Beranda blog Halaman 121

Panja DPRD Maluku Resmi Serahkan Tiga Nama Calon Pj Gubernur ke Kemendagri

0

Ambon, Maluku.news – Panitia penjaringan calon Penjabat Gubernur Maluku yang pimpin Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku Melkianus Sairdekut didampingi Tim Panja menyerahkan tiga nama terpilih untuk menjadi calon Penjabat (Pj) Gubernur Maluku ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri)

Ketiga nama calon Pj Gubernur tersebut, yakni Zainal Abidin Rahawarin, Mayjen TNI Dominggus Pakel dan Jufry Rahman.Ujar Ketua Tim Panja DPRD Maluku Jantje Wenno kepada media ini Senin (4/12/2023)

Wenno mengatakan ketiga nama tersebut diterima Kasubdit wilayah 5 FKDH dan DPRD menyampaikan risalah sidang paripurna usulan pemberhentian Gubernur dan Wagub dan mereka segera memproses untuk segera terbit SK Presiden tentang pemberhentian Gubernur dan Wagub Maluku pada tanggal 31 Desember 2023.

Menurutnya DPRD Maluku sudah menyerahkan 3 rangkap dokumen pengusulan calon Penjabat Gubernur Maluku melalui aplikasi ULA Kemendagri dan dokumen Fisik di Tata usaha Mendagri, TU sekjen Kemendagri dan TU Dirjen OTDA.

Tak hanya itu yang di lakukan oleh DPRD sudah di anggap baik dan lengkap dan selanjutnya kita menunggu keputusan Presiden siapa yg di pilih untuk menjadi penjabat Gubernur Maluku.”ucapnya.

Kami berharap kiranya Presiden dapat memilih satu di antara 3 nama yg di usulkan, karna proses di DPRD sudah berlangsung secara terbuka transparan dan demokratis, sesuai dengan harapan masyarakat Maluku.

Pihaknya inginkan sebenarnya penjabat yang akan di tunjuk oleh Presiden Joko Widodo mestinya mengenal dan memahami persoalan yang di hadapi oleh masyarakat Maluku.”ungkapnya.

Berpredikat Baik, Pemkot Ambon Terima Penghargaan BPS

0

Jakarta, Maluku.news – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon mendapat penghargaan “Anugerah Anindhita Wistara Data” dari Badan Pusat Statisik (BPS).

Penghargaan tersebut diterima oleh Sekretaris Kota (Sekkot), Agus Ririmasse, Senin (4/12/2023) pada acara Diseminasi Hasil Sensus Pertanian 2023 yang digelar di The Ritz Carlton, Jakarta.

Ririmasse ketika dihubungi Tim Media Center di sela – sela kegiatan, menjelaskan penghargaan tersebut diberikan sebagai wujud apresiasi atas komitmen dan capaian Pemerintah Kota (Pemkot) dalam Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) yang berpredikat “Baik”.

“Jadi EPSS ini merupakan proses penilaian secara sistematis melalui verifikasi dan validasi informasi terhadap hasil penilaian mandiri. Tujuannya untuk mengukur kematangan penyelenggaraan statistik sektoral, dimana oleh BPS Pemkot mendapat predikat baik dengan nilai 2,72′ ujarnya.

Tahapan EPPS, lanjutnya, terdiri atas penilaian mandiri, penilaian dokumen, interview, dan visitasi yang Implementasinya dilakukan oleh Tim Penilaian Internal (TPI) yang melibatkan Dinas Kominfo dan Persandian (Diskominfosandi) serta Bappeda Litbang terhadap 2 (dua) OPD yakni Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta Dinas Perikanan Kota Ambon, yang melakukan kegiatan statistik.

“Tentunya kita bersyukur atas penghargaan ini yang akan terus memotivasi jajaran Pemkot terutama Diskominfosandi dan Bappeda Litbang serta OPD lainnya dan terkait dalam penyelenggaraan statistik,”harapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Persandian dan Statistik Diskominfosandi Kota Ambon, Sulian Sedubun, yang turut mendampingi Sekkot, membeberkan, pelaksanaan penilaian mandiri berpedoman pada 38 indikator yang terbagi dalam 5 (lima) domain; prinsip Satu Data Indonesia (SDI), kualitas data, proses bisnis statistik, kelembagaan, dan statistik nasional.

