Beranda blog Halaman 119

Wenno: Masa Jabatan Gubernur Maluku Berakhir 31 Desember

0

Ambon, Maluku.news – Beberapa waktu kedepan lagi Murad Ismail – Barnabas Orno akan mengakhiri tugasnya sebagai Gubernur – Wakil Gubernur Maluku tepatnya 31 Desember Tahun 2023 mendatang.

Namun sayangnya, diakhir masa jabatan orang nomor satu dan dua di bumi seribu pulau itu, meninggalkan berbagai persoalan yang hingga kini belum mampu diselesaikan, salah satunya hak Tenaga Kesehatan (Nakes) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. M. Haulussy Ambon.

Hak Nakes yang belum dibayarkan di Rumah Sakit yang dipimpin Nazarudin selaku Direktur Utama, nyatanya telah berjalan selama tiga tahun meliputi pembayaran jasa BPJS Kesehatan, jasa Perda, dan jasa COVID-19 sejak 2020 hingga 2023.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Provinsi Maluku, Jantje Wenno kepada media di Ambon Rabu (20/12/2023) mengatakan, jika persoalan ini tidak mampu diselesaikan sampai akhir masa jabatan, maka Gubernur Maluku akan meninggalkan Legacy atau Warisan buruk kepada daerah dan masyarakat Maluku.

Dikatakan, persoalan kesehatan bukan merupakan urusan pilihan melainkan urusan wajib, yang harus segera diselesaikan karena berkaitan dengan pelayanan dasar.

Sebagai pimpinan menurut Wenno, Gubernur harus turun tangan menyelesaikan persoalan ini, mengingat RSUD Haulussy yang merupakan Badan Layanan Usaha Daerah (BLUD) merupakan tanggung jawab dari Pemerintah Provinsi Maluku.

“Ini berkaitan dengan pelayanan dasar yang memang harus dilakukan walaupun dia bentuknya BLUD, tetapi masih dalam tanggung jawab Pemerintah Provinsi Maluku, karena itu Direktur dan sebagian pejabat yang diangkat oleh Gubernur, mestinya mereka bisa menuntaskan hal ini. Jangan mereka menempatkan orang, kemudian menjadi beban yang hanya mengambil keuntungan,” ungkap Wenno.

Untuk itu, Politisi Partai Perindo Maluku itu kembali mengingatkan Gubernur Maluku untuk segera menyelesaikan persoalan ini sebelum berakhirnya masa jabatan.

“Ini urusan wajib bukan pilihan, ini pelayanan dasar yang tidak boleh tidak dilakukan oleh Pemerintah,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, Senin 18 Desember 2023, Tenaga Kesehatan RSUD Haulussy menutup layanan kesehatan lantaran hal mereka tak kunjung dibayarkan.

DPRD Maluku Gelar Paripurna Penetapan 6 Buah Ranperda Menjadi Perda

0

Ambon, Maluku.news – DPRD Maluku menggelar rapat Paripurna DPRD Provinsi Maluku dalam Rangka Persetujuan dan Penetapan 6 (Enam) Buah Rancangan Peraturan Daerah menjadi Peraturan Daerah Provinsi Maluku Tahun 2023, pada Rabu (20/12/2023).

Dalam sambutannya, Wagub mengatakan dengan semangat kebersamaan mengakhiri tahun ini, kita harus tetap menjunjung komitmen yang kuat untuk mengabdi dan berbakti kepada kepentingan bangsa dan negara, terutama Masyarakat Maluku melalui kebijakan, pembentukan regulasi daerah yang dimulai dari perencanaan, penyusunan, pembahasan, penetapan sampai penyebarluasan peraturan daerah yang semuanya berawal dari pengetahuan program pembentukan Peraturan Daerah Provinsi Maluku di Tahun 2023.

