipercayakan rakyat.

“Hal ini penting untuk diingatkan, karena selaku unsur penyelenggara pemerintah daerah, DPRD dituntut untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsi sebaik-baiknya,” kata Wattimury.

Sebelumnya, Bendahara DPD PDIP Provinsi Maluku ini menerangkan, telah diputuskan untuk melakukan pengambilan sumpah dan janji anggota DPRD Provinsi Maluku dari Partai Gerindra atas nama Johan Johanis Lewerissa.

Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Provinsi Maluku pun telah menjadwalkan, pelantikan Johan sebagai dewan dilaksanakan hari ini. Pelantikan Johan sebagai dewan di sisa masa jabatan periode 2018-2024, untuk menggantikan Robby Gaspersz, sesuai Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri.

Dengan pelantikan Johan sebagai anggota DPRD Maluku, maka Fraksi Partai Gerindra akan beranggotakan enam orang.

Akhirnya Johan Lewerissa Resmi Jabat Anggota DPRD Maluku

0

Ambon, MALUKU.News – Johan Yohanis Lewerissa resmi menjabat sebagai Anggota DPRD Provinsi Maluku masa jabatan 2019-2024, setelah dilantik secara langsung Ketua DPRD setempat, Lucky Wattimury, di rumah rakyat, karang panjang, Ambon, jumat (20/05/2022).

Pelantikan dan pengucapan sumpah janji wakil rakyat dari Partai Gerindra ini, menindaklanjuti Surat Keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian Nomor 161.81-1112 tahun 2022 tentang peresmian pengangkatan Anggota DPRD Maluku masa jabatan 2019-2024.

Turut hadir dalam pelantikan, Gubernur Murad Ismail, Wakil Gubernur Barnabas Orno, Penjabat Sekretaris Daerah Maluku Sadli Ie, Anggota DPR-RI Hendrik Lewerissa, Anggota DPD-RI Novita Anakota, serta pimpinam TNI dan Polri.

Ketua DPRD Maluku, Lucky Wattimury dalam sambutannya menjelaskan, dengan diterbitkan keputusan Mendagri tentang pengucapan sumpah janji Johan Lewerisaa sebagai anggota DPRD Maluku, maka terjawab sudah pengisian satu kursi anggota dari partai Gerindra masa jabatan 2019-2024.

Dalam beberapa kesempatan pengambilan sumpah janji, dirinya selalu mengingatkan pemaknaan terhadap sumpah janji yang diucapkan. Tidak hanya sekedar diucapkan, tetapi implementasi bunyi sumpah janji dalam pelaksanaan tugas dan tanggungjawab. Hal ini penting diingatkan, agar dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi, anggota DPRD diharapkan dapat mampu menerapkan fungsi dan peran dalam penyelenggaraan pemerintahan bersama Pemda Maluku.

“Intinya dengan hadirnya Johan Lewerissa, mengisi satu kursi fraksi Gerindra akan mendorong dewan, untuk bersama-sama berkarya demi masyarakat dan daerah ini. Sehingga rakyat tetap percaya kepada wakil-wakilnya di DPRD Maluku.

Sementara itu, Gubernur Murad Ismail dalam sambutannya, menegaskan pengucapan sumpah atau janji anggota DPRD Maluku Johan Lewerissa telah final, melewati prosedur hukum dan mekanisme administrasi sesuai ketentuan berlaku, dengan ditertibkannya keputusan Mendagri.

“Oleh karenanya tidak perlu lagi ada alasan untuk mempertanyakan dan mempedebatkan proses pengangkatan saudara bersangkutan. Untuk itu, mari kita menghormati prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku,”ucapnya.

Dengan bertambahnya ke-anggota-an DPRD Maluku, Murad berharap kinerja DPRD dapat ditingkatkan, utamanya dalam menampumg dan menyuarakan aspirasi rakyat maluku, dan meningkatkan kerjasama kemitraan strategis antara legislatif dan eksekutif di Maluku.

Murad juga menekankan tiga hal penting kepada, Johan Lewerissa. Satu, sebagai orang berpengalaman menjadi anggota DPRD, diharapkan dapat bekerjasama dan beradaptasi dengan tugas wakil rakyat kedepan.

