Beranda blog Halaman 135

Paripurna Pelepasan Jenazah Alm. Edwin Huwae

0

Ambon, Maluku.news– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Maluku menggelar Rapat Paripurna Pelepasan Jenazah Almarhum Edwin Adrian Huwae, SH, M.Si, Anggota DPRD Provinsi Maluku Masa Jabatan 2019-2024, pada Jumat (22/9/2023).

Rapat tersebut dipimpin oleh Benhur G. Watubun, ST Ketua DPRD Provinsi Maluku, yang diikuti oleh Wakil Gubernur Maluku Drs. Barnabas Nathaniel Orno, Wakil Ketua dan Jajaran Anggota DPRD, Pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, Pimpinan dan Pengurus DPD PDIP, beserta keluarga yang ditinggalkan.

Watubun dalam ucapan belasungkawanya, mengungkapkan bahwa selain keluarga besar Huwae yang sudah pasti sangat merasakan kehilangan, keluarga besar DPRD Provinsi Maluku beserta sekretariat DPRD Provinsi Maluku juga sangat merasakan kehilangan, karena sudah begitu banyak hal yang dilakukan Almarhum selama dalam masa tugas dan pengabdiannya di Provinsi Maluku.

“Edwin adalah sosok yang tangguh, baik dan handal, komunikatif, profesional dan selalu kooperatif dalam membahas suatu permasalahan, dan mencari penyelesaiannya selama masa pengabdiannya sebagai anggota DPRD Provinsi Maluku periode 2009-2014, dan 2014-2019, dan 2019-2024.” Ujar Benhur.

Menurutnya, harus diakui bahwa almarhum telah mengakhiri tugas dan pengabdiannya pada selasa 19 September 2023, sebagai anggota DPRD Provinsi Maluku dengan sangat baik, dan atas nama pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Maluku mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas jasa pengabdian yang telah dilakukan almarhum untuk kemajuan Daerah Maluku tercinta.

“Bila almarhum dalam menjalankan masa pengabdiannya, terdapat hal-hal yang kurang berkenan di hati masyarakat, baik secara pribadi maupun sebagai anggota DPRD, secara sengaja maupun secara tidak sengaja kiranya dapat memberikan maaf yang sebesar-besarnya kepada almarhum.” Ungkapnya.

Sebagai Ketua dan mewakili anggota DPRD Provinsi Maluku, George juga menyampaikan kepada keluarga almarhum, bahwa mereka juga sangat menyayangi dan mencintai almarhum namun Tuhan lebih menyayangi almarhum.

Di tempat yang sama, Wagub juga turut menyampaikan ucapan belasungkawa, karena selaku manusia pasti rasanya berat sekali menerima kenyataan ini, terkhususnya kepada keluarga yang ditinggalkan, namun harus tetap berlapang dada menerima ketetapan Tuhan Yang Maha Esa.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Maluku, saya menyatakan Belasungkawa yang sangat mendalam kepada keluarga beserta seluruh kerabat yang ditinggalkan. Serta mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada almarhum yang sudah mendedikasikan seluruh Hidupnya Kepada bangsa dan Negara, terutama daerah yang sangat dicintainya.” Ungkapnya.

Orno mengatakan Almarhum merupakan salah satu tokoh politik handal yang menitih perjuangan sejak muda, bahkan menjadi anggota DPRD Provinsi Maluku selama 3 periode, dan pernah menjabat posisi strategis di Provinsi Maluku.

“Almarhum juga sangat aktif dalam organisasi kemasyarakatan dan keagamaan di Maluku, yang secara tidak langsung menunjukan bahwa almarhum benar-benar mengabdikan seluruh hidupnya demi Kemajuan daerah yang sangat dicintainya.” Jelas Wagub.

Rapat kemudian dilanjutkan dengan penyerahan jenazah almarhum Edwin Adrian Huwae, SH., M.Si secara kedinasan kepada keluarga, yang selanjutnya dibawa ke tempat pemakaman di Negeri Allang, Kecamatan Leihitu Barat, Kabupaten Maluku Tengah.

Cakupan Kepesertaan BPJS Kesehatan Meningkat 95 Persen

0

Ambon, Maluku.news – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon berupaya agar cakupan Kepesertaan BPJS Kesehatan di Kota Ambon meningkat hingga 95 persen.

