Beranda blog Halaman 181

Sambut Idul Fitri, Pemkot Gelar Pasar Murah di Dua Lokasi

0

Ambon, Maluku.news – Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah yang semakin dekat, dimana harga-harga kebutan pokok mulai merangkak naik, maka Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melaksanakan kegiatan Pasar Murah.

Pasar Murah oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ambon digelar di dua lokasi, yakni Desa Nania Kecamatan Baguala pada Kamis (13/4/23) dan Kelurahan Pandan Kasturi, Kecamatan Sirimau, Jumat (14/4/23).

Pj. Wali Kota, Bodewin M. Wattimena disela-sela pembukaan Pasar Murah di Desa Nania mengatakan lewat kegiatan ini Pemerintah memastikan masyarakat memiliki daya beli bagi ketersediaan bahan pokok, sebab sudah menjadi mekanisme pasar, harga barang pokok akan meningkat jelang hari raya keagamaan.

“Oleh sebab itu, Pemkot lakukan intervensi lewat Pasar Murah pada wilayah-wilayah yang menurut pengamatan kita, masyarakatnya membutuhkan intervensi itu, sehingga di tahun ini Pasar Murah dilaksanakan pada dua lokasi,” ujarnya.

Menurutnya selain Pasar Murah, Pemkot hampir setiap waktu melakukan operasi pasar, untuk menangani inflasi dan stablitas harga, dan hal itu dilakukan jauh sebelum datangnya hari raya.

“Setiap minggunya Pemkot minimal menyediakan anggaran puluhan juta guna intervensi menekan laju inflasi dan stablitas harga,” terangnya.

Dirinya berharap, pelaksanaan Pasar Murah Pemkot Ambon dapat tepat sasran, yakni untuk mencukupi kebutuhan pokok bagi masyarakat ekonomi rendah jelang perayaan Idul Fitri.

Untuk diketahui, dalam Pasar Murah tahun ini, Disperindag Kota Ambon menyediakan 2.172 paket kebutuhan pokok yang dijual kepada masyarakat seharga Rp.50 ribu/paket yang terdiri dari Telur (1 Rak), Gula Pasir dan Terigu (1 Kg), Susu Kental Manis (3 Kaleng), Minyak Goreng (1 Liter) dan Margarin (200 gr).

Pemkot Raih MI Award 2023 Kategori Inovasi Daerah Terbaik

0

Ambon, Maluku.news – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon berhasil meraih juara pertama kategori Inovasi Daerah terbaik dalam Maluku Inovation (MI) Award 2023.

Penyerahan Piala MI Award, dilakukan oleh Gubernur Maluku, Murad Ismail, kepada Pj. Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena dan para pemenang lainnya, di sela-sela Pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan- Rencana Kerja Pembangunan Daerah (Musrembang RKPD) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Tahun 2024 yang digelar di Hotel Santika Premiere, Kamis (13/4/23).

Wattimena ketika ditemui usai kegiatan mengatakan, penghargaan tersebut adalah bonus dari kerja keras yang dilakukan Pemkot selama ini.

“Saya tidak pernah menargetkan penghargaan, yang saya ingin adalah seluruh OPD di lingkup Pemkot dapat mengembangkan inovasi dalam rangka kita mempercepat proses pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Itulah yang menjadi tugas kita,” ujarnya.

Dirinya merinci, kota Ambon mengirimkan 5 (lima) inovasi untuk mendapatkan penilaian, namun hanya 4 (empat) yang masuk nominasi, dan satu inovasi yang membawa Pemkot meraih predikat juara pertama.

Inovasi – inovasi tersebut diantaranya, menurunkan Inflasi, Jiku Bata (Sudut Balai Kota), Kalesang Kintal Kosong, Grab TBC, dan Kurikulum Musik.

“Menurut saya inovasi ini layak untuk juara semua, tapi kan satu saja yang harus menang ya kita bersyukur. Kita tidak pernah menargetkan juara, dan saya katakan kerja saja buat yang terbaik, kalau dinilai berhasil itu bonus bagi kita,” ungkapnya.

