Beranda blog Halaman 157

Lailossa : Stunting Adalah Masalah Kemanusiaan

0

Ambon, Maluku.news – Provinsi Maluku dari tahun ke tahun telah melakukan berbagai upaya maksimal untuk menurunkan masalah kesehatan nasional Stunting.

Berdasarkan arahan Gubernur Maluku Murad Ismail, langkah strategis yang dilakukan Pemerintah Daerah yakni melakukan konvergensi dengan melibatkan seluruh OPD dan mitra terkait seperti TP-PKK dan Posyandu, ujar Dr. Anton Lailossa saat ditemui di ruang kerjanya pada Jumat (14/07/2023).

“Dalam mengatasi stunting di Maluku, dilakukan konvergensi dengan seluruh OPD untuk bersatu menyelesaikan masalah stunting sesuai tupoksinya masing-masing, karena dari sisi kesehatan langkah penurunan stanting oleh pihak kesehatan hanya mampu menangani stunting 30% dan dari non kesehatan sebesar 70%. Karena itu untuk mengatasi kendala tersebut, Pemerintah bermitra dengan berbagai pihak yang bisa membantu penanganan stunting sebagaimana pada Pasal 20 ayat (3) Perpres 72 Tahun 2021 bahwa Tim Percepatan Penurunan Stunting tingkat provinsi terdiri atas perangkat daerah dan Pemangku Kepentingan, termasuk Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK), disamping itu TP-PKK dan Posyandu juga memiliki salah satu program yakni mengatasi permasalahan kesehatan dan pemberdayaan ekonomi.” Jelas Lailossa.

Ia menjelaskan, kemitraan yang dibangun dengan stake holders salah satunya TP-PKK ini, karena membutuhkan tokoh atau figur yang bisa menggelorakan gerakan penurunan stunting.

“Karena dibutuhkan tokoh yang dapat menggelorakan percepatan penurunan stunting ini, Pemda meminta Ibu Widya Pratiwi Murad selalu ketua TP-PKK Provinsi Maluku untuk menjadi duta parenting yang telah dilantik sejak 3 Juli 2019, dengan tugas tersebut beliau mau turun untuk menggerakan seluruh Kader PKK yang ada di kabupaten/kota dan menjadi role model sampai di tingkat desa, yang kemitraan ini dilakukan sampai sekarang.” Jelasnya.

Lailossa mengatakan, bahwa melalui TP-PKK, digerakan juga kader posyandu melalui Tim Pokjanal, dan diberikan bantuan sesuai arahan dari tingkat pusat, provinsi sampai desa dan dalam kenyataan saat ini pemda juga turut bermitra dengan TNI/Polri, kementrian agama, dll untuk bersama-sama secara terpadu melakukan gerakan bersama termasuk pengarahan kepada kader posyandu.

“Bappeda bertugas untuk, merencanakan, memantau, dan memonitor, oleh karena itu berdasarkan apa yang selama ini dilakukan oleh Ketua TP-PKK Provinsi Maluku yang juga selaku Duta Perangi Stunting Provinsi Maluku Widya Pratiwi Murad, sejak awal masa pemerintahan saat ini, alasan yang mendasari Ibu Widya melakukan berbagai hal untuk menurunkan angka stunting adalah karena masalah kemanusiaan sekaligus menyukseskan program prioritas nasional” Ujarnya.

Ia menyampaikan, apa yang dilakukan Ibu Widya untuk menurunkan stunting adalah karena ia tidak tega melihat anak-anak Maluku nantinya gagal bersaing akibat kekurangan gizi dan infeksi berulang.

“Sejak pertama Ibu Widya dilantik menjadi Duta Parenting belum ada Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021, yang menegaskan PKK masuk dalam Tim Percepatan Penurunan Stunting, tetapi PKK Maluku sudah terlibat lebih dahulu, dan Ibu Widya diundang kemana-mana di daerah lain untuk memberikan sosialisasi tentang apa saja yang dilakukan. Hal ini yang menjadi rool model dan masukan bagi penyusunan Perpres tersebut. Kalau boleh kita bisa katakan bahwa ini merupakan suatu keberhasilan dari ide dan gagasan Ibu Widya selaku Ketua TPP. PKK Provinsi Maluku” Ungkapnya.

