Beranda blog Halaman 123

Studi Tiru Ke Yogyakarta, Ini Hasil Yang Didapat BPKSDM Kota Ambon

0

Ambon, Maluku.news – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPKSDM) Kota Ambon melakukan studi tiru ke Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta, terkait dengan pengelolaan kepegawaian, 11-12 Desember 2023.

Rombongan staf BPKSDM kota Ambon dipimpin oleh Sekretaris Kota (Sekkot) Agus Ririmasse didampingi Asisten III, Robby Sapulette.

Ririmasse, kepada Tim Media Center, Rabu (13/12/2023) menjelaskan, Yogyakarta menjadi tujuan sebab Pemkot-nya selama ini telah menjadi role model reformasi birokrasi. Sehingga, dalam kunjungan selama 2 (dua) hari tersebut banyak pembelajaran yang didapatkan BPKSDM Ambon.

Dirinya merinci, salah satunya, penggunanan absen digital yang telah terkoneksi dengan aplikasi e-kinerja dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Dengan penerapan aplikasi ini maka mempengaruhi perhitungan prestasi kinerja dan insentif (TPP) yang diterima oleh setiap ASN,” jelasnya.

Berikutnya, ujar Ririmasse, di BPKSDM Yogyakarta, norma standar, proses promosi, dan mutasi ASN sudah luar biasa, sebab untuk pengisian jabatan ASN, dalam jabatan pengawas administrator, perpindahan dalam jabatan fungsional tertentu, dan pengisian jabatan tinggi pratama harus melalui uji kompetensi yang dilaksanakan secara mandiri oleh UPTD yang dibentuk.

“Dengan adanya UPTD Uji Kompeten yang merupakan unit kerja BKPDSM Kota Yogyakarta, maka tidak melibatkan pihak ketiga dalam uji kompetensi karena mereka memiliki assesor sendiri,” jelasnya.

Selanjutnya, untuk proses pegusulan kenaikan pangkat berkala baik ASN Struktural maupun Fungsional BPKSDM Kota Yogyakarta, tambahnya, telah mempergunakan aplikasi sehingga dilakukan dengan mudah dan cepat, bahkan perbaikan tata kelola pemerintahan lewat instrumen pelaporan dan pemberantasan korupsi (MCP) juga terlaksana dengan baik.

“Terakhir, dalam pemberian sanksi kepegawaian mereka memiliki Majelis Kode Etik kepegawaian sehingga apabila ada pelaporan dari masyarakat ke BPKSDM ditindaklanjuti dan sebelum sanksi turun, ada majelis kode etik yang akan ambil langkah yang disesuaikan dengan aturan kepegawaian yang berlaku,” bebernya.

Ririmasse menandaskan, sekembalinya ke Pemkot Ambon, BPKSDM harus meniru apa yang telah dilakukan dan dikembangkan oleh Kota Yogyakarta selama kurang lebih 6 (enam) tahun terakhir ini, jika tidak mau tertinggal.

“Yang harus disiapkan tentunya sumber daya, sumber dana dan regulasi, untuk melaksanakan reformasi birokrasi di kota Ambon, sehingga di tahun depan akan kita kirim beberapра staf untuk magang di sini (Yogyakarta) juga untuk pembentukan UPTD uji Kompetensi kita memerlukan ASN yang berlatar ilmu Psikologi, atau kita buka formasi CPNS untuk itu, serta tak lupa koordinasi dengan OPD terkait, khususnya Dinas Kominfo terkait dengan penerapan aplikasi kepegawaian,” pungkasnya.

Wattimena Buka Pasar Murah Jelang Nataru

0

Ambon, Maluku.news Pj. Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena membuka Pasar Murah yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menyambut Hari Raya Natal 2023 dan Tahun Baru (Nataru), Selasa (12/12/2023) di kawasan Ruang Terbuka Publik (RTP) Wainitu, Kecamatan Nusaniwe.

Wattimena dalam sambutannya mengatakan, Pemkot melalui Dinas Perindustrian Dan Perdagangan (Disperindag) melaksanakan Pasar Murah jelang Hari – hari Besar Keagamaan, untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup.

Sebab, situasi saat ini semua negara tengah mengalami Resesi ekonomi ekonomi yang diakibatkan berbagai persoalan global, dan berdampak pada meningkatnya harga komoditi sehingga membuat masyarakat semakin sulit untuk membeli kebutuhan pokok.

