Beranda blog Halaman 199

Lewerissa : Bahas Berbagai Agenda Kerja Komisi II

0

Ambon, Maluku.news – Setelah ditetapkan agenda masa sidang II tahun 2023, Komisi II DPRD Maluku kemudian menggelar rapat internal, guna membahas agenda kerja kedepan.

Rapat berlangsung secara tertutup di kantor DPRD Maluku, karang panjang, Ambon, senin (16/01/2023), dipimpin Ketua Komisi II, John Lewerissa.

Usai rapat, Lewerissa kepada wartawan mengatakan ada berbagai agenda yang telah ditetapkan mulai dari Bimbingan Teknis (Bimtek), sampai pengawasan ke Kabupaten/Kota terhadap program dan kegiatan yang bersumber dari APBD/APBN tahun 2022.

“Untuk Bimtek dalam peningkatan kapasitas dewan akan dilaksanakan dalam bulan ini,” ucapnyaucapnya

Setelah pelaksanaan Bimtek, kata Lewerissa dilanjutkan dengan pengawasan di beberapa daerah berkaitan program dan kegiatan yang dilaksanakan mitra, baik itu di bidang pertanian, perikanan, pertambangan, lingkungan hidup.

Kemudian dilanjutkan dengan beberapa kegiatan, berupa on the spot, studi banding, dan pendalaman masalah khusus.

“Jadi kita telah menyiapkan seluruh agenda dalam rangka pelaksanaan tugas di tahun 2023,” pungkasnya.

Lepas Peserta Jalan Santai, Sekda : Mari Jaga Selalu Kerukunan

0

Ambon, Maluku.news – Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Maluku gelar kegiatan Jalan Sehat Kerukunan Umat Beragama yang merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka Hari Amal Bakti Kementerian Agama RI ke-77 yang dipusatkan Negeri Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu (14/01/2023).

Pada kesempatan itu berlangsung juga penandatanganan Deklarasi Damai Umat Beragama bersama tokoh agama, tokoh pemuda.

Kegiatan jalan sehat kerukunan umat beragama dilepas oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Maluku, Sadali Ie didampingi Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Provinsi Maluku, H. Yamin ditandai dengan pelepasan balon ke udara. Start diawali dengan rute dari Plaza Negeri Tulehu menuju Pelahuhan Hurnala, Tulehu.

Ratusan peserta, baik dari pegawai di lingkungan Kemenag Provinsi Maluku, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, pimpinan Organisasi masyarakat, para guru, siswa dan masyarakat di Kota Ambon, Salahutu, Leihitu fan Leihiitu Barat ikut meramaikan kegiatan tersebut. Nampak hadir dalam kegiatan jalan sehat, para pimpinan Perbankan dan para Rektor Perguruan Tinggi di Kota Ambon.

Sekda yang saat itu menyampaikan sambutan Gubernur Maluku, Murad memberikan apresiasi dan menyambut gembira penyelenggaraan Jalan Sehat Kerukunan Umat Beragama ini sebagai rangkaian peringatan Hari Amal Bhakti Kementerian Agama RI ke 77 Tahun 2023.

Gubernur mengatakan, sebagai salah satu pilar utama pendorong terciptanya kehidupan masyarakat yang lebih sehat, rukun dan berkualitas, Kemenag RI lewat Kanwil Agama Provinsi Maluku telah mengambil langkah kebijakan yang sangat tepat dengan menggelar kegiatan jalan sehat kerukunan umat beragama, sebagai upaya bersama, membiasakan masyarakat, khususnya pegawai di Lingkup Kanwil Kemenag Provinsi Maluku untuk hidup secara sehat dan teratur.

” Untuk itu, melalui momentum jalan sehat ini, saya mengajak kita semua untuk senantiasa berolahraga agar kita semua tetap kuat dan berkontribusi membangun bangsa ini terutama Provinsi Maluku yang kita cintai,” imbaunya.

Dikatakan, jika masyarakat sehat, kuat, rukun dan damai, maka dapat melaksanakan tugas-tugas dengan baik dan berkualitas.

