Beranda blog Halaman 152

Semarakkan HUT RI Ke-78, Pemprov Maluku Bagikan 5.275 Bendera Merah Putih

0

Ambon, Maluku.news– Menyemarakkan HUT RI ke-78 Tahun 2023 di Provinsi Maluku, maka digelar Pencanangan Gerakan Pembagian 10 juta Bendera Merah Putih Tingkat Provinsi Maluku, yang berpusat di Tribun Lapangan Merdeka Ambon, Selasa (1/8/2023)

Hadir pada kesempatan itu Sekretaris Daerah Maluku Ir. Sadali IE. M.Si, IPU, Kepala Badan Intelijen Negara Daerah Maluku Brigjen. TNI. Anto Irianto Popang, Ketua Forum Pembauran Kebangsaan Daerah Maluku Prof. Jhon Ruhulessin, Para Staf Ahli Gubernur dan Asisten Sekda Provinsi Maluku, Pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, Pimpinan Kantor Perwakilan BI Provinsi Maluku, Pimpinan Instansi Vertikal/BUMN/BUMD, Perwakilan Kepala Pemerintahan Se-Kota Ambon, Pengurus Paguyuban dari 16 etnis, Pimpinan Ormas/OKP, dan unsur lainnya.

Dalam Laporan yang dibacakan oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Daniel E. Indey, S.Ssos, M.Si, dapat diketahui tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan rasa Nasionalisme dan Patriotisme setiap Warga Negara Republik Indonesia, dan untuk menyemarakan Peringatan Hari Ulang Tahun ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2023 dengan Tema : Terus Melaju untuk Indonesia Maju.

“Kegiatan pengumpulan Bendera Merah Putih dimulai dari tanggal 17 Juli 2023, dengan melibatkan partisipasi OPD Lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, Lembaga/Instansi Vertikal, BUMN/BUMD dan Swasta.” Ungkapnya.

Indey menyampaikan, bendera yang terkumpul sampai hari ini sebanyak 5.275 lembar dari target 5.000 lembar bendera, dengan rincian : 4.000 lembar dari OPD lingkup Pemda Maluku dan 1.275 dari Instansi Vertikal/BUMN/BUMD dan Swasta.

“Bendera ini akan didistribusikan dengan cara membagikan kepada perwakilan pemerintah Negeri/Desa/Kelurahan yang hadir pada kegiatan itu, pembagian langsung kepada desa-desa yang ada di wilayah Kota Ambon dan Kabupaten Maluku Tengah, serta membagikan langsung kepada masyarakat “Sidak Merah Putih” ke rumah-rumah penduduk yang belum memiliki bendera.” Jelas Indey.

Di tempat yang sama, Sekda dalam sambutannya menyampaikan Pencanangan Gerakan 10 Juta Bendera Merah Putih merupakan Program Nasional dalam rangka menyemarakan Peringatan Hari Ulang Tahun ke-78 Kemerdekaan Indonesia dan Tahapan Pelaksanan Pemilu Serentak tahun 2024, yang telah dimulai dan mengantisipasi adanya gesekan-gesekan yang dapat mengancam persatuam dan kesatuan bangsa, sekaligus untuk menggugah rasa patriotism dan meningkatkan semangat nasionalisme.

“Gerakan pembagian 10 juta bendera Merah Putih dilaksanakan dengan pemikiran bahwa Bendera Merah Putih merupakan identitas, simbol dan alat pemersatu bangsa Indonesia yang selama bulan Kemerdekaan ini akan berkibar di seluruh Wilayah Kesatuan Republik Indonesia.” Jelas Sadali.

Sekda, atas nama Pemerintah Daerah Maluku, juga mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada OPD, instansi vertikal dan pihak swasta yang telah berpartisipasi dalam pengumpulan Bendera Merah Putih, yang selanjutnya akan diserahkan secara simbolis kepada Perwakilan Paguyuban, Ormas dan pihak swasta serta perwakilan kepala Pemerintahan Desa/Kelurahan yang ada di dalam Wilayah Kota Ambon.

