Beranda blog Halaman 13

Gubernur Bersama Wagub Tinjau Korban Kebakaran

0

Ambon, Maluku.news – Aksi tawuran antar Pelajar SMK Negeri 3 Ambon menyisahkan duka tersendiri bagi masyarakat yang berada di Desa Hunuth Durian Patah Kecamatan Teluk Ambon, kenapa tidak, aksi tawuran antar pelajar tersebut berimbas pada 24 rumah warga terbakar, sekitar 59 KK 236 Jiwa harus tinggal ditempat pengungsian.

Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa didampingi oleh Wakil Gubernur Maluku H. Abdullah Vanath, Assisten II Sekda Maluku Kasrul Selang, Kepala Dinas Sosial Provinsi Maluku melakukan peninjauan langsung kepada korban terdampak yang mengungsi di Kantor Desa Poka, Kantor Desa Nania, Kantor Desa Negeri Lama sekaligus melakukan pengecekkan Aula Desa Hunuth, Rabu (20/8/2025).

Dalam peninjauan tersebut, Lewerissa melihat secara langsung kondisi para pengungsi Desa Hunuth dan juga akan memerintahkan para staf langsung melakukan pengiriman bantuan kepada para pengungsi.

Selain itu, dirinya juga mengucapkan terima kasih yang tulus kepada Pemerintah Kota Ambon, yang mana sudah melakukan Gerak cepat dalam mengirimkan tenaga medis maupun hal-hal yang diperlukan oleh para Pengungsi.

“ Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota yang sudah melakukan Gerak cepat dalam menangani para pengungsi baik dalam mengirimkan tenaga medis, maupun kebutuhan lainnya yang diperlukan oleh para pengungsi”, kata Lewerissa.

Dikatakan lagi, semua pemerintah tidak menghendaki peristiwa yang terjadi kemarin, akan tetapi Pemerintah akan berupaya menanggulangi dampak kerusakan yang terjadi, janji Lewerissa.

Dirinya meminta masyarakat tetap tenang, tetap kuat, tetap penuh dalam pengharapan, bertekun dalam doa dan mempercayakan masalah ini kepada pemerintah jangan ada yang melakukan hal-hal yang akan menimbulkan kerugian ditengah-tengah Masyarakat.

“ Untuk para pengungsi pemerintah akan berupaya memberikan yang terbaik, dan melakukan penanganan yang terbaik bagi basudara semua, dan sebagai Gubernur beta tidak menghendaki basudara semua tinggal ditempat pengungsian, dan Pemerintah akan berupaya melakukan renovasi rumah-rumah basudara yang terbakar maupun rusak serta pemerintah akan memberikan rasa aman dan sebagai pribadi beta juga turut merasakan apa yang basudara semua rasakan ”, jelas Lewerissa.

Watubun Ajak Masyarakat Tinggalkan Konflik Internal dan Fokus Bekerja

0

Ambon, Maluku.news – Ketua DPRD Maluku, Benhur Watubun, menegaskan pentingnya solidaritas antara pemerintah, rakyat, dan para pemangku kepentingan dalam mendukung program pembangunan di Maluku. Hal itu disampaikannya usai paripurna peringatan HUT provinsi Maluku ke 80.

“Secara vertikal pemerintah dan rakyat, secara horizontal antar sesama rakyat maupun pemangku kepentingan, semua kita lakukan untuk menunjukkan bahwa kita dalam satu barisan mendukung pemerintahan ini untuk mewujudkan visi – misinya,” kata Watubun, di Ambon, Selasa (19/08/25)

Watubun juga mengajak semua pihak untuk meninggalkan konflik internal dan fokus bekerja bagi masyarakat. “Rakyat menunggu kita bekerja. Maluku itu hanya satu, solid. Kalau kita solid maka kita kuat, dan kalau kita kuat maka pelayanan publik serta birokrasi bisa berjalan baik untuk kepentingan rakyat,” ujarnya.

