Beranda blog Halaman 212

Widya Buka Sosialisasi Budaya Baca dan Literasi Untuk Tingkat Menengah

0

Masohi, MALUKU.News – Bunda Literasi Provinsi Maluku Widya Pratiwi Murad, membuka Sosialisasi Budaya Baca dan Literasi pada Satuan Pendidikan Tingkat Menengah dan Pendidikan Khusus serta Masyarakat di Kabupaten Maluku Tengah, di SMK Negeri 1 Masohi, Selasa, (22/11/2022).

Sosialisasi ini diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Maluku.

Di kesempatan ini, Widya menyampaikan bila manfaat yang diperoleh dengan membaca yaitu akan memudahkan dalam kegiatan belajar di sekolah ataupun di rumah, juga meningkatkan kemampuan kognitif dan psikomotor serta memperluas pengalaman serta menemukan solusi atas masalah yang kita hadapi.

“Saya mengajak para Kepala SMA/SMK sederajat di Kabupaten Maluku Tengah untuk membantu menumbuhkembangkan minat baca para siswa di sekolah,” ajak Widya.

Ia mengatakan, salah satu faktor keberhasilan suatu pembangunan fisik maupun non fisik adalah kualitas sumber daya manusia (SDM), karena kualitas SDM merupakan obyek dan subyek dalam suatu proses pembangunan. Dewasa ini upaya-upaya pembinaan terhadap kualitas SDM telah dilakukan oleh pemerintah maupun pemangku kepentingan, salah satunya melalui pendidikan.

“Hal yang sangat mendasar dalam penyelenggaraan pendidikan mulai dari pendidikan informal, nonformal dan
formal adalah kemampuan membaca, menulis dan berhitung atau lebih dikenal dengan Calistung. Pada tataran teknisnya dalam penerapan Calistung tersebut adalah kemampuan membaca,” katanya.

Menurut Widya, kemampuan membaca bukanlah kemampuan bawaan sejak
lahir, melainkan merupakan suatu keterampilan yang harus dipupuk dan dibina serta dikembangkan mulai dari pembinaan minat, kegemaran, kebiasaan, sehingga membaca merupakan suatu kebudayaan yang dapat menciptakan masyarakat pembelajar dan akhirnya dapat meningkatkan Nilai Tingkat Kegemaran (NTK) membaca dan mencapai target nasional pada tahun 2023 yaitu 63,3.

Ia berujar, ada dua hal penting yang perlu menjadi perhatian dalam nilai tingkat kegemaran membaca yaitu sejauh mana minat baca dan juga ketersediaan buku
atau sumber informasi lainnya. Dengan demikian, yang menjadi arah gerak kedepan untuk mencapai target NTK tersebut adalah menumbuhkembangkan minat baca masyarakat yang dimulai dari keluarga, sekolah, komunitas maupun dalam
lingkungan sosial kemasyarakatan.

“Perpustakaan adalah menjadi sangat penting. Karena sekarang ini adalah
Perpustakaan yang memiliki peranan dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan rakyat, melalui penguatan budaya literasi guna mewujudkan masyarakat berpengetahuan, inovatif, kreatif, dan berkarakter, sebagaimana yang tertuang dalam RPJMN Tahun 2020-2024,” ujar Widya.

Di akhir pidatonya, ia menjelaskan, era teknologi mempunyai banyak manfaat tetapi juga memiliki dampak negatif jika salah memanfaatkannya. Namun yang perlu dipahami, membaca mempunyai peran penting dimasa milenial ini.

“Anak-anak sekarang adalah generasi emas bangsa, masa depan bangsa. Widya pun mengajak semua kalangan untuk gemar membaca, manfaatkan sumber bacaan
yang ada di perpustakaan maupun di tempat atau media lainnya untuk meningkatkan kualitas hidup,”

Turut hadir, Kepala Dinas Pendidikan Maluku Insun Sangadji, Kepala Kepala Bapedda Maluku Anton Lailossa, Kepala BPSDM Hadi Sulaiman, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Maluku Lutfi Rumbia, Plt. Disdukcapil Maluku Dewi Pattimahu, Kadis Pertanian Maluku Ilham Tauda, Kadis Pemdes Maluku Syarif Hidayat, Pj. Bupati Kabupaten Maluku Tengah Muhamad Marasabessy dan istri dan sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemkab Malteng.

Widya Pratiwi Buka Rakor Dan Monev Stunting di Kab. Malteng

0

Masohi, MALUKU.News – Sebagai Duta Perangi Stunting Maluku dan juga sebagai Wakil Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Provinsi Maluku.

