Beranda blog Halaman 199

Pemprov Bersama Tim PKK Maluku Gelar Rakor Pokjanal Posyandu

0

Ambon, Maluku.news – Pemerintah Provinsi Maluku Bersama Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku menggelar Rapat Koordinasi Kelompok Kerja Operasional Pembinaan Pos Pembinaan dan Pelayanan Terpadu (POKJANAL POSYANDU) Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2023, dan Launching Ina Latu Maluku Peduli Kesehatan (INA LATU MALIKA), Rabu (1/2/2023) bertempat di Hotel Santika Ambon.

Hadir pada kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Maluku Sadali IE, Ketua TP-PKK Provinsi Maluku yang juga merupakan Duta Parenting Provinsi Maluku Widya Pratiwi Murad, Bupati/Walikota se-Maluku, Asisten 2 Setda Maluku, Asisten 3 Setda Maluku, Pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, Pimpinan Lembaga Vertikal, Ketua TP-PKK Kab/Kota se-Maluku, unsur TNI/Polri, beserta unsur terkait lainnya, dan diikuti secara virtual oleh Kasubdit Fasilitasi Kelembagaan Pendukung Perangkat Desa Dirjen Bina Pemdes Kemendagri Dra. Lisbetty Tambunan, M.Si.

Ketua Panitia Rapat Koordinasi Pokjanal Posyandu Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2023, Syarif Hidayat SE., M.Si yang juga merupakan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Maluku dalam laporannya mengatakan tujuan kegiatan Rapat Koordinasi Pokjanal Posyandu Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2023, dan Launching Ina Latu Maluku Peduli Kesehatan (INA LATU MALIKA) untuk meningkatkan koordinasi antar tim Pokja Posyandu Provinsi dan Kabupaten/Kota, melihat Kembali tugas dari Pokjanal Provinsi dan kabupaten/Kota untuk melakukan pembinaan, menfasilitasi, advokasi dan bantuan kepada peningkatan Posyandu terintegrasi lewat pelayanan sosial dasar.

Bukan itu saja, tujuan kegiatan ini untuk mereviuw program kegiatan dalam rangka kinerja tim Pokjanal Posyandu Provinsi dan Kabupaten/Kota serta menyiapkan data Posyandu disetiap Kabupaten/Kota untuk mengidentifikasi, menganalisa masalah serta mencari solusi untuk pengembangan Pokjanal Posyandu, kata Hidayat.

Inalatu Malika, Kata Hidayat diharapkan menjadi corong sekaligus menjadi salah satu program Duta Parenting yang bergerak diupaya Kesehatan, kuraktif, pengobatan dan penyembuhan.

Program ini akan dilaunching bersama strategi penurunan stunting Maluku yang akan disampaikan pada rapat Koordinasi Pokjanal Posyandu melalui kegiatan Duta parenting di kabupaten/Kota, jelas Hidayat.

Untuk diketahui kegiatan ini diikuti oleh 200 peserta yang terdiri dari Dinas PMD di 11 Kabupaten/Kota, Bupati/Walikota, Dinas Kesehatan se- Maluku, Bappeda se- Maluku, Tim Pokjanal Posyandu se- Maluku, dan OPD se- Promal.

Sementara itu, Gubernur Maluku, Irjen Pol (purn) Drs. Murad Ismail dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekretaris Daerah Maluku Ir. Sadali IE, M.Si., IPU mengatakan, ada dua program startegis penting dalam rangka penurunan stunting sekaligus sebagai upaya meningkatkan akses pelayanan Kesehatan yang tepat sasaran , terjangkau dan berkualias.

Pelayanan Rakor ini, lanjut Sadali, merupakan momentum untuk meningkatkan kembali fungsi dan peran Posyandu lewat pelayanan sosial dasar terintegrasi dengan mengunakan konsep kemitraan yang menunjukkan peran aktif dan aksi tindaklanjut lintas sector yang dimulai dari perencanaan, pelaksanaan, pemantauan hingga sampai ke evaluasi program kegiatan.

