Beranda blog Halaman 129

Terima Kunjungan Siswa Pembentukan Bintara Polri, Ini Harapan Wattimena

0

Ambon, Maluku.news – Menerima kunjungan Anjangsana Siswa Pembentukan Bintara Polri Gelombang 11/2023 SPN Polda Maluku di Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, Pj. Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena berharap 230 siswa tersebut dapat menjadi anggota Polri yang profesional dan presisi.

“Pendidikan bukan akhir perjuangan, tapi awal pembentukan menjadi polisi yang profesional dan presisi, jadi harus diikuti dengan baik dan memastikan bawha kita menyerap semua hal yang diajar dalam pendidikan sehingga kita menjadi anggota Polri yang hebat,” kata Wattimena, Senin (23/10/2023) di Balai Kota.

Kepada para siswa SPN, dirinya mengingatkan bahwa mulai dari proses seleksi, pendidikan, hingga kelak menjadi anggota kepolisian, tidak lepas dari doa dan mengorbankan orang tua. Oleh karena itu, tidak boleh sombong dan merasa diri hebat, karena nantinya akan bertugas menjadi pengayom masyarakat.

“Selesai pendidikan, jadikan masyarakat sebagai saudara sehingga pendekatan untuk menyelesaikan masalah harus dengan cara sebagai pengayom dan pelindung,” tuturnya.

Menurut Wattimena, citra kepolisian tidak tergantung pada institusi tapi pada personilnya. Untuk itu, ia berharap nantinya para calon Bintara Polda Maluku ini dapat melaksanakan tugasnya dengan baik, apalagi masyarakat Kota Ambon sangat menghargai sosok Polisi.

Wattimena menandaskan, kedepan ada tanggung jawab besar Polri untuk memastikan penyelenggaraan Pemilu 2024 dapat berjalan dengan baik. Sebab tidak mungkin Pemilu dapat berlangsung dengan baik, jika situasi aman dan nyaman tidak kondusif, serta terdapat potensi timbulnya kekacauan di masyarakat.

“Agar sampai ke maksud itu, maka yang terpenting adalah bagaimana menyiapkan proibadi anggota Polri yang melaksanakan tugas pengamanan itu sendiri. Namun dari Apel Siaga Brata dan Simulasi yang telah dilakukan, kami tidak ragu lagi,” pungkasnya.

Akhir Triwulan, Realisasi Pajak dan Retribusi Capai 81,38 Persen

0

Ambon, Maluku.news – Masuk triwulan terakhir tahun berjalan (2023) realisasi pajak dan retribusi Kota Ambon, mencapai 81,38 persen, hal tersebut mengindikasikan target yang direncanakan sebesar Rp 136 Milyar tercapai pada akhir tahun.

Demikian disampaikan Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi (BPPRD), Roy de Fretes, di ruang kerjanya pada Balai Kota, Senin (23/10/2023).

De Fretes, mengungkapkan, penghitungan realisasi pajak triwulan terakhir tersebut merupakan total pajak pada bulan pertama triwulan terakhir. Sehingga, dirinya optimis pada dua bulan selanjutnya, dapat mencapai target yang telah dirancang saat memasuki tahun anggaran 2023 ini.

“Pajak dan retribusi daerah saat ini sudah mencapai 81,38 persen, semuanya sudah diatas 75 persen dan ini perhitungan bulan September-Oktober 2023 pada triwulan terakhir. Kecuali BPHTB (Biaya Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan) yang sampai dengan saat ini masih 58,74 persen, karena itu tergantung transaksi (jual/beli) baru di bayar,” ungkapnya.

Disinggung terkait dengan pajak tertinggi dalam kalkulasi keseluruhan realisasi, dirinya mengungkapkan pajak mineral bukan logam dan batuan (95,55 persen), sementara pajak restaurant sudah mencapai (83,19 persen).

“Kami optimis di dua bulan terakhir ini dapat mecapai target. Sebab sudah mulai mengarah ke sana, terbukti melalui angka realisasi yang tinggi dalam hitungan dua bulan, dan dalam dua bulan terakhir jika kita bisa mendapat Rp 5,7 Milyar maka tentu kita mencapai target 100 persen,” tandasnya

Untuk diketahui, strategi yang digunakan untuk mencapai target yang selama ini dilakukan oleh BPPRD adalah dengan cara jemput bola, turun lapangan untuk melakukan pemeriksaan lokasi pajak, sehingga setiap ada permasalahan dilapangan tidak pernah dihindari namun tetap diselesaikan secara baik.