Wattimena menambahkan, persyaratan dalam penilaian inovasi yang diikut sertakan adalah inovasi tersebut harus sudah berjalan, dan memberikan dampak bagi masyarakat.

“Jadi kriteria penilaian inovasi tidak hanya dicanangkan, tapi sudah berjalan, dievaluasi, dampaknya besar baru bisa juara. Misalnya, untuk Kurikulum Musik kita sudah punya 15 sekolah pilot project,” beber Wattimena.

Dirinya berharap tahun depan akan banyak inovasi yang dilakukan oleh Pemkot melalui OPD, sebab inovasi menjadi salah satu indikator peningkatan kinerja.

“Semua OPD harus punya inovasi untuk tingkatkan kinerjanya, kalau dilakukan pasti bisa juara, asal inovasi tersebut berdampak pada masyarakat, baik itu peningkatan pelayanan publik, peningkatan ekonomi masyarakat, pokoknya semua untuk masyarakat,” tandasnya.

Untuk diketahui, Pemenang MI Award 2023 kategori Inovasi Daerah Terbaik tingkat Kabupaten/Kota, Juara 1 Kota Ambon, Juara 2 Kabupaten Maluku Tengah, dan Juara 3 Maluku Tenggara.

BI Dorong Pertumbuhan Ekonomi Maluku Lewat Pengembangan Industri Kelapa

0

Ambon,Maluku.news – Dorong industri kelapa sebagai sumber pertumbuhan ekonomi Provinsi Maluku, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Maluku, menggelar Diseminasi Laporan Perekonomian Provinsi Maluku, pada Kamis (13/4/2023), bertempat di Aula Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku.

Hadir pada kesempatan itu Sekretaris Daerah Maluku Ir. Sadali IE, M.Si, IPU, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku Rawindra Ardiansah, Kepala OJK Provinsi Maluku, Ketua Tim Peneliti dari ITB, Pimpinan OPD terkait lingkup Provinsi Maluku, Akademisi, dan pihak terkait.

Aridiansah dalam paparannya mengharapkan, pertumbuhan ekonomi di Provinsi Maluku dapat berkelanjutan dengan mengoptimalkan potensi sumber daya alam yang dimiliki oleh Provinsi ini.

“Pada tahun 2021 lalu kami telah menuyusun penelitian Komoditas Produk Jenis Usaha (KPJU) unggulan UMKM di Provinsi Maluku, dimana terdapat 10 komoditas unggulan di Provinsi Maluku yaitu kelapa, perdagangan hasil laut, ikan tuna, koprah, ikan cakalang, rumput laut, warung nasi campur, ikan asin, cengkeh, dan kayu besi.” Tambahnya.

Dirinya menjelaskan berdasarkan hasil penelitian KPJU, ditindaklanjuti dengan penyusunan penelitian mengenai pengembangan olahan komoditas kelapa pada Tahun 2022, selain karena merupakan komoditas unggulan nomor 1, berdasarkan penelitian di tahun 2021, juga karena kelapa memiliki banyak potensi yang dapat dioptimalkan lebih lanjut untuk menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru di Provinsi Maluku.

“Kami berharap kegiatan hari ini bisa memberikan pandangan terhadap kondisi perekonomian Provinsi Maluku serta dapat menjadi masukan bagi Pemerintah Daerah dalam perumusan kebijakan terkait perkembangan Perekonomian Provinsi Maluku kedepan.” Harapnya.

Menutup paparannya, Ardiansah menyampaikan pihaknya selalu siap dan terbuka untuk bersinergi dan berkolaborasi dengan Provinsi Maluku dalam upaya mendorong perekonomian maluku yang lebih kuat kedepannya.

Dalam sambutannya Sekda, memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku beserta seluruh jajaran yang telah melakukan kegiatan ini sebagai wujud mendorong Gerakan Perekonomian melalui pemberdayaan UMKM.