“Sesuai Amant Undang-Undang 12 tahun 2011 yang telah ditindaklanjuti dengan Peraturan Mendagri Nomor 80 Tahun 2012 tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah sebagaimana telah diubah dengan Permendagri Nomor 120 tahun 2018 tentang perubahan atas permendagri nomor 80 tahun 2012, maka program Pembentukan Peraturan Daerah Provinsi, disusun oleh DPRD untuk jangka waktu 1 tahun, berdasarkan skala prioritas pembentukan Rancangan Peraturan Daerah.”Jelasnya.

Orno mengatakan setelah dilakukan pembahasan dan kajian yang mendalam oleh Badan Pembentukan Peraturan Daerah melalui Panitia Khusus bersama-sama dengan Pemerintah Provinsi Maluku, maka hari ini telah disetujui dan ditetapkan 6 buah Peraturan Daerah Provinsi Maluku yang akan ditetapkan menjadi Peraturan Daerah Provinsi Maluku masing-masing :

1. Rancangan Peraturan Daerah Tentang Penyelenggaraan Kerjasama Daerah
2. Rancangan Peraturan Daerah Tentang Penyelenggaraan Perhubungan
3. Rancangan Peraturan Daerah Tentang Pengutamaan Bahasa Indonesia, Pengembangan Pembinaan dan Perlindungan Bahasa Daerah
4. Rancangan Peraturan Daerah Tentang Perubahan Bentuk Hukum PT. Bank Pembangunan Daerah Maluku dan Maluku Utara menjadi PT. Pembangunan Daerah Maluku dan Maluku Utara (Perseroda)
5. Rancangan Peraturan Daerah Tentang Pelestarian dan Pengelolaan Cagar Budaya
6. Rancangan Peraturan Daerah Tentang Pajak Retribusi Daerah PDRB

Sementara itu Ketua DPRD Maluku Benhur Watubun mengatakan, keterlibatan pemerintah daerah baik’ itu Sekretaris Daerah, Dinas serta instansi terkait yang berproses sejak awal dari ranperda sehingga sampai pada tahapan menjadi perda.

Kita baru saja melewati paripurna yang dilaksanakan oleh pansus pasar Mardika dan telah memutuskan 20 butir rekomendasi terkait dengan pengelolaan pasar Mardika, DPRD menyampaikan kepada semua pihak tentang penataan pasar Mardika kearah yang lebih baik.

Pada kesempatan ini kami menghimbau kepada gubernur Maluku dan seluruh jajaran untuk proses penyelesaian hak-hak nakes RSUD dr Haulussy yang tuntutannya telah disampaikan beberapa tahun lalu, kami mengharapkan ini menjadi perhatian pemerintah daerah untuk proses penyelesaiannya.

Ditambahkan terhadap seluruh proses dan mekanisme yang kita lewati akan menjadi catatan penting dalam hubungan kemitraan” ungkapnya.

Unpatti Gelar Perayaan Natal 2023

0

Ambon, Maluku.news – Kelurga Besar civitas akademika Universitas Pattimura (Unpatti) menggelar perayaan natal dengan sorotan tema “Kami Datang Untuk Menyembah Yesus Sang Raja” (Matius 2 : 1-12), kegiatan itu digelar di Auditorium Universitas, Selasa (19/12).

Pdt. Dr. Ferry Nahusona dalam refleksi Natal mengatakan faktor utama penyebab kegagalan dalam mencapai semua tujuan atau mimpi ialah Kegelapan. Namun semua ketahui bahwa kebenaran yang sejati datangnya dari terang dan terang itu tidak pernah bisa dikuasai oleh kegelapan.

“Karena terang itu adalah Yesus sendiri, menyembah sang raja itu tidak mudah tetapi jikalau kita menyerahkan hidup kita untuk dikuasai dan dibimbing oleh Terang yang sejati maka niscaya hidup kita akan mendapatkan ketenangan dan kebahagiaan,” ujarnya sembari mengajak seluruh Jemaat yang mengikuti ibadah untuk membuka diri dan menerima terang agar dapat merasakan bagaimana Tuhan bekerja didalam hidup.

