Beranda blog Halaman 159

Ambon Launching Program GPM Serentak Tahun 2023

0

Ambon, Maluku.news – Kota Ambon menjadi salah satu Ibukota Provinsi di Indonesia yang turut melaunching program Badan Pangan Nasional (Bapanas) yakni, Gerakan Pangan Murah (GPM), yang digelar serentak Tahun 2023 pada 342 titik di 301 Kota/Kabupaten.

Pj. Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena dalam sambutannya, menyampaikan kegiatan yang dilaksanakan menjelang perayaan hari besar keagamaan (Idul Adha 1444 H) ini bertujuan untuk menjaga stabilisasi bahan pangan pokok baik di tingkat produsen maupun konsumen.

“Juga untuk meningkatkan akses pasar bagi produsen pangan pokok serta akses kemudahan bagi konsumen dengan harga yang wajar dan terjangkau,” ungkapnya saat melaunching kegiatan tersebut, Senin (26/06/2023) di Tribun Lapangan Merdeka Ambon.

Kegiatan ini dilakukan secara inklusif dengan melibatkan semua sektor dan diharapkan adanya sinergitas antara level pemerintah dan juga stakeholder pembangunan lainnya.

Wattimena juga mengungkapkan, kegiatan yang melibatkan BI, Bulog, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), dan Bapanas ini diharapkan dapat memberi dampak positif, serta menginspirasi berbagai pihak guna menyelenggarakan kegiatan serupa dan berkelanjutan agar membantu kehidupan masyarakat.

“Kegiatan ini akan menginspirasi berbagai pihak untuk turut menyelenggarakan kegiatan serupa, dengan sebaran pembagian pangan di beberapa titik yang lebih muda dijangkau oleh seluruh masyarakat sehingga diharapkan harga kebutuhan Pokok terutama pangan yang murah dan terjangkau dapat dirasakan seluruh masyarakat di kota ini,” pungkasnya.

Untuk diketahui, kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Ambon Adhryansah, Perwakilan Komandan Distrik Militer (Dandim), Ketua TP-PKK, Lisa Wattimena, Perwakilan Kepala Bank Indonesia (BI), Kepala Bulog Maluku dan Maluku Utara, Pimpinan CV. Berkat Abadi,
Camat/Ludah/Kades Lingkup Pemkot

Sekkot Resmikan Program “Plastic In Circle”

0

Ambon, Maluku.news – Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon, Agus Ririmasse meresmikan program “Plastic in circle: Smart Waste Collective” yang berlangsung, Senin (26/06/2023) di Natsepa Hotel.

Program tersebut merupakan program kemitraan antara Indonesia – Belanda dengan pendanaan yang berasal dari Green Growth dan Global Goes 2030 (P4G), dengan pendantanganan MoU antara Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, MVO Sweepsmart selaku pemberi bantuan dan PT.Milion Limbah Ambon dan LSM Lokal, Green Mollucas.

“Program ini sudah dimulai sejak tahun 2022, dengan melalui beberapa tahapan yaitu stud kelayakan, dilanjutkan dengan penetapan lokasi TPS 3R, titik- titik pengumpulan sampah, dan instalasi peralatan pengolahan dan pemilahan sampah di TPS 3R yang berlokasi di kawasan Benteng Karang,” jelas Ririmasse dalam sambutannya.

Dikatakan, dengan peresmian ini maka Pemkot Ambon dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup dan Persmpahan (DLHP) diberi bantuan satu unit compactor truk, dan satu unit kendaraan Tossa agar mendukung proses pengangkutan dari 5 (lima) titik pengumpulan sampah yang telah ditetukan untuk dibawa ke TPS 3R.

“Target kegiatan ini adalah untuk mengurangi 800 ton sampah masuk ke TPA pertahunnya,” tambah Sekkot.

Diakuinya, masalah sampah yang masih menjadi ancaman bagi lingkungan hidup, olehnya itu Pemkot lewat kebijakan strategi daerah yang tertuang dalam Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 43 Tahun 2018, telah menargetkan pengurangan sampah hingga 30 persen.