“Semoga apa yang dilakukan ini bisa mendorong sektor lain untuk bergerak bersama dalam menunjang ekonomi di daerah ini, kami berharap BI, dapat memainkan peran bagi pengembangan usaha kecil dan mikro di Provinsi Maluku tidak sebatas pada pengembangan kelapa tetapi juga pada beberapa komoditas unggulan di maluku.” Harapnya.

Pada kesempatan itu Sadali juga berharap stakeholder bisa bersinergi bersama-sama membangun Maluku mewujudkan masyarakat yang sejahtera dengan memanfaatkan potensi alam yang cukup melimpah.

Buka Puasa Bersama Asosiasi Protesi di Mardika, Pj. Wali Kota Ingatkan Hal Ini

0

Ambon, Maluku.news – Pj. Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, hadir dalam acara Buka Puasa bersama asosiasi profesi yang ada di Pasar Mardika.

Dalam kegiatan yang digelar di pasar Mardika, Kamis (13/4/23), diantaranya diikuti para pengurus dan anggota Ikatan Pedagang Pasar Mardika (IPPMA), Asosiasi Sopir Angkot Ambon (ASKA), Asosiasi Pertokoan, dan Asosiasi PKL.

Wattimena yang didampingi para pimpinan OPD terkait di sela-sela kegiatan, menyambut baik pelaksanaan Buka Puasa Bersama Asosiasi, karena menunjukan bahwa umat Islam di kota ini telah melakukan perintah agama dengan baik di Bulan suci Ramadhan 1444 Hijriah, yang tentunya meningkatkan iman dan ketaqwaan.

“Bersama Asosiasi profesi yang ada di pasar Mardika, Pemkot menyambut dengan sukacita datangnya bulan suci Ramadhan, sebab kalau semua melakukan ibadah puasa dengan baik pasti ada peningkatan iman, taqwa, juga mental spiritualitas yang berdampak bagi pembangunan masyarakat,” katanya.

Dikatakan, meski aktivitas di pasar Mardika menjadi salah satu penopang perekonomian kota ini, namun dirinya tidak menampik bahwa masih ada polemik yang harus dituntaskan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon di pasar tersebut.

“Pemkot mengajak Asosasi yang ada di Mardika, untuk selalu bersinergi, tidak ada yang berjalan sendiri. Kalau kita mau membangun harmoni, Asosiasi mesti paham pemerintah ada untuk mengatur, membina, membimbing, semua elemen masyarakat,” ujarnya.

“Kalau ada (pemerintah) yang mengatur maka tidak ada satu asosiasi yang lebih menonjol daripada yang lainnya,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, Wattimena berharap Asosiasi profesi di pasar Mardika dapat memberikan kepercayaan serta mendukung Pemkot dalam setiap kebijakan untuk kemajuan dan kesejahteran bersama.

“Percaya kepada Pemkot, karena kami tidak mungkin ambil tindakan yang menyusahkan masyarakat. Kami bukan otoriter, kami tugasnya melayani masyarakat, mendengar keluhan dan jeritan hati masyarakat lantas membantu selesaikan itu,” pungkasnya.

Widya Pratiwi Silaturahmi dengan Civitas Akademika IAIN Ambon, Gelar Nuzul Qur’an

0

Ambon, Maluku.news – Ketua TP-PKK Provinsi Maluku yang juga selaku Ketua Umum Majelis Taklim Nur Asiah Provinsi Maluku Widya Pratiwi Murad bersama Civitas Akademika dan Dharma Wanita Persatuan Institut Agama Islam Negeri Ambon, menggelar Nuzulul Quran dan Silaturahim, pada Rabu (12/4/2023) bertempat di Aula IAIN Ambon.

Acara tersebut diselenggarakan di bawah sorotan tema “Hidup Mulia dengan Nilai-Nilai Al-Quran”, yang dihadiri oleh Rektor IAIN Ambon Zainal Abidin Rahawarin dan jajaran Civitas Akademika, Ketua DWP IAIN Ambon Saut Rahawarin, beserta jajaran, Mahasiswa, beserta unsur lainnya.