Sementara Ketua Panitia Natal, Prof. Dr. A. Watloly dalam laporannya menyatakan atas instruksi Rektor, pihaknya harus dapat menghimpun dan memberdayakan seluruh potensi yang ada di lembaga untuk ikut mengambil bagian didalam penyelenggaraan perayaan Natal tersebut.

“Terimakasih untuk segala pihak yang turut mengambil bagian dalam pelaksanaan kegiatan ini dan terkhusus untuk panitia yang sudah berkerja keras dengan rentan waktu yang singkat namun dapat bekerja maksimal sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik,” katanya.

Rektor Universitas Pattimura Prof. Dr. F. Leiwakabessy, M.Pd dalam kesan dan pesannya mengucapkan terima kasih kepada panitia karena sudah berkerja keras dalam kurun waktu dua minggu untuk terlaksananya perayaan itu.

“Mengacu pada tema sentral natal maka kita harus memaknai hal ini dengan lebih bertanggung jawab dalam melekasanakan tugas dan tanggungjawab dengan sunguh-sungguh seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia,” pungkasnya.

Berdasarkan pantauan, perayaan Natal Universitas Pattimura diisi dengan Pembakaran lilin induk oleh Para Pimpinan dilingkup Universitas Pattmura juga berbagai suguhan seni yakni tarian dari dari mahasiswa Nias yang menempuh studi di Universitas Pattimura, tarian daerah dari ikatan mahasiswa Medan Yang menempuh pendidikan di Universitas Pattimura, ada juga tari lilin oleh Siswa SD Laboratorium Universitas Pattimura, serta drama yang dibawakan oleh mahasiswa yang tinggal di Asrama Putri.

Jasa Raharja Maluku Bersama Stakeholder Terkait Siap Memberikan Pelayanan Untuk Nataru

0

Ambon, Maluku.news – PT Jasa Raharja Cabang Maluku bekerjasama dengan seluruh Stakeholder terkait, siap memberikan pelayanan dan mempunyai tanggung jawab untuk mensukseskan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Hal ini disampaikan Kepala PT Jasa Raharja Cabang Maluku, Herman Haurissa dalam Media Gathering, Selasa (19/12/2023).

Dimana Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 ini Jasa Raharja bersama dengan Stakeholder terkait siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kami berharap masyarakat dapat aman dan nyaman dalam merayakan Nataru,” ujar Haurissa.

Dalam moment Nataru ini, Jasa Raharja Cabang Maluku tetap membuka pelayanan baik di hari kerja maupun hari libur tanggal merah. Insan Jasa Raharja selalu siap siaga apabila terjadi kecelakaan lalu lintas agar korban dapat segera mendapatkan perawatan di Rumah Sakit.

“Insan Jasa Raharja tersebar di seluruh Kabupaten dan Kota Ambon. Siap memberikan pelayanan terbaiknya walaupun di momen hari besar seperti ini,” pungkas Haurissa.

Dirinya menambahkan, apabila terjadi kecalakaan untuk segera melaporkan kejadian tersebut ke kantor polisi dan selanjutnya Jasa Raharja yang akan bekerja.

Tahun 2024 Provinsi Maluku Miliki Perda Ketenagakerjaan

0

Ambon, Maluku.news – Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Provinsi Maluku menggelar rapat kerja terbatas dengan pihak terkait pembahasan dan pendalaman terhadap rancangan Peraturan Daerah mengenai hak-hak ketenagakerjaan di provinsi Maluku.

Tugas Bapemperda ini adalah menyusun rancangan Program pembentukan peraturan daerah (Propemperda) yang memuat skala prioritas Raperda beserta alasannya.

Rapat terbatas yang dilaksanakan di ruang rapat Paripurna DPRD provinsi Maluku di kawasan Karang Panjang pada Kamis, (14/12/2023).