Teknis pelaksanaannya meliputi pengumpulan bukti dukung dari 2 OPD, Verifikasi bukti dukung oleh TPI, Pengisian penilaian di aplikasi SIMBATIK oleh Operator Tim, Verifikasi data pengisian oleh supervisor dan Submit hasil penilaian mandiri.

Diakuinya, dalam Penilaian interview yang dilakukan untuk meyakinkan validitas dan kesesuaian bukti dukung hasil penilaian mandiri, BPS Maluku melakukan sistem penilaian silang antar Kabupaten/Kota.

“Penilaian silang antar kabupaten/kota dilakukan Agustus 2023 lalu, menjadi jaminan penilaian yang objektif, karena Kota Ambon dinilai oleh BPS Kabupaten Buru Selatan,” pungkasnya.

Untuk diketahui, pemberian penghargaan ini baru pertama kalinya dilaksanakan BPS dengan penerima 6 (enam) Pemerintah Provinsi serta 28 Pemerintah Kabupaten/kota, dimana Ambon merupakan satu-satunya wakil dari Provinsi Maluku.

Lekransy Duduki Posisi PLT Kadis Kominfo

0

Ambon, Maluku.news – Sekretaris Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominfo Sandi), Ronald Lekransy, menduduki posisi pelaksana tugas (PLT), melanjutkan tanggung jawab, guna menindaklanjuti program, kegiatan dan penyelesaian anggaran organisasi sampai dengan akhir tahun. Hal tersebut disampaikan oleh, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPKSDM), Steven Dominggus, di Balai Kota Ambon, Senin (4/12/2023).

“Untuk yang terjadi baru-baru ini, Pemerintah Kota (pemkot) Ambon, dalam penataan birokrasi ini segera menindaklanjuti, dikarenakan posisi tersebut tidak boleh kosong, mesti diisi, jadi dilengkapi dengan PLT. Ini ditetapkan oleh Pak Penjabat Wali Kota, Selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK),” ungkapnya yang ditemui oleh tim Media Center.

Lanjutnya, pihak Pemkot telah melaporkan ke BKN guna mengisi jabatan kosong tersebut. Hari ini, Lekransy telah menerima SK (Nomor: 821.3/9043/SETKOT), dan secara resmi telah menjalankan tugasnya sebagai PLT Kadis Kominfosandi. “Selanjutnya kita laporkan ke BKN dalam rangka pengisian jabatan kosong. Ya, itu sudah diperintahkan oleh Pak Wali,” tandasnya.

Dominggus menambahkan, untuk jabatan Kepala Bidang E- Government yang sebelumnya kosong saat ini diduduki oleh Lucan Nanlohy (SK Nomor: 821.3/9044/SETKOT), dan untuk posisi Kepala Bagian Ekonomi dan Sumberdaya Alam diduduki oleh Arthur Solsolay.

Dengan adanya, PLT yang menduduki posisi-posisi kosong tersebut, Dominggus berharap, program dan kegiatan dapat berjalan dengan baik, serta proses penyelesaian anggaran organisasi sampai dengan akhir tahun ini dapat berjalan dengan baik sehingga tidak ada pihak yang merasa dirugikan.

Masuk Riset Kota Cerdas, Lekransy Paparkan Kesiapan Digital Ambon Di ITB

0

Ambon, Maluku.news – Kota Ambon menjadi salah satu kota yang dinilai dalam Riset Kota/Kabupaten Cerdas di Indonesia dan Rating Transformasi Digital Indonesia Bakti Kominfo tahun 2023.

Riset yang dilakukan 29 Oktober – 3 November lalu, untuk mengetahui kondisi eksisting dari Kesiapan Digital sebagai acuan untuk memulai implementasi teknologi digital sesuai dengan kebutuhan khususnya di wilayah 3T (Tertingal, Terdepan, dan Terluar) dan Jangkauan BTS serta Artificial Intelegent (AI) Bakti.

Hasil riset dan penilaian kota Ambon bersama 5 (lima) Kabupaten lainnya, yakni Kabupaten Buru, Kabupaten Natuna, Kabupaten Banggai, Banggai Kepulauan dan Kabupaten Banggai Laut, dipaparkan, Senin (4/12/2023) di Lembga Pengembangan Ilmu dan Teknologi – Institut Teknologi Bandung (ITB), Bandung, Jawa Barat, dan dihadiri oleh Plt. Kepala Dinas Kominfo dan Persandian (Diskominfosandi) Kota Ambon, Ronald Lekransy.