Kaban menjelaskan bahwa ketika turun ke daerah-daerah, mereka berjuang dan hampir saja bersinggungan dengan maut meskipun tidak dibayar tetapi para wanita ini (Kader PKK) tidak gentar untuk bisa menuju desa-desa lokus stunting.

“Kita melihat seorang Ibu Widya dari sorotan matanya dan pelukan yang diberikan kepada anak-anak ada ketulusan disana dan saya yakin setiap orang yang turun bersama-sama bisa melihat ketulusan seorang Ibu, yang peduli kepada anak-anak negeri.” Ujarnya.

Lailossa menjelaskan berkat kerja keras, dan konvergensi serta kemitraan yang dibangun selama ini, secara nasional penurunan stunting di Provinsi Maluku sudah terjadi secara konsisten dapat dilihat dari tahun 2018 angkah stunting berada pada angka 34% dan sekarang berada di angka 26%, jika dibandingkan dengan daerah sekitar di Kawasan Indonesia Timur, penurunan ini sangat signifikan.

“Karena stunting adalah masalah kemanusiaan maka kita harus secara bersama-sama menurunkan stunting. Target nasional stunting adalah 14% dan saat ini ada di angka 21%, sementara kita di Maluku berada pada angka 26% dan menuju target 20%. Dikarenakan masih ada bayi dan keluarga yang beresiko stunting jangan sampai kita lengah lelah dan lemah. Mari bersama sama satukan usaha upaya dan pikiran untuk turut mengatasi masalah kemanusiaan ini, sehingga stabilitas sosial dan program pemerintah untuk masyarakat dapat dilakukan dengan baik.” Harapnya

Ia juga mengajak masyarakat dari tingkat paling kecil yakni keluarga bisa peduli dengan apa yang ada di sekitar kita dan dapat mempengaruhi orang terdekat kita untuk memberikan asupan gizi dan memperhatikan sanitasi, serta mendidik untuk menjaga kebersihan sejak dini agar gizi anak dapat terpenuhi dan tidak menyebabkan infeksi berulang.

Pengemudi Angkot Protes Uji Coba Lalin, Dishub Sepakati Hal Ini

0

Ambon, Maluku.news – Uji Coba Rekayasa Jalur Lalu Lintas (Lalin) yang dilaksanakan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ambon mulai Senin (17/07/2023) mendapat protes Pengemudi Angkutan Kota (Angkot) yang terdampak perubahan rute, diantaraya trayek Kb. Cengkeh, STAIN, STIA Alaska, dan Galunggung.

Para pengemudi angkot yang merasa pendapatannya menjadi berkurang akibat kebijakan yang diambil Dishub, kemudian melakukan aksi demo di Balai Kota, dan sempat ditemui oleh Pj. Wali Kota, Bodewin M. Wattimena bersama Kepala Dishub (Kadishub), Robby Sapulette.

Kadishub usai demo, menjelaskan kesepakatan yang dibangunnya dengan para pengemudi, yang dalam aksi tersebut menyampaikan keluhan bahwa pendapatan mereka berkurang hingga dibawah 50 persen.

Olehnya itu, Uji Coba Rekayasa Lalin yang rencananya dilaksanakan selama 10 hari kerja, hingga 28 Juli mendatang akan dipercepat dan jalur Angkot akan dikembalikan pada Selasa (18/07/2023) besok.

“Kita sepakati proses ini kita laksanakan sampai hari Selasa besok, dan fungsikan kembali lewat jalur yang sementara di rekayasa,” ujarnya.

Dikatakan, proses rekayasa ini adalah kebijakan Pemerintah dalam rangka mengkaji jalan Tulukabessy dimana volume kendaraan pada jam puncak sangat tinggi.