Hal ini disampaikan Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon, Agus Ririmasse, saat membuka Forum Komunikasi Dengan Pemangku Kepentingan Utama Kota Ambon Tahun 2023, di Ambon Jumat (22/9/2023).

“Para pimpinan OPD terkait harus dapat memperhatikan hal ini agar tingkat kepesertaan BPJS meningkat,” ungkapnya.

Dirinya meminta agar seluruh pihak dapat mendukung BPJS Kesehatan dan bekerja lebih cermat, dengan sehingga program ini dapat terlaksana dengan baik.

“Saya berharap kita yang ada di Pemkot Ambon bahkan semua stakeholder dapat bekerja lebih cermat dengan melakukan koordinasi, dan kolaborasi agar program ini dapat terlaksana dengan baik,” harapnya.

Sebelumnya, disampaikan oleh Kepala Kantor BPJS Kesehatan Cabang Ambon, Saiyed A.G Asaqqaf, bahwa kepesertaan BPJS Kesehatan di Ambon, telah mencapai 90 persen. Namun untuk Universal Health Coverage (Cakupan Kesehatan Semesta), harus 95 persen.

“Berita baiknya di kota Ambon trend kepesertaan terus meningkat dimana pada forum yang lalu masih 80 persen,” kata Asaqqaf.

Dijelaskan, Forum Komunikasi ini dilakukan secara berkala untuk memberikan update terkait pelaksanaan jaminan kesehatan nasional di Kota Ambon sehingga dapat teroptimalisasi.

“Ini merupakan kali kedua kami laksanakan forum di Kota Ambon, tujuannya untuk memberikan informasi update, terkait pelaksanaan jaminan kesehatan nasional di kota Ambon,” ungkapnya.

Ditandaskan, Program Jaminan Kesehatan telah menjadi program Strategis nasional dimana Presiden Joko Widodo telah mengeluarkan Instruksi Presiden (INPRES) Nomor 2 Tahun 2021, tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, yang ditujukan bagi Kementerian/Lembaga serta Pemerintah Daerah, baik Provinsi, maupun Kabupaten/Kota.

Pemkot Apresiasi Kerjasama Unpatti Dengan Universitas Korsel

0

Ambon, Maluku.news – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon memberikan apresiasi yang tinggi kepada Universitas Pattimura (Unpatti) atas penandatanganan Memorandum Of Understanding (MoU) kerjasama, antara perguruan- perguruan tinggi di Indonesia dan 4 (empat) perguruan tinggi Korea Selatan (Korsel).

“Ini suatu kemajuan yang mesti kita apresiasi sebab Korsel adalah negara maju,” kata Pj. Wali Kota, Bodewin M. Wattimena yang hadir dalam kegiatan penandatanganan tersebut, Jumat (22/9/2023) di Hotel Santika Premier, Ambon.

Diungkapkan, penandatanganan MoU yang dirangkai dengan Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) ini menjadi langkah awal yang sangat penting, untuk menunjukan komitmen, dalam merancang dan mewujudkan perubahan nyata sistem pendidikan perguruan tinggi di Indonesia.

“MoU ini akan menjadi kerangka kerja yang akan membantu kita untuk mengimplementasikan berbagai program dan proyek yang akan meningkatkan mutu pendidikan tinggi di Ambon dan seluruh Indonesia,” tambahnya.

Menurut Wattimena, dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan perguruan tinggi, harus ada kolaborasi secara lebih erat antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan berbagai pihak terkait lainnya.

“Kita juga harus memastikan bahwa sumber daya yang dibutuhkan, baik itu dana maupun tenaga akademik, tersedia secara cukup dan berkualitas. Selain itu perlu inovasi dalam metode pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat untuk mengikuti perkembangan global,” bebernya.

Diharapkan bahwa penandatanganan MoU dan FGD, pada hari ini akan menghasilkan ide-ide brilian dan kerjasama yang erat untuk merubah paradigma pendidikan tinggi di indonesia.

“Mari kita bersama-sama berkomitmen untuk memberikan pendidikan tinggi yang bermutu, relevan, dan mampu menghasilkan lulusan yang siap bersaing di era globalisasi,” tandasnya.

