Beranda blog Halaman 186

DPRD Maluku Atasi Persoalan Listrik di Pasar Apung Mardika

0

Ambon, Maluku.news – DPRD Maluku bersama Dinas Perdagangan & Perindustrian Kota Ambon, dan PLN sepakat untuk menempatkan meter pembanding di pasar apung Mardika.

Kebijakan ini diambil untuk mengatasi persoalan kelistrikan yang selama ini dikeluhkan pedagang pasar apung.

“Kita bersyukur bahwa Disperindag Kota Ambon, dan PLN telah mengambil sikap dengan menggunakan meter pembanding, menjadi bagian dari meteran besar,” ujar Wakil Ketua DPRD Maluku, Melkianus Sairdekut kepada wartawan di rumah rakyat, karang panjang, Ambon, kamis (06/04/2023).

Dikatakan, penempatan meter pembanding, agar pembayaran listrik di pasar apung dapat terkontrol dengan baik di masing-masing ruko/kios.

“Sudah dilaksanakan sesuai hasil rapat Januari antara Disperindag Kota Ambon dan PLN, mengingat meteran yang ada disitu meteran induk. Nah ketika meteran induk mau dibayar dalam arti tagihan bulanan agar susah mencari tahu setiap kios membayar berapa rupiah, lahir lah meter pembanding ini sebagai upaya untuk meminimalisir kesalahpahaman antara pedagang,” tuturnya.

Sairdekut berharap kebijakan jangka pendek yang diambil dengan menempatkan meter pembanding dapat menyelesaikan persoalan kelistrikan di pasar apung yang selama ini dikeluhkan pedagang.

Sementara persoalan pasar secara keseluruhan, politisi Gerindra itu tidak mau berbicara banyak, karena akan dibahas dalam rapat Pansus.

“Nanti Pansus yang akan djbicara soal lapak, retribusi maupun tagihan. Tadi hanya rapat soal listrik,” tandasnya.

Gubernur Instruksikan Ketua TGPP Selaraskan Rancangan PKS Antara Malteng Dengan PT. Tasageoby Group

0

Ambon, Maluku.news – Ketua Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan Provinsi Maluku Hadi Basalamah, berdasarkan instruksi Gubernur Maluku Murad Ismail, memimpin Rapat Penyelarasan Draf Rancangan Perjanjian Kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah dengan PT. Tasageoby Group, pada Rabu (5/4/2023), yang bertempat di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor Gubernur Maluku.

Hadir pada kesempatan tersebut, Penjabat Bupati Maluku Tengah Muhamat Marasabessy beserta jajaran, Pimpinan OPD terkait lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, dan Tim Hukum Provinsi Maluku.

Basalamah dalam kesempatan itu menyampaikan rapat yang dilaksanakan ini, dalam rangka menginterfensi Perjanjian Kerjasama berkaitan dengan pembangunan training center Wig Craft di Maluku Tengah yang menjadi bagian embrio dari muatan di MOU.

“Telah disepakati bersama, seluruh narasi PKS yang telah dibahas melalui diskusi dan masukan dari tim hukum dibuat dalam bentuk business to government, dimana dokumen PKS ini juga harus terverifikasi di DPR sebagai representasi muatan hukum, yang berkaitan dengan legislasi.”Tambahnya.

Ia juga menjelaskan, pendelegasian kewenangan Gubernur kepada Bupati sesuai dengan kapasitasnya, hal tersebut disebabkan kedudukan bupati sebagai penjabat bukan pejabat definitive, sehingga kewenangan penandatanganan ini harus atas persetujuan Gubernur.

“Agar Pks ini berlegitimasi sehingga tidak ada efek di belakang hari, maka konsultasi berkaitan dengan kaidah Pemerintahan di Kemendagri sesuai dengan peraturan yang berlaku, agar legitimasi berjalan baik dan menjadi pilar, sehingga PKS bisa dipertanggungjawabkan dan bisa digunakan untuk menjadi indikator dalam melakukan Kerjasama” Ungkapnya.

Ketua TGPP juga menambahkan, jika berkaitan dengan kebijakan anggaran dan diskresi lainnya akan dikonsultasikan bersama-sama.

