Beranda blog Halaman 105

Sekda Buka Forum OPD Dinas Kehutanan Provinsi Maluku

0

Ambon, Maluku.news – Di bawah sorotan Tema : “Sinergitas Perencanaan Pembangunan Kehutanan Dalam Menghadapi Perubahan Iklim Untuk Maluku Maju Dan Berkelanjutan”, Dinas Kehutanan Provinsi Maluku menggelar Forum OPD, yang dibuka oleh Sekretaris Daerah Maluku, Ir. Sadali Ie., M.Si., I.P.U., ditandai dengan pemukulan tifa, bertempat di Aula Dinas Kehutanan Provinsi Maluku yang berlangsung selama 2 hari, yakni 20-21 Maret 2024.

Hadir pada kegiatan ini, Para Pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, Korwil UPT LHK dan PLT Kadis Kehutanan, Biro Perencanaan Sekjen Kementerian LHK (Virtual), Kepala Dinas DLH, Kepala Dinas ESDM, Perwakilan OPD Kehutanan Kabupaten/Kota, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan UPTD Kabupaten/Kota UPT KLHK, juga sebagai narasumber pada kegiatan ini Biro Perencanaan Sekjen Kementerian LHK, (Virtual), Bappeda, UPT KLHK, dan UPT DKPH.

Mengawali sambutannya Sadali atas nama Pemerintah Provinsi Maluku, menyambut baik dan memberikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan ini sebagai bentuk tanggung jawab bersama, dalam upaya mensinergikan penyelenggaraan pembengunan kehutanan dari pusat, daerah, sampai ke tingkat tapak di Provinsi Maluku.

“Kegiatan forum OPD Dinas Kehutanan Provinsi Maluku tahun 2024 dalam rangka singkronisasi program dan kegiatan kehutanan di Daerah, baik antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah dan sampai di Tingkat tapak. Karna ini yang harus kita lakukan supaya tidak tumpang tindih dalam perencanaan, terutama dalam penggunaan anggaran.” Jelasnya.

Sadali mengatakan, ada beberapa isu yang menjadi perhatian bersama, seperti perubahan iklim sesuai tema kegiatan ini, tingginya angka kemiskinan bagi Masyarakat yang bermukim di dekat laut dan dekat hutan, masih adanya klaim Masyarakat adat, dikarenakan memiliki landasan yang cukup kuat dengan lahirnya UU 4199 tentang kehutanan, lahirnya putusan Mahkamah Konstitusi 35 tahun 2012, lahirnya UU 11 2020 yang dijabarkan dengan 49 aturan pelaksana 5 dalam bentuk Peraturan Presiden 44, dalam bentuk peraturan pemerintah, Dimana sekarang sudah diterbitkan Peraturan Menteri yang harus dicermati Bersama, dalam rangka menjaga keberadaan hutan kita demi kemaslahatan Masyarakat banyak yang bermuara pada kesejahteraan, terutama Masyarakat yang bermukim dekat dan dalam poros Hutan.

“Rapat ini adalah bentuk sinergitas, berarti tidak ada lagi dikotomi di antara kita, balai Kementerian yang ada di sini adalah bagian daripada unsur pemerintah yang bekerja untuk membangun Provinsi Maluku ini, itu berarti seluruh energi, kita dayagunakan untuk kemajuan Maluku yang merupakan bagian yang integral daripada pemerintah Republik Indonesia.” Terang Sadali.

Sadali juga mengatakan, Masih adanya lahan kritis yang belum rehabilitasi, belum optimalnya pemanfatan hasil hutan, dan masih adanya penebangan liar.

“Saya berharap forum ini membentuk tim kecil, sehingga Ketika ada kebakaran, itu bagian daripada sinergitas yang dibangun, ingat Hutan kita setiap saat berseru, minta agar perhatian kita untuk membela.” Ujarnya.

Pemkot Bangun Mall Pelayanan Publik

0

Ambon, Maluku.news – Guna menyederahanakan proses perijinan dan non perijinan, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, membangun Mall Pelayanan Publik yang berlokasi pada pusat perbelanjaan, Ambon Plaza, Kecamatan Sirimau.