“Pemkot terus lakukan sosialisasi tentang perubahan paradigma pengelolaan sampah dari kumpul, angkut buang menjadi pengurangan dari sumber dan daur ulang” terang Ririmasse.

Dirinyapun berharap melalui program ini, dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat Kota Ambon dalam pengelolaan sampah.

Pemkot Ambon Gelar Uji KJFK

0

Ambon, Maluku.news – Pemerintah Kota Ambon dalam hal ini badan kepegawaian menggelar Uji Kompetensi Jabatan Fungsional Kesehatan lingkup Pemerintah Kota Ambon tahun 2023.

Dalam sambutan PJ Walikota Ambon yang di bacakan asisten administrasi umum Rulen Purmiassa mengatakan, bahwa peraturan pemerintah nomor 17 tahun 2020 tentang manajemen PNS peraturan menteri kesehatan Republik Indonesia Nomor 18 tahun 2017 tentang penyelenggaraan uji kompetensi jabatan fungsional kesehatan dan peraturan menteri pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi Nomor 1 Tahun 2023 tentang jabatan fungsional.

Peraturan ini mendorong semua instansi pemerintah baik pusat maupun daerah untuk segera mengalihkan jabatan struktural baik jabatan pengawas dan jabatan administrator berdasarkan peraturan perundang-undangan dan instruksi presiden Republik Indonesia untuk menyetarakan jabatan struktural ke dalam jabatan fungsional sehingga tugas pokok dan fungsi dapat berjalan secara maksimal demi pelayanan kepada masyarakat”akuinya

“Bahwa uji kompetensi yang dilakukan saat ini oleh pemerintah kota Ambon melalui BKP SDM Kota Ambon Baru pertama kali dilaksanakan demi menjawab kebutuhan organisasi bahkan untuk merubah nasib peserta Uji kompetensi karena apabila hal ini tidak dilakukan maka sudah tentu peserta tidak dapat berproses untuk kenaikan pangkat dari jenjang kepangkatan yang dimiliki oleh 20 orang tenaga kesehatan saat ini yang akan diuji”ungkapnya

Jabatan yang akan diuji yaitu perawat dan perawat gigi dengan kategori ke aliran berjumlah 8 peserta dan keterampilan sebanyak 12 peserta apabila mereka yang diuji saat ini lulus sesuai standar kompetensi yang telah ditetapkan maka proses untuk kenaikan pangkat secara berjenjang dapat dilakukan berdasarkan jabatan”jelasnya

Dirinya berharap setelah selesai kegiatan ini maka proses kenaikan pangkat dapat dilaksanakan secepatnya sehingga outputnya dapat dirasakan secara langsung oleh peserta sehingga menghasilkan sumber daya manusia yang handal dan dapat berinovasi untuk menjawab kebutuhan dinas kesehatan secara khusus dan pemerintah kota Ambon secara umum dimana semua peserta berada,”pungkasnya.

Pemkot Ambon Gelar Gerakan Pangan Murah Jelang Idul Adha

0

Ambon, Maluku.news – Menjelang hari raya Idul Adha 1444 Hijriah yang jatuh tanggal 29 juni 2023, Pemerintah Kota Ambon menggelar Gerakan Pangan Murah dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan, pembukaan berlangsung di lapangan merdeka Ambon Senin (26/06/2023).

Pj Walikota Ambon, Drs Bodewin M Wattimena, M Si, dalam arahannya menandaskan, Gerakan Pangan Murah dilaksanakan menjelang perayaan hari besar keagamaan, Idul Adha 1444 H, adalah merupakan program nasional dari Badan Pangan Nasional.

Yang bertujuan untuk menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan pokok, baik ditingkat produsen maupun konsumen, dan meningkatkan akses pasar bagi produsen dengan pangan pokok.

Dengan kemudahan bahan pangan bagi konsumen harga yang wajar dan terjangkau, serta membangun jaringan distribusi pangan untuk memudahkan stabilisasi pasokan dan harga pangan ditingkat konsumen.