“Inti dari pertemuan ini adalah membuat dorongan begitu cepat, sesuai arahan Gubernur karena berkaitan dengan investasi, sesuai kebutuhan saat ini, dimana Pemerintahan Maluku tidak akan bisa dibangun ekonominya jika sumber dari government spending tidak ada, jadi target utama adalah bagaimana investasi akan memberikan multiplier effect, yang akan memudahkan salah satu program untuk mendorong solusi mengenai konektivitas, sesuai yang disampaikan Gubernur Maluku.” Ujar Basalamah.

Menutup kesimpulannya, Basalamah berharap dengan kehadiran WIG ini akan memberikan second win dan menjadi pilot project nasional, yang mana ini juga sebagai bentuk kontribusi Maluku untuk Indonesia melalui wig craft.

Wagub Serahkan LKPJ Tahun 2022 Kepada DPRD Provinsi Maluku

0

Ambon, Maluku.news – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Maluku pada Rabu (5/4/2023), menggelar Rapat Paripurna ke-III Masa Persidangan ke-II, dalam Rangka Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Maluku Tahun Anggaran 2022, yang berpusat di Kantor DPRD Provinsi Maluku – Karang Panjang Ambon.

Rapat tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Provinsi Maluku Benhur Watubun, yang dihadiri oleh Wakil Gubernur Maluku Barnabas Nathaniel Orno, Forkopimda Provinsi Maluku, Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku, Rektor Universitas Pattimura, Anggota DPRD Provinsi Maluku, Sekwan Provinsi Maluku, Asisten, Staf Ahli, Pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, Pimpinan Instansi Vertikal di Provinsi Maluku, dan undangan lainnya.

Watubun dalam sambutannya menyampaikan, dalam rangka mewujudkan transparansi dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintah daerah, dalam pasal 69 ayat 1 UU No 23 Tahun 2014, dijelaskan bahwa Kepala Daerah wajib menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Penyelenggaraan (LKPJ) pemerintah daerah, kepada DPRD, satu kali dalam satu tahun, paling lambat 3 bulan setelah berakhirnya tahun anggaran.

“Selanjutnya dalam pasal 15 Peraturan Pemerintah nomor 13 tahun 2019, tentang laporan dan evaluasi penyelenggaraan pemerintah daerah, dijelaskan pula bahwa materi muatan LKPJ mencakup hasil penyelenggaran urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah dan hasil pelaksanaan tugas pembantuan yang diterima oleh daerah dari pemerintah.” Terangnya.

Watubun juga mengatakan, dari LKPJ yang disampaikan oleh kepala daerah kepada DPRD dapat nantinya dilihat sampai sejauh mana capaian kinerja kepala daerah dalam penyelenggaraan pemerintah daerah dan permasalahan apa yang terjadi dalam pelaksanaan pemerintahan daerah.

“Sejalan dengan perubahan paradigma dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah sebagaimana diatur dalam UU Nomor 23 Tahun 2014, kedudukan DPRD adalah sebagai unsur dalam penyelenggaraan pemerintah daerah, maka DPRD dan kepala daerah memiliki kedudukan yang sama dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, dengan tugas dan wewenang masing-masing sebagaimana ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan.” Tambahnya.

Meskipun kedudukan DPRD sebagai unsur penyelenggaraan pemerintahan daerah, Watubun menyampaikan, dengan fungsi pengawasan yang dimiliki, tetap akan mengkritisi kinerja kepala daerah dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah termasuk terhadap LKPJ kepala daerah.

“Sikap kritis tersebut, tidak untuk mencari kesalahan kepala daerah akan tetapi untuk memformulasikan secara bersama-sama terhadap perbaikan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah kedepan.” Tutupnya.

Sementara itu, mengawali pidatonya, Orno mengucapkan selamat menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1444H, sambut bulan Ramadhan dengan hati yang penuh kedamaian, keharmonisan dan kegembiraan, semoga berkah Ilahi dari Allah melindungi dan membimbing kita.