Pemkot Ambon Mulai Gerakan Minum Tablet Tambah Darah di Sekolah

0

Ambon, Maluku.news – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melalui Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, dan Dinas PPKB, berkerjasama dengan Tim Penggerak (TP) – PKK Kota Ambon, memulai Gerakan Minum Tablet Tambah Darah (TTD) kepada para remaja putri (siswi) di SMP Negeri 2, Kelurahan Waihaong, Kecamatan Nusaniwe Senin (23/10/2023).

Kegiatan yang dinamakan “Gerakan Remaja Putri Bersama di Hari Senin Minum (Gemari Bersemi) TTD” ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan yang dilaksanakan dengan para Kepala Sekolah (Kepsek) Kamis (19/10/23) di Balai Kota.

Pj. Ketua TP – PKK Kota Ambon, Lisa Wattimena, di sela-sela kegiatan mengatakan, pemberian TTD sangat penting bagi remaja putri yang telah memasuki masa pubertas.

“Di masa pubertas remaja putri akan mengalami haid setiap bulannya sehingga membutuhkan zat besi dua kali lipat agar tidak menderita Anemia (kurang darah),” ungkapnya.

Selain untuk pencegahan anemia, manfaat minum TTD juga untuk menjaga kemampuan berpikir dan daya tahan tubuh, menunjang fase tumbuh kembang dengan pemenuhan zat besi sebagai investasi kesehatan jangka panjang.

“Anemia juga menyebabkan remaja putri mengalami berbagai kondisi seperti penurunan imunitas, sehingga rentan terpapar berbagai penyakit infeksi” tambah Wattinena.

Menurutnya, Pemberian TTD juga menjadi upaya pencegahan Stunting sebab Anemia menjadi salah satu faktor penyebab ibu-ibu melahirkan anak Stunting. Untuk itu, dengan pemberian TTD kepada para remaja Putri, kedepan dapat memenuhi kebutuhan gizi serta mencegah mereka melahirkan anak dengan kondisi Stunting.

“TTD dapat mengurangi potensi Anemia, sehingga kedepan dapat mencegah ibu nantinya melahirkan anak dengan kondisi Stunting,” tandasnya.

Dirinya berharap Gemari Bersemi TTD ini mendapat dukungan dari semua Kepsek dan para siswi SMP di Kota Ambon. Olehnya itu, kegiatan ini akan dilanjutkan pada seluruh kecamatan.

Untuk diketahui, turut hadir dalam Gemari Bersemi TTD di SMP Negeri 2, para Kepsek dan para Kepala Puskesmas se Kecamatan Nusaniwe.

Pj. Wali Kota Ambon Apresiasi LGJI Youth Ambon Island

0

Ambon, Maluku.news – Pj. Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena memberikan apresiasi atas kontribusi positif yang diberikan oleh Komunitas Youth Ambon Island, dalam bentuk penyelenggaraan Lomba Gerak Jalan Indah (LGJI) menyambut Hari Sumpah Pemuda yang ke-95 di tahun ini.

“Terima kasih, penghargaan, dan aspresiasi yang setinggi – tinginya kepada penyelenggara yang telah membantu pemerintah membangun semangat warga Kota Ambon memajukan kota yang kita cintai,” kata Wattimena saat membuka kegiatan dimaksud, Sabtu (21/10/2023) di Makorem 151 Binaiya, Keluarahan Batu Gajah.

Dirinya menjelaskan, Peringatan Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28 Oktober, merupakan tonggak sejarah perjuangan kemerdekaan RI. Peringatan itu, menjadi landasan kokoh bagi kita saat ini untuk membangun semangat kebersamaan bangsa.

“Kontribusi para pemuda dalam perjuangan kemerdekaan RI ditunjukan lewat pengorbanan dan jiwa patriotisme menjadi landasan kokoh bagi kita untuk membangun semangat kebersamaan,” ujarnya.

Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, akunya, selalu hadir dan memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan seperti ini, sebab turut membangun partisipasi masyarakat, dalam berbagai kegiatan pasca Pandemi COVID – 19.

“Oleh sebab itu kegiatan LGJI ini adalah refleksi nyata peran serta pemuda membangun bangsa dan negara, setelah kita keluar dari Pendemi. Pemerintah dan masyarakat berupaya meumbuhkan aspek kehidupan kita agar berjalan dengan normal,dan saya sangat bersyukur generasi muda di kota Ambon terus mellakukan kegiatan postif yang bertujuan kembali menggerakan partisipasi masyarakat,” ungkapnya.