Untuk diketahui, berdasarkan Badan Pusat Statistik Maluku terdapat 2.405 Posyandu di Provinsi Maluku, dan data tersebut ditunjukkan keberadaan posyandu ditengah-tengah masyarakat sangat dibutuhkan.

Melalui pengintegerasian layanan sosial dasar di Posyadu, dapat meningkatkan derajat Kesehatan bagi ibu dan anak dalam hal perbaikan gisi,Pendidikan tumbuh kembang anak,peningkatan ekonomi keluarga, ketahanan pangan keluarga serta kesejahteraan sosial di wilayah ini, jelas sadali.

Dalam upaya pelayanan sosial dasar Posyandu, tambah Sadali, hadiri pula inovasi Ina Latu Maluku Peduli Kesehatan (INA LATU MALIKA) yang merupakan satu program Duta Parenting bergerak dalam upaya Kesehatan kuraktif, pengobatan dan penyembuhan.

Dengan hadirinya program Inalatu Malika upaya Kesehatan Prepentif menjadi prioritas, yang harus diperhatikan yakni revitaliasi Posyandu, perbaikan gisi masyarakat yang diawali 1000 hari pertama kehidupan manusia, pinta Sadali.

“Pokjanal Posyandu Kabupaten/Kota, Kecamatan hingga Desa/Kelurahan dapat melaksanakan tugas dan fungsi Pokjanal dengan baik, sehingga dapat memberikan bukti nyata dalam membangun komitmen bersama dan menginplementasikan melalui program kerja kedepan dan pastinya mendapat dukungan dari Bupati/Walikota”, tambahnya lagi.

Dirinya berharap untuk kegiatan ini, harus ada dukungan dari Bupati/Walikota agar Pokjanal Posyandu dan Program Inalatu Malika dapat berjalan dengan baik, seraya menekan tombol guna membuka secara resmi Rakor Pokjanal Posyandu dan Launching Inalatu Malika dimulai,”pungkas sadali.

Gubernur Murad Buka Rakor Pokjanal Dan Launching Ina Latu Malika

0

Ambon, Maluku.news – Sekda Maluku Sadali Ie, membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Kelompok Kerja Operasional (Pokjanal) Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2023 dan melaunching Ina Latu Maluku Peduli Kesehatan (Ina Latu Malika), di Lantai V Balroom Hotel Santika Premiere Ambon, Rabu, (01/02/2023).

Gubernur Maluku, Murad Ismal dalam sambutan yang disampakan Sekda memberikan apresiasi terhadap Rakor Pokjanal dan Launching Ina Latu Malika yang merupakan program yang sangat strategis, dalam rangka penurunan Stunting, sekaligus sebagai upaya untuk meningkatkan akses pelayanan kesehatan, yang tepat sasaran, terjangkau dan berkualitas.

Rakor Pokjanal Tingkat Provinsi Maluku merupakan momentum untuk mengingatkan kembali fungsi dan peran posyandu, melalui pelayanan sosial dasar terintegrasi, dengan menggunakan konsep kemitraan yang menunjukkan peran aktif dan aksi tindak lanjut lintas sektor yang dimulai dari perencanaan, pelaksanaan, pemantauan sampai evaluasi program kegiatan.

Ia menjelaskan, berdasarkan data BPS Maluku, saat ini terdapat 2.405 posyandu di provinsi Maluku. Data tersebut menunjukkan keberadaan posyandu di tengah-tengah masyarakat sangat dibutuhkan. Melalui pengintegrasian layanan sosial dasar di posyandu, seluruh pemangku kepentingan termasuk pemerintah dan swasta dapat meningkatkan derajat kesehatan bagi ibu dan anak, perbaikan gizi, pendidikan tumbuh kembang anak, peningkatan ekonomi keluarga, ketahanan pangan keluarga dan kesejahteraan sosial di Maluku.

“”Kini hadir salah satu inovasi “Ina Latu Maluku Peduli Kesehatan (Ina Latu Malika)”, yang merupakan salah satu program duta parenting, bergerak dalam upaya kesehatan kuratif (pengobatan/penyembuhan),” jelas Gubernur.