Untuk diketehui, perguruan tinggi yang hadir dalam kegiatan tersebut, dari Korsel; Busan Indonesia Center (BIC), Jungwoon University, Sehan University, Kyungdong University, Mokpo Science University, maupun dari Indonesia; Universitas Pattimura – Ambon, Universitas Borneo-Tarakan, Universitas Nusa Cendana – Kupang, Universitas Timor- Kefamenanu, Universitas Cendrawasih – Jayapura, Universitas Papua – Manokwari, Univeritas Khairun – Ternate, dan Universitas Musamus – Merauke.

Paripurna Pelepasan Jenazah Almarhum Edwin Adrian Huwae Diwarnai Isak Tangis

0

Ambon, Maluku.news – Paripurna Pelepasan jenazah Anggota DPRD Provinsi Maluku, Edwin Adrian Huwae yang dilaksanankan di gedung DPRD Maluku, diwarnai isak tangis oleh pelayat almarhum sebelum diantarkan ke tempat pemakaman di Negeri Allang, Kecamatan Leihitu Barat, Kabupaten Maluku Tengah.

Pelepasan jenazah dimulai sekitar pukul 14.00 WIT, jumat (22/09/2023), dipimpin oleh Ketua DPRD Maluku, Benhur Watubun, Wakil Ketua serta anggota DPRD Maluku.

Turut hadir sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, Pimpinan dan pengurus DPD PDI Perjuangan, serta keluarga besar Huwae, Tulak, Sipahelut.

Pasukan Pengamanan Dalam (Pamdal) DPRD bertugas sebagai pemikul peti jenazah, disambut pimpinan dan anggota DPRD, serta pagar ayu oleh seluruh pegawai sekretariat DPRD Maluku.

Suasana haru semakin menyelimuti saat Peti Jenazah diiringi Korps Musik (Korsik) Polda Maluku masuk dalam ruang rapat Paripurna.

Suasana hening di iringi tangisan oleh sejumlah anggota DPRD, pihak keluarga, serta tamu undangan lainnya.

Ketua DPRD Maluku, Benhur Watubun dalam ucapan belasungkawanya mengaku, merasa kehilangan, karena begitu banyak hal yang sudah dilakukan Almarhum selama masa tugas, dan pengabdiannya kepada daerah ini.

Menurutnya, almarhum adalah sosok yang tangguh, baik, handal, serta komunikatif, profesional dan selalu koperatif dalam membahas sesuatu persoalan, dan mencari penyelesaiannya selama pengabdiannya sebagai anggota DPRD Maluku 2009-2014, 2014-2019, 2019-2024.

Untuk itu, atas nama pimpinan dan anggota DPRD Maluku, dirinya menyampaikan terima kasih atas pengabdian yang telah dilakukan almarhum untuk kemajuan daerah tercinta.

“Kami pimpinan dan anggota DPRD Maluku mengucapkan selamat jalan sahabat perjuangan, sahabat kami tercinta Edwin Adrian Huwae, kiranya Tuhan menganugerahkan tempat yang terbaik. Kebaikanmu selalu hidup selalu dikenang sepanjang masa,”ucapnya

DPRD Maluku Gelar Rapat Paripurna Pelepasan Jenazah Almarhum Edwin Huwae

0

Ambon, Maluku.news – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Maluku menggelar Rapat Paripurna Pelepasan Jenazah Almarhum Edwin Adrian Huwae, SH, M.Si, Anggota DPRD Provinsi Maluku Masa Jabatan 2019-2024, pada Jumat (22/9/2023).

Rapat yang dipimpin oleh Ketua DPRD Maluku Benhur G. Watubun, ST, dalam ucapan belasungkawanya, mengungkapkan bahwa selain keluarga besar Huwae yang sudah pasti sangat merasakan kehilangan, keluarga besar DPRD Provinsi Maluku beserta sekretariat DPRD Provinsi Maluku juga sangat merasakan kehilangan, karena sudah begitu banyak hal yang dilakukan Almarhum selama dalam masa tugas dan pengabdiannya di Provinsi Maluku.

“Edwin adalah sosok yang tangguh, baik dan handal, komunikatif, profesional dan selalu kooperatif dalam membahas suatu permasalahan, dan mencari penyelesaiannya selama masa pengabdiannya sebagai anggota DPRD Provinsi Maluku periode 2009-2014, dan 2014-2019, dan 2019-2024.” Ujar Benhur.