Terkait tiga Proyek Strategis Nasional (PSN) di Maluku, termasuk pembangunan bendungan, Benhur menyebut hal itu merupakan keputusan pemerintah pusat yang patut didukung. Namun, lanjut dia, pemerintah daerah tetap harus memastikan skala prioritas pembangunan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Kita harus pastikan mana program jangka panjang, menengah, dan jangka pendek. Yang jangka pendek itu kebutuhan rakyat yang harus segera terpenuhi, seperti sandang, pangan, papan, harga murah, dan pelayanan yang tepat. Kalau itu dipenuhi, rakyat bisa beraktivitas bebas dan kesejahteraan dapat terwujud,” tegasnya

DPRD Maluku Gelar Paripurna HUT ke-80 Provinsi Maluku

0

Ambon, Maluku.news – DPRD Maluku menggelar rapat paripurna dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Provinsi Maluku, Selasa (19/08/25). Sidang dipimpin langsung Ketua DPRD Maluku, Benhur Watubun, didampingi Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Wakil Gubernur Abdullah Vanath, serta Wakil Ketua DPRD Maluku Fauzan Rahawarin, Johan Lewerissa, dan Abdullah Asis Sangkala.

Ketua DPRD Maluku Benhur Watubun menyampaikan rasa syukur atas perjalanan panjang Maluku sebagai salah satu dari delapan provinsi pertama di Indonesia. Ia menegaskan bahwa momentum HUT ini bukan hanya seremonial, tetapi menjadi saat untuk merefleksikan capaian dan tantangan pembangunan.

“Usia 80 tahun adalah usia yang matang. Namun kita harus jujur, Maluku masih tertinggal dalam bidang pendidikan, kesehatan, lapangan kerja, dan pembangunan lainnya. Karena itu, perlu koordinasi kuat antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota agar Maluku bisa keluar dari ketertinggalan dan kemiskinan,” ujarnya.

Watubun juga mengingatkan pentingnya persatuan dan kebersamaan masyarakat Maluku dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika. “Mari kita bergandengan tangan memajukan Maluku demi kesejahteraan rakyat,” tegasnya.

Sementara itu, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dalam pidato perdananya di HUT Maluku menekankan tema “80 Tahun Maluku Merajut Harmoni, Membangun Negeri.” Menurutnya, harmoni adalah fondasi dalam keberagaman Maluku yang terdiri dari berbagai suku, bahasa, dan agama.

“Jika jalinan persaudaraan ini kita rawat, maka tidak ada yang bisa memisahkan kita. Dari harmoni itulah kita membangun Maluku – baik infrastruktur, ekonomi, sosial, budaya, politik, maupun manusia Maluku yang unggul dan bermartabat,” kata Lewerissa.

Ia juga memaparkan sejumlah capaian dan agenda pembangunan, di antaranya percepatan tiga Proyek Strategis Nasional di Maluku: pembangunan Bendungan Way Apu di Buru, pengembangan Blok Masela di Kepulauan Tanimbar, dan Maluku Integrated Smelter di Seram Bagian Selatan. Selain itu, pemerintah provinsi juga fokus pada penurunan angka stunting, pembangunan rumah sakit baru di Buru, penguatan pendidikan, serta penciptaan lapangan kerja bagi generasi muda.

Berdasarkan data BPS Maluku per Maret 2025, angka kemiskinan di Maluku tercatat 15,38%, menurun dari 16,05% pada 2024. Tingkat pengangguran terbuka juga turun tipis dari 5,96% (2024) menjadi 5,95% (2025).

“Perjalanan 80 tahun ini mengingatkan kita untuk terus bekerja cepat, cermat, dan cerdas. Dengan komitmen bersama, Maluku bisa maju, hadir, dan sejahtera menyongsong Indonesia Emas 2045,” tutur Lewerissa.

Paripurna ditutup dengan doa syukur, disaksikan jajaran DPRD, mantan gubernur dan wakil gubernur Maluku, bupati dan wali kota se-Maluku, tokoh masyarakat, agama, pemuda, serta undangan lainnya.

Puncak HUT ke-80, Gubernur : Bangun Negeri dengan Cinta Tanah Air

0

Wmbon, Maluku.news – Langit cerah menaungi Lapangan Merdeka, Ambon, pada Selasa (19/8/2025) saat Provinsi Maluku memperingati hari jadinya yang ke-80. Upacara penuh khidmat nan meriah itu dipimpin langsung oleh Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa sebagai Inspektur Upacara.