Rahawarin pada kesempatan tersebut mengucapkan terima kasih banyak atas kedatangan Ketua Umum Majelis Taklim Nur Asiah yang juga selaku Ina Latu Maluku dan Ketua TP-PKK Provinsi Maluku, yang diharapkan kehadirannya bisa membawa kemajuan bagi masyarakat kampus dan civitas akademika IAIN Ambon untuk kepentingan Maluku kedepan.

Sementara itu, Widya dalam sambutannya menyampaikan, selama 4 tahun dirinya mendampingi Gubernur Maluku menjalankan tugas di Provinsi Maluku, dan dikukuhkan menjadi Ketua TP-PKK Provinsi Maluku, sudah menjadi kewajibannya untuk melihat secara langsung masyarakatnya, khususnya anak-anak dan perempuan, sampai di Desa-desa yang jauh sekalipun.

“Semua saya kunjungi sebagai bentuk kecintaan saya kepada masyarakat Maluku khususnya untuk menangani masalah stunting.” Ujarnya

Selaku Duta Perangi Stunting Provinsi Maluku Widya juga menyampaikan, inilah yang selama ini dilakukannya untuk mengetahui keadaan maupun kondisi anak dan ibu di Maluku, dimana terdapat banyak permasalahan yang harus dilihat.

“Saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk masyarakat yang ada di Maluku atas tanggung jawab yang ada, dan amanah yang diberikan kepada saya. Mudah-mudahan di sisa menjabat bisa lebih maksimal dan bermanfaat bagi orang lain, sehingga Amanah yang diberikan Allah ini bisa menjadi pahala.” Harap Widya.

Pada kesempatan itu juga dirinya turut menjelaskan terkait stunting, kepada para mahasiswa yang nantinya juga akan menghasilkan generasi penerus di Maluku.

“Stunting ini sangat mengancam generasi muda di Maluku, jika sumber daya manusia banyak yang stunting di Maluku otomatis kedepan kita tidak bisa bersaing dengan anak-anak di luar Maluku. Karena stunting adalah gagal tumbuh atau kurang gizi kronis di 1000 hari pertama kehidupan, ini sangat perlu untuk dijaga dengan cara mengonsumsi makanan bergizi, periksa ke puskesmas atau pusat Kesehatan terdekat sehingga tumbuh kembang janin bisa terus dilihat.” Tambahnya.

Ia juga menyampaikan berkat kolaborasi antara dirinya selaku Duta Parenting Provinsi Maluku dengan Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten/Kota, maka prevalensi stunting pada tahun 2022 turun menjadi 26,1%, dikarenakan konvergen dan adanya intervensi langsung kepada anak-anak penderita stunting, dan hal ini perlu diperhatikan karena disamping kurang gizi kronis, stunting juga menyebabkan kemampuan berfikir anak atau IQ-nya menjadi rendah, yang nantinya berdampak para generasi kedepan.

“Selama ini saya turun ke lokus stunting untuk melihat kondisi langsung dan melihat berbagai permasalahan yang membuat banyak anak yang stunting di Maluku, ini tanggung jawab bersama, kita semua warga masyarakat yang ada di Maluku sehingga kita bisa mempersiapkan generasi muda yang unggul cerdas dan pintar dan dapat bersaing di tingkat Nasional.” Harap Duta Parenting Provinsi Maluku itu.

Sebelum menutup sambutannya, Widya mengingatkan di sisa 10 hari terakhir bulan Ramadhan, ada malam Lailatul Qadar, sehingga diharapkan pada sisa masa Ramadhan, kita bisa memaksimalkan waktu ibadah dengan rajin membaca Al-Quran dan tetap semangat beribadah, untuk mencapai apa yang kita harapkan.

Pada kesempatan itu juga, turut diserahkan 180 bingkisan yang diserahkan secara simbolis oleh Widya Pratiwi Murad kepada perwakilan 4 orang penerima.

