Beranda blog Halaman 185

Batas Perbaikan Mess Maluku, Hingga Juli 2023

0

Ambon, Maluku.news – Pembangunan kembali Mess Maluku di Jakarta mengalami kerusakan, dan diperkirakan selesai bulan Juli 2023.

Hal ini disampaikan Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur G Watubun, kepada wartan di balai rakyat karang panjang Ambon Selasa (21/03/2023), saat pihaknya bersedia memberikan komentar soal rencana perbaikan Mess Maluku akibat mengalami kerusakan oleh pemerintah provinsi Maluku.

”Komisi III DPRD Provinsi Maluku telah melaksanakan pengawasan di Jakarta yang berlangsung tanggal 18 dan berakhir hari ini, dan perbaikan Mess Maluku diperkirakan bulan juni sudah selesai dikerjakan, proses pekerjaan kemarin mengalami keterlambatan sedikit tapi sudah ada adendum dan diharapkan bulan juni Mess Maluku sudah bisa dioperasikan kembali,” jelas Watubun.

Menurutnya, pihaknya bersama komisi III DPRD Provinsi Maluku telah melihat dan memotret secara langsung situasi di lapangan, baik kamar maupun semua perlengkapan Mess Maluku di Jakarta dan semua sudah dibenahi secara baik, tinggal dilihat perlu diperbaiki yakni, mesin pompa air, drainase secara teknis sudah dianggap cukup dan perlu lagi ditingkatkan sehingga saat penggunaan nanti dapat beroperasi secara maksimal tanpa ada gangguan dan hambatan.

Keterlambatan di lakukan kemarin ada penting bagi Komisi III DPRD Provinsi Maluku, dan komisi tetap memproses untuk melakukan berbagai upaya. Dalam rangka mendorong sehingga proses rehabilitasi terjadi tahun 2022 kemarin, dan tahun 2023 dewan berikan batas waktu sampai bulan juni.

Dewan juga membentuk tim khusus untuk pemantauan proses rehabilitasi dari waktu ke waktu, sehingga dimana seluruh proses dengan jalan memaksimalkan pekerjaan. Aset milik Pemerintah Provinsi Maluku dapat digunakan secara baik karena potret Maluku di Jakarta adalah Mess Maluku,” jelas Watubun.

Lebih lanjut kata Watubun, Mess Maluku dikelolah secara baik maka akan mendatangkan keuntungan sebagai sumber pendapatan bagi Provinsi Maluku untuk mendukung Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Maluku.

Wagub Serahkan LK Unaudited TA 2022 Kepada BPK Perwakilan Maluku

0

Ambon, Maluku.news – Wakil Gubernur Maluku, Barnabas Nathaniel Orno, menyerahkan Laporan Keuangan (LK) Unaudited TA 2022 Pemerintah Provinsi Maluku kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Maluku bertempat di Kantor BPK Perwakilan Provinsi Maluku, Senin (20/3/2023).  Laporan Keuangan tersebut diterima langsung Kepala BPK Perwakilan Maluku, Yunaedi.

Turut mendampingi Wagub saat penyerahan LK, Seretaris Daerah Maluku, Sadali Ie, Kepala Badan Pengelola Keuangan & Aset Daerah Setda Maluku, Zulkifli Anwar dan Plt. Kepala Inspektorat Maluku.

Dalam sambutannya Wakil Gubernur menyampaikan terima kasih atas kesempatan yang diberikan sehingga dapat menyerahkan Laporan Keuangan Unaudited TA. 2022 Pemerintah Provinsi Maluku, yang nantinya akan diikuti dengan pelaksanaan audit atau pemeriksaan oleh Tim Audit BPK Perwakilan Maluku.

“Dari pihak Pemda, hal ini merupakan wujud kepatuhan terhadap amanat Undang-Undang, tetapi juga merupakan wujud pernyataan pertanggungjawaban Pemda dalam upaya peningkatan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan daerah,” ujarnya.

Atas nama Pemerintah Provinsi Maluku, Wagub juga mengucapkan terimakasih, apresiasi dan penghargaan yang tinggi atas kerjasama yang baik selama ini dengan BPK RI Perwakilan Provinsi Maluku, dan juga atas penilaian dan pemberian Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap Laporan Keuangan Pemprov Maluku dalam 3 tahun terakhir.

