Beranda blog Halaman 141

Tindakan Kriminal, Pj. Wali Kota Kecam Perusakan Terhadap Fasilitas Umum

0

Ambon, Maluku.news – Pj. Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena mengecam tindakan kriminal terhadap fasilitas umum yang dibangun oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon. Menurutnya, itu salah satu alasan kota ini sulit untuk maju.

Usai membuka kegiatan di Ambon, Selasa (22/08/2023) Wattimena, membeberkan bahwa beberapa waktu lalu Rumah Kemasan yang dibangun oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ambon, dengan menggunakan DAK Kementerian Perindag 2021, telah dibobol oleh pencuri.

“Ada oknum yang tidak bermoral, merusak kantor, mencuri peralatan-peralatan yang berada pada rumah kemasan tersebut. Di satu sisi adanya rumah kemasan untuk membantu masyarakat tapi ada orang yang ingin mencuri untuk kepentingan pribadinya,” ungkap Wattimena.

Katanya, modus pencurian terhadap gedung yang berlokasi kawasan di Jl. Upua Baguala, Transit Passo, Kecamatan Baguala, dengan menghancurkan kaca-kaca, dan mengangkut satu unit komputer, televisi, dan alat-alat sablon.

Dikatakan, meski gedung tersebut memang tidak memiliki pengamanan khusus selama 24 jam, namun hal terpenting adalah bagaimana meningkatakan kesadaran masyarakat, guna menjaga dan merawat fasilitas umum yang telah dipersiapkan oleh Pemkot.

“Paling penting adalah masyarakat sadar sungguh, bahwa bahwa fasilitas umum adalah milik bersama, yang Pemkot buat untuk kepentingan masyarakat khususnya Pelaku UMKM, oleh sebab itu agar dijaga semuanya,” tandasnya.

Lanjutnya, kasus tersebut saat ini telah ditindak lanjuti oleh pihak kepolisian. Dirinya berharap pelaku segera ditangkap dan diberi hukuman yang seberat – beratnya agar tidak terjadi lagi kejadian yang sama.

“Kepolisian sudah mencari pelaku, saya berharap secepatnya ditangkap itu harus dihukum seberat-beratnya,” pungkasnya.

DWP Kota Ambon Bersama PMI Gelar Aksi Donor Darah

0

Ambon, Maluku.news – Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Ambon bersama Palang Merah Indonesia (PMI) kembali menggelar Kegiatan Donor Darah, pada Selasa (22/8/2023) di Ambon.

Ketua DWP Kota Ambon, Hane Ririmasse, mengakui kegiatan ini sudah ketiga kalinya dilaksanakan pihaknya, sebagai aksi sosial dan bentuk kepedulian terhadap sesama.

“Ini kali ketiga DWP laksanakan aksi donor darah. Yang pertama di bulan Maret kemudian Juni, dan saat ini di bulan Agustus untuk memperingati Hari Kemerdekaan Ke 78 RI dan menyambut HUT ke 448 Kota Ambon,” ungkapnya di sela- sela kegiatan.

Menurutnya, sesuai dengan tema yang diusung yakni “Setetes darah dapat menyelematkan banyak orang,” dan Tema HUT Kota Ambon,” Ambon Par Samua” kegiatan ini diharapkan dapat membangun rasa kebersamaan, soliditas dan cinta kasih. Sehingga, dalam kegiatan donor darah kali ini DWP bersama PMI Kota Ambon menargetkan 100 kantong darah.

“Target kegiatan ini, kami sangat berharap mencapai 100 kantong, walau cuaca hujan, tapi kami optimis bisa capai target,” tambah Ririmasse.

Optimisme tersebut bukannya tanpa alasan, sebab kata Ririmasse, DWP juga menggandeng TNI/Polri dan organisasi wanita lainnya agar cakupan angka pendonor lebih besar.

“Diharapkan agar semua kantong darah yang diperoleh dari kegiatan ini tifsk rusak dan dapat disumbangkan kepada Rumah Sakit yang membutuhkan,” bebernya.

Ditandaskan, kegiatan Donor darah ini akan menjadi kegiatan Rutin yang dilakukan DWP dan puncaknya akan dilaksanakan kembali pada bulan Desember mendatang pada momentum HUT DWP.

