Beranda blog Halaman 164

Kunjungi Dinas Kominfo, Tim SFV Koordinasi Bangun Desa Perikanan Cerdas

0

Ambon, Maluku.news – Tim Visitasi Smart Fisheries Village (SFV) Desa Poka, melakukan kunjungan ke Dinas Kominfo dan Persandian Kota Ambon.

Kehadiran tim disambut Sekretaris Dinas (Sekdis) Kominfo, Ronald Lekransy, yang mewakili Kepala Dinas dalam pertemuan yang berlangsung pada ruang rapat Command Center lantai IV, Balai Kota Ambon, Kamis (22/06/2023).

“Kegiatan ini melibatkan Tim dari Badan Riset dan SDM Kementerian Kelautan dan Badan Pelatihan Penyuluhan Perikanan (BP3) Ambon guna menyampaikan konsep Membangun Desa Perikanan Cerdas yang merupakan bagian dari konsep besar Negara menuju Indonesia Maju 2045, maka fokus Kominfo dari tingkat pusat sampai di kabupaten/kota adalah Transformasi digital,” ungkap Sekdis saat menjelaskan tujuan visitasi kepada tim Media Center..

Ditambahkan juga, bahwa penerapan teknologi informasi, serta manajemen tepat guna menjadi pilihan meningkatkan ekonomi masyarakat saat ini, dan karena itu Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon terus berbenah untuk bisa melakukan trasformasi digital dalam upaya optimalisasi pelayanan publik di Ambon dalam menopang program kebijakan perioritas Pj. Wali Kota Ambon Tahun 2023 2024 melalui upaya inovasi dan digitalisasi pelayanan.

Lekransy menyebutkan, hal itu telah dimulai dengan menyiapkan infrastruktur jaringan (Fiber Optik) secara merata hingga tingkat desa/negeri.

“Pemkot juga menyiapkan Free Hotspot (penyediaan WiFi gratis), kemudahan perijinan, pemberian rasa aman, sistem pengaduan terintegrasi (Omni Channel), kemudahan memperoleh perijinan melalui OSS maupun SIMANTAP, serta Ambon Satu Akses (ASA) atau yang dikenal dengan Ambon Access dalam mendukung Smart Publick Service dan Smart Officer service. Dimana diharapkan ini dapat membantu upaya digitalisasi pasar, modernisasi pasar yang efektif dan efisien, serta peningkatan layanan, dan upaya pelayanan publik lainnya yang terintegrasi,” ulasnya.

Lekransy, yang didampingi Kepala bidang IKP dan Kepala Bidang persandian statistik mengharapkan, visitasi ini menjadi sarana tukar informasi untuk memperkaya khazanah berpikir Dinas Kominfo Kota Ambon, tetapi juga Tim Visitasi yang hadir untuk sama-sama membangun konsep strategis dalam menopang Desa Perikanan Cerdas yang berorientasi pada pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Sementara itu, Ketua Pokja Penyuluhan, Balai Pelatihan Penyuluhan Perikanan (BP3) Ina Sopahelawakan, berharap melalui pertemuan dan koordinasi dengan Diskominfo Kota Ambon, ini dapat mengimplementasikan Memorandum of Understanding (MoU) yang telah diteken antara Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Badan Riset dan Sumber Daya Manusia (BRSDM) beberapa waktu lalu.

“Siapa tahu di tahun ini kita mendapatkan dukungan dari Kominfo untuk mendapat spot-spit WiFi di Desa Poka, khususnya di lokus pengembangan perikanan, dan wisata,” harapnya.

Sementara itu, Risnafiah staf BRSDM yang turut hadir mengikuti pertemuan tersebut mengungkapkan point penting dari mewujudkan desa perikanan cerdas dimana kunjungan ini guna menginisiasi kerja sama, koordinasi, serta kolaborasi.

“Kami harapkan ditahun ini bukan saja sebatas koordinasi tetapi sudah ada aplikasi teknis, entah berupa ruang publik dengan akses internet gratis di Desa Poka, atau mungkin aplikasi pemasaran produk perikanan atau mungkin untuk aplikasi sarana produksi melalui internet,”pungkasnya.