Ia berharap, melalui program Ina Latu Malika ini, upaya kesehatan yang preventif (pencegahan) menjadi prioritas. Salah satu yang harus dilakukan adalah revitalisasi posyandu dan perbaikan gizi masyarakat yang diawali pada seribu hari pertama kehidupan manusia.

Sementara itu, Ketua TP PKK Maluku sekaligus Duta Parenting, Widya Pratiwi Murad mengaku bertanggung jawab terhadap keberlangsungan Posyandu, mengingat selama beberapa tahun terakhir selama melakukan kunjungan kerja ke kabupaten/ kota, menemukan banyak masalah yang berkaitan dengan penyelenggaraan Posyandu maupun tingkat pengetahuan kader sebagai penggerak Posyandu. Pembentukan dan optimalisasi Pokjanal di tingkat provinsi hingga desa pun menjadi hal penting untuk dilaksanakan dalam rangka memperkuat kelembagaan Posyandu.

“Rapat koordinasi ini saya harapkan dapat menghasilkan rencana aksi yang implementatif dan dilaksanakan tahun ini. Untuk itu, Kota Ambon dapat dijadikan sebagai pilot proyek,” kata Widya.

Ia mengatakan, di tahun ke-empat penugasannya sebagai Duta Parenting, ia bersama pihak-pihak terkait telah melaksanakan berbagai upaya untuk menurunkan angka Stunting secara terintegrasi dan konvergensi sehingga berhasil menurunkan prevalensi Stunting dari 34,1 persen di tahun 2018 menjadi 26,1 persen di tahun 2022. Namun masih perlu kerja keras lagi untuk menurunkan Stunting menjadi 20 persen di tahun 2024 nanti.

“Oleh sebab itu, diperlukan strategi baru dalam upaya pencapaian target dimaksud seperti pelibatan seluruh organisasi perangkat daerah untuk melakukan pendampingan, pembinaan dan supervisi bagi kabupaten/ kota dalam rangka penguatan Pokjanal Posyandu serta peningkatan kapasitas kader PKK dan Posyandu,” ungkap Widya.

Ia menambahkan, kondisi geografis Maluku mengharuskan untuk berinovasi agar pelayanan kesehatan yang berkualitas dapat dirasakan masyarakat secara merata hingga ke daerah terpencil.

“Untuk itu, saya selaku Ina Latu Maluku bekerja sama dengan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, Ikatan Dokter Indonesia Wilayah Maluku serta Persatuan Dokter Gigi Indonesia Wilayah Maluku, mencetuskan satu program yang di launching hari ini yaitu “Ina Latu Maluku Peduli Kesehatan (Malika) dengan moto Menjangkau yang Tak Terjangkau untuk Maluku Sehat,” tutup Widya.

Rakor dan acara launching Ina Latu Malika turut dihadiri Bupati/Walikota diantaranya, Bupati SBT Mukti Keliobas, Walikota Tual Adam Rahayaan, Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Aru Muin Sogalrey, Pj. Walikota Ambon Boedewin Wattimena, Pimpinan OPD terkait selaku Tim Pokjanal Posyandu Provinsi dan Kabupaten/kota, Tim Ina Latu Maluku Peduli Kesehatan, pengurus TP PKK provinsi/kabupaten/kota.

Kadis Kesehatan Maluku, dr. Zulkarnaen, Kepala Bappeda Maluku Anton Lailossa dan Kadis PMD Maluku, Syarif Hidayat, bertindak sebagai pembicara, sedangkan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Maluku, Meikyal Pontoh sebagai Moderator.

Widya Ismail, Lakukan Gerakan Tanam 1000 Pohon Bersama Ibu Negara dan Ibu Ma’ruf

0

Ambon, Maluku.news – Acara Penanaman 1000 Pohon yang diinisiasi Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan Ibu Wury Ma’ruf Amin serentak dilaksanakan di seluruh Indonesia, Rabu (01/02/2023).

Di Maluku, gerakan tanam serentak pohon diikuti Istri Gubernur Maluku yang juga selalu Ketua TP-PKK, Ny. Widya Pratiwi Murad, dengan melaksanakan kegiatan menanam pohon di halaman Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Provinsi Maluku.