Rekon Bencana Gempa Bumi dan Tsunami, Pemkot Ambon Gelar Semiloka

0

Ambon, Maluku.news – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon terus berupaya untuk membangun kesiapan yang sistematis dan terpadu dalam hal penyelenggaraan kebencaanaan khususnya yang menitik beratkan pada pencegahan dan kesiapsiagaan.

Demikian disampaikan Sekretaris Kota (Sekkot) Agus Ririmasse, dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten III, Rina Purmiasa, ketika membuka kegiatan “Semiloka Dokumen Rencana Kontingensi Bencana Gempa Bumi dan Tsunami Kota Ambon”, Selasa (22/8/2023) di Ruang Rapat Vlissingen Balai Kota.

“Kesiapsiagaan itu sendiri tidak semata hanya pekerjaan rumah bagi instansi pemerintah yang berkewenangan mengatasi masalah kebencanaan, namun harus dipandang sebagai tugas bersama sebagai pemerintah, masyarakat dunia usaha, akademisi dan media,” ujarnya.

Dikatakan, pelaksanaan kegiatan Semiloka hari ini, merupakan salah satu bagian dari rangkaian kegiatan penyusunan Rencana Kontigensi Bencana Gempa Bumi dan Tsunami tahun 2023 yang diinisiasi oleh Indonesia Disaster Resilence Initiatives Project (IDRIP) pada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Disamping itu, Semiloka ini juga menjadi sarana uji publik terhadap dokumen Rencana Kontingensi yang telah disusun, dan akan disosialisasikan kepada seluruh stakeholder dalam urusan penanggulangan, sebagai pedoman penanggulangan bencana Tsunami yang diakibatkan oleh Gempa Bumi

“Semiloka ini dilaksanakan guna mematangkan kembali kesepakatan yang sudah tersusun dalam rencana kontingensi serta untuk mendapatkan pemahaman yang baik oleh semua pihak terkait dalam hal ini OPD di Lingkup Pemkot serta pihak-pihak lain yang terlibat,” jelasnya.

Olehnya itu, diharapkan keseriusan semua peserta dalam mengikuti Semiloka ini sehingga menghasilkan dokumen akhir Rencana Kontingensi Bencana Gempa Bumi dan Tsunami yang bermanfaat bagi Pemkot dan masyarakat Kota Ambon.

Pemkot Ambon, lanjutnya, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada BNPB yang telah menetapkan kota Ambon dan 30 kabupaten/Kota untuk pelaksanaan Program IDRIP.

“Melalui penetapan ini tentunya dapat meningkatkan kapasitas daerah dalam mengurangi resiko bencana gempa bumi dan tsunami,” harapnya.

Gubernur Murad Ajak FPMM Untuk Tingkatkan Kompetensi Dan Kecerdasan

0

Jakarta, Maluku.news – Gubernur Maluku Irjen.Pol (Purn.) Drs. H. Murad Ismail, memberi sambutan pada acara kongres ke 1 Front Pemuda Muslim Maluku (FPMM) pada Selasa (22/8/2023) bertempat di Hotel Kartika Chandra Jakarta.

Hadir pada kesempatan itu, Menkopolhukam R.I (Prof.Mahfud MD), Menteri Pemuda dan Olahraga R.I (Dito Ario Tedjo), PJ. Gubernur Jakarta (Drs. Heru Budi Hartono, MM)., Sultan Tidore (H. Husain Alting Sjah), Sultan Ternate (Hidayatullah Sjah), Ketua umum Front Pemuda Muslim Maluku (Sdr Umar Ohoitenan, SH) Tokoh Masyarakat dan tokoh Pemuda Maluku di Jakarta dilengkapi ramainya peserta yang hadir pada acara Kongres tersebut.

Ketua Panitia Kongres Abdul Fattah Fasolo, dalam laporannya, menyampaikan bahwa FPMM memiliki tekad kuat untuk menjadi kekuatan positif dalam proses pembangunan negara.

“Organisasi pemuda ini memiliki fokus pada pemikiran dan gagasan yang menghasilkan tindakan berkontribusi dalam pembangunan bangsa. FPMM juga berkomitmen untuk mengembangkan potensi sumber daya alam di wilayah Maluku, termasuk sektor perikanan, pertanian, kehutanan, mineral, dan gas bumi, demi kesejahteraan masyarakat Maluku dan Maluku Utara.” Jelasnya.