Widya Pratiwi Murad berharap TPPS Kabupaten Maluku Tengah dapat bekerjasama mengidentifikasi permasalahan yang ada di lapangan, dan melakukan intervensi yang tepat agar prevalensi Stunting di Maluku Tengah dapat turun sesuai target yang telah ditetapkan.

“Saya juga mengingatkan DP PKK sebagai mitra Pemerintah perlu memaksimalkan perannya menjadi motivator dan penggerak masyarakat bersama kader Posyandu untuk melakukan pencegahan Stunting,” kata Widya saat menghadiri Rapat Koordinasi dan Monev Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Maluku Tengah, di Baileo Ir. Soekarno, Selasa, (22/11/2022).

Widya mengatakan, di tahun 2019, Kabupaten Maluku Tengah ditetapkan menjadi Kabupaten Lokus Stunting. Dan sejak dikukuhkan sebagi Duta Perangi Stunting tahun 2019, ia telah mengunjungi beberapa Desa Lokus Stunting di seluruh kabupaten/kota se-Maluku, salah satunya Desa Piliana. Dan di bulan Juni tahun 2022, ia mengunjungi Desa Laimu dan Wolu.

Selain itu, sambung Widya, untuk Pulau Seram (SBB), Widya juga telah mengunjungi Desa Kawa dan Buria. Dalam kunjungan tersebut, ia mengaku menemui begitu banyak permasalahan yang dialami masyarakat seperti pernikahan dini, kehamilan yang tidak diinginkan dan masih banyak ibu hamil yang tidak mengkonsumsi tablet tambah darah.

“Merupakan sukacita kebahagiaan tersendiri bagi kami di Provinsi Maluku, karena untuk pertama kali kami berkunjung ke Maluku tengah, dalam rangka melakukan rapat koordinasi sekaligus monev percepatan penurunan Stunting,” ujar Widya.

Ia menjelaskan, menurut hasil survei SSGI, Kementerian Kesehatan tahun 2021 prevalensi Stunting di Maluku Tengah adalah 29,8 persen. Jika dibandingkan dengan sumber daya yang ada, maka Maluku Tengah merupakan kabupaten yang diharapkan menyumbangkan sumber daya manusia yang berkualitas.

“Namun demikian, kami cukup berbesar hati karena menurut data riset dan survei Kementerian Kesehatan, sejak tahun 2018 berpotensi stunting provinsi Maluku secara konsisten menurun, dari 34,2 persen menjadi 28,7 persen pada tahun 2021,” jelas Widya.

Menurutnya, urgensi pelaksanaan kegiatan rapat koordinasi ini adalah untuk peningkatan konvergensi penanganan Stunting, yang merupakan salah satu strategi nasional dalam rangka menurunkan angka Stunting khususnya pada pilar ke-3 adalah konvergensi antara pemerintah pusat, pemda provinsi, pemda kabupaten/kota dan pemerintah desa. Konvergensi dilakukan melalui koordinasi-koordinasi serta konsolidasi program dan kegiatan yang ada di pusat daerah dan desa.

“Kepada peserta yang hadir saat ini, saya mendorong untuk berpartisipasi secara aktif. Silahkan jadikan kegiatan ini sebagai momentum dalam menambah pengetahuan dan juga wahana bertukar pikiran dan informasi positif,” ujar Widya.

Widya lalu menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah daerah Kabupaten Maluku Tengah, yang telah mendukung penyelenggaraan rapat koordinasi ini sekaligus monev percepatan penurunan Stunting di Maluku Tengah.

“Semoga kegiatan ini dapat bermanfaat untuk meningkatkan koordinasi antara pemerintah daerah provinsi dan kabupaten Maluku Tengah, serta meningkatkan sinergitas antar program-program yang ada di Maluku tengah dalam rangka penanggulangan Stunting,” tutup Widya.

Sebagai informasi, dalam rakor diatas, Kepala Bapedda Maluku Anton Lailossa dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda), Kabupaten Maluku Tengah, Bob Rahmat, memberikan penjelasan perihal pencegahan Stunting.

Di kesempatan ini juga, Widya menyerahkan beberapa bantuan, yakni :

1. Bantuan stimulan modal usaha bagi Dasawisma Kabupaten Malteng sebesar Rp. 8 juta yang diterima pengurus TP-PKK Malteng.

2. Bantuan lima buah timbangan bayi digital untukTP-PKK Kabupaten Malteng yang diterima pengurus TP-PKK Malteng.

3. Bantuan kewirausahaan perempuan, kerjasamaa TP-PKK Provinsi Maluku dengan Dinas Pemberdayan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Maluku, yang diterima Ibu Habiba Patiasina, Ibu Kety Salhuteru, Ibu Hj. Asia Usemahu dan Ibu siti Rabida Tuasikal.