Pengajuan Hak Angket Pansus Pasar Mardika Masih Wacana

0

Ambon, Maluku.news – Penggunaan Hak Angket oleh Panitia Khusus (Pansus) Pasar Mardika untuk menggugat Pemerintah Provinsi Maluku dan PT Bumi Perkasa Timur (BPT) ternyata masih dalam wacana.

Wacana hak angket terbentuk dikarenakan kerjasama yang dibangun kedua pihak, ternyata telah merugikan daerah miliaran rupiah.

“Itu masih dalam wacana di internal Pansus,”ungkap Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku, Melkianus Sairdekut kepada wartawan di Ambon, kamis (22/06/2023).

Dikatakan, sesuai mekanisme hak angket diusulkan minimal 1 fraksi, dan paling sedikit 10 orang dari total 45 anggota DPRD Maluku.

Setelah itu, selesai melakukan verifikasi surat masuk oleh DPRD, barulah Pansus menyampaikan hasil keseluruhan dari sebagian yang telah dikerjakan kepada pimpinan, untuk selanjutnya mendiskusikan atau merumuskan langkah-langkah selanjutnya.

“Tentu dalam prosesnya melalui dinamika dari seluruh fraksi fraksi. Karena itu konsolidasi penting dengan fraksi terhadap penggunaan salah satu hak yang disediakan undang-undang kepada DPRD,”tandas Saridekut.

Politisi Gerindra itu memastikan hak angket memang telah diwacanakan, namun tergantung kerja Pansus untuk disampaikan ke pimpinan DPRD.

“Dalam kaitan persoalan ini, maka rekan rekan di Pansus memandang bahwa angket menjadi pilihan untuk penyelesaian pasar mardika, supaya masuk ke tahap penyelidikan yang mendalam,”pungkasnya.

Polresta Gelar Apel Satkamling, Sekkot Beri Apresiasi

0

Ambon, Maluku.news – Polresta Pulau Ambon & P.P Lease menggelar Apel Ketua Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) Tahun 2023, yang merupakan percepatan upaya revitalisasi Satkamling. Hal ini diberi apresiasi yang tinggi oleh Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon, Agus Ririmasse.

“Pemkot Ambon memberikan Apresiasi kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia yang mana hari ini melalui Polresta Pulau Ambon & P. P Lease, Pak Kapolresta, Kombes Pol. Raja Arthur Lumongga, memimpin apel pagi terkait dengan Satuan Keamanan Lingkungan atau Satkamling, ini sangat dibutuhkan dalam menjaga tugas-tugas Kamtibmas di kota ini,” ungkap, Ririmasse, usai mengikuti apel, di Mapolresta P. Ambon & P. P Lease, Rabu (21/06/2023).

Untuk diketahui, Satkamling memiliki peran sentral dalam upaya pemeliharaan kamtibmas, kehadiran Satkamling diyakini dapat menjadi coolling system di lingkungan masing.

Karena keberhasilan ini dapat menjadi lompatan besar bagi negara ini untuk mewujudkan demokrasi yang mapan dalam menyongsong visi Indonesia emas yang dicita-citakan.

Oleh sebab itu, Ririmasse mengharapkan komunikasi yang intens dan baik anta Bhabinkamtibmas dengan stakeholder dalam hal di bidang pemerintahan, dapat terjalin dengan baik agar keamanan serta ketertiban terus terjaga dengan baik.

“Ini sangat baik sekali dan memang selama ini kolaborasi antara Bhabinkamtibmas, Babinsa, dengan para camat maupun Lurah, Raja, Kades itu berjalan dengan baik. Diharapkan melalui apel ini, tetap kita semua sama-sama menjaga situasi keamanan di kota ini,” tandasnya.

Dirinya juga menambahkan, dari apel yang dilaksanakan dua negeri dan satu desa yang berada di kota ini mendapatkan penghargaan Bhabinkamtibmas terbaik. Diantaranya, Negeri Hukurila, Negeri Latuhalat, dan Desa Galala. Untuk itu, Ririmasse berharap penghargaan ini dapat terus dipertahankan bahkan akan ada Bhabinkamtibmas lainnya yang mengikuti jejak tersebut.

“Tadi juga diserahkan piagam penghargaan kepada Bhabinkamtibmas yang telah melaksanakan tugas selama ini secara baik, dan berkolaborasi dengan semua pihak. Yang juara Satu, Bhabinkamtibmas Hukurila, Kedua; Latuhalat, dan yang Ketiga; Galala,“ pungkas, Ririmasse.