Tampak hadir jajaran Forkopimda Maluku-Wakil Gubernur Abdullah Vanath, Ketua TP-PKK Maya Baby Lewerissa, Ny. Rohani Vanath, tokoh masyarakat dan agama, pimpinan OPD, hingga mantan Gubernur Maluku Said Assagaff yang kini menjadi Koordinator Tim Ahli Gubernur. Para ASN/Non ASN serta TNI-Polri turut menjadi peserta upacara dengan mengenakan pakaian adat Cele, menambah kuat nuansa kultural.

Pengibaran Sang Merah Putih berjalan sempurna oleh pasukan Paskibraka. Upacara juga diisi pembacaan Pembukaan UUD RI 1945, sejarah Provinsi Maluku, dan Hymne Maluku.

Dalam amanatnya, Gubernur Hendrik Lewerissa menegaskan bahwa usia 80 tahun merupakan momen emas untuk bangkit dan memperkuat persatuan.

“Ini HUT pertama saya rayakan bersama Pak Wagub sejak mulai memimpin Maluku,” ungkapnya.

Mengusung tema “80 Tahun Maluku: Merajut Harmoni, Membangun Negeri”, Gubernur mengajak masyarakat untuk meneladani nilai-nilai perjuangan Pattimura, Martha Christina Tiahahu, dan para pahlawan lainnya, yaitu semangat bersatu, rela berkorban, dan cinta tanah air.

Ia juga menyoroti dampak resesi global yang ikut memengaruhi Maluku. Karena itu, ia mengajak masyarakat bersikap hemat, produktif, dan mandiri pangan.

“Pengorbanan hari ini adalah keberanian mengurangi sedikit demi sedikit demi mempertahankan banyak. Mari menanam, mengolah, serta mengonsumsi hasil bumi sendiri dengan semangat gotong-royong.”

Mengutip John F. Kennedy, Gubernur menggugah kesadaran publik “Jangan tanyakan apa yang negara beri kepadamu, tapi tanyakan apa yang bisa engkau beri pada negaramu.”

Lebih jauh, Lewerissa menekankan pentingnya menjaga harmoni sosial, merawat persaudaraan orang basudara, serta mewariskan Maluku yang lebih baik bagi generasi mendatang.

“Cinta tanah air membuat para pahlawan rela mengorbankan nyawa demi kemerdekaan. Hari ini, cinta itu harus kita tunjukkan dengan menjaga persatuan, merawat harmoni, dan membangun negeri,” katanya.

Perayaan HUT turut disemarakkan dengan berbagai agenda penting, di antaranya Launching UHC Prioritas Provinsi Maluku, ditandai penandatanganan rencana kerja antara Plt Kadis Kesehatan dan Kepala BPJS Kesehatan Maluku. Penandatanganan kerja sama dengan Telkomsel terkait program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) dan pengembangan paket layanan ASN Pemprov Maluku. Penyerahan bantuan ekonomi kreatif senilai Rp90 juta untuk KUBE Desa Negeri Lima, Leihitu.

Launching buku “Menyala dari Timur”, memotret perjalanan penerima beasiswa LPDP asal Maluku sebagai inspirasi generasi muda.

Tak ketinggalan, penghargaan Siwalima Ambones Wisata Rally diberikan kepada Yongki Sohilait (Auto Rally), Krek Usmany (Motor Rally), Yopet Simatauw (Sprint Relay), serta Saoda Tethol dan Ahmad Jais Elly (kategori favorit DPRD dan Pemprov).

Adapun lomba Carnaval Budaya dimenangkan, penampilan terbaik Sekretariat DPRD Maluku, Kreasi budaya terkreatif Kesbangpol, Kekompakan terbaik Dinas Kelautan dan Perikanan.

Rangkaian acara kian meriah saat undian doorprize taat pajak kendaraan diumumkan. Warga dari 11 kabupaten/kota mendapat hadiah menarik, mulai dari TV, kulkas, hingga hadiah utama 1 unit Honda Beat atas nama Julian Hatu (DE 4538 AC).

Puncak acara ditandai pemotongan Kue HUT ke-80 Provinsi Maluku oleh Gubernur Lewerissa dan Wakil Gubernur Vanath, bersama Ketua TP-PKK dan Dharma Wanita.