4. Penyerahan dokumen kependudukan yang telah dicetak kepada lima KK di lima kelurahan berupa KK, KIA, Akte Kelahiran dan KTP.

5. Penyerahan 194 karton tablet tambah darah untuk ibu hamil dan 227 karton kepada remaja puteri, diterima Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malteng.

6. Bantuan KUBE Keluarga Stunting Pemprov Maluku Tahun 2022 kepad Negeri Kaloa dan Negeri Adm. Marasahua
(Dinsos provinsi).

7. Penyerahan bantuan lima paket bibit sayur : (Ketahanan pangan) kepada
Negeri Sepa / Soahuku / Tamilouw / Trana dan Kelurahan Namaelo.

8. Blangko KTP Elektronik 2 ribu keping kepada Pemkab Maluku Tengah dan Dokumen Kependudukan berupa KK, Akte Kelahiran dan KIA, (Dukacpil Prov).

Turut hadir, Kepala Dinas Pendidikan Maluku Insun Sangadji, Kepala Kepala Bapedda Maluku Anton Lailossa, Kepala BPSDM Hadi Sulaiman, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Maluku Lutfi Rumbia, Plt. Disdukcapil Maluku Dewi Pattimahu, Kadis Pertanian Maluku Ilham Tauda, Kadis Pemdes Maluku Syarif Hidayat, Pj. Bupati Kabupaten Maluku Tengah Muhamad Marasabessy dan istri dan sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemkab Malteng.

Kodim 1507/Saumlaki Bedah Rumah Warga Lauran Tanimbar

0

Saumlaki, MALUKU.News – Setelah sukses dengan Program Babinsa Masuk Dapur, kali ini Kodim 1507 Saumlaki melanjutkan aksi kemanusiaan melalui program Bedah Rumah masyarakat.

Sesuai instruksi Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD), Jenderal TNI Dudung Abdurachman. Perintah KASAD secara tanggap dan cepat telah direspon oleh Kodim 1507 Saumlaki lewat kerja cepat, kuat dan bagus dalam kegiatan bedah rumah layak huni bagi penerima bantuan, Senin (21/11/2022).

Viator Bwariat warga desa Lauran, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), Provinsi Maluku penerima program bedah rumah tersebut. Bintara Pembina Desa (Babinsa) Lauran kecamatan Tansel, Sersan Satu (Sertu) Laurensius Ranggo langsung memimpin pembangunan bedah rumah milik Bapak Viator Bwariat (79 tahun).

Program bedah rumah Bapak Bwariat sudah dilakukan selama 1 minggu, dan sudah mencapai 35 persen. Sertu Laurensius dan kawan-kawan dibantu oleh pemuda desa setempat secara bersama-sama dan gotong royong.

“Melaksanakan kerja bhakti bangun rumah Bapak Viator agar layak huni dan nyaman untuk ditinggali.”

Komandan Distrik Militer (Dandim) 1507 Saumlaki, Letkol. Inf. Teguh Didik Waluyo, SIP melalui whatsapp telepon seluler mengatakan, anggaran pelaksanaan program bedah rumah ini, sebagian besar sumbangan Bapak KASAD, Pangdam Pattimura XVI Pattimura, Danrem 151 Binaiya, Dandim 1507/Saumlaki serta beberapa rekanan dan mitra Kodim.

Program bedah rumah sangat bagus dan bermanfaat bagi masyarakat, diharapkan program yang diinisiatif dan dimotori Kodim 1507/Saumlaki ini, merangsang Pemerintah Daerah dan pengusaha lokal di Tanimbar agar bersama-sama peduli kepada masyarakat yang kurang mampu, dan masih tinggal di rumah tidak layak huni menjadi layak huni, ujar Dandim Saumlaki.

Dikatakan, Bapak Viator pemilik rumah yang dibedah mengaku sangat berterimakasih kepada Kodim 1507/Saumlaki, atas program dimana rumah pribadi tempat tinggalnya dibedah.

“Ucapan syukur tak henti-hentinya diucapkan orang tua berusia 79 tahun ini kepada Tuhan dan Dandim 1507 Saumlaki. Bapak Viator sangat senang dan terharu atas perhatian TNI, terkhusus Kodim 1507/Saumlaki.”

Karena selama ini Babinsa Lauran sering sekali datang untuk menengok dan bawa sembako, serta melayani kebutuhan kesehatan saya, ujar Viator.

Penandatanganan Mou antara Pemprov Maluku dengan Tasageoby Group

0

Ambon, MALUKU.News – Pemerintah Provinsi Maluku pada hari Senin (21/11/2022), telah menandatangani nota kesepakatan bersama atau memorandum of understanding (MoU), dengan investor Tasageoby Group, yang bakal berinvestasi sebesar USD 250 juta atau setara dengan Rp.3,7 triliun di daerah ini.