Ia juga menjelaskan, Kongres ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahim antar kader FPMM sekaligus merumuskan ide-ide besar yang dapat memberikan kontribusi positif bagi kemajuan organisasi, masyarakat Maluku, dan juga bangsa Indonesia.

Sementara itu, Gubernur dalam sambutannya, menghimbau dan mengajak Front Pemuda Muslim Maluku untuk terus meningkatkan kompetensi dan kecerdasan, baik kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional dan kecerdasan spritual, guna menciptakan pemuda dan pemudi yang berilmu, berakhlak baik dan beriman.

“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih, kepada Front Pemuda Muslim Maluku atas berbagai kontribusinya selama ini, serta telah menjadi mitra Pemerintah, yang terus dan senantiasa bersinergi, untuk membangun masa depan yang damai dan sejahtera.” Ungkapnya.

Atas nama Pemerintah Provinsi Maluku, Gubernur Maluku menyambut gembira penyelenggaraan kongres ini sebagai langkah strategis untuk mewujudkan peran generasi Muda Muslim Maluku, dalam menggerakan dan mengembangkan sumber daya pemuda ke depan.

Sebelum salam penutup pada akhir sambutannya, Gubernur Maluku Menghibur Para tamu beserta peserta kongres dengan membacakan pantun yang sangat jenaka secara berurutan.

“Manis rasanya, batang tebu, Senang hati, membuat tawa, Apa kabar pemuda muslim maluku, Semoga keadaan-nya, baik semua dan yang kedua Kota jakarta, kota yang indah, Datang dan pergi, membawa kenangan, Selamat berkongres dengan suka cita, semoga hasilnya membanggakan.” Tutup Gubernur.

Di tempat yang sama Ketua Umum DPP FPMM Umar Ohoitenan, mengharapkan kongres ini, bisa menyatuka Visi dan Misi Pemuda Maluku untuk menyongsong perubahan dalam jangka pendek, terutama di Bidang Pendidikan dan juga Lapangan Kerja, menuju Indonesia Emas 2045.

Untuk diketahui kongres ke-1 FPMM Maluku yang mengangkat tema “Konsolidasi Pemuda Maluku, Menuju Indonesia Emas tahun 2045” dibuka oleh Menteri Pemuda dan Olahraga RI Dito Ario Tedjo.

Inflasi Maluku Pada Bulan Juli 2023 Turun Dari Bulan Sebelumnya

0

Ambon, Maluku.news – Membahas peran aktif dan permasalahan yang dihadapi oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah Provinsi Maluku dan Kabupaten/Kota dalam melakukan pengendalian inflasi, serta untuk memantau pergerakan harga pangan yang akan digunakan sebagai dasar menghitung proxy inflasi daerah, maka Tim Monitoring dan Evaluasi Terpadu lintas Kementerian Lembaga, melaksanakan kunjungan kerja ke Provinsi Maluku.

Kunjungan yang dilakukan pada Selasa (22/8/2023) ini, bertempat pada 2 lokasi, yakni Pasar Mardika untuk meninjau proses pelaksanaan Gerakan Pangan Murah sebagai salah satu Langkah yang dilakukan TPID Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk pengendalian inflasi, dan lokasi yang berikutnya di Ruang Rapat Lantai 6 Kantor Gubernur Maluku untuk melakukan Focus Group Discussion.

Hadir pada kesempatan itu Asisten II Setda Maluku Ir. Habibah Saimima, M.Si, Ketua Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan Provinsi Maluku Hadi Basalamah, Tim Monev Lintas Instasi yakni dari Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Keuangan, Kementerian Perdagangan, Badan Pangan Nasional, dan Bulog RI, TPID Provinsi Maluku dan Kabupaten Kota, beserta stakeholder lainnya.

Ina Yudith dari Kementerian Dalam Negeri dalam sambutannya mengatakan bahwa tujuan kunjungan ini guna memberikan insight terkait Program Nasional yang sudah dilaksanakan oleh Kementerian agar bisa disinkronkan dengan TPID di Maluku.

“Program sementara yang dilakukan adalah Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) yang dikelola oleh Kementerian Perdagangan yang akan dijadikan proxy sementara untuk daerah non Indeks Harga Konsumen (IHK), kalau daerah IHK bisa dilihat dari data Badan Pusat Statistik, sementara itu dari Badan Pangan yakni program pangan murah yang sudah dilakukan diseluruh Provinsi di Indonesia dan 256 Kabupaten/Kota se-Indonesia.”