“Saya berharap saudara-saudara dapat mendistribusikan bendera tersebut kepada masyarakat untuk selanjutnya dikibarkan di rumah masing-masing mulai tanggal 1 Agustus sampai dengan 31 Agustus 2023. Jayalah Terus Indonesia. Merdeka” Tutupnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bendera merah putih kepada perwakilan penerima, dan pembagian kepada pengguna jalan di depan Gong Perdamaian Kota Ambon. (Diskominfo Maluku)

Pemprov Dan DPRD Maluku Kembali Mengevaluasi Rencana Dicoretnya ANP

0

Ambon, Maluku.news – bakal mencoret proyek Pelabuhan Baru Ambon New Port (ANP) dari Proyek Strategis Nasional (PSN). Ketua Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) Wahyu Utomo mengungkapkan penyebabnya karena investasi swasta belum ada yang bersedia untuk masuk.

Mega proyek Pelabuhan Baru Ambon New Port (ANP) rencananya akan dicoret dari daftar Proyek Strategis Nasional (PSN).

Menyikapi hal itu DPRD Maluku berharap ini menjadi evaluasi kita bersama baik Pemerintah Daerah (Pemda) maupun DPRD terkait dengan rencana dicoretnya PSN yaitu Kata Sekretaris Komisi II DPRD Maluku Ruslan Hurasan kepada wartawan diruang komisi Selasa (1/8/2023).

Dia berharap Gubernur Maluku dan Pemda kembali mengevaluasi dan mengkomunikasikan ke Pemerintah Pusat untuk memastikan. Karena Banyak sekali potensi-potensi daerah yang harus dimaksimalkan, kalaupun ada usulan-usulan baru harus dipertimbangkan.

Hurasan menyatakan, harus diperhatikan komunikasi-komunikasi yang harus dibangun kembali dengan pemerintah pusat dalam hal ini kementerian terkait, untuk melihat program-program strategi nasional yang sudah ditetapkan, di provinsi Maluku untuk dapat dipertimbangkan.

“Kami juga merasa kaget dalam hal ini PSN yang sudah ditetapkan di provinsi Maluku menjadi semangat kita, karena ke depan kita berharap ada pertumbuhan ekonomi lewat program strategi nasional, dari situ pula pendapatan masyarakat meningkat, selain sebagai sentral distribusi sumber daya alam kita yang ada di provinsi Maluku,” katanya.

Diharapan PSN ini juga bisa ada di Maluku untuk menjawab kemiskinan kita, menekan laju inflasi, ada pemerataan pembangunan di Indonesia. Maluku salah satu wilayah yang berpotensi mendapatkan peningkatan pembangunan ekonomi.

Sebagaimana diketahui pekan lalu, Ketua Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) Wahyu Utomo dalam acara Sewindu PSN di Jakarta, Rabu (26/7/2023) menjelaskan, Pelabuhan Ambon itu sudah pasti di-drop. Waktu itu kan Pak Luhut menyampaikan bahwa ini harus dibangun, tapi kalau ada swasta mau masuk. Nah swastanya belum bersedia masuk ke sana. Jadi, sepertinya tidak mungkin selesai tahun 2024.

Saat ini dipastikan, proyek yang akan dicoret adalah Kereta Cepat (KC) Jakarta-Surabaya dan Pelabuhan Ambon. Selanjutnya, Presiden Joko Widodo yang bakal mencoret proyek ini.

Hadiri HUT MTsN ke-32 Ambon, Ini Pesan Wattimena

0

Ambon, Maluku.news – Pj. Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri Ambon ke-32 Tahun, dan dirayakan pada sekolah tersebut, yang terletak di Kebun Cengkeh, Negeri Batu Merah Kecamatan Sirimau, Selasa (01/08/2023).

Dalam sambutannya, Wattimena mengucapkan Selamat Ulang Tahun kepada satuan pendidikan yang berdiri tegak di kota ini.

“Atas nama Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon kami menyampaikan selamat dan sukses kepada MTs Negeri Ambon, atas perayaan hari ulang tahun Ke-32. Usia yang terbilang sudah sangat matang,” ungkapnya.

Katanya, MTs telah membuktikan kelayakannya sebagai satuan pendidikan yang dapat menorehkan banyak prestasi. Sehingga, Wattimena meminta agar sekolah tersebut dapat meningkatkan kualitas pendidikannya.

“Guna meningkatkan kualitas para pendidik dan para siswa, sarana dan prasarana pendidikan, saya mengajak seluruh guru dan stakeholder bidang pendidikan untuk lebih mengembangkan kegiatan ekstrakurikuler yang berdampak pada penguatan mental spiritual anak,” urainya.

Pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab satuan pendidikan akan tetapi Pemerintah Kota (Pemkot) turut berperan penting dalam hal tersebut.

menurutnya, mutu pendidikan yang terjamin saat ini akan berdampak pada masa depan negara ini, menuju Indonesia Emas Tahun 2045.

“Pendidikan hari ini menjadi bagian penting, Pemkot bertanggung jawab untuk menyiapkan generasi penerus bangsa dalam rangka menuju Indonesia Emas Tahun 2045 yang memiliki kemampuan Intelektual, mental spiritual yang baik,” pungkas Wattimena.

sementara itu, Kepala MTs Negeri Ambon, Nasit Marasabessy dalam laporannya menyampaikan satuan pendidikan tersebut memiliki 1126 siswa dengan 16 rombongan belajar. Selain itu juga ada kelas Filial (kelas jauh) di Air Salobar yang terdiri dari 104 siswa dan telah diusulkan ke Pemerintah Pusat untuk dimekarkan menjadi MTs Negeri 2 Ambon.

Marasabessy berharap dalam momentum HUT di tahun ini pihaknya mendapat perhatian dari pemangku kebijakan, diantaranya terkait dengan sarana dan prasarana pendidikan di MTs.

Sekda Maluku Hadiri Syukuran Peringatan Harganas ke-30 Tahun 2023 DI

0

Ambon, Maluku.news–Menysukuri Peringatan Hari Keluarga Nasional ke-30 pada 29 Juni 2023 yang lalu, maka Pemerintah Provinsi Maluku menggelar Acara Syukuran Tingkat Provinsi Maluku dan Promosi Generasi Berencana Provinsi Maluku Tahun 2023, di Hotel Marina Ambon, Senin (31/7/2023).

Turut hadir pada kesempatan itu Sekretaris Daerah Maluku Ir. Sadali IE, M.Si, Penjabat Walikota Ambon, Ketua TP-PKK yang juga sekaligus Duta Genre Kota Ambon Lissa Wattimena, Pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Provinsi Maluku dan Kota Ambon, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku dan jajaran, Kakanwil Agama, Pimpinan Perguruan Tinggi se-Maluku, Pimpinan Instansi Vertikal/BUMN/BUMD, Pimpinan Organisassi Wanita, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Tokoh Perempuan, Duta Genre, serta dihadiri virtual oleh Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga BKKBN RI.

“Hari Keluarga Nasional yang diperingati setiap tanggal 29 Juni setiap tahun, harus dijadikan motor pendorong bagi percepatan pencegahan stunting di Indonesia khususnya di Provinsi Maluku” Ujar Gubernur Maluku dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Sekda.

Ia juga mengatakan, peringatan Harganas ke-30 Tingkat Provinsi Maluku dengan tema secara Nasional yaitu “Menuju Keluarga Bebas Stunting untuk Indonesia Maju”, diharapkan menjadi ruang untuk memperkuat langkah dalam mencegah dan menuntaskan permasalahan stunting di Indonesia khusunya di Maluku.

“Untuk itu saya menghimbau kepada semua pihak yang terkait untuk terus mengoptimalkan peran keluarga dalam mempersiapkan generasi cerdas dan sehat, guna memutuskan rantai stunting di daerah ini.” Himbaunya.

Dalam upaya menjaga masa depan generasi muda Indonesia khususnya di Maluku, Gubernur dalam sambutan tertulisnya mengatakan bahwa, diperlukan program-program yang melibatkan para remaja seperti Generasi Berencana (Genre) yang mampu mengarahkan remaja untuk dapat merencanakan kehidupan berkeluarga yang baik dan benar.
“Karena hanya sedikit remaja yang mendapatkan informasi yang cukup mengenai pernikahan, baik dari keluarga maupun lingkungan pergaulan mereka.” Ujarnya.

Ia mengatakan, bagi keluarga yang memiliki anak remaja keluarga khususnya remaja putri, agar dipastikan mendapat asupan gizi yang baik, serta memiliki pergaulan hidup serta pergaulan yang sehat.

“Jadilah generasi masa depan Indonesia yang memiliki kecerdasan yang komprehensif, damai dalam interaksi sosial, sehat dan unggul” Tegasnya.

Menutup sambutannya, dirinya mengatakan dalam melaksanakan beberapa program penurunan stunting dan program generasi berencana, perlu kolaborasi dan sinergitas antara pemerintah, pihak swasta, Tim penggerak pkk, dan organisasi kemasyarakatan lainnya, sehingga kualitas sumber daya manusia berdampak pada peningkatan kesehatan dan kesejahteraan di Provinsi Maluku.