Safari Ramadhan, Pemkot Bantu Pembangunan Yayasan Cendekia Maluku

0

Ambon, Maluku.news – Hari keempat pelaksanaan Safari Ramadhan 1444 Hijirah Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon memberikan dana hibah bagi pembangunan Yayasan Cendekia Maluku.

Hal itu disampaikan Pj. Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena dalam sambutan Safari Ramadhan Pemkot, Rabu (12/4/23), yang digelar di halaman Yayasan tersebut, kawasan Warasia, Negeri Batumerah, Kecamatan Sirimau.

“Pemkot mengalokasikan total Rp 480 juta kepada Yayasan Cendekia Maluku untuk pembangunan ruang kelas dan Masjid,” ungkapnya.

Menurut Wattimena, sudah menjadi tanggungjawab Pemerintah untuk membantu fasilitas ruang belajar, dan tempat ibadah yang representatif untuk meningkatkan kualitas mental dan spiritual masyarakat.

“Kami juga membantu dalam pembangunan Masjid di sekitar, sebesar Rp 50 juta, agar umat yang melakukan peribadatan juga merasa nyaman. Tahun ini kami lewat APBD Kota Ambon kita bangun 1 (satu) Gereja dan 1 Masjid,” urainya.

Selain bantuan pembangunan yayasan, Pemkot bersama Baznas Kota Ambon, juga membagikan paket Sembako kepada warga sekitar. Dirinya meminta agar warga tidak melihat dari jumlah dan nilai paket, akan tetapi dari niat baik yang telah diberikan kepada masyarakat.

“Kami bersyukur karena kita bisa berbagi dengan masyarakat apa yang kita lakukan di sore hari ini merupakan bentuk perhatian dari Pemkot Ambon kepada warga kotanya,” tandasnya.

Dirinya berharap di Bulan Suci Ramadhan 1444 Hijriah ini, masyarakat terkhususnya warga Muslim yang berada di kota ini dapat menunaikan Ibadah Puasa dengan baik sampai dengan hari Kemenangan (Idul Fitri).

“Kita tentu berdoa bersama, bahwa dibulan suci ini seluruh umat Islam di Ambon dapat menjalankannya dengan baik, karena ini kesempatan kita untuk menggandakan amal Ibadah di Bulan yang penuh Berkah dan Ampunan,” pungkas Wattimena.

Tingkatkan Pelayanan Posyandu, TP – PKK Gelar Peningkatan Kapasitas Kader

0

Ambon, Maluku.news – Guna meningkatkan pelayanan pada Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) yang ada di seluruh kecamatan di Kota Ambon, TP – PKK Kota Ambon menggelar kegiatan peningkatan Kapasitas Kader.

Kegiatan yang diikuti oleh Kader Posyandu, Bina Keluarga Balita (BKB), serta Kader Pembangunan Manusia (KPM) ini dimulai di Kecamatan Leitimur Selatan, Rabu (12/4/23).

“Kegiatan ini merupakan bentuk nyata TP- PKK Kota Ambon dalam mendukung program Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menurunkan angka Stunting. Selain kader Posyandu, perlu juga dilakukan peningkatan kapasitas terhadap kader BKB karena mereka yang akan langsung membina dan menyuluh keluarga yang memiliki balita,” kata Pj. Ketua TP- PKK Kota Ambon, Lisa Wattimena saat membuka kegiatan.

Dirinya menjelaskan, kegiatan peningkatan kapasitas kader sangatlah penting untuk memberikan pengetahuan tentang tugas dan peran masing-masing kader sehingga diharapkan kedepan pelayanan yang diberikan akan lebih baik.

“Layanan Posyandu harus didiukung oleh kader yang kredibel, yang siap berperan serta didalam layanan kesehatan khususnya pelayanan Dasar Posyandu, sehingga pelayanan dasar di Posyandu maupun BKB dapat berjalan maksimal,” terangnya.

Selain kader Posyandu dan BKB, Peningkatan kapasitas juga diberikan bagi KPM, yang telah dipilih melalui musyawarah desa untuk bekerja membantu Pemerintah Desa dalam memfasilitasi masyarakat desa untuk merencanakan, melaksanakan dan mengawasi pembangunan Sumber Daya Manusia di desa.