“Kami mengakui pemberian Opini WTP belum membuat kami berpuas diri, masih banyak kelemahan dan kekurangan dalam penyusunan LK ataupun dalam pertanggungjawaban pengelolaan keuangan daerah yang harus kami perbaiki dan tindak lanjuti sesuai temuan dan rekomendasi hasil pemeriksaan.

Akan tetapi pemberian WTP ini menjadi motivasi untuk terus selalu melakukan peningkatan pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel pada Pemda Daerah Provinsi Maluku,”terang Wagub.

Wagub Orno : Tingginya Tuntutan Pelayanan Terhadap Pimpinan Harus Diimbangi Dengan Kesejahteraan

0

Ambon, Maluku.news – Untuk memberikan gambaran tentang pelayanan yang baik secara administrasi maupun profesionalitas kerja, Biro Umum Setda Maluku menyelenggarakan kegiatan Penguatan Kapasitas Pelayanan Pimpinan Lingkup Biro Umum Setda Maluku Tahun 2023, di lantai 6 Kantor Gubernur, Senin, 20 Maret 2023.

Kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh
Wakil Gubernur Maluku, Barnabas Natanhiel Orno, didampingi Widyaiswara BPSDM Provinsi Maluku Halima Ternate dan Kabag Tata Usaha Biro Umum, Edwin Tuarlela itu, melibatkan 77 peserta terdiri dari staf ruang Gubernur / kediaman, ruang Wakil Gubernur / kediaman, ruang Sekda, ruang asisten I/II/III, ruang staf ahli, ruang VIP Room dan staf rumah tangga.

Di kesempatan ini, Wagub Orno berbicara tentang kesejahteraan ASN dan honorer yang bekerja di bidang pelayanan pimpinan.
Umumnya, kata Wagub, para staf di bidang ini mengerjakan kegiatan administrasi pemerintahan. Ruang lingkup kerjanya mulai dari mengarsip surat, melayani jamuan makan tamu daerah dan tugas-tugas lain yang bersifat rutin. Mereka juga selalu berada di dekat atasannya dan ikut kemana pun pergi selama diminta. Ruang lingkup pekerjaan, tanggung jawab, fleksibel dan tantangan pekerjaan merupakan contoh pembeda antara kinerja staf Biro Umum (Sespri) dengan staf dari biro lainnya.

“Biar kita latih mereka bahwa pelayanan kapasitas harus berkualitas, tetapi tidak diimbangi dengan kesejahteraan, mana mungkin? Kecuali mereka robot tinggal pasang baterai saja, kan tidak butuh makan. Ada yang dengan mobil. Ini kasian, motor tidak ada. Akhirnya ojek. Tarif honor kecil, naik ojek lagi. Mesti perhatikan itu,” kata Wagub.

Menurutnya, staf di bidang pelayanan umum seperti Sespri misalnya, mempunyai jam kerja lebih fleksibel ketimbang staf yang lain. Beda dengan staf lain yang mengikuti jam kerja kantor, terkadang seorang sespri dituntut bekerja hingga tengah malam. Misalnya saja tiba-tiba mendapat tugas untuk menyelesaikan pekerjaan. Mereka pun harus siap sedia menjalankan tugas tersebut. Mereka dituntut untuk menerima semua jenis pekerjaan yang dibebankan. Semakin fleksibel, maka semakin mendapatkan nilai besar di mata pimpinan.

“Secara umum, jumlah gaji mereka dengan yang lain sama, tapi jam kerja itu yang dihitung. Mesti itu. Dibilang lembur. Bagi sesuai porsi itu adil. Mereka ini harus lebih karena yang lain sudah istirahat, mereka kebanyakan masih kerja. Hargai mereka lah. Artinya, kita harus memberikan porsi atau nilai kepada seseorang sesuai kerjanya. Kasihan, semua orang sudah pulang tapi mereka yang melayani pimpinan masih kerja,” ujar Wagub.