Pemerintah Jayapura Gelar Gala Dinner Walikota Se-Indonesia Timur

0

Jayapura, Maluku.news – Pemerintah Jayapura menggelar gala dinner dalam rangka Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) VI Asosiasi Pemerintah Kota Se-Indonesia (APEKSI) dengan tema “Kolaborasi membangun Indonesia Timur”. Jamuan gala dinner dilaksanakan di Kantor Wali Kota Jayapura, Selasa, (20/06/2023).

Bukan hanya jamuan makan malam, Penjabat (Pj) Wali Kota Jayapura, Frans Pekey juga menyerahkan cenderamata kepada Wali Kota se-Indonesia Timur.

Menurut Pj Wali Kota Jayapura, kegiatan malam ini untuk mempersatukan Wali Kota se-Indonesia Timur. Ini juga awal sebagai tanda dimulainya kegiatan yang akan berlangsung pada tanggal 21 hingga tanggal 22 Juni 2023, mendatang.

“Dengan penuh syukur dan suasana hati gembira, saya atas nama adat Pemerintah Jayapura dan seluruh masyarakat Jayapura menyambut baik kedatangan para walikota beserta istri dan rombongan,” katanya saat memberikan sambutan.

Sementara itu, Wali Kota Tidore sekaligus Ketua Rapat Kerja Wilayah Komisariat Wilayah (Komwil) VI, Capt H. Ali Ibrahim menyampaikan terima kasih serta memberikan apresiasi atas terselenggara acara Rakerwil VI APEKSI di Kota Jayapura.

Ketua Komwil VI berharap para Wali Kota dapat mengikuti kegiatan dimaksud hingga selesai. “Saya berharap untuk para Wali Kota dari Komwil VI dapat mengikuti kegiatan yang akan dimulai besok dengan tepat waktu agar kita selesai pada waktunya,” harapnya.

Ditempat yang sama, Pj. Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena kepada Tim Media Center mengatakan, gala dinner yang digelar merupakan bentuk silaturahmi sebelum dibukanya Rakerwil Komwil VI, besok.

“Intinya para peserta yakni para Wali Kota yang ada dalam komisariat wilayah VI APEKSI beserta rombongan dijamu dengan sangat baik oleh Pak Penjabat Wali Kota dan Pemerintah Daerah Jayapura serta masyarakatnya,” ujarnya.

Selain sebagai bentuk silaturahmi, Pj. Wali Kota Ambon berharap dalam Rakerwil besok, Komwil VI dapat menyiapkan materi yang nantinya akan dibawa pada sesi Rapat Kerja Nasional XVI tahun 2023 Asosiasi Pemerintah Kota se-Indonesia yang akan digelar pada bulan Juli di Makassar.

“Jadi dalam Rakerwil ini, kita akan membahas berbagai persoalan yang ada di Pemerintah Kota wilayah timur, untuk nantinya menjadi rekomendasi kita dalam APEKSI Nasional mendatang,” jelasnya.

Diketahui, dalam mengikuti Rapat Kerja Wilayah VI APEKSI Penjabat Walikota Ambon didampingi Pj. Ketua TP-PKK Kota Ambon, Lisa Wattimena, Asisten Administrasi Umum, Rulien Purmiasa; Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Pelayanan Publik, Pieter Saimima; Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah, Enrico Matitaputty; Kepala Inspektorat, Jacob Silanno; Kadis KominfoSandi, Joy Adriaansz; Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP), Alfredo Hehamahua; Kabag Pemerintahan, Alfian Lewenusa.

240 Kontingen Kormi Maluku Siap Ikuti Fornas ke-7 Tahun 2023 di Jawa Barat

0

Ambon, Maluku.news– Sekretaris Daerah Maluku Ir. Sadali IE, M.Si., IPU secara resmi melepas Kontingen Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi Maluku, yang ditandai dengan penyerahan bendera kepada Perwakilan Tim Kontingen Maluku, bertempat di Aula Lantai 7 Kantor Gubernur Maluku, pada Rabu (21/6/2023).

Hadir juga pada kesempatan itu Ketua Umum KORMI Provinsi Maluku Widya Pratiwi Murad beserta jajaran pengurus, Pimpinan OPD terkait lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, Ketua Induk Olahraga yang berada di Kormi Maluku, Pelatih, Official, Pendamping serta peserta lomba, dan unsur lainnya.