Kegiatan tersebut dimulai dengan pelaksanaan peletakan batu pertama yang dilakukan oleh Pj. Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena bersama dengan Direktur Utama PT. Modern Multi Guna, Sonny Waplau, selaku pengelola Amplaz, hari ini, Rabu (20/03/2024).

“Jadi orang ingin mengurus ijin di kota ini tidak lagi harus kemana-mana semua sudah terintegrasi. Inilah yang dimaksud dengan menyederhanakan proses perijinan dan non-perijinan tetapi juga memberikan kemudahan kepada masyarakat,” kata, Wattimena, saat memberikan sambutan di lokasi pembangunan, lantai IV Amplas.

Katanya, mall pelayanan publik ini bukan satu hal yang baru, namun itu sudah dilakukan pada beberapa daerah lain di Indonesia. Oleh sebab itu, guna mewujudkannya maka, Pemkot bekerja sama dengan PT. Modern Multi Guna sebagai pihak pengelola yang akan merevitalisasi gedung tersebut, guna menghadirkan space pelayanan yang terintegrasi dan terpadu.

“Saya menginginkan siapapun yang menang lelang untuk wajib membuat Mall Pelayanan Publik. Pemanfaatannya, kami akan bersinergi dengan semua yang linier guna mempermudah masyarakat,” terangnya.

Lanjut, Wattimena dengan begitu Pemkot dapat mewujudkan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

“Komitmen Pemkot untuk menghadirkan yang disebut WBK dan WBBM. Memang kita sudah memperolehnya dari Dinas Pelayanan Terpadu Terpdu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Badan Pengelolah Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD). Tetapi kita berharap akan diwujudkan melalui Mall Pelayanan publik ini juga,” tandanya.

Sementara itu, Dirut PT. Modern Multi Guna, Sonny Waplau mengatakan, revitalisasi ini akan dilakukan secara bertahap, sehingga kenyaman pedagang dan pembeli dapat terjaga. Dan upaya penyelesaian pembangunan pusat layanan masyarakat terpadu dan terintegrasi ini cepat terselesaikan sebelum tahun 2024 berakhir, sesuai dengan permintaan Pj. Wali Kota.

“Revitalisasi itu akan kita kerjakan secara bertahap supaya pemilik kios itu tidak terganggu karena kalau mau rombak serentak mesti kita ungsikan diluar Amplas. Akhirnya saya mengambil kebijakan seperti ini,” pungkasnya.

Dirinya berharap, kedepan prosesnya dapat terselesaikan dengan baik dan tepat waktu sehingga dapat dioperasikan guna memberi kemudahan bagi warga kota ini.

Gubernur : Kerjasama Pemprov Maluku dan UT merupakan Langkah Maju dan Strategis

0

Ambon, Maluku.news – Membangun sinergitas yabg baik antara Pemerintah Provinsi Maluku dan Universitas Terbuka, maka dilaksanakan Penandatanganan Kesepakatan Bersama, pada Selasa (19/3/2024)

Kegiatan Penandatanganan ini berpusat di Aula Lantai 7 Kantor Gubernur Maluku, yang dihadiri oleh, Gubernur Maluku Irjen. Pol (Purn.) Drs. Murad Ismail, Forkopimda Provinsi Maluku, Sekda Maluku, Rekyor Universitas Terbuka beserta civitas akademika, Bupati/Walikota, Ketua MUI Provinsi Maluku, Pimpinan OPD Lingkup Provinsi Maluku, dan unsur lainnya.

Gubernur dalam sambutannya menyampaikan kerjasama antara Pemerintah Provinsi Maluku dan Pihak Universitas Terbuka Ambon, merupakan Langkah Maju dan Strategis.

“Kerjasama ini memberi ruang dan peluang kepada Aparatur Sipil Negara, untuk mengembangkan kapasitas dan kapabilitasnya, melalui proses belajar di Universitas Terbuka, dengan metode dan metodologi pengajaran yang kreatif, dan inovatif serta berbasis digital, sehingga mempermudah ASN dalam proses belajar mengajar.” Jelasnya.