Penandatanganan MoU ini, digelar di Kantor Gubernur Maluku, antara Gubernur Maluku Murad Ismail dengan Chief Executive Officer (CEO) PT. Tasageoby Group Mr. Stuart Townley Janes.

Penandatanganan MoU dengan investor Tasgeoby Group ini, terutama terkait kerjasama penyediaan moda transportasi kapal terbang berteknologi Wing in Ground (WIG) Craft.

Kerjasama ini, menurut Gubernur Maluku Murad Ismail, merupakan hal yang sangat penting untuk mendorong peningkatan konektivitas transportasi di Maluku. Sebagai Provinsi Kepulauan dengan 1.340 pulau yang tersebar di 11 Kabupaten/Kota, maka tantangan ketersediaan transportasi yang handal, terjadwal dan durasi perjalanan yang singkat.

Sebagaimana diketahui, persoalan akses transportasi merupakan permasalahan yang sejak lama menghambat pelaksanaan pembangunan seperti pelayanan masyarakat, logistik maupun ekonomi biaya tinggi yang mengakibatkan daya saing daerah menjadi rendah.

Kerjasama dengan pihak Tasageoby ini dinilai Gubernur Maluku Murad Ismail, untuk pemanfaatan moda transportasi WIG Craft produksi pabrikan Aron Flying Ship Ltd. asal Korea Selatan ini.

Dengan dukungan Dinas Perhubungan, Dinas Pariwisata, Dinas Lingkungan Hidup, Biro Pemerintahan, Biro Hukum dan OPD lainnya di lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, diharapkan dapat mempersingkat waktu perjalanan pada berbagai daerah di Maluku, sehingga dapat dimanfaatkan untuk pemajuan pariwisata, perdagangan, penanggulangan bencana maupun pelayanan kesehatan.

Pada tahap awal, terkait uji coba kapal terbang WIG ini, akan dibangun fasilitasi pelabuhan untuk operasional dengan fokus tahap awal pada lokasi di Ambon, Mashoi, Seram Utara dan Banda, dan akan dikembangkan pada tahapan selanjutnya di kabupaten/kota lainnya di Maluku.

WIG Craft diharapkan dapat menjadi alternatif inovasi atas permasalahan transportasi di Maluku selama ini, dimana moda transportasi WIG Craft yang merupakan kombinasi moda transportasi udara dan laut, dapat beroperasi di seluruh wilayah Kepulauan Maluku dengan berbagai kondisi cuaca yang seringkali menghambat konektivitas tranportasi laut maupun udara.

Diharapkan dengan beroperasinya WIG Craft, hambatan konektivitas antar wilayah/ pulau di Maluku dapat teratasi sehingga dapat memberi kontribusi terhadap meningkatnya ekonomi daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

INVESTASI USD 250 JUTA

Terkait nilai investasi yang akan ditanamkan pihaknya, Chief Executive Officer (CEO) PT. Tasageoby Group Mr. Stuart Townley Janes menuturkan, akan menanamkan investasi sebesar USD 250 juta itu, untuk empat area minat utama kami, yaitu di bidang perikanan, pertanian, pariwisata dan perhotelan, serta transportasi.

“Pada tahap awal ini, Tasageoby Group fokus pada bidang transportasi melalui anak perusahaannya, Tasageoby Logistics dengan IndoWIG sebagai ujung tombaknya, selaku pengguna akhir dan operator kapal terbang teknologi WIG,” ungkap Stuart, Senin (21/11/2022).

Tasageoby Group sendiri, kata dia, telah ditunjuk sebagai agen non eksklusif, untuk kapal terbang WIG produksi ARON Flying Ship asal Korea Selatan ini, untuk dipromosikan dan menemukan pembeli bagi produk mereka di Indonesia.

Mr. Stuart katakan, terkait hal tersebut, pihaknya dari Tasageoby Group sudah melakukan pertemuan, dengan berbagai pihak terkait di Jakarta maupun di Ambon, untuk pengembangan teknologi kapal terbang WIG Craft ini.

“Pak Gubernur Maluku, Murad Ismail sangat menyambut baik rencana investasi kami, terutama terkait kapal terbang WIG, yang diharapkan bisa membantu akses transportasi, untuk menghubungkan wilayah-wilayah di Maluku, yang sulit akses transportasinya,” ungkap Mr. Stuart, yang berpengalaman lebih dari 40 tahun di bidang penerbangan, dengan 13.000 jam terbang helikopter dalam beragam operasi di Indonesia maupun berbagai lokasi di seluruh dunia ini.