Pohon yang ditanam Ibu Widya adalah anakan Sukun.

Adapun jenis anakan pohon yang ditanam selain Sukun adalah Jeruk dan Rambutan, dengan total jumlah sebanyak 30 anakan.

Tak hanya Ibu Widya yang menanam anakan pohon, Ketua Dharma Wanita Maluku, Nita Sadali, Kadis Pertanian Maluku, Ilham Tauda, Aster Kodam XVI/Pattimura, Kepala BPTP Maluku, Kadis Ketahanan Pangan Maluku, Sekretaris Dinas Pertanian, Kepala SKP Kelas I Ambon, Kepala BBP2TP Ambon dan pimpinan vertikal lainnya, juga ikut menanam anakan.

“Mari kita tanam banyak-banyak Sukun khusus di wilayah Maluku. Kan ada beberapa desa yang memang tanahnya cocok sekali untuk tanaman Sukun kita. Mungkin dalam waktu dekat lagi kita akan serentak menanam pohon Sukun di satu wilayah (Lahan) sekitar dua hektar. Sebagai masyarakat Maluku sudah sepatutnya kita mempertahankan tanaman khas lokal, dan buah Sukun itu adalah salah satu buah lokal yang harus kita pertahankan,” singkat Widya usai menanam anakan Sukun.

Sebagai informasi, dikesempatan ini, Widya juga menyerahkan bantuan anakan pohon dari Dinas Pertanian kepada Kodam XVI/Pattimura, Rizal (Petani dari Negeri Tengah-Tengah) dan Abidin Rumbia (Petani dari Negeri Hitu).

Widya Murad : Tim Ina Latu Malika akan turun ke Kampung Mahia – Kota Ambon

0

Ambon, Maluku.news – Rapat Koordinasi Kelompok Kerja Operasional Pos Pelayanan Terpadu (POKJANAL Posyandu) Tahun 2023, dan Launching Ina Latu Maluku Peduli Kesehatan (INA LATU MALIKA), Rabu (1/2/2023) bertempat di Hotel Santika Ambon.

Turut hadir Sekretaris Daerah Maluku Sadali Ie, Ketua TP-PKK Provinsi Maluku yang juga merupakan Duta Parenting Provinsi Maluku Widya Pratiwi Murad, Bupati/Walikota se-Maluku, Asisten 2 Setda Maluku, Asisten 3 Setda Maluku, Pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, Pimpinan Lembaga Vertikal, Ketua TP-PKK Kab/Kota se-Maluku, unsur TNI/Polri, beserta unsur terkait lainnya, dan diikuti secara virtual oleh Kasubdit Fasilitasi Kelembagaan Pendukung Perangkat Desa Dirjen Bina Pemdes Kemendagri Dra. Lisbetty Tambunan, M.Si.

Duta Parenting Provinsi Maluku Ny. Widya Pratiwi Murad dalam mengatakan, Pembentukan dan Optimaliisasi Pokjanal di tingkat Provinsi hingga ke tingkat Desa menjadi hal penting untuk dilaksanakan dalam rangka memperkuat kelembagan Posyandu.

Bukan itu saja, rapat ini juga diharapkan dapat menghasilkan rencana aksi yang implementatif di Tahun ini dan Kota Ambon akan dijadikan pilot projec, Kata Widya.

Untuk diketahui, ditahun ke-4 sebagai Duta yang perangi Stunting dan telah melakukan berbagai upaya untuk menurunkan stunting secara terintegrasi dan konfergensi sehingga berhasil menurunkan refalansi stunting dari 34,1 persen di tahun 2018 menjadi 26,1 persen di Tahun 2022, jelas Widya.

“ Kita harus kerja keras lagi, untuk menurunkan stunting menjadi 20 persen di tahun 2024, dan itu diperlukan strategi baru dalam upaya pencapaian target dimaksud dan melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah untuk melakukan pendampingan, Pembinaan dan supervisi bagi Kabupaten/Kota dalam rangka penguatan Pokjanal Posyandu serta peningkatan kapasitas kader PKK dan kader posyandu”, pinta Widya.