Dalam arahannya Ketum Kormi Maluku, Widya menyampaikan bahwa tujuan dari pelaksanaan Fornas ini adalah untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan, kebugaran, kecerdasan, dan kualitas manusia, melestarikan dan meningkatkan kekayaan budaya daerah dan nasional, menanamkan nilai moral dan akhlak mulia, sportivitas, kompetitif, disiplin, mempererat dan membina persatuan dan kesatuan bangsa, memperkokoh ketahanan nasional, mengangkat harkat dan martabak kehormatan bangsa, mempererat interaksi sosial yang kondusif dan memperkokoh ketahanan nasional serta meningkatkan produktifitas ekonomi nasional.

“Pelaksanaan Fornas ke-7 ini bertempat di Bandung dimulai dari tanggal 2-9 Juli 2023, dan Maluku mengikuti 13 Kegiatan Induk Olahraga, dengan menyertakan 240 peserta, yang pada tahun lalu hanya diikuti oleh 107 peserta dari Maluku.” Ungkapnya.

Dirinya menyampaikan bahwa ada peningkatan jumlah peserta di tahun ini, dan mengatakan kepada para kontingen bahwa mereka adalah orang-orang yang terpilih sebagai duta olahraga.

“Saya berpesan kepada saudara-saudara agar benar-benar menjaga kondiis badan sehingga tetap sehat dan memiliki stamina yang prima.” Pesannya.

Widya, atas nama KORMI Maluku juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah melalui Gubernur Maluku, yang selama 2 tahun berturut-turut mengkoordinir secara khusus dan mengupayakan semaksimal mungkin untuk membantu peserta.

“Sebelum pelepasan kontingen pada hari ini, telah dilakukan Rapat Persiapan yang dilaksanakan pada 11 April 2023 di Aula Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Maluku, dan telah memberangkatkan Sebagian peserta pada 15 Juni yang lalu dan akan disusul oleh peserta lainnya pada 29 Juni mendatang.” Ungkapnya.

Menutup arahannya, Widya mengatakan selamat berjuang kepada para kontingan, semoga Tuhan Yang Maha Kuasa menyertai perjalanan dan perjuangan kita, dan bisa kembali dengan menjadi juara.

Di tempat yang sama juga, dalam sambutan Gubernur Maluku yang dibacakan oleh Sekda, disampaikan bahwa keikutsertaan kontingen KORMI Provinsi Maluku dalam FORNAS VII ini, harus dimanfaatkan oleh anggota kontingen, untuk membangun ikatan persaudaraan dan kekeluargaan bersama dengan para kontingen KORMI Se-Indonesia, serta memperkenalkan Maluku, baik dari aspek sosial, ekonomi, budaya, dan pariwisata.

“Kita semua tentunya berharap kepada kontingen KORMI Provinsi Maluku, sebagai duta olahraga rekreasi, agar dapat menjaga kekompakan, dan senantiasa menjunjung tinggi sportifitas selama mengikuti festival.” Harap Gubernur dalam sambutan tertulisnya.

Ia juga berpesan kepada pengurus KORMI Provinsi Maluku, agar terus melakukan langkah-langkah strategis membangun sinergitas, dengan seluruh pemangku kepentingan di Maluku.

“Semoga keikutsertaan pada FORNAS VII Ini, mendapatkan hasil yang terbaik dan membanggakan, serta akan mengharumkan nama daerah di kancah Nasional.” Harapnya.

Ia juga pastikan bahwa, Pemerintah Daerah akan mendukung dan menaruh perhatian serius, terhadap semua induk olahraga, termasuk KORMI Provinsi Maluku.

Sekda Buka Pertemuan Evaluasi Lintas Sektor Kesehatan Ibu dan Anak Termasuk Masalah Gizi

0

Ambon, Maluku.news – Sekretaris Daerah Maluku Ir. Sadali IE, M.Si, IPu membuka secara resmi Pertemuan Evaluasi Lintas Sektor Kesehatan Ibu dan Anak Termasuk Masalah Gizi (Weight Faltering, Gizi Buruk, Gizi Kurang, Stunting), yang bertempat di Hotel Amaris Ambon, Rabu (21/6/2023).