“Kegiatan ini dilakukan secara inklusif dengan melibatkan seluruh sektor serta diharapkan adanya sinergitas antar level pemerintah dan juga steikholder pembangunan lainya, sebagaimana arahan Bapak Presiden Republik Indonesia (Ri), Joko Widodo, dalam pembukaan rapat koordinasi nasional,”ucapnya.

Kepala Daerah dan Forkopimda seluruh Indonesia pada bulan Januari Tahun 2023, ada 8 arahan Presiden poin pertama terkait pengendalian inflasi, pantau langsung harga pangan dilapangan adalah merupakan salah satu issu stategis pembangunan nasional harus ditangani secara komperhensif,” ujar Wattimena.

Pemkot Gelar Uji Kompetensi Jabatan Nakes

0

Ambon, Maluku.news – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) melaksankan “Uji Kompetensi Jabatan Fungsional Tenaga Kesehatan” yang diselenggarakan pada lt.6 Elizabeth Hotel, Senin (26/06/2023).

Menggantikan Pj Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, kegiatan ini dihadiri dan dibuka oleh Asisten III Sekkot, Rulien Purmiasa.

Dalam sambutannya disampaikan, uji kompetensi yang terselenggara hari ini menjawab kebutuhan Organisasi bahkan untuk merubah nasib para peserta uji kompetensi bagi jenjang kariernya kedepan.

“Karena apabila hal ini tidak dilakukan maka peserta tidak dapat berproses untuk kenaikan pangkat dari jenjang kepangkatan yang dimiliki sebelumnya,” ungkapnya.

Lanjutnya, apabila mereka yang diuji saat ini lulus sesuai dengan standar, maka dapat dipastikan proses kenaikan pangkat secara berjenjang dapat dilakukan berdasarkan jabatan fungsional yang dimiliki.

“Saya berharap setelah selesai kegiatan ini maka proses kenaikan pangkat dapat dilaksnakan secepatnya, sehingga outputnya dapat dirasakan oleh para peserta serta dapat menghasilkan sumber daya manusia handal dan berinovasi untuk menjawab kebutuhan Dinas Kesehatan (Dinkes),” harap Purmiasa.

Untuk diketahui kegiatan ini dilaksanakan selama 2 (dua) hari dan diikuti 20 tenaga kesehatan (Nakes) dengan klasifikasi kategori keahlian (8 peserta), kategori keterampilan (12 peserta). Sebelumnya diawali dengan pra ujian kompetensi pada 21 Juni 2023.

Janjte Wenno Serahkan Hewan Kurban ke Tiga Masjid di Kota Ambon

0

Ambon, Maluku.news – Jantje Wenno menyerahkan hewan kurban sapi sebanyak 3 ekor kepada tiga Masjid yang ada di kota Ambon.Ketiga Masjid tersebut yakni Masjid Nurul Huda Kompleks Waiheru Asrama haji,Masjid Al Hidayah Kawasan Wara dan Masjid Raya Al-fatah Ambon Senin, (26/06/2023).

Untuk proses penyerahan hewan kurban untuk ketiga masjid tersebut masing-masing Masjid Nurul Huda diterima iman masjid Haji Kamsi, Masjid Alhidaya oleh imam masjid La Doli serta Masjid al-fatah diwakili imam masjid Sapril Majapahit.

Jantje Wenno mengatakan penyerahan hewan kurban ini dengan rejeki yang dimiliki,sebagai bentuk berbagi untuk sesama terutama umat Islam yang akan merayakan idul Adha pada tahun ini.

“Mudah-mudahan pemberian bantuan hewan kurban ini dimanfaatkan secara baik bagi yang membutuhkan dan tidak ada tendensi apa-apa,”ucapnya.

Untuk itu Dirinya berharap bantuan tersebut dapat dibagikan kepada masyarakat dan dapat menjadi manfaat bagi masyarakat terutama yang berada di sekitar lingkungan masjid.