“Apalagi menjelang tahun pemilu serentak 2024, marilah kita jaga kesehatan kita untuk tetap sehat agar dapat melaksanakan tugas-tugas kita dengan baik,” tandasnya.

Tutup Masa Sidang I dan Masuk Masa Sidang II TA 2023

0

Ambon, Maluku.news – Setelah menutup masa sidang I tahun sidang 2022/2023, kini DPRD Maluku masuk dalam masa sidang II tahun 2023.

Penutupan masa sidang I, dan pembukaan masa sidang II dilaksanakan dalam rapat paripurna, dipimpin Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur George Watubun, di dampingi oleh Wakil Ketua Melkianus Sairdekut, dan di ikuti anggota yang hadir. berlangsung di Ambon, jumat (13/01/2023).

Di masa sidang II tahun 2023 ada berbagai rangkaian kegiatan disertai berbagai program yang akan dilaksanakan.

“Ada 14 program dan kegiatan yang dilaksanakan sesuai hasil pembahasan Badan Musyawarah (Bamus),”ujarnya

14 program dan kegiatan yang dilaksanakan dalam masa sidang II, Kata Benhur antara lain meningkatkan kapasitas anggota DPRD Maluku yang akan dilaksanakan di pertengahan Januari, penyampaian aspirasi ke Pemerintah Pusat di akhir Januari atau awal februari.

Rapat penetapan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) tahun 2023, penyampaian laporan kerja secara tertulis oleh masing masing alat kelengkapan dewan (AKD) kepada Pimpinan DPRD dilaksanakan sebelum pengawasan.

Selanjutnya pembahasan dan persetujuan rancangan peraturan daerah, pengawasan hasil pelaksanaan APBD dan APBN tahun 2022 di kabupaten/kota, yang akan berlangsung februari sampai maret.

Verifikasi surat masuk, paripurna penyampaian LKPJ Gubernur Maluku tahun 2022 sesuai ketentuan tata tertib, paripurna penyampaian laporan hasil pemeriksaan BPK terhadap laporan keuangan pemda tahun 2022.

Kemudian rapat AKD DPRD Maluku, Rapat paripurna, agenda lain pembahasan sesuai kebutuhan, dan masa reses persidangan II tahun sidang 2023

“Berdasarkan program kerja yang telah ditetapkan tersebut maka masa sidang II tahun 2023 dibuka,”pungkasnya.

Talud Penahan Ombak Negeri Laha Terancam Rusak, Ini Penjelasan Rovik

0

Ambon, Maluku.news – Daerah pesisir pantai merupakan daerah paling rentan terjadinya abrasi, untuk itu diperlukan pemecah ombak atau talud untuk mengurangi dampak dari terjangan ombak.

Di Kota Ambon, daerah paling terdampak diterjang ombak besar, yaitu Negeri Laha. Daerah yang berhadapan dengan Laut Banda itu sangat beresiko.

Pemerintah melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku bahkan telah membangun Talud, sebagai langkah antisipasi terjadinya abrasi.

Namun sayangnya, pembangunan talud di Negeri Laha yang berada di Kecamatan Teluk Ambon tidak bertahan lama, mengingat kondisi talud kini terancam rusak.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Maluku, Rovik Akbar Afifudin pada wartawan di Ambon , jumat (13/01/2023) saat selesai melakukan reses di Negeri Laha beberapa waktu yang lalu.

“Reses di kota Ambon secara umum masyarakat mengeluhkan terutama soal pembangunan talud penahanan pantai, seperti di Negeri Lahan yang dibangun lewat BWS yang saat ini terancam rusak,”ucapnya.

Sebagai tindak lanjut, dirinya akan berkoordinasi dengan BWS Maluku untuk melakukan penanganan terhadap persoalan dimaksud.

“Nanti akan kita surati ke BWS Maluku untuk melihat lebih jauh masalah yang dihadapi disana,”ungkapnya.