Hadir pada kesempatan itu Plt. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku dr. Meikyal Pontoh, para narasumber, jajaran pejabat lingkup Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, peserta pertemuan evaluasi lintas sektor Provinsi Maluku, dan unsur terkait lainnya.

Dalam sambutannya Sekda atas nama Pemerintah Provinsi Maluku, menyambut baik pelaksanaan pertemuan lintas sektir ini, untuk meningkatkan citra serta kualitas layanan Kesehatan masyarakat khsususnya ibu dan anak di daerah ini.

“Pembangunan kesehatan diarahkan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan untuk hidup sehat bagi setiap orang khususnya ibu dan anak termasuk gizi, guna terwujudnya derajat kesehatan masyarakat.” Tambah Sadali.

Ia menyampaikan bahwa, berbagai macam program dan inovasi seperti Pojok Peduli Stunting Mandiri dan Penggerakan Peningkatan Posyandu Aktif, dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Daerah terhadap penyelenggaraan dan peningkatan derajat Kesehatan masyarakat di Provinsi Maluku.

“Melalui pertemuan lintas sektor ini, saya menghimbau kepada pihak terkait untuk dapat berkomitmen meningkatkan pelayanan Kesehatan, sebagai kebutuhan dasar yang dimiliki bagi setiap orang.” Himbau Sekda.

Sadali berharap, semoga pertemuan evaluasi lintas sektor Kesehatan ibu dan anak termasuk masalah gizi dapat berjalan dengan lancer serta membawa manfaat bagi masyarakat di daerah ini.

Untuk diketahui kegiatan ini dilaksanakan dari tanggal 20 sampai dengan 22 Juni 2023, dengan jumlah peserta 45 orang.

Sekkot Ambon Lepas HKFC Berlaga di 8 Besar Liga Futsal Nusantara

0

Ambon, Maluku.news – -Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon, Agus Ririmasse, yang juga Ketua Umum (Ketum) KONI Kota Ambon, Rabu (21/06/2023), di Balai Kota melepas tim Futsal Hative Kecil Futsal Club (HKFC) yang akan berlaga di 8 (delapan) besar Liga Futsal Nusantara di Kota Tegal, Jawa Tengah.

Sekkot dalam arahannya memberi apresiasi yang tinggi kepada HKFC yang telah membawa harum nama kota Ambon di cabang olahraga Futsal, dengan lolos ke 8 Besar Liga Futsal Nusantara.

“Satu prestasi yang sangat luar biasa, ketika dalam perjuangan menuju 8 Besar ini tidak gampang, harus melewati sejumlah pertandingan dengan kekuatan yang full, ” lanjutnya.

Untuk itu, Sekkot berharap agar perjuangan HKFC di liga Nusantara akan berbuah manis bagi kota berjuluk manise ini.

“Kalian harus punya tekad yang kuat kalau kalian bisa, sebagai atlit jangan pesimis duluan, sebab kalau sudah berlatih dengan baik dan maksimal tidak usah takut,” kata
Ririmasse.

Dirinya mengingatkan, untuk mendapatkan hasil maksimal, maka ego ego pribadi harus dikesampingkan, sebab olahraga Futsal membutuhkan kerjasama tim, disamping itu juga diingatkan untuk selalu berdoa dan menyerahkan perjuangan tim kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

“Intinya kerjasama Tim, tidak boleh ego perorangan. Jangan karena ambisi untuk mencetak gol, lalu tidak mau memberikan kesempatan bagi rekan se-tim yang lebih berpeluang untuk itu. Jadi Ego pribadi itu harus ditinggalkan, sebagai Ketum KONI saya mengingatkan hal itu,” bebernya.

Kepada tim HKFC yang berangkat ke Tegal, Sekkot tidak menjanjikan bonus, tetapi dirinya akui tidak akan menutup mata bagi tim HKFC apabila berhasil menjadi juara.

“Bertanding saja dulu, jika juara pemerintah pasti tidak menutup mata, yang penting HKFC memberikan yang terbaik bagi kota Ambon,” tandasnya.

Sementara itu, Pembina HKFC, Neles Ferdinandus, melaporkan untuk timnya bisa sampai ke tahapan di Tegal, HKFC sebelumnya telah mengikuti laga tingkat regional yang berlangsung di Kendari, Sulawesi Tenggara.