Hadir mendampingi Jantje Wenno dalam penyerahan hewan kurban itu Zet Sahuburua, Ampi Malioiy serta sejumlah pengurus Masjid Nurul Huda, Al-Hidayah dan Al-fatah Ambon

Gubernur : Jaga dan Lindungi Eksistensi Masyarakat Hukum Adat di Maluku

0

Kepulauan Aru, Maluku.news– Gubernur Maluku Irjen. Pol. (Purn.) Drs. Murad Ismail membuka Musyawarah Adat I Rumpun Fanan, di Desa Kwarbola, Kecamatan Aru Tengah, Kabupaten Kepulauan Aru, yang ditandai dengan pemukulan Gong, pada Senin (26/6/2023).

Hadir juga pada kesempatan itu Istri Gubernur Maluku yang juga selaku Ketua TP-PKK Provinsi Maluku Widya Pratiwi Murad, Bupati Kepulauan Aru Johan Gonga dan Istri, Sekretaris Daerah Maluku dan Istri, Forkopimda Kabupaten Kepulauan Aru, Pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, Kabupaten Kepulauan Aru, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Tokoh Perempuan, Camat se- Kecamatan Aru Tengah dan Aru Timur, Kepala Desa dan Perangkat Desa dan unsur lainnya.

Gonga dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada Gubernur dan Ketua TP-PKK Provinsi Maluku di desa Kwarbola dan memberikan apresiasi serta ucapan terima kasih.

“Pemda juga memberikan apresiasi kepada masyarakat adat rumpun fanan, besar harapan semoga musyawarah adat ini sukses dan memiliki asas manfaat yang besar dan menjadi landasan bagi masyarakat khsusunya rumpun Fanan.” Ujarnya.

Di tempat yang sama Widya selaku Odamona, menyampaikan bahwa musyawarah ini menunjukan bahwa Maluku ini adalah negeri yang kaya akan budaya, adat dan tradisi lokal yang memiliki nilai kebijaksanaan dan kearifan yang sangat universal.

“Saya sangat bersyukur karena dapat berkumpul dan bertegur sapa sebagai Istri Gubernur Maluku dan Ketua TP-PKK Provinsi Maluku, yang sudah beberapa kali datang ke Aru untuk sejumlah kegiatan koordinasi penanggulangan stunting, dan untuk diketahui di desa Kwarbola ini terdapat 8 anak stunting dan dari 25 desa suku fanan ada 20 desa dimana 77 anak yang menderita stunting, artinya ini adalah tanggung jawab kita bersama, karena jika banyak anak yang stunting di suku fanan atau secara umum di Aru, akan sangat mengancam generasi kita kedepan, karena bukan hanya bermasalah pada tinggi dan berat badan tapi kecerdasan anak juga terganggu sehingga tidak bisa bersaing dan ini adalah tugas kita bersama.” Tegasnya.

Ia juga menyampaikan kunjungannya di desa Kwarbola ini adalah bagian dari komitmennya bersama Gubernur untuk menyapa dan bersentuhan langsung dengan semua lapisan masyarakat di seluruh pelosok Maluku.

“Rasa syukur saya semakin berlipat ganda karena masyarakat Rumpun Fanan dengan hati yang terbuka dan Ikhlas memberikan gelar kehormatan adat yaitu Imona dan Odamona Fanan, pemberian gelar ini adalah bukti bahwa saya dan Gubernur menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari bagian rumpun adat fanan.” Ungkap Widya.

Oleh karena itu atas nama pribadi dan istri Gubernur Maluku, Widya dengan hati yang terbuka dan Ikhlas, menyambut baik pemberian gelar kehormatan adat ini.

“Komitmen kami adalah untuk tetap menjaga dan melindungi eksistensi masyarakat hukum adat di seluruh Maluku agar mampu bertahan dan beradaptasi menghadapi setiap gelombang perubahan sosial. Ada hal menarik yang dipelajari dari rumpun adat fanan, selama ini saya hanya tau ada burung terindah yang dijuluki bird of paradise atau burung surga karena memiliki keindahan bulu yang sangat luar biasa, namun ternyata di Kepulauan Aru bukan saja ada burung cendrawasih yang disebut fanan tetapi juga ada rumpun adatnya dengan tatanan budaya, tradisi, dan hukum-hukum yang terpancar dari setiap helai bulu fanan, bagi saya ini sebuah anugerah yang sangat langka dan patut dijaga terus menerus.” Ungkapnya.