Pada kesempatan itu juga, ia menyampaikan terima kasih dan apresiasi serta penghargaan setinggi-tingginya kepada pimpinan dan anggota DPRD, jajaran eksekutif dan khususnya masyarakat Maluku atas dukungan dan kerjasama sehingga dapat terwujud sinergitas yang harmonis, maka penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Maluku dapat berjalan dengan baik, walaupun masih diperhadapkan dengan upaya-upaya pemulihan akibat dampak dari covid-19 yang telah melanda.

“Meskipun demikian, atas kerja keras dan kerjasama serta perkenaan Allah SWT, Maluku tetap mengalami kemajuan yang signifikan, ini tergambar dari berbagai indikator pembangunan yang menunjukan perbaikan.” Jelasnya.

Wagub juga menjelaskan, pada tahun 2022 ekonomi Maluku dapat tumbuh sebesar 5,73% meningkat dari 5,33% di tahun 2021, pertumbuhan ekonomi diikuti pula oleh penurunan tingkat pengangguran terbuka yang mencapai 6,88% dari 6,93% ,tingkat kemiskinan turun menjadi 16,23% pada September 2022 dari 16,30% pada September 2021.

“Indeks Pembangunan Manusia Provinsi Maluku pada Tahun 2022 meningkat dari 69,71 menjadi 70,22 dan mengalami peningkatan pada seluruh dimensi, yaitu Umur Panjang dan Hidup Sehat mencapai 66,45 Tahun dari 66,09 Tahun, dimensi Pengetahuan yang diukur melalui Harapan Lama Sekolah dari 13,97 Tahun menjadi 14 Tahun dan Rata-Rata Lama Sekolah dari 10,03 Tahun menjadi 10,19 Tahun, serta dimensi standar hidup layak meningkat dari Rp.8,77 juta pertahun menjadi Rp.8,87 juta per tahun.” Paparnya.

Ia juga mengatakan, berbagai kemajuan yang dicapai tidak terlepas dari upaya bersama, menetapkan APBD tahun 2022 sebagai salah satu instrumen penggerak pembangunan, dimana secara bersama telah ditetapkan pendapatan daerah sebesar Rp.2,99 triliun terarilasasi sebesar Rp.2,92 triliun atau 97,61%, sementara pada sisi belanja ditetapkan sebesar Rp. 3,26 triliun dengan realisasi sebesar Rp.3,6 triliun atau sebesar 93,86%. Selanjutnya dari sisi pembiayaan terdapat pembiayaan neto sebesar Rp.266,160milyar dan realisasi sebesar Rp. 290,439 miliar.

“APBD yang telah saya gambarkan, keseluruhannya diimplementasikan melalui berbagai program dan kegiatan yang dilaksanakan oleh seluruh OPD lingkup Provinsi Maluku, untuk itu seluruh pencapaiannya baik yang diukur melalui pencapaian indicator kinerja utama daerah dan indicator kinerja kunci serta output dari seluruh kegiatan, kami laporkan dalam dokumen LKPJ Tahun Anggaran 2022, dan Dewan yang terhormat akan membahas secara internal terhadap dokumen LKPJ ini.” Ungkapnya.

Orno juga mengharapkan adanya rekomendasi yang konstruktif, sebagai masukan bagi pemerintah daerah, dalam meningkatkan kemajuan daerah yang dilakukan melalui peningkatan di bidang Politik, Ekonomi dan Sosial Budaya.

Rapat dilanjutkan dengan penyerahan Dokumen Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Gubernur Maluku Tahun Anggaran 2022 dari Wakil Gubernur Maluku Barnabas Orno kepada Ketua DPRD Provinsi Maluku Benhur Watubun.

Jelang Hari Raya Idul Fitri 1444 H, Gubernur Instruksikan TPID Sukseskan Gerakan Peduli Maluku

0

Ambon, Maluku.news – Pemerintah Provinsi Maluku melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah, menggelar Rapat Finalisasi dalam Rangka menyukseskan Gerakan Peduli Maluku yang dikemas dalam Launching Bantuan Pangan Nasional dan Pasar Murah serta Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) TPID Provinsi Maluku menjelang Hari Besar Keagamaan (HKBN) Idul Fitri 1444H/Tahun 2023, yang bertempat di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor Gubernur Maluku, pada Kamis (6/4/2023).