Dijelaskan lagi, kondisi geografis Provinsi Maluku mengharuskan adanya inovasi agar pelayanan Kesehatan yang berkualitas dapat dirasakan oleh semua masyarakat secara merata hingga ke daerah terpencil.

“ Saya selaku Ina Latu Maluku bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Provinsi, Kabupaten/Kota, Ikatan Dokter Indonesia wilayah Maluku, serta Persatuan Dokter Gigi Indonesia wilayah Maluku mencetuskan program yang akan dilaunching yakni Ina Latu Maluku Peduli Kesehatan (Inalatu Malika) dengan Motto: Menjangkau yang tak terjangkau untuk Maluku sehat dan kerja kami yang pertama Bersama tim turun ke Kampung Mahia Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon”, turur Widya.

Panen Hasil Budidaya Ikan Kolaborasi TP PKK-SUPM Waiheru, Ini Harapan Widya Murad

0

Ambon, Maluku.news – Ketua TP PKK Provinsi Maluku, Widya Pratiwi Murad, melakukan panen budidaya ikan sistem keramba jaring apung, Selasa (31/01/23) di Kampus SUPM/Politeknik Kelautan dan Perikanan Maluku, Waiheru, Kecamatan Baguala, Kota Ambon.

Saat melakukan panen, Widya didampingi Kepala SUPM Waiheru Ambon/Pimpinan Politeknik KP Maluku, Dr. Achmad Jais Ely, ST, M.Si, Ketua Dharma Wanita Persatuan Maluku, Nita Bin Umar, Kabid Perikanan Budidaya Pengolahan, Pemasaran Hasil Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan (P2HP) Maluku, Karolis Iwamony dan Sekretaris TP PKK Maluku, Diana Padang.

Sebanyak 24 petak keramba jenis ikan kerapu, bobara dan kakap putih merupakan kolaborasi antara TP PKK Provinsi Maluku bersama Kampus SUPM Waiheru/Poltek Kelautan dan Perikanan Maluku untuk melatih siswa/siswi menjadi wirausaha muda di sektor kelautan dan perikanan.

“Bulan Februari tahun 2022 yang lalu saya datang juga di SUPM ini, untuk menyebar bibit dan alhamdulillah hari ini, saya datang kembali disini untuk memanen hasil dari budi daya siswa SUPM ini,” ucap Widya dengan sumringah.

Widya yang juga selaku Ketua Forikan Maluku ini, menyampaikan terima kasih, dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada SUPM Waiheru Ambon dan seluruh jajaran, yang selama ini telah bekerja keras melatih para siswa SUPM dalam membudidayakan ikan dengan Keramba Siswa Jaring Apung Latih.

Prospek budidaya ikan, kata Widya sangat menjanjikan. Masyarakat membutuhkan makanan yang memiliki gizi yang baik. Makanan bergizi dapat diperoleh dari berbagai sumber salah satunya adalah dari ikan. Permintaan ikan disetiap daerah selalu meningkat. Budidaya ikan konsumsi juga sangat potensial.

“Oleh karena itu, pengembangan budidaya ikan yang dilakukan saat ini, harus terus didorong agar berkesinambungan, sehingga kedepan bisa membuka lapangan pekerjaan kepada masyarakat, melalui pemanfaatan potensi kelautan dan perikanan, yang tentunya akan berdampak signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di Maluku,” tandas Widya.

Ina Latu Maluku, Widya MI Dikukuhkan Sebagai Ibu Taruna Politeknik KP Maluku

0

Ambon, Maluku.news – Ina Latu Maluku, Widya Pratiwi Murad dikukuhkan sebagai Ibu Taruna Kampus Politeknik Kelautan dan Perikanan Maluku, Selasa (31/1/2023) di Aula SUPM Waiheru, Ambon.

Pengukuhan ditandai dengan penyematan selendang Ibu Taruna oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) Waiheru, Ambon, Anita Lating dan disaksikan Kepala SUPM Waiheru Ambon/Pimpinan Politeknik KP Maluku, Dr. Achmad Jais Ely, ST, M.Si serta seluruh jajaran civitas akademika.

