Beranda blog Halaman 16

Taman Budaya Maluku Hadirkan Pameran Karya 10 Perupa

0

Ambon, Maluku.news – Taman Budaya Maluku kembali menggelar Pameran Seni Rupa bertajuk GenBeta. Pameran berlangsung di Galeri Lia-Lia, Karang Panjang, Ambon, mulai Senin (11/8) dan berakhir Jumat (15/8).

Sepuluh perupa yang ikut pameran adalah Charissa Saija, Victor Leonard Tahalea, Helmi Ishak Johanes, Michael Frans, Klemens Sarimanella, Rian Juanito Engko, Devianty Luci Kormasela, Johan Abner Lakburlawal, Steward Tindage, dan Manase Puturuhu.

Menurut kurator pameran Theizard Saiya, kesepuluh perupa Maluku tersebut menampilkan 68 lukisan, dua karya seni instalasi, dan empat karya wastra.

Dari sepuluh perupa, Victor Leonard Tahale tercatat sebagai pelukis paling senior. Ia kelahiran 1972, dan mulai tampil di permukaan seni rupa Maluku awal 1990an hingga sekarang.

Perupa paling junior adalah Devianty Luci Kormasela. Ia kelahiran 2021 dan mulai dikenal di dunia seni pada tahun 2022.

Devianty dan Charissa Saija adalah dua perupa perempuan yang menyelip di antara delapan perupa pria. Karya-karya keduanya pun menonjol dan tidak tenggelam di tengah dominasi perupa pria.

Kehadiran sepuluh perupa dengan karya-karyanya dalam pameran ini, menurut Kepala Taman Budaya Maluku Rosandra M. Alfons, menjadi bukti bahwa seni rupa di Maluku terus tumbuh dan berakar pada nilai-nilai lokal sekaligus juga terbuka pada dinamika dan perkembangan zaman.

Pameran seni rupa di Taman Budaya Maluku, sebagainana pada penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya, selalu ramai dikunjungi para pelajar di Kota Ambon. Beberapa wisatawan pun terlihat mengunjungi pameran.

Zin Darma Squad Guncang Kirab Merah Putih HUT RI ke-80 di Tual

0

Tual, Maluku.news – Kirab Merah Putih dalam rangka memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Tual berlangsung meriah, Senin (11/8/2025). Suasana memuncak ketika Zin Darma Squad, kelompok zumba populer asal Maluku, tampil di panggung Taman Pantai Kiom dengan energi penuh dan koreografi atraktif.

Kirab yang dilepas dari halaman Kantor Wali Kota diikuti sekitar 1.000 peserta, terdiri dari Forkopimda, OPD, instansi vertikal, pelajar, ASN, komunitas, hingga masyarakat umum. Setibanya di Pantai Kiom, peserta disambut semburan air berwarna merah putih dari Damkar Tual dan Damkar Lanal Tual yang membentuk angka “80”.

Zin Darma Squad kemudian mengajak seluruh peserta, termasuk jajaran Forkopimda, mengikuti sesi zumba bertema kemerdekaan dengan tiga lagu andalan: “Tabola Bale”, “Pica-Pica 2”, dan “Hablang”. Aksi mereka memancing tepuk tangan, antusiasme, dan riuh kegembiraan warga.

Atmosfer Taman Pantai Kiom berubah menjadi pesta kebugaran massal yang menyatukan masyarakat dalam semangat kemerdekaan. Acara berlangsung dari pukul 08.30 hingga 10.50 WIT dan meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta.

Tinjau Bendungan Way Apu, Wagub Laporkan ke Gubernur: Komitmen Rampung Sesuai Rencana

0

Buru, Maluku.news – Dalam kunjungannya ke Kabupaten Buru, Senin (11/8/2025), Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath menyempatkan diri meninjau langsung progres pembangunan Bendungan Way Apu, salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang menjadi andalan dalam pengelolaan sumber daya air di Maluku.

Didampingi Bupati Buru Ikram Umasugi, Wakil Bupati Sudarmo, unsur Forkopimda Kabupaten Buru, pimpinan dan anggota DPRD Buru, serta tim dari Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku, Vanath melaporkan secara langsung kepada Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa terkait perkembangan di lapangan.

“Sesuai perintah Bapak Gubernur, Hendrik Lewerissa, kami sudah berada di lokasi bersama jajaran pemerintah daerah dan BWS Maluku. Hasil peninjauan menunjukkan semua berjalan normal, meski curah hujan di sini cukup tinggi,”ujarnya.