Sebagai Odamona fanan, Widya menghimbau kepada seluruh saudara-saudara fanan agar belajar dari ketaatan dan kesetiaan fanan, itulah yang harus diteladani oleh seluruh masyarakat rumpun adat Fanan.

“Selamat bermusyawarah semoga semua keputusan yang diambil bermanfaat bagi semua masyarakat adat rumpun Fanan.” Tutupnya.

Sementara itu Gubernur Maluku atas nama pribadi dan keluarga mengucapkan terima kasih dan rasa hormat yang tinggi kepada keluarga besar rumpun Fanan dan sleuruh masyarakat adat yang telah mempercayakan gelar adat kepadanya dan sang istri.

“Pemberian gelar ini berarti keluarga besar rumpun Fanan sangat mencintai kami dan tentu saja kamipun sangat mencintai masyarakat rumpun fanan, mulai hari ini saya menganggap kami semua adalah keluarga besar rumpun fanan.” Ujarnya.

Gubernur mengatakan, gelar inamona yang berarti putra terbaik yang dihormati membawa berkat dan nama baik bagi keluarga besar Fanan ini akan dipegang betul.

“Tentunya gelar ini akan membuat saya dan seluruh keluarga besar fanan harus berjalan bersama-sama dalam sebuah frekuensi yang sama. Begitu pula gelar Odamona bagi Ibu Widya yang berarti anak perempuan kesayangan bagi keluarga besar Fanan. Kedua gelar ini menjadi sebuah amanah dan tanggung jawab yang besar untuk kami berdua, basudara semua jangan biarkan kami sendiri, tolong bantu kami dengan doa agar Allah SWT, selalu menuntun saya dan istri menjadi pemimpin yang baik” Harapnya.

Ia menambahkan, sebagai orang yang hidup dan dibesarkan adat dan budaya yang sangat menginspirasi keluarga besar fanan, dimana memegang hukum adat dan memegang teguh prinsip adat kumpul orang basudara yang menjadi motto pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru, saya percaya kepada kekuatan adat istiadat warisan leluhur inilah yang senantiasa menjaga tali silaturahim, toleransi, dan persaudaraan di antara kita.

“Pada kesempatan ini, saya mengajak para tokoh agama, dan tokoh adat untuk meningkatkan kerjasama dengan pemda dalam persoalan persoalan pembangunan.” Tutupnya.

Pada kesempatan itu Gubernur didampingi Bupati turut menyerahkan Bantuan hibah Pemerintah Provinsi Maluku kepada Majelis Jemaat Kwarbola dengan Nilai Rp. 250.000.000, Gereja Murai Lama sebesar Rp. 50.000.000, Panitia Renovasi Gedung Gereja Sion Murai Baru sebesar Rp. 30.000.000, Meubeler Gereja Pastori Algadang sebesar Rp. 25.000.000, Gereja GPM Koijabi sebesar Rp. 20.000.000, Sidang Jemaat Koijabi sebesar Rp. 15.000.000, Tempat Wudhu Masjid Ponom Rp. 25.000.000, Peremian Gereja Jirlay sebesar Rp. 25.000.000, dan Gereja GPM Koba Selfara sebesar Rp. 50.000.000.

Gubernur Murad dan Widya Terima Gelar Kehormatan Adat Rumpun Fanan di Kab. Kepulauan Aru

0

Kepulauan Aru, Maluku.news – Melanjutkan Kunjungan Kerjanya di Kabupaten Kepulauan Aru, Gubernur Maluku Irjen. Pol. (Purn.) Drs. Murad Ismail dan Istri Widya Pratiwi Murad beserta rombongan, berangkat menggunakan Speed Boat ke Desa Kwarbola, pada Senin (26/06/2023).

Setibanya di Pelabuhan Desa Kwarbola, Gubernur dan Istri disambut oleh Kepala Desa, Camat Aru Tengah dan Aru Timur, yang dilanjutkan dengan sekapur sirih oleh ketua rumpun Fanan, pemberian topi rotan dengan selendang rumpun fanan, yang diiringi dengan tarian Sawat.