Gubernur mengharapkan, Universitas Terbuka Ambon, akan terus bersinergi untuk menciptakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yankni Pengajaran, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat.

“Pemerintah Provinsi Maluku berkomitmen untuk terus mendorong riset-riset yang berbasis pada potensi Sumber Daya Manusia dan Alam, maupun Potensi Sosial, Budaya dan Lingkungan yang ada di Bumi Raja-Raja.” Tutup Gubernur.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Penandatanganan Kesepakatan Berasama antara Gubernur Maluku dan Rektor Universitas Terbuka, Penandatanganan antara Rektor Universitas Terbuka dengan Bupati MBD, Kep. Aru, Penjabat Bupati Maluku Tenggara dan Penjabat Bupati KKT yang disaksikan oleh Gubernur Maluku.

Pada kesempatan itu juga turut dilakukan Penyerahan Plakat antara Universitas Terbuka dan Gubernur serta Para Bupati.

Pemkot-Telkom Teken Kerjasama Penyediaan Layanan Internet

0

Ambon, Maluku.news – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melalui Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominfosandi) bersama dengan PT. Telekomunikasi Indonesia (Telkom) melakukan penandatangan perjanjian kerja sama guna menyediakan layanan internet yang memadai di kota ini.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Manager Government Relation Pt Telkom Regional VII Makassar, Johan Titaley, yang disambut langsung oleh Plt. Kepala Diskominfosandi, Ronald H. Lekransy, pada Ruang Rapat Command Center, Balai Kota, Senin (18/03/2024).

Dalam pertemuan tersebut Lekransy berharap Telkom mampu membantu Pemkot dalam upaya optimalisasi layanan internet bagi warga kota ini.

“Kota ini harus bisa mengupayakan pelayanan public berbasis digitalisasi, dan itu harus menjadi budaya dalam relasi yang terjadi antara pemerintah dan masyarakat. Tahun ini kita evaluasi dokumen Master Plan Smart City Kota Ambon , artinya fasilitas-fasilitas Telkom yang di gunakan adalah bagian dari konsep penguatan infrastruktur ambon menuju Kota yang smart. Saya berharap melalui kerja sama ini dapat memudahkan pemerintah dalam memberikan pelayanan yang optimal bagi rakyat di kota ini,” tandasnya.

Menjawab permintaan itu, Titaley mengungkapkan pihaknya siap menyanggupi permintaan dari Pemkot, guna memberikan layanan internet yang memadai bagi kota ini, sekaligus membantu mewujudkan Smart City.

“Jadi prinsipnya kasi sudah mendengar semu harapan. Kami mendukung semua program Penerintah Kota Ambon, khususnya terkait dengan layanan internet untuk OPD dan warga. Selain itu kedepan mungkin bisa ada bundling-bundling atau bisa saja kerja sama untuk paket-paket kerja yang lain juga,” pungkasnya.

Untuk diketahui, sebelumnya Diskominfosandi Kota Ambon, juga melakukan kerjasama penyediaan layanan internet dengan PT. Sinar Mas Dirgantara.

Gubernur Lantik 22 Pejabat Eselon 3 Dan 4 Lingkup Pemerintah Provinsi Maluku

0

Ambon, Maluku.news – Gubernur Maluku Irjen. Pol (Purn.) Drs. Murad Ismail melantik 22 Pejabat Administrator dan Pengawas lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, berpusat di Ruang Kerja Gubernur Maluku, pada Senin (18/03/2024).

Dalam sambutannya Gubernur menyampaikan Pelantikan yang dilaksanakan ini, dimaknai sebagai regenarasi birokrasi dalam tubuh Pemerintah Provinsi Maluku yang bertujuan untuk transformasi organisasi Sumber Daya Manusia Aparatur dan sistem kerja

“Pejabat yang baru dilantik diharapkan Adaptif dengan tugas dan tanggung jawab serta budaya kerja yang baru, karena perubahan budaya kerja dapat mendukung terciptanya inovasi-inovasi yang mendorong terwujudnya transformasi birokrasi.” Ujarnya.