Turut menghadirkan, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, (Bappeda), Kadis Ketenagakerjaan, Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Maluku, BPJS Ketenagakerjaan pusat dan Kepala Perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Maluku dan Kepala Biro Hukum OTDA Kementerian Dalam Negeri.

Ketua tim Bapemperda DPRD Provinsi Maluku, Edison Sarimanela mengatakan, rapat kerja ini dilaksanakan berkaitan dengan optimalisasi jaminan sosial Ketenagakerjaan melalui dokumen dan implementasi Regulasi Peraturan Daerah (Perda) di Provinsi Maluku.

Kendati begitu regulasi peraturan daerah mengenai hak-hak ketenagakerjaan ini masih dalam perumusan untuk nantinya ditetapkan menjadi Perda ketenagakerjaan.

“Saya kira ini tanggungjawab kita sebagai wakil rakyat untuk meloloskan dan atau membahas suatu Perda yang kita anggap penting untuk masyarakat, makanya itu penting untuk ditindaklanjuti sebab nantinya Perda ini menjadi payung hukum untuk mengatur soal masalah ketenagakerjaan di Provinsi Maluku ini, “ujar Sarimanela.

Hal serupa juga dikemukakan, Asisten Deputi Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Pusat, Rudy Susanto yang mengatakan, Rapat kerja terbatas dengan tim Bapemperda bersinergi dan berelaborasi dengan Kemendagri dan OTDA tentang hukum peraturan daerah atau Perda.

“Tujuannya kita sama-sama menindaklanjuti Impres No 02 Tahun 2021 terkait dengan Implementasi Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan kalau di Kementerian sudah ditindaklanjuti juga dengan yang namanya Permendagri no 15 dan No 10 tentang RKPD dan Pedoman RKPD karena juga masyarakat pekerja juga banyak di provinsi Maluku pada kesempatan hari ini kita juga bekerjasama dengan Beppeda Provinsi Maluku pada saat perlindungan itu mau dijalankan itu kan perlu regulasi yang dibuat oleh tim Bapemperda Provinsi Maluku setelah Perdanya selesai nanti perlu juga ditindaklanjuti oleh pemerintah provinsi Maluku dalam bentuk tindaklanjut dengan proses sosialisasi dan proses pendaftaran dan untuk Non ASN dan pekerja rentan karena perlu perhatian dari pemerintah perlu juga yang namanya penganggaran untuk kerja rentan dan non ASN yang berprofesi, “Ungkap Rudi Susanto.

Wattimena Resmi Saniri Negeri Hukurila

0

Ambon, Maluku.news – Pj. Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena meresmikan (9) sembilan orang Saniri Negeri Hukurila, Kecamatan Leitimur Selatan (Letisel), Kota Ambon masa bakti 2023-2029. Kegiatan tersebut terlaksana di Kantor Negeri, Kamis (13/12/2023).

Wattimena dalam arahan mengungkapkan Raja dan Badan Saniri merupakan mitra bersama dalam upaya untuk menentukan keberlangsungan pemerintahan kepada masayarakat.

“Raja dan badan Saniri adalah mitra. Oleh karena itu, sinergitas antara keduanya bisa segera terlaksana untuk merencanakan dan melaksanakan pembangunan dengan baik di Negeri Hukurila dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memastikan bahwa masyarakat negeri Hukurila terlayani dalam berbagai bidang kehidupan,” ungkapnya.

Wattimena, meminta mereka segera melaksankan rapat guna memnentukan kepengurusan badan saniri. Sebab, hal tersebut sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) yang mengharuskan proses musyawarah dilaksanakan usai pelantikan atau peresmian itu berlangsung.

“Sesuai dengan amant Perda Bapak/Ibu harus segera melakukan rapat untuk memilih kepengurusan. Setelah itu, nantinya dapat bekerja dengan Raja untuk melakukan berbagai tanggung jawab, tugas penyelenggaraan pemerintahan.Dalam rangka itu, maka saya mau menitipkan bahwa negeri ini bisa dibangun apabila Raja dan Saniri bisa menjadi mitra yang baik,”papar Wattimena.