Menutup sambutannya, Wattimena berharap semua warga kota Ambon, siapapun dia, yang merasa memiliki kota ini, pada waktunya juga dapat memberikan kontribusi positif dengan bersama-sama membantu menyukseskan semua program pemerintah.

Turut hadir dalam pembukaan LGJI dimaksud, Danrem 151 Binaiya, DanLantamal IX Ambon, Kepala SPN Maluku, Anggota DPRD Maluku, Jajaran Forkopimda Kota Ambon, serta pimpinan pimpinan OPD lingkup Pemkot.

Honipopu Resmi Jadi Desa Binaan Moderasi Beragama

0

Ambon, Maluku.news – Kelurahan Honipopu, Kecamatan Sirimau – Kota Ambon, diresmikan sebagai Desa/Kelurahan Binaan Moderasi Beragama sebagai salah satu program Inkubasi Layanan Pembinaan Desa Moderasi Beragama Kementerian Agama (Kemenag) RI.

Persemian berlangsung di kantor kelurahan tersebut, Jumat (20/10/2023), ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Pj. Wali Kota, Bodewin M. Wattimena bersama kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Maluku, H. Yamin, dan Rektor Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon, Prof. Yance Rumahuru.

Wattimena dalam sambutannya mengatakan peresmian Honipopu sebagai Desa/Kelurahan Binaan Moderasi Beragama akan menjadi landasan dalam mengembangkan nilai-nilai moderasi, mempromosikan dialog antarumat bergama, serta membangun jaringan kerjasama yang kuat diantara berbagai komunitas.

“Kepada seluruh warga saya mengajak untuk dapat terlibat aktif dalamn upaya menjaga perdamaian toleransi dan keharmonisan di wilayah ini. Mari kita jadikan Kelurahan Honipopu sebagai tempat dimana semua warga merasa diterima, dihormati, dan merasa aman dalam beribadah sesuai keyakinannya,” ungkapnya.

Dirinya berharap, dengan peresmian ini maka semangat moderasi beragama dapat menyebar ke seluruh kota Ambon bahkan Indonesia, sehingga dapat menciptakan masyarakat yang lebih baik, saling menghormati dalam perbedaan.

Wattimena menandaskan, beberapa faktor penting dalam pembinaan dan pengembangan moderasi beragama, yakni kedamaian dalam perbedaan; Dialog antar umat beragama; pendidikan dan kesadaran; kerjasama dan solidaritas; serta kepemimpinan yang bertanggungjawab.

“Hari ini kita meresmikan sesuatu yang akan menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang, sehingga kita harus menjaganya dengan baik,” Pungkasnya.

Program Kolaborasi Pengelolaan Sampah MVO-Pemkot Berakhir

0

Ambon, Maluku.news – Program Kolaborasi Pengelolan Sampah Kerjasama MVO Sweepsmart – Nederland dan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon yang dimulai dengan pendandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pada Agustus 2022 lalu, resmi berakhir.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP), Alfredo Hehamahua, ketika ditemui di sela-sela penutupan (closing) program MVO Jumat (20/10/2023) di Balai Kota, mengatakan pihak Sweepsmart telah mempresentasikan apa saja yang telah dikerjakan selama pelaksanaan program di Ambon, bersama DLHP, PT. Milion Limba Ambon, dan LSM Lokal; Green Moluccas, kepada Pj. Wali Kota Ambon, Bodewin M Wattimena.

“Selain presentasi, Pihak Sweepsmart bersama DLHP juga melakukan penandatangan berita acara serah terima peralatan dan aset, disaksikan oleh Pj. Wali Kota,” kata Hehamahua.

Dirincikan, peralatan dan aset yang diserahterimahkan ke Pemkot yakni 1 (satu) Uni Tempat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce, Recycle (TPS3R) yang dikelola oleh Green Molucca bekerjasama DLHP, 1 Unit Motor Tosa yang melayani pengambilan sampah di Kelurahan Pandan Kasturi, serta 1 Unit Truk Kompaktor Sampah yang melayani 5 (lima) titik collecting point yang tersebar di Kota Ambon.

Untuk diketahui, ke 5 titik Collecting Point tersebut merupakan fasilitas Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) dengan pemilahan sampah, di Lembah Agro, Passo Batu Gong, PPI Tantui, dan Asrama Polda Maluku.