Berdasarkan Arahan Gubernur Maluku Murad Ismail, rapat tersebut dipimpin oleh Ketua Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan Provinsi Maluku Hadi Basalamah, yang diikuti oleh pihak Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku, Bulog Divisi Regional Maluku dan Maluku Utara, instansi vertikal, BUMN/BUMD, Perbankan, unsur TPID Provinsi Maluku, dan pihak terkait lainnya.

Basalamah pada kesempatan itu menyampaikan bahwa, Gerakan Peduli Maluku ini merupakan perintah dan instruksi Gubernur, dalam rangka puasa dan Idul Fitri 1444H, dimana harus ada langkah konkrit yang dilakukan pemerintah dan stakeholder, untuk bahu membahu guna membantu meringankan beban masyarakat dalam sektor apapun.

“Untuk itu pada hari Selasa, 11 April 2023, sesuai dengan kesepakatan bersama hasil rapat ini maka akan dilaksanakan Program Maluku Innovation, Peduli Maluku, yang merupakan program inovatif berbasis pemberdayaan masyarakat, dimana akan dilakukan pembagian paket sembako gratis kurang lebih 6 sampai 7 item per paket dengan sasaran, masyarakat yang membutuhkan.” Jelasnya.

Ketua TGPP juga menambahkan bahwa, pada hari yang sama akan dilaunching bantuan Pangan Nasional untuk pemerintah Provinsi Maluku, dimana hal ini adalah upaya konkrit Gubernur Maluku yang telah bekerjasama dengan bulog di Tingkat Nasional, untuk serapan seluruh produk pertanian dari Provinsi Maluku, dan juga bantuan pangan gratis kepada masyarakat

“Kegiatan juga dirangkaikan dengan pasar Ramadhan, dimana pihak yang terlibat terdiri dari disperindag, bulog, pertanian, perikanan, dinas ketahanan pangan, koperasi, dan nanti akan gelar pangan murah dimana harga jual merupakan harga relaksasi yang sudah diberikan di bawah harga pasar.” Tambahnya.

Basalamah juga mengatakan dalam hari yang sama juga akan dilaksanakan Rapat Koordinasi Daerah Pengendalian Inflasi dengan Tema : Percepatan Pertumbuhan Ekonomi dan Pengendalian Inflasi, karena rapat ini adalah program permanen, namun ada isu strategi yang akan dibahas, terutama mengenai instruksi Presiden dalam pertemuan Nasional, dimana ada 8 Key Indicator Performace, yang terdiri dari inflasi, stabilitas politik, keamanan, dsb.

“Kegiatan ini nantinya akan dilaunching oleh Gubernur Maluku jam 10.00 WIT, dimana sehari sebelumnya akan dilaksanakan Final Checkin, untuk mematangkan semua persiapan.” Tegasnya.

Basalamah juga pada kesempatan itu mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat, dan berpartisipasi aktif untuk masyarakat dan kepentingan daerah.

Perombakan Birokrasi Oleh Gubernur Maluku, Ini Tanggapan Wenno

0

Ambon, Maluku.news – Perombakan birokrasi yang dilakukan Gubernur Maluku, Murad Ismail terhadap 105 pejabat pimpinan tinggi pratama, fungsional administrasi, dan pengawas menuai berbagai ragam tanggapan dari beberapa pihak.

Perombakan birokrasi yang ditandai dengan pelantikan dilantai tujuh, kantor Gubernur, selasa (05/04/2023), dinilai akan membuat proses pemerintahan di bumi raja- raja ini tidak stabil.

Pasalnya dari 105 pejabat tersebut, ada beberapa pejabat yang baru dilantik beberapa waktu lalu, kembali dirombak oleh Gubernur.