Dalam sambutannya, Widya menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.

“Terimakasih atas kepercayaan dan amanah yang diberikan kepada saya sebagai ibunya taruna/taruni di Kampus Politeknik Kelautan dan Perikanan Maluku. INn amanah dan tanggung jawab saya sebagai Inalatu Maluku, ibunya orang orang Maluku untuk bersama-sama memajukan pendidikan di Maluku melalui sinergitas kita bersama,” ungkap Widya.

Ketua TP PKK Maluku ini mengakui, begitu banyak jabatan yang menjadi amanah yang ia iemban diantaranya, selaku Ketua TP PKK Provinsi Maluku, Duta Perangi Stunting, Ketua Forum Gemar Makan Ikan atau Forikan, Bunda Literasi Maluku dan Bunda PAUD.

“Begitu banyak amanah dan tanggungajawab yang saya emban.
Mengapa ibu mau menjabat begitu banyak jabatan ini. Semua ini karena Maluku. Semua ini untuk Maluku. Ini sebuah amanah dan tanggungjawab saya sebagai ibunya orang Maluku,” ujarnya.

Sebagai ibunya Taruna, Widya pun berpesan agar para taruna/taruni
lebih giat lagi belajar, bekerja keras, karena tidak semua sisw bisa mendapatkan kesempatan memperoleh biaya pendidikan secara gratis, sehingga pada saatnya nanti jika sudah keluar/lulus, sudah memiliki keterampilan yang bisa di implementasikan di masyarakat.

“Dan kepada SUPM Waiheru/Politeknik Kelautan dan Perikanan Maluku saya berharap agar terus memberikan motivasi, bimbingan kepada siswa siswi sehingga mereka benar-benar memiliki pengetahuan yang cukup di bidang perikanan,” tandas Widya.

Gubernur Murad Dan Isteri Hadiri Resepsi Peringatan Satu Abad Nahdlatul Ulama

0

Ambon, Maluku.news – Gubernur Maluku Murad Ismail didampingi isteri Ibu Widya Pratiwi Murad menghadiri resepsi Puncak Satu Abad Nahdatul Ulama (NU), Selasa (31/1/2023) yang dipusatkan di Pelataran Masjid Raya Al’Fatah, Ambon.

Resepsi puncak acara dihadiri pimpinan pusat NU yakni, Wakil Ketua Umum PBNU, KH. Mustofa. Sederet pejabat Forkopimda Maluku juga tampak hadir diantaranya, Kapolda Maluku, Irjen Pol. Lotharian Latief, Pangdam XVI/Pattimura, Mayjen TNI. Ruruh A.Setyawibawa, Kasdam XVI/Pattimura, Sekda Maluku, sadali Ie, Dir Intel Polda Maluku, Kabid Humas Polda Maluku, Kemenag Provinis Maluku, Pj. Walikota Ambon, Bodewin Wattimena, Imam Besar Masjid Alfatah Ambon, KH. Hassan Nusi, Habib Rifqy bin Idris Alhamid.

Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan selamat hari jadi ke-100 tahun atau satu abad Nahdlatul Ulama.
“Atas nama pemerintah dan masyarakat Maluku, saya menyampaikan selamat hari jadi ke-100 tahun, semoga NU senantiasa konsisten, memperjuangkan nilai-nilai Islam Aswaja, yang Rahmatan lil ‘Alamin yang berbasis pada kearifan lokal, dalam konteks indonesia yang multikultural,” ucap Gubernur.
Dikatakan, NU lahir dari para pemuka agama/kiai, yang bertujuan untuk berkhidmat kepada agama dan tanah air, seperti tertera dalam slogan NU “Habbul Wathon Minal Iman artinya cinta agama dan tanah air bagian dari iman”.

“Momentum satu abad bagi NU sebagai organisasi ini juga sekaligus merupakan momentum untuk menunjukan kepada dunia, kalau 100 juta kader NU itu benar adanya, dan bukan sekedar omongan, ini organisasi tertata yang bertahan hingga 100 tahun,” ujarnya.

