Beranda blog Halaman 147

Gubernur Kukuhkan 54 Anggota Paskibraka Provinsi Maluku Tahun 2023

0

Ambon, Maluku.news – Gubernur Maluku Drs. Murad Ismail, mengukuhkan 54 orang utusan dari Kabupaten/Kota sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Provinsi Maluku Tahun 2023, memperingati HUT ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pengukuhan Paskibraka ini digelar di Aula Lantai 7 Kantor Gubernur Maluku, pada Selasa (15/8/2023).

Hadir juga pada kesempatan itu Wakil Gubernur Maluku Drs. Barnabas Nathaniel Orno, Forkopimda Provinsi Maluku, Sekda Maluku, Penjabat Walikota Ambon, Pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, Para Panitia, Pelatih, Orang Tua, Pembimbing, dan Anggota Paskibraka.

Gubernur atas nama Pemerintah Daerah Provinsi Maluku, mengucapkan selamat atas terpilihnya anak-anak ini, menjadi anggota Paskibraka Provinsi Maluku Tahun 2023, yang beberapa saat lalu telah dikukuhkan dengan penuh khidmat dan lancar.

“Kalian adalah putra-putri terbaik daerah, yang memiliki keistimewaan, bukan hanya sebagai Paskibraka pada Upacara Peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI yang ke-78, akan tetapi kalian juga harus menunjukkan keteladanan, sebagai pelajar yang beprestasi, berdisiplin, dan bermoral, serta memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi.” Tambahnya.

Murad juga mengatakan, di Pundak para Paskibraka ini, masih ada tugas berat, yang harus dilaksanakan pada tanggal 17 Agustus 2023, karena inti suksesnya upacara, ada pada Pasukan Pengibar Bendera.

“Saya harap kalian tidak menganggap ringan tugas ini, serta laksanakan dengan penuh semangat dan tanggung jawab.” Pintanya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada panitia dan pelatih, yang telah bekerja keras untuk menyeleksi, mendidik dan melatih anak-anak calon paskibraka.

“Kepada orang tua/wali dan anak-anakku Paskibraka, kalian harus bangga karena untuk menjadi Paskibra tidaklah mudah, namun harus melalui seleksi yang ketat.” Ujar Gubernur.

Orang Nomor Satu di Maluku itu juga mengatakan, berkat perjuangan, berlatih secara sungguh-sungguh, hari ini secara resmi, mereka dinyatakan siap sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Provinsi Maluku Tahun 2023.

Sebagai informasi Pengukuhan ditandai dengan Anggota Paskibraka mengucapkan Ikrar Putra Indonesia, serta pemasangan sabuk dan penyematan lencana oleh Gubernur Maluku kepada perwakilan Paskibraka Afifah Latupono.

DPC Organda Kota Ambon Resmi Dilantik, Begini Harapan Wattimena

0

Ambon, Maluku.news – Penjabat (Pj) Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, menghadiri Pelantikan Dewan Pengurus Cabang Organisasi Angkutan Kota (Organda) Kota Ambon” Periode 2023-2028, Senin (14/08/2023).

“Bapak/Ibu kepengurusan DPC Organda yang baru saja dilantik dan dikukuhkan, Pemkot Ambon berharap dapat membangun sinergitas dalam membangun dan menata transportasi di kota ini, sebagai kontribusi positif untuk menjadikan Kota Ambon Par Samua,” tuturnya.

Wattimena, mengungkapkan sektor transportasi darat harus ditata, serta dikelola dengan baik sehingga dapat menjamin keselamatan, kenyamanan berlalu-lintas, dapat berjalan dengan baik.

“Kita harus berhadapan dengan berbagai persoalan transportasi. Tidak saja angkutan umum dalam kota, namun Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) belum juga rampung. Karena itu Perhubungan kota diharapkan dapat melakukan koordinasi dengan Organda terkait dengan hal ini agar dapat menentukan jalur keduanya agar dapat ditertibkan,” jelasnya.

Sehingga diharapkan, meski terjadi peningkatan jumlah kendaraan di kota ini tapi dengan kebijakan-kebijakan yang dibangun bersama antar Pemkot dan Organda dan pihak terkait dapat memberikan kenyamanan berlalu lintas bagi warga kota (Pengguna Jalan).