“Diharapkan melalui kegiatan ini KPM di kota Ambon, dapat memahami dan memiliki kemampuan menjalankan tugas pokok dan fungsi yang diemban, sehingga apa yang direncanakan dalam upaya memngatasi permasalahan Stunting dapat terwujud.

Untuk diketahui, kegiatan peningkatan kapasitas kader ini, menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan dan Dinas Pengendalian Penduduk dan KB (DPPKB).

Tekan Inflasi, Pj. Wali Kota : Manfaatkan ADD Tingkatkan Ketahanan Pangan

0

Ambon, Maluku.news – Guna menekan laju inflasi di Kota Pj.Wali Kota, Bodewin M. Wattimena meminta kepada seluruh Raja/ Kepala Desa agar memanfaatkan anggaran alokasi dana desa (ADD) untuk meningkatkan ketahanan pangan lokal.

Hal tersebut disampaikannya, saat membuka Musrembang RKPD Kota Ambon Tahun 2024, Marina Hotel, Rabu, (12/4/23).

“Untuk Desa-desa/Negeri-negeri, di Tahun 2024 kita memiliki beban untuk beberapa hal yang mesti jadi perhatian. Yang pertama; soal membangun ketahanan pangan lokal. Bapak/Ibu mesti menyediakan alokasi dana desa untuk hal ini di wilayah masing-masing,” ungkapnya.

Selain ketahanan pangan, terkait dengan kemiskinan ekstrim di tahun 2022 dengan data yang dimiliki terselesaikan sampai dengan 0 persen. Tentu ini menjadi pekerjaan lanjutan di Desa/Negeri agar mempertahankan keadaan tersebut.

“Dibutuhkan kepedulian kita untuk menjaga masyarakat yang berada pada kategori miskin agar mereka tidak turun ke angka kemiskinan ekstrim,” tandasnya.

Lanjutnya, selain ketahanan panagan, permasalahan kemiskinan ekstrim, para raja dan kepala desa yang berada dibawah lingkup Pemkot juga harus memperhatikan gedung Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) yang berada

pada wilayah kerjanya. Dengan tujuan agar memberikan kenyamanan saat proses imunisasi berlangsung.

“Yang terakhir soal Imunisasi. saya berkeinginan seluruh desa negeri punya satu posyandu tetap. Jadi semua Desa/Negeri mesti minimal punya satu posyandu yang memenuhi standar pelayanan kesehatan,” pungkasnya.

Dirinya berharap perencanaan pembangunan yang dilaksanakan dihari ini tentu kedepannya akan memberi dampak yang baik bagi warga yang mendiami kota ini.

“Kita berharap agar perencanaan pembangunan di kota Ambon dapat memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat kota ambon,” harap Wattimena.

Gelar Musrembang, Pemkot Target Delapan Sasaran Pembangunan

0

Ambon, Maluku.news – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melalui Bappeda-Litbang menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) guna membahas delapan sasaran pembangunan.

Kegiatan yang dihadiri oleh seluruh pemangku kepentingan yang berada di Lingkup Pemkot Ambon ini, dibuka langsung oleh Pj. Wali Kota, Bodewin M. Wattimena, yang didampingi oleh Sekretaris Kota (Sekkot), Agus Ririmasse, Rabu (12/4/23) di Marina Hotel.

Wattimena dalam sambutannya mengatakan, perkembangan pembangunan kota ini sampai dengan Tahun 2023 menuntut peran Pemerintah untuk cepat menjawab kebutuhan masyarakat melalui kerja nyata. Sejalan dengan itu, maka Pemkot menargetkan delapan strategi.

“Pencapaian sasaran strategis pembangunan kota di Tahun 2024 dalam penyusunan RKPD yang diukur dengan menggunakan indikator ekonomi makro diantaranya; pertama, pertumbuhan ekonomi ditargetkan pada kisaran 5 – 5,5 persen. Kedua; tingkat pengangguran terbuka (12,5-12 persen), “urainya.