Dirinya juga menegaskan untuk, meningkatkan kompetensi dan kemampuan, serta dituntut bukan hanya bisa bekerja, tetapi juga menjadi ahli di bidangnya masing-masing, guna mendukung terselenggaranya tugas-tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat dengan sebaik-baiknya.

“Bagi saudara-saudara yang baru dilantik, diharapkan, senantiasa menjaga rahasia jabatan serta berkomitmen terhadap tugas dan tanggungjawab yang diemban.” Harap Gubernur.

Menutup sambutannya, Gubernur mengucapkan selamat bagi para pejabat yang baru dilantik.

“Saya yakin dan percaya bahwa saudara-saudara akan mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang dipercayakan dengan sebaik-baiknya.” Tutupnya.

Untuk diketahui pada kesempatan tersebut turut dilantik :
1. Rio Zulkifli Mahdi Pellu, SH Kepala Bidang Ketahanan Ekonomi Sosial Budaya Agama dan Organisasi Kemasyarakat pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Maluku
2. Salmy Salle, S.Pd., M.Si Sekrearis Dinas Pariwisata Provinsi Maluku
3. Suryati Anwar, S.STP., M.Si Sekretaris Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Maluku
4. Marisca L. N. Kakiailatu, S.STP., M.Si Kepala Bagian Kelembagaan dan Analisis Jabatan pada Biro Organisasi Setda Provinsi Maluku
5. Nancy Nova Pakaila, S.Sos, M.Si Kepala Bagian Tata Laksana pada Biro Organisasi Setda Provinsi Maluku
6. Edwin Tuatella, S.STP., M.Si Kepala Bidang Pengembangan Kelembagaan pada Dinas Pariwisata Provinsi Maluku
7. Zainall Abidin Lapulu, S.STP., M.Si Kepala Bidang Pengambangan Pemasaran Pariwisata pada Dinas Pariwisata Provinsi Maluku
8. Woody Timisela, S.Hut., M.Si Sekretaris Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Maluku
9. Fadly Husain Latukolengsusu, ST., MT, Kepala Bidang Rumah Umum pada Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Maluku
10. La Sita Lanisa, S.P., M.Eng, Kepala Bidang Keamanan Informasi dan Persandian pada Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Maluku
11. Elisabeth Tan, SP., M.Si Kepala Bidang Konsumsi dan Penganekaragaman Konsumsi Pangan pada Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Maluku
12. Daud Samal, SKM Wakil Direktur Pelayanan dan Perawatan pada RSUD dr. M. Haulussy Provinsi Maluku
13. dr. Sangsi Lamona Lumaha Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan Provinsi Maluku
14. Rio Talama, SE.,AK., M.Si Kepala Bidang Keuangan pada RSUD dr. M. Haulussy Provinsi Maluku
15. Abdul Rahmat Patuhey, SE., M.Si Kepala Bidang Kuasa Bendaharawan Umum Daerah pada BPKAD Provinsi Maluku
16. Fahrudin Aslan Waleu, SE, Kepala Bidang Perencanaan Anggaran pada BPKAD Provinsi Maluku
17. Marsya Mahubessy, SV.,M.Si Kepala Sub Bagian Kepegawaian dan Umum pada Sekretariat Dinas Pariwisata Provinsi Maluku
18. Ineke Theresia Samua, SH, Kepala Sub Bagian Kepegawaian dan Umum pada Sekretariat Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Maluku
19. M. Sadhad Tahwa, SE, Kepala UPTD Pelayanan Pendapatan Ambon Kota Ambon Provinsi Maluku
20. La Juma, S.Sos., Kepala Sub Bidang Pengendalian dan Operasional pada Bidang Pajak Daerah pada Bapenda Provinsi Maluku
21. Ernawati Kaimudin, SE., M.Si Kepala Seksi Penetapan dan Penagihan pada UPTD Pelayanan Pendapatan Ambon Kota Ambon Provinsi Maluku
22. Novita Estervina Kiljanin, S.Sos.,M.Si, Kepala Seksi Penyantunan dan Bimbingan pada UPTD Panti Sosial Tresna Werda Ina Kaka Provinsi Maluku

Pelantikan yang dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Maluku Nomor 272 Tahun 2024 tanggal 15 Maret 2024, ini dihadiri juga oleh, Ketua TGPP Provinsi Maluku, Pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, serta pihak berkepentingan lainnya.