Vanath menjelaskan, ada beberapa kendala yang menjadi perhatian, di antaranya penyelesaian Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) yang hingga kini masih berproses di Kementerian Lingkungan Hidup, perizinan alih fungsi hutan, serta pembiayaan lanjutan.

“Semua ini harus kita dorong agar proyek tidak terhenti dan Bendungan Way Apu bisa berfungsi sesuai rencana. Kita berkomitmen memastikan proyek ini tidak terkendala,” tegasnya.

Ditempat yang sama, Bupati Buru Ikram Umasugi menilai pembangunan bendungan berjalan cukup baik. Namun, ia mengakui masih ada kendala kecil, khususnya terkait pembangunan bendung suplesi akibat persoalan pembebasan lahan.

“Ini menjadi kewenangan kami. Kami akan koordinasi dengan seluruh pemangku adat di sini. Kita doa-kan, Insya Allah ini semua mudah-mudahan bisa berjalan dengan lancar, sesuai dengan apa yang kita harapkan,”ucapnya.

Sekedar tahu, sesuai data Kementerian PUPR per 1 Juli, merujuk laporan Kepala BWS Maluku Magdalena Tanga mengungkapkan, progres fisik Bendungan Way Apu telah mencapai 79,8%. Target penyelesaian seluruh pekerjaan konstruksi adalah tahun 2026, yang kemudian akan diikuti pembangunan jaringan irigasi agar air bendungan segera dimanfaatkan petani.

Saat ini, berbagai pekerjaan konstruksi yang masih berlangsung meliputi penimbunan main cofferdam dan main dam, drilling dan grouting untuk memperkuat struktur inti, pembetonan spillway, perkuatan tebing, pembangunan saluran pengarah, groundsill, penimbunan backfill, serta konstruksi tower intake, jembatan, rumah katup, proteksi lereng, dan rigid pavement jalan utama.

Pembangunan bendungan yang dimulai sejak 2017 ini berada di dua kecamatan, Waelata dan Lolong Guba. Proyek dibagi menjadi dua paket. Paket 1, onstruksi bendungan utama oleh PT PP (Persero) Tbk – PT Adhi Karya (Persero) Tbk (KSO), senilai Rp 1,11 triliun.

Paket 2, konstruksi bendungan pelimpah oleh PT Hutama Karya (Persero) – PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk (KSO), senilai Rp 1,04 triliun.

Bendungan Way Apu memiliki tinggi 69 meter, lebar puncak 12 meter, panjang puncak 490 meter, luas genangan 273,79 hektar, dan kapasitas tampung 50,05 juta meter kubik.

Manfaat bendungan ini meliputi, penyediaan air irigasi untuk 10.562 hektar sawah, pasokan air baku 0,205 m³/detik untuk kebutuhan domestik, reduksi banjir hingga 394 m³/detik, pembangkit listrik berkapasitas 8 MW (setara penerangan 8.750 rumah daya 900 watt), potensi destinasi wisata air dan alam untuk mendukung perekonomian daerah.

Dengan progres yang hampir mencapai 80%, pemerintah daerah dan provinsi berkomitmen memastikan proyek ini tuntas tepat waktu dan memberi manfaat maksimal bagi masyarakat.

Peletakan Batu Pertama PLHUT Kab Buru, Wagub Harap Pelayanan Kepada Masyarakat

0

Namlea, Maluku.news – Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath menghadiri sekaligus membuka acara Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Pelayanan Haji Dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kabupaten Buru yang bertempat di PLHUT Kemenag Buru, (10/8/2025).

Mengawali sambutannya, Vanath menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku dan semua pihak yang memiliki prakarsa untuk melaksanakan pembangunan gedung PLHUT Kabupaten Buru.

“Pembangunan Gedung Pelayanan Haji Dan Umrah Terpadu ini adalah bukti nyata dari komitmen kita untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya para calon jamaah haji dan umrah” Ucap Vanath

Selanjutnya dirinya menjelaskan bahwa Gedung Pelayanan Haji Dan Umrah Terpadu akan menjadi akan menjadi pusat pelayanan terpadu yang akan memberikan kemudahan, kenyamanan, dan kelancaran bagi para jamaah dalam segala aspek pelayanan.

