Beranda blog Halaman 144

BPS Maluku Gelar Rapat Evaluasi Pelaksana Sensus Pertanian 2023

0

Ambon, Maluku.news – Badan Pusat Statistik Provinsi Maluku, menggelar Rapat Evaluasi Pelaksanaan Sensus Pertanian 2023, BPS Kabupaten/Kota Se-Provinsi Maluku, yang dilaksanakan di Bawah Sorotan Tema “Data Pertanian Terpadu Untuk Maluku Maju”, berpusat di Hotel Amaris Ambon, Senin (14/8/2023)

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Maluku Ir. Sadali IE, M.SI, IPU yang ditandai dengan Pemukulan Tifa.

Hadir pada kesempatan itu, Kepala BPS Provinsi Maluku Maritje Pattiwaellapia, SE., M.Si, Kepala Badan/Pimpinan OPD/Instansi Lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Pattimura, Kepala BPS Kabupaten/Kota se-Maluku, dan Kepala Bagian Umum dan Para Statitisi Madya Lingkup BPS Provinsi Maluku, Pejabat Fungsional Ahli Madya dan unsur lainnya.

Dalam sambutan selamat datangnya, Kepala BPS Provinsi Maluku, menjelaskan, selama 2 Bulan sejak 1 Juni sampai dengan 31 Juli 2023, pencacahan lapangan sensus pertanian dilaksanakan di seluruh Kabupaten/Kota di Maluku, dengan jumlah petugas sensus sebanyak 1885 petugas, yang dapat diselesaikan dengan tepat waktu.

“Oleh karena itu saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Provinsi Maluku, Kepala Dinas, Instansi, Akademisi dan Lembaga terkait, yang sudah memberikan dukungan penuh atas penyelenggaraan ST2023, serta kepada teman-teman BPS di Kabupaten/Kota yang sangat luar biasa, yang sudah bekerja keras mengawali kesuksesan pelaksanan ST 2023.” Ungkapnya.

Pattiwaellapia mengatakan, pelaksanaan lapangan telah berakhir, namun setelahnya masih ada proses lain yang harus dilewati untuk dapat menghasilkan output indikator-indikator pertanian di Maluku.

“Oleh karena itu, dirasa perlu untuk menyelenggarakan rapat ini demi mengevaluasi pelaksanaan lapangan sensus yang telah kita lakukan, memperluas wawasan terkait pertanian Maluku, serta membahas fenomena-fenomena dan temuan terkait kondisi pertanian di lapangan yang merupakan informasi krusial dalam mendukung data yang akan dihasilkan.” Tutupnya.

Di tempat yang sama, saat membacakan sambutan tertulis Gubernur Maluku, Sekda menyampaikan, atas nama Pemerintah Daerah Provinsi Maluku, dirinya menyambut baik dan mengapresiasi penyelenggaraan Rapat Koordinasi Daerah ini.

“Evaluasi Pelaksanaan Sensus Pertanian 2023 Provinsi Maluku disaat ini, guna menghasilkan data yang berkualitas dalam Upaya perencanaan Pembangunan pertanian di Provinsi Maluku.” Ujarnya.

Ia mengatakan, BPS adalah lembaga yang sangat kompeten dalam pelaksanaan sensus maupun survei, dan sensus pertanian yang diselenggarakan memiliki tujuan untuk memotret perubahan struktur pertanian Indonesia dalam 10 tahun terakhir, menyediakan kerangka sampel untuk mengumpulkan data statistik pertanian yang lebih rinci, serta menyediakan data yang digunakan dalam rekonsiliasi statistik pertanian.

“Kegiatan ini memiliki misi besar yang berguna bagi negara Indonesia terutama Provinsi Maluku, yakni sebagai momentum perbaikan tata kelola basis data Pertanian terintegrasi dengan basis data petani, untuk mendukung agenda besar reformasi penyaluran subsidi pupuk perbaikan data tergenting, peningkatan kualitas pengumpulan statistik pertanian, serta mendukung transformasi sistem pertanian dan pangan di Indonesia, selain itu sensus pertanian juga mengumpulkan data untuk memperkuat kebijakan pemerintah dalam merespon tekanan terhadap sistem pertanian dan pangan nasional.” Terangnya.