Dua, membanngun koordinasii, kolaborasi dengan seluruh unsur pimpinan DPRD Maluku, Pemda Provinsi Maluku, dan kabupaten/kota, termasuk seluruh elemen masyarakat yang menjadi kosentuen saudara.

Tiga, lembaga DPRD melekat tiga fungsi utama, yaitu legislasi, anggaran dan pengawasan. Ketiga fungsi ini dapat menjadi perhatian bersama untuk ditingkatkan secara optimal.

Pemprov Maluku Peringati Harkitnas 2022

0

Ambon, MALUKU.News – Hari Kebangkitan Nasional ( Harkitnas ) yang dilaksanakan setiap 20 Mei setiap tahunnya, diperingati Pemerintah Provinsi Maluku, bertempat di Lapangan Upacara Kantor Gubernur setempat, Jumat (20/5/2022).

Bertindak selaku Inspektur Upacara Wakil Gubernur Maluku Barnabas Orno, dan komandan upacara Drs. Tituf F. L. Renwarin, M.Si.

Pada peringatan Harkitnas yang ke-114 pada tahun ini mengambil tema “Ayo Bangkit Bersama”, hal ini sebagai bentuk seruan untuk bangkit bersama dari pandemi COVID-19 yang sudah melanda dua tahun terakhir.

Dalam sambutannya Menteri Komunikasi dan Informatika,Jhonny G Plate , yang dibacakan oleh Wagub menjelaskan bahwa, Pada tanggal 20 Mei 1948, Presiden Soekarno menetapkan hari lahirnya perkumpulan Boedi Oetomo sebagai Hari Bangkitnya Nasionalisme Indonesia, karena pada masa itu, terdapat ancaman perpecahan antargolongan dan ideologi di tengah perjuangan Indonesia mempertahankan kemerdekaan dari Belanda yang ingin kembali berkuasa.

“Semangat persatuan yang digagas oleh Boedi Oetomo ini diharapkan menjadi Spirit dalam menghimpun kekuatan dan mencegah perpecahan bangsa.”ujarnya.

Dikatakannya , Berdasarkan data per 13 Mei 2022, pada sisi penanganan COVID-19 di tingkat nasional, dapat dilihat bahwa upaya yang selama ini dilakukan kian menunjukkan hasil positif yang ditunjukkan dengan kasus baru harian di bawah 400 kasus dan total kasus aktif yang sudah berada di bawah angka 5.000 kasus.

Hal ini mendorong pemulihan perekonomian nasional, dimana pada triwulan I-2022 terhadap triwulan I-2021 mengalami pertumbuhan sebesar 5,01%( yoy ),dimana hampir seluruh lapangan usaha tumbuh positif, kecuali Administrasi Pemerintahan dan Jasa Pendidikan.

“Dari sisi produksi, tiga Lapangan Usaha mengalami pertumbuhan tinggi yakni: Sektor Usaha Transportasi dan Pergudangan 15,79%, Sektor Jasa-jasa lain 8,29%, Sektor Informasi dan Komunikasi 7,14%” ungkapnya.

Ditambahkannya , momentum yang baik ini makin diperkuat dengan peran Indonesia sebagai Presidensi G20 tahun 2022, dimana Pada G20 tahun ini, Indonesia mengusung tema “Recover Together, Recover Stronger”, dengan tujuan dapat memberikan spirit baru dalam mewujudkan tatanan dunia yang dapat memberikan kesejahteraan dan kemakmuran yang inklusif, serta menjamin keberlanjutan kehidupan di masa depan.

Dirinya menambahkan, Di tengah momentum penanganan COVID-19 secara nasional yang makin membaik dan Presidensi G20 Indonesia, hendaknya dapat memaknai semangat pantang menyerah Dr. Sutomo .”untuk memperingati Hari Kebangkitan Nasional tahun ini sebagai tonggak kebangkitan dari pandemi COVID-19 juga krisis multidimensi yang sedang melanda dunia. Dari Indonesia, Dunia Pulih Bersama,” tukasnya.

Hadir pada upacara tersebut, Forkopimda Provinsi Maluku, ASN lingkup kantor Gubernur Maluku dan Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Maluku.