“Sangat disayangkan tuh, saya mencatat betul bahwa mereka-mereka yang kemarin dilantik itu baru dilantik. Sekian orang dilantik nama-nama Itu juga dilantik pada bulan Februari tahun lalu oleh Wakil Gubernur. Kalau ini terjadi terus maka kerja pemerintahan tidak stabil,” ungkap Wakil Ketua Komisi I DPRD Provinsi Maluku, Jantje Wenno kepada wartawan di rumah rakyat, karang panjang, Ambon, rabu (05/04/2023).

Wenno tidak memungkiri, perombakan birokrasi merupakan hak prerogatif dari Gubernur, namun setidaknya harus dilakukan secara profesional, sehingga proses pemerintahan berjalan dengan baik.

“Walaupun itu hak prerogatif dari pada Gubernur, tapi saya kira meski Harus dipertimbangkan, karena pejabat ini baru mulai bekerja, namun sudah diganti. Karena itu saya berharap ya Ini harus menjadi perhatian dari Gubernur pada saat nanti pergantian yang akan datang,”pintanya.

Disingung perombakan birokrasi ada kepentingan politik untuk suksesi 2024 mendatang, Politisi Perindo itu tidak memungkiri, karena publik juga pasti beranggapan seperti itu.

“Pasti semua orang beranggapan kepentingan politi Tetapi saya percaya, mudah-mudah tidak,” pungkasnya.

Komisi IV DPRD Provinsi Maluku On The Spot di RSUD Haulussy Ambon

0

Ambon, Maluku.news – Komisi IV DPRD Maluku melakukan ‘on the spot’ ke RSUD dr. Haulussy Ambon, Rabu (5/4/2023).

On the spot tersebut terkait dengan pembayaran insentif jasa Covid -19 dan peninjauan pembangunan Badan Sentral Operasi ICU Intensive Care Unit dan Intensive Coronary Care Unit ICCU.

“Kami telah melakukan pengawasan di RSUD Haulussy. Meski tanpa kehadiran Direktur, namun kami sudah bicarakan dengan tim juknis mengenai pembayaran insentif covid 19. Masalah terakhir itu awalnya ada pada PPTK yang tidak bersedia, tetapi dari keterangan yang diberikan mereka bahwa PPTK sudah bersedia,” ungkap Wakil Ketua Komisi IV DPR Maluku Rovik Akbar Afifudin.

“Saya tunggu sampai sore ini dan mudah-mudahan semua berjalan dengan baik, tinggal kesediaan PPTK. Kalau sudah ok, maka semua tinggal dijalankan sesuai dengan rencana mereka di tanggal 12 April 2023,” sambungnya.

Dijelaskan Rovik, sebenarnya masalah ini butuh kebijakan baik dari seorang pemimpin.

“Sekiranya jika nanti Direktur balik dari Jakarta, tinggal tanda tangan saja dan langsung dibayarkan. Mudah-mudahan sebelum Ramadhan ini sudah bisa selesai dan dibayarkan,” jelasnya.

Rovik menambahkan, jika dilihat dari penjelasan tim juknis tadi sudah tidak ada masalah.

“Karena semua masukan inspektorat sudah diperbaiki dan disosialisasikan serta ditanda tangani berita acaranya,” pungkasnya.

Afifudin Harap Jasa Nakes Covid-19 RSUD Haulussy Akan Dibayarkan Sebelum Lebaran

0

Ambon, Maluku.news – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Maluku, Rofik Afifudin berharap sebelum Idul Fitri, jasa Tenaga Kesehatan (Nakes) Covid-19 RSUD dr. M. Haulussy tahun 2021 sudah harus dibayarkan.

“Kami telah melakukan pengawasan di RSUD Haulussy, Meski tanpa kehadiran Direktur, namun kami sudah bicarakan dengan tim Juknis mengenai pembayaran insentif Covid-19. Mudah-mudahan sebelum Ramadhan ini sudah bisa selesai, dan dibayarkan,” ungkap Rofik saat melakukan sidak di RSUD dr. M. Haulussy, Ambon, rabu (05/04/2023).