“Kami sangat mengapresiasi karena di Maluku ini ada swadaya, dimana ada sinergi yang kuat, karena kami sudah beberapa kali turun ke Daerah, namun yang menghadiri Monev di Maluku ini yang terlengkap, karena bisa menghadirkan TNI/Polri.” Ungkapnya.

Ia menambahkan, pengendalian inflasi ini memerlukan Kerjasama, karena inflasi itu bukan hanya tanggung jawab Biro Perekonomian, Dinas Perindustrian dan Perdagangan maupun Dinas Ketahanan Pangan, tetapi inflasi ini adalah tanggungjawab bersama, karena ketika inflasi tinggi akan berdampak kepada kemiskinan ekstrem dan permasalahan Kesehatan seperti stunting.

“Semua permasalahan akan berkaitan, tetapi jika inflasi terlalu rendah di bawah Nasional, itu juga bisa dikatakan berbahaya karena dianggap perekonomian melemah.” Ujarnya.

Ina mengatakan, di pusat kadang tidak mengetahui seperti apa problematika dengan masyarakat di daerah, yang diketahui hanyalah merumuskan kebijakan yang diharapkan bisa mempermudah TPID.

“Jadi jangan sampai TPID ketika melaksanakan tugas terhambat oleh kebijakan, sehingga tujuan kita adalah ketika membuat kebijakan lagi tidak ada bahasanya salah kebijakan, dan diharapkan kebijakan yang dihasilkan nanti bisa membantu Tim Pengendalian Inflasi Daerah.” Tutupnya.

Sementara itu Gubernur dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Saimima menyampaikan bahwa, pelaksanaan usaha dan strategi dalam menjaga dan mengendalikan Inflasi, mengacu pada 4K yakni ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga, kelancaran distribusi, dan komunikasi yang efektif.

“Kebijakan dan strategi pengendalian inflasi ini dilaksanakan oleh anggota TPID Provinsi Maluku, baik secara bersama-sama maupun oleh masing-masing OPD sesuai dengan tupoksi, serta membangun kerjasama dengan Kabupaten Kota, terutama Kota Ambon dan Kota Tual yang merupakan IHK di Provinsi Maluku.” Jelasnya.

Saimima juga mengatakan, strategi yang saat ini dilakukan oleh TPID Mauku adalah Gerakan Pangan Murah (GPM) dan operasi pasar yang dilaksanakan setiap hari Selasa jam 09.00 WIT, berlokasi di Pasar Batu Merah dengan harga jual di bawah harga pasar.

“Kami juga mendirikan kios pengendali di Pasar Mardika yang menyediakan beberapa kebutuhan pangan pokok seperti beras, minyak goreng kita, gula pasir dsb, yang dipasok oleh Bulog Maluku Dan Maluku Utara.” Terangnya.

Selain itu juga setiap Hari Kamis, Saimima mengatakan, dilaksanakan Rapat Koordinasi guna mengevaluasi pelaksanaan kegiatan GPM atau operasi pasar yang dilaksanakan pada hari Selasa.

“TPID Maluku juga menyusun Standar Operating System (SOP) pelaksanaan GPM dan Operasi Pasar yang melibatkan semua TPID Provinsi dan Kota Ambon.” Tambahnya.

Ia juga mengatakan, guna mengendalikan inflasi TPID Provinsi memperkuat dan mendorong kerjasama antara Daerah Kabupaten/Kota khususnya dari Daerah yang surplus ke Daerah yang defisit.

“Bantuan yang telah kami berikan, seperti penyerahan bibit kangkung (salah satu komoditas yang menyumbang inflasi) oleh Dinas Pertanian Provinsi Maluku, ke petani di Kota Ambon sebagai ibukota Provinsi Maluku dan Kabupaten Maluku Tengah sebagai salah satu penyanggah Kota Ambon yang merupakan salah satu Kota IHK.” Ungkapnya.

TPID Maluku juga Ungkap Saimima, telah menerapkan satu data untuk harga pangan di Kota Ambon dan Kota Tual yang bersumber dari data harga pangan yang disediakan oleh Bank Indonesia, sementara untuk harga pangan Kabupaten bersumber dari harga pangan yang dirilis oleh Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Maluku.