Untuk itu, mantan Dankor Brimob Polri ini berharap kepada seluruh warga NU, untuk selalu konsisten berkhidmah kepada agama dan tanah air, karena NU merupakan kebangkitan para intelektual, yang mampu membaca gerak zaman,”tandas Gubernur.

Depresi, Nelayan Asal Dusun Keramat Akhiri Hidupnya

0

Ambon, Maluku.news – Muhamad Jen, nelayan berusia 22 tahun beralamat Dusun Karamat, Negeri (desa) Tulehu, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) itu ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa tergantung dalam rumahnya sendiri.

Korban diduga depresi hingga memilih untuk mengakhirinya hidup dengan cara gantung diri. Insiden ini terjadi, Minggu (29/1/2023), sekira pukul 17.00 WIT, tepat di kamar tidur korban.

PS Kasi Humas Polresta Ambon dan Pulau-pulau Lease, Iptu Moyo Utomo, membenarkan insiden dugaan bunuh diri dengan cara gantung diri itu.

Menurut Moyo, berdasarkan keterangan Wa Niati, ibu kandung korban menerangkan bahwa sekitar pukul 16.30 saksi mencari korban disekitar rumah — rumah tetangga dengan tujuan memanggilnya korban untuk makan.

Namun saat itu saksi tidak menemukan korban dan kembali ke rumah. Saksi kemudian mencoba untuk membuka pintu kamar depan yang sedang tertutup.

” Namun saat itu juga pintu kamar tersebut dikunci dari dalam kamar,” kata Moyo, mengisahkan keterangan saksi kepada pihak Kepolisian.

Setelah itu, saksi kemudian berusaha membuka pintu dengan cara mendorong hingga pintu kamar tersebut terbuka.” Saksi melihat korban sudah dalam keadaan tergantung (gantung diri),” jelas Moyo.

Korban gantung diri dengan menggunakan sehelai kain pintu berwana putih yang terikat pada palafon kamar.

Melihat itu, saksi kemudian bergegas memanggil adik korban untuk membantu menurunkan korban yang sementara tergantung di bantu warga setempat membuka ikatan pada leher dan menurunkan korban dalam kondisi sudah meninggal dunia.

Temuan ini, kemudian dilaporkan ke pihak Kepolisian Polsek Salahutu. Tindak lanjutnya, sekita pukul 19.30 WIT piket SPKT Polsek Salahutu datangi lokasi kejadian (TKP).

Atas kejadian gantung diri yang mengakibatkan korban meninggal dunia ini, pihak keluarga telah mengikhlaskan dan tidak ingin melakukan autopsi dan membuat surat pernyataan penolakan.

Korban, kata Moyo, diketahui juga tidak memiliki riwayat penyakit apapun dan kesehariannya beraktifitas normal seperti biasa.

“Akan tetapi korban masi sering memikirkan istri korban yang mana telah meninggal dunia mendahului korban. Korban meninggal dunia dengan meninggalkan 1 orang anak laki-laki berusia 1 tahun,” jelas Moyo.

Gubernur Harap Kehadiran IKA-UNHAS Maluku Jadi Kekuatan Progersif Dorong Pembangunan Daerah

0

Ambon, Maluku.news – Pengurus Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA-UNHAS) Wilayah Maluku Periode 2022-2026 resmi dilantik. Prosesi pelantikan dipusatkan di Gedung Kantor Pemeliharaan Jembatan Merah Putih, Ambon, Sbtu (28/1/2023), dipimpin Wakil Ketua PP IKA Unhas, Andi Irwan Pattawari.

Pelantikan tersebut didasarkan Surat Keputusan Pengurus Pusat Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin Nomor : 012/SK/IKA-UH/XI/2022, tentang penetapan susunan Pengurus Wilayah Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin Provinsi Maluku Periode 2022-2026. Ir. Ismail Usemahu, MT, terpilih untuk menahkodai masa lima tahun kedepan.