Menurutnya, harus diakui bahwa almarhum telah mengakhiri tugas dan pengabdiannya pada selasa 19 September 2023, sebagai anggota DPRD Provinsi Maluku dengan sangat baik, dan atas nama pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Maluku mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas jasa pengabdian yang telah dilakukan almarhum untuk kemajuan Daerah Maluku tercinta.

“Bila almarhum dalam menjalankan masa pengabdiannya, terdapat hal-hal yang kurang berkenan di hati masyarakat, baik secara pribadi maupun sebagai anggota DPRD, secara sengaja maupun secara tidak sengaja kiranya dapat memberikan maaf yang sebesar-besarnya kepada almarhum.” Ungkapnya.

Sebagai Ketua dan mewakili anggota DPRD Provinsi Maluku, Watubun juga menyampaikan kepada keluarga almarhum, bahwa mereka juga sangat menyayangi dan mencintai almarhum namun Tuhan lebih menyayangi almarhum.

Di tempat yang sama, Wagub juga turut menyampaikan ucapan belasungkawa, karena selaku manusia pasti rasanya berat sekali menerima kenyataan ini, terkhususnya kepada keluarga yang ditinggalkan, namun harus tetap berlapang dada menerima ketetapan Tuhan Yang Maha Esa.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Maluku, saya menyatakan Belasungkawa yang sangat mendalam kepada keluarga beserta seluruh kerabat yang ditinggalkan. Serta mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada almarhum yang sudah mendedikasikan seluruh Hidupnya Kepada bangsa dan Negara, terutama daerah yang sangat dicintainya.” Ungkapnya.

Orno mengatakan Almarhum merupakan salah satu tokoh politik handal yang menitih perjuangan sejak muda, bahkan menjadi anggota DPRD Provinsi Maluku selama 3 periode, dan pernah menjabat posisi strategis di Provinsi Maluku.

“Almarhum juga sangat aktif dalam organisasi kemasyarakatan dan keagamaan di Maluku, yang secara tidak langsung menunjukan bahwa almarhum benar-benar mengabdikan seluruh hidupnya demi Kemajuan daerah yang sangat dicintainya.” Jelas Wagub.

Rapat kemudian dilanjutkan dengan penyerahan jenazah almarhum Edwin Adrian Huwae, SH., M.Si secara kedinasan kepada keluarga, yang selanjutnya dibawa ke tempat pemakaman di Negeri Allang, Kecamatan Leihitu Barat, Kabupaten Maluku Tengah.

Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Maluku, Pemprov dan Pemerintah Pusat Luncurkan Skala

0

Ambon, Maluku.news – Mewakili Gubernur Maluku, Pieterson Rangkoratat Asisten Adminstrasi Umum Setda Maluku bersama Counsellor for Human Development Departement of Foreign Affairs and Trade Hannah Derwent, melaunching Program Sinergi dan Kolaborasi Untuk Akselerasi Layanan Dasar (SKALA) di Provinsi Maluku, pada Kamis 21 September 2023, berpusat di Swissbel Hotel.

Pieterson mengungkapkan dalam pemenuhan layanan dasar provinsi Maluku dihadapkan dengan berbagai tantangan dan permasalahan. Kondisi geografis dan karakteristik kepulauan dengan penduduk yang tersebar hingga ke pulau-pulau kecil yang merupakan daerah tertinggal, terdepan dan terluar membutuhkan upaya dan sumber daya yang tidak sedikit.

“Pemerintah Provinsi Maluku terus berupaya dan melakukan sejumlah kebijakan strategis dalam pemenuhan layanan dasar seperti peningkatan kapasitas SDM, penataan kelembagaan, serta memperluas kerja sama dan kemitraan dalam Pembangunan, untuk menunjang dan mempermudah aksesibilitas dan konektivitas.” Jelasnya.

Sejalan dengan arah pembangunan daerah provinsi Maluku, Rangkoratat mengatakan, kehadiran SKALA dengan penguatan elemen strategis berupa penguatan pengelolaan keuangan publik, standar pelayanan minimal, pengarus utamaan gender, inklusi sosial, penguatan pengelolaan sistem informasi untuk perencanaan dan penganggaran yang inklusif dan berbasis data serta mendorong kepemimpinan lokal yang efektif.