“Mulai dari pendaftaran Calon Jemaah, pembekalan, hingga pemberangkatan dan kepulangan” Ucap Vanath

Vanath berharap dengan adanya Pusat Layanan Haji Dan Umroh Terpadu, Kementerian Agama dapat mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat serta memangkas birokrasi agar layanan haji dan umroh bisa lebih baik cepat, tepat, mudah, murah dan transparan, serta tersistem.

Dirinya mengajak seluruh pihak terkait untuk dapat bersama-sama mendukung dan menyukseskan pembangunan gedung Pusat Layanan Haji Dan Umroh Terpadu.

“Saya mengajak seluruh pihak terkait, baik dari kementerian agama, pemerintah daerah, tokoh agama, masyarakat, dan seluruh pihak terkait, untuk bersama-sama mendukung dan menyukseskan PLHUT ini” ucap vanath.

Acara Pembangunan Gedung Pusat Layanan Haji Dan Umroh Terpadu ini dilanjutkan dengan Prosesi Peletakan Batu Pertama oleh Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath.

Hadir dalam acara ini, Bupati Buru Dan Wakil Bupati Buru, Forkopimda Kabupaten Buru, Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Buru, Pimpinan OPD Terkait Lingkup Kab. Buru, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Kabupaten Buru.

Wagub Buka Siwalima Ambonnes Wisata Rally 2025

0

Ambon, Maluku.news – Wakil Gubernur Maluku H. Abdullah Vanath membuka secara resmi Siwalima Ambonnese Wisata Rally 2025 memperebutkan Piala Gubernur Maluku bertempat di Lapangan Merdeka, Sabtu (9/8/2025)

Hadir pada kesempatan tersebut Forkopimda Provinsi Maluku, Sekretaris Daerah, Staf Ahli dan Pimpinan OPD Provinsi Maluku, Pimpinan DPC Gerindra Provinsi Maluku, Pimpinan DPC Gerindra Kota Ambon, Komunitas Otomotif Provinsi Maluku dan para peserta Siwalima Ambonnese Wisata Rally 2025.

Mengawali sambutannya, Vanath memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada panitia pelaksana dan semua pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

” Saya berharap, kegiatan ini akan memberikan multiplaier efek bagi pertumbuhan sektor pariwisata dan sektor ekonomi lokal di daerah ini”.

Saat ini lanjut Vanath, minat generasi muda di bidang olahraga otomotif terus meningkat dan menjadi wadah positif dan bakat.

” Oleh karena itu, saya menyambut positif kegiatan Siwalima Ambonnese Wisata Rally Tahun 2025 ini, dalam rangka mewujudkan peningkatan kreativitas dan potensi diri dalam bidang otomotif serta untuk menumbuhkan jiwa sportifis dan kemandirian diri generasi muda kita”, ungkap Vanath.

Apalagi, wilayah Provinsi Maluku memiliki kekayaan alam budaya, dan sejarah sehingga dengan adanya kegiatan ini dapat mendorong partisipasi masyarakat dalam pengembangan wisata di Pulau Ambon dan sekitarnya.

Kegiatan ini merupakan wujud komitmen kita untuk memperkenalkan keindahan alam dan potensi wisata yang di miliki oleh Provinsi Maluku dan Kota Ambon.

” Melalui Rally Wisata ini, saya mengharapkan para peserta dapat menikmati pengalaman seru sambil menjelajahi berbagai destinasi menarik di sekitar Ambon sekaligus menjadi ajang untuk mengajak masyarakat Maluku agar memahami dan mematuhi aturan tata tertib berlalu lintas sehingga menjadi cerminan masyarakat yang patuh dan peduli terhadap keselamatan berlalu lintas guna meminimalisir angka pelanggar di kalangan anak muda”, tuturnya.

” Semoga kegiatan ini dapat menjadi wadah untuk menyalurkan minat dan bakat dalam Rally Wisata serta manfaat bagi kita semua terutama dari segi Pariwisata yang dapat memberikan pengalaman menyenangkan dalam mengeksplorasi keindahan alam, budaya dan sejarah di daerah ini”, harap Vanath.

Sementara itu, ketua panitia Siwalima Ambonnese Wisata Rally 2025, Rovry Wattimury mengatakan jumlah partisipasi peserta yang turut ambil bagian dari kegiatan ini berjumlah 90 kendaraan yang terdiri dari roda 4 sebanyak 50 kendaraan dan roda 2 sebanyak 40 kendaraan.

Terkait dengan peserta yang turun ambil bagian terdiri dari perwakilan OPD, para Otomotif dan masyarakat umum, kata Wattimury.