Sementara itu, Ketua Organda Provinsi Maluku, Josep O. Pattipawae. Berharap melalui terbentuknya Organda kota dapat bekerja sama dengan pemerintah agar memberikan kenyamanan bagi warga kota.

“Diharapkan DPC Organda Kota Ambon dapat memberi manfaat bagi anggota dan masyarakat Kota Ambon Manis e. Selain itu Pak Penjabat pengurus sudah berjanji tidak melakukan demo selama masa jabatan mereka,” harapnya.

Untuk diketahui, Organda Kota diketuai oleh, Agustinus Pical, didampingi Sekretaris, Franklin Nikijuluw, dan Bendahara, Ny. H. Siahaya.

Ririmasse : Pegawai Pemkot Ambon Diminta Rendah Hati Dalam Melayani Masyarakat

0

Ambon, Maluku.news – Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon, Agus Ririmasse meminta semua pegawai Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, baik Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun Non ASN untuk dapat melayani masyarakat dengan hati.

Hal tersebut disampaikan Sekkot saat menjadi pembina apel pagi pegawai Pemkot Ambon, Senin (14/08/2023), di lapangan apel Balaikota Ambon.

“Saya meminta semua pegawai Pemkot Ambon untuk dapat melayani masyarakat dengan hati. Karena ketika bekerja dengan hati, maka kita akan memperlakukan sesama kita dengan sebaik mungkin,” pinta Sekkot.

Hal ini dimaksudkan Sekkot agar kualitas pelayanan publik di semakin meningkat dimata warga masyarakat kota.

Lanjutnya, selain itu kedisiplinan juga perlu ditingkatkan oleh para Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun tenaga kontrak dengan tujuan agar mempertahankan wibawa instansi tentu dapat dijaga.

“Yang berikut bapak ibu semua bahwa, tetap kita menjaga disiplin kita supaya Wibawa pemerintah kota selalu ada dukung Pak Pj. Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena dalam lima kebijakan prioritas,” lanjutnya.

Ririmasse mengingatkan, kerja sama yang baik, saling menghormati satu dengan yang lain, pimpinannya harus memiliki hati sebagai hamba guna menjalankan tanggung jawab dalam melayani warga kota ini.

BPS Maluku Gelar Rapat Evaluasi Pelaksana Sensus Pertanian 2023

0

Ambon, Maluku.news – Badan Pusat Statistik Provinsi Maluku, menggelar Rapat Evaluasi Pelaksanaan Sensus Pertanian 2023, BPS Kabupaten/Kota Se-Provinsi Maluku, yang dilaksanakan di Bawah Sorotan Tema “Data Pertanian Terpadu Untuk Maluku Maju”, berpusat di Hotel Amaris Ambon, Senin (14/8/2023)

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Maluku Ir. Sadali IE, M.SI, IPU yang ditandai dengan Pemukulan Tifa.

Hadir pada kesempatan itu, Kepala BPS Provinsi Maluku Maritje Pattiwaellapia, SE., M.Si, Kepala Badan/Pimpinan OPD/Instansi Lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Pattimura, Kepala BPS Kabupaten/Kota se-Maluku, dan Kepala Bagian Umum dan Para Statitisi Madya Lingkup BPS Provinsi Maluku, Pejabat Fungsional Ahli Madya dan unsur lainnya.

Dalam sambutan selamat datangnya, Kepala BPS Provinsi Maluku, menjelaskan, selama 2 Bulan sejak 1 Juni sampai dengan 31 Juli 2023, pencacahan lapangan sensus pertanian dilaksanakan di seluruh Kabupaten/Kota di Maluku, dengan jumlah petugas sensus sebanyak 1885 petugas, yang dapat diselesaikan dengan tepat waktu.

“Oleh karena itu saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Provinsi Maluku, Kepala Dinas, Instansi, Akademisi dan Lembaga terkait, yang sudah memberikan dukungan penuh atas penyelenggaraan ST2023, serta kepada teman-teman BPS di Kabupaten/Kota yang sangat luar biasa, yang sudah bekerja keras mengawali kesuksesan pelaksanan ST 2023.” Ungkapnya.

Pattiwaellapia mengatakan, pelaksanaan lapangan telah berakhir, namun setelahnya masih ada proses lain yang harus dilewati untuk dapat menghasilkan output indikator-indikator pertanian di Maluku.

