Beranda blog Halaman 179

Peringati Hari Posyandu, Pemkot dan TP- PKK Gelar Kampanye Kesehatan

0

Ambon, Maluku.news – Memperingati Hari Posyandu Nasional Ke-39 Tahun 2023, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon bersama TP- PKK menggelar Kampanye Kesehatan, Sabtu (6/5/2023) di Lapangan Merdeka.

Kampanye Kesehatan yang diisi dengan Jalan Santai, Senam Bersama, Pemeriksaan Kesehatan, serta materi interaktif dibuka oleh Pj. Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena bersama Pj. Ketua TP-PKK Kota Ambon, Lisa Wattimena. Kegiatan ini diikuti oleh Pimpinan OPD, Kader PKK serta Kader Posyandu.

Pj. Wali Kota dalam sambutannya mengatakan, Posyandu memiliki peran penting dalam pelayanan kesehatan yang menyentuh langsung kepada masyarakat, olehnya itu Pemkot terus memberikan perhatian dan penguatan terhadap Posyandu.

“Posyadu itu penting karena memang kita diperhadapkan dengan berbagai persoalan terkait dengan ibu dan anak, tetapi juga terkait dengan Stunting,angka kematian ibu, angka kematian bayi, bahkan angka kematian balita, merupakan hal-hal yang berkaitan langsung dengan pelayanan pos pelayanan terpadu atau Posyandu,” ungkapnya

Mengingat pentingnya fungsi Posyandu, Pemkot mendorong agar masing-masing desa/negeri dan kelurahan untuk menyiapkan bangunan Posyandu representatif, yang memenuhi syarat pelayanan kesehatan secara lengkap.

“Masing-masing desa kelurahan Negeri apalagi desa dan Negeri mesti menyiapkan satu Posyandu yang memenuhi syarat pelayanan kesehatan secara lengkap karena banyak Posyandu yang kegiatannya dilaksanakan dibuat di depan teras rumah warga, ada juga yang mungkin karena tidak ada

tempat lalu menggunakan tempat-tempat yang sebenarnya tidak bisa memenuhi standar pelayanan kesehatan yang baik dan benar,” terangnya.

Selain infrastruktur, menurut Wattimena, penguatan posyandu, juga dari sisi kader dimana Pemkot bersama TP- PKK terus mendorong peningkatan peran dan fungsi kader Posyandu melalui kegiatan penguatan kapasitas.

“Tentu saja penguatan kapasitas kader inilah yang menjadi tumpuan harapan kita supaya berbagai hal seperti kematian ibu bayi balita dan stunting ini bisa kita tangani secara bersama,” tambahnya.

Wattimena berharap melalui peringatan Hari Posyandu Nasional ke-39 Tahun 2023, menjadi motivasi bersama Pemkot, TP-PKK dan kader Posyandu, dalam target penurunan Stunting hingga dibawah 14 persen pada tahun 2024.

Di tempat yang sama, Pj. Ketua TP-PKK dalam sambutannya mengatakan momen Peringatan Hari Posyandu, selain menjad ajang pertemuan para kader juga sebagai pengakuan dan penghargaan atas kerja keras mereka.

“Ini merupakan momen untuk para kader dapat bergandengan tangan dan berkomitmen untuk memutus mata rantai Stunting di kota Ambon,” tandas Lisa.

Diketahui Kegiatan kampanye kesehatan juga diisi dengan pemberian bantuan timbangan bayi digital di tiap kecamatan, serta pembagian bingkisan kepada perwakilan kader Posyandu.

Gubernur Halal Bi Halal dan Resmikan SMP N 50 dan SMP N 51 Guru

0

Buru, Maluku.news – Melanjutkan kunjungan kerjanya di Kabupaten Buru, Gubernur Maluku Irjen. Pol. (Purn.) Drs. Murad Ismail didampingi Istri Widya Pratiwi Murad beserta rombongan, melaksanakan Halal Bi Halal sekaligus Peresmian SMP Negeri 50 dan SMP Negeri 51 Kabupaten Buru, yang bertempat di Desa Wanareja, Kabupaten Buru, Sabtu, (6/5/2023).