Sementara itu Hannah dalam sambutannya menyampaikan, Peluncuran Skala diharapkan akan berjalan selama 8 tahun kedepan, sebagai kemitraan yang dijalin bersama Bappenas, Kemendagri, Kemenkeu, dimana skala akan fokus untuk mendukung direktorat-direktorat terkait, dalam mengatasi kesenjangan regional dengan memperkuat aspek desentralisasi, dalam hal fiscal dan tata Kelola.

“Saya sangat senang mengetahu bahwa Maluku menjadi salah satu dari 8 provinsi yang terpilih menjadi daerah program skala, saya kira ini merupakan pertanda baik untuk kemitraan ini dalam memperkuat kinerja Provinsi dan Kabupaten dalam meningkatkan kesejahteraan Masyarakat.” Ungkapnya.

Ia berharap, kemitraan ini akan memperkuat tata Kelola pemerintahan di Maluku, dengan memperkuat aspek perencaan, pembangunan, penganggaran dan belanja yang berkualitas terutama bagi Masyarakat miskin, penyandang disabilitas dan Perempuan.

“Meskipun kami belum secara resmi mulai bekerja di Provinsi ini, saya memahami bahwa telah diadakan workshop di Maluku, workshop ini menyoroti pentingnya membangun akses terhadap data berkualitas untuk menghasilkan analisis yang kuat untuk pengambilan kebijakan, dan untuk merencanakan, memantau serta mengevaluasi pemberian layanan dasar secara efektif kepada Masyarakat di Maluku.” Terangnya.

Hannah mengatakan, tentunya untuk meningkatkan investasi di wilayah ini diperlukan sumber daya manusia yang kuat, dan hal ini dapat dicapai jika layanan dasar, tersedia secara baik di seluruh wilayah Maluku.

“Saya berterima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi sehingga kini kami dapat memulai dukungan program skala di Maluku, untuk diketahui Skala merupakan program kemitraan antara pemerintah Australia dan Indonesia, yang hanya bisa teruwujud melalui dukungan dan kolaborasi luar biasa dari Kemendagri, Kemenkeu dan Bappenas.” Tutupnya.

Hadir juga pada kesempatan itu, Direktur Regional III kementerian PPN/Bappenas Ika Retna Wulandari, kepala bagian perencanaan, Ditjen Bina Pembangunan Kemendagri, Kasubag Advokasi Dan Kerja Sama Antar lembaga DJPK-Kemenkeu, Kepala BAPPEDA Provinsi Maluku, Pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, dan Stakeholder terkait lainnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi dan penyerahan cinderamata.

Pengembangan Ekonomi Biru di Pulau Seribu Jadi Pada KTT AIS 2023

0

Jakarta, Maluku.news – Pengembangan kawasan Pulau Seribu untuk wisata berbasis konservasi dinilai sejumlah pihak turut memajukan ekonomi biru di DKI Jakarta.

Pengembangan kawasan pesisir semisal Pulau Seribu ini menjadi contoh konkret yang bisa dibawa Indonesia pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Archipelagic and Island States (AIS) Forum 2023 yang akan berlangsung di Provinsi Bali pada 11 Oktober mendatang.

Apalagi konsep ekonomi biru di Jakarta saat ini sangat mendesak untuk diimplementasikan guna menjaga lingkungan serta memajukan pemberdayaan masyarakat di pesisir sehingga harus dipertahankan.
Demikian dikatakan Kepala Pusat Kajian Sumber Daya Pesisir dan Lautan IPB University, Yonvitner, di Jakarta, Kamis (21/9/2023).

“Wisata berbasis konservasi di Pulau Seribu ini harus dipertahankan. Jangan sampai reklamasi dilegalkan karena akan merusak ekosistem, sumber daya, serta ekonomi masyarakat di Jakarta,” ujar Yonvitner.
Kepulauan Seribu telah menjadi Pusat Konservasi Ekologi melalui Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 1042 Tahun 2018 tentang Daftar Kegiatan Strategis Daerah (KSD).

Selain mempertahankan konservasi Pulau Seribu, Yonvitner menyebutkan penerapan budidaya laut serta industri bioteknologi juga harus ditingkatkan untuk mendorong ekonomi biru, khususnya kehidupan pesisir di Jakarta.
Budidaya udang vaname di laut dangkal, budidaya karapu, lobster, serta rumput laut, merupakan contoh budidaya laut yang bisa dikembangkan di Jakarta. Demikian juga budidaya ganggang untuk bioteknologi laut.