“Pemerintah ambil kebijakan strategis kedepan, kalau tidak didukung oleh data konkrit berdasasrkan kajian dan uji coba di lapangan, maka kita tidak memiliki data apa-apa,” bebernya.

Sapulette meminta para sopir untuk saat ini kembali beraktivitas sesuai uji coba yang dilakukan, agar dapat dikaji dan dievaluasi kemacetan yang terjadi di Jalan Tulukabessy pada jam puncak.

“Saya minta para Pengemudi kembali aktivitas karena kami memantau pada jam puncak di Tulukabessy, sehingga menjadi bahan usulan dari Pemkot bahwa kapasitas yang ada, sudah tidak bisa antisipasi pertumbuhan lalu lintas yang mencapai diatas 10 persen setiap tahunnya,” terangnya.

Kepada Para Sopir dan Pengusaha Angkot, Sapulette berharap dapat memaklumi dan bersabar selama proses uji coba dilakukan, sehingga hal ini menjadi bagian dari “Memberi untuk Ambon (Give To Ambon)”.

“Sebagai Kadishub, selaku kepanjangan tangan Pj. Wali Kota dalam menata transportasi di kota ini, saya minta ini peran serta masyarakat kota ini, bagaimana kita memberikan untuk Kota Ambon, karena kita membutuhkan data, berdasarkan kajian dan uji coba di lapangan,” harapnya.

Untuk diketahui, dalam uji Coba Rekayasa Lalin, sejumlah trayek Angkot yang sebelumnya melewati Jalam Rijali – Cenderawasih – dan Keluar di Tulukabessy dirubah melewati Jalan Rijali – Kakialy – D.I Panjaitan – Slamet Riyadi – Tulukabessy.

Wakili Kwarda Maluku, Pramuka Kwarcab Kota Ambon Kantongi Empat Penghargaan

0

Ambon, Maluku.news – Mewakili Pramuka Kwartir Daerah (Kwarda) Maluku ke Lomba Tingkat Nasional, Regu Pramuka Penggalang Tahun 2023, Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Ambon berhasil mengantongi penghargaan, yang diumumkan langsung, dalam upacara Hari Kesadaran Korpri yang dilaksanakan, Senin (17/07/2023) di Halaman Parkir Balai Kota.

Bertindak sebagai inspektur Upacara, Pj.Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, didampingi Sekretaris Kota (Sekkot), Agus Ririmasse, memberikan apresiasi yang diraih oleh Pramuka Kwarcab Kota Ambon dalam event tingkat nasional.

“Tadi sudah kita saksikan penerimaan peserta Pertemuan Pramuka Tungkat Nasional, kota Ambon mewakili Provinsi Maluku, bersyukur dan berterima kasih bahwa prestasi yang dibawakan oleh anak-anak kita,” ungkapnya.

Lanjutnya, apa yang dilakukan oleh anak-anak ini baik, sehingga dapat sampai ke tingkat nasional, kota ini dapat menunjukkan prestasi, melalui mereka yang diutus untuk mewakili Provinsi ini.

“Kita berharap bahwa prestasi-prestasi seperti ini terus digal oleh setiap utusan Pemkot dalam bidang apa saja, dan dapat memberikan yang terbaik bagi kota ini,” tandasnya.

Untuk diketahui, lomba Tingkat Regu Pramuka Penggalang adalah pertemuan pramuka penggalang seluruh Indonesia dengan acara kreatif, rekreatif, dan edukasi dalam bentuk perlombaan, pada 17-22 Juni 2023 lalu.

Kwarcab Kota Ambon, melalui Gugus Depan Dr. Kayadoe yang mewakili Kwarda Maluku, berhasil meraih Juara I Lomba Renang Putri atas nama Syeni Passau, dan Juara III Panahan Putra atas nama Rivaldo Pelupessy. Sementara untuk juara Regional, peserta putri mendapat juara I dengan predikat regu berprestasi Tinggi, dan Peserta Putra mendapat juara II dengan prediksi regu berprestasi Baik.