Hehamahua katakan, dari Program ini Pj. Wali Kota berharap ada transfer ilmu dan juga skill untuk pemanfaatan peralatan.

“Selain itu kerjasama dan kolaborasi yang telah diharapkan dapat dilanjutkan oleh Pemkot melalui DLHP,” tambahnya.

Hehamaua menandaskan, Pemkot menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kerjasama yang telah dilakukan baik oleh MVO yang mengkoordinir seluruh Konsorsium, serta Pemerintah Belanda, lewat Kedutaan Besar Belanda di Indonesia, yang turut mendukung dan hadir dalam penutupan program ini.

Ferdinandus Taso : Tidak Ada Tolerir untuk Kasek yang Lakukan Pungli di Sekolah

0

Ambon, Maluku.news – Kepala Dinas Pendidikan (KaDisdik) Kota Ambon, Ferdinandus Taso menegaskan segala jenis pungutan liar (Pungli) demi keuntungan pribadi Kepala sekolah (Kepsek) dan guru tidak ditolerir olehnya, karena hal tersebut bertolak belakang dengan Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016 tentang Komite Sekolah.

“Jadi disini mau menyampaikan saya tidak dalam melindungi terhadap Pungli yang kalau misalnya terbukti dilakukan oleh sekolah. Permasalahan ini (Pungli) ini tergantung dari Inspektorat, mungkin ditindak lanjut dengan rapat internal,” ungkapnya, dalam keterangan pers di, Unit Layanan Administrasi (ULA), Balai Kota Ambon, Jumat (20/10/2023).

Pernyataan tersebut dilontarkan, merespon pemberitaan salah satu media lokal, yang menuding dirinya pasang badan terhadap kebijakan menyimpang yang mengarah pada pungli yang dilakukan oknum Kepsek salah satu SD Negeri, termasuk berbagai kebijakan dan pengelolaan anggaran Negara, yang tidak sesuai peruntukan, dan berimplikasi pada Kerugian Negara.

Dalam pemberitaan tersebut Kepsek dituduh melakukan pungli terhadap orang tua dengan dalih sumbangan, untuk membangun fasilitas sekolah yang nyaman, penjualan LKS yang tidak sama dengan para siswa, pungutan uang seragam, pembangunan pagar sekolah yang membahayakan para siswa/i dan berbagai kegiatan ekstrakurikuler lainnya. Bahkan pembagian dana BOS sebesar Rp. 1.200.000 kepada 30 orang guru dan penambahan bonus Rp. 200.000, kepada guru yang rajin.

Terkait hal itu Taso angkat bicara, Dikatakan, sehari setelah pemberitaan tersebut tersebar, dirinya telah melakukan on The Spot ke sekolah dengan tujuan meminta kejelasan dari Kepsek bersangkutan.

“Setelah beritanya disampaikan oleh salah satu wartawan dari media dimaksud, saya lalu turun ke sekolah untuk menindaklanjuti, pertama terkait dengan permasalahan agar mempermudah anak-anak ini masuk belajar,” terangnya.

Kemudian terkait dengan permasalahan Lembar Kerja Siswa (LKS) yang berbeda. Ketika melakukan pertemuan dengan Kepsek, Ketua Komite dan Sekretaris Komite, para guru, ternyata kesalahannya ada pada pihak sekolah.

“Soal LKS, di pemberitaan itu menerangkan bahwa orang tua salah membeli sehingga anak-anak tidak dapat menggunakannya untuk belajar. Setelah pertemuan kemarin bersama dengan Kepala Sekolah, para guru, ketua komite dan sekretais, ternyata kesalahannya ada pada pihak sekolah, dan dari hal ini tentu menimbulkan kerugian,” terangnya.

Tambahnya, terkait dengan pungli yang juga diberitakan, dirinya telah berkoordinasi dengan Kepala Inspektorat, Joppie Silanno agar melakukan pemeriksaan, guna mengecek kembali terkait dengan kebenaran pemberitaan tersebut.

“Tadi saya sudah minta ijin melalui Pak Sekkot, Agus Ririmasse dan sudah disampaikan kepada Pak Inspektur, ini akan diperiksa oleh inspektorat sehingga dia bisa terang-benderang. Saya sementara tidak dalam posisi membackup itu, seperti yang diberitakan,” tandasnya.

KaDisdik berharap permasalahan ini dapat terselesaikan dengan baik sehingga tidak ada pihak yang merasa dirugikan.