Ketiga; inflasi ditargetkan kurang dari 5 persen. Keempat; presentase penduduk miskin ditargetkan pada kisaran di bawah 4,40 persen.

“Selain target tersebut, peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemenuhan dan pencapaian standar pelayanan minimal daerah tetap menjadi fokus Pemkot,” tuturnya.

Tambah Wattimena, tak hanya permasalahan itu yang menjadi fokus. Akan tetapi ada bebrapa program pemerintah yang sampai dengan saat ini belum juga terlaksana dengan baik, bahkan pemenuhan kebutuhan masyarakata yang belum terselesaikan.

“Pertama; Data yang saya peroleh kurang lebih 2000 rumah warga di kota ini belum memiliki Jamban (Toilet/WC) sehingga kita akan selesaikan di tahun ini melalui para raja/kades/lurah. Saya tunggu penyampaian datanya selama dua minggu kedepan by name by address. Kedua; Terdapat 100 lebih masyarakat kota ini menderita kusta. Sehingga kita akan berupaya untuk mengintervensi dalam proses penyembuhan,” jelasnya.

Ketiga; Berupaya agar sektor Parawisata dapat memberikan hasil yang baik bagi Kota ini dengan tujuan agar sektor ini lebih dikenal, sebab mesti ada nilai jual bagi kota ini.

“Keempat; Kita pada pertumbuhan ekonomi keratif supaya dia bisa mendukung Ambon sebagai City of Music,” pungkas Wattimena

Jadi Garda Terdepan Penurunan Stunting, TPK Se-Kota Ambon Diberikan Orientasi

0

Ambon, Maluku.news – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) bersama TP-PKK Kota Ambon memberikan orientasi kepada Tim Pendamping Keluarga (TPK) sebagai garda terdepan dalam upaya penurunan Stunting.

Orientasi tersebut ditujukan bagi 142 TPK pendamping pada 5 (lima) kecamatan di kota Ambon dengan jumlah anggota 430 orang yang terdiri atas Bidan, Kader PKK, dan Kader KB.

“Hari ini kegiatan dimulai di Kecamatan Nusaniwe yang disasarkan kepada 43 tim dengan jumlah anggota 129 orang, nanti menyusul kegiatan yang sama dilakukan pada 4 (empat) kecamatan lainnya,” kata Kepala DPPKB, J.W Patty, dalam sambutannya pada pembukaan Orientasi, Rabu (12/4/23), di Kelurahan Kudamati.

Dikatakan, kegiatan orientasi ini adalah kegiatan yang diturunkan dari pusat kepada BKKBN Provinsi dan kota dengan dibiayai APBN.

“Tujuannya adalah memberikan pembekalan, penguatan kepada tim di masing-masing desa/negeri dan kelurahan sehingga dapat melaksanakan tugas dengan baik, utamanya untuk percepatan penurunan Stunting,” bebernya.

Patty menjelaskan, Maret lalu, rombongan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon telah melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat. Selama kunker tersebut, rombongan telah melihat bagaimana kinerja TPK disana dalam percepatan penurunan Stunting.

“Pengalaman itu yang akan dibagikan oleh Pj. Ketua TP- PKK, Ibu Lisa Wattimena kepada TPK Kota Ambon,” tandasnya.

Ditempat yang sama, Pj. Ketua TP-PKK Kota Ambon, Lisa Wattimena dalam sambutannya mengakui dirinya merasa senang bertatap muka dengan Anggota TPK yang telah berkolaborasi secara konvergen dalam upaya penurunan Stunting di kota Ambon.

“Dengan pertemuan ini berarti ada tekad dan motivasi yang tinggi dari kita semua dalam melakukan tanggungjawab bersama,” tambahnya.

Dirinya berharap, melalui kegiatan orientasi ini, TPK di Kota Ambon terus mengambil peran positif dalam rangka percepatan penurunan Stunting di tingkat Kecamatan maupun di kota Ambon.