Dihubungi secara terpisah, Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Mohammad Faisal mengatakan penerapan ekonomi biru melalui pariwisata maritim di Jakarta, khususnya kawasan konservasi Kepulauan Seribu, harus terus didorong karena memiliki potensi besar bagi warga pesisir.
Potensi dimaksud karena banyaknya warga Jakarta yang memiliki pendapatan yang siap dibelanjakan (disposable income) tinggi untuk berwisata. Dengan demikian potensi tersebut harus bisa diserap oleh Pulau Seribu yang lebih dekat dengan penduduk Jakarta.

“Namun perlu didorong bagaimana supaya pariwisata maritim di Pulau Seribu lebih memperhatikan aspek lingkungan dan keberlanjutan, dengan menerapkan prinsip yang tidak merusak alam dan meminimalisir dampak terhadap lingkungan, terutama dari sisi limbah,” kata Faisal.

Langkah mempertahankan wilayah konservasi Pulau Seribu harus terus didorong guna mendukung lima kebijakan ekonomi biru jangka panjang Indonesia yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan pada awal tahun ini.
Kelima kebijakan tersebut yaitu penambahan luas kawasan konservasi laut, penangkapan ikan terukur berbasis kuota, pengembangan budi daya laut, pesisir dan darat yang berkelanjutan, pengelolaan dan pengawasan kawasan pesisir dan pulau-pulau kecil, serta pengelolaan sampah plastik di laut melalui gerakan partisipasi nelayan.

Tak hanya di Tanah Air, berbagai negara kepulauan lainnya di dunia yang tergabung dalam Forum Negara-negara Kepulauan dan Pulau (Archipelagic and Island States /AIS) turut menyoroti implementasi ekonomi biru, sehingga dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) AIS Forum 2023 ekonomi biru menjadi salah satu dari tiga subtema.

Subtema Ekonomi Biru (Blue Economy) bertujuan untuk menjadikan ekonomi biru sebagai penggerak, pemulihan dan transformasi ekonomi negara pulau/kepulauan untuk membangun penghidupan masyarakat yang berprinsip pada kelestarian lingkungan dan keberlanjutan.

Sementara terdapat pula subtema Laut Kita, Masa Depan Kita (Our Ocean, Our Future) yang bertujuan untuk menegaskan keprihatinan atas ancaman nyata perubahan iklim yang berdampak pada masa depan laut dan masa depan penduduk negara pulau dan kepulauan di seluruh dunia.

Di sisi lain, subtema Solidaritas (Solidarity) bertujuan untuk menekankan tiga prinsip utama, yaitu saling ketergantungan, saling membantu, dan saling menguntungkan. Ketiga prinsip tersebut diadaptasi dari konsep gotong royong. (Agatha Olivia Victoria/Alviansyah Pasaribu /Elvira Inda Sari)
Tentang AIS Forum:

Archipelagic and Island States (AIS) Forum adalah sebuah wadah kerja sama antarnegara pulau dan kepulauan sedunia yang bertujuan memperkuat kolaborasi untuk mengatasi permasalahan global dengan empat area utama, yakni mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, ekonomi biru, penanganan sampah plastik di laut, dan tata kelola maritim yang baik. KTT AIS Forum diadakan untuk menguatkan peran AIS Forum sebagai pusat solusi cerdas dan platform gotong royong dalam mendorong agenda masa depan tata kelola laut global.

Kolaborasi KPK dan Pemprov Maluku Gelar Bimtek Dunia Usaha Anti Korupsi

0

Ambon, Maluku.news – Komisi Pemberantasan Korupsi dan Pemerintah Provinsi Maluku menggelar Bimbingan Teknis Dunia Usaha Anti Korupsi dengan Tema “Mewujudkan Dunia Usaha Antikorupsi Melalui Penanaman Nilai-Nilai Integritas,” Kamis, (21/09/2023).

Pieterson Rangkoratat Asisten Administrasi Umum Sekda Maluku, pada kesempatan itu, dalam sambutannya menyampaikan, atas nama Pemerintah Daerah Provinsi Maluku, ia sangat mendukung dan memberikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada KPK yang telah menyelenggarakan kegiatan ini di provinsi Maluku.