Hadir juga pada kesempatan itu Sekretraris Daerah Maluku didampingi Istri, Forkopimda Kabupaten Buru, Sekretaris Daerah Kabupaten Buru, Pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Provinsi Maluku dan Kabupaten Buru, Gerakan Kelompok Tani, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, dan Tokoh Pemuda se-dataran Waeapo.

Dalam laporannya Salampessy mengatakan bahwa penduduk kabupaten buru totalnya ada 137.562 jiwa yang dalam kondisi sekarang ini sangat aman, damai dan siap melaksanakan program-program pemerintah.
“Buru memiliki Angka stunting terendah ke-2 di Maluku setelah Kota Ambon, ini akibat dari dukungan Duta Parenting Ibu Widya Pratiwi Murad, namun angka kemiskinan ekstrim disni meningkat, dan besok akan canangkan program untuk menangani hal tersebut.” Ujarnya

Penjabat Bupati, atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Buru berterimakasih atas waktu dan kesempatan yang diluangkan Gubernur, Istri dan juga rombongan.

Di tempat yang sama, Gubernur Maluku, atas nama Pemerintah Daerah Provinsi Maluku, mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi pada kegiatan ini.

“Saya berharap kegiatan ini bukan hanya bersifat seremonial semata, tetapi sebagai media silaturahim dalam memperkuat tali persaudaraan antar pemerintah Provinsi Maluku, Kabupaten Buru, bersama masyarakat Maluku pada umumnya dan masyarakat Buru pada khususnya.” Ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga merupakan wujud kecintaan kami yang sangat mendalam kepda seluruh lapisan masyarakat Buru. Ia berharap, semoga melalui momentum ini kita semua bisa saling memaafkan serta saling mendoakan dalam kebaikan, demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat di bumi Bupolo ini.

“Selain kegiatan halal bi halal pada hari ini akan diresmikan SMP Negeri 50 & 51, semoga keberadaan sekolah ini dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan kualitas Pendidikan guna menciptakan generasi emas di Maluku.” Ujarnya

Gubernur pada kesempatan itu juga turut menyerahkan Paket Bantuan Dinas Pertanian Provinsi Maluku, terdiri dari Benih Padi 2.000 hektar senilai Rp. 550.000.000, Paket Benih dan Saprodi Padi Biofortifikasi senilai Rp.785.000.000, pengembangan 40 ekor sapi senilai Rp.360.000.000, Pengembangan cabai 20 hektar senilai Rp. 200.000.000. Kemudian bantuan dari Pemerintah Provinsi Maluku yakni bantuan siswa miskin kepada 75 orang, kartu maluku cerdas kepada 59 orang kepada Siswa/Siswi SMA/SMK di Kabupaten Buru, bantuan emergency sebanyak 300 paket, Bantuan Peduli Maluku 250 paket, dan bantuan program keluarga harapan kepada 5 orang penerima masing-masing Rp. 1.000.000.

Untuk diketahui sebelumnya Gubernur dan istri melakukan Panen Raya Padi dan Demo Pembuatan Biosaka Pertanian.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti untuk peresmian SMP Negeri 50 dan 51 Kabupaten Buru oleh Gubernur Maluku, dan panen raya padi.

Selanjutnya Gubernur Maluku beserta rombongan meninjau UMKM di desa Waekasar, peresmian Peresmian Waekasar Park yang ditandai dengan pengguntingan pita.

Gubernur Maluku Tebar 1.500 Benih Ikan Nila di Desa Waelete

0

Buru, Maluku.news – Gubernur Maluku Irjen.Pol.(Purn.) Drs. Murad Ismail didampingi Ketua TP-PKK Provinsi Maluku Widya Pratiwi Murad beserta rombongan, tiba di Bandar Udara Namniwel-Namlea Kabupaten Buru, pukul 08.30 WIT, dengan Pesawat menggunakan Pesawat Reguler Wings Air dengan Nomor Penerbangan ATR 72-600, pada Sabtu, (6/5/2023).