Selain itu juga, dirinya meminya kepada kedua elemen ini agar dapat melakukan kerja sama dengan Tokoh Agama, yakni Ketua Majelis Jemaat (KMJ) guna menjaga demokrasi di negeri tersebut.

“Supaya, hal ini akan menjamin terlaksanya penyelenggaraan pemerintahan pembangunan dan wilayah masyarakat tapi juga yang paling penting adalah memastikan bahwa dari seluruh proses itu ketertiban negeri ini tetap dijaga,” tandasnya.

Dirinya juga mengingatkan kepada Raja dan Saniri yang baru saja diresmikan untuk tetap menjaga nilai-nilai adat-istiadat dan Budaya.

“Tanggung jawab kira hari ini adalah menjaga, merawat, melestarikannya agar kedepan dilanjutkan oleh anak-cucu kita,” pungkasnya.

Untuk diketahui, acara pelantikan Saniri kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan Program Wali Kota Jumpa Rakyat (WAJAR) guna mendengar aspirasi masyarakat di Negeri Hukurila.

Jelang Pemilu, Warga Hukurila Diingatkan Tertib

0

Ambon, Maluku.news – Pj. Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, mengingatkan Warga Negeri Hukurila, melalui Raja dan Saniri untuk tetap tertib memasuki Pesta Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) yang akan diselenggarakan ditahun depan.

“Memilih silahkan, mau mengikuti siapapun silahkan tidak masalah itu kebebasan demokrasi. Tetapi, tetap menjaga persatuan dan kesatuan negeri Hukurila itu lebih penting dari segalanya. Itu pesan saya supaya tidak terpecah,” ungkap Wattiemna, dalam arahan singkat usai melantik Saniri, di Kantor Negeri Hukurila, Rabu (13/12/2023).

Dirinya, meminta kepada pimpinan tertinggi di negeri tersebut beserta seluruh saniri agar dapat membangun koordinasi yang baik dengan pihak berwajib guna menjaga kondusifitas serta ketertiban.

“Koordinasi dengan Bhabinkamtibmas, Bhabinsa, kapolsek dan seluruh jajaran, memastikan bahwa negeri ini tetap aman, terutama hari ini kita sementara masuk dalam masa- masa kampanye bakal calon Presiden, tapi juga legislatif semua akan berusaha untuk meyakinkan masyarakat untuk memilih yang paling penting adalah masa kampanye sosialisasi diri ini tidak melanggar ketentuan yang berlaku,” jelasnya.

Wattimena juga mengingatkan, agar Hukurila dapat menolak

bakal calon yang datang dengan tujuan untuk memberikan kampanye tidak sehat. Diantaranya; mengedepankan ujaran kebencian, politik identitas, dan SARA. Sebab hal itu akan berdampak buruk bagi keberlangsungan kehidupan warga masyarakat kedepan.

“Pemilu ini dia datang lima tahun sekali tetapi kehidupan masyarakat, persekutuan masyarakat adat Leitisel terkhusus Negeri Hukurila ini setiap hari. Jangan karena kepentingan lima tahun kita merusak hubungan persaudaraan yang mesti kita jalani hari-demi hari di negeri ini. Itu titipan saya,” tandasnya.

Dirinya berharap, guna menghadapi event lima tahun sekali ini warga akan semakin cerdas, dan tetap menjaga kondusifitas serta ketertiban di Negeri Hukurila, dan tentunya hal ini tidak terlepas dari perhatian Pemerintah Negeri dan Badan Saniri.

Studi Tiru Ke Yogyakarta, Ini Hasil Yang Didapat BPKSDM Kota Ambon

0

Ambon, Maluku.news – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPKSDM) Kota Ambon melakukan studi tiru ke Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta, terkait dengan pengelolaan kepegawaian, 11-12 Desember 2023.