“Banyak strategi serta kebijakan yang dilakukan oleh TPID Provinsi Maluku, dengan didukung oleh Pangdam, Kapolda, Pelindo, Angkasa Pura, maupun BUMN dan BUMD lainnya dalam usaha pengendalian inflasi, sehingga capain inflasi kita pada bulan Juli 2023 sebesar 4,23% yoy, sangat terkendali jika dibandingkan dengan bulan Juni 2023 yaitu 6,07% yoy. “ Jelasnya.

Pada kesempatan itu juga Gubernur dalam sambutan tertulisnya, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah turut berusaha mengendalikan inflasi di Daerah ini.

“Terkait kebijakan Pembangunan Anggaran Dana Transfer Umum 2%, Pemerintah Provinsi Maluku mengalokasikan dana sebesar Rp.8.550.629.664 yang dialokasikan kepada beberapa OPD dalam usaha mengendalikan inflasi yaitu Dinas Sosial, Dinas Pariwisata, Dinas Pertanian, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Perindag, dan Dinas Perhubungan tahun 2022.” Terangnya.

Ia menjelaskan, capaian realisasi anggaran tersebut sebesar 88,70% atau Rp.7.585.533.354, dimana sisa anggaran sebesar 3,053% tidak digunakan karena ada peruntukan untuk kegiatan yang sama pada Dinas Perhubungan, Dinas Perindag, dan Dinas Pertanian, hal ini berdasarkan koordinasi dan konsultasi dengan mitra Kejati Maluku.

Untuk diketahui Kunjungan Kerja dari Tim Monev lintas Instansi yang dilaksanakan dari 21-23 Agustus 2023 ini, berdasarkan pada Surat Masuk dari Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri Nomor 500.2.5/8872/Bangda Tanggal 10 Agustis 2023 perihal Monitoring dan Evaluasi.

Wattimena Himbau Masyarakat Tetap Jaga Kawasan RTP Wainitu

0

Ambon, Maluku.news – Pj. Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, menghimbau masyarakat disekitar Ruang Terbuka Publik (RTP) Wainitu, agar turut bertanggungjawab menjaga kawasan yang ditenggarai menjadi beranda kota Ambon itu.

“Kalau masyarakat bisa menjaga dengan baik, kawasan itu akan berkembang menjadi kawasan yang minimal memberi nilai tambah dari sisi pariwsiata dan pengembangan UMKM,” harap Wattimena, Selasa (22/8/2023) usai membuka kegiatan di Manise Hotel.

Dijelaskan, tujuan dari Pembangunan RTP Wainitu, oleh Pemerintah Pusat dan telah resmi diserahkan pengelolaannya kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon beberapa waktu lalu, adalah untuk aktivitas rekreasi masyarakat dan pengembangan UMKM.

“Waktu penyerahan atau kami menerima lokasi itu, saya sudah sampaikan harus dirawat dan dijaga dengan baik agar
menjadi beranda kota Ambon, kalau hal itu dilakukan, maka wajah kota ini akan semakin bagus dan indah,” ujarnya.

Olehnya itu, dirinya meminta masyarakat agar tidak melakukan kegiatan yang sifatnya negatif di tempat tersebut.

“Kami himbau agar jangan ada aktivitas minum – minuman keras atau aktivitas lain yang sifatnya negatif, yang memang tidak berdampak apa-apa tapi merusak citra pemerintah,” ingatnya.

Wattimena berharap meski telah ditempatkan pos SatPol-PP untuk mengawasi dan berjaga di kawasan tersebut, namun kesadaran dari masyarakat lebih diutamakan.

“Semua terpulang kepada masyarakat, saya sudah tempatkan SatPol-PP namun kita harap bukan aparat yang menjaga, tapi kehadiran mereka menyadarkan masyarakat bahwa daerah itu harus kita dukung bersama supaya tetap aman dan nyaman,” pungkasnya.

Pj. Wali Kota Pelaku UMK Harus Memiliki Jiwa Berwirausaha

0

Ambon, Maluku.news – Pejabat (Pj) Wali Kota Ambon, Bodewin M.Wattimena Membuka “Pendidikan dan Latihan Perkoperasian: Peningkatan Kapasitas Koperasi, Usaha Mikro dan Kecil (UMK) Kota Ambon Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik Tenaga Peningkatan Kapasitas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (PK2UKM) Tahap I Tahun 2023”, Selasa (22/08/2023).