Lekransy ketika dihubungi Tim Media Center, Selasa (5/12/23) mengatakan, bahwa berdasarkan hasil pengukuran tersebut, nilai kesiapan Digital Kota Ambon mencapai 63,23 dengan level kematangan Survival.

“Disampaikan bahwa SDM Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon sudah memiliki pemahaman yang cukup terkait teknologi informasi, melakukan kolaborasi dan pengelolaan informasi namun, belum memahami konsep teknologi digital sehingga belum terbentuk kultur kerja yang berbasis digital,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan, bahwa Proses Transformasi digital didukung oleh kepemimpinan yang kuat dengan otomasi berbagai layanan yang dimiliki melalui mobile services, namun demikian arahan dan tatakelola yang belum terstruktur menyebabkan transformasi digital belum optimal.

Lekransy dalam kesempatan tersebut juga mengisi sharing session dimana dirinya mempresentasikan kesiapan digital kota Ambon yang mencakup pengemnbangan infrastruktur jaringan dan aplikasi, transformasi digital Desa yang saat ini diterapkan oleh Negeri Rutong, serta pengembangan Command Center sebagai pusat visualisasi dan intergrasi data dan kontrol CCTV yang berada di Balai Kota.

“Pengembangan layanan dan inovasi Command Center Kota Ambon sebagai pengelola kanal pengaduan masyarakat Lapor SP4N, telah mengimplementasikan Omnichanel, yang dalam implementasinya telah dijadikan percontohan Ombudsman Perwakilan Maluku bagi Kota dan Kabupaten lain,” tambahnya.

Lekransy berharap dengan adanya hasil pengukuran ini, semakin memacu Pemerintah Kota Ambon untuk dapat mempercepat Transformasi Digital apalagi kota Ambon telah menjadi salah satu kota cerdas (smart city) di Indonesia.

Untuk diketahui, kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Lembanga Pengembangan Ilmu dan Teknologi ITB, Prof. Taufan mahendrajana, kepala Pusat Inovasi dan Komunitas cerdas, Prof. Suhono supangkat, Plt. Direktur Bakti Kominfo, Sudarmanto, Bupati Banggai, Amirudin, dan Bupati Natuna Wan Siswandi yang hadir secara virtual.

DPRD Maluku Gelar Paripurna Pengumuman Pemberhentian Gubernur Dan Wagub Maluku

0

Ambon, Maluku.news – DPRD Maluku secara resmi menggelar rapat paripurna pengumuman pemberhentian berakhirnya Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Provinsi Maluku masa jabatan 2019-2024.

Sayangnya, rapat dipimpin Ketua DPRD Maluku, Benhur Watubun di rumah rakyat, karang panjang, Ambon, jumat (02/12/2023), tidak dihadiri Gubernur – Wakil Gubernur, Barnabas Orno.

“Kami sudah mengundang mereka, tapi mereka tidak hadir,”ungkap Benhur kepada wartawan usai rapat paripurna.

Dikatakan, ketidakhadiran Gubernur dan Wakil Gubernur berbeda jauh dengan sikap kepala daerah lainnya, yang legowo melepas tugas dan tanggungjawab sebagai pemimpin, sebut saja mantan Bupati Maluku Tenggara, M Thaher Hanubun, Wali Kota Tual Adam Rahayaan, dan beberapa Kepala Daerah lainnya.

Sikap yang ditunjukan orang nomor satu dan dua di bumi raja-raja itu juga tidak mengurangi rasa hormat dan wibawa lembaga DPRD Maluku. Apalagi paripurna dilaksanakan sesuai amanat Undang-Undang.

“Saya sudah lega karena salah satu amanat dari pada pelaksanaan proses pengusulan Penjabat Gubernur, yaitu kita telah mengusulkan pemberhentian saudara Gubernur dan Wakil Gubernur,”tandasnya.

Sebagai tindak lanjut, pihaknya akan melaporkan apa yang sudah dilakukan DPRD ke Menteri Dalam Negeri, termasuk pengusulan tiga calon Penjabat Gubernur, masing-masing Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon, Prof. Dr. Zainal Abidin Rahawarin, M.Si, Deputi II Bidang Operasi Keamanan Siber dan Sandi BSSN Mayjen TNI-AD Dominggus Pakel, M.M.S.I, dan Staf ahli bidang pemerintahan dan otonomi daerah, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara-Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB), Jufri Rahman.