Pemerintah, lanjutnya, dalam membantu masyarakat tidak hanya lewat kegiatan Pasar Murah, tetapi juga lewat operasi pasar yang digelar setiap hari di pasar Mardika.

“Tujuannya adalah adalah mengendalikan harga kebutuhan pokok. Itu strategi Pemkot untuk memberikan bantuan kepada masyarakat agar bisa membeli barang barang dengan harga yang terjangkau,” ungkapnya.

Dirnya membeberkan, jelang Nataru ini pelaksanaan pasar Murah Pemkot digelar di dua lokasi, yakni di RTP Wainitu dan Gereja Petra, Kelurahan Waihoka, bekerjasama dengan Perum Bulog, serta distributor lainnya.

“Kami tentu berharap bahwa dari kegiatan pasar murah ini intervensi yang dibuat oleh Perum Bulog dan juga para distributor, bisa membantu masyarakat ekonomi lemah yang sulit untuk membeli kebutuhan pokok,” ujarnya.

Ditandaskan Wattimena, apa yang dilakukan Pemkot ini, merupakan bentuk tanggungjawab dan kepedulian, sehingga dirinya berharap dapat bermanfaat bagi warga kota Ambon dalam merayakan Hari-hari Besar Keagamaan.

“Jangan dilihat dari banyak atau kurangnya, tetapi dilihat sebagai bentuk tanggungjawab dan kepedulian Pemkot membantu warga masyarakat kota Ambon yang kurang mampu, sehingga turut merasakan sukacita dalam menyambut Nataru,” pungkasnya.

Teluk Ambon Gelar MTQ Tingkat Kecamatan

0

Ambon, Maluku.news – Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon menggelar Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ), yang diikuti oleh 182 peserta, yang terlaksana secara terpusat pada, Masjid Darul Naim, Wayame, Selasa, (12/12/2023).

Kegiatan yang dihadiri oleh Pj. Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena ini, bertujuan untuk mempersiapkan qori-qoriah terbaik pada tingkat ini yang nantinya akan berkompitisi pada jenjang Provinsi.

Untuk itu, Wattimena dalam sambutannya memberikan tiga pesan penting agar kegiatan yang dilakukan ini tak hanya mencapai tujuannya, namun dapat berdampak besar bagi kerukunan Agama di Kota ini, khususnya di kecamatan ini.

“Pertama, penguasa ilmu pelngetahuan dan keterampilan sebagai identitas generasi Qur’ani, khususnya generasi muda Kecamatan Teluk Ambon dapat memiliki identitas tersebut,” tuturnya.

Kedua; melalui kegiatan ini juga dirinya berharap generasi muda dalam hal ini para peserta tak hanya pandai dalam melafalkan Al-Qur’an, namun dapat memahami isi kandungannya dan menerapkan didalam kehidupan sehari- hari.

“Saya juga berharap pada (qori-qoriah) tidak mengharapkan juara sebagai target utama tapi yang terpenting melalui MTQ saudara-saudara dapat meningkatkan kapasitas dalam melatih dan mendalami Al-Qur’an,” pinta Wattimena.

Ketiga; Al-Qur’an harus mampu menjadi inspirasi dalam membangun nilai-nilai toleransi, kerukunan dan persaudaraan sekaligus menjadi solusi berbagai persoalan kebangsaan.

“Saya berharap generasi muda Islam di Kecamatan Teluk Ambon dapat menjadi agen-agen perdamaian dan kerukunan-kerukunan umat beragama di lingkungannya masing-masing,” pungkas Wattimena.

Untuk diketahui dalam event MTQ terdapat empat cabang perlombaan. Diantaranya; Cabang Tilawah dengan peserta sebanyak 45 orang, Tartil (59), Hifsil (33), Fahmil (30), Kaligrafi (2), Syahril (3).

Ribuan Kader Posyandu Ikuti Peningkatan Kapasitas

0

Ambon, Maluku.news – Ribuan Kader Posyandu se-Kota Ambon hadir dalam kegiatan peningkatan kapasitas yang dilaksanakan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon bersama Tim Penggerak (TP) PKK.