“Saya titipkan kepada para narasumber untuk Bapak/Ibu pelaku UMK ini untuk meningkatkan jiwa Entrepreneurship atau jiwa kewirausahaan,”ujarnya.

Lanjutnya apa yang diselenggarakan hari ini oleh Pemerintah Pusat (Pempus) melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, dapat menumbuh kembangkan semangat usaha

“Semangat ini mesti ditumbuhkan. Semoga apa yang dilakukan hari ini akan memberikan dampak positif terutama bagi para pelaku UMK di Kota Ambon, agar usaha yang dibangun tidak layu atau mati,” bebernya.

Menurutnya, banyak UMK yang tumbuh, tapi kemudian tidak berlanjut alias mati karena berbagai alasan, salah satu karena kurangnya jiwa kewirausahaan. Olehnya itu Pemerintah Kota (Pemkot) melalui OPD terkait memiliki kewajiban untuk membantu memfasilitasi seluruh proses pengembangan. perekonomian ditengah-tengah masyarakat.

“Dalam hal ini mempermudah UMK agar dapat memiliki lisensi yakni dengan Penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB), Membangun Rumah Kemasan, dan kerjasama dengan jaringan Retail modern guna menjejalkan produk mereka,” terangnya.

Wattimena menandaskan, kegiatan yang Pelatihan ini telah membuktikan keberpihakan Pemkot terhadap pelaku Usaha Koperasi dan UMK. Sehingga diharapkan para peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik agar dapat menumbukan semangat dan jiwa kewirausahaan.

“Saya berharap setiap materi yang disampaikan dapat dipahami guna mengetahui tugas dan tanggung jawab Bapak ibu sekalian, agar membantu sisi perekonomian,” pungkasnya.

Untuk diketahui, kegiatan ini disasarkan kepada 104 peserta dengan jumlah tahapan pelaksanaannya sebanyak tiga kali. Untuk hari ini, merupakan tahap pertama.

Jelang HUT Kota Ambon, Ratusan Siswa PAUD Ikut Lomba Tingkat Kecamatan

0

Ambon, Maluku.news – Jelang Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Ambon, ratusan siswa dari 17 satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se – kecamatan Teluk Ambon mengikuti lomba yang digelar di PAUD Pisteo, kate – kate, Desa Hunut, Senin (21/8/2023).

Jenis lomba yang diikuti diantaranya lomba fashion show, lomba kolase, senam kreatif guru dan orang tua, tendangan penalti,dan lari estafet.

Ketua TP – PKK Kota Ambon, Lisa Wattimena membuka kegiatan ini memberikan penghargaan yang tinggi atas pelaksanaan lomba Antar PAUD yang digagas oleh Himpunan Pendidik Anak Usia Dini (HIMPAUDI) kota Ambon.

Menurutnya kegiatan lomba ini adalah kegiatan yang positif untuk mengembangkan potensi dan kreativitas anak sejak usia dini, juga untuk meningkatkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air.

“Dalam semangat hari kemerdekaan dan menjelang HUT Kota Ambon, anak-anak harus diajarkan untuk memupuk kekompakan, toleransi dan rasa persaudaraan karena merekalah generasi penerus bangsa,” katanya.

Dirinya mengingatkan, anak adalah aset berharga yang harus terus diasah, asih, dan asuh baik itu karakter, kecerdasan dan emosionalnya, terutama sejak dini sehingga dapat tumbuh menjadi generasi yang siap menghadapi tantangn serta dapat menaklukannya.

“Ini karena sejak dini mereka telah diajarkan untuk menjadi anak-anak yang berani, kuat dan berkarakter,” imbuhnya.

Kepada anak-anak yang berlomba, Wattimena berharap dapat menampilkan kemampuan secara sportif.

“Menang dan kalah itu hal biasa dalam sebuah perlombaan yang penting dapat menciptakan nilai yang positif, mandiri dan berani tampil menunjukkan kreatifitas dan bakat kalian,” tandasnya.

Seluruh Perangkat Desa Sekota Ambon ikut Sosialisasi dan Pembinaan Bela Negara

0

Ambon, Maluku.news – Pemerintah kota Ambon bersama staf desa sekota ambon dan TNI. Dan Dinas pertanahan, melaksanakan kegiatan sosialisasi pelatihan kesediaan bela negara.