Sesuai jadwal, kata Benhur pertemuan bersama Menteri Dalam Negeri berlangsung 4 Desember mendatang.

“Jadi sudah di jadwalkan tanggal 4 kita akan diterima oleh Kementerian Dalam Negeri dan kita akan menyampaikan seluruh laporan terkait dengan proses, termasuk pemilihan Penjabat Gubernur sangat demokratis, dengan melahirkan tiga nama terbaik yang akan diusulkan,”tuturnya.

Benhur berharap sebelum tanggal 1 Januari 2024, Presiden melalui Menteri Dalam Negeri sudah menetapkan Penjabat Gubernur Maluku, sehingga nantinya tidak terjadi kekosongan jabatan, yang tentunya akan menganggu pelayanan public dan juga urusan pemerintahan di daerah.

DPRD Maluku Ingatkan Gubernur Tidak lakukan Pergeseran di Sisa Akhir Jabatan

0

Ambon, Maluku.news – Gubernur Maluku, Murad Ismail diingatkan untuk tidak melakukan pergeseran birokrasi di sisa akhir masa jabatan.Penegasan tersebut disampaikan Ketua DPRD Maluku, Benhur Watubun kepada wartawan di rumah rakyat, karang panjang, Ambon, jumat (01/12/2023).

Sekedar tahu, sesuai surat Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, masa Jabatan Gubernur-Wakil Gubernur, Murad Ismail – Barnabas Orno selesai 31 Desember 2023, dan akan diisi oleh Penjabat Gubernur terhitung 1 Januari 2024.

Dikatakan, pergeseran birokrasi di sisa akhir masa jabatan Kepala Daerah, akan berdampak terhadap berbagai hal, termasuk instabilitas politik.

Untuk itu, dirinya menyarankan kepada Gubernur untuk tidak mengambil langkah-langkah seperti itu, yang nantinya akan berdampak kepada daerah dan masyarakat.

“Sebagai lembaga DPRD yang mengawasi pemerintahan, kita harus menyampaikan saran dan pandangan, kalau Gubernur kepala batu itu urusan dia, tetapi sebagai rakyat Maluku yang representasi ada di DPRD, kita wajib menyampaikan itu, karena bisa saja ada unsur like dan dislike untuk menggantikan pejabat, lalu kemudian bisa menciptakan instabilitas politik di daerah,”tutur Benhur.

Namun jika hal tersebut tetap dilakukan, tegas Benhur DPRD nantinya akan menyampaikan catatan kritis atas sikap Gubernur terhadap penyelenggaraan pemerintahan. Termasuk kekosongan jabatan, serta rangkap jabatan.

Politis PDI Perjuangan itu juga mengingatkan Gubernur untuk tidak melakukan intimidasi terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk Guru-Guru untuk kepentingan politik.

“Bayangkan saja ada yang merangkap jabatan masa dibiarkan kosong. Jadi saya berharap jauhilah kegiatan kegiatan mengintimidasi ASN guru- guru yang selalu dimanfaatkan untuk kepentingan politik jangka pendek. Padahal yang kita butuhkan adalah bagaimana pelayanan publik dan beri kesempatan kepada ASN melayani rakyat dengan baik. Gubernur boleh turun, tetapi ASN ini melayani rakyat sampai pensiun,”pungkasnya

Wattimena Resmi Badan Saniri Negeri Rutong

0

Ambon, Maluku.news – Badan Saniri Negeri Rutong Kecamatan Leitimur Selatan (Leitisel) Masa Bakti 2023-2029 diresmikan oleh Pj. Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena.

Peresmian Saniri tersebut digelar Jumat (1/12/2023) di Baileo Besar Negeri Rutong berdasarkan SK Wali Kota Nomor 1797/2023.

Wattimena dalam arahannya, menyampaikan tanggung jawab untuk memajukan negeri tidak hanya dilakukan oleh Raja sebagai Kepala Pemerintahan Negeri tetapi juga Badan Saniri.

“Kenapa harus ada dua, karena ibarat dua sisi mata uang, raja dalam tugasnya sebagai kepala pemerintahan diawasi Saniri, tapi tugas kedua-duanya jelas untuk memajukan negeri,” ungkap Wattimena.