Biro Umum, sambung Wagub, mempunyai tugas melaksanakan pembinaan dan memberikan dukungan manajemen dan teknis lainnya di bidang sumber daya manusia, kerumahtanggaan, dan keuangan, serta pengadaan barang dan jasa. Olehnya itu, dari sisi tugas, staf Biro Umum harus melayani dengan maksimal. Karena di saat melakukan tugas apa saja dengan rasa tanggung jawab, Wagub merasa yakin Tuhan akan memberkati dan melipatgandakan berkat tersebut

“Apalagi teman-teman ini cape, lelah, bisa tinggalkan keluarga karena harus melayani pimpinan. Saya punya filosofi, paling berdosa kalau tidak bisa tidur karena makan terlalu kenyang, sementara tetangga di sebelah rumah pun tidak bisa tidur karena lapar. Jadi selama bapak berpikir bahwa tingkatkan mereka punya kapasitas pelayanan terhadap pimpinan, seiring itu juga bapak mengatakan perbaiki mereka punya kesejahteraan,” tegas Wagub.

Wakili Gubernur Murad, Sadali Buka Pelaksanaan Forum OPD DKP Maluku 

0

Ambon, Maluku.news – Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Sadali Ie, membuka pelaksanaan Forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Provinsi Maluku Tahun 2023 di Ballroom lantai 8, Hotel Golden Palace, Senin, 20 Maret 2023.

Forum OPD ini merupakan forum koordinasi antar pelaku pembangunan untuk membahas prioritas program dan kegiatan permbangunan hasil Musrenbang dengan OPD, serta menyusun dan menyempurnakan Rencana Kerja OPD yang tata cara penyelenggaraannya di fasilitasi OPD terkait.

Salah satu kunci dalam proses OPD adalah musyawarah dalam merumuskan program dan kegiatan pembangunan di lingkungan OPD.

Penyelenggaraan forum ini bagi DKP Provinsi Maluku dimaksudkan antara lain sebagai arena sinkronisasi program dan kegiatan agar dalam pelaksanaannya kelak, saling keterkaitan dan menghindari terjadinya tumpang tindih kegiatan.

Gubernur Maluku Murad Ismail dalam sambutannya yang dibacakan Sekda Sadali, mengatakan, perencanaan pembangunan haruslah berorientasi pada penyusunan perencanaan money follow program.
Orientasi penyusunan perencanaan ini didasarkan pada pemahaman bahwa dengan adanya keterbatasan pendanaan pembangunan, maka anggaran pemerintah harus dialokasi untuk berbagai pilihan kegiatan strategis yang dapat memaksimalkan hasil pembangunan di bidang pangan.

“Untuk itu, diharapkan lewat forum ini, kita dapat penyusunan perencanaan pembangunan yang benar-benar diarahkan untuk meningkatkan ketahanan pangan di Maluku agar permasalahan kemiskinan dapat diatasi,” harap Gubernur.

Menurutnya, pemerintah daerah dapat mengkoordinasikan, mensinkronisasikan serta mensinergikan langkah dan kebijakan pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota serta keinginan masyarakat dalam mengimplementasikan program dan kegiatan yang akan dilaksanakan di tahun ini, maupun dalam menyusun program dan kegiatan yang akan direncanakan di tahun depan, untuk meningkatkan ketahanan pangan di provinsi Maluku. Olehnya itu, dibutuhkan kerjasama antar stakeholder dari pusat, daerah sampai tingkat kabupaten/kota.

“Sekaligus dalam rangka menyamakan persepsi untuk memberikan kontribusi pemikiran yang faktual, serta pemantapan prioritas pembangunan daerah provinsi Maluku tahun 2024, khususnya percepatan penanggulangan kemiskinan dan pengangguran, dengan sasaran meningkatnya ketahanan pangan daerah,” ujar Gubernur.

Ia menjelaskan, forum dengan sorotan tema “Sinergi Perencanaan Pembangunan Ketahanan Pangan untuk Peningkatan Ekonomi Maluku” mengarahkan untuk bekerja sama menghasilkan perencanaan pembangunan daerah yang optimal, khususnya pembangunan di bidang pangan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Sebab,pembangunan ketahanan pangan merupakan urusan wajib dalam rencana pembangunan jangka panjang daerah provinsi Maluku tahun 2019-2024

Gubernur menambahkan, dibawah visi Maluku yang terkelola secara jujur, bersih dan melayani, terjamin dalam kesejahteraan dan berdaulat atas gugusan kepulauan. Untuk mencapai visi tersebut, maka pembangunan ketahanan pangan diarahkan pada misi ketiga yaitu pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan, dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat, dengan sasaran meningkatnya ketahanan pangan daerah agar permasalahan kemiskinan di Maluku dapat teratasi secara optimal.