Untuk Kemajuan Rakyat, DPRD Siap Bangun Komunikasi Bersama Pemprov Maluku

0

Ambon, Maluku.news – Para pimpinan DPRD Provinsi Maluku, telah berusaha mengkomunikasikan berbagai niat dan tekad yang kuat untuk menyelesaikan seluruh agenda Rancangan Pembahasan Peraturan Daerah (Ramperda) dalam Laporan Pertanggungjawaban Pemerintah (LPJ) Tahun 2022.

Dalam kaitan itu, pimpinan DPRD Provinsi Maluku berusaha mengkomunikasi semua agenda itu dengan pihak pemerintah daerah Maluku.

“Seluruh pentahapan dan agenda itu disusun menurut jadwal yang telah disepakati di Badan Musyawarah DPRD Provinsi Maluku dan karena itu sebagai pimpinan DPRD kami terus berusaha untuk mengkonsolidasikan seluruh agenda ini,”ujar Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku, Melkias Sairdekut di Ambon, Senin (17/07/2023).

DPRD Maluku secara kelembagaan lanjut Sairdekut, melalui rapat pimpinan DPRD Maluku, ketua fraksi dan ketua komisi punya niat dan tekad yang kuat untuk menyelesaikan Renperda ini.

“Niat dan tekad itu terkonfirmasi ketika rapat pimpinan dewan ketua komisi dan ketua fraksi itu menugaskan pimpinan DPRD untuk mengkomunikasikan keputusan rapat kita dengan pemerintah daerah Maluku supaya agenda dan pentahapan pembahasan LPJ ini bisa berjalan dengan baik sesuai dengan tata tertib DPRD,”ujar Sairdekut seraya menegaskan, kalau pembicaraan dengan ketua badan anggaran pemerintah daerah karena mendapat legitimasi penugasan dari pimpinan DPRD Maluku.

“Saya mendapat penugasan hari itu kebetulan pak ketua melaksanakan tugas di luar daerah dan saya ditunjuk sebagai pelaksana tugas, maka sebagai pelaksana tugas dan pimpinan DPRD Maluku tanggujawab saya adalah menyampaikan niat dan tekad kuat itu melalui ketua tim anggaran pemerintah daerah yaitu Sekda dan menyampaikan seluruh apa yang menjadi keputusan rapat pimpinan DPRD, pimpinan Komisi dan Ketua Fraksi itu adalah bagian dari komunikasi politik yang dilakukan oleh pimpinan DPRD sebagai penanggungjawab di kantor ini dengan tim anggaran pemerintah daerah Maluku karena ini berkaitan dengan LPJ,”tandas Sardekut. Sekaligus menangkal isu media soal menjual hak kesulungan.

“Hanya saja semacam pemberitaan yang menyajikan berkaitan dengan jual hak kesulungan itu tidak seperti itu.

Tanggungjawab kita adalah menyampaikan keputusan pimpinan DPRD, pimpinan fraksi dan pimpinan Komisi atas seluruh agenda yang hari ini sementara kita bahas. Jadi kurang lebih posisi DPRD itu hari ini seperti begitu.

“Kita akan terus berkonsolidasi dengan pimpinan DPRD dan pimpinan fraksi dalam menyikapi seluruh proses progres pembahasan LPJ tahun 2022. Jadi komunikasi itu kita tetap lakukan sebagai ikhtiar dari niat DPRD,”kata Sairdekut.

Dishub Kota Ambon Lakukan Uji Coba Rekayasa Lalu Lintas, Berikut Lokasinya

0

Ambon, Maluku.news – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ambon akan melakukan Uji Coba Rekayasa Jalur Lalu Lintas mulai Senin (17/07/2023) depan.

Kepala Dishub (Kadishub) Kota, Robby Sapulette kepada Tim Media Center, Sabtu (15/07/2023) di Ambon, menjelaskan, uji coba tersebut dilakukan untuk mengurangi kemacetan yang biasa terjadi di Jalan Tulukabessy pada jam puncak.