“Tanggal 25 Juni Nanti akan berlanjut di Tegal. Kami sangat berterima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung HKFC hingga sapai ke tahap ini,” jelasnya.

Ferdinandus menjelaskan dengan keberhasilan di Liga Nusantara, dirinya berharap cita-cita HKFC sebagai wakil kota Ambon untuk berlaga di tingkat yang lebih tinggi yakni Liga Profesional Futsal dapat tercapai.

29 Kandidat Daftar Ulang, Kadisnaker : Siap Diberangkatkan Ke Darwin

0

Ambon, Maluku.news – Terkait kelanjutan program Bekerja di Luar Negeri yakni di Kota Darwin, Australia, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Kota Ambon, Stiven B. Patty menjelaskan bahwa hingga saat ini sudah ada 29 kandidat yang mendaftar ulang, dan siap diberangkatkan.

Ditemui di Balai Kota, Rabu (21/06/2023) Kadisnaker menjelaskan bahwa dalam program yang bertujuan untuk mengurangi tingkat pengangguran di kota Ambon tersebut, pada tahap seleksi awal diikuti oleh 430 orang, dan hasilnya ada 148 yang lolos.

Dalam perkembangan selanjutnya, para kandidat tersebut ternyata tidak langsung diberangkatkan karena terkendala masalah pembiayaan, dimana masing-masing kandidat membutuhkan biaya hingga Rp. 85 juta. Hal ini sempat menuai polemik di masyarakat.

Padahal semua biaya itu sudah termasuk dari awal proses hingga bekerja, yakni biaya pelatihan selama enam bulan, pengurusan visa, sertifikat IELTS, tiket pesawat, asuransi, biaya hidup, dan tempat tinggal di Australia, total ada 13 item, katanya.

Sehingga dari masalah itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon berupaya mencari jalan keluar dengan kerjasama pihak bank yang akan memberikan bantuan pembiayaan khusus.

“Untuk masalah pembiyaaan, maka pemerintah hadir dan mengupayakan bentuk kerjasama perbankan, yakni Bank Mandiri. Dimana proposal terkait mekanisme pembiayaan khusus pekerja migran, telah disetujui oleh Bank Mandiri di tingkat pusat,” jelas Stiven

Dengan kejelasan ini, maka sudah ada 29 Kandidat yang mendaftar ulang ke pihak Dinas dan siap diberangkatkan ke Darwin untuk tahap pertama.

“29 kandidat yang sudah mendaftar ulang sudah siapkan keberangkatannya. Sementara masih dalam pengurusan visa dan ada pelatihan IELTS (Bahasa Inggris) sebagai persyaratan,” ungkapnya

Stiven menandaskan, dengan adanya kejelasan skema pembiayaan dari Bank Mandiri, maka diharapkan ke 119 kandidat lainnya segera mendaftar ulang agar bisa diproses untuk keberangkatan.

“Makanya kepada kandidat yang belum daftar ulang, silahkan mendaftar ulang. Sebab mekanisme pembiayaan sudah jelas, intinya sampai kandidat telah bekerja di Darwin baru menyicil ke Bank. Kapan berangkatnya, tergantung pengurusan visa dan persyaratan lain, seperti IELTS,” urainya.

Sehubungan dengan program ini, ditegaskan Stiven merupakan upaya pihaknya untuk membantu warga kota Ambon yang masih mencari-cari pekerjaan. Sebab, menurutnya, kesempatan kerja di kota Ambon sendiri masih terbatas, sementara peluang bekerja di luar negeri masih sangat banyak terbuka.

“Jika ke 148 kandidat berhasil kita berangkatkan, maka ini akan membuka peluang bagi warga kota Ambon lainnya untuk dapat bekerja di luar negeri,” pungkasnya.

Tembus 75 Besar ADWI 2023, Rutong Dikunjungi Kemenparekraf

0

Ambon, Maluku.news – Negeri Rutong Kecamatan Leitimur Selatan (Letisel) dikunjungi Direktur Tata Kelola Destinasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI, Indra Ni Tua, Senin (19/06/2023.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Ambon, Rico Hayat menjelaskan kunjungan Direktur mewakili Menparekraf, Saniaga Uno, sebab Rutong telah berhasil menembus 75 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) tahun 2023.