Menurutnya, persoalan Talud harus secepatnya ditangani BWS Maluku, kalau tidak akan berdampak terhadap masyarakat sekitar.

“Jika kita tidak atasi, maka akan diperhadapkan dengan masalah lebih besar. Sehingga harus cepat ditangani,”tegas Afifudin.

DPRD Maluku Segera Gelar Rapat Paripurna Tutup Buka Masa Sidang Tahun 2023

0

Ambon, Maluku.news – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Maluku, bakal menggelar Rapat Paripurna Tutup Masa Sidang Tahun 2022 Dan Membuka Masa Sidang Tahun 2023.

DPRD Maluku telah mengagendakan untuk menggelar rapat paripurna tutup buka masa sidang I tahun 2023.

Agenda buka tutup sidang akan dilaksanakan pada hari Jumat ini, (13/01/2023 merupakan hasil dari keputusan rapat Badan Musyawarah (Bamus),”katanya.

“Besok dilaksanakan tutup buka masa sidang I pukul 11.00 WIT,”ujar Wakil Ketua DPRD Maluku, Melkianus Sairdekut kepada wartawan di Ambon, kamis (12/01/2023).

Menurutnya, agenda tersebut telah disusun berdasarkan waktu yang disediakan masa sidang selama empat bulan sampai bulan Mei mendatang.

Agenda yang dipersiapkan dalam masa sidang ini, kata Saidekut pengawasan untuk membicarakan realisasi APBD 2022.

“Ini sangat penting karena berkaitan evaluasi seluruh pembangunan yang telah dilakukan sejak januari-desember 2022,” pungkasnya.

Tethol : Kerusakan Jalan di Malra, Perlu Ada Perhatian Pemerintah

0

Ambon, Maluku.news – Kondisi ruas jalan di Daerah Kei Besar Utara Barat, Kei Besar Utara Timur di Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) mengalami kerusakan berat dan sangat memprihatinkan, dan ini merupakan jalan Provinsi. Kerusakan ruas jalan ini sehingga mengakibatkan biaya Transportasi melambung tinggi.

Masyarakat mengharapkan agar ruas jalan di Daerah mereka perlu mendapat perhatian dari Pemerintah, baik Kabupaten , Provinsi juga Pusat.

Hal ini disampaikan anggota DPRD Provinsi Maluku, Saodah Tethol pada wartawan di Ambon, kamis (12/01/2023).

Menurut wakil ketua komisi III DPRD Maluku itu, ada beberapa ruas jalan itu sangat memperhatikan , akibatnya biaya transportasi bagi masyarakat sangat tinggi sekali .

Terutama ruas jalan dari warvut Hako sampai soin Dat dan jalan dari Kilwat sampai dengan Holat sampai ke warbal ini sangat memprihatinkan.pada akhirnya biaya transportasi pada masyarakat sangat tinggi.

Dijelaskannya,untuk kendaraan roda dua kalau kesana kita sewa 500 ribu rupiah PP, dan rota empat kita sewa 12 jam 2,5 jutaan.

Jalan yang bagus itu hanya ada di Kei Besar Tengah , maupun selatan dan selatan barat yang sudah di tangani oleh Kabupaten dengan baik, Ujarnya.

Menurutnya, pembatasan anggaran sudah di hapuskan. Tidak ada lagi jalan Kabupaten, Provinsi maupun jalan Nasional karena semua bisa di cafer dari pusat kalau itu anggaran ada.

Mudah-mudahan setelah reses ini ada penyampaian aspirasi akan di sampaikan pada Pemerintah Pusat terkait dengan ruas-ruas jalan tersebut.

“Saya rasa juga untuk ruas jalan Provinsi yang di beberapa kabupaten belum juga tertangani dengan baik. Contoh yang kita dapat seperti di Kabupaten Maluku Tenggara.” ujar Tethol.

Yeremias Dukung Program Rupiah Digital

0

Ambon, Maluku.news – Sesuai dengan isu yang beredar bahwa Bank Indonesia (BI) sedang mengerjakan proyek white paper terkait dengan pengembangan Central Bank Digital Currency (CBDC) atau Rupiah Digital.