Setibanya di sana Gubernur dan Istri disambut oleh Penjabat Bupati Buru Dr. Djalaludin Salapampessy. S.Pi, M.Si, dan dilanjutkan dengan prosesi pemakaian Kain Lestari dan Kain Selempang, serta diiringi dengan Tarian Soya-Soya.

Setelah itu Gubernur Murad dan rombongan melanjutkan kunjungannya ke Desa Waetele Kecamatan Waeapo, untuk melaksanakan kegiatan Tebar Benih Ikan Nila.

Dalam Laporan Kepala Desa, Aam Purnama melaporkan bahwa kegiatan ini dilaksankana di Kawasan ekowisata desa Waetele, dengan memanfaatkan sumber daya alam airnya dari bendungan Waetele yang mengairi 1000 hektar lahan sawah di desa Waetele dan Waekasar.

“Pada hari ini akan menebarkan 1500 benih ikan dari 8000 benih ikan yang telah disiapkan” Terangnya.

Ia juga melaporkan, bahwa kondisi stunting di desa Waetele ini nihil atau tidak ada, dan benih ikan nila yang ditebar ini tujuannya adalah untuk menjaga ketahanan pangan, sebagai tempat ekowisata pemulihan ekonomi dikarenakan harga ikan di kecataman Waeapo mahal, dan ikan nila ini merupakan salah satu sumber protein hewani sebagai pencegahan stunting.

Di Tempat yang sama juga Widya Pratiwi Murad selaku Ketua TP-PKK Provinsi Maluku sekaligus Duta Parenting Provinsi Maluku, mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih karena kepala desa, besreta jajaran dan Ketua PKK Desa Waetele, sudah melakukan beberapa contoh pencegahan stunting.

“Pencegahan stunting tidak hanya melalui konsumsi makanan yang bergizi saja, tetapi juga perlu diingat bahwa lingkungan yang sehat harus dijaga. Dengan kondisi alam, tanah yang subur, dan budidaya ikan disini sangat luar biasa, itu juga salah satu upaya pencegahan stunting yang telah dilakukan, tetapi kepada kader posyandu dan PKK harus rutin juga untuk pelayanan posyandunya.” Ujar Widya.

Widya juga menjelaskan bahwa untuk pencegahan stunting juga perlu dilakukan sosialisasi untuk mengedukasi anak-anak remaja yang diwajibkan minum pil tambah darah, selain itu ibu-ibu hamil juga harus diingatkan untuk mengonsumsi makanan bergizi, seperti protein, sayuran, buah-buahan, dan saat melahirkan minimal 6 bulan pemberian asi eksklusif agar daya tahan tubuh anak data terjaga.

“Harus rajin datang ke posyandu untuk melihat tumbuh kembang anak kita sampai 2 tahun, dan ini harus dijaga imunisasi, konsumsi makanannya, dan perlu adanya upaya pencegahan, sehingga tidak aka nada lahir anak stunting. Dan saya mengapresiasi jika di desa ini tidak ada stunting.” Ujarnya.

Duta Parenting Provinsi Maluku juga, memberikan semangat agar tidak lalai dalam penanganan stunting, dan kualitas anak harus dijaga maksimal meskipun tidak stunting, untuk mempersiapkan generasi emas dari Desa Waetele menjadi anak-anak yang sejajar dengan anak-anak yang berada di luar Maluku.

“Saya mohon kader PKK dan posyandu bisa aktif, serta rajin membaca dan mengupdate berita tentang perkembangan stunting. Mudah-mudahan desa ini menjadi contoh bagi desa-desa lain yang masih ada stuntingnya, karena stunting ini adalah tugas bersama.” Tutup Widya.