Rombongan staf BPKSDM kota Ambon dipimpin oleh Sekretaris Kota (Sekkot) Agus Ririmasse didampingi Asisten III, Robby Sapulette.

Ririmasse, kepada Tim Media Center, Rabu (13/12/2023) menjelaskan, Yogyakarta menjadi tujuan sebab Pemkot-nya selama ini telah menjadi role model reformasi birokrasi. Sehingga, dalam kunjungan selama 2 (dua) hari tersebut banyak pembelajaran yang didapatkan BPKSDM Ambon.

Dirinya merinci, salah satunya, penggunanan absen digital yang telah terkoneksi dengan aplikasi e-kinerja dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Dengan penerapan aplikasi ini maka mempengaruhi perhitungan prestasi kinerja dan insentif (TPP) yang diterima oleh setiap ASN,” jelasnya.

Berikutnya, ujar Ririmasse, di BPKSDM Yogyakarta, norma standar, proses promosi, dan mutasi ASN sudah luar biasa, sebab untuk pengisian jabatan ASN, dalam jabatan pengawas administrator, perpindahan dalam jabatan fungsional tertentu, dan pengisian jabatan tinggi pratama harus melalui uji kompetensi yang dilaksanakan secara mandiri oleh UPTD yang dibentuk.

“Dengan adanya UPTD Uji Kompeten yang merupakan unit kerja BKPDSM Kota Yogyakarta, maka tidak melibatkan pihak ketiga dalam uji kompetensi karena mereka memiliki assesor sendiri,” jelasnya.

Selanjutnya, untuk proses pegusulan kenaikan pangkat berkala baik ASN Struktural maupun Fungsional BPKSDM Kota Yogyakarta, tambahnya, telah mempergunakan aplikasi sehingga dilakukan dengan mudah dan cepat, bahkan perbaikan tata kelola pemerintahan lewat instrumen pelaporan dan pemberantasan korupsi (MCP) juga terlaksana dengan baik.

“Terakhir, dalam pemberian sanksi kepegawaian mereka memiliki Majelis Kode Etik kepegawaian sehingga apabila ada pelaporan dari masyarakat ke BPKSDM ditindaklanjuti dan sebelum sanksi turun, ada majelis kode etik yang akan ambil langkah yang disesuaikan dengan aturan kepegawaian yang berlaku,” bebernya.

Ririmasse menandaskan, sekembalinya ke Pemkot Ambon, BPKSDM harus meniru apa yang telah dilakukan dan dikembangkan oleh Kota Yogyakarta selama kurang lebih 6 (enam) tahun terakhir ini, jika tidak mau tertinggal.

“Yang harus disiapkan tentunya sumber daya, sumber dana dan regulasi, untuk melaksanakan reformasi birokrasi di kota Ambon, sehingga di tahun depan akan kita kirim beberapра staf untuk magang di sini (Yogyakarta) juga untuk pembentukan UPTD uji Kompetensi kita memerlukan ASN yang berlatar ilmu Psikologi, atau kita buka formasi CPNS untuk itu, serta tak lupa koordinasi dengan OPD terkait, khususnya Dinas Kominfo terkait dengan penerapan aplikasi kepegawaian,” pungkasnya.

Wattimena Buka Pasar Murah Jelang Nataru

0

Ambon, Maluku.news Pj. Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena membuka Pasar Murah yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menyambut Hari Raya Natal 2023 dan Tahun Baru (Nataru), Selasa (12/12/2023) di kawasan Ruang Terbuka Publik (RTP) Wainitu, Kecamatan Nusaniwe.

Wattimena dalam sambutannya mengatakan, Pemkot melalui Dinas Perindustrian Dan Perdagangan (Disperindag) melaksanakan Pasar Murah jelang Hari – hari Besar Keagamaan, untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup.

Sebab, situasi saat ini semua negara tengah mengalami Resesi ekonomi ekonomi yang diakibatkan berbagai persoalan global, dan berdampak pada meningkatnya harga komoditi sehingga membuat masyarakat semakin sulit untuk membeli kebutuhan pokok.