Pada kesempatan itu Gubernur Maluku Murad Ismail dan Istri Widya Pratiwi Murad diberikan Gelar Adat oleh Tetua Adat Tertius Kwarbola, yang ditandai dengan Pemasangan Topi Adat dan memakaikan Jubah Penghormatan, yang ditandai dengan iringan tifa dan gong, serta tarian cendrawasih.

Gubernur pada kesempatan itu diberi Gelar Kehormatan Adat, Imona Bulemui Amu Ngaran Bari, Amfo Singai Si Bele Ya’A Ama Kwa-Kwa Fanan Yabil (Putra Terbaik yang Dihormati Pembawa Berkat dan Nama Baik Rumpun Fanan).

Sebagai informasi, Gelar Kehormatan Adat ini diberikan kepada seorang lelaku yang dituakan dan dihormati, karena membawa berkat dan kehormatan bagi Persekutuan masyarakat adat Rumpun Fanan atau Kwa-Kwa Fanan Yabil.

Gelar ini disematkan kepada GUbernur Maluku, didasarkan pada sikap dan rasa tanggung jawab yang ditunjukan untuk Rumpun Fanan Yabil dalam menjaga kehormatan lewat hukum Fanan, yang akan menjadi berkat bagi anak cucu turunan Fanan yabil.

Menurut masyarakat adat setempat Murad Ismail telah memberi teladan dan kehormatan, sehingga layak menyandang gelar kehormatan sebagai Imona Bulemui atau anak tertua/putra terbaik yang dihormati, dari masyarakat rumpun adat Fanan karena telah mengangkat muka atau kehormatan Fanan Yabil dan membawa berkat bagi semua.

Sementara untuk Istri Widya Pratiwi Murad dianugerahi Gelar sebagai Odamona Simadderan Amu Ngaran Lo’ir Yu’u Afo Amu Tamatu Kwa-Kwa Fanan Yabil Inda Atu Dal Taur di Fai’A (Anak Perempuan Kesayangan, Namamu Sangat Indah Yang Selalu Ada Dalam Ingatan Saudara-Saudarimu Rumpun Fanan).

Gelar kehormatan ini diberikan bagi seorang anak perempuan sulung, yang oleh kebaikan dan ketulusan hatinya, terpancar Cahaya yang memberikan harapan bagi siapa saja, budi kebaikannya memberi Namanya ada di tempat setiap hati Kwa-Kwa Fanan Yabil.

Pemberian gelar kehormatan kepada Widya, adalah sebuah cermin akan ketulusan harinya sebagai seorang ibu dan perempuan, untuk menebar kebaikan, menjaga kehormatan dan tetap menjadi peneduh bagi saudara-saudarinya di rumpun Fanan.

Disampaikan kebaikan hati Widya Pratiwi Murad, telah memberi tempat dihati kwa-kwa Fanan Yabil, budi baik yang diberi layak disematkan gelar kehormatan sebagai anak perempuan sulung, yang selalu diingat karena kebaikan dan kehormatan yang dijaganya.

Dengan disematkannya gelar adat ini Gubernur dan Istri telah menjadi bagian dari Rumpun adat Fanan atau Kwa-Kwa Fanan Yabil. Sebagai kedua anak dan saudara yang tertua, menjadi sombar peneduh, membawa berkat dan kehormatan, serta kebaikan.

Pemkot Ambon Dukung Khitanan Gratis dan Pengobatan Massal PEKAT IB

0

Ambon, Maluku.news – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon mendukung kegiatan bakti sosial Khitanan Gratis dan Pengobatan Massal yang diselenggarakan PEKAT IB Kota Ambon di Negeri Batumerah, Kecamatan Sirimau,

“Pemerintah kota Ambon berharap kegiatan-kegiatan seperti ini terus dilakukan PEKAT IB Kota Ambon untuk membantu masyarakat,” kata Asisten II Kota Ambon, Fahmi Salatalohy di Ambon, Sabtu (24/06/2023).

Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (PEKAT IB) adalah organisasi masyarakat. DPD PEKAT Ambon diresmikan tahun lalu.