“ADWI 2023 telah dibuka dari bulan Januari dan Salah satu Negeri di Kota Ambon yakni Negeri Rutong ikut serta dalam ajang tersebut. Desa Wisata Negeri Rutong telah berhasil masuk dalam 500 besar desa wisata dari 4.573 desa wisata yang mendaftar.

Setelah tahap kurasi Negeri Rutong berhasil lolous dalam 300 besar desa wisata dan kurasi yang terakhir yaitu 75 besar desa wisata,” jelas Rico.

Dikatakan, dengan alasan tersebut maka Direktur bersama dewan Juri ADWI 2023 yang terdiri dari I Made Wena dan Sang Putu Subaya mengunjungi Rutong untuk penilaian.

“Ada 5 (lima) kategori yang menjadi penilaian juri saat kunjungan yakni Daya Tarik Pengunjung, Homestay & Toilet Umum, Souvenir, Digital dan Konten Kreatif serta Kelembagaan dan Cleanliness, Health, Safety & Environmental Sustainability,” bebernya.

Selain dalam rangka penilaian, kunjungan tersebut juga untuk menyapa masyarakat secara langsung serta mempromosikan destinasi wisata di negeri Rutong.

“Kunjungan ke Negeri Rutong yang masuk 75 besar desa wisata ini dapat menjadi semangat baru, serta memotivasi Pemerintah negeri dan masyarakat, sehingga dapat mengembangkan desa wisata berkelas dunia, berkelanjutan, dan berdaya saing,” tandasnya.

Untuk diketahui dalam kunjungan Direktur Kemenparekraf RI turut hadir Sekertaris Kota (Sekkot) Ambon, Agus Ririmasse, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Maluku, Meikyal Pontoh, Camat Leitisel Agustinus O. Pattikawa, Raja Negeri Rutong, Reza V. Maispaitella dan Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Patmawati.

Gedung Baru Pasar Mardika Rencana Agustus Mulai Beroperasi

0

Ambon, Maluku.news – Direncanakan Agustus 2023 mendatang, Gedung Baru Pasar Mardika sudah mulai dioperasikan. Namun sayangnya Gedung dikerjakan dengan anggaran Rp.75 miliar itu tidak bisa menampung seluruh pedagang yang ada di pasar Mardika.

Dari total kurang lebih 4 ribu pedagang di pasar Mardika, Gedung bantuan Kementerian Perdagangan itu hanya bisa menampung 1.304 pedagang.

Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kota Ambon, di dorong untuk membuat konsep penataan kawasan pasar Mardika, sehingga dalam pengelolaannya bisa tertata dengan baik.

“Harapan kami kalau nanti misalnya hak pengelolaan pasar mardika mau diserahkan ke pemkot, maka Pemkot harus punya konsep penataannya, di dalamnya ada SOP,”ujar Pansus Pasar Mardika, Jantje Wenno di Ambon, selasa (20/06/2023).

Dikatakan, ada beberapa solusi yang perlu dilakukan untuk mengatasi pedagang yang belum diakomodir dalam Gedung baru, yaitu membangun pasar baru, distribusi pedagang ke pasar pasar yang sudah, atau membiarkan mereka berdagang diatas trotoar, bahkan yang terjadi saat ini lapak di dalam terminal, namun hal itu sifatnya sementara.

“Karena itu harus dipikirkan pemkot yang saat ini mendapat hak pengelolaan,”ucapnya.

Konsep lainnya, kata Wenno berkaitan keamanan dengan melibatkan aparat kepolisian.

“Seperti kata kapolres harus ada CCTV, pos pengaman. Ini kewajiban pemerintah untuk menyiapkan supaya pasar itu bisa nyaman dan aman,”cetusnya.

Tak hanya itu, politisi Perindo itu juga mengingatkan Pemkot Ambon untuk membentuk satu asosiasi atau wadah tunggal yang menghimpun seluruh para pedagang, sehingga menjadi jembatan dengan pemerintah.

“Kesalahan masa lalu dari walikota ke walikota, namun menurut saya idealnya harus ada satu asosiasi, mereka ini akan menjadi jembatan antara pemerintah dengan pedagang, pasti koordinasi yang akan lebih gampang ketimbang ada empat atau 5 asosiasi dengan anggotanya masing-masing,”pungkasnya.