Kegiatan dalam upaya Penurunan Stunting Tahun 2023 ini digelar Senin (11/12/2023) di Ballroom MCM, dan dibuka oleh Pj. Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena didampingi Pj. Ketua TP – PKK, Lisa Wattimena, serta turut menghadirkan Ketua TP – PKK Provinsi Maluku yang juga Duta Parenting (Perangi Stunting) Widya Pratiwi Murad sebagai motivator.

Pj. Wali Kota yang ditemui di sela – sela kegiatan mengakui bahwa ini merupakan kegiatan temu kader yang rutin dilaksanakan tiap tahun.

“Oleh Bappeda Litbang sebagai OPD yang mengkoordinir penurunan stunting, kegiatan ini mestinya terselenggara pada bulan Agustus, namun karena kita mengundang Duta Parenting Provinsi Maluku maka harus menyesuaikan jadwal dan baru bisa terlaksana saat ini,” kata Wattimena.

Dijelaskan, dengan adanya kegiatan ini, maka kader Posyandu di Kota Ambon dapat termotivasi untuk sama sama bersinergi dan berkolaborasi dalam target nasional Penurunan Prevalensi Stunting menjadi 14 persen tahun 2024.

“Pemerintah Provinsi dan Kota Ambon juga harus berkontribusi dalam mencapai target nasional itu,” tambahnya.

Dirinya optimis dalam pencapaian target, sebab menurutnya OPD terkait di lingkup Pemkot bersama PKK, getol menyambangi Posyandu yang ada di Desa/Negeri dan Kelurahan, untuk meningkatkan jumlah kunjungan balita.

“Kita sementara bersinergi untuk penurunan stunting dapat mencapai target 14 persen, sehingga Pemkot bekerjasama dengan PKK, turun ke Posyandu – posyandu untuk tujuan itu,” tandasnya.

Sebelumnya, Pj. Ketua TP – PKK Lisa Wattimena dalam laporannya mengakui upaya penurunan Stunting telah dilakukan Pemkot salah satunya dengan berupaya meningkatkan kunjungan balita ke Posyandu. Sebab semakin aktif kunjungan ke Posyandu maka semakin baik status gizi balita.

“Kerja keras tersebut membuahkan hasil dimana telah terjadi peningkatan jumlah kunjungan Posyandu dari 13.333 balita pada 2022 menjadi 17.200 balita pada 2023. Ini berdampak pada menurunnya prevalensi Stunting di Kota Ambon dari 3,59 persen menjadi 2,26 persen di tahun 2023,” pungkasnya.

Wattimena Lantik Hatala Jadi KPN Batumerah

0

Ambon, Maluku.news – Pj. Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, melantik Ali Hatala selaku Kepala Pemerintahan Negeri (KPN) / Raja Definitif Negeri Batumerah, Kecamatan Sirimau, dengan SK Nomor: 1821 Tahun 2023, tentang “Pengesahan Pengangkatan Kepala Pemerintah Negeri Batumerah Kecamatan Sirimau Masa Jabatan 2023-2029”.

Pelantikan yang disaksikan oleh Saniri Negeri Passo, Saniri Negeri Ema, dan warga Batumerah ini, dilaksanakan pada Unit Layanan Administrasi (ULA) Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, Senin (11/12/2023).

Wattimena dalam arahannya, mengungkapkan pelantikan yang dilakukan tersebut, murni pilihan warga Negeri Batumerah sendiri, tidak ada intervensi Pemkot dalam hal memilih siapa yang layak menjadi Raja difinitif. Hal ini dikarenakan pemilihan KPN adat tidak dapat diganggu-gugat oleh pihak lain.

“Pemkot menghargai proses adat, kami tidak mengintervensi. Saya mau bilang satu hal Pemkot tidak pernah mau campur urusan adat, kita mengambil keputusan sesuai dengan hukum yang berlaku,” ungkpnya.

Hal ini diharapkan dapat berlaku pada lima negeri lainnya yang sampai dengan saat ini belum memiliki raja definitif, yakni; Negeri Passo, Hative Besar, Tawiri, Amahusu dan Silale. Juga bagi Soya yang sementara melakukan penentuan keturunan yang pantas menduduki posisi Raja.