Pemerintah, lanjutnya, dalam membantu masyarakat tidak hanya lewat kegiatan Pasar Murah, tetapi juga lewat operasi pasar yang digelar setiap hari di pasar Mardika.

“Tujuannya adalah adalah mengendalikan harga kebutuhan pokok. Itu strategi Pemkot untuk memberikan bantuan kepada masyarakat agar bisa membeli barang barang dengan harga yang terjangkau,” ungkapnya.

Dirnya membeberkan, jelang Nataru ini pelaksanaan pasar Murah Pemkot digelar di dua lokasi, yakni di RTP Wainitu dan Gereja Petra, Kelurahan Waihoka, bekerjasama dengan Perum Bulog, serta distributor lainnya.

“Kami tentu berharap bahwa dari kegiatan pasar murah ini intervensi yang dibuat oleh Perum Bulog dan juga para distributor, bisa membantu masyarakat ekonomi lemah yang sulit untuk membeli kebutuhan pokok,” ujarnya.

Ditandaskan Wattimena, apa yang dilakukan Pemkot ini, merupakan bentuk tanggungjawab dan kepedulian, sehingga dirinya berharap dapat bermanfaat bagi warga kota Ambon dalam merayakan Hari-hari Besar Keagamaan.

“Jangan dilihat dari banyak atau kurangnya, tetapi dilihat sebagai bentuk tanggungjawab dan kepedulian Pemkot membantu warga masyarakat kota Ambon yang kurang mampu, sehingga turut merasakan sukacita dalam menyambut Nataru,” pungkasnya.

Teluk Ambon Gelar MTQ Tingkat Kecamatan

0

Ambon, Maluku.news – Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon menggelar Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ), yang diikuti oleh 182 peserta, yang terlaksana secara terpusat pada, Masjid Darul Naim, Wayame, Selasa, (12/12/2023).

Kegiatan yang dihadiri oleh Pj. Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena ini, bertujuan untuk mempersiapkan qori-qoriah terbaik pada tingkat ini yang nantinya akan berkompitisi pada jenjang Provinsi.

Untuk itu, Wattimena dalam sambutannya memberikan tiga pesan penting agar kegiatan yang dilakukan ini tak hanya mencapai tujuannya, namun dapat berdampak besar bagi kerukunan Agama di Kota ini, khususnya di kecamatan ini.

“Pertama, penguasa ilmu pelngetahuan dan keterampilan sebagai identitas generasi Qur’ani, khususnya generasi muda Kecamatan Teluk Ambon dapat memiliki identitas tersebut,” tuturnya.

Kedua; melalui kegiatan ini juga dirinya berharap generasi muda dalam hal ini para peserta tak hanya pandai dalam melafalkan Al-Qur’an, namun dapat memahami isi kandungannya dan menerapkan didalam kehidupan sehari- hari.

“Saya juga berharap pada (qori-qoriah) tidak mengharapkan juara sebagai target utama tapi yang terpenting melalui MTQ saudara-saudara dapat meningkatkan kapasitas dalam melatih dan mendalami Al-Qur’an,” pinta Wattimena.

Ketiga; Al-Qur’an harus mampu menjadi inspirasi dalam membangun nilai-nilai toleransi, kerukunan dan persaudaraan sekaligus menjadi solusi berbagai persoalan kebangsaan.

“Saya berharap generasi muda Islam di Kecamatan Teluk Ambon dapat menjadi agen-agen perdamaian dan kerukunan-kerukunan umat beragama di lingkungannya masing-masing,” pungkas Wattimena.

Untuk diketahui dalam event MTQ terdapat empat cabang perlombaan. Diantaranya; Cabang Tilawah dengan peserta sebanyak 45 orang, Tartil (59), Hifsil (33), Fahmil (30), Kaligrafi (2), Syahril (3).