“Atas nama pemerintah provinsi Maluku, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada peserta forum sebagai salah satu momen untuk berdiskusi dan saling berbagi pengetahuan, dan pengalaman tentang permasalahan daerah khususnya masalah kemiskinan,” tutup Gubernur.

Gubernur Harap Forum OPD Dukcapil Jawab Permasalahan Kependudukan di Maluku

0

Ambon, Maluku.news – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Provinsi Maluku gelar rapat Forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Kegiatan yang digelar Senin (20/3/2023), di Hotel Manise yang dibuka resmi oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Mustafa Sangadji.

Hadir sebagai narasumber Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah IV, Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Ir. Zanariah, M.Si dengan materi Sinergitan Program Kegiatan dan Penganggaran Urusan Pengendalian Penduduk dan KB, Kepala Bagian Perencanaan Ditjen Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Adel Trilius, SE, MM, dengan materi Sinkronisasi Perencanaan Program/kegiatan Tahun 2024 dan Kabid Pembangunan Manusia dan Masyarakat, Bappeda Provinsi Maluku, Liberty Lewerissa, SE,M.

Gubernur Maluku Murad Ismail dalam sambutannya yang disampaikan oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Mustafa Sangadji mengatakan, forum ini merupakan satu moment untuk berdiskusi dan saling berbagi pengetahuan, pengalaman, permasalahan Kependudukan dan Pencatatan Sipil serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana antara provinsi dan kabupaten/kota sekaligus dalam rangka menyamakan persepsi untuk memberikan kontribusi pemikiran yang faktual dalam rangka menjawab berbagai permasalahan yang ada saat ini.

Disamping itu pula, forum ini mengharuskan kita semua agar mampu menyusun program/kegiatan yangs sesuai dengan target dan dapat menjawab semua persoalan pada masing masing wilayah kerja kita.

Apalagi, pelaksanaan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil serta pengendalian penduduk dan keluarga berencana, jelas Gubernur, merupakan kebutuhan vital dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, karena terkait dengan kepastian hukum terhadap status kependudukan/warga negara seseorang, implikasi dan relasinya mengenai, misal, kelahiran, perkawinan, perceraian, kematian, kartu tanda penduduk, mutasi domisi kependudukan.

“Sejalan dengan itu, saya sangat mengharapkan kiranya lewat forum yang dilaksanakan hari ini dapat menjawab permasalahan kependudukan dan pencatatan sipil yang ada di tingkat pusat, provinsi dan kabupaten/kota di Maluku, serta mampu mendorong kita semua agar secara cermat mengevaluasi berbagai program/kegiatan yang dilaksanakan, yang nantinya dapat menjadi acuan dan standar penyusunan program/kegiatan pada tahun-tahun mendatang,” imbaunya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Provinsi Maluku, Dewi Pattimahu menjelaskan, maksud dari pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk mewujudkan suatu sistem penataan administrasi kependudukan, pencatatan sipil, pengendalian penduduk serta keluarga berencana yang lebih baik dengan tujuan mensingkronkan pelaksanaan urusan pemerintah daerah untuk merumuskan program dan kegiatan yang sesuai dengan tugas dan fungsi perangkat daerah.

“Perlu juga kami laporkan bahwa kegiatan ini diikuti 60 orang peserta yang berasal dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas/Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten/Kota se-Provinsi Maluku, Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku serta OPD terkait lingkup Pemerintah Provinsi Maluku,” tandas Dewi.

Jasa Raharja Dukung Kampanye Disiplin Dan Tertib Berlalu Lintas Prajurit Kostrad

0

Malang, Maluku.news – Jasa Raharja menyerahkan sejumlah bantuan sarana dan prasarana keselamatan lalu lintas kepada Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad), berupa helm, traffic cone, dan senter.

Sejumlah alat keselamatan lalu lintas tersebut, diserahkan oleh Direktur Operasional Jasa Raharja Dewi Aryani Suzana, kepada Pangkostrad Letjen. TNI. Maruli Simanjuntak, M.Si, dalam Rapat Pimpinan (Rapim) Kostrad dan Apel Komandan Satuan Jajaran Kostrad, yang digelar di Malang, Jawa Timur pada Jumat (17/03/2023).

Turut hadir dalam acara tersebut, antara lain Kepala Divisi Pelayanan Jasa Raharja Hervanka, Kepala Cabang Utama Jasa Raharja Jawa Timur Eva Yuliasta, Kaskostrad Mayjen. TNI. Muhammad Nur Rahmad, S.I.P., dan Irkostrad Mayjen. TNI. Dian Sundiana, S.E., M.M.