“Saya berharap ini menjadi titik start kita untuk menyelesaikan pada beberapa negeri adat. Teristimewa kelima negeri yang belum memiliki raja definitif harus bersepakat guna menghadirkan pemipin pemerintahan di wilayah mereka masing-masing,” ulasnya.

Lanjutnya, dengan pelantikan ini, KPN Batumerah dapat menjaga kondusifitas meski masih banyak pihak yang belum bisa menerima, namun situasi yang aman tentu dapat berimplikasi pada ketegangan antar warga.

“Saya mau berpesan, untuk menjaga kondusifitas di Negeri Batu Merah, dengan dilantik sebagai Raja maka pelayanan terhadap masyarakat harus merata kepada seluruh warga, pelaksanaan pemerintahan antar Raja dan Badan Saniri harus berjalan dengan baik karena tugas kedua pihak ini adalah menyelenggarakan pemerintahan dan pembinaan publik,” pinta Wattimena.

Dirinya berharap, melalui peran kita selaku Raja, Saniri, dan warga memiliki dampak yang baik bagi pembangunan Kota ini kedepannya.

“Apapun peran yang kita buat di kota ini, yakin bahwa kita sudah berbuat sesuatu untuk kota saya titip supaya kita semua menuju Ambon yang manise (maju, aman, nyaman, indah, dan sehat),” pungkasnya.

Pemkot Ganti Rugi Lahan RTP Kepada Tiga Kepala Keluarga

0

Ambon, Maluku.news – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melakukan tukar guling (Ganti Rugi) atas pembuatan jalan masuk pada kawasan Pantai Wainitu yang dipakai sebagai Ruang Terbuka Publik (RTP) kepada (3) tiga Kepala keluarga (KK) yang rumahnya terkena imbas dari proyek pengerjaan di tahun 2017 lalu

Untuk diketahui 3 KK tersebut antara lain; Sam Dahlan Uar dengan lahan yang dihibahkan seluas 163 meter persegi (M2), Hening Sihasale (223 M2), dan Elisabeth Eugeni Hursepuny (151 M2). Lokasi lahan tersebut berada di Jln. Ot Pattimaipauw, RT. 003/RW 002, Kecamatan Nusaniwe3, Kelurahan Wainitu, Kota Ambon.

Saat menyerahkan dokumen sah kepada tiga KK pemilik lahan tersebut, pada Apel Pagi ASN Pemkot, Senin (11/12/2023), di Halaman Parkir Balai Kota, Wattimena mengucapkan terimakasih atas pengertian baik dari mereka sebab lahan yang mereka berikan sebagai lokasi akses jalan menuju RTP dapat dikerjakan dan sampai dengan saat ini dapat dinikmati oleh selurug warga di Kota ini.

“Atas nama Pemkot kami menyampaikan terima kasih kepada bapak-bapak ibu-ibu yang sudah merelakan lahannya untuk kita gunakan sebagai jalan atau akses masuk keruang terbuka publik mohon maaf karena cukup lama bapak/ibu harus menunggu untuk kita memberikan bukti yang sah sebagai bukti kepemilikan bagi bapak ibu sekalian,” ungkap Wattimena.

Wattimena berharap, besarnya lahan yang diberikan ini sama dengan kerugian yang dialami oleh ketiga KK tersebut. Sehingga tidak ada pihak yang merasa dirugikan, lantaran program yang dikembangkan oleh Pemkot Ambon.

Komisi III Agendakan Rapat Bersama Dinas PU Terkait Pembangunan Jalan Kairatu- Hunitetu

0

Ambon, Maluku.news – DPRD Provinsi Maluku melalui Komisi III telah agendakan rapat bersama Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR), guna mempertanyakan pembangunan jalan Kairatu-Hunitetu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) yang hingga kini tak kunjung selesai.

Pemanggilan tersebut merupakan tindak lanjut dari aksi demo yang dilakukan Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Nunusiwa (IPPMN) di kantor DPRD Maluku, senin (11/12/2023).

Pemanggilan Komisi IIi terhadap Dinas PUPR dipimpin Ismail Usemahu diagendakan berlangsung selasa 12 Desember.

“Besok kita rapat dengan Dinas PUPR pukul 10.00 WIT,”ujar Ketua Komisi III, Richard Rahakbauw dihadapan IPPMN di ruang rapat Komisi I.