Untuk diketahui, hadir juga dalam kegiatan tersebut, Sekretraris Daerah Maluku didampingi Istri, Forkopimda Kabupaten Buru, Sekretaris Daerah Kabupaten Buru, Pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Provinsi Maluku dan Kabupaten Buru, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Kader Posyandu dan Kader PKK desa Waetele, beserta pihak terkait lainnya.

Gubernur Letakan Batu Pertama Pembangunan Pastori Jemaat GPM Kamarian

0

SBB, Maluku.news – Gubernur Maluku Irjen. Pol. (Purn.) Drs. Murad Ismail didampingi Istri Widya Pratiwi Murad beserta rombongan menghadiri secara langsung Acara Peletakan Batu Penjuru Pastori I Jemaat GPM Kamarian, pada Jumat (5/5/2023).

Hadir juga pada kesempatan itu Penjabat Bupati Seram Bagian Barat dan Istri, Sekda Maluku dan Istri, Pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Provinsi Maluku dan Kabupaten Seram Bagian Barat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh pemuda.

Dalam laporan Ketua Klasis GPM Kairatu Pdt. Zeth J. Sahertian, dirinya menyampaikan acara ini telah direncanakan sejak tahun 2021 yang lalu namun diperhadapkan dengan situasi pandemi covid-19.

“Di kamarian punya 3 pastori, dan ini adalah pastori 1, yang pembangunannya berada pada lokasi bangunan lama pastori Tua Negeri Kamarian, dengan rencana konstruksi bangunan 2 lantai, dengan luas 395,525m2, dan diperkirakan menghabiskan biaya sebesar Rp. 1. 025.000.000.” jelasnya.

Sahertian menyadari sungguh bahwa ini bukanlah sebuah pekerjaan yang mudah, dan juga bukan sebuah beban, tetapi hal ini adalah tanggung jawab yang harus dijalani dengan sukacita.

Sementara itu Gubernur dalam sambutannya menyampaikan, atas nama Pemerintah Provinsi Maluku dan pribadi, ia menyambut baik dan memberikan apresiasi kepada Ketua Majelis Jemaat dan Panitia Pembangunan Gedung Pastori, serta seluruh anggota Jemaat GPM Kamarian yang sudah memiliki niat mulia dalam pembangunan gedung pastori.

“Saya berharap proses pembangunan ini akan berjalan lancar dan sukses sebagai upaya pengembangan kualitas pelayanan dan pembinaan jemaat di wilayah ini.” Harap MI.

Murad juga menyampaikan, rumah pastori ini tidak semata digunakan sebagai tempat tinggal pendeta, tetapi berfungsi juga sebagai tempat konseling bagi umat, agar hamba Tuhan dijemaat ini pintu rumahnya senantiasa terbuka menyambut kehadiran umat dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai hamba Tuhan dengan baik.

Kegiatan dilanjutkan dengan peletakan batu penjuru Pastori I Jemaat GPM Kamarian oleh Gubernur Maluku, Penjabat Bupati SBB, Raja Negeri Kamarian, Ketua Panitia Pembangunan, dan Kepala Tukang Pembangunan.

Wagub Orno Buka Sosialisasi Sensus Pertanian Tahun 2023

0

Ambon, Maluku.news– Badan Pusat Statistik Provinsi Maluku, pada Jumat (05/05/2023) menggelar Sosialisasi Sensus Pertanian 2023, yang bertempat di Hotel Santika Premiere Ambon.

Kegiatan yang dilaksanakan di bawah Sorotan Tema “Potret Potensi Pangan Lokal dan Masa Depan Petani Maluku”, dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Maluku Drs. Barnabas Nathaniel Orno, yang ditandai dengan pemukulan tifa.

Turut hadir juga pada kesempatan itu Fungsional Statistisi Ahli Utama BPS Adi Lumaksono, Kepala BPS Provinsi Maluku Maritje Pattiwaellapia, SE., M.Si, perwakilan OPD Lingkup Pemerintahan Provinsi Maluku, Asosiasi Pertanian dan perwakilan perusahaan, Kepala Bagian Umum dan Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi Maluku, dan unsur terkait lainnya.