Pada kesempatan itu Gubernur dalam sambutan tertulisnya, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada BPS Maluku yang telah banyak menghasilkan indikator makro, yang bermanfaat untuk kepentingan perencanaan monitoring dan evaluasi pembangunan di suatu wilayah, serta menjawab isu strategis terkini di sektor pertanian.

“Saya berharap kolaborasi dan sinergitas antar Pemerintah Daerah, terutama OPD terkait dengan BPS agar terus terjalin dalam pelaksanaan tugas-tugas perstatistikan di Provinsi Maluku.” Harapnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan Penyerahan Tanda Penghargaan dari Pemerintah Daerah Provinsi Maluku kepada BPS Provinsi Maluku yang diserahkan oleh Sekda dan diterima oleh Kepala BPS Provinsi Maluku, Penyerahan Plakat dari BPS Maluku kepada Pemerintah Daerah, serta Penyerahan Penghargaan Progress Penyelesaian Tercepat Sensus Pertanian kepada BPS Kota Ambon dan Kabupaten Maluku barat Daya yang diserahkan oleh Sekda Maluku.

Untuk diketahui Rakor tersebut diikuti oleh 109 peserta, yang terdiri dari, 45 peserta dari BPS Maluku, 14 dari Dinas/OPD/Instansi/Akademisi Unpatti, dan 50 dari BPS Kabupaten Kota se-Maluku.

Pj. Wali Kota Jadi Narasumber PKKMB UKIM

0

Ambon, Maluku.news – Penjabat (Pj) Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena menghadiri kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM). Yang dilaksanakan pada aula kampus tersebut, Senin (14/08/2023).

Wattimena yang ditemui usai kegiatan dimaksud memberikan apresiasi dan terimakasih karena diberikan kesempatan untuk membagi pengalamannya.

“Tentu saya berterimakasih karena diberikan kesempatan untuk bisa sharing pengalaman, ke ade-ade (mahasiswa). Kedepan mereka akan menggantikan kita baik dilingkungan kampus, Pemerintahan dan sebagainya yang paling penting adalah kita memberikan motivasi,” ungkapnya.

Lanjutnya, membagi pengalaman serta motivasi menjadi hal yang penting. Tentunya untuk membangkitkan semangat para mahasiswa, yang merupakan generasi muda guna meraih masa depan.

“Karena itu motivasi membagi pengalaman itu penting, minimal bisa mengelola dirinya dengan baik serta bagaimana kita membina karakter mental itu yang penting. Karena itu materi yang saya bawakan tadi mengenai kepemimpinan, yang mesti menjadi contoh dan teladan,” tandanya.

Dirinya berharap, kedepan para mahasiswa baru (Maba) UKIM

ini, dapat termotivasi dengan materi yang disampaikannya. Sebab hal itu tentu dapat berimbas pada masa depan mereka.

“Saya berharap dari kegiatan ini ade-ade termotivasi, serta bisa memanage dirinya sejak dini,” pungkas Wattimena.

Untuk diketahui, PKKMB ini akan dilaksanakan dari tanggal 14 hingga 16 agustus. Tahun ini, jumlah mahasiswa yang diterima pada tujuh Fakultas UKIM sebanyak 984 orang.

Kecam Manajemen RSUD Haulussy, Rovik: Ganti Direkturnya

0

Ambon, Maluku.news – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Maluku Rovik Akbar Afifudin berharap pelayanan kesehatan di RSUD Haulussy tidak terganggu.

Untuk itu, dia berharap, Pemerintah Provinsi Maluku mengkonsolidasikan berbagai persoalan yang terjadi di rumah sakit tersebut agar pelayanan dimaksimalkan.

Maka aksi yang dilakukan Tenaga medis merupakan anti klimaks atas kebijakan Direktur Utama (Dirut) Nasarudin dan kejadian ini sudah anti klimaks sebenarnya yang dilakukan tenaga dokter.

“Saya tahu betul tenaga dokter itu tidak mungkin mau melakukan hal-hal seperti itu. Dan saya kira pimpinan RSUD juga tidak punya solusi untuk mereka. Menurut saya, selama ini pimpinan RSUD Haulussy tidak bisa melihat mana itu kebijakan, mana itu keputusan, dimana mereka selalu berlindung dibalik aturan. Padahal persoalan yang terjadi untuk kepentingan banyak orang,” nilai Rovik kepada sejumlah media di Ambon, Senin (14/8/2023).