Gubernur Murad, lanjut Communication Manager PT. Tasageoby Group, Zairin Salampessy, bahkan sempat bertemu langsung dengan CEO dan President Aron Flying Ship Ltd Mr. Hyun Wook Cho, serta Director Global Sales & Marketing Aron Flying Ship Ltd Mr. Conrad Parker.

Zairin menuturkan, pada pertemuan di Juni 2022 ini, kepada Gubernur Murad, Mr. Cho menyampaikan hasil kunjungannya ke Kota Ambon dan Masohi, bersama pihak Tasageoby Group yang sementara berinvestasi untuk mengembangkan akses transportasi di Maluku, dengan membeli kapal terbang berteknologi WIG produksi Aron.

Kedatangan pihak Aron ke Maluku, lanjut Zairin, difasilitasi langsung oleh Tasageoby Group, terkait kolaborasi kedua pihak untuk bersama membangun training centre di Maluku, tepatnya di Kota Masohi, yang bukan saja berguna bagi Maluku tapi juga untuk Indonesia.

Training center untuk crew WIG Craft ini, disebut Zairin, merupakan satu-satunya di dunia, di luar Korea Selatan. Itu artinya setiap pembeli kapal terbang WIG, dari mana pun di dunia, crew dan teknisinya akan dilatih secara khusus pada training center yang ada di Maluku.

Menurut dia, Mr. Cho sendiri sudah langsung datang ke calon lokasi training center di Masohi, Kabupaten Maluku Tengah, dan mengaku merasa puas dan menyebut lahan yang tersedia the best untuk membangun pusat pelatihan.

“Hasil kunjungan ini disampaikan Mr. Cho kepada pak gubernur. Termasuk rencana Tasageoby untuk membangun pelabuhan atau WIG Port di Kota Ambon dan Masohi yang sangat direspon dengan positif dan antusias oleh Pak Gubernur Murad,” ungkap Zairin.

Pada kesempatan yang sama, kata Zairin, Mr. Cho juga menyampaikan keinginannya untuk memberikan kontribusi yang bermanfaat bagi pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah Maluku.

“Semua ini karena dukungan Gubernur Murad dalam memberikan kemudahan dalam berinvestasi, yang membuat mereka dari Aron Flying Ship sangat antusias, termasuk keinginan mengembangkan pariwisata di Maluku yang dianggap punya banyak potensi,” tuturnya.

Jika kedepannya pariwisata ini berkembang dengan baik, kata Zairin, maka pihak Aron berusaha mengupayakan kerjasama untuk membuka akses penerbangan langsung dari Korea ke Ambon.

DPRD Provinsi Beri Dukungan Ke Popmal ke – IV 2022

0

Ambon, MALUKU.News – DPRD Maluku, mengingatkan kepada Panitia Pekan Olahraga Nasional Maluku (Popmal) ke-IV untuk lebih transparan dalam penggunaan anggaran.

Hal ini disampaikan Plt Ketua DPRD Maluku, Melkianus Sairdekut di Ambon, Senin (21/11/2022)

Dikatakan, penggunaan anggaran pada even olahraga setiap empat tahunan ini, harus benar-benar dapat dilakukan secara akuntabel dan bertanggung jawab.

Hal ini dimaksudkan, agar pelaksanaam Popmal dapat dirasakan secara baik untuk kepentingan dan kemajuan dunia olahraga di bumi raja-raja.

“Kita akan selalu suport, karena pelaksanaan Popmal bukan hanya menjadi perhatian dari DPRD Maluku, namun juga jadi perhatian dari Gubernur Maluku,”Katanya

Untuk itu, dirinya berharap agar panitia penyelenggara dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya agar dapat terwujud, Tri Sukses, yaitu sukses perencanaan, sukses prestasi dan juga sukses administrasi.

“Saya ingatkan, agar tidak ada korupsi, penyelenggara harus hati-hati, sebab semua yang di keluarkan harus ada pertanggunjawabanya,”jelas Sairdekut

DPRD Maluku Minta Pj. Bupati Malteng Segera Bangun RS di Serut

0

Ambon, MALUKU.News – Anggota DPRD Provinsi Maluku daerah pemilihan Maluku Tengah, Halimun Saulatu meminta kebijakan penjabat bupati Maluku Tengah untuk membangun rumah sakit bagi masyarakat yang ada di Seram Utara.

Hal ini ditegaskan Saulatu mengingat rentang kendali dari Seram Utara ke ibu kota Maluku Tengah yakni kota Masohi sangat jauh. Hal yang sama jika warga harus berobat ke Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) di Kota Bula.