Dirinya berharap, kegiatan ini bisa dilaksanakan bukan saja di tahun ini, tetapi dapat dilaksanakan di tahun- tahun mendatang dan juga bisa memberikan ruang kepada kalangan muda agar dapat mematuhi lalu lintas dalam berkendaraan, tutup Wattimury.

Jelang HUT RI dan HUT Provinsi, Pemprov Gelar Jalan Sehat dan Senam Bersama

0

Ambon, Maluku.news – Wakil Gubernur Maluku H. Abdullah Vanath menghadiri sekaligus membuka secara resmi acara Jalan Sehat dan Senam bersama menyongsong HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia dan HUT ke -80 Provinsi Maluku tahun 2025 bertempat di Lapangan Merdeka Ambon, Jumat (8/8/2025).

Mengawali sambutannya, Vanath mengatakan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia dan HUT ke -80 Provinsi Maluku bukan sekedar momentum seremonial, tetapi momen reflektif untuk mengenang jasa para pahlawan dan pendiri bangsa, serta mereflesikan sejauh mana kita melangka untuk membangun Maluku ke arah yang lebih baik.

Maka kegiatan seperti ini, lanjut Vanath meskipun bersifat rekreatif, namun memiliki makna yang dalam, yakni menumbuhkan semangat kebersamaan, kekeluargaan, dan hidup sehat sebagai bagian dari pembangunan manusia Maluku yang unggul.

Kegiatan jalan sehat dan senam bersama ini adalah simbol dari semangat berjalan dan bergerak bersama menuju masa depan Maluku yang lebih sehat, lebih kuat dan lebih bersatu seperti tertuang dalam tema HUT RI ke – 80 yakni “ Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju” dan tema HUT Provinsi ke – 80 yakni “ 80 Tahun Maluku: Merajut Harmoni, Membangu Negeri”, jelas Vanath.

Untuk itu, melalui Langkah-langkah kecil yang kita ayungkan pagi ini, menegaskan bahwa selruh komponen Masyarakat Maluku siap menjaga kebersamaan, siap menjaga Kesehatan jasmani dan Rohani, serta siap merawat semangat persatuan daan kesatuan demi kemajuan Maluku.

“ Saya mengajak kita mari terus mengisi kemerdekaan dengan hal -hal positif, hidup sehat, menjauhi narkoba, menjunjung nilai toleransi, menjaga ketertiban, dan berpartisipasi aktif dalam Pembangunan Maluku akan kuat jika kita sehat dan Maluku akan maju bila kita Bersatu”, tutur Vanath.

Selain jalan sehat dan senam bersama, rangkaian kegiatan lainnya yakni pembagian bendera Merah Putih, Pemeriksaan Kesehatan Gratis (yaitu Layanan Administrasi Kependudukan dan layanan perijinan OSS) serta Pasar Murah dan Pembagian Doorprize.

“ Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Panitia Pelaksana, para pihak terkait atas partisipasinya dan seluruh peserta yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini, mari kita terus kobarkan semangat gotong royong dan bersama-sama menyambut HUT ke-80 RI dan HUT ke-80 Provinsi Maluku dengan semangat untuk maju, semangat untuk Bersatu, semangat untuk membangun Par Maluku Pung Bae”, demikian kata Vanath.

Sertifikat Elsimil: Komitmen Pemkot Ambon untuk Percepatan Penurunan Stunting

0

AMBON, Maluku.news – Sebagai bagian dari komitmen pemerintah untuk menurunkan angka stunting, Pemkot Ambon melalui TP-PKK Kota Ambon telah menyerahkan Sertifikat Elsimil kepada pasangan calon pengantin Armando dan Augie dalam acara pemberkatan nikah di Gereja Joseph Kam, Belakang Soya, Jumat (8/8/2025).

Lisa Wattimena, Ketua TP-PKK Kota Ambon, menjelaskan bahwa pemberian Sertifikat Elsimil ini merupakan bagian dari Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Stunting yang tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021.

Program ini bertujuan untuk mempersiapkan calon pengantin dengan kesehatan fisik dan mental yang baik, yang akan berdampak langsung pada kualitas keluarga dan generasi yang dihasilkan.

“Pencegahan stunting dimulai jauh sebelum kelahiran anak, yakni dari masa remaja, calon pengantin, dan ibu hamil. Oleh karena itu, dengan adanya Sertifikat Elsimil, kami memastikan pasangan yang akan menikah siap secara fisik dan gizi untuk membentuk keluarga yang sehat dan berkualitas,” ungkap Lisa.