Khitanan Gratis dan Pengobatan Massal yang dilakukan PEKAT IB Kota Ambon menargetkan pelayanan khitan (sunat) kepada 76 anak, sedangkan pengobatan massal ditargetkan untuk 200an orang.

“Saat ini yang kita targetkan khitanan gratis untuk sekitar 76 anak, usia 6 sampai 16 tahun. Untuk pengobatan massal kita siapkan untuk 200 orang, juga gratis,” kata Ketua DPD PEKAT IB Kota Ambon, Fadri Nurlete kepada wartawan di sela acara.tersebut.

Menurut dia, bakti sosial yang dilakukan adalah wujud kepedulian PEKAT IB Kota Ambon terhadap masyarakat ekonomi lemah.

“Ini kita lakukan dalam rangka membantu masyarakat yang ekonominya lemah atau kurang mampu,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pihaknya siap dan akan terus bersinergi dengan pemerintah kota Ambon, khususnya untuk mendukung 5 Kebijakan Prioritas Penjabat Walikota Ambon Bodewin M. Wattimena tahun 2023-2024.

DPD PEKAT Kota Ambon, saat ini sementara berkosentrasi untuk melaksanakan agenda rapat yang memang sudah ditentukan.

Kami juga bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Ambon untuk mewujudkan 5 (lima ), program prioritas Pemerintah Kota Ambon yang sedang di lakukan, kami tetap mengawal program ini sesuai dengan kebutuhan masyarakat,”pungkasnya.

Gubernur Maluku dan Istri Lakukan Kunker di Kabupaten Kepulauan Aru

0

Dobo, Maluku.news – Melaksanakan Kunjungan Kerjanya di Kabupaten Kepulauan Aru, Gubernur Maluku Irjen. Pol (Purn.) Drs. Murad Ismail didampingi Istri Widya Pratiwi Murad beserta rombongan, tiba di Bandara Rar Gwamar Dobo, dengan menggunakan Pesawat Wings Air ATR 72-600, sekitar pukul 10.20 WIT, pada Minggu, (25/06/2023).

Setibanya di Bandara, Gubernur dan rombongan disambut oleh Bupati Kepulauan Aru dr. Johan Gonga dan Forkopimda Kabupaten Kepulauan Aru diiringi tarian Cendrawasih, serta Pengalungan Kain dan pemakaian Topi Adat.

Memulai rangkaian Kunjungan Kerjanya, Ketua TP-PKK Provinsi Maluku Widya Pratiwi Murad dan Sekretaris Daerah Maluku Ir.Sadali Ie, M.Si, IPU beserta rombongan menuju ke Hotel Apeks untuk mengikuti Acara Pembukaan Rapat Koordinasi Kelompok Kerja Operasional Pembinaan (Pokjanal) Posyandu di Kabupaten Kepulauan Aru.

Hadir juga pada kesempatan itu Bupati Kepulauan Aru dr. Johan Gonga, Sekda Kepulauan Aru, Pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Provinsi Maluku dan Kabupaten Kepulauan Aru, Ketua Dharmawanita Persatuan Provinsi Maluku, Ketua TP-PKK Kabupaten Kepulauan Aru, Kader PKK Kepulauan Aru, dan unsur terkait lainnya.

Dalam sambutan selamat datangnya Gonga, mengucapkan terimakasih atas Kunjungan Kerja Gubernur dan Istri beserta rombongan di Kabupaten Kepulauan Aru.

“Diharapkan kunjungan ini dapat memberikan dampak pertumbuhan berkelanjutan di Provinsi Maluku, khususnya di Kabupaten Kepulauan Aru yang sama-sama kita cintai.” Harapnya.

Di tempat yang sama dalam sambutannya Widya, mengatakan kepada Bupati dan peserta rakor, agar tidak bosan-bosan menerima kunjungannya bersama Tim guna membahas Stunting.

“Kita ketahui bersama bahwa target stunting tingkat nasional sebesar 14% di tahun 2024, itu berarti 1 tahun kedepan dan kita tidak boleh bosan, mari sama-sama kita perangi stunting yang ada di Kepulauan Aru.” Ujarnya.