Hal tersebut, digadang-gadang guna mendukung digitalisasi yang terus berkembang.

Pasalnya, kebijakan Bank Indonesia dinilai sebagai pemanfaatan yang dilakukan Bank Indonesia terhadap perkembangan digital.

Menanggapo hal tersebut, Komisi III DPRD Maluku Anos Yeremias menyatakan dukunganya secara pribadi terhadap program Rupiah Digital yang di usung Bank Indonesia tersebut.

“Saya secara pribadi menyambut baik program ini, karena program ini merupakan alat pembayaran yang sah dan sekaligus dapat meminimalisir upaya kejahatan di pihak perBankan,”Kata Anos, di DPRD Maluku, Kamis (12/01/2022)

Menurutnya, uang digital tidak berbeda jauh dengan uang kartal yang biasa digunakan sehari-hari. Selain itu saat ini berbagai negara khususnya negara di kawasan ASEAN juga telah melakukan penyamaan kode QR.

“Tentu kebijakan Bank Indonesia ini menjadi salah satu efisiensi pembayaran,” jelasnya.

Sementara itu menurutnya dengan adanya kebijakan ini maka posisi Indonesia menjadi setara dengan negara lain untuk proses pengembangan mata uang.

Oleh sebab itu integrasi uang digital menjadi perhatian khusus oleh Bank Indonesia.

Infrastruktur yang dimiliki oleh Indonesia saat ini, menurut Anos, juga sudah memadai dan perkembangannya cukup pesat.

Terlebih lagi saat ini masyarakat Indonesia juga turut beradaptasi dari cash menjadi cashless.

Sebelumnya, Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkapkan terdapat tiga alasan BI perlu mengeluarkan Rupiah Digital.

Pertama, karena BI merupakan satu-satunya lembaga yang berwenang mengeluarkan mata uang digital.

Kedua yakni keinginan BI untuk melayani masyarakat seiring dengan postur demografi Indonesia. Dan, alasan terakhir yaitu karena mata uang digital dapat memudahkan kerja sama internasional.

BNPB Salurkan Bantuan Kepada Korban Gempa Bumi di KKT dan MBD

0

Ambon, Maluku.news – Pasca gempa bumi bermagnitudo M 7,9 (parameter update M 7,5) di perairan laut Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), Maluku, beberapa waktu lalu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bertolak menuju KKT dari Bandara Internasional Pattimura Ambon, Kamis pagi, (12/01/2023), untuk meninjau lokasi bencana.

Sebelum bertolak ke KKT, BNPB bersama Forkopimd Maluku bertemu di
Gedung VIP Room Bandara Pattimura Ambon, mengadakan rapat koordinasi penanganan bencana pasca gempa.

Rapat yang dipandu Kepala BNPB Letjen TNI. Suharyanto itu, dihadiri Deputi Geofisika BMKG Dr. Suko Prayitno Adi, Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Ruruh Aris Setyawibawa, Kapolda Maluku Irjen Pol. Lotharia Latif, Danlantamal IX Ambon Brigjen TNI. Said Latuconsina, Kabinda Maluku Brigjen. TNI. Anton Irianto Popang, Kabakamla Haris Joko Nugroho, Wakil Gubernur Maluku Barnabas Natanhiel Orno, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Maluku Meikyal Pontoh, sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemprov Maluku, Pj. Bupati KKT Danny Indey, Inspektur Kabupaten MBD dan lainnya.

Menyikapi kondisi kedaruratan bencana gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) dan Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Wakil Gubernur Maluku Barnabas Natanhiel Orno saat menghadir Rakor mengatakan, Pemprov Maluku melakukan koordinasi intensif dengan Pemkab Kepulauan Tanimbar dan MBD. Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan OPD / instansi / lembaga teknis terkait kebencanaan termasuk TNI/Polri, dalam mensinergikan peran bersama untuk menangani permasalahan kedaruratan setelah gempa bumi terjadi, secara berjenjang di kabupaten terdampak maupun di tingkat provinsi.