Proses pemberian sertifikat ini melibatkan skrining kesehatan dan pemeriksaan gizi yang dilakukan oleh tim pendamping keluarga yang terdiri dari tenaga medis, kader KB, dan anggota PKK. Sertifikat ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap calon pengantin memiliki kondisi fisik yang baik dan siap menjalani pernikahan dengan penuh tanggung jawab.

Lisa berharap, dengan adanya inisiatif ini, pasangan seperti Armando dan Augie bisa menjadi contoh bagi masyarakat lainnya untuk memperhatikan kesehatan sebelum menikah, demi menciptakan keluarga yang sehat, harmonis, dan bebas dari masalah stunting.

Wakil Ketua Komisi III Angkat Bicara Soal Kondisi Jalan Rusak di Maluku

0

Ambon, Maluku.news – Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Maluku, Mumin Refra, angkat bicara terkait kondisi infrastruktur jalan di sejumlah wilayah di Maluku yang dinilainya sangat memprihatinkan.

Hal itu disampaikannya dalam rapat dengar pendapat bersama Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Maluku, yang berlangsung di ruang Komisi III DPRD Maluku pada Kamis, 07/08/2025.

Menurut Mumin, terdapat beberapa ruas jalan di daerah seperti Tepa (Kabupaten Maluku Barat Daya), Kabupaten Maluku Tengah, hingga Kota Ambon yang mendesak untuk segera ditangani.

Namun, perhatian khusus ia tujukan pada kondisi jalan menuju wilayah Nusaniwe di Kota Ambon yang, menurutnya, sudah terlalu lama dibiarkan rusak tanpa penanganan berarti.

“Kondisi jalan menuju Nusaniwe itu harus jadi perhatian serius. Jangan tunggu sampai benar-benar rusak baru ditangani,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa persoalan jalan bukan hanya soal fisik infrastruktur semata, melainkan juga menyangkut hak dasar masyarakat atas mobilitas dan pelayanan publik yang layak.

Atas dasar itu, Komisi III DPRD Maluku mendesak BPJN dan Dinas PU untuk segera menyusun langkah-langkah percepatan penanganan infrastruktur jalan, khususnya di wilayah-wilayah yang selama ini terabaikan.

Pertemuan Konsul AS dengan Gubernur Maluku: Perkuat Hubungan Peluang Investasi

0

Ambon, Maluku.news – Konsul Amerika Serikat dari Surabaya melakukan kunjungan perdana kepada Gubernur Maluku sebagai langkah strategis dalam mempererat hubungan antara pemerintah AS dan Provinsi Maluku. Pertemuan tersebut menjadi forum penting untuk membahas berbagai tantangan pembangunan di Maluku serta mengeksplorasi peluang kerja sama di berbagai sektor.

Gubernur Maluku memaparkan sejumlah tantangan utama yang dihadapi provinsi kepulauan ini. Kondisi geografis yang terdiri dari banyak pulau menyebabkan keterbatasan infrastruktur dan konektivitas. Formula alokasi dana pemerintah pusat yang didasarkan pada populasi dan luas wilayah dianggap kurang memadai karena tidak memperhitungkan tingginya biaya transportasi yang harus ditanggung Maluku. Selain itu, kekurangan tenaga medis di daerah terpencil, ketergantungan terhadap pasokan komoditas dari luar, serta masalah penangkapan ikan ilegal oleh kapal asing dan domestik menjadi perhatian serius. Isu perdagangan manusia dan tingginya tingkat pengangguran juga turut menjadi sorotan.

Sebagai prioritas pembangunan, Gubernur menekankan perlunya peningkatan industrialisasi dan pemberian nilai tambah pada sumber daya alam Maluku. Pembangunan rumah sakit baru dan peningkatan fasilitas kesehatan menjadi fokus utama. Selain itu, peran aktif sektor swasta sebagai produsen komoditas lokal didorong, termasuk peluncuran program sekolah rakyat guna memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu. Agenda strategis lain mencakup pembangunan pelabuhan terintegrasi di Seram Barat serta pengembangan zona ekonomi khusus untuk meningkatkan efisiensi logistik dan menarik investasi.

Dalam diskusi mengenai keamanan maritim, Gubernur menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan TNI untuk mengatasi masalah penangkapan ikan ilegal, penyelundupan, serta potensi perdagangan manusia di wilayah perairan Maluku.