Dijelaskan, sebagai mitra yang setara dalam pemerintahan di negeri adat, Raja dan Saniri harus saling mendukung dan mengisi satu sama lain, dalam upaya merancang pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

Untuk itu, diharapkan setelah peresmian ini apabila ada hal- hal yang tertunda, misalnya dalam hal perencanaan pembangunan Tahun 2024 dapat dibahas secara bersama.

“Saniri juga harus bermusyawarah memilih pengurus, ketua, wakil dan sekretaris sehingga dapat bekerja untuk kepentingan negeri, karena Saniri ini sudah sah secara adat dan secara pemerintahan,” ujarnya.

Menghadapi momentum Pemilu tahun 2024, Wattimena juga berpesan agar Saniri bersama Raja dapat menjaga stabilitas keamanan, ketertiban dan kekompakan diantara masyarakat.

“Ada banyak upaya kontestan untuk mendapatkan suara, tetapi jangan sampai membuat terpecah belah. Masyarakat negeri Rutong harus tetap menjaga kekompakan. Berbeda dalam pilihan politik itu hal biasa, tetapi ingat bahwa kita semua adalah orang basudara” bebernya

Kepada masyarakat, Wattimena berharap agar dapat mendukung Saniri Negeri yang baru dilantik. Masyarakat dapat memberi interupsi apabila ada hal-hal yang tidak benar dilakukan oleh Raja maupun Saniri, tetapi sifatnya harus membangun, bukan untuk merusak.

“Pemerintah Kota juga akan selalu mendukung Saniri yang merupakan perwakilan semua Soa di negeri Rutong, sehingga saya menyampaikan selamat kepada Saniri yang baru diresmikan hari ini,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Acara Persemian Saniri Negeri Rutong kemudian dilanjutkan dengan Program Wali Kota Jumpa Rakyat (WAJAR) dimana masyarakat negeri Rutong menyampaikan aspirasinya secara langsung kepada Pj. Wali Kota yang hadir didampingi para pimpinan OPD.

Buka Seminar DWP, Ririmasse Ingatkan Istri Dukung Tugas Suami

0

Ambon, Maluku.news – Istri memiliki peran penting dalam mendukung kesuksesan suami, sebagaimana ungkapan bijak “Dibalik suami yang sukses, ada wanita hebat dibelakangnya.

Demikian salah satu poin penting yang disampaikan Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon, Agus Ririmasse, saat membuka Seminar “Peran Perempuan di Era Modernisasi” yang digelar Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Ambon, Kamis (30/11/2023) di Elisabeth Hotel.

Berangkat dari pengalaman birokrat pada berbagai jabatan, Ririmasse mengingatkan para istri agar mampu menjaga suami dalam bentuk mendukung tugas-tugas suami.

“Jangan terlalu banyak ikut campur, atau mengatur suami dalam jabatan yang diemban,” tegas Ririmasse.

Yang tak kalah penting, lanjutnya, adalah kewajiban istri untuk mendoakan suami, agar selalu dituntun dan dilindungi oleh Tuhan yang Maha kuasa dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya.

“Saat suami melaksanakan tugas, seorang istri harus selalu mendoakan,” imbuhnya.

Kepada para istri ASN, yang tergabung sebagai anggota DWP di unit kerja masing-masing, Ririmasse meminta agar selalu aktif dan jangan pernah minder, sekalipun hanya berstatus sebagai Ibu Rumah Tangga, sebab keaktifan dalam DWP merupakan bentuk dukungan dukungan terhadap para suami.

Sementara itu Ketua DWP Kota Ambon, Hane Ririmasse, menhgakui bahwa peran perempuan sangat strategis dalam mendukung karier dan tugas suami sebagai seroang ASN.

“Harapan kami, materi yang diberikan dalam seminar ini bisa dirasakan manfaatnya olah seluruh peserta, dan bisa diimpelementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” terangnya.

Ditandaskan, Seminar ini merupakan salah satu program kerja DWP Kota Ambon pada perayaan HUT ke 23 Tahu ini. Selain bertujuan untuk memperkaya ketrampilan dan kemampuan istri ASN dalam me-manage keluarga, Seminar ini juga untuk memperkuat kebersamaan dan silahturahmi antar pengurus dan anggota DWP Kota Ambon.

Untuk diketahui, Seminar ini diikuti 80 orang peserta dengan narasumber Prof. Non Sahusilawane.

Buka Kampanye 16 Hari HAKTP, Wattimena ajak Ciptakan Ruang Aman di Sekolah

0

Ambon, Maluku.news – Pj. Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Ambon, Lisa Wattimena mengajak semua pihak untuk terus membangun sinergi dan kolaborasi menciptakan ruang aman bagi perempuan maupun anak-anak termasuk di sekolah.