Hal ini bahkan telah disampaikan dalam rapat, baik di Komisi maupun Badan Anggaran (Banggar).

“Jadi presepsi soal bagaimana menangani masalah tenaga guru dan dokter yang berimplikasi untuk banyak orang, itu harus dipandang berbeda dengan menangani hal-hal yang tidak seperti saya maksudkan tadi. Kita butuh konsistensi Pemerintah daerah karena ini masalah serius. Jangan lihat dokternya melainkan pasiennya, kita harus punya rasa sense,” jelasnya.

Rovik bahkan secara tegas mengecam manajemen RSUD Haulussy Ambon.

“Menurut kasat mata saya, manajemen RSUD Haulussy sudah sakit, sehingga perlu dilakukan pembenahan,” kecamnya.

Untuk itu, perlu ada intervensi Pemda Maluku, salah satunya dengan menggantikan Direktur Nazarudin, sebagai upaya menyelamatkan RSUD Dr. Haulussy.

“Memang itu rumah sakit, tapi itu rumah sakit yang sudah sakit kronis. Jadi saya kira yang paling mudah ganti Kepalanya. Kan dia sudah ikut tes jabatan di salah satu rumah sakit, dia tidak punya itikad untuk kita, diganti saja kok lama banget. Dia tidak serius disini, Sekda tahu itu loh, tinggal ganti kok susah,” pungkasnya

HUT RI ke-78 Tahun, Infrastruktur Dasar Di Maluku Belum Terpenuhi

0

Ambon, Maluku.news – Indonesia merdeka sudah 78 Tahun namun infrastruktur dasar di Provinsi Maluku ini belum semuanya terpenuhi.

Tema Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) yang ke 78 tahun 2023 adalah “Terus Melaju Untuk Indonesia Maju”.

Tema ini seharusnya menjadi inspirasi baru bagi kita di Provinsi Maluku,”kata Anggota Komisi III DPRD Provinsi Maluku, Anos Yeremias, S.Sos pada wartawan di Baileu Rakyat Karang Panjang Ambon, Senin (14/08/2023).

Namun sayangnya menurut Anos, dari pulau ke pulau infrastruktur dasar sebagian besar belum menyentuh kebutuhan dan kepentingan masyarakat kita di daerah.

Dicontohkan, seperti di Kabupaten Buru Selatan yang mana infrastruktur dasar seperti jalan dan jembatan juga belum memenuhi harapan masyarakat.

Kemudian juga di Kabupaten Buru, mulai dari Mako, Kayeli, Ilat, Batabual sampai Oki Lama dan Oki Baru selanjutnya masuk sampai Namrole itu pun juga belum.

Setiap tahun kita memperingati HUT RI 17 Agustus, namun masyarakat di kawasan itu belum menikmati apa itu kemerdekaan yang sesungguhnya.

Sebab itu dengan merayakan atau menyambut 78 tahun Indonesia merdeka, harapan Anos Yeremias sebagai Anggota DPRD Provinsi Maluku yang 7 tahun terakhir mengurusi infrastruktur, agar Pemerintah Pusat dapat membantu masyarakat Maluku yang tinggalnya di pulau-pulau.

Demikan juga di Pulau Seram, mulai dari Seram Barat sampai Seram Timur, mulai dari Selatan Pulau Seram, infrastruktur jalan dan jembatan juga masih sangat di butuhkan oleh masyarakat di sana.

Selanjutnya, untuk kawasan Maluku Tenggara Raya, mulai dari Kei Besar yang membutuhkan anggaran kurang lebih Rp 1 Triliun untuk jalan lingkar Pulau Kei Besar.

“Untuk di Pulau Yamdena sampai hari ini juga ada beberapa Desa dan Kecamatan yang juga belum ada infrastruktur dasar, seperti jalan dan jembatan juga belum seluruhnya di bangun dan ini perlu perhatian seperti dari Siwahan ke Karatat juga di pesisir barat Pulau Yamdena, ulasnya.

Pemerintah Pusat tahun ini lewat Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2023 mesti itu menjadi pemicu, namun sayangnya di Maluku rata-rata tidak memanfaatkan kesempatan itu.

“Bagi saya sebagai Anggota DPRD dan Anggota Komisi III DPRD Maluku yang mengawasi dan menangani juga infrastruktur kami sangat menyayangkan hal itu,”kesalnya.