Konsul AS menyampaikan minatnya untuk mendorong investasi Amerika Serikat di Maluku, khususnya dalam sektor perikanan dan pembangunan pelabuhan terintegrasi yang strategis. Ia juga membahas dampak kebijakan tarif AS terhadap ekspor produk perikanan dari Maluku.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Maluku mengungkapkan harapannya agar Maluku dapat berkembang menjadi provinsi yang sejahtera dan maju dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat serta kolaborasi berbagai pihak. Ia menegaskan bahwa kepemimpinan yang kompeten dan visi yang jelas merupakan kunci keberhasilan pembangunan daerah.

Wagub Hadiri Temu Gubernur dengan Satpol PP se- Maluku

0

Ambon, Maluku.news – Wakil Gubernur Maluku, H. Abdullah Vanath menghadiri kegiatan Temu Gubernur Maluku dengan Jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi/Kabupaten/Kota se- Provinsi Maluku bertempat di lantai 7 Kantor Gubernur Maluku, Kamis (7/8/2025).

Mengawali sambutannya, Vanath mengatakan kehadiran Satpol PP sebagai suatu lembaga penting dan strategis yang melaksanakan tugas dalam membantu Gubernur/Bupati/Walikota dalam penegakan Perda dan Perkada, menyelenggarakan ketertiban umum dan ketentraman serta pelindungan terhadap masyarakat.

Terkait dengan itu, Vanath mengungkapkan Satpol PP sebagai salah satu Organisasi Perangkat Daerah memiliki struktur kelembagaan yang diatur khusus dengan Peraturan Pemerintah yakni Peraturan Pemerintah nomor 16 tahun 2018 tentang Satuan Polisi Pamong Praja, sementara Organisasi Perangkat Daerah lainnya diatur dalam satu Peraturan Pemerintah yakni Peraturan Pemerintah nomor 18 tahun 2016 tentang Perangkat Daerah.

Hal ini menunjukan Satpol PP sebagai Organisasi Perangkat Daerah yang dibentuk secara khusus untuk melaksanakan urusan wajib dasar ketentraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat yang perlu mendapat perhatian dari Kepala Daerah, jelas Vanath.

Saat ini lanjutnya lagi, terdapat puluhan bahkan ratusan Peraturan Daerah dan Peraturan Kepala Daerah yang perlu ditegakkannya .

Agar peran ini dijalankan secara optimal tentu membutuhkan dukungan personil yang cukup, sarana prasarana yang memadai, serta dukungan anggaran yang diatur dalam Permendagri nomor 17 tahun 2019 tentang Pemenuhan Hak-hak Pegawai Negeri Sipil Satpol PP, Sarana dan Prasarana minimal, pembinaan dan pengawasan serta penghargaan bagi Satpol PP, jelas Vanath.

” Saat ini Satpol PP diperankan untuk membantu pengawalan pengamanan Gubernur/ Wakil Gubernur/Bupati/ Wakil Bupati/Walikota Kota/Wakil Walikota, mengatasi gangguan Transtibmas seperi halnya demonstrasi yang bersifat anarkis, tawuran antar pelajar, serta penjagaan aset daerah dan hal ini harus menjadi perhatian pemerintah dari segi pembiayaan operasional”, tutur Vanath.

Perlu diketahui, menjelang Pemilukada peran Satpol PP dan Linmas sangat dibutuhkan dalam pengaman TPS dan penertiban alat peraga kampanye.

Memperhatikan berbagai fakta terkait peran Satpol PP dalam tugas pengamanan terhadap kepala daerah, saya mengajak seluruh kepala daerah se- Provinsi Maluku untuk memperhatikan keberadaan Satpol PP dalam mengoptimalkan pelaksanaan Tugas, Pokok dan Fungsi (Tupoksi), jelasnya lagi.

” Kepada seluruh jajaran Satpol PP, saya menginstruksikan dan tegaskan agar tetap melaksanakan Tupoksi yang diemban secara konsisten tanpa mengeluh dalam kondisi keterbatasan berbagai sumber daya terutama dari segi sarana dan prasarana dan pembiayaan operasional, percayalah badai pasti berlalu, mudah-mudahan segala kekurangan yang ada dapat kita perbaiki sedikit demi sedikit dan Satpol PP semakin jaya dan Optimal dalam melaksanakan Tupoksinya” tutur Vanath .