Dengan semangat “Beta Maluku, Beta Indonesia”, peringatan HUT ke-80 bukan sekadar seremoni, melainkan tekad kolektif membangun Maluku yang lebih adil, makmur, dan harmonis menuju masa depan.

Rapat Paripurna DPRD Maluku, Guber: Harmoni Sosial Adalah Fondasi Inklusif 

0

Ambon, Maluku.news  – Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa menghadiri sekaligus memberikan Pidato pada acara Rapat Paripurna DPRD Provinsi Maluku dalam Rangka peringatan hari Ulang Tahun Provinsi Maluku ke-80 di Gedung DPRD Provinsi Maluku, Selasa (19/8/2025).

Rapat ini dihadiri oleh, Anggota DPR RI, , Pimpinan dan Anggota DPRD Maluku, Ketua Tim Penggerak PKK, Wakil Gubernur, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Maluku, Mantan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati/Walikota dan Forkopimda se Kab/Kota, Pimpinan OPD Provinsi Maluku, Pimpinan Instansi vertikal, TNI/Polri, Majelis Latupati Maluku, dan Rekan Pers.

Dalam pidatonya, Gubernur menyampaikan bahwa arah pembangunan daerah kini difokuskan untuk memperkuat fondasi pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan. Menurutnya, harmoni sosial adalah fondasi utama yang akan menjadi landasan pembangunan di segala bidang baik infrastruktur, ekonomi, sosial budaya, politik, maupun tata kelola pemerintahan.

“Harmoni adalah pondasi. Dari pondasi itu, kita membangun infrastruktur, ekonomi, sosial budaya, politik, tata kelola pemerintahan, sekaligus membentuk manusia Maluku yang unggul, percaya diri, dan bermartabat,” ujar Lewerissa.

Dalam pidatonya, Gubernur juga memaparkan sejumlah program prioritas yang saat ini tengah dijalankan oleh Pemerintah Provinsi Maluku. Di antaranya adalah pembangunan rumah sakit baru di Pulau Buru, proyek Jalan Lingkar Teluk Ambon, percepatan pembangunan Bendungan Waeapo, penguatan pengembangan Blok Abadi Masela, serta peningkatan kesejahteraan guru dan tenaga kesehatan. Seluruh program ini diharapkan dapat mempercepat pembangunan infrastruktur strategis dan meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di wilayah-wilayah yang selama ini masih tertinggal.

Meski demikian, Gubernur tak menutup mata terhadap berbagai persoalan yang masih dihadapi Maluku. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat kemiskinan pada Februari 2025 tercatat sebesar 15,38 persen. Angka ini mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 16,05 persen, namun tetap lebih tinggi dari rata-rata nasional. Selain itu, tingkat pengangguran terbuka masih berada pada angka 5,95 persen, sementara inflasi bulanan dilaporkan cenderung fluktuatif.

“Kita sudah mulai melangkah, dan langkah itu berada di jalur yang tepat. Jika semua elemen bangsa bergerak bersama, saya yakin Maluku bisa keluar dari persoalan besar ini,” tegasnya.

Gubernur juga mengajak seluruh pihak, baik di tingkat pemerintah, legislatif, swasta, maupun masyarakat umum, untuk terus menjaga semangat gotong royong dalam pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa pencapaian visi Maluku sebagai provinsi yang berdaulat, maju, dan sejahtera hanya dapat terwujud jika seluruh elemen masyarakat bergerak bersama secara konsisten dan berkelanjutan.

Perayaan HUT ke-80 ini sekaligus menjadi refleksi delapan dekade perjalanan Provinsi Maluku dalam dinamika pembangunan nasional. Dengan semangat menyongsong Indonesia Emas 2045, Gubernur optimistis Maluku akan mampu menempatkan dirinya sebagai daerah yang strategis dan berkontribusi besar dalam pembangunan nasional di masa depan.

Sebagai penutup, Gubernur menyampaikan terima kasih kepada Anggota DPR RI, Anggota DPD RI, Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi, Mantan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati/Walikota, TNI/Polri, Pimpinan Instansi Vertikal, Bumn/Bumd, Perbankan, Rekan Pers, dan seluruh lapisan Masyarakat yang terus mendukung penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan masyarakat Maluku.