Dalam sambutannya Wakil Gubernur Maluku Drs. Barnabas Nathaniel Orno menyampaikan atas nama pemerintah daerah Provinsi Maluku, dirinya menyambut baik kegiatan sosialisasi sensus pertanian dengan harapan meningkatkan kualitas pelayanan pertanian di daerah ini.

“Sensus Pertanian 2023 adalah pendataan seluruh penduduk yang mencakup profil dan kondisi sosial ekonomi para petani. Data registrasi petani merupakan gabungan dari Kementerian dan Dinas yang membawahi bidang pertanian yakni kementerian pertanian, kementerian lingkungan hidup dan kehutanan, serta kementerian kelautan dan perikanan. Data yang dikumpulkan diantaranya yaitu pertanian, sumber daya alam, modal produksi, dan produktifitas sumber daya manusia pertanian, hingga sumber daya teknologi.” Jelasnya.

Wagub juga menyampaikan, penetapan data yang dihasilkan sensus pertanian 2023 selain membuka peluang pemanfaatan yang luas juga akan mendukung program pemberdayaan petani.

“Selain itu sensus pertanian 2023 menjadi Langkah strategis yang tepat dalam membangun dan memulihkan Indonesia di sektor pertanian pada umumnya serta Maluku pada khususnya.” Terangnya.

Orno mengatakan untuk mencapai tujuan tersebut bukanlah hal yang mudah, namun sensus pertanian 2023 merupakan upaya hasil pencapaian komitmen untuk kolaborasi para pemerintah, asosiasi pertanian, akademisi, Lembaga elemen masyarakat, termasuk rekan pers.

“Kami harapkan seluruh rekan pers yang hadir saat ini dapat menyalurkan aspirasi dan memberikan masukan bagi pelaksanaan sensus pertanian.” Ungkapnya.

Dirinya juga mengharapkan, agar pelaku usaha pertanian dapat membantu petugas dan turut menyebarluaskan informasi sensus pertanian ini kepada semua pihak.

“Berikanlah jawaban yang sebenarnya sesuai kondisi usaha pertanian, karena jawaban bapak/ibu menentukan arah dan kebijakan yang diambil dalam memajukan perekonomian di Maluku.” Ujarnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan Plakat dan Piagam dari Wakil Gubernur Maluku Drs. Barnabas Nathaniel Orno kepada Kepala BPS Provinsi Maluku Maritje Pattiwaellapia, SE., M.Si.

Kunjungi Posyandu, Pj. Ketua TP-PKK Harap Pelayanan Ditingkatkan

0

Ambon, Maluku.news – Mengunjungi Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) pada kecamatan terakhir yakni Leitimur Selatan (Leitisel), Pj. Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Ambon, Lisa Wattimena berharap semakin ada perubahan, dan memiliki peningkatan dalam hal melayani masyarakat.

“Harapan saya, bahwa posyandu-posyandu yang ada di 5 (lima) kecamatan ini setelah dikunjungi semakin ada perubahan, pelayanannya semakin ditingkatkan,” ungkapnya, usai memantau proses pelayanan Posyandu di Negeri Hukurila, Jumat (5/5/2023).

Lima Kecamatan tersebut antara kain, Kecamatan Sirimau, Nusaniwe, Teluk Ambon, Baguala, dan Leitisel yang berada di bawah lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon.

Selain harap yang besar terhadap peningkatan pelayanan, dirinya juga meminta perhatian khusus dari Pemerintah terhadap Posyandu. Diyakininya, tempat ini menjadi ujung tombak pemberantasan Stunting.

“Kepada Pemerintah mulai sekarang punya perhatian khusus, karena kita tahu sendiri Posyandu ujung tombak penanganan Stunting. Oleh sebab itu kader-kadernya harus kita mantapkan,” terangnya.