” Pembangunan Rumah Sakit di Seram Utara itu suatu kebutuhan yang sangat mendesak. Sebab selama ini jika ada warga yang sakit maka harus dibawa ke Masohi atau ke Bula (SBT). Terkadang belum sampai rumah sakit yang di tuju pasien sudah meninggal” ujar Saulatu di DPRD Maluku, Minggu (20/11/2022)

Karena itu sebagai penjabat Bupati Maluku Tengah, M Marasabessy diharapkan dapat melihat kebutuhan masyarakat yang merupakan rakyat Maluku Tengah dengan membangun fasilitas kesehatan.

” Semoga keprihatinan kami menjadi perhatian pak penjabat bupati bersama OPD bisa membangun rumah sakit di Seram Utara” pinta politisi Partai Demokrat.

Dirinya menegaskan, kesulitan masyarakat di Seram Utara untuk mendapat pelayanan kesehatan yang layak sudah terjadi bertahun – tahun.

Karena itu, harapan masyarakat semoga penjabat bupati bisa melihat kebutuhan masyarakat di Seram Utara dengan membangun sebuah rumah sakit sebagai jawab atas kebutuhan masyarakat.

” Keinginan masyarakat di Seram Utara adalah pak penjabat bupati bisa membangun sebuah rumah sakit bersama tenaga medis agar kebutuhan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan medis terjawab” tutup Saulatu.

Gubernur Murad Hadiri Pembukaan Sidang Majelis Sinode AM – GPI

0

Ambon, MALUKU.News – Gubernur Maluku Murad Ismail bersama Ditjen Bimas Kristen Kementerian Agama RI Jannus Pangaribuan, menekan sirine pada bola dunia yang menjadi simbol persidangan, sebagai tanda pembukaan
Sidang Majelis Sinode AM Gereja Protestan Indonesia (GPI) Tahun 2022 di Gedung Gereja Maranatha, Minggu, (20/11/2022).

Sidang Majelis Sinode tahun ini mengusung tema “Tuhan adalah yang Awal dan yang Akhir”.

Prosesi sidang diawali dengan jalan kaki bersama dari gedung Gereja Ignatius Slamet Riyadi ke gedung Gereja Maranatha. Prosesi jalan kaki ini dipimpin Ketua MPH Sinode GPM, Pendeta E. T. Maspaitella dengan membawa Alkitab.

Prosesi dilanjutkan dengan kebaktian yang kembali dipimpin Pendeta E. T. Maspaitella.

Selanjutnya, dalam acara ritual, berlangsung akta pembukaan persidangan AM GPI yang ditandai dengan pemukulan tifa oleh Ketua BPH Sinode AM GPI, Bersama dengan para pimpinan Sinode GBM.

Gubernur Murad dikesempatan ini, mengatakan Gereja sebagai sebuah lembaga kerohanian yang memiliki struktur organisasi dan tata kerja yang terukur serta sistematis, dibuktikan dengan diselenggarakannya event-event persidangan dari tingkat Sinode, Klasis hingga jemaat-jemaat.

“GPI sebagai lembaga keamanan, menjaga netralitas dan terus menjadi penyambung suara Tuhan, sehingga Gereja hadir memperjuangkan kepentingan demokrasi tertinggi yakni kepentingan rakyat dan bukan kelompok atau golongan tertentu”.

Di lain sisi, jelang perayaan Natal dan tahun baru 2023, kepala daerah mengingatkan tentang menguatnya gejolak ekonomi, sosial, budaya, politik dan keamanan dalam masyarakat.

Ia pun menghimbau kepada
seluruh elemen untuk tetap tenang dan tidak bertindak gegabah. Percayakan kepada pemerintah, TNI/Polri dan aparatur yang bertanggung jawab di bidangnya masing-masing, perihal penanganan sejumlah sektor diatas.

“Pemerintah Daerah akan terus bekerja menjaga ketahanan pangan daerah, mengendalikan inflasi, menjamin pertumbuhan ekonomi, menekan angka kemiskinan dan pengangguran termasuk memperkuat sisi pemberdayaan ekonomi mikro berbasis UMKM,” himbau Gubernur.

Diakhir pesannya, Gubernur mengingatkan tentang pentingnya membangun komunikasi, koordinasi dan kolaborasi dengan TNI/Polri serta semua elemen masyarakat. Dengan begitu, setiap potensi konflik sosial dapat diantisipasi sejak dini, demi menjaga stabilitas keamanan masyarakat.

“Saya berharap hasil persidangan Sinode ini akan menghasilkan sesuatu yang berarti bagi pelayanan semua anggota GPI,” tutup Gubernur.

Ditempat yang sama, Ditjen Bimas Kristen Kementerian Agama RI Jannus Pangaribuan menerangkan, sidang majelis ini merupakan agenda demokrasi Gereja dalam melaksanakan semua program dalam implementasi visi misi Gereja di Indonesia.