Gubernur Maluku Serukan Damai, Jangan Terprovokasi, Katong Jaga Maluku

0

Ambon, Maluku.news  – Menyusul peristiwa bentrok di kawasan Simpang Hunut Durian Patah, Ambon, Selasa (19/8/2025), Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa mengimbau kepada seluruh masyarakat Maluku untuk menjaga situasi tetap aman, damai, dan kondusif.

Insiden yang dipicu tawuran antar pelajar SMK Negeri 3 Ambon tersebut berujung pada meninggalnya seorang siswa asal Hitu akibat luka tusuk. Gubernur menyampaikan rasa duka mendalam kepada keluarga korban sekaligus menyesalkan kejadian tersebut dapat terjadi di tengah upaya pemerintah membangun harmoni sosial dan semangat orang basudara.

“Saya mengajak seluruh masyarakat Maluku untuk menahan diri, tidak terpancing provokasi, serta memberikan kepercayaan sepenuhnya kepada aparat keamanan dalam menangani kasus ini,” demikian pernyataan Gubernur sesuai penjelasan Juru Bicara Pemerintah Provinsi Maluku, Kasrul Selang.

Ia juga mendorong peran aktif para Raja Negeri, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta seluruh komponen warga untuk membantu menciptakan suasana yang sejuk serta mencegah adanya aksi balas dendam maupun mobilisasi massa.

Selain itu, masyarakat dihimbau tidak mengunggah dan menyebarluaskan gambar maupun video yang berpotensi memperburuk keadaan.

“Gunakan media sosial secara arif dan bijaksana, serta hentikan penyebaran konten provokatif,” tegasnya.

Sebagai bentuk komitmen dalam penegakan hukum, Gubernur menginstruksikan aparat kepolisian agar segera menangkap dan memproses oknum pelaku penusukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Tidak boleh ada toleransi terhadap kekerasan. Semua pelaku harus diproses secara hukum supaya ada rasa keadilan bagi korban dan menjadi pembelajaran bagi kita bersama,”sambungnya.

Mengakhiri imbauan, Gubernur menyampaikan pesan perdamaian kepada seluruh warga Maluku, “Mari katong semua jaga Maluku sebagai rumah bersama. Baku sayang lebih kuat daripada baku lawan. Baku gandeng, baku kele demi Maluku pung bae.”

Sekda Sadali Ie Pimpin Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Kapahaha

0

Ambon, Maluku.news – Mentari pagi baru merekah di ufuk timur ketika iring-iringan pejabat Pemerintah Provinsi Maluku tiba di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kapahaha, Tantui, Ambon, Senin (18/8/2025). Hening menyelimuti kompleks pemakaman kala Sekretaris Daerah (Sekda) Maluku, Sadali Ie, berdiri tegak memimpin Upacara Ziarah dan Tabur Bunga dalam rangka menyongsong HUT ke-80 Provinsi Maluku.

Upacara dimulai dengan penghormatan penuh khidmat kepada arwah para kusuma bangsa yang telah gugur demi Merah Putih. Di gemerisik dedaunan cemara makam, Sekda Sadali Ie memberi salam hormat, disusul segenap jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang turut hadir.

Suasana menjadi terasa sakral saat komando mengheningkan cipta dikumandangkan. Seluruh peserta upacara menundukkan kepala, mengenang jasa dan pengorbanan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa-raga demi tegaknya bangsa dan Tanah Maluku.

Usai mengheningkan cipta, Sekda Sadali Ie melangkah mantap ke tugu pahlawan, meletakkan karangan bunga sebagai ungkapan hormat dan terima kasih yang tak terhingga. Langkah itu diikuti dengan prosesi tabur bunga ke setiap pusara, dimulai oleh Sekda, kemudian secara bergantian oleh jajaran Forkopimda serta pimpinan OPD.

Tabur bunga menjadi simbol bahwa para pahlawan tidak pernah dilupakan, meski raganya telah lama terkubur, namun semangat perjuangannya terus hidup dan menginspirasi generasi penerus. Kelopak mawar, melati yang berserak di atas nisan putih menjadi saksi bisu akan cinta serta penghormatan tulus anak bangsa kepada para pejuang.