Tutup Festival Seni Budaya Islam, Wattimena: Dukung ACOM

0

Ambon, Maluku.news – Pj. Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, menutup “Festival Seni Budaya Islam dan Pemilihan Duta Qasidah Tingkat Kota Ambon Tahun 2023”, dengan harapan melalui kegiatan tersebut dapat mendukung pengembangan Ambon City Of Music (ACOM) yang diakui UNESCO.

“Penyelenggaraan festival seni disaat ini tentu memiliki keistimewaan tersendiri, mengingat kita sedang berada dalam sukacita peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, tentunya juga mendukung pengembangan ACOM,” ungkap Wattimena, saat menutup kegiatan dimaksud, pada gedung Islamic Center, Waihaong, Kamis (19/10/2023).

Lanjutnya, Pemkot memberikan apresiasi yang tinggi serta ucapan terimakasih kepada seluruh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Seni Qasidah Indonesia (Lasqi) Kota Ambon, yang telah melaksanakan event dimaksud sehingga berjalan dengan meriah dan lancar sampai dengan pengumuman hasil dari empat cabang lomba (Cabang Bintang Vokalis Gambus, Pop Religi, Samrah, dan Hadrat).

“Festival ini memiliki satu tujuan sebagai wujud cinta kita kepada Allah SAW sehungga kegiatan ini memiliki nilai Ibadah, Syiar, dan Dakwah untuk warga Muslim di Kota Ambon,” tuturnya.

Katanya, terdapat satu cabang lomba yang merupkan permintaan Kepala Kepala Kantor Kemenag Kota Ambon, Fachrurrazy Hasanussi, yakni Tari Samrah, yang diharapkan dapat diperlombakan di tingkat Nasional dan menjadi kebanggaan kota ini.

“Apresiasi secara khusus kepda anak-anak muda Islam Kota Ambon yang telah menunjukkan tarian Samrah yang luar biasa. Harapan saya dia bisa diperlombakan di tingkat Provinsi bahkan mungkin saja di tingkat Nasional, dengan begitu seluruh Umat Islam di Kota Ambon akan bangga bahwa dia muncul dari kota ini,” tandasnya.

Wattimena, berharap melalui kegiatan ini para peserta turut berpartisipasi dalam Syiar Agama Islam dan berdakwah guna meningkatkan Ukhuwah Islamiyah dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara di kota ini.

“Untuk itu kepada para peserta yang telah memberikan penampilan terbaiknya, saya berpesan agar juara bukanlah satu-satunya tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini. Tapi turut berpartisipasi dalam Syiar Agama Islam adalah hal yang utama sehingga semangat kebersamaan, silahturahim, Ukhuwah Islamiyah melalui penyelenggaraan festival bergengsi ini terus dijaga, dipelihara, dan dilaksnakan secara berkelanjutan,” pungkas Wattimena.

Untuk diketahui berikut nama pemenang dari Festival Seni Budaya Islam tingkat Kota 2023; Cabang Bintang Vokalis Gambus; kategori Anak-anak putra diraih oleh Hasan Syahqi Alaydrus, Anak-nak putri (Rahmawati). Remaja Putra (Fauzan Sadzil Papalia), Remaja Putri (L.Siregar), Dewasa Putra (Sirajus Salam Polanunu). Dewasa Putri (Nahriyanti Litiloly).

Cabang Pop Relig; Anak-anak Putra (Muhammad Difan Sidiq), Anak-anak Putri (Khaysa Putry Kaliky), Remaja Putra (Iksan), Remaja Putri (Alvin Thahir), Dewasa Putra (Harun Zabbain Suneth).

Cabang Samrah (Remas Agung An-Nur Batu Merah) dan Cabang Hadrat (Majelis Taklim AR Rahim Telaga Pange).

Sebanyak 5.815 Remaja Putri Minum Tablet Tambah Darah

0

Ambon, Maluku.news – Di kota Ambon sendiri tahun 2022 Jumlah Remaja Putri 19.649 orang, yang mengkonsumsi TTD 53,4 persen. Sedangkan jumlah Remaja Putri tahun 2023 19.956 orang yang di screening sampai dengan bulan September 2023 sebanyak 5.815 (29,14 persen) yang mengkonsumsi TTD 65,05 persen.

Dinas Kesehatan bersama Tim Penggerak (TP) PKK Kota Ambon menginisiasi sekolah-sekolah melaksanakan Kampanye Aksi Bergizi Minum Tablet Tambah Darah (TTD) yang dikhususkan bagi remaja.