Dikatakan, secara teknis sesuai penjelasan tim Juknis, untuk pencairan Jasa Nakes sudah tidak ada lagi masalah, mengingat masukan ke inspektorat untuk perbaikan beberapa item berdasarkan hasil rapat Komisi IV beberapa waktu lalu telah diperbaiki, begitu juga pelaksanaan sosialisasi untuk penandatangan berita acara.

Hanya saja, menurut Rofik terdapat fakta baru dari hasil kunjungan langsung ke RSUD Haulussy, dimana Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) yang menangani Jasa Covid-19 mengajukan pengunduran diri, karena tidak mau menandatangani pencairan Jasa Covid-19.

“PPTK Mengundurkan diri, jadi ditakut-takuti, karena sebelumnya ada 4 orang di RSUD HAulussy terjerat hukum karena hanya tandatangan langsung ditetapkan tersangka. Namun saya tunggu sampai sore ini, much- mudahan semua berjalan dengan baik, tinggal kesediaan PPTK. Tetapi dari keterangan yang diberikan mereka bahwa PPTK sudah bersedia,” tuturnya.

Jika semua berjalan dengan baik, Politisi PPP itu memastikan pencairan gak Nakes sudah bisa dilaksanakan tanggal 12 April mendatang.

“Sebenarnya masalah ini butuh kebijakan baik dari seorang pemimpin. Sekiranya jika nanti Direktur balik dari Jakarta, tinggal tanda tangan saja dan langsung dibayarkan,”harapnya.

Menanggapi desakan DPRD, Sekretaris Daerah (Sekda) Maluku, Sadali le mengungkapkan Pemda Maluku tetap akan membayar apa yang menjadi hak-hak dari Nakes.

Bahkan dirinya telah memerintahkan Dinas Kesehatan untuk segera menyiapkan data sesuai mekanisme, agar sebelum tanggal 18
April mendatang, seluruh hak Nakes di RSUD Haulussy sudah harus dibayarkan.

“Kita tetap bayar dan Pemda tidak ada membuat kelalaian terhadp hak-hak masyarakat yang sudah bekerja. Kalau dokumen lengkap sebelum tangggal 18 April kita bayar, bahkan kalau besok sudah lengkap kita langsung bayar,” tandas Sekda.

Penggunaan QR Code Transaksi Solar Subsidi Capai 100℅ di Provinsi Maluku

0

Ambon, Maluku.news – Provinsi Maluku menjadi yang pertama menerapkan penggunaan QR Code transaksi solar subsidi mencapai 100%. Itu menjadi sebuah kesuksesan bagi Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku.

Uji coba pelaksanaan Full Cycle Program Subsidi Tepat Produk Jenis BBM Tertentu (JBT) khususnya solar subsidi dengan menggunakan QR Code telah berlangsung sejak 21 Februari 2023 di wilayah Papua-Maluku.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Edi Mangun, mengapresiasi Pertamina Patra Niaga atas keberhasilan 100% penerapan Full Cycle Subsidi Tepat Produk JBT (Biosolar) di wilayah Provinsi Maluku.

“Program ini, secara bertahap harus dikembangkan untuk daerah lain, sehingga subsidi Biosolar lebih tepat sasaran. Seperti halnya penerapan QR code pembelian Solar Subsidi di SPBU Reguler Provinsi Maluku sudah berhasil dilakukan,”ujar Edi dalam keterangan tertulis yang diterima, Selasa (05/04/2023).

Edi menegaskan, untuk setiap transaksi Solar Subsidi telah wajib menggunakan QR Code dan kepada masyarakat yang belum menggunakan QR Code, akan dibantu untuk melakukan pendaftaran di seluruh SPBU wilayah Maluku.

“Setiap pembeli Biosolar wajib bertransaksi menggunakan QR Code, apabila belum menggunakan QR Code, langsung saja ke SPBU yang ada dan nantinya akan dibantu untuk daftar ke web subsiditepat sehingga dapat memperoleh QR Code, dan prosesnya cepat,” lanjutnya.

Dari penerapan Keberhasilan ini, sudah tidak mengalami antrian lagi seperti situasi sebelumnya. Menurut Edi, dengan penerapan QR Code yang baik maka pendistribusian BBM subsidi akan tepat sasaran meski kebutuhan solar meningkat namun jika semua tepat sasaran maka tidak akan terjadi antrian.