Lanjutnya, beberapa waktu lalu telah ada kunjungan yang dalakukan oleh pihaknya bersama dengan Pemkot, ke Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Dari hasil kunjungan itu banyak hal dipelajari termasuk intervensi dan kolaborasi dalam rangka memerangi Stunting, sehingga, dirinya berupaya kedepan hasil kunjungan tersebut dapat terealisasi.

“Harapan saya, apa yang kami dapat di Sumedang bisa kami terapkan di Kota Ambon. Dengan kunjungan dan intervensi yang PKK lakukan semakin ada perubahan, paling tidak bisa menurunkan angka Stunting,” pungkas Wattimena.

Kunjungan ke Posyandu di Hukurilla tersebut, sekaligus pemberian bantuan berupa nutrisi tambahan bagi anak resiko, dan ibu hamil.

Untuk diketahui, sebelumnya sejak awal tahun 2023 TP-PKK bersama Dinas Pengendalian Penduduk dan KB (DPPKB) serta Dinas Kesehatan Kota Ambon dengan telah melakukan kunjungan pada Posyandu-Posyandu, dimulai dari Kecamatan Nusaniwe, sampai dengan hari ini memasuki Negeri Hukurila, Kecamatan Leitisel.

Gelar Paripurna, DPRD Kota Ambon Beri Rekomendasi LKPJ Wali Kota

0

Ambon, Maluku.news – Sejumlah rekomendasi berisi catatan korektif, usul dan saran diberikan oleh DPRD Kota Ambon terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Ambon tahun 2022.

Rekomendasi DPRD tersebut disampaikan dalam rapat Paripurna yang digelar, Jumat (5/5/2023) di Ruang Sidang Utama DPRD Kota Ambon, Kawasan Belakang Soya.

Pj. Wali Kota, Bodewin M. Wattimena usai Paripurna menyampaikan rekomendasi tersebut sangat penting, dalam rangka perbaikan penyelenggaraan pemerintahan di kota Ambon.

“Betapa pentingnya rekomendasi DPRD, bukan saja kepada saya tetapi kepada OPD terkait, sebab itu Pimpinan OPD mesti hadir, duduk, dan mencatat apa yang direkomendasikan, lalu mengambil langkah-langkah aksi untuk menjawab rekomendasi tersebut,” ujarnya.

Wattimena juga menyampaikan apresiasi kepada DPRD Kota Ambon, sebab dari proses pembahasan ada banyak catatan yang diberikan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon yang tentunya akan menjadi dasar pengambilan keputusan.

“Rekomendasi tersebut bakal dijadikan dasar dalam pengambilan keputusan setahun kedepan, agar minimal bisa menjawab seluruh kekurangan yang ada di tahun ini,” terangnya.

Pj. Wali Kota berharap dalam hubungan Pemkot dengan DPRD kedepan akan terjalin kerja-kerja kolaboratif dan sinergitas dalam rangka perbaikan kota.

“Kita berharap dalam hubungan Pemkot dengan DPRD terjalin kerja kolaborasi, sinergaitas, supaya sama-sama kita perbaiki kota ini,” tandasnya.

Sebelumnya dalam sambutannya, Wattimena sampaikan,

catatan rekomendatif DPRD terkait drainase dan ruas sungai,

mitigasi dan penanggulangan bencana, pengelolaan persampahan, penetapan raja defenitif, penataan sistem transpotasi dan pengelolaan benteng Victoria sebagai salah satu cagar budaya nasional akan menjadi perhatian dan prioritas untuk ditangani.

Pemkot Ambon, lanjutnya, juga akan berupaya menjadikan kota Ambon sebagai kota yang mandiri secara fiskal dengan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), berkoordinasi secara insentif dengan Pemerintah Provinsi dalam penataan pasar dan terminal Mardika, serta mempermudah pelayaanan perizinan.

Sedangkan pada sisi belanja, Pemkot, urainya, akan lebih fokus untuk mengalokasikan belanja daerah sesuai prioritas daerah seperti peningkatan pelayanan dasar kesehatan dan pendidikan.