Pj. Ketua TP-PKK, Lisa Wattimena dalam pertemuan dengan para kepala Sekolah (Kepsek) SMP, di Balai Kota, Kamis (19/10/2023) mengatakan Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan di Indonesia yang dapat dialami oleh semua kelompok umur, mulai balita, remaja, ibu hamil, sampai usia lanjut.

“Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 menunjukan Anemia pada anak usia 5-14 tahun tercatat sebesar 26,8 persen dan usia 15-24 tahun sebesar 32 persen, hal ini berarti sekitar 3 dari 10 anak di Indonesia menderita Anemia,” ungkapnya.

Dirinya menambahkan, masih tingginya kasus Anemia erat kaitannya dengan kepatuhan Konsumsi TTD khususnya pada remaja Putri dan Ibu Hamil.

Sehingga pelaksanaan kampanye minum TTD, dapat menjadi upaya peningkatan Gizi Remaja serta mencegah Anemia yang turut mendukung pencegahan Stunting sejak dini,”ujarnya.

“Atas manfaat yang penting dari kampanye ini demi masa depan generasi bangsa, saya mengajak kita semua, dapat memberikan dukungan dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat kota Ambon, dengan terus memperhatikan asupan gizi yang baik bagi anak-anak,” tandasnya.

Turut hadir mendampingi Pj. Ketua TP – PKK dalam pertemuan dimaksud, Kepala Dinas Kesehatan, Wendy Pelupessy, serta Kepala Dinas Pendidikan F. Taso.

Majelis Taklim AL-Madinah Gelar Peringatan Maulid Nabi

0

Ambon, Maluku.news – Majelis Taklim AL-Madinah Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, menggelear peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1445 Hijiriah dengan mengusung tema “Momen Tingkatkan Ukhuwah Islamiyyah Demi Terjalinnya Cinta Negeri”.

Kegiatan yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja tersebut diadakan di Gedung Asari Al-Fatah, Waihaong, Kecamatan Nusaniwe, Rabu, (18/10/2023).

Hadir dalam kegiatan tersebut Pj. Wali Kota, Bodewin M. Wattimena, yang didampingi oleh Sekretaris Kota (Sekkot), Agus Ririmasse, Pj. Ketua TP-PKK, Lisa Wattimena, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP), Hane Ririmasse, bersama para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, dan Lurah.

Wattimena dalam sambutannya mengatakan, meski Maulid Nabi Besar Muhammad SAW diperingati pada 12 Rabiul Awal atau 28 September lalu, namun tradisi tersebut tetap dilakukan dengan tujuan untuk mempelajari, dan mendoakan, serta mencintai Nabi Besar sebagai suri teladan utama dalam membangun perilaku dan akhlak mulia bagi umat Islam dari generasi ke generasi..

“Oleh karena itu, selaku Pejabat Kota Ambon, saya menyambut positif dan memberikan apresisi atas inisiatif dan prakarsa Majelis Taklim AL-Madinah Pemkot yang baru dibentuk beberapa bulan saja tapi dapat melaksankan sebuah agenda besar yang kami lakukan saat ini,” ungkap Wattimena.

Wattimena menitipkan pesan dalam peringatan Maulid tahun ini, diharapkan menjadi momentum strategi guna mengubah kesadaran umat Islam untuk senantiasa menjadikan Nabi Muhammad sebagai suri teladan yang baik dalam kehidupan sehari-hari.

“Hendaknya dilakukan sebagai pengingat untuk terus mengimplementasikan Islam yang bermakna alami, yang mana semua Islam dituntut untuk mampu berbagi rahmat dan membawa manfaat bagi lingkungannya masing-masing,” urainya.

Selain itu, dirinya berharap melalui peringatan ini kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam meneladani Nabi Muhammad SAW niatnya dapat diwujudkan dengan selalu mengembangkan sikap saling menghormati, menghargai, menyayangi, mencintai persaudaraan dan perdamaian antar sesama guna membangun kota ini kedepannya.

“Sebagai Aparatur Pemerintah, suri teladan Nabi Muhammad patutlah kita wujudkan dalam berbagai aspek kehidupan baik itu dalam beribadah tetpi juga yang terpenting adalah bekerja dalam mengabdi pada masyarakat di Kota Ambon,” pungkas Wattimena.

Untuk diketahui, kegiatan tersebut juga diisi dengan Pembagian paket sembako dan tausiyah serta doa yang dibawakan oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Ambon, Fachrurrazy Hassannusi.