Ia berharap melalui kegiatan ini Pemerintah Provinsi Maluku, khususnya para pelaku usaha di Provinsi Maluku dapat menambah wawasan pengetahuan pada upaya pelaksanaan tindak pidana korupsi.

“Pemberatasan korupsi merupakan agenda nasional yang harus dilaksanakan bersama-sama namun pemeberantasan korupsi tidak hanya dapat dilakukan oleh KPK saja.” Ujarnya.

Pieter Mengungkapkan bahwa, Pemerintah Provinsi juga sangat berharap pelaku dunia usaha dapat aktif berperan dalam kegiatan pencegahan kegiatan korupsi, baik yang diselenggarakan oleh pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah.

“Pemerintah Provinsi Maluku juga sangat berterima kasih kepada kalangan dunia usaha, baik itu BUMN, BUMD, sektor swasta dan asosiasi wilayah provinsi Maluku yang telah berpartisipasi sebagai peserta dalam kegiatan ini.” Ungkapnya.

Deputi Bidang Pendidikan Dan Peran Serta Masyarakat dari KPK Wawan Wardiana di tempat yang sama, menjelaskan sebagai salah satu lembaga penegak Hukum yang dipercaya untuk memberantas korupsi menyadari sepenuhnya, bahwa upaya pemberantasan korupsi tentunya KPK tidak mungkin bekerja sendiri sehingga perlunya peran serta masyarakat khususnya dunia usaha, seperti pentingnya implementasi nilai integritas dan nilai-nilai anti korupsi dalam lingkungan sehari-hari, lingkungan kerja, dan masyarakat, memotivasi para pelaku usaha taat asas dan taat aturan hukum.

“Hal ini dilakukan Dalam rangka mewujudkan tata kelola perusahaan yang baik, mendorong terbangunnya kesadaran dan perilaku anti korupsi pada ekosistem dunia usaha, guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional, dengan tetap mengedepankan persaingan usaha yang beintegritas, dan bersama-sama berkomitmen guna mewujudkan budaya anti korupsi di lingkungan dunia usaha.” Terangnya.

Pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, Pelaku Usaha, BUMN/BUMD, dan Unsur Lainnya.

DPRD Maluku Gelar Paripurna Tutup Masa Sidang III Dan Buka Masa Sidang I

0

Ambon, Maluku.news – DPRD Provinsi Maluku menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Tutup Masa Sidang III dan Buka Masa Sidang I 2023-2024 di Ambon, Kamis (21/09/2023).

Rapat Paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD Maluku, Melkianus Sardekut didampingi Benhur George Watubun (Ketua), Azis Sangkala (Wakil Ketua) dan Efendy Latuconsina (Wakil Ketua) dan para anggota yang hadir.

Dalam rapat paripurna tersebut dilakukan enam kali, rapat internal pimpinan dewan 1 kali, rapat koordinasi pimpinan dewan dan ketua fraksi juga ketua komisi 4 kali.

Agenda masa Sidang III tahun 2023 yang telah dilakukan adalah kegiatan rapat-rapat yaitu, rapat paripurna 6 kali, internal pimpinan dewan 1 kali, rapat koordinasi pimpinan dewan dan ketua fraksi juga ketua komisi 4 kali.

Komisi I rapat internal 5 kali, rapat kerja komisi dengan mitra 8 kali. Komisi II, rapat internal komisi 3 kali, rapat kerja komisi dengan mitra 2 kali. Komisi III rapat internal komisi 3 kali rapat kerja dengan mitra 21 kali, rapat dengar pendapat 4 kali.

Untuk Komisi IV, rapat internal komisi 4 kali , rapat kerja komisi dengan mitra 19 kali, rapat dengar pendapat 1 kali. Selanjutnya rapat gabungan komisi dengan mitra 3 kali, rapat badan

musyawarah (Bamus) DPRD Provinsi 4 kali, rapat Badan Anggaran (Banggar) internal 3 kali, rapat kerja dengan mitra 4 kali.

Rapat Badan Pembentukan Peraturan Daerah ( Bapemperda) secara internal dengan mitra 3 kali. Rapat Panitia khusus ( Pansus ) pasar Mardika internal 2 kali dan beberapa mitra 8 kali.