Mengingat, Indonesia kaya dalam organisasi Gereja. Kurang lebih terdapat 328 Sinode / 350 Yayasan / 300 perguruan tinggi dan sejumlah lembaga yang bergerak melakukan tugas-tugas sebagai Gereja.

“Ini tentu tidak sederhana tapi dalam eksistensinya spirit teologi menjadi sesuatu yang kaya dalam arti apa saja,” terangnya.

Jannus mengajak para BPH GPI dan Ketua Sinode GBM, untuk melakukan upaya intropeksi diri melalui sidang yang menjadi bagian dalam melakukan evaluasi dan menyusun program pelayanan.

“Mudah-mudahan keputusan sidang akan membawa perubahan atau memberi arahan dalam penatalayanan Gereja Protestan Indonesia dan 12 Gereja mandiri di seluruh Indonesia ini, Pungkas Jannus.”

Gubernur Murad Harap Pengurus Perbakin Maluku Mampu Kembangkan Kualitas Atlet

0

Ambon, MALUKU.News – Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Provinsi Maluku, pada Sabtu, (19/11/2022), menyelenggarakan Musyawarah Provinsi (Musprov) ke-III di Aula Korem 151 Binaiya. Pelaksanaan Musprov ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Maluku, Sandi Alexander Wattimena.

Gubernur Maluku Murad Ismail dalam sambutannya yang dibacakan Kadis Sandi, mengatakan bila Perbakin adalah sebuah organisasi yang berorientasi kerja bersifat pelayanan dan pembinaan.

“Olehnya itu, kepengurusan Perbakin periode 2022-2026 dapat berpengaruh dalam bidangnya, dan mampu mengembangkan atlet menembak Maluku secara kualitas maupun kuantitas. Kita semua tentu menyadari bila banyak atlet-atlet Maluku yang belum terorganisir dengan baik, dan mungkin mereka di luar sana masih menginginkan harapan dan perhatian kita bersama,” kata Gubernur.

Kepala daerah menerangkan, berkenaan dengan pengembangan prestasi atlet penembak ke depan, ia menghimbau kepada Peng-prov Perbakin Maluku untuk berupaya mengoptimalkan atlet-atlet penembak Maluku dari sekarang, sebelum keikutsertaan mereka pada event nasional maupun internasional.

“Seiring dengan pelaksanaan Musprov Perbakin Maluku yang hari ini, diharapkan selain memilih pengurus baru periode 2022-2026, juga dapat merumuskan program kerja yang lebih baik sehingga dapat memberikan manfaat yang besar bagi anggota organisasi pada khususnya dan kemajuan olahraga menembak di Provinsi Maluku,” ujar Gubernur.

Kepala daerah berharap, selain memilih pengurus baru periode 2022-2026 dan merumuskan program kerja yang memberikan manfaat kepada organisasi,
pelaksanaan musyawarah dimaksud dapat dimanfaatkan sebagai momentum strategis dan menjadi wadah bagi para pengurus Perbakin untuk menyatukan tekad dan semangat, dalam rangka meningkatkan peran organisasi.

“Atas nama pemerintah daerah provinsi Maluku saya menyampaikan selamat dan memberikan apresiasi atas pelaksanaan musyawarah ini,” harapnya.

Danrem 151 Binaiya Silaturahmi Bersama Insan Pers

0

Ambon, MALUKU.News – Untuk terus memupuk rasa kebersamaan Danrem 151/Binaiya Brigjen TNI Maulana Ridwan, S.H.M.H, menggelar silaturahmi dan olahraga bersama dengan insan Pers Maluku,

Kegiatannya dilakukan di Saung Makorem 151/Binaiya, Jum’at (18/11/2022).

Dalam sambutan Danrem 151/Binaiya Brigjen TNI Maulana Ridwan, S.H.,M.H. Mengucapkan terima kasih buat rekan-rekan pers, karena telah meluangkan waktunya untuk hadir dalam acara ini.

kegiatan ini sebagai upaya mempererat tali silaturahmi, serta memperkuat kerja sama yang selama ini telah terjalin antara Korem 151/Binaiya dengan insan pers Maluku.

“Korem 151/Binaiya menyadari bahwa media massa, baik cetak, elektronik maupun online, merupakan mitra yang telah banyak membantu menyebarluaskan informasi tentang kebijakan, program satuan serta pelaksanaan tugas dan kinerja Korem 151/Binaiya kepada seluruh masyarakat, secara objektif dan transparan, “ujar Danrem.

Sementara itu seluruh insan pers yang hadir dalam acara kali ini mengapresiasi secara positif dilangsungkannya Olahraga Bersama dan coffe morning.