Turut hadir pada acara Pelantikan, Gubernur Maluku Murad Ismail, Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur Watubun, Sekda Maluku Sadali Ie, Kasdam XVI/ Pattimura, Brigjen TNI Asep Abdurachman, PJ Walikota Ambon, Bodewin Wattimena dan Rektor Umpatti, M.J. Sapteno.

Dalam sambutannya, Gubermur Maluku, Murad Ismail mengapresiasi kehadiran IKA-UNHAS di Maluku.

” Atas nama Pemerintah Daerah, saya sangat mengapresiasi kehadiran IKA-UNHAS di Maluku. Dan selamat atas pelantikan ini, semoga dalam masa kepengurusannya lebih dapat mempererat kerjasama baik internal, IKA UNHAS maupun Pemerintah Daerah demi kemajuan Pembangunan di Maluku,” ucapnya.

Mantan Dankor Brimob ini pun berharap, kehadiran IKA-UNHAS di Maluku, menjadi kekuatan progresif dalam mendorong pembangunan daerah, terutama dalam menyiapkan sumber daya manusia di berbagai bidang, serta dapat berkontribusi secara maksimal dalam rangka pengelolaan dan pengembangan potensi sumber daya alam.

“Maluku memiliki potensi SDA yang melimpah, namun disadari bahwa potensi-potensi tersebut belum sepenuhnya dapat dimanfaatkan secara optimal , sehingga dalam upaya mewujudkan visi tersebut, maka pemerintah daerah harus bekerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan serta memanfaatkan berbagai sumber daya manusia termasuk IKA-UNHAS Wilayah Maluku,” tandas Gubernur.

Gubernur Murad Lantik KONSPERAM Dalam Perjuangkan Kepentingan Masyarakat Maluku

0

Ambon, Maluku.news – Gubernur Maluku, Murad Ismail melantik Dewan Pimpinan Pusat Konsorsium Pemuda Seram (DPP KONSPERAM) masa bakti 2023-2025, Sabtu, (28/1/2023).

Pelantikan yang berlagsung di Auditorium Unpatti Ambon tersebut dirangkaikan dengan kegiatan Silaturahmi Akbar Masyarakat Seram Raya bertajuk “Mempererat Solidaritas dan Eksistensi Pemuda Seram Dalam Menghadapi Masa Depan,” itu turut dihadiri Ketua TP PKK Maluku, Ny. Widya Pratiwi Murad, Sekda Maluku Sadali Ie beserta isteri, Pj. Walikota Ambon Boedewin Wattimena, Rektor Unpatti Ambon M. J. Saptenno, sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemprov Maluku dan Anggota DPRD Maluku, para tokoh adat/agama dan masyarakat Seram.

Dalam kesempatan itu, Gubernur mengaku menaruh harapan besar kepada Pengurus KONSEPRAM yang memiliki semangat dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat Maluku, khususnya yang bermukim di Pulau Seram.

Ia pun mengajak KONSPERAM untuk berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah dalam membangun daerah untuk mewujudkan Maluku yang tetkelola secara jujur, bersih dan melayani, terjamim dalam kesejahteraan dan berdaulat atas gugusan kepulauan.

“Bangkit bersama-sama dengan saya (Pemerintah daerah), saya bantu kalian, yang penting untuk memajukan Maluku,” ajak Gubernur.

Baginya, harapan yang ia utarakan sejalan dengan tujuan pembentukan KONSPERAM yang merupakan organisasi kemasyarakatan dalam mengemban tugas untuk meneruskan kelanjutan hidup berbangsa dan bernegara.

“Harapan saya kepada para pengurus untuk bekerja lebih keras lagi dalam menggerakkan roda organisasi, melakukan konsolidasi internal, bekerja sama dan membangun komunikasi secara intens dengan seluruh pemangku kepentingan. Para pengurus harus memiliki kepekaan agar mampu mendengar aspirasi yang berkembang sebagai referensi dalam mengembangkan organisasi,” harap Gubernur.

Ia juga mengingatkan, agar pembentukan organisasi KONSPERAM dilakukan sesuai aturan yang memiliki fungsi sejalan dengan hajat masyarakat Seram.