Dewi menyampaikan, “Kami selalu berupaya untuk melaksanakan kegiatankegiatan yang dapat mensosialisasikan keselamatan berlalu lintas. Para anggota TNI juga menggunakan kendaraan bermotor di jalan raya, yang tentunya memiliki risiko berkendara. Sinergitas dan koloborasi langsung Jasa Raharja kepada para stakeholder serta masyarakat untuk selalu bersama menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas serta tertib membayar pajak kendaraan bermotor untuk pertumbuhan ekonomi bangsa,” usai serah terima bantuan tersebut.

Dewi mengatakan, bahwa Jasa Raharja sebagai BUMN yang bertanggung jawab dalam memberikan perlindungan dasar terhadap masyarakat, gencar melakukan berbagai upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas.

Widya Ismail Launching Literasi Digital Madrasah Kemenag Maluku

0

Tulehu, Maluku.news – Bunda Literasi Provinsi Maluku, Widya Pratiwi Murad, Jumat (17/3/2023) melaunching Literasi Digital Madrasah, program Kantor Kemeneterian Agama Provinsi Maluku yang dipusatkan di Sekolah Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah.

Acara peluncuran tersebut ditandai dengan penekanan tombol layar sentuh oleh Bunda Literasi Maluku Widya Pratiwi Murad dan disaksikan Gubernur Maluku Murad Ismail dan Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Maluku, H. Yamin.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Sekda Maluku, Sadali Ie, Ketua TP PKK Provinsi Maluku, Ny. Widya Pratiwi Murad, Pimpinan Perguruan Tinggi se-Maluku, sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, pimpinan Madrasah se-Kecamatan Salahutu, tokoh agama, tokoh masyarakat, raja dan ibu-ibu Majelis Taklim Se-Kecamatan Salahutu.

Selaku Bunda Literasi Provinsi Maluku, Widya menyambut baik dan memberikan apresiasi Launching Literasi Digital Madrasah tersebut.

Literasi digital, kata Widya, dapat dijadikan rujukan sosial untuk menunjang pembelajaran, dengan menggunakan sumber-sumber digital, peserta didik tidak hanya fokus pada pemahaman materi, tetapi juga proses kreatif dalam memanfaatkan teknologi informasi.

Namun demikian, transformasi digital harus disikapi dengan serius, sehingga dapat membawa manfaat yang positif bagi kehidupan.

“Derasnya laju perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi mulai menimbulkan rasa khawatir di kalangan masyarakat terutama akses negatif yang muncul dan tidak dapat dipungkiri sebagai akibat perkembangan ilmu pengetahun dan teknologi tersebut.

Sangat besar konten -komten negatif terus bermunculan. Kejahatan di ruang digital terus meningkat. Hoax, ada penipuan daring, perjudian, ekspolitasi seksual pada anak, ujaran kebencian, radikalisme berbasis digital perlu terus diwaspaai karena mengancam, persatuan dan kesatuan bangsa,” ungkap Widya.

Fakta ini, jelas Widya, tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi pengelola madrasah yang harus direspon dengan langkah langkah konkrit melalui proses pembelajatan dan ketersediaan sarana serta fasilitas pendidikan yang memadai serta ditunjang oleh guru-guru madrasah yang juga terus ditingkatkan kualifikasi sumber daya manusianya.

“Sebagai bunda literasi, saya juga merasa bertanggungjawab terhadap dumia pendidikan di madrasah, karena saya adalah bagian dari madrasah Provinsi Maluku. Oleh karena itu, mari kita tingkatkan kecakapan literasi digital madrasah agar anak didkk kita mampu menciptakan lebih banyak konten-konten kreatif, inovatif dan kegiatan pembelajaran,” tandas Widya.

Gubernur Resmikan Gedung RKB MIN 5 dan MTsN 6 Malteng

0

Ambon, Maluku.news – Gubernur Maluku, Murad Ismail didampingi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku, H. Yamin meresmikan Gedung Ruang Kelas Baru (RKB) Madrasah Ibtidayah Negeri (MIN) 5 dan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 6 Maluku Tengah, Jumat (17/3/2023).