Siswa/Siswi Peserta OSN Kota Ambon Diberi Penguatan Kapasitas

0

Ambon, Maluku.news – Pj. Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena memberi penguatan kapasitas kepada para siswa/siswi SD dan SMP yang akan mengikuti ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) Kota Ambon tahun 2023.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kota Ambon, menggandeng PT Lembaga Olimpade Pendidikan Indonesia (LOPI) berlangsung Kamis (04/05/2023), di Hotel Manise.

Wattimena dalam sambutan menyatakan kebanggaannya karena siswa/siswi ini merupakan utusan terbaik dari satuan pendidikan masing-masing, yang telah berhasil lolos seleksi untuk olimpiade tingkat kota Ambon.

“Saya bangga karena inilah generasi muda harapan kota ini, mereka adalah yang terbaik yang telah mengikti seleksi sebelumnya, dan terpilih diantara ribuan siswa/siswi lainnya untuk mewakili kota Ambon pada ajang Olimpiade Sains,” ujarnya.

Diakuinya, dalam pelaksanaan OSN beberapa tahun terakhir, Kota Ambon belum dapat mengukir prestasi di tingkat nasional. Kondisi ini, lanjutnya, menandakan ada hal – hal yang perlu dibenahi agar kualitas siswa/siswi dibidang Sains dapat ditingkatkan.

“Hal ini menjadi bahan perenungan kita bersama, menjadi evaluasi sekaligus mencari solusi terhadap peningkatan kualitas Pendidikan. Saya tidak ragu dengan kemampuan anak-anak di Ambon, tetapi jika terus diasah, dibimbing, dibina dengan tepat maka kita tidak kalah berprestasi dengan daerah lainnya,” ungkapnya.

Dalam kerangka itu, jelasnya, maka Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melalu Dinas Pendidikan menggelar kegiatan penguatan kapasitas bagi para peserta.

“Hari ini Dinas Pendidikan dan LOPI memberikan penguatan kapasitas bagi peserta OSN, harapannya agar para siswa/siswi semakin memiliki kapasitas dalam mengikuti lomba, menguasi materi apa yang menjadi bidang minat, sehingga dapat berkompetisi pada bidang dimaksud,” kata Wattimena.

Dirinya optimis, bahwa dengan kegiatan ini maka akan lahir anak-anak kota Ambon yang dapat menjuarai ajang OSN di tingkat nasional.

“Kalau itu bisa terjadi, maka semua kita yang terlibat, sudah memberikan sesuatu bagi kota yang kita cintai,” pungkasnya.

Kegiatan Penguatan Kapasitas peserta OSN, diikuti sebanyak 228 siswa/siswi dengan perincian tingkat SD, 128 orang dan SMP, 100 orang.

Tingkatkan Keterampilan, DWP Kota Ambon Gelar Pelatihan

0

Ambon, Maluku.news – Guna meningkatkan keterampilan para anggotanya, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Ambon menyelenggarakan Pelatihan Pembuatan Kecap Manis dengan berbahan dasar ikan.

“Kita mau mengembangkan keterampilan, pengetahuan dan skill dari pada Ibu-ibu Dharma Wanita supaya bisa juga membuat olahan ikan dengan kreasi baru yaitu membuat kecap yang berbahan dasar ikan,” ungkap Ketua DWP Kota, Hane Ririmasse, di Rumah Jabatan Sekretaris Kota Ambon, kepada tim Media Center, Rabu (03/05/2023).

Dikatakan, tujuan pelaksanaan kegiatan dimaksud adalah mendorong anggotanya, agar lebih kreatif dalam menyikapi situasi ekonomi yang saat ini mengalami resesi. Sebab, perempuan berperan sangat penting dalang meningkatkan roda perekonomian khususnya di masa sulit ini.

“Kepada pengurus DWP yang telah berkolaborasi menyelenggarakan sosialisasi yang bertema ‘Pembuatan Kecap Berbahan Dasar Ikan’ saya berikan apresiasi. Sebab tujuannya jelas yakni; mendorong para ibu-ibu anggota agar terus aktif, kreatif, dan memanfaatkan peluang ekonomi serta mengembangkan kemampuannya di era digitalisasi dalam masa resesi,” urainya.