“Kami telah menetapkan status tanggap darurat untuk memudahkan upaya penanganan darurat secara cepat, tepat dan efisien,” kata Wagub.

Wagub juga melaporkan, Pemprov Maluku pada tanggal 10 januari 2023 telah melakukan pengerahan bantuan logistik ke KKT dan MBD berupa beras, peralatan evakuasi, perlengkapan keluarga, peralatan sandang dan obat-obatan. Bantuan untuk masyarakat terdampak gempa bumi di KKT telah diberangkatkan menggunakan Kapal Sabuk Nusantara 72 dan tiba hari ini. Sedangkan bantuan untuk masyarakat terdampak di MBD akan tiba pada tanggal 15 Januari 2023.

“Di sisi lain, rencana tindak lanjut yang akan dilaksanakan Pemprov Maluku antara lain membentuk tim pendamping untuk melakukan pendampingan secara langsung bagi pemerintah KKT dan MBD, meningkatkan koordinasi dan komunikasi dengan kementerian / lembaga dan pemerintah kabupaten/kota, juga bersinergi dengan unsur TNI/ Polri dalam masa tangkap darurat,” ujar Wagub.

Atas nama pemerintah daerah, mantan Bupati MBD itu, mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan dari BNPB dalam penanganan gempa bumi Maluku, juga atas bantuan Dana Siap Pakai (DSP) yang tersalurkan maupun bantuan logistik dari BNPB.

Ia berharap, kerjasama antara BNPB, BPBD provinsi dan kabupaten kota, selalu solid dalam penanganan bencana.

“Kami juga menyampaikan terima kasih BMKG beserta jajaran. Saat ini kami mengharapkan bantuan dari BMKG untuk kolaborasi ke depan dalam penambahan sensor seismograf maupun sinergitas dalam upaya peningkatan ketangguhan masyarakat dalam menghadapi ancaman gempa bumi dan tsunami,” pungkas Wagub.

Di tempat yang sama, Kepala BNPB Letjen TNI. Suharyanto menerangkan, kedatangannya bersama jajaran ke Maluku adalah perintah Presiden Joko Widodo. Kehadiran pemerintah pusat untuk memberikan bantuan logistik karena KKT dan MBD telah menetapkan status tanggap darurat.

“Sehingga kami datang memberikan bantuan tanggap darurat berupa logistik yang harus bisa bermanfaat kepada masyarakat terdampak, dengan pendekatan seluruh masyarakat terdampak gempa bisa terjamin logistik dasarnya,” terang Suharyanto.

Ia yakinkan, rumah warga dan infrastruktur yang rusak di KKT dan MBD akan diperbaiki oleh pemerintah.

“Kami menuju Saumlaki. Disana ada 33 rumah rusak berat. Kemudian yang rusak, ringan dan sedang ratusan rumah. Infrastruktur seperti kantor Bupati, sekolah, ada juga Gereja, semua akan diperbaiki,” tutup Suharyanto.

Sebagai informasi, Kepala BNPB Letjen TNI. Suharyanto menyerahkan Dana Siap Pakai (DSP) untuk pemerintah provinsi Maluku sebesar Rp. 500 juta, dan Rp. 250 untuk KKT dan MBD, bantuan kebutuhan dasar untuk pemerintah provinsi Maluku senilai Rp. 150 juta, dan Rp. 250 juta bantuan kebutuhan dasar kepada KKT dan MBD.

Sedangkan bantuan logistik untuk pemerintah provinsi Maluku, KKT dan MBD berupa selimut, matras dan tenda keluarga.

DPRD Provinsi Maluku Gelar Paripurna Tutup Buka Sidang Tahun 2023

0

Ambon, Maluku.news – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku, akan menggelar Paripurna Tutup Buka Sidang Tahun 2023.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPRD Maluku Melkianus Sardekut di Ambon, Kamus (11/01/2023).