Rekayasa jalur tersebut yakni, yang sebelumnya arus lalu lintas dari Jalan Rijali (Belakang Soya), masuk ke Jalan Cendrawasih (Soya Kecil) kemudian ke Jalan Tulukabessy dirubah menjadi sebaliknya dari Jalan Tulukabessy – Jalan cenderawasih – Jalan Rijali untuk tujuan ke kawasan Skip dan Batu Meja.

“Jadi kendaraan tujuan Jalan Rijali (Belakang Soya), Skip, Batu Meja dan Sekitarnya dari Tulukabessy atau Simpang Josiba, diarahkan belok kanan masuk ke jalan Cenderawasih, dan keluar di Jalan Rijali, namun tidak diperbolehkan belok ke kiri atau melakukan crossing ke arah karang Panjang (Lin V),” ungkapnya.

Menurut Kadishub, pada saat jam puncak, arus lalu lintas dari arah Halong Mardika yang melalui jalan ex. Hotel Josiba keluar di Jalan Tulukabessy akan ditutup. Jalur tersebut akan dibuka kembali setelah melewati jam puncak.

“Jadi kalau sudah tidak ada kendaraan yang crossing dari jalan Cendrawasih – Tulukabessy, dan dari Mutiara – Tulukabessy maka arus lalu lintas akan berjalan lanar sesuai harapan, walupun volume kendaraan dari Rijali ke Cenderawasih akan diarahkan masuk kembali ke pusat kota,” jelasnya.

Dengan perubahan tersebut, lanjutnya, maka trayek angkutan kota (angkot) yang sebelumnya melewati Jalan Rijali masuk ke Cenderawasih akan diarahkan melewati Jalan Kakialy (Tanah Tinggi) – Jalan W.R Supratman (Pegadaian) belok kanan menuju Jalan D.I Panjaitan – Jalan Tulukabessy.

“Namun apabila pada jam puncak dimana Jalan D.I Panjaitan dan Jalan Slamet Riyadi menuju Jalan Tulukabessy padat, maka Dishub akan menutup crossing DI Panjaitan dan arus lalu lintas diarahkan menuju Jalan Wem Reawaru – Sultan Hairun – Slamet Riyadi – D.I Panjaitan – Tulukabessy,” jelasnya.

Ditambahkan Sapulette, Selain rekayasa arus lalu lintas, ada sejumlah angkot yang rutenya berubah diantaranya Angkot Passo dan Laha yang sebelumnya melewati jalan Kakialy – WR Supratman – D.I Panjaitan- Tulukabessy, dialihkan menjadi Kakialy – Benteng Kapahaha – Kapitan Ulupaha – Sultan Hairun – Slamet Riyadi – D.I Panjaitan – Tulukabessy.

Dirinya berharap masyarakat kota Ambon dapat menyesuaikan dengan proses uji coba rekayasa lalu lintas yang akan berlangsung selama 10 (sepuluh) hari kerja yakni 17-28 Juli 2023.

“Setelah masa uji coba, maka akan dievaluasi oleh Dishub Kota dan Sat. Lantas Polresta Pulau Ambon dan PP. Lease. Apabila terbukti dapat mengurai kemacetan maka perubahan tersebut akan dipatenkan,” tandasnya.

Waspada Dan Siaga Dalam Menghadapi Cuaca Ekstrem Di Wilayah Maluku

0

Ambon, Maluku.news – Waspada dan Siaga dalam menghadapi Cuaca Ekstrem di Wilayah Maluku, dihimbau kepada seluruh masyarakat selalu waspada.

Beberapa hari belakangan ini, wilayah Maluku terus diguyur hujan dengan intensitas yang cukup tinggi.

Hal ini membuat sejumlah wilayah di Kota Ambon diterjang bencana banjir dan tanah longsor.

Tak hanya itu, cuaca ekstrim ini disertai dengan angin kencang, mengakibatkan gelombang cukup tinggi di perairan seribu pulau ini.