Kegiatan yang merupakan gaweaan Bidang Ekonomi DWP Kota Ambon ini, menghadirkan Dr. Ir. Venda Pical selaku narasumber, pemberi materi, sekaligus mendemonstrasikan cara pembuatan kecap manis berbahan dasar ikan.

Disinggung terkait dengan bahan utamanya, Ririmasse mengatakan, Provinsi Maluku termasuk Kota Ambon didalamnya termasuk daerah penghasil ikan meski tidak sebesar Kota/Kabupaten lainnya, tetapi, dapat menyediakan bahan utama pembuatan kecap ini.

“Kita sementara ini menggunakan ikan sebagai bahan dasarnya karena ikan merupakan salah satu sumber daya alam (SDA) yang ada di Kota Ambon, untuk jenisnya sendiri sementara kita pakai ikan Tuna,” tandasnya.

Gubernur Saksikan Pernyataan Sikap Perdamaian Antara Ohoi Elat & Hoar Ngutru

0

Malra, Maluku.news – Gubernur Maluku Irjen. Pol. (Purn.) Drs. Murad Ismail, secara langsung menyaksikan Pernyataan Sikap Perdamaian antara masyarakat Ohoi Elat dan Masyarakat Hoar Ngutru (Ohoi Wakol, Ngurdu, Soinrat, Wermaf, Bombay, Elralang, Watsin, Sirbante dan Ohoi Ngat) di Kecamatan Kei Besar Kabupaten Maluku Tenggara, pada Rabu (3/5/2023).

Turut serta juga pada kesempatan itu Pangdam XVI/Pattimura, Kabinda Maluku, Bupati Maluku Tenggara, Forkopimda Kabupaten Maluku Tenggara dan Kecamatan se-Wilayah Kei Besar, Danrem 151/Binaiya, Sekretaris Daerah Maluku, Ketua TP-PKK Provinsi Maluku, Para Rat Lorsiu, Lorlim, pada Kepala Ohoi se-Wilayah Kei Besar, Tokoh Adat, dan Tokoh Agama, dan pihak lainnya.

Pernyataan sikap tersebut terdapat 2 poin, yang pertama, kedua belah pihak telah bersepakat, bahwa mulai hari ini menghentikan segala bentuk kekerasan terhadap manusia, barang, harta benda, profokasi, berita hoax, dan menjalin kembali hubungan Ain Ni Ain sebagai orang basudara di Nuhu Evav Ni Kilkilun Kabupaten Maluku Tenggara dan menyerahkan sepenuhnya persoalan kriminal terhadap para korban dari kedua belah pihak kepada pihak berwajib untuk penegakkan hukum.

Sementara untuk poin yang kedua, dijelaskan bahwa, mulai hari ini akses lalu lintas laut dan darat masuk keluar Ohoi Elat dan seluruh wilayah Hoar Ngutru normal kembali seperti sedia kala, dan apabila ada yang sengaja mencegah, memalang jalan termasuk masuk keluar Pelabuhan untuk naik kapal atau Tindakan lain yang mengganggu kamtibmas di Ohoi Elat dan Ohoi-Ohoi yang berada di Kawasan Hoar Ngutru, maka akan menjadi tanggung jawab sendiri (persoalan pribadi) dan akan berurusan dengan pihak berwajib (dalam hal ini TNI dan Polri).

Untuk diketahui Dokumen Pernyataan Sikap tersebut ditandatangani oleh 16 orang dari kedua belah pihak Perwakilan Masyarakat Ohoi Elat dan Perwakilan Masyarakat Hoar Ngutru.

Kegiatan juga dilanjutkan dengan Prosesi Adat Vadukung Il Fangnanan Bok-Bok Ain ni Ain oleh para Rat Lor Siu Lor Lim.