“Oleh karena itu, dirasa perlu untuk menyelenggarakan rapat ini demi mengevaluasi pelaksanaan lapangan sensus yang telah kita lakukan, memperluas wawasan terkait pertanian Maluku, serta membahas fenomena-fenomena dan temuan terkait kondisi pertanian di lapangan yang merupakan informasi krusial dalam mendukung data yang akan dihasilkan.” Tutupnya.

Di tempat yang sama, saat membacakan sambutan tertulis Gubernur Maluku, Sekda menyampaikan, atas nama Pemerintah Daerah Provinsi Maluku, dirinya menyambut baik dan mengapresiasi penyelenggaraan Rapat Koordinasi Daerah ini.

“Evaluasi Pelaksanaan Sensus Pertanian 2023 Provinsi Maluku disaat ini, guna menghasilkan data yang berkualitas dalam Upaya perencanaan Pembangunan pertanian di Provinsi Maluku.” Ujarnya.

Ia mengatakan, BPS adalah lembaga yang sangat kompeten dalam pelaksanaan sensus maupun survei, dan sensus pertanian yang diselenggarakan memiliki tujuan untuk memotret perubahan struktur pertanian Indonesia dalam 10 tahun terakhir, menyediakan kerangka sampel untuk mengumpulkan data statistik pertanian yang lebih rinci, serta menyediakan data yang digunakan dalam rekonsiliasi statistik pertanian.

“Kegiatan ini memiliki misi besar yang berguna bagi negara Indonesia terutama Provinsi Maluku, yakni sebagai momentum perbaikan tata kelola basis data Pertanian terintegrasi dengan basis data petani, untuk mendukung agenda besar reformasi penyaluran subsidi pupuk perbaikan data tergenting, peningkatan kualitas pengumpulan statistik pertanian, serta mendukung transformasi sistem pertanian dan pangan di Indonesia, selain itu sensus pertanian juga mengumpulkan data untuk memperkuat kebijakan pemerintah dalam merespon tekanan terhadap sistem pertanian dan pangan nasional.” Terangnya.

Pada kesempatan itu Gubernur dalam sambutan tertulisnya, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada BPS Maluku yang telah banyak menghasilkan indikator makro, yang bermanfaat untuk kepentingan perencanaan monitoring dan evaluasi pembangunan di suatu wilayah, serta menjawab isu strategis terkini di sektor pertanian.

“Saya berharap kolaborasi dan sinergitas antar Pemerintah Daerah, terutama OPD terkait dengan BPS agar terus terjalin dalam pelaksanaan tugas-tugas perstatistikan di Provinsi Maluku.” Harapnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan Penyerahan Tanda Penghargaan dari Pemerintah Daerah Provinsi Maluku kepada BPS Provinsi Maluku yang diserahkan oleh Sekda dan diterima oleh Kepala BPS Provinsi Maluku, Penyerahan Plakat dari BPS Maluku kepada Pemerintah Daerah, serta Penyerahan Penghargaan Progress Penyelesaian Tercepat Sensus Pertanian kepada BPS Kota Ambon dan Kabupaten Maluku barat Daya yang diserahkan oleh Sekda Maluku.

Untuk diketahui Rakor tersebut diikuti oleh 109 peserta, yang terdiri dari, 45 peserta dari BPS Maluku, 14 dari Dinas/OPD/Instansi/Akademisi Unpatti, dan 50 dari BPS Kabupaten Kota se-Maluku.

Pj. Wali Kota Jadi Narasumber PKKMB UKIM

0

Ambon, Maluku.news – Penjabat (Pj) Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena menghadiri kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM). Yang dilaksanakan pada aula kampus tersebut, Senin (14/08/2023).

Wattimena yang ditemui usai kegiatan dimaksud memberikan apresiasi dan terimakasih karena diberikan kesempatan untuk membagi pengalamannya.

“Tentu saya berterimakasih karena diberikan kesempatan untuk bisa sharing pengalaman, ke ade-ade (mahasiswa). Kedepan mereka akan menggantikan kita baik dilingkungan kampus, Pemerintahan dan sebagainya yang paling penting adalah kita memberikan motivasi,” ungkapnya.

Lanjutnya, membagi pengalaman serta motivasi menjadi hal yang penting. Tentunya untuk membangkitkan semangat para mahasiswa, yang merupakan generasi muda guna meraih masa depan.