Sairdekut menyampaikan bahwa seluruh agenda untuk tugas-tugas DPRD Provinsi Maluku telah disusun berdasarkan waktu yang telah disediakan oleh masa sidang sampai empat bulan dari Januari sampai bulan Mei 2023.

Menurutnya, sudah di pastikan besok itu positif untuk kita tutup buka sidang secara detail, bisa ditanyakan di sekretariat tapi agenda pertama dimasa sidang ini yang kita persiapkan, dan diagendakan pengawasan untuk membicarakan realisasi program APBD Tahun 2022.

“Realisasi program APBD Tahun 2022 perlu dibahas untuk mengevaluasi seluruh pembangunan ditahun 2022,” jelasnya.

Sairdekut menambahkan, kenapa penting karena ini berkaitan dengan mengevaluasi seluruh pembangunan yang telah
dilakukan sejak tahun 2022 dari Januari sampai bulan Desember.

Pembangunan Jembatan Dian Pulau-Tettoat dihentikan, Tunggu Rekomendasi KKJT

0

Ambon, Maluku.news – Baru saja dilanjutkan di tahun 2022, kini proyek pembangunan erection Jembatan Dian Pulau-Tettoat, Kecamatan Hoat sorbay, kabupaten Maluku Tenggara (Malra) kembali dihentikan pembangunannya.

Penghentian proyek yang menelan anggaran Rp7,8 miliar dari APBD Provinsi Maluku Tahun 2022 itu, karena masih menunggu hasil rekomendasi dari Konsultan Penilaian dan Komite Keselamatan Jembatan dan Terowongan (KKJT).

Sekedar tahu, pembangunan jembatan ini telah dilaksanakan sejak tahun 2019 dan terhenti tetapi kembali dilanjutkan tahun 2022, namun kembali dihentikan.

“Untuk sementara Pekerjaan jembatan Dian Pulau-Tetoatt, dihentikan sambil menunggu hasil Rekomendasi KKJT mengidentifikasi permasalahan lebih lanjut,”Ungkap Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Maluku, Saoda Tetthol.

Usai rapat bersama Kepala Dinas PUPR Provinsi Maluku. Kepala Bidang Bina Marga Muhijaty Tuanaya, Kepala PPK Dian Darat-Tetoat, Aminah Zulhisna Pellu, Kepala PPTK, Bapak Richard Sopamena, yang dilangsungkan secara tertututp di DPRD Maluku karang panjang Ambon, Rabu (11/01/2023).

Dikatakan, jika pembangunan erection Jembatan Dian Pulau-Tettoat tetap dilanjutkan di tahun ini, dikhawatirkan akan berdampak terhadap keselamatan masyarakat setempat. Mengingat saat ini terdapat masalah pada bagian konstruksi ash, sehingga mengakibatkan penurunan chamber,

“Saya sebagai wakil rakyat tidak mau ada korban, jangan sampai kita memaksakan untuk jembatan ini selesai, tapi tidak sesuai fungsinya. Jadi kita tunggu sampai ada analisa baru dilanjutkan, karena apapun itu kita sudah banyak mengeluarkan uang, jangan sampai sia-sia. Kalaupun dipaksanakan bisa saja jalan, tapi dalam penggunaannya jika melebihi kapasitas maka jembatan ini bisa ambruk lagi,”bebernya.

Atas pertimbangan tersebut, Saoda memastikan pembangunan jembatan tersebut untuk sementara dihentikan.

“Kalau dihentikan tentu diputus kontrak, jadi setelah dianalisasi baru dilanjutkan. Kalau pemutusan pasti ada lelang kembali, jadi selesai analisa baru dilanjutkan kontraknya. Untuk berapa lama analisasi tergantung, saya tidak bisa menentukan itu,”pungkasnya.

Sebagai tindaklanjut, kata Saoda komisi telah mengagendakan untuk melakukan kunjungan lapangan untuk melihat secara langsung perkembangan proyek dimaksud.

“On the spot ke lokasi pembangunan akan dilakukan dalam waktu dekat,”tandasnya.