Gubernur : Forum OPD DPMD, Wujud Bergerak Bersama Menuju Desa Mandiri Untuk Maluku Sejahtera

0

Ambon, Maluku.news – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Maluku, menggelar Forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yang bertempat di Hotel Grand Avira Ambon, pada Senin 18 Maret 2024.

Forum OPD Dinas Pemberdayaan Masyarakan dan Desa Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2024 ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Maluku Ir. Sadali Ie, M.Si., IPU, yang diikuti oleh Ketua TGPP Provinsi Maluku, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Maluku beserat Jajaran, Perwakilan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi RI, Pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, Kepala Dinas PMD dan Bappeda Kabupaten Kota se-Maluku, Narasumber dan para peserta Forum OPD.

Dalam sambutan Gubernur yang dibacakan oleh Sekda, dirinya menyampaikan bahwa, membangun desa tidak hanya mencakup upaya-upaya untuk mengembangkan pemberdayaan dan pembangunan masyarakat desa di bidang sosial, ekonomi, lingkungan dan kebudayaan, tetapi juga terkait dengan penguatan kelembagaan guna mewujudkan tata kelola pemerintahan desa mulai dari perencanaan, penganggaran yang efektif dan efisien, sampai dengan evaluasi dan pelaporan.

“Apresiasi dan penghargaan disampaikan kepada berbagai pihak atas dukungan dan kerjasama dalam proses membangun dan mengembangkan desa-desa di Maluku.” Ujarnya.

Sekda menjelaskan, berdasarkan data pada awal RPJMD Tahun 2019 jumlah desa mandiri hanya 10, namun ada terjadi peningkatan dan di awal 2024 desa mandiri telah mencapai 82 desa, sementara untuk desa maju saat ini sudah, 291, berkembang 569, tertinggal 254 sangat tertinggal 4 desa.

“Perkembangan desa mandiri ini berdampak pada penurunan jumlah desa tertinggal dan sangat tertinggal, hal ini dikarenakan salah satu program unggulan yang dicanangkan Pemerintah Provinsi Maluku, yakni 1 OPD 1 desa binaan.” Jelas Sekda.

Ia mengatakan, Program 1 OPD 1 Desa Binaan diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi Kabupaten/Kota untuk menciptakan program desa, sehingga selaras dalam mewujudkan desa mandiri di Provinsi Maluku, karena dengan demikian kesejahteraan yang diharapkan bagi masyarakat bisa tercapai.

“Perencanaan jangka panjang 2025-2045 menuju Indonesia emas, dimana telah ditargetkan sampai 2045 seluruh desa dapat menjadi desa mandiri, dan hal ini memerlukan kerjasama dari para pihak untuk mencapai apa yang menjadi harapan Pemerintah Pusat terutama Pemerintah Provinsi Maluku.” Harapnya.

Gubernur dalam sambutan tertulisnya berharap, semoga forum ini dapat melahirkan konsep pemberdayaan yang terintegearsi sebagai wujud bergerak bersama menuju desa mandiri untuk Maluku sejahtera.

Pemprov Maluku Gelar Fgd Penyusunan IDI Tahun 2023

0

Ambon, Maluku.news – Sekretaris Daerah Maluku Ir. Sadali Ie, M.Si, IPU, membuka secara resmi Focus Group Discussion (FGD) Pelaksanaan Penyusunan Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Tahun 2023 di Provinsi Maluku.

Kegiatan FGD ini bertempat di Ruang Rapat Rapat Lantai 2 Kantor Gubernur Maluku pada Senin (18/03/2024).

Hadir pada kesempatan itu Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Maluku, Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Maluku, Pimpinan Perguruan Tinggi, Ombudsman Perwakilan Provinsi Maluku, Pimpinan Partai Politik, Unsur Kepolisian, Tokoh Agama, dan stakeholder terkait.

Atas