Untuk itu, masyarakat Maluku dihimbau untuk selalu waspada dalam menyikapi cuaca ekstrim saat ini.

“Kondisi cuaca ekstrim, hujan, angin, dan gelombang tinggi untuk itu kami menghimbau masyarakat terus waspada, dan menaati himbauan dari BMKG,” ujar Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku, Azis Sangkala kepada wartawan di Ambon, Jum’at (14/07/2023).

Dirinya juga meminta kepada Dinas Perhubungan baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota di Maluku untuk terus memantau pelabuhan penyebrangan laut, terutama speed boa, karena minim fasilitas safety.

“Ini juga menjadi catatan agar kemudian pemerintah terus mengevaluasi semua pengusaha transportasi laut terutama speed boat untuk safety seperti pelampung untuk mengatasi sesuatu yang kemungkinan bisa saja terjadi,” ujar Azis.

Azis Sangkala juga meminta kepada Pemerintah Daerah (Pemda) setempat untuk intens berkoordinasi dengan BMKG, mengupdate semua informasi cuaca untuk disampaikan kepada masyarakat, sehingga masyarakat mengetahui perkembangan cuaca dari waktu ke waktu.

“Kami berharap, semua pihak untuk membantu mensosialisasikan kepada seluruh masyarakat, mulai dari Muspica, Kapolsek, Danramil, sampai Babinsa, dan Bhabinkamtibmas agar bisa ikut bersama Pemdes mengingatkan warga, kalau ada peringatan untuk tidak melaut harus menahan diri, sehingga terhindar dari bahaya,” harapnya.

DPRD Maluku Usul Jembatan Kawanua Gunakan Bailey

0

Ambon, Maluku.news – DPRD Provinsi Maluku mengusulkan agar penanganan awal jembatan Kawanua penghubung ruas jalan nasional trans seram Tehoru, yang ambruk menggunakan jembatan Bailey.

Sekedar tahu, jembatan Bailey adalah jembatan rangka baja pra-fabrikasi yang bersifat portabel.

Usulan tersebut telah disampaikan DPRD Maluku, pasca ambruknya dua bentangan jembatan Kawanua, 10 Juni lalu.

“Kami telah meminta Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) untuk menggunakan jembatan portabel atau jembatan Bailey,”ujar Anggota Komisi III DPRD Maluku, Anos Yermias kepada wartawan di Ambon, kamis (13/07/2023).

Dikatakan, dari usulan tersebut, kepala BPJN Maluku, S. Bambang Widyarta telah berjanji, setelah air sungai surut langsung dilakukan pemasangan.

“Sesuai janji kepala Balai, air surut langsung dipasang, dan sekarang semua sudah siaga di lokasi,”ungkapnya.

Selain itu, kata Anos BPJN juga telah melakukan penanganan darurat terhadap jembatan Wai Tone di Waipia yang mengalami pergeseran.

Alhasil, Jalan penguhubungan Kairatu, Kabupaten SBB menuju Masohi, Kabupaten Maluku Tengah maupun sebaliknya sudah bisa dilewati.

“Hari ini masyarakat dari Kairatu-Masohi maupun sebaliknya sudah menggunakan Jalan itu dengan baik,”ucapnya.

Terhadap langkah cepat yang dilakukan BPJN Maluku dalam melakukan penanganan bencana di sejumlah ruas jalan maupun jembatan, atas nama Pimpinan dan Komisi III DPRD Maluku, Anos ucapkan Terima kasih, karena sudah membantu masyarakat Maluku.

“Kami apresiasi kesigapan Balai Jalan 24 jam bisa komunikasi, dan itu bisa dapat dibuktikan dari jembatan Wae Tone yang tergerus air, kami langsung koordinasi jam 12 malam langsung direspon kepala balai dan kasatker Balai Jalan. Itu artinya Balai Jalan sangat sigap mengantisipasi situasi bencana banjir dalam 24 jam, dan itu kami apresiasi,”pungkasnya.