Harusnya lanjut Anos, Inpres itu di sambut baik dan Pemerintah Kabupaten/Kota menyiapkan Detail Engineering Design (DED) maupun studi kelayakan analisa dampak lingkungan, sekaligus juga menyiapkan anggaran untuk membebaskan lahan milik warga masyarakat.

Anos juga menyinggung status jalan Provinsi seperti Pulau Babar, yang mana dua tahun ini tidak tersentuh, padahal di jalan itu membutuhkan penanganan serius karena jalan itu menghubungkan beberapa kecamatan dan juga desa di pulau itu.

Juga di Pulau Sermatang dimana kondisi jalannya sangat miris. Karena itu, meskipun Indonesia sudah 78 tahun merdeka, tapi masyarakat di Pulau Wetar, Romang, Damer, Sermatang rata-rata mereka belum menikmati infrastruktur dasar.

“Politisi Partai Golkar Maluku itu tidak mengelak terkait memang ada infrastrukur yang sementara di bangun, tetapi jalannya itu yang mesti jadi perhatian serius karena jalan itu akses ekonomi,”pungkasnya.

 

Hadiri Farewell Gathering SIDAYR 2023, Ini Harapan Wattimena

0

Ambon, Maluku.news – Seluruh Peserta Spice Island Darwin – Ambon Yacht Race (SIDAYR) Tahun 2023, bertatap muka dengan Pj. Wali Kota, Bodewin M. Wattimena dalam acara “Farewell Gathering”, pada Sabtu (12/08/2023) di Tirta Kencana Hotel, Amahusu.

Wattimena dalam sambutannya memberi apresiasi sebab SIDAYR dapat dilaksanakan kembali tahun ini, setelah 3 (tiga) tahun absen karena Pandemi COVID-19.

Dirinya mengungkapkan, lomba tahunan ini tidak lepas dari hubungan kerjasama Sister City antara Kota Darwin, Australia dan Kota Ambon yang telah berlangsung sejak 34 tahun silam.

“Kami berharap kerjasama ini akan terus membuahkan hasil positif bagi kedua kota, tidak semata hanya kerjasama bidang pariwisata dalam bentuk Yacht Race tetapi juga dalam bidang lainnya, yang membawa dampak bagi perekonomian, sosial dan budaya bagi kedua kota,” ungkapnya.

Wattimena menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak sehingga event ini dapat terselenggara. Dirinya juga berharap dengan kembali dilangsungkannya event SIDAYR pada tahun ini maka hubungan kerjasama Sister City antara kedua kota akan terus ditingkatkan.

“Kami juga akan terus mengevaluasi pelaksanaan event internasional ini, agar kedepan makin banyak yacht berpartisipasi,” tandasnya.

Untuk diketahui, event SIDAYR 2023 diikuti 8 (delapan) yacht, dimana semua yacht telah memasuki finish di perairan Negeri Amahusu, kota Ambon sejak 8 – 10 Agustus lalu.

Kukuhkan Badan Promosi Pariwisata Kota Ambon, Wattimena : Sektor Wisata Perlu Dikembangkan

0

Ambon, Maluku.news – Pengurus Badan Promosi Pariwisata Kota Ambon masa bhakti 2023–2026, dikukuhkan Pj. Wali Kota, Bodewin M.Wattimena, Sabtu (12/05/2023) di Amahusu, Hotel Tirta Kencana

Dalam sambutannya Wattimena katakan , badan ini tidak saja bertugas untuk mempromosikan potensi Pariwisata yang sudah ada, tetapi juga membantu pemerintah kota (Pemkot) Ambon, memberikan masukan-masukan dalam pengembangannya.

“Saya yakin bahwa Bapak/Ibu yang tergabung dalam Badan Promosi Pariwisata ini sudah punya pengalaman bagaimana mengelola pariwisata, bagaimana mendatangkan wisatawan mancanegara ke tempat usaha atau kegiatan bapak/ibu,” ungkapnya.

Dirinya berharap, badan ini dapat secara maksimal melaksanakan tugasnya, lalu bersama-sama dengan Pemkot berupaya untuk membangun Pariwisata Kota Ambon secara optimal.

“Kalau kita semua bekerja bersama baik TNI/Polri para pelaku usaha, BUMN dan instansi vertikal lainnya, bisa menjadi kekuatan bersama kita untuk mengembangkan pariwisata menjadi sumber pendapatan bagi kota ini,” terangnya.