Dikatakan, di dalam rapat nantinya komisi akan mempertanyakan lebih dalam realisasi pekerjaan jalan Kairatu-Hunitetu.

Pasalnya sesuai laporan IPPMN, jalan yang dikerjakan selama tiga tahun menggunakan APBD Provinsi Maluku senilai Rp18,9 miliar hingga kini belum tuntas.

Hal ini pun diperjelas Igo selaki Koordinator aksi IPPMN, Rp18,9 miliar dicairkan selama tiga tahun anggaran, tahun 2020 senilai Rp14 miliar, 2021 Rp2,6 miliar, dan tahun 2022 Rp2,9 miliar.

Dari anggaran tersebut, jalan yang sudah di aspal tuntas sepanjang 5 km hingga Hursana, dan 1 Km baru aspal biasa, artinya belum sampai secara keseluruhan hingga Hunitetu.

“Tiga kali pencairan, tapi realisasi lapangan nihil, dimana kah anggaran itu berada. Itulah yang menjadi pertanyaan. Kalau dikaitan dengan anggaran yg sudah dicairkan tidak masuk akal,”ucapnya.

Sebagai tindak lanjut, pihaknya mendorong DPRD Maluku untuk mengusut hal ini secara tuntas, sehingga pekerjaan jalan Kairatu-Hunitetu secepatnya diselesaikan.

“Kami hadir disini DPRD sebagai lembaga pengawas untuk mengevaluasi Kadis PUPR sebagai penyelenggara. Anggaran sudah dicairkan namun kami belum mendapat jalan bagus,”pungkasnya.

Tutup Kampanye HAKTP, Wattimena: Ambon Layak Jadi Kota Ramah HAM

0

Ambon, Maluku.news – Menutup Kampanye 16 Hari Anti Kekarasan Terhadap Perempuan (HAKTP) sekaligus Peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Internasional Ke-75, Pj. Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena menyatakan bahwa Kota Ambon layak diperjuangkan menjadi Kota Ramah HAM.

“Ada keinginan kita bersama untuk bagaimana menjadikan kota Ambon sebagai kota yang ramah HAM, kita (Pemerintah Kota Ambon) mendukung dalam regulasi tetapi juga akan bersinergi dengan semua elemen masyarakat untuk wujudkan hal itu,” kata Wattimena, Sabtu (9/12/2023) di Hotel Marina.

Diakuinya tingkat kekerasan terhadap perempuan dan anak, juga pelanggaran HAM masih saja terjadi, namun Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon bersama Komnas HAM Maluku dan semua stakholder lainnya terus berkomitmen untuk mengurangi hal tersebut.

“Masih terjadi banyak pelanggaran HAM, kekerasan terhadap perempuan dan anak, bahkan dilakukan oleh orang – orang terdekat yang harusnya melindungi para korban, ini menajdi tantangan kita dalam menegakkan HAM untuk dilakukan secara bersama-sama,” bebernya.

Pemkot lewat berbagai OPD terkait lanjutnya, terus berupaya agar minimal dalam setiap tahun punya program/kegiatan yang yang bersentuhan dalam upaya dimaksud.

“Kami berkomitmen melindungi anak disabilitas, pendampingan bagi para korban kekerasan perempuan dan anak, sehingga saya mengajak kita semua yang mau dan memiliki hati perjuangkan ini sehingga kita pasti dapat mewujudkannya,” tandasnya.

Wattimena berharap moment Penutupan Kampanye 16 hari HAKTP dan Peringatan Hari HAM Internasional ke-75 dapat menjadi moment refletif dalam memajukan HAM secara nasional.

Ketua DPRD Maluku Laporkan Akun Tiktok ke Polisi

0

Ambon, Maluku.news – Akun Tiktok @patrickpapilayaii akhirnya dilaporkan ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Maluku, Jumat (8/12/2023). Pelapornya, yakni Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur George Watubun.

Alasan Watubun melaporkan akun Tiktok ini ke kepolisian, lantaran akun Tiktok tersebut kerap menyebarkan ujaran kebencian. Terakhir, akun Tiktok ini menyebarkan fitnah terhadap Benhur George Watubun, yang notabene adalah, pejabat di daerah ini, dengan melontarkan kata-kata yang tidak sepantasnya.

Akun Tiktok ini setelah ditelusuri, ternyata adalah salah satu pegawai honorer di Biro Umum Setda Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku.