“Karena itu motivasi membagi pengalaman itu penting, minimal bisa mengelola dirinya dengan baik serta bagaimana kita membina karakter mental itu yang penting. Karena itu materi yang saya bawakan tadi mengenai kepemimpinan, yang mesti menjadi contoh dan teladan,” tandanya.

Dirinya berharap, kedepan para mahasiswa baru (Maba) UKIM

ini, dapat termotivasi dengan materi yang disampaikannya. Sebab hal itu tentu dapat berimbas pada masa depan mereka.

“Saya berharap dari kegiatan ini ade-ade termotivasi, serta bisa memanage dirinya sejak dini,” pungkas Wattimena.

Untuk diketahui, PKKMB ini akan dilaksanakan dari tanggal 14 hingga 16 agustus. Tahun ini, jumlah mahasiswa yang diterima pada tujuh Fakultas UKIM sebanyak 984 orang.

Kecam Manajemen RSUD Haulussy, Rovik: Ganti Direkturnya

0

Ambon, Maluku.news – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Maluku Rovik Akbar Afifudin berharap pelayanan kesehatan di RSUD Haulussy tidak terganggu.

Untuk itu, dia berharap, Pemerintah Provinsi Maluku mengkonsolidasikan berbagai persoalan yang terjadi di rumah sakit tersebut agar pelayanan dimaksimalkan.

Maka aksi yang dilakukan Tenaga medis merupakan anti klimaks atas kebijakan Direktur Utama (Dirut) Nasarudin dan kejadian ini sudah anti klimaks sebenarnya yang dilakukan tenaga dokter.

“Saya tahu betul tenaga dokter itu tidak mungkin mau melakukan hal-hal seperti itu. Dan saya kira pimpinan RSUD juga tidak punya solusi untuk mereka. Menurut saya, selama ini pimpinan RSUD Haulussy tidak bisa melihat mana itu kebijakan, mana itu keputusan, dimana mereka selalu berlindung dibalik aturan. Padahal persoalan yang terjadi untuk kepentingan banyak orang,” nilai Rovik kepada sejumlah media di Ambon, Senin (14/8/2023).

Hal ini bahkan telah disampaikan dalam rapat, baik di Komisi maupun Badan Anggaran (Banggar).

“Jadi presepsi soal bagaimana menangani masalah tenaga guru dan dokter yang berimplikasi untuk banyak orang, itu harus dipandang berbeda dengan menangani hal-hal yang tidak seperti saya maksudkan tadi. Kita butuh konsistensi Pemerintah daerah karena ini masalah serius. Jangan lihat dokternya melainkan pasiennya, kita harus punya rasa sense,” jelasnya.

Rovik bahkan secara tegas mengecam manajemen RSUD Haulussy Ambon.

“Menurut kasat mata saya, manajemen RSUD Haulussy sudah sakit, sehingga perlu dilakukan pembenahan,” kecamnya.

Untuk itu, perlu ada intervensi Pemda Maluku, salah satunya dengan menggantikan Direktur Nazarudin, sebagai upaya menyelamatkan RSUD Dr. Haulussy.

“Memang itu rumah sakit, tapi itu rumah sakit yang sudah sakit kronis. Jadi saya kira yang paling mudah ganti Kepalanya. Kan dia sudah ikut tes jabatan di salah satu rumah sakit, dia tidak punya itikad untuk kita, diganti saja kok lama banget. Dia tidak serius disini, Sekda tahu itu loh, tinggal ganti kok susah,” pungkasnya

HUT RI ke-78 Tahun, Infrastruktur Dasar Di Maluku Belum Terpenuhi

0

Ambon, Maluku.news – Indonesia merdeka sudah 78 Tahun namun infrastruktur dasar di Provinsi Maluku ini belum semuanya terpenuhi.

Tema Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) yang ke 78 tahun 2023 adalah “Terus Melaju Untuk Indonesia Maju”.

Tema ini seharusnya menjadi inspirasi baru bagi kita di Provinsi Maluku,”kata Anggota Komisi III DPRD Provinsi Maluku, Anos Yeremias, S.Sos pada wartawan di Baileu Rakyat Karang Panjang Ambon, Senin (14/08/2023).

Namun sayangnya menurut Anos, dari pulau ke pulau infrastruktur dasar sebagian besar belum menyentuh kebutuhan dan kepentingan masyarakat kita di daerah.

Dicontohkan, seperti di Kabupaten Buru Selatan yang mana infrastruktur dasar seperti jalan dan jembatan juga belum memenuhi harapan masyarakat.