Menurut Wattimena, Kota Ambon saat ini hanya bergantung pada sektor jasa dan perdagangan, sebab Sumber Daya Alam Kota Ambon sangat minim. Olehnya itu sektor Pariwisata perlu dikembangkan guna mendukung sektor Jasa dan Perdagangan.

“Para ahli dapat melakukan riset, apa yang bisa kita buat untuk pengembangan pariwisata, sebab Pemkot memiliki dua rencana besar dalam rangka memperbaiki bahkan memunculkan potensi daerah kunjungan wisata kita yaitu Semenanjung Nusaniwe dan Wisata Hutan Manggrove,” bebernya.

Ditandaskan, dengan parencanaan baik maka pengembangan potensi Pariwisata dapat diwujudkan sehingga berdampak bagi masyarakat.

“Saya berharap Badan Promosi Pariwisata Kota Ambon bisa menjadi mitra Pemerintah untuk berkolaborasi dalam penegembangan Pariwisata. Ditangan Bapak/Ibu-lah kami menaruh harapan besar,” pungkasnya.

Sementara itu, Erwin Mesfer yang dipercaya sebagai Ketua Badan Promosi Pariwisata Kota Ambon, menyatakan dirinya bersama anggota yang lain siap untuk menjalankan tugas yang diemban.

Untuk itu, sebagai langkah awal dirinya akan mempromosikan Ambon di Nusa Dua Bali dengan menggelar berbagai event yang dapat menampilkan branding Kota Ambon sebagai City Of Music.

Saimima Buka Kegiatan Beach And Underwater Cleanup, Menyongsong Hut Ri Dan Provinsi Maluku Ke-78

0

Ambon, Maluku.news – Menyongsong Peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia dan Provinsi Maluku ke-78, serta dalam rangka melaksanakan program Kementerian Kelautan dan Perikanan “Gerakan Nasional Bulan Cinta Laut (BCL)”, maka Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku menyelenggarakan kegiatan Bersih Pantai dan Bawah Laut (Beach and Underwater Cleanup), serta Gerakan Bersih Poka Pantai di kawasan SMART Fisheries Village (SFV) Desa Poka, oleh Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan Ambon, yang berpusat di Halaman Gereja St. Yoseph Rumah Tiga, pada Sabtu (12/8/2023).

Kegiatan itu dibuka secara resmi oleh Asisten II Setda Maluku Ir. Habibah Saimima, M.Si, yang dihadiri oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku Dr. Ir. Erawan Asikin, M.Si, Pihak TNI Polri, Lembaga Vertikal, Kepala BPPSDMKP Ambon, Pimpinan OPD Terkait Lingkup Pemerintah Provinsi Maluku dan Kota Ambon, UPT Kelautan Peirkanan di Provinsi Maluku, Komunitas Pencinta Alam, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, stakeholder terkait lainnya, serta melibatkan 78 penyelam, 250 peserta kegiatan.

Dalam sambutan Sekda yang dibacakan oleh Saimima, dijelaskan bahwa Maluku dikenal sebagai Provinsi Kepulauan, yang terdiri dari luas laut 92,4% dan kondisi laut yang sangat luas mengandung potensi sumber daya kelautan dan perikanan yang melimpah.

“Dengan potensi yang ada tentunya Provinsi Maluku, sangat siap dalam mewujudkan implementasi kebijakan ekonomi biru, yang telah dicanangkan oleh Pemerintah Pusat hal ini juga sejalan dengan misi pemerintah provinsi maluku, yakni sumber daya alam yang berkelanjutan, untuk itu kebersihan dan kualitas lingkungan terutama di pesisir dan laut perlu dijaga dan dilestarikan” Ujarnya.

Dirinya menyampaikan, berdasarkan penelitian lipi tahun 2017 lalu, ditemukan kepadatan sampah domestik terutama sampah plastik, mengalami peningkatan selama 20 tahun terakhir, penelitian tersebut juga mengkaji banyak sampah terapung di beberapa lokasi di teluk Ambon, hal ini adalah sesuatu yang tidak diinginkan, dan Desa Poka adalah presentasi dengan kelimpahan sampah terbanyak yaitu 47,42% dari 7 lokasi aliran sungai lain yang ada di Teluk Ambon, sehingga menjadikan Poka sebagai lokasi kegiatan disaat ini sudah sangat tepat.