Widya mengatakan, sebagai lembaga kemasyarakaat desa, posyandu memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya untuk meningkatkan kesehatan ibu, anak dan pencegahan stunting.

“Dalam kunjungan-kunjungan kami ke desa bersama OPD Terkait, saya pribadi merasa prihatin dengan kondisi posyandu saat ini, karena masih banyak posyandu yang belum memadai dalam hal sarana prasarana, ketersediaan gedung, kurangnya kader yang terlatih dan kurangnya kegiatan yang berkelanjutan, selain itu banyak bayi, balita dan ibu hamil yang tidak terpantau kondisi kesehatan dan tumbuh kembangnya karena tidak datang ke Posyandu.” Ungkapnya.

Ia mengatakan, dalam upaya penurunan angka kematian ibu dan bayi serta untuk menurunkan prevalensi stunting, posyandu memiliki fungsi yang penting yaitu melakukan screening kesehatan bagi ibu-ibu hamil, serta screening tumbuh kembang bayi dan balita, agar mendapatkan intervensi yang tepat sesuai dengan kondisi mereka.

Pada kesempatan itu, Widya juga menyampaikan beberapa hal penting kepada peserta rakor, yang pertama, diharapkan Pemda Kepulauan Aru membentuk Pokjanal Posyandu agar dapat melakukan koordinasi antar anggota pokjanal serta melakukan pembinaan dan fasilitasi program posyandu.

Kedua, membentuk jejaring tim pokjanal posyandu sampai ke tingkat desa agar pembinaan dan fasilitasi serta sistem informasi posyandu dapat dilaksanakan.

Ketiga, Meningkatkan kapasitas kader posyandu serta menyiapkan sarana prasarana termasuk gedung posyandu yang memadai, sehingga dapat menunjang berbagai aktivitas di posyandu.

Keempat, rakor ini kiranya dapat menghasilkan rencana aktif yang implementatif dan dilaksanakan di tahun ini sehingga posyandu sebagai garda terdepan dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia dapat terwujud, sehingga anak-anak memiliki masa depan yang cemerlang dan menjadi generasi emas bagi kita semua.

Sementara itu dalam sambutan Gubernur yang dibacakan oleh Sekda, disampaikan atas nama Pemerintah Provinsi Maluku, dirinya mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada Bupati Kepulauan Aru beserta seluruh jajaran yang selama ini telah memberikan perhatian besar terhadap pembangunan bidang kesehatan di bumi Jargaria.

Dirinya menjelaskan, Pos pelayanan terpadu (Posyandu) merupakan sarana pelayanan kesehatan paling rendah berbasis masyarakat, yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh dan untuk masyarakat.

“Dengan demikian, saya mintakan Posyandu wajib menjadi garda utama pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya ibu, anak dan batita, termasuk pencegahan stunting.” Pinta Gubernur dalam sambutan tertulisnya.

Ia juga mengatakan, Rapat Koordinasi ini merupakan momentum strategis untuk meningkatkan fungsi dan peran Pokjanal Posyandu melalui komunikasi, koordinasi dan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, sehingga diharapkan pelayanan dasar kesehatan masyarakat, dapat terprogram dengan baik.

“Saya mintakan Tim Pokjanal Posyandu baik tingkat Provinsi, maupun Kabupaten/Kota, Kecamatan, Desa dan Negeri, Dusun dan Kampung, untuk melaksanakan tugas dan fungsi dengan baik, sehingga dapat memberikan bukti nyata, dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.” Harapnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan sejumlah bantuan oleh Pemerintah Provinsi Maluku, kepada Pemda Kabupaten, 3 Puskesmas, 3 Paud/TK, Bantuan Kube Keluarga sebanyak 7 Paket kepada 7 Desa, Bantuan kepada Pelaku Ekonomi Kreatif, Bantuan Anthropometri Kit yang diterima oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Kepulauan Aru, Bantuan Alat Peraga Edukasi kepada 2 TK, serta 300 paket bantuan beras untuk keluarga stunting dan beresiko stunting.