Untuk diketahui pada kesempatan itu juga dikukuhkan Duta Genre Desa/Kelurahan yang ditandai dengan Pembacaan Ikrar dan Penyematan Pin, Penandatanganan Kerjasama antara UPTD Balai Pelatihan Kesehatan Provinsi Maluku dengan Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku tentang Kerjasama pelatihan pelayanan Kontrasepsi bagi Dokter dan Bidang di Fasilitas Pelayanan Kesehatan, Penyerahan Apresiasi dan Penghargaan kepada Pengelola Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting di Provinsi Maluku, Penyerahan Tali Asih kepada Keluarga Berisiko Stunting, serta Penyerahan Penghargaan kepada Pemenang Terbaik Pengelola Program Bangga Kencana Tingkat Kabupaten Kota, yang dimenangkan oleh Juara I Kota Ambon, Juara II Kabupaten Buru, dan Juara III Kabupaten Maluku Tenggara.

Pengambilan sumpah Dan Pelantikan PPPK Tenaga Kesehatan Formasi Tahun 2022

0

Ambon, Maluku.news – Pemerintah Provinsi Maluku menggelar Acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Janji Jabatan Fungsional Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tenaga Kesehatan, yang bertempat di Aula Lantai 7 Kantor Gubernur Maluku, pada Senin (31/7/2023).

Acara tersebut dipimpin oleh Sekretaris Daerah Maluku Ir. Sadali, IE, M.SI, IPU, yang dihadiri oleh Asisten III Setda Maluku, Pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, Pejabat Fungsional/Penerima SK PPPK Tenaga Kesehatan, Tokoh Agama, dan undangan lainnya.

Gubernur Maluku Murad Ismail, dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekda, menyampaikan kepada para pejabat fungsional yang telah dilantik segera lakukan adaptasi terhadap tugas pokok dan fungsi pada jabatan masing-masing.

“Lakukan Langkah-langkah percepatan pelaksanaan program dan kegiatan yang telah ditetapkan pada masing-masing unit kerja, sehingga dampaknya dapat dirasakan oleh masyarakat secara langsung.” Tegasnya.

Ia juga menyampaikan untuk terus membuat terobosan dan ciptakan inovasi yang dapat menjadi lokomotif pembangunan di daerah ini, serta bekerjalah dengan keras ikhlas dan tuntas.

“Saya harapkan saudara-saudara dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai abdi negara dengan penuh kejujuran dan keikhlasan, ciptakanlah suasana kerja yang kondusif baik diantara pimpinan dan rekan kerja agar tugas-tugas dalam meningkatkan derajat Kesehatan masyarakat di Bumi Raja-Raja ini dapat dicapai dengan hasil yang maksimal.” Ungkapnya.

Untuk diketahui Pelantikan kepada 63 orang pegawai tersebut berdasarkan pada Surat Keputusan Gubernur Maluku Nomor 389 Tahun 2023 Tanggal 5 Mei 2023 tentang Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Lingkup Pemerintah Provinsi Maluku Tahun 2022.

Pj Wali Kota Buka Pelatihan RAB Pemerintah Desa/Negeri

0

Ambon, Maluku.news – Pj. Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena membuka secara resmi “Pelatihan Penyusunan Rencana Anggaran dan Biaya (RAB) Konstruksi serta Sosialisasi Teknis Perpajakan dan Pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa/Negeri.

“Sehingga kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan pengetahuan, dalam rangka peningkatan kapasitasnya sebagai aparatur Perangkat Desa dalam merencanakan dan mengelola keuangan,” ujarnya di Ambon, Senin (31/07/2023).

Menurut Wattimena, peningkatan kapasitas aparatur penyelenggara keuangan ini penting. Oleh karena itu peningkatan kapasitas ini menjadi satu segmen penting yang mesti kita lakukan agar mereka memahami mekanisme prosedur sesuai perundang- undangan yang berlaku.

Kegiatan yang diikuti oleh Pemerintah Negeri, Raja, Kades dan staf yang berkaitan denga pengelolaan keuangan ini, merupakan salah satu dari kebijakan prioritas pembangunan 2023-2024.