Peresmian Gedung RKB MIN 5 dan MTsN 6 Maluku Tengah berlangsung di pelataran MIN 1 Tulehu, Kecamatan Salahutu ditandai dengan penandatanganan batu prasasti oleh Gubenur dan Kakanwil Agama Provinsi Maluku.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Sekda Maluku, Sadali Ie, Ketua TP PKK Provinsi Maluku, Ny. Widya Pratiwi Murad, Pimpinan Perguruan Tinggi se-Maluku, sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, pimpinan Madrasah se-Kecamatan Salahutu, tokoh agama, tokoh masyarakat, raja dan ibu-ibu Majelis Taklim Se-Kecamatan Salahutu.

Dalam sambutannya, Gubernur memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Kementerian Agama dan jajarannya di Provinsi Maluku atas pembangunan gedung RKB MIN 5 dan MTsN 6 Maluku Tengah.

” Ini sebagai wujud kepedulian Kementerian Agama dalam rangka mempercepat peningkatan mutu pendidkan di daerah ini,,” ungkap Gubernur.

Ia berharap, dengan penambahan ruang kelas ini, akan meningkatkan perluasan pendidikan agar seluruh anak usia sekolah di negeri ini dapat memperoleh layanan pendidikan yang bermutu dalam rangka mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas.

Sementara itu, Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku, H. Yamin
menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemerintah Daerah melalui Gubernur Maluku Murad Ismail atas bantuan kepada Kementerian Agama dalam rangka peningkatan sarana dan prasarana infrastruktur Madrasah yang tersebar di seluruh Provinsi Maluku.

Dikatakan, pembangunan gedung RKB yang akan diresmikan saat ini adalah bantuan Kementerian Agama Pusat. Tetapi sebelum direhab, setiap tahunnya gedung-gedung Madrasah yang kurang memadai saat itu memperoleh bantuan dari Pemerintah Provinsi melalui Dinas PUPR.

” Untuk itu, kita (keluarga besar madrasah) juga patut berterimakasih kepada bapak Gubernur dan jajarannya atas bantuan selama ini, sehingga anak-anak didik kita bisa menjalani pendidikannya dengan baik,” ucap Yamin.

Pada kesempatan itu, Yamin juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Gubernur atas kepedulian Pemerintah Provinsi Maluku terhadap para janda, dengan pemberian tali asih kepada para janda yang ada di Keacamatan Salahutu.

“Semoga apa yamg telah kita lakukan baik oleh bapak gubernur maupun pemprov maluku mendapat balasan kebaikan dari Allah SWT. Apalagi di kita berbuat baik di bulan Syaban ini,” tandasnya.

Gubernur Murad Apresiasi Baksos Operasi Katarak dan Khitanan Massal

0

Ambon, Maluku.news – Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) IX Ambon didukung Komando Armada III Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut menggelar bhakti sosial operasi katarak dan khitanan massal, Jumat (17/3/2023), yang dipusatkan di Rumah Sakit dr. F.X. Suharjo Lantamal IX Ambon.

Turut hadir dan menyaksikan baksos katarak dan khitanan massal, Panglima Komando Armada III, Laksamana Muda TNI Agus Hariadi, M.Han, Kapolda Maluku Irjen. Pol. Lotharia Latif, Komandan Lanud Pattimura, Kol. Pnb. Tiopan Hutapea, Komandan Lantamal IX Ambon, Brigjen TNI (Mar) Said Latuconsina, Pj.Walikota Ambom, Bodewin Wattimena, Rektor Unpatti M.J Sapteno.

Atas pelaksanaan kegiatan tersebut, Gubernur Maluku Murad Ismail melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Samuel E. Huwae mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian membantu meringankan beban masyarakat kurang mampu di daerah ini.

“Atas nama Pemerintah Daerah Provinsi Maluku, saya bersyukur dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Komando Armada III Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut beserta seluruh Jajaran Lantamal IX, yang telah menggelar Bakti Sosial berupa Operasi Katarak Mata dan Khitanan Masal,” ungkapnya.

Momen ini, kata Gubernur, membuktikan bahwa kita semua berkomitmen untuk mendukung Program Pembengunan Kesehatan di Provinsi Maluku. Karena sejatinya upaya meningkatkan derajat Kesehatan Masyarakat Maluku yang merata dan berkesinambungan, bukanlah pekerjaan mudah, dan tidak hanya menjadi tanggungjawab Pemerintah Daerah semata, tetapi membutuhkan dukungan dan peran serta seluruh komponen bangsa yang ada di Derah ini.