Dalam kegiatan tersebut Walikota Ambon Bodewin M. Watimena Mengungkapkan, bahwa setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya membela Negara.

“Setiap warga negara dan wajib ikut serta dalam usaha perlindungan dan keamanan negara,” ujar Wattimena.

Bahwa bila negara merupakan hak dan kewajiban konstitusional, warga negara indonesia semua anak bangsa harus bergerak dan bergerak untuk bila negara sesuai dengan ladang Pengabdiannya masing-masing. Untuk membela negara.” Ungkap Bodewin senin (21/08/2023) di Ambon

Lanjut Bodewin Kita akan mampu mewujudkan negara Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian serta berlandaskan gotong royong. Perlu diingat bahwa tugas bela negara bukan hanya tugas TNI dan Polri. Bukan hanya tugas petinggi negara.

Namun bela negara merupakan tugas dan kewajiban kita semua sebagai warga negara indonesia untuk itu saya mengajak kita semua untuk bersama-sama melakukan yang terbaik bagi bangsa dan negara sesuai dengan peran. Profesi kita masing-masing dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab kebangsaan kita untuk ikut serta dalam bela negara dimanapun kita berada,

Sosialisasi pembinaan kesadaran bela negara bagi perangkat desa merupakan bagian dari upaya membangun sikap mental dan karakter bangsa serta merupakan kegiatan yang tidak terpisahkan dari pembangunan revolusi mental dari kabinet Indonesia. Untuk membangun dan menanamkan sikap mental dan perilaku warga negara, senantiasa mencintai tanah memiliki kesadaran berbangsa dan bernegara,” katanya.

Berperan aktif dalam mensosialisasikan dan menyebarluaskan nilai dasar bela negara secara nyata, dalam kehidupan mampu memberikan kontribusi yang terbaik demi kemajuan bangsa dan negara Indonesia sesuai kapasitas dan kompetensinya,” tegasnya,”pungkasnya.

Komisi I DPRD dan Pemkot Ambon Sidak Di Sejumlah Tempat Hiburan Malam

0

Ambon, Maluku.news – Komisi I DPRD Bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon Melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Sejumlah Tempat Hiburan Malam, menyikapi penyebaran penyakit menular HIV-AIDS dan masalah kependudukan, yang menjadi keresahan masyarakat, Sabtu (19/08/2023).

Lokasi yang disambangi antara lain, Karaoke Rajawali, X- Nine, Diva, Grand Palace, Hotel di Jalan Jenderal Soedirman serta salah satu Hotel di Jalan Cenderawasih.

Kegiatan sidak, dipimpin ketua Komisi I DPRD, Jafri Taihutu, diikuti personel Satpol PP Kota Ambon, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil), dan Dinas Sosial (Dinsos).Turut dilibatkan pula, LSM Yayasan Pelangi.

Kepala Satpol PP Kota Ambon, Josi Loppies, usai kegiatan menyatakan dalam sidak tersebut dilakukan pemerikasan KTP dan Sosialisasi terkait penyebaran penyakit menular kepada para pengunjung.

Terkait hasil sidak, Loppies menjelaskan ditemukan banyak pekerja di tempat hiburan malam, yang memiliki KTP luar kota Ambon.

“Terhadap mereka kita lakukan pendataan sekaligus sosialisasi tentang penyebaran penyakit khususnya HIV-AIDS yang semakin meninggi,” jelasnya.

Sementara itu, untuk sidak pada hotel jalan Jend. Soedirman yang ditenggarai marak terjadi praktek prostitusi online, ternyata tidak terbukti. Personil hanya menemukan empat orang tamu yang tidak membawa identitas.

Sedangkan pada salah satu Hotel di Soya Kecil, Loppies menjelaskan sering dilaksanakan acara pesta, pada Jumat, Sabtu dan Minggu yang mengganggu masyarakat sekitar.

“Telah dihimbau agar kegiatan pesta dilakukan di dalam ruangan agar tidak menggangu masyarakat sekitar, namun, pemilik tidak berada di tempat. Komisi I DPRD Kota Ambon berencana memanggil Pemilik hotel untuk memberikan penjelasan,” pungkad Loppies.

Kegiatan sidak sendiri, tandas Loppies, berjalan lancar hingga selesai lewat tenggah malam, dengan situasi terpantau aman dan terkendali.