“Konsolidasi Pemerintah Desa (Pemdes), Pemerintah Negeri (Pemneg), kelurahan dalam upaya melaksankan sinkronisasi dan optimalisasi pemanfaatan berbagai hal terkait dengan pengelolaan keuangan Desa/Negeri dan Kelurahan, terutama pengaturan keuangan sesuai perundang-undangan yang berlaku merupakan salah satu dari lima kebijakan prioritas pembangunan,” ulasnya.

Dirinya berharap, melalui kegiatan yang telah dilaksanakan hari ini dapat berdampak baik kedepannya terhadap pengelolaan keuangan.

“Diharapkan Aparatur Desa/Negeri dan Kelurahan memahami mekanisme prosedur cara kerja yang benar sehingga ketika seluruh dana alokasi ke desa baik melalui Dana Desa (DD)/Alokasi Dana Desa (ADD) dapat dikelola dengan baik bukan saja patuhi aturan, namun tepat sasaran, dan dampaknya dapat dirasakan seluruh warga,” harapannya.

Gubernur Harap Masyarakat Maluku di Jakarta Jaga Kerukunan Antar Suku, Etnis dan Agama 

0

Jakarta Selatan, Maluku.news – Untuk mempererat jalinan Ikatan Kekeluargaan Masyarakat Negeri Tulehu se-Jabodetabek dan sekitarnya, maka dilaksanakan Halal Bi Halal, yang berpusat di Gedung Pertemuan Sasana Pakarti Jl. Duren Tiga Raya, Jakarta Selatan-DKI Jakarta, pada Minggu (30/7/2023).

Mengusung Tema : “”Upu Si Puna Iya, Ehe Nala Imi Puna Ahia (Leluhur Su Bking Bae Jang Donk Bking Jadi Seng Bae), kegiatan itu dihadiri oleh Kepala Badan Penghubung Provinsi Maluku Saiful Indra Patta, S.STP, M.Si, Ketua Panitia Pelaksana Fikri R. Tawainella, Perkumpulan Masyarakat Tulehu se-Jabodetabek dan sekitarnya, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan Tokoh Pemuda.

Patta saat membacakan sambutan tertulis Gubernur Maluku Murad Ismail, berharap melalui halal Bi Halal, dapat terus meleburkan perbedaan dan memunculkan persamaan, yang artinya walaupun berbeda, kita dapat saling bertoleransi dan hidup berdampingan secara damai.

“Acara Halal Bi Halal dalam masyarakat Islam di Indonesia punya posisi dan peran yang sangat strategis, bukan hanya sebagai media silaturrahim antar sesama Muslim, tetapi juga menjadi media silaturrahim antar sesama anak bangsa yang berbeda golongan, ideologi, suku, maupun agama, apalagi di dalam menghadapi berbagai tantangan modernitas dewasa ini, yang ditandai dengan persaingan di berbagai bidang kehidupan, antara lain sosial, ekonomi dan politik, yang terkadang memicu pertentangan dan merenggangkan silaturrahim kita, dengan kata lain, Halal Bi Halal dapat juga dimaknai sebagai media reintegrasi sosial.” Jelasnya.

Ia menambahkan, tak heran kegiatan keagamaan seperti halal bi halal ini, sangat menekankan pada pentingnya membangun dan mempererat silaturrahim (tali kasih sayang) di antara sesama, baik itu ukhuwah islamiyah (persaudaraan atas dasar nilai-nilai islam), ukhuwah wathaniyah (persaudaraan sebangsa dan se-tanah air), serta ukhuwah basyariyah (persaudaraan sesama manusia).

“Perlu saya sampaikan, orang yang senantiasa menghubungkan silaturrahmi dan persaudaraan akan disenangi orang dan diperpanjang umurnya.” Ujarnya.

Dengan Silaturrahmi dan Persaudaraan, Patta mengatakan, hubungan dan pergaulan semakin luas, kita dapat berbincang-bincang tukar informasi sehingga dapat membuka pemikiran-pemikiran baru, yang akhirnya dapat menciptakan hubungan kerja dan sebagainya, yang semua itu dapat mendatangkan rizki lebih luas.

“Melalui Momentum Halal Bi Halal ini juga, saya mengajak kita samua terutama Keluarga Besar Masyarakat Tulehu Se-Jabodetabek dan sekitarnya, untuk tingkatkan kulitas kerukunan dan kedamaian diantara sesama. Inilah spirit kebersamaan dan persaudaraan untuk belajar saling memahami, saling mempercayai, saling mencintai, saling menopang, saling membanggakan dan saling menghidupi.” Ajak Gubernur dalam sambutan tertulisnya.