Perusahaan Kelas Dunia Direncanakan Akan Berinvestasi di Maluku

0

Ambon, Maluku.news – Dalam rangka membangun kerjasama/investasi di sektor pertanian, perkebunan dan kehutanan dengan PT. Comextra Majora, maka dilaksanakan pertemuan yang berpusat di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor Gubernur Maluku, pada Kamis (13/7/2023)

Pertemuan yang difasilitasi oleh Ketua TGPP Provinsi Maluku Hadi Basalamah tersebut, dipimpin oleh Sekretaris Daerah Maluku Ir. Sadali IE, M.Si, IPU, yang dihadiri langsung oleh Jimmy Wisan selaku Direktur Utama PT. Comextra Majora, Penjabat Bupati Maluku Tengah, Pimpinan Lembaga Vertikal, dan Pimpinan OPD terkait Lingkup Pemerintah Provinsi Maluku dan Kabupaten Maluku Tengah.

Sekda atas nama pemerintah Provinsi Maluku, pada kesempatan itu menyambut baik, memberikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi, kepada PT. Comextra Majora, yang memiliki rasa kepedulian tinggi, bagaimana turut bertanggungjawab untuk mensejahterahkan masyarakat Indonesia khususnya masyarakat di bumi raja-raja.

“Kehadiran Pak Jimmy selaku pimpinan, telah membuktikan adanya keseriusan perusahaan ini mau mendorong perkembangan komoditas perkebunan khususnya pertanian jambu mete di Maluku, dengan memberikan bibit gratis sebagai wujud CSR PT. Comextra Majora, yang mana kesiapan lahan akan disesuaikan dengan lahan yang disediakan pemerintah Kabupaten.” Jelasnya.

Sadali menjelaskan bahwa selain memberikan bibit gratis pihak PT. Comextra Majora juga akan melakukan pendampingan dan pendekatan melalui sosialisasi kepada masyarakat.

Di tempat yang sama Basalamah mengatakan bahwa, PT. Comextra Majora adalah perusahaan skala dunia yang masuk dengan kategori ekspor sekitar 4rb kontener dan berdasarkan instruksi Gubernur untuk investasi masuk di Maluku dan kedepan direncanakan perusahaan ini dapat membangun pabrik industri mete di Maluku berskala dunia.

Jimmy pada kesempatan itu juga menegaskan bahwa pihaknya siap berapapun lahan yang akan disediakan pemerintah daerah, dan dirinya akan memberikan bibit secara gratis dan pembinaan melalui tenaga teknis, jika hasil pertanian nantinya mencapai 20rb ton, baru direncanakan PT. Comextra Majora akan membuka pabrik.

Untuk diketahui PT. Comextra Majora adalah perusahaan dalam sektor hasil bumi baik hasil export maupun produk lokal, yang memiliki csr kesejahteraan petani, dengan komitmen mendorong kesejahteraan petani melalui pendapatan petani mete.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan dokumen peluang investasi perikanan dan pertanian dari Sekda Sadali kepada Jimmy Wisan.

Gubernur Murad Dukungan Antikorupsi dan Pencanangan WBBM

0

Ambon, Maluku.news – Mendukung Gerakan Antikorupsi dan untuk Pencanangan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), maka kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Maluku, menggelar Coffee Morning di Gedung Keuangan Negara, pada Kamis (13/07/2023).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Gubernur Maluku Irjen. Pol. (Purn.) Drs. Murad Ismail dan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Maluku Djaka Kusmartata, SE., MM, yang ditandai dengan pemukulan tifa.

Murad atas nama Pemerintah Provinsi Maluku menyampaikan apresiasi kepada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Wilayah Maluku, atas pelaksanaan kegiatan ini, sebagai wujud komitmen bersama, dalam mendukung pencegahan korupsi di wilayah Provinsi Maluku.

“Saya mintakan kepada seluruh pemangku kepentingan di wilayah ini, untuk dapat bersinergi dalam upaya pencegahan korupsi, dengan mengedepankan pengawasan dan monitoring yang efektif, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku” Pinta Gubernur.