Kemudian juga di Kabupaten Buru, mulai dari Mako, Kayeli, Ilat, Batabual sampai Oki Lama dan Oki Baru selanjutnya masuk sampai Namrole itu pun juga belum.

Setiap tahun kita memperingati HUT RI 17 Agustus, namun masyarakat di kawasan itu belum menikmati apa itu kemerdekaan yang sesungguhnya.

Sebab itu dengan merayakan atau menyambut 78 tahun Indonesia merdeka, harapan Anos Yeremias sebagai Anggota DPRD Provinsi Maluku yang 7 tahun terakhir mengurusi infrastruktur, agar Pemerintah Pusat dapat membantu masyarakat Maluku yang tinggalnya di pulau-pulau.

Demikan juga di Pulau Seram, mulai dari Seram Barat sampai Seram Timur, mulai dari Selatan Pulau Seram, infrastruktur jalan dan jembatan juga masih sangat di butuhkan oleh masyarakat di sana.

Selanjutnya, untuk kawasan Maluku Tenggara Raya, mulai dari Kei Besar yang membutuhkan anggaran kurang lebih Rp 1 Triliun untuk jalan lingkar Pulau Kei Besar.

“Untuk di Pulau Yamdena sampai hari ini juga ada beberapa Desa dan Kecamatan yang juga belum ada infrastruktur dasar, seperti jalan dan jembatan juga belum seluruhnya di bangun dan ini perlu perhatian seperti dari Siwahan ke Karatat juga di pesisir barat Pulau Yamdena, ulasnya.

Pemerintah Pusat tahun ini lewat Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2023 mesti itu menjadi pemicu, namun sayangnya di Maluku rata-rata tidak memanfaatkan kesempatan itu.

“Bagi saya sebagai Anggota DPRD dan Anggota Komisi III DPRD Maluku yang mengawasi dan menangani juga infrastruktur kami sangat menyayangkan hal itu,”kesalnya.

Harusnya lanjut Anos, Inpres itu di sambut baik dan Pemerintah Kabupaten/Kota menyiapkan Detail Engineering Design (DED) maupun studi kelayakan analisa dampak lingkungan, sekaligus juga menyiapkan anggaran untuk membebaskan lahan milik warga masyarakat.

Anos juga menyinggung status jalan Provinsi seperti Pulau Babar, yang mana dua tahun ini tidak tersentuh, padahal di jalan itu membutuhkan penanganan serius karena jalan itu menghubungkan beberapa kecamatan dan juga desa di pulau itu.

Juga di Pulau Sermatang dimana kondisi jalannya sangat miris. Karena itu, meskipun Indonesia sudah 78 tahun merdeka, tapi masyarakat di Pulau Wetar, Romang, Damer, Sermatang rata-rata mereka belum menikmati infrastruktur dasar.

“Politisi Partai Golkar Maluku itu tidak mengelak terkait memang ada infrastrukur yang sementara di bangun, tetapi jalannya itu yang mesti jadi perhatian serius karena jalan itu akses ekonomi,”pungkasnya.

 

Hadiri Farewell Gathering SIDAYR 2023, Ini Harapan Wattimena

0

Ambon, Maluku.news – Seluruh Peserta Spice Island Darwin – Ambon Yacht Race (SIDAYR) Tahun 2023, bertatap muka dengan Pj. Wali Kota, Bodewin M. Wattimena dalam acara “Farewell Gathering”, pada Sabtu (12/08/2023) di Tirta Kencana Hotel, Amahusu.

Wattimena dalam sambutannya memberi apresiasi sebab SIDAYR dapat dilaksanakan kembali tahun ini, setelah 3 (tiga) tahun absen karena Pandemi COVID-19.

Dirinya mengungkapkan, lomba tahunan ini tidak lepas dari hubungan kerjasama Sister City antara Kota Darwin, Australia dan Kota Ambon yang telah berlangsung sejak 34 tahun silam.

“Kami berharap kerjasama ini akan terus membuahkan hasil positif bagi kedua kota, tidak semata hanya kerjasama bidang pariwisata dalam bentuk Yacht Race tetapi juga dalam bidang lainnya, yang membawa dampak bagi perekonomian, sosial dan budaya bagi kedua kota,” ungkapnya.