“Dia melanjutkan dengan kegiatan ini dapat menjaga silaturahim dan hubungan antara Insan Pers dengan TNI AD khususnya Korem 151/Binaiya.”

Hal tersebut juga dikarenakan sejauh ini telah terjalin hubungan dan kerja sama yang baik antar insan Pers dengan anggota yang di lapangan, utamanya anggota prajurit Korem 151/Binaiya,”ungkapnya.

Hadir dalam acara tersebut Kasrem 151/BINAIYA Kolonel Kav. Joko Setiawan Sejati, dan seluruh perwira dan anggota perwakilan Bintara dan tamtama serta Insan Pers Maluku.

Gubernur Maluku Harap Partisipasi Masyarakat Dalam Pencegahan Korupsi Meningkat

0

Ambon, MALUKU.News – Deputi Pendidikan dan Peran serta Masyarakat KPK RI, DR. Wawan Wardiana, membuka resmi pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kelas Pemuda dan LSM Anti Korupsi di Wilayah Provinsi Maluku, di Ballroom Swiss-Belhotel, Kamis, (17/11/2022).

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Maluku S. E. Huwae, yang hadir mewakili Gubernur Maluku Murad Ismail, mengatakan salah satu bentuk peran serta masyarakat adalah pengaduan tidak pidana korupsi kepada KPK. Peningkatan kualitas pengaduan masyarakat ini perlu didukung dengan pemberian edukasi bagi masyarakat. Dengan begitu, setiap laporan yang disampaikan sesuai kriteria suatu pengaduan sehingga dapat ditindaklanjuti.

“Kita semua tentunya berharap tingkat partisipasi masyarakat dalam pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi semakin meningkat melalui edukasi bimbingan teknis kali ini. Saya juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu membangun budaya anti korupsi guna membangun peradaban dan akhlak baru yang bersih dari semua bentuk korupsi,” harap Huwae.

Mantan Kepala Dinas Infokom Provmal ini menerangkan, tindakan korupsi sesungguhnya tidak hanya bentuk pelanggaran hukum dan etika, namun juga bertentangan dengan HAM dan keadilan. Korupsi merupakan ancaman terhadap kemanusiaan, hak publik dan keberlangsungan bangsa serta kejahatan luar biasa yang harus diberantas karena menghambat pembangunan daerah.

Data KPK melalui Direktorat Penerimaan Laporan dan Pengaduan Masyarakat dalam tiga tahun terakhir, sambung Huwae, menunjukkan hampir 60 persen laporan masyarakat yang disampaikan dinilai kurang dukungan bukti, tidak terindikasi tindak pidana korupsi dan tidak memenuhi kriteria kewenangan KPK.

“Hal ini menunjukkan kualitas pengaduan masyarakat masih perlu ditingkatkan. Kita harus melakukan langkah konstruktif dan komprehensif dalam upaya membangun kesadaran pencegahan dan pemberantasan korupsi di Indonesia, khususnya di Maluku,” ujarnya.

Di lain sisi, Huwae juga menjelaskan tentang tiga strategi pemberantasan korupsi yang dimiliki KPK yaitu pendidikan, pencegahan dan penindakan. Strategi pendidikan dilakukan dalam bentuk kampanye dan edukasi untuk penanaman nilai anti korupsi dan integritas melalui berbagai bentuk transfer ilmu pengetahuan. Dengan demikian, pelaksanaan bimbingan teknis ini merupakan upaya penguatan nilai-nilai anti korupsi kepada masyarakat.

Sesuai Permen Nomor 43 Tahun 2018 tentang Tata Cara Pelaksanaan Peran serta Masyarakat dan Pemberian Penghargaan dalam Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Bentuk peran serta masyarakat dapat diwujudkan dalam bentuk :

1. Hak mencari, memperoleh dan memberikan informasi adanya dugaan telah terjadi tindak pidana korupsi.

2. Hak untuk memperoleh pelayanan dalam mencari, memperoleh dan memberikan informasi adanya dugaan telah terjadi tindak pidana korupsi kepada penegak hukum yang menangani perkara tindak pidana korupsi.

3. Hak menyampaikan saran dan pendapat secara bertanggungjawab kepada penegak hukum yang menangani perkara tindak pidana korupsi.

4. Hak untuk memperoleh jawaban atas pertanyaan tentang laporan yang diberikan kepada penegak hukum, dan

5. Hak untuk memperoleh perlindungan hukum.

“Olehnya itu, pemerintah daerah menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada KPK yang telah menggagas penyelenggaraan Bimtek ini, yang tentunya akan meningkatkan kesadaran dan membangun komitmen masyarakat dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi,” tutup Huwae.