Gubernur kembali mengingatkan, melalui pesan leluhur orang maluku yang berbunyi; Potong Di Kuku Rasa Di Daging, dan Sagu Salempeng Di-Pata Dua, ia Berharap agar filosofi dari pesan moral yang telah menjadi kearifan lokal kita orang Maluku ini, dapat dipegang teguh oleh basudara semua di Tanah Rantau, untuk kiranya dapat menjaga persatuan, kesatuan, kekeluargaan, dan solidaritas, sebagai sesama anak Maluku yang ada di perantauan.

“Saya juga mengajak seluruh masyarakat Maluku yang ada di Jakarta, agar senantiasa menjaga kerukunan antar etnis dan suku serta agama. Sebagai warga Maluku yang tinggal dan hidup di Jakarta, marilah kita memberikan keteladanan, bagaimana hidup berdampingan dengan rukun bersama masyarakat lainnya dengan aman dan kondusif.” Tutupnya.

Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Sitanala Learning Center GPM

0

Ambon, Maluku.news – Pj. Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena melakukan peletakan Batu Pertama atau Ground Breaking Gedung Sitanala Learning Center (SLC) GPM yang berlokasi di Kelurahan Kudamati, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Minggu (30/07/2023).

Turut hadir Menteri PUPR – Basuki Hadimulyono yang diwakili Kepala Balai Perumahan Provinsi Maluku-Pither Pakabu, Anggota DPR RI Komisi V-Welem Wandek, Deputi I Kantor Staf Kepresidenan-Febry C. Tetelepta, Sekda Provinsi Maluku-Sadali le, Kepala Balai Jalan dan Jembatan Provinsi Maluku-Ir Bambang Widi, Kapolda Maluku-Drs. Lotharia Latif dan Forkompimda, Penjabat Walikota Ambon-Bodewin Wattimena, Penjabat Bupati Maluku Tengah – DR.Muhammad Marasabessy, Business Development Manager PT Acer Indonesia -Roy Stevanus J, MPH Sinode GPM, dan Pimpinan Klasis se-GPM.

Pj. Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena dalam kesempatan tersebut mengatakan Pembangunan SLC GPM adalah impian dari seluruh warga masyarakat dan umat GPM untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas. Tentunya ini akan mendorong partisipasi sekolah di Maluku dan kota Ambon.

“Pendidikan yang layak akan menjadi investasi bagi setiap anak di negeri ini,” imbuhnya.

“Sitanala Learning Center akan menjadi pusat penyelenggaraan pendidikan jenjang dasar dan menengah yang tentunya akan mendorong peningkatan kualitas pendidikan baik tingkat partisipasi sekolah maupun kualitas lulusan di Provinsi Maluku dan kota Ambon,” ungkapnya.

“Pendidikan akan mampu mengubah kegelapan menjadi cahaya, teristimewa dalam menyambut Indonesia Emas di tahun 2045 nanti,” tandasnya.

Di tempat yang sama, Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon, Agus Ririmasse, selaku ketua Panitia Pembangunan dalam laporannya menyampaikan kompleks persekolahan Sitanala Learning Center dibangun pada lahan seluas 3.368 meter persegi dan terdiri dari beberapa gedung termasuk asrama bagi para siswa.

“Pembangunan Sitanala Learning Center akan dilaksanakan dalam tiga tahap yaitu pertama pembersihan lokasi, kedua; peletakan batu pertama dan ketiga; proses pekerjaan pembangunan fisik yang direncanakan akan rampung dalam 3 (tiga) tahun,” bebernya.

Ririmasse menandaskan, proses pekerjaan fisik turut didukung oleh sejumlah pihak, diantaranya Laboratorium yang disumbangkan oleh Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Bahlil Lahadalia serta asrama yang dibantu oleh Kementerian PUPR.

Pemkot dan BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan JKM kepada Ahli Waris Pekerja Rentan

0

Ambon, Maluku.news – Pemerintah Kota Ambon bekerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan,menyerahkan Santunan Jaminan Kematian (JKM) Pekerja Rentan yang meninggal dunia kepada 10 Ahli Waris Keluarga.

Santunan jaminan kematian ini diserahterimakan secara simbolis oleh Pj. Wali Kota, Bodewin M. Wattimena, didampingi Sekretaris Kota (Sekkot) Agus Ririmasse, dan kepala BPJS Ketenagakerjaan Ambon, Dwi Ari Wibowo dalam apel pagi ASN, Senin (31/07/2023) di Balai Kota.