Kebutuhan solar yang banyak itu tidak harus disertai dengan antrian karena memang jumlah kendaraan telah termonitor serta beberapa kebutuhan lainnya juga sudah bisa dipastikan artinya jika di kalkulasi dengan jumlah SPBU yang menjual solar itu antrian itu tidak perlu terjadi,” ujarnya.

Melihat Keberhasilan Provinsi Maluku yang menjadi Provinsi Pertama di Indonesia yang berhasil menerapkan secara menyeluruh penerapan QR Code Subsidi Tepat Produk JBT (Biosolar) maka akan diterapkan pembelian Pertalite akan diwajibkan menggunakan QR Code MyPertamina.

Terkait rencana pembelian Pertalite menggunakan QR Code, Edi Mangun mengatakan, uji coba pelaksanaannya direncanakan baru akan dilakukan pada pertengahan Mei 2023 mendatang. “Akan dilakukan pelaksanaan uji coba penggunaan QR Code untuk Pertalite Subsidi sebagai pertanggungjawaban Program Subsidi Tepat selanjutnya,”pungkas Edi.

Gubernur Maluku Terima Kunjungan Tim Verifikasi Terkait Usulan Tanda Kehormatan Satyalencana Wira karya

0

Ambon, Maluku.news – Gubernur Maluku Irjen. Pol (Purn.) Drs. Murad Ismail didampingi Sekretaris Daerah Maluku Ir. Sadali Ie, M.Si, dan Ketua Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan Provinsi Maluku Hadi Basalamah, menghadiri secara langsung Pertemuan Dalam Rangka Verifikasi dan Peninjauan Lapangan Usulan Tanda Jasa Kehormatan Satyalancana Pembangunan/Wira Karya Bidang Pembangunan Pertanian, yang bertempat di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor Gubernur Maluku, pada Rabu (5/4/2023).

Hadir juga pada kesempatan tersebut Ketua Tim Verifikasi dan Peninjauan Lapangan yang juga selaku Kepala Biro Gelar Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan Sekretariat Militer Presiden RI Brigjen TNI (Mar) Ludi Prastyono, M.Tr. Opsla, Ketua Tim Verifikasi dan Peninjauan Lapangan dari Kementrian Pertanian RI Drs. Zulkifli, M.M, Tim Setmilpres dan Tim Kementrian Pertanian RI, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Maluku Ilham Tauda, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Ahmad Elly, serta unsur lainnya.

“Adapun tujuan dari kunjungan tersebut terkait dengan prosedur pengajuan usul gelar tanda jasa dan tanda kehormatan, dan sebagai bentuk verifikasi keabsahan yang sudah dilaksanakan serta proses takeover dari promotor satu dalam hal ini Kementerian Pertanian kepada Sekretaria Dewan selaku promotor dua, untuk mempertanggungjawabkannya kepada anggota dewan.” Ujar Ludi dalam kesempatan itu.

Dirinya juga pada kesempatan itu mengucapkan selamat kepada Gubernur Maluku karena tahap klarifikasinya sudah clear dari antara 74 orang yang diusulkan Kementerian Pertanian.

Sementara itu dalam paparannya Gubernur Maluku menjelaskan bahwa Provinsi Maluku memiliki luas wilayah 712.498km2 yang terdiri dari lautan 92,4% 658.313km2, dan daratan 7,6% yaitu 54.185km2, penduduk maluku hanya 1,8juta jiwa tersebar di 11 kabupaten kota, dan jumlah pulau 1340 pulau, Itu 7,88% dari jumlah pulau di Indonesia, dan Panjang garis pantai 10.630km2 yaitu 13,07% dari garis pantai yang ada di Indonesia, serta memiliki potensi lokal 36.500 hektar dan produksi per tahun 9733 ton.

“Faktor yang mempengaruhi dalam pencapaian inovasi adalah kestabilan harga disebabkan perubahan iklim, dan konektivitas transportasi darat, laut maupun udara.” Jelasnya.