Wattimena menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak sehingga event ini dapat terselenggara. Dirinya juga berharap dengan kembali dilangsungkannya event SIDAYR pada tahun ini maka hubungan kerjasama Sister City antara kedua kota akan terus ditingkatkan.

“Kami juga akan terus mengevaluasi pelaksanaan event internasional ini, agar kedepan makin banyak yacht berpartisipasi,” tandasnya.

Untuk diketahui, event SIDAYR 2023 diikuti 8 (delapan) yacht, dimana semua yacht telah memasuki finish di perairan Negeri Amahusu, kota Ambon sejak 8 – 10 Agustus lalu.

Kukuhkan Badan Promosi Pariwisata Kota Ambon, Wattimena : Sektor Wisata Perlu Dikembangkan

0

Ambon, Maluku.news – Pengurus Badan Promosi Pariwisata Kota Ambon masa bhakti 2023–2026, dikukuhkan Pj. Wali Kota, Bodewin M.Wattimena, Sabtu (12/05/2023) di Amahusu, Hotel Tirta Kencana

Dalam sambutannya Wattimena katakan , badan ini tidak saja bertugas untuk mempromosikan potensi Pariwisata yang sudah ada, tetapi juga membantu pemerintah kota (Pemkot) Ambon, memberikan masukan-masukan dalam pengembangannya.

“Saya yakin bahwa Bapak/Ibu yang tergabung dalam Badan Promosi Pariwisata ini sudah punya pengalaman bagaimana mengelola pariwisata, bagaimana mendatangkan wisatawan mancanegara ke tempat usaha atau kegiatan bapak/ibu,” ungkapnya.

Dirinya berharap, badan ini dapat secara maksimal melaksanakan tugasnya, lalu bersama-sama dengan Pemkot berupaya untuk membangun Pariwisata Kota Ambon secara optimal.

“Kalau kita semua bekerja bersama baik TNI/Polri para pelaku usaha, BUMN dan instansi vertikal lainnya, bisa menjadi kekuatan bersama kita untuk mengembangkan pariwisata menjadi sumber pendapatan bagi kota ini,” terangnya.

Menurut Wattimena, Kota Ambon saat ini hanya bergantung pada sektor jasa dan perdagangan, sebab Sumber Daya Alam Kota Ambon sangat minim. Olehnya itu sektor Pariwisata perlu dikembangkan guna mendukung sektor Jasa dan Perdagangan.

“Para ahli dapat melakukan riset, apa yang bisa kita buat untuk pengembangan pariwisata, sebab Pemkot memiliki dua rencana besar dalam rangka memperbaiki bahkan memunculkan potensi daerah kunjungan wisata kita yaitu Semenanjung Nusaniwe dan Wisata Hutan Manggrove,” bebernya.

Ditandaskan, dengan parencanaan baik maka pengembangan potensi Pariwisata dapat diwujudkan sehingga berdampak bagi masyarakat.

“Saya berharap Badan Promosi Pariwisata Kota Ambon bisa menjadi mitra Pemerintah untuk berkolaborasi dalam penegembangan Pariwisata. Ditangan Bapak/Ibu-lah kami menaruh harapan besar,” pungkasnya.

Sementara itu, Erwin Mesfer yang dipercaya sebagai Ketua Badan Promosi Pariwisata Kota Ambon, menyatakan dirinya bersama anggota yang lain siap untuk menjalankan tugas yang diemban.

Untuk itu, sebagai langkah awal dirinya akan mempromosikan Ambon di Nusa Dua Bali dengan menggelar berbagai event yang dapat menampilkan branding Kota Ambon sebagai City Of Music.

Saimima Buka Kegiatan Beach And Underwater Cleanup, Menyongsong Hut Ri Dan Provinsi Maluku Ke-78

0

Ambon, Maluku.news – Menyongsong Peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia dan Provinsi Maluku ke-78, serta dalam rangka melaksanakan program Kementerian Kelautan dan Perikanan “Gerakan Nasional Bulan Cinta Laut (BCL)”, maka Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku menyelenggarakan kegiatan Bersih Pantai dan Bawah Laut (Beach and Underwater Cleanup), serta Gerakan Bersih Poka Pantai di kawasan SMART Fisheries Village (SFV) Desa Poka, oleh Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan Ambon, yang berpusat di Halaman Gereja St. Yoseph Rumah Tiga, pada Sabtu (12/8/2023).