Surat tanda terima laporan atau pengaduan nomor: STTP/126/XII/Ditreskrimsus. Pengaduan diterima oleh anggota Ditreskrimsus bernama J. Silaban.

Laporan itu tentang peristiwa pidana pencemaran nama baik pada akun tiktok @patrickpapilayaii milik Patrick. Video ujaran kebencian durasi 07.10 menit yang mencemarkan nama baik Watubun tayang pada 4 Desember 2023.

Dalam laporan itu, Watubun melalui kuasa hukum La Man, melampirkan barang bukti berupa video pencemaran nama baik pada akun tiktok atas nama Patrick, dan bukti screenshot akun tiktok Patrick.

Tindakan Patrick memantik emosi organisasi sosial dan kekerabatan. Beruntung, Benhur dapat meredam amarah warga tersebut.

“Saya memilih menempuh langkah hukum sebagai solusi untuk mencegah masyarakat yang memprotes. Sebab jika dibiarkan, maka akan menyulut solidaritas, dan bisa saja mengganggu stabilitas politik dan keamanan,” kata Watubun, dalam keterangan tertulisnya yang diterima wartawan, di Ambon, Sabtu (9/12/2023).

Sebagai Ketua DPRD Provinsi Maluku dan Ketua DPD PDIP, Watubun menganggap unggahan dan komentar Patrick di akun tiktok sudah terlalu jauh masuk ke ranah pribadi.

Dampaknya, memantik solidaritas masyarakat dan juga kader PDIP di Maluku, yang akan bergerak melakukan aksi protes.

“Kita lagi dalam proses tahapan kampanye Pilpres dan Pileg, saya menempuh langkah hukum ini, untuk meminimalisir aksi protes yang berpotensi mengganggu situasi politik,” tegas dia.

Untuk itu Watubun berharap, Ditreskrimsus Polda Maluku mengambil langkah cepat memproses kasus ini, sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Untuk menciptakan stabilitas politik jelang Pemilu, saya berharap pihak kepolisian memberikan kepastian hukum terhadap pelaku. Karena jika dibiarkan, pelaku akan berulang melakukan tindak pidana, dengan menyebarkan ujaran kebencian melalui sosial media,” tandas Watubun.

Untuk diketahui, beberapa video yang di posting atau diunggah di akun tiktok @patrickpapilayaii. kerap mengeluarkan ucapan tak pantas kepada Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur George Watubun dan PDIP Maluku.

Ririmasse Hadir Dalam Cuci Negeri di Soya

0

Ambon, Maluku.news – Sekretaris Kota (Sekkot), Agus Ririmasse, Ambon hadir dalam acara adat Cuci Negeri yang dilaksanakan di negeri Soya, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Jumat (8/12/2023).

Ririmasse yang ditemui di sela – sela kegiatan tersebut menyambut baik dan mengapresiasi pelaksanaan kegiatan Cuci Negeri yang sarat akan nilai adat istiadat warisan leluhur.

“Anak cucu negeri Soya yang ada di kota Ambon dan sekitarnya, melaksanakan cuci negeri, oleh karena ini warisan leluhur yang perlu dilestarikan dan dilakukan sehingga terjadi hubungan persaudaraan antara satu dan lainnya,” katanya.

Diungkapkan acara Cuci Negeri Soya, menjadi warisan budaya tak benda, yang mesti dilestarikan terus dilestarikan oleh anak-cucu Soya, sebab hal itu menjadi bentuk ungkapan syukur kepada Tuhan.

“Dengan proses cuci negeri mereka yakin akan diberkati oleh Tuhan dan leluhur,” tambahnya.

Ririmasse menandaskan, dirinya sangat bangga bisa hadir di acara Cuci Negeri Soya, sebab diakuinya marga Ririmasse berasal dari Soya dan kemudian keturunannya menyebar ke seluruh Maluku.

“Marga Ririmase asalnya dari soya hal ini dibuktikan dengan batu teong yang ada disini yaitu teong Saumulu Rumatau Ririmasse, jadi dari 13 teong salah satunya Teong Ririmasse,” pungkasnya.

Untuk diketahui, kegiatan Cuci Negeri dilakukan sekali dalam setahun, dan diisi dengan berbagai ritual adat Negeri Soya.