Qourum yang dihasilkan dalam masa Sidang III Tahun 2023 ini DPRD telah menetapkan 4 buah surat keputusan. Kunjungan kerja dan perjalanan dinas DPRD pada masa Sidang III dari 16 Mei sampai 22 September tahun 2023 dapat disampaikan perjalanan dinas pengawasan kabupaten dan kota.

Perjalanan dinas penyampaian aspirasi ke Kementerian Pusat dan konsultasi, verifikasi surat-surat masuk, kegiatan studi banding dan alat kelengkapan dewan dan perjalanan dalam rangka reses DPRD.

Jumlah surat masuk di DPRD selama masa Sidang III di bulan Mei sejak 16 Mei 15 surat, bulan Juni 63 surat, Juli 75 surat, Agustus 63 surat dan September 32 surat dan juga surat keluar dari masa Sidang III DPRD sebanyak 154 surat.

Pimpinan dewan mengapresiasi kerja seluruh anggota dewan yang terus bekerja untuk harapan rakyat dan memastikan kemajuan Provinsi Maluku.

Untuk masa Sidang I Tahun 2023-2024 telah di bahas di Bamus dan sudah ditetapkan dalam agenda sebagai berikut.

Penutupan masa sidang, paripurna penyampaian dan pembahasan nota kesepakatan bersama antara Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Perubahan tahun 2023.

Sosialisasi peraturan perundang undangan, paripurna pembahasan dan penetapan KUA-PPAS tahun 2024, paripurna Penetapan anggaran tahun 2024.

Ada rapat-rapat alat kelengkapan dewan, rapat Pansus baik itu pasar Mardika, pansus Revisi tata ruang wilayah Provinsi Maluku tahun 2024 , rapat paripurna dan Pelaksanaan reses pada masa Sidang I tahun 2023-2024 sebagai mana yang sudah disepakati pada rapat Bamus.

Untuk memasuki masa Sidang I tahun 2023-2024 tentu membutuhkan kerja keras Anggota DPRD. Oleh karena itu mari kita menyatukan visi dan persepsi guna memenuhi keinginan masyarakat yang dipercayakan untuk di perjuangkan oleh kita semua.

Di akhir paripurna Sairdekut mengajak semua Anggota DPRD agar segera melakukan pengharmonisasian dan pembahasan kepada Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) usul inisiatif.

Sehingga waktu yang tidak terlalu lama sudah bisa menetapkan Ranperda Inisiatif komisi-komisi dan Bapemperda menjadi Ranperda Inisiatif DPRD Provinsi Maluku dalam masa sidang ini atau sebelum berakhir tahun 2023 ini.

Sardekut, Besok DPRD Maluku Gelar Paripurna Pelepasan Jenazah Edwin Huwae

0

Ambon, Maluku.news – Dijadwalkan besok, jumat (22/09/2023), DPRD Provinsi Maluku menggelar Paripurna pelepasan jenazah almarhum Edwin Huwae secara kedinasan.

Edwin Huwae yang juga Anggota Komisi II DPRD Maluku itu meninggal dunia saat menjalani perawatan di RSUP dr. J. Leimena, Selasa (19/09/2023) pukul 17.12 dikarenakan sakit.

Pelepasan anggota dari Fraksi PDI Perjuangan, akan berlangsung pukul 14.00 WIT di ruang rapat paripurna DPRD Maluku.

“Jika tidak ada halangan setelah sholat Jumat kita akan melakukan paripurna untuk melepas alm sebagai anggota DPRD,”ujar Wakil Ketua DPRD Maluku, Melkianus Sairdekut di Ambon, kamis (21/09/2023).

Dikatakan, pelepasan jenazah merupakan bentuk penghormatan atas hubungan kemitraan yang selama ini dibangun bersama dengan seluruh insan di DPRD Maluku.

Tentu secara pribadi maupun kelembagaan, Sairdekut mengaku merasa kehilangan atas kepergian Huwae untuk selamanya.

Alm Huwae dikenal sebagai pribadi yang terbuka, baik hati, dan murah senyum kepada siapa saja.

Putra terbaik jazirah itu dinilai sangat produktif selama melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai wakil rakyat.

“Kami merasa kehilangan, seorang rekan kerja yang luar biasa, sangat produktif dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai anggota DPRD,” ucapnya.

Sairdekut menyampaikan rasa bela sungkawanya kepada keluarga almarhum, serta mendoakan almarhum semoga amal ibadahnya diterima Tuhan.