“Untuk itu perlu menjadi perhatian semua pemangku kepentingan, untuk dapat mengatasi dan menyelesaikan persoalan sampah ini.” Ungkapnya.

Aksi bersih Pantai dan laut, Ujar Saimima, merupakan kegiatan yang bermanfaat dan memotivasi kita semua untuk menjaga laut yang merupakan potensi kehidupan dan ekonomi dimasa mendatang, dan Aksi Bulan Cinta Laut yang dikemas dengan Gerakan Beach and Underwater Cleanup saat ini, dapat menjadi penggerak bagi seluruh elemen masyarakat dan nelayan di Provinsi Maluku, khususnya di Kota Ambon, untuk terus melakukan pengolahan sampah menjadi nilai ekonomis yang memiliki sumber pendapatan di dalamnya.

“Saya harap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan setiap tahunnya atau bisa diprogramkan untuk 3 atau 6 bulan sekali. Mari kita jaga, rawat, dan manfaatkan semaksimal mungkin agar Gerakan Bulan Cinta Laut ini dapat terus berkelanjutan.” Tutupnya.

Di tempat yang sama juga, Asikin dalam laporannya menyampaikan ada 78 penyelam yang hadir, yang berasal dari 27 klub selam, instansi pemerintah, Yayasan, pemerhati lingkungan, serta swasta lainnya.

“Kegiatan ini sendiri didukung oleh PT. Harta Samudra, Yayasan Eco Nusa, Yayasan Coral Triangle Center, Yayasan Harmony Alam Indonesia, Pemerintah Kota Ambon, dan Pemerintah Desa Poka, maupun yang begerak di Bidang Lingkungan Hidup.” Terangnya.

Asikin juga menjelaskan, 78 penyelam yang membersihkan sampah masih jauh dari yang diharapkan, karena begitu banyak dan begitu luasnya wilayah yang terpapar sampah di Maluku, tetapi yang lebih penting disini ujarnya adalah bagaimana, hal ini bisa mengedukasi masyarakat sekitar untuk mulai memperhatikan pembuangan sampah, dan menyadarkan agar sampah jangan di buang ke laut.

Untuk diketahui sampah yang berhasil dikumpulkan adalah sebanyak 3296,8 kg sampah, dimana sampah laut sebanyak 1050 kg dan sampah darat sebanyak 2246,8 kg.

Pemkot Canangkan HUT Kota ke-448 Dengan Tema Ambon Par Samua

0

Ambon, Maluku.news – Pj. Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena mencanangkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Ambon Ke-448, dengan mengusung tema “Ambon Par Samua”, di Lapangan. Merdeka, Sabtu (12/08/2023).

Dalam sambutannya disampaikan, pemilihan tema tersebut bukanlah suatu kebetulan. Akan tetapi, didasari atas pemikiran, pertimbangan terhadap sejarah, kondisi yang ada, kemudian kita berupaya untuk membangun kota menuju masa depan yang baik.

“Pada HUT-447 kemarin, tema yang usung adalah ‘Kase Par Ambon’. Artinya kita dalam kedudukan jabatan, profesi kita diajak untuk memberikan sesuatu lewat kontribusi, pekerjaan, agar kota ini bisa maju. Setelah itu, Ambon menjadi milik kita bersama,” jelas Wattimena.

Katanya, tujuan tema diberikan, guna membangkitkan rasa memiliki Kota ini semakin tinggi baik oleh Pemerintah dalam hal ini, seluruh ASN, dan warga.

“Ada semangat untuk bersama-sama memiliki kota ini sehingga terpanggil berkontribusi untuk kota ini semakin maju dan semangat inklusifitas, semangat kebersamaan, dan keberagaman, yang terus kita jaga dan pelihara,” terangnya.

Lanjut Wattimena, guna memeriahkan event tahunan tersebut, telah dirangkaikan kegiatan perlombaan menyongsong hari puncak perayaan HUT pada 7 September mendatang

“Akan dirangkaikan kegiatan perlombaan (Lomba Cipta Lagu Tema, Tari Tradisoonal, Bola Volley Antar Pelajar, Jukulele, Olahan Pangan Lokal, Stand Up Comedy) yang disusun oleh panitia,” beber Penjabat Wali Kota dua periode ini.

Dirinya berharap melalui pencanangan HUT Kota masyarakat dapat merefleksikan prestasi kita guna membangun Ambon kedepan menjadi lebih baik.