Hal ini disampaikannya, saat membuka kegiatan Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (HAKTP) yang berlangsung di SMP Negeri 17 Kelurahan Benteng, Kecamatan Nusaniwe, Kamis (30/11/2023).

“Kami mengajak semua pihak untuk terus membangun sinergi dan kolaborasi menciptakan ruang aman bagi perempuan maupun anak-anak termasuk di sekolah,” katanya.

Dijelaskan, melalui kegiatan Kampanye 16 hari HAKTP, TP- PKK bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon dan Yayasan Rumah Generasi akan turun ke sekolah-sekolah dan bertemu langsung dengan anak – anak.

Hal ini, lanjutnya, menjadi momentum untuk mengajak semua lapisan masyarakat membangun jaringan dan gerakan yang bersinergi, agar bersama-sama melawan dan menolak segala bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Kami juga mendorong para pemangku kepentingan terkait melaksanakan peraturan dan kebijakan yang melindungi perempuan dan anak dari kekerasan termasuk pemenuhan hak-hak korban,” bebernya.

Diakuinya, kekerasan terhadap perempuan dan anak, saat ini masih menjadi tantangan sehingga diperlukan aksi-aksi pencegahan, salah satunya melalui sosialisasi HAKTP.

Berdasarkan data P2TP2A Kota Ambon, kasus kekerasan terhadap perempuan yang terlaporkan hingga Oktober 2023 sebanyak 43 kasus yang didominasi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), sedangkan kekerasan terhadap anak sampai bulan Oktober yang dilaporkan dan ditangani sebanyak 66 kasus.

“Ini menjadi fenomena gunung es,” tukasnya.

Wattimena berpendapat, kekerasan juga dapat terjadi ketika orang tua salah dalam menerapkan pola asuh yang baik dalam keluarga yang seharusnya merupakan sekolah yang paling awal bagi anak-anak, dimana orang tua adalah guru yang memberikan bimbingan.

“Setiap orang tua pastinya mendambakan setiap anak tumbuh dengan baik. Pola asuh yang tidak tepat terhadap anak dapat menjadi penyebab lingkungan yang menghalangi kecerdasan pada anak dan mempengaruhi kepribadiannya,” tandasnya.

Sanggar Rikihahang Negeri Leahari Dikukuhkan

0

Ambon, Maluku.news – Negeri Leahari Kecamatan Leitimur Selatan (Letisel), resmi memiliki sanggar seni yang diberi nama Sanggar Rikihahang.

Pengukuhan Pengurus dan anggota Sanggar Seni tersebut, dilakukan oleh Pj. Ketua TP – PKK Kota Ambon, Lisa Wattimena, didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Ambon, Rico Hayat, Kamis (30/11/2023) di Kantor Negeri Leahari.

Wattimena dalam sambutannya, mengakui, pengukuhan sanggar ini untuk lebih mengoptimalkan tugas dan tanggung jawab, serta potensi pengurus dan anggota dalam mengembangkan dan mengelola talenta sebagai upaya melestarikan budaya daerah.

“Hal ini sekaligus mendukung program prioritas Pj. Wali Kota Ambon untuk pembentukan sanggar seni dan budaya pada semua Kelurahan, Desa, dan Negeri di kota Ambon,” ungkapnya.

Dirinya sangat mengapresiasi komitmen sanggar Rikihahang untuk menggali dan mengembangkan serta melestarikan warisan budaya kota Ambon yang adalah titipan bagi anak cucu, dan akan dipresetasikan lewat atraksi dan ekspresi budaya.

“Ini merupakan salah satu cara pemerintah daerah melestarikan budaya yang ada di kota Ambon,” tambahnya.

Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, lanjut Wattimena, berterima kasih dan akan selalu memberikan dukungan kepada sanggar Rikihahang, serta sanggar- sanggar seni lainnya yang berada di kota Ambon

Diharapkan semua yang terlibat di sanggar – sanggar seni dapat memberikan kontribusi dan ide-ide kreatif untuk menunjang pengembangan sektor Pariwisata yang terintegrasi.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada pembina dan pengurus sanggar Rikihahang Negeri Leahari yang akan mengembangkan potensi budaya di Negeri Leahari dan kota Ambon,” pungkasnya.