Ia juga berharap, sosialisasi ini dapat berjalan dengan baik, para peserta mampu mengaplikasikannya dalam ruang lingkup kerjanya masing-masing.

Turut hadir pada kesempatan itu, Forkopimda Provinsi Maluku, Sekda Maluku, Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri di Kota Ambon, Pimpinan Lembaga Vertikal, Pimpinan Perbankan di Maluku, Pimpinan OPD lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, Para pengguna Jasa Importir/Eksportir/Asosiasi, Pimpinan BUMN, Pimpinan Media di Kota Ambon, serta jajaran terkait.

Hujan dan Angin Kencang Akibatkan 6 Pohon Tumbang

0

Ambon, Maluku.news – Cuaca Ekstrim berupa Hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi disertai angin kencang yang terjadi di kota Ambon sejak sabtu (08/07/2023) hingga Rabu (12/07/2023) kemarin, mengakibatkan sejumlah pohon tumbang, beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Laporan BPBD Kota Ambon, lewat update Pusat Pengendalian Operasi Penanganan Bencana (Pusdalops PB) yang diterima Tim Media Center, Rabu (12/07/2023) malam menyebutkan setidaknya ada 6 (enam) titik pohon tumbang.

Ke 6 titik tersebut yakni, di Kecamatan Sirimau, Kelurahan Batu Gajah, Lorong Dolorosa RT 001/RW 002; di Kecamatan Nusaniwe, Kampung Siwang, Negeri Urimessing, Jemaat Kezia, RT 003/RW 007; dan di Kecamatan Teluk Ambon, Desa Tawiri RT 001/RW 005.

Selanjutnya di Kecamatan Baguala, Lorong Optik, Halong Baru dan Kelurahan Lateri, serta Pohon Tumbang Kecamatan Teluk Ambon, Desa Hative Besar.

Plt. Kepala pelaksana BPBD Kota Ambon, Fahmi Sallatalohy menjelaskan, terkait dengan kejadian pohon tumbang telah dilakukan pemotongan dan pembersihan oleh Pusdalops PB di bantu Damkar, TNI/Polri, dan PLN.

“Salah satunya Pohon tumbang yang terjadi di Desa Hative Besar, sempat menyebabkan akses jalan menuju Bandar Udara Pattimura terhambat, namun sudah ditangani oleh Petugas BPBD,” ujarnya kepada Tim Media Center.

Ditambahkan, selain menyebabkan akses jalan terhambat, ada pula rumah warga rusak akibat tumbangan pohon, yakni di Kelurahan Batu gajah dan Kampung Siwang.

“Sebelumnya, terhadap peristiwa Pohon tumbang yang menimpa rumah warga ini juga Telah dilakukan penanganan berupa pemangkasan bagian pohon,” lanjutnya.

Menurut Sallatalohy, Cuaca Ekstrim sejak pekan lalu di Ambon, juga turut menyebabkan Longsor dan Banjir. Tercatat ada 8 (delapan) titik Longsoran, dan 1 (satu) titik banjir di Desa Tawiri dan yang berdampak pada terganggunya aktivitas 10 Unit Rumah di kawasan tersebut.

Terkait dengan Bencana yang diakibatkan Cuaca Ekstrim, dirinya meminta masyarakat agar tetap waspada.

Diakuinya, BPBD Kota Ambon bersama Dinas Sosial telah melakukan upaya penanganan kepada warga yang terdampak bencana.

“BPBD Kota Ambon turun ke lokasi longsor dan memberikan bantuan logistik, sedangkan Dinas Sosial memberikan bantuan makanan kepada warga,” ungkapnya.

Ditandaskan, pihaknya juga melakukan antisipasi dengan membagikan update informasi cuaca dari BMKG, serta bekerjasama dengan Dinas Kominfo Kota Ambon dalam memantau CCTV pada 5 (lima) sungai maupun pada jalan- jalan protokol di Kota Ambon.