Menurut Sekda Sadali Ie, kegiatan ini bukan hanya seremoni rutin semata menjelang peringatan HUT Provinsi Maluku, tetapi juga bentuk refleksi historis dan spiritual agar semangat perjuangan para leluhur tetap menyala di hati seluruh masyarakat Maluku.

“Ziarah ini adalah momen untuk mengingat dan meneladani semangat, ketulusan, dan patriotisme para pahlawan kita. Tanpa pengorbanan mereka, mungkin kita tidak dapat merayakan usia 80 tahun Provinsi Maluku hari ini. Tugas kita sekarang adalah melanjutkan perjuangan mereka, membangun Maluku yang lebih maju dan sejahtera,” ujar Sadali.

Wagub Kobarkan Semangat Juang di Renungan Suci TMP Tantui

0

Ambon, Maluku.news – Di bawah derasnya hujan malam yang membasahi bumi Pattimura, dan dalam cahaya obor yang menyala syahdu, Pemerintah Provinsi Maluku menggelar apel kehormatan dan renungan suci untuk mengenang jasa para pahlawan bangsa.

Kegiatan sakral ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, bertempat di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kapahaha Tantui, Ambon, Minggu dini hari (17/08/2025).

Wakil Gubernur (Wagub) Maluku, Abdullah Vanath, bertindak selaku Inspektur Upacara. Ia hadir bersama Sekretaris Daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran pimpinan OPD, serta petinggi TNI dan Polri. Seluruh peserta tampak mengenakan pakaian dinas upacara lengkap, berdiri dalam barisan rapi meski diguyur hujan malam yang tak kunjung reda.

Dalam suasana hening yang menggugah nasionalisme, upacara diawali dengan penyalaan obor sebagai simbol semangat juang yang tak pernah padam. Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan naskah renungan suci, yang memuat penghormatan kepada 641 personel TNI dan Polri, 11 pegawai sipil, dan 7 pahlawan tak dikenal, yang telah memberikan hidup mereka untuk kemerdekaan bangsa.

“Kami menyatakan hormat yang sebesar-besarnya atas keikhlasan dan kesucian pengorbanan saudara-saudara sebagai pahlawan. Kami bersumpah dan berjanji, perjuanganmu adalah perjuangan kami pula, dan jalan yang telah kau tempuh, adalah jalan yang akan kami lanjutkan,” demikian petikan renungan suci yang dibacakan Wagub dalam upacara tersebut.

Dalam renungannya, Wagub menyampaikan penghormatan yang mendalam kepada para pahlawan, baik yang telah diketahui namanya maupun yang tidak dikenal. Beliau menegaskan, bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak melupakan jasa para pahlawannya.

Walau diselenggarakan secara sederhana, upacara malam suci dengan rintih hujan begitu menggetarkan, membangkitkan kembali semangat persatuan, pengorbanan, dan tekad seluruh anak bangsa untuk mengisi kemerdekaan dengan karya dan pengabdian terbaik.

Tepat saat jarum jam menunjukkan pukul 00.00 WIT, seluruh peserta menundukkan kepala sejenak dalam doa dan hening cipta. Sesekali, suara isak tertahan terdengar di antara barisan peserta yang larut dalam suasana haru mengenang jasa para kusuma bangsa.

Rangkaian kegiatan malam itu kemudian ditutup peletakan bunga di pusara para pahlawan sebagai ungkapan kasih dan penghormatan, sebelum seluruh peserta apel kembali meninggalkan TMP dengan penuh kesadaran akan amanat sejarah yang harus terus dijaga dan diteruskan.

“Merdeka bukan akhir dari perjuangan, melainkan awal dari tugas suci mengisi kemerdekaan dengan kerja keras, persatuan, dan pengorbanan,” pesan Wagub dalam renungan tersebut.

Lewerissa Temui Para Veteran, Pejuang dan Warakawuri

0

Ambon, Maluku.news – Usai mengikuti Puncak Perayaan HUT RI ke-80 Tahun 2025 di Lapangan Merdeka Ambon, Gubernur Maluku berkesempatan melakukan silaturahmi bersama Veteran, Pejuang dan Warakawuri bertempat di lantai VII kantor Gubernur Maluku, Minggu ( 17/8/2025).

Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dalam sambutannya mengatakan moment ini untuk memupuk serta menperkuat komitmen jati diri anak bangsa dalam menghargai jasa-jasa para sesepuh dan Tokoh Juang.

Kehadiran para sesepuh dan tokoh juang akan menjadi kekuatan, spirit dan sekaligus motivasi sebagai generasi penerus bangsa dalam mengenang kembali serta menghormati jas para pahlawan sebagai pejuang kemerdekaan dan menanamkan kembali pentingnya arti nilai-nilai kepahlawanan di Provinsi Maluku, jelas Lewerissa.

Apalagi sebagai bangsa yang berbudaya lanjut Lewerissa, sudah selayaknya memberikan penghormatan atas jasa para pejuang perintis kemerdekaan walaupun tidak sebanding dengan pengorbanan yang diberikan untuk meraih kemerdekaan.

” Saya mengajak kita jangan sekali- kali meninggalkan sejarah atau Jas Merah, semboyan yang diucapakan oleh Presiden Pertama RI Ir. Soekarno dalam pidato terakhir tanggal 17 Agustus 1966 untuk itu sebagai penerus kita jangan sekali-kali melupakan sejarah itu”, tutur Lewerissa.

Untuk itu, sebagai Gubernur ucapan terima kasih dan penghargaan yang tulus bagi para pejuang, perintis kemerdekaan, veteran, Warakawuri yang telah mengabdikan diri kepada bangsa dan negara.

” Bagi para pejuang, veteran dan Warakawuri yang masih bersama – sama saat ini, semoga diberikan umur panjang, kemudahan, kekuatan dan kesehatan untuk bersama-sama mengisi kemerdekaan dan mewujudkan cita-cita Proklamasi bagi Negara Indonesia dan Provinsi Maluku yang kita cintai”, ungkap Lewerissa.

Hadir dalam acara tersebut yakni Forkopimda Provinsi Maluku, Wakil Gubernur, Sekda Maluku, Komandan Kodaeral IX Ambon, Komandan Lanud Pattimura, Ketua dan Pengurus Lembaga Veteran, Pejuang dan Warakawuri, Para Veteran, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat serta Tamu Undangan lainnya.

Gubernur Maluku Perdana Pimpin Upacara HUT Ri ke-80

0

Ambon, Maluku.news – Pemerintah Provinsi Maluku menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Merdeka Ambon. Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, bertindak sebagai Inspektur Upacara. Minggu (17/8/2025)

Upacara dimulai pukul 10.05 WIT, ditandai dengan bunyi sirene, dilanjutkan pembacaan Teks Proklamasi oleh Ketua DPRD Provinsi Maluku dan mengheningkan cipta yang dipimpin langsung oleh Gubernur.

Kolonel Danden Ika Drajat, Komandan Secaba Rindam XV/Pattimura, bertugas sebagai komandan upacara. Prosesi pengibaran bendera berlangsung lancar meskipun diguyur hujan deras. Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Maluku menjalankan tugas dengan baik dan penuh disiplin.

Letda CKU Reggy Anjaspa Ramadhan S.Tr (Han), perwira dari Kodam XV/Pattimura, memimpin tim Paskibraka. Pembawa baki bendera dipercayakan kepada Putri Khumairah Tuhuleley, siswi SMA Negeri 2 Ambon. Ia didampingi oleh Etus Benektus (SMA Negeri 1 Ambon), Ode Afgan (SMA Negeri 2 Buru), dan Michael Rianekuay (SMA Negeri 4 Maluku Tengah).

Setelah pengibaran bendera, acara dilanjutkan dengan penampilan aubade dari siswa-siswi SMA dan SMK se-Kota Ambon yang membawakan lagu-lagu nasional seperti “Tanah Airku”, “Hari Merdeka”, dan “Dari Sabang Sampai Merauke”.

Upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke-80 di tingkat Provinsi Maluku berlangsung khidmat dan tertib. Hadir dalam upacara ini antara lain Pangdam XV Pattimura, Kapolda Maluku, Danlantamal IX Ambon, Danlanud Pattimura, Kepala BIN Maluku, Ketua DPRD Maluku, Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, Pimpinan instansi vertikal, Pimpinan BUMN/BUMD, Pimpinan OPD lingkup Pemprov Maluku, para veteran, tokoh agama, dan undangan lainnya.