“Melalui pencanangan di saat ini mari kita sama-sama berkomitmen untuk mengukir karya dan merefleksikan prestasi kita dan membangun kota ini menuju Ambon yang lebih maju dan modern. Tingkatkan pelayanan kepada warga, bangun perekonomian secara berkelanjutan, menjaga kondusifitas, keamanan dan ketertiban,” pungkasnya.

Wattimena, Apresiasi SBAM Fun Run 2023

0

Ambon, Maluku.news – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon memberi apresiasi atas penyelengaraan SBAM Fun Run 2023, yang digelar oleh Swissbel Hotel Ambon, pada Sabtu (12/08/2023).

Pj. Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena memberikan Apresiasi, sekaligus mengucapkan terimakasih kepada pihak Swiss-Belhotel yang telah menginisasi pelaksanaan kegiatan ini, serta para sponsorship.

“Dukungan selalu diberikan oleh Pemkot terhadap event olahraga yang memiliki nilai positif dan dilaksanakan di kota ini,” ujarnya.

Karena olahraga yang kita lakukan kalau terus di lakukan seperti ini maka kita dapat meminimalisir kegiatan- kegiatan yang negatif. Perbanyak kegiatan postif seperti ini supaya secara bersama kita bisa terus menjaga situasi keamanan ketertiban di kota Ambon.

“Dengan mengajak para peserta Fun Run dan warga kota Ambon agar terus mendukung segala kebijakan Pemkot,” ucap Wattimena.

Kita terus mendukung segala kebijakan program pembangunan yang dilakukan oleh Pemkot karena hanya dengan cara itulah kita bisa memajukan kota Ambon yang kita cintai.

Kepada para peserta, Wattimena mengucapkan selamat berlomba dengan senang dan gembira, sesuai dengan bentuk event yang digelar.

“Sesuai dengan acaranya kita harus menyenangkan bergembira, di hari ini oleh karena itu kepada teman- teman peserta, kami ucapankan selamat berlomba dan jadikan ajang ini bukan saja untuk menyenangkan kita tetapi juga menyehatkan kita,” tandasnya.

Untuk diketahui SBAM Fun Run, menjadi even rutin yang digelar SwissBell Hotel sejak 2022 lalu. Kegiatan ini selain untuk menyongsong Peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI, 17 Agustus, juga HUT Kota Ambon, pada 7 September mendatang.

Pemkot Ambon Bersama Kementrian PUPR Serah Terima NSUP Tahap II

0

Ambon, Maluku.news – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon bersama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) RI melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah Maluku melaksanakan “Serah Terima Pengelolaan Aset Pada Pekerjaan Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh Wainitu Kota Ambon Tahap II, National Slum Upgrading Project (NSUP)”, yang dilaksanakan pada Ruang Terbuka Publik (RTP), Pantai Wainitu, Kecamatan, Nusaniwe, hari ini, Jumat (11/8/23).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Pj.Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimen, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Maluku, Reza Rizal Pratama, Sekretaris Kota (Sekkot) Agus Ririmasse, bersama para pimpinan OPD terkait.

Wattimena yang ditemui usai melaksanakan penandatanganan serah terima, berterimakasih kepada Kementerian PUPR, melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah Maluku yang telah membangun serta menata kawasan pantai Wainitu sehingga sudah tidak terlihat kumuh.

“Sudah terlihat (Kawasan Pantai Wainitu) luar biasa bagus. Mesti dimanfaatkan dengan baik. Harus dijaga dan dirawat oleh Pemkot termasuk kepala keluarga (KK) yang berada di kawasan kita, agar menjadi aset yang bisa bermanfaat bagi masyarakat,” tuturnya.

Tambahnya, dirinya akan melihat peluang guna memanfaatkan lokasi tersebut sebagai tempat berjualannya Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

“Kita akan buat tempat untuk pelaku UMKM bisa menjual produk-produk yang mereka miliki,” tandasnya.

Dirinya berharap, partisipasi serta perhatian dari masyarakat guna menjaga lingkungan tidak membuang sampah sembarang, tidak merusak kawasan ini, agar keindahannya tetap terjaga.

“Pemerintah mau bikin apa saja mau melakukan sesuatu yang baik, Saya berharap partisipasi masyarakat minimal untuk menjaga dan merawat,” pungkas, Wattimena.