Gubernur juga menyampaikan, pihaknya telah melakukan berbagai kebijakan inovasi yang sangat berdampak pada pengen dalian inflasi, diantaranya peningkatan produksi dan produktifitas, peningkatan kualitas dan kuantitas SDM, pengembangan pasca panen, pemasaran dan daya saing. Adapun kendala yang dihadapi dalam pencapaian inovasi yakni, perubahan iklim, ketidakstabilan harga pangan, transportasi dan belum optimalnya pemanfaatan pangan lokal.

Pada kesempatan itu juga Gubernur MI turut memaparkan, langkah mitigasi dan pencegahan yang dilakukan serta inovasi pembangunan yang dilakukan di bidang pertanian yakni :

1. Pengendalian inflasi pangan melalui Gerakan tanam cabe dan bawang merah yang dilaksanakn serentak pada 11 kabupaten kota
2. Peningkatan ketahana pangan melalui Gerakan penanaman sukun varietas tengah-tengah secara serentak di 11 kabupaten kota. Inovasi ini menghasilkan sukun tengah-tengah sebagai varietas unggulan.
3. Keanekaragaman pangan lokal berbahan baku sagu melalui sajian makanan olahan sebanyak 521 menu atau resep oleh umkm dan mendapatkan rekor muri, inovasi ini merupakan tindaklanjut dari instruksi presiden dalam pengendalian inflasi dan peningkatan ketahanan pangan
“Inovasi tersebut merupakan hal baru yang belum dilakukan selama ini oleh Gubernur sebelumnya, dan saya sangat merasa terbantu dengan hadirnya ketua Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan Provinsi Maluku, serta memberikan apresiasi yang luar biasa kepada pak Hadi Basalamah.” Ujarnya.

Dirinya juga menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Menteri Pertanian beserta jajaran yang telah memberikan apresiasi atas capaian pembangunan pertanian di Provinsi Maluku, serta Tim verifikasi tanda jasa yang berkenan datang.

“Jalan jalan ke Negeri Leahari, jangan lupa membeli sagu, kita mengembangkan kesejahteraan umkm melalui inovasi, untuk Maluku yang lebih maju.” Tutupnya dengan Pantun.

Kegiatan dilanjutkan dengan Diskusi dan Pendalaman uraian jasa Gubernur Maluku, dan Penandatanganan Berita Acara oleh Ketua Tim Sekretariat Militer Presiden, Ketua Tim Kementerian Pertanian RI, dan Pemerintah Provinsi Maluku diwakili oleh Sekretaris Daerah Maluku yang disaksikan oleh Gubernur Maluku.

Lewerissa: Pastikan BBM dan Bapok Tersedia Hingga Idul Fitri 1444 H

0

Ambon, Maluku.news – Dipastikan kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM), dan Bahan Pokok (Bapok) tersedia hingga lebaran Idul Fitri 21 April mendatang.

Kepastian ini disampaikan Ketua Komisi II DPRD Maluku, Johan Lewerissa, usai rapat bersama Pertamina dan Bulog di rumah rakyat, karang panjang, Ambon, senin (03/04/2023).

Dikatakan, tersedianya kebutuhan Bapok, dan BBM merupakan upaya Pertamina dan Bulog, yang telah dipersiapkan sejauh jauh-jauh hari.

Begitu juga dalam penyaluran nya, Pertamina dan Bulog memastikan semuanya berjalan dengan baik.

“Dari penjelasan Pertamina sudah menyiapkan itu jauh- jauh hari, dan mereka pastikan penyaluran sampai ke titik paling akhir dalam rangka lebaran dan idul Fitri aman,” ucapnya.

Begitu juga dengan Bulog, kata Lewerissa akan masuk 180 ton Bapok, yang merupakan bantuan dari pemerintah pusat.

“Jadi dipastikan stok aman. Pastinya Secara keseluruhan baik pertamina maupun Bulog clear. Itu tugas kita untuk memastikan mereka, jangan sampai, di kemudian hari ada masyarakat yang mengeluh, karena tdk ada koordinasi yang baik sehingga terjadi kelangkaan BBM, Bapok,” tandasnya.