Kegiatan itu dibuka secara resmi oleh Asisten II Setda Maluku Ir. Habibah Saimima, M.Si, yang dihadiri oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku Dr. Ir. Erawan Asikin, M.Si, Pihak TNI Polri, Lembaga Vertikal, Kepala BPPSDMKP Ambon, Pimpinan OPD Terkait Lingkup Pemerintah Provinsi Maluku dan Kota Ambon, UPT Kelautan Peirkanan di Provinsi Maluku, Komunitas Pencinta Alam, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, stakeholder terkait lainnya, serta melibatkan 78 penyelam, 250 peserta kegiatan.

Dalam sambutan Sekda yang dibacakan oleh Saimima, dijelaskan bahwa Maluku dikenal sebagai Provinsi Kepulauan, yang terdiri dari luas laut 92,4% dan kondisi laut yang sangat luas mengandung potensi sumber daya kelautan dan perikanan yang melimpah.

“Dengan potensi yang ada tentunya Provinsi Maluku, sangat siap dalam mewujudkan implementasi kebijakan ekonomi biru, yang telah dicanangkan oleh Pemerintah Pusat hal ini juga sejalan dengan misi pemerintah provinsi maluku, yakni sumber daya alam yang berkelanjutan, untuk itu kebersihan dan kualitas lingkungan terutama di pesisir dan laut perlu dijaga dan dilestarikan” Ujarnya.

Dirinya menyampaikan, berdasarkan penelitian lipi tahun 2017 lalu, ditemukan kepadatan sampah domestik terutama sampah plastik, mengalami peningkatan selama 20 tahun terakhir, penelitian tersebut juga mengkaji banyak sampah terapung di beberapa lokasi di teluk Ambon, hal ini adalah sesuatu yang tidak diinginkan, dan Desa Poka adalah presentasi dengan kelimpahan sampah terbanyak yaitu 47,42% dari 7 lokasi aliran sungai lain yang ada di Teluk Ambon, sehingga menjadikan Poka sebagai lokasi kegiatan disaat ini sudah sangat tepat.

“Untuk itu perlu menjadi perhatian semua pemangku kepentingan, untuk dapat mengatasi dan menyelesaikan persoalan sampah ini.” Ungkapnya.

Aksi bersih Pantai dan laut, Ujar Saimima, merupakan kegiatan yang bermanfaat dan memotivasi kita semua untuk menjaga laut yang merupakan potensi kehidupan dan ekonomi dimasa mendatang, dan Aksi Bulan Cinta Laut yang dikemas dengan Gerakan Beach and Underwater Cleanup saat ini, dapat menjadi penggerak bagi seluruh elemen masyarakat dan nelayan di Provinsi Maluku, khususnya di Kota Ambon, untuk terus melakukan pengolahan sampah menjadi nilai ekonomis yang memiliki sumber pendapatan di dalamnya.

“Saya harap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan setiap tahunnya atau bisa diprogramkan untuk 3 atau 6 bulan sekali. Mari kita jaga, rawat, dan manfaatkan semaksimal mungkin agar Gerakan Bulan Cinta Laut ini dapat terus berkelanjutan.” Tutupnya.

Di tempat yang sama juga, Asikin dalam laporannya menyampaikan ada 78 penyelam yang hadir, yang berasal dari 27 klub selam, instansi pemerintah, Yayasan, pemerhati lingkungan, serta swasta lainnya.

“Kegiatan ini sendiri didukung oleh PT. Harta Samudra, Yayasan Eco Nusa, Yayasan Coral Triangle Center, Yayasan Harmony Alam Indonesia, Pemerintah Kota Ambon, dan Pemerintah Desa Poka, maupun yang begerak di Bidang Lingkungan Hidup.” Terangnya.

Asikin juga menjelaskan, 78 penyelam yang membersihkan sampah masih jauh dari yang diharapkan, karena begitu banyak dan begitu luasnya wilayah yang terpapar sampah di Maluku, tetapi yang lebih penting disini ujarnya adalah bagaimana, hal ini bisa mengedukasi masyarakat sekitar untuk mulai memperhatikan pembuangan sampah, dan menyadarkan agar sampah jangan di buang ke laut.

Untuk diketahui sampah yang berhasil dikumpulkan adalah sebanyak 3296,8 kg sampah, dimana sampah laut sebanyak 1050 kg dan sampah darat sebanyak 2246,8 kg.