Wattimena usai penyerahan, menjelaskan Pemkot setiap tahunnya mengalokasikan Rp 10 Milyar guna menjamin 40 ribu Pekerja rentan di kota Ambon yang pendapatannya minim.

“Bahkan atlet yang mewakili kota Ambon juga kita beri jaminan kalau mereka kecelakaan atau cedera, ya kita tidak berharap seperti itu, tetapi kita berikthiar agar mereka bisa bekerja dengan tenang,” ungkapnya.

Dikatakan, sudah menjadi tanggungjawab pemerintah untuk menjamin para pekerja rentan yang mengalami kecelakaan bahkan kematian.

“Tanggungjawab pemerintah untuk memberikan jaminan, kalau ada kecelakaan kerja. Memang kita tidak berharap ada kecelakaan, karena itu para pekerja juga harus berhati-hati,” tandasnya.

Di tempat yang sama, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Ambon, Dwi Ari Wibowo, menjelaskan sejak bulan Maret 2023, ada 12.500 pekerja rentan yang terdaftar, dan 10 diantaranya mengalami kecelakaan hingga meninggal dunia.

“Untuk itu dihari ini kita serahkan secara simbolis jaminan Kematian, bagi 10 ahli waris masing-masing sebesar Rp 42 Juta sehingga total keseluruhan yakni Rp 420 Juta,” pungkasnya.

Kota Ambon Raih Penghargaan Terbaik | Pengelola Bangga Kencana

0

Ambon, Maluku.news – Komitmen Pemerintah Kota Ambon dalam melaksanakan program Pembangunan Keluarga dan Keluarga Berencana (BANGGA KENCANA) terbukti dengan meraih penghargaan pada Momentum Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-30 yang dilaksanakan di Ambon, Senin (31/07/2023).

Selain Terbaik I Pengelola Program Bangga Kencana, adapun sejumlah penghargaan lain yang diterima oleh DPPKB Kota Ambon yakni Terbaik | Pengelola Sekolah Siaga Kependudukan, Terbaik | Pengelola Sistem Peringatan Dini Pengendalian Penduduk, Terbaik I Implementasi Penggunaan Aplikasi Elsimil, Terbaik I Dukungan APBD dalam rangka mendukung program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting, Terbaik I Capaian Laporan Program Bangga Kencana.

Selanjutnya, Terbaik II Pengelola Gudang Alat Obat Kontrasepsi, Terbaik III Capaian Pro-PN Penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja, Terbaik III Kompetisi Menu Bergizi Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT), Terbaik II Pengelola DAK Sub bidang KB dan Pembentukkan Sekolah Lansia Pertama di Provinsi Maluku.

Kepala BKKBN Maluku, Renta Rego, menjelaskan, dalam Syukuran Harganas ini, BKKBN memberikan penghargaan kepada OPD daerah yang memiliki prestasi dalam pengelolaan prorgam Bangga Kencana dan penurunan stunting.

Penghargaan tersebut diberikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Maluku, Sadli le, Kepada Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB (DPPKB) Kota Ambon, J.W Patty disaksikan oleh Kepala Perwakilan BKKBN Maluku, Renta Rego, Pj. Wali Kota, Bodewin M. Wattimena, dan Pj.Ketua TP-PKK Lisa Wattimena, pada Kegiatan Syukuran Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke 30 Tingkat provinsi Maluku.

“Terima kasih kepada para pihak yang telah membantu dan terus berupaya dalam penurunan Stunting. Oleh sebab itu perayaan Harganas ini kita rayakan dan bersyukur bersama- sama, serta ada penghargaan yang diberikan kepada OPD Daerah,” ujarnya.

Terhadap penghargaan ini Kepala DPPKB, J.W Patty mengungkapkan rasa syukur sebab Kota Ambon mampu mempertahankan prestasi di tahun sebelumnya.

“Penghargaan yang diterima bukanlah tujuan tetapi bonus dari kerja keras yang dilakukan Pemkot Ambon dalam Upaya percepatan penurunan Stunting,”tandasnya.

Untuk diketahui, dalam Syukuran Harganas tersebut juga dikukuhkan Duta Generasi Berencana (Gen-Re) kota Ambon oleh Pj. Ketua TP-PKK, yang juga Bunda Gen-Re Kota Ambon, Lisa Wattimena.