“Saya berharap dengan diadakannya bhakti sosial ini, masyarakat di daerah ini dapat terbantu kesehatannya dan kegiatan ini dapat terus berlanjut, dan menjadi motivasi bagi stakeholder lainnya untuk terus bergerak membantu masyarakat, terutama masyarakat di Kawasan pulau-pulau,” harap Gubernur.

Pada kesempatan itu, tak lupa Gubernur mengucapkan terima kasih kepada tenaga Kesehatan baik dari Angkatan Laut maupun dari Klinik Mata Utama Maluku, atas kontribusinya telah melaksanakan pengobatan dan pelayanan kesehatan gratis yang sangat bermanfaat bagi masyarakat.

“Semoga niat baik kita utuk mewujudkan Maluku Sehat, terus berprogres dan dirasakan dampaknya oleh masyarakat Maluku,”tandas Gubernur.

Buka Latsar CPNS Lingkup Pemkab Maluku Tenggara, Huwae Sampaiikan Pesan Gubernur

0

Ambon, Maluku.news – Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Samuel E. Huwae resmi membuka Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Lingkungan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) di Auditorium Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Maluku, Kamis (16/3/2023).

Latsar CPNS adalah pendidikan dan pelatihan dalam Masa Prajabatan yang dilakukan secara terintegrasi untuk membangun integritas moral, kejujuran, semangat dan motivasi nasionalisme dan kebangsaan, karakter kepribadian yang unggul dan bertanggung jawab, dan memperkuat profesionalisme serta kompetensi bidang.

Terkait kegiatan Latsar CPNS ini, Gubernur Maluku Murad Ismail dalam sambutannya yang disampaikan Huwae menyampaikan, ucapan terimakasih kepada Bupati Maluku Tenggara dan jajarannya yang telah bersinergi, sehingga kegiatan pelatihan dasar ini dapat dilaksanakan.

“Kepada pimpinan BPSDM dan panitia penyelenggara, saya juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi atas kerjasama dalam hal pelaksanan kegiatan ini,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, Gubernur meminta CPNS memanfaatkan kegiatan ini dengan sebaik baiknya, karena pelatihan dasar ini merupakan pembekalan yang komprehensif agar seorang CPNS mempunyak skill, knowledge, dan attitude untuk melaksanakan tugas sebagai aparatur negara sekaligus sebagai pelayan masyarakat.

Ia menjelaskan, dalam Latsar beberapa thapan yang akan dilalui sebagai seorang CPNS yakni, pertama, pembentukan Karakter CPNS, dimana pada tahapan CPNS akan dibekali dengan mata pelatihan sikap perilaku bela negara, nilai nilai dasar PNS dan kedudukan dan peran PNS untuk mendukung terwujudnya smart govarnance pada instansi masing masing.

Kedua, habituasi dalam proses aktualisasi di tempat tugas. Tahapan ini, merupakan proses pembiasaanmelaksanakan tugas jabatan sebagai PNS melalui implementasi kegiatan aktualisasi di tempat tugas.

Ketiga, Dan tahapan evaluasi aktualiasasi.

“Pada tahap ini merupakan tahapan evaluasi untuk menilai kemampuan saudara saudara dalam mengaktualisasikan kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan di tempat tugas. Pada tahap ini juga akan menentukan lulus atau tidaknya seorang CPNS dalam mengikuti pelatihan dasar ini.

Untuk itu, sangat penting bagi saudara-saudara untuk memanfaatkan kegiatan ini dengan sebaik baiknya,” imbau Gubernur.

Gubernur juga menegaskan tentang empat asas yang diharapkan dapat menjadi pilar utama untuk memastikan pengelolaan reformasi birokrasi yang dilakukan secara akuntabel dan terukur, disesuaikan dengan “demand based reform” sehingga dapat berperan dalam mewujudkan pemerintah berkelas dunia yakni, Perubahan Mindset dan cultural set ASN, Cote Value ASN, Akselerasi reformasi birokrasi dan Momentum The New Normal.

“Perwujudan birokrasi kelas dunia harus menjadi faktor determinan yang perlu bersama- sama kita akselerasi implementasinya guna mendukung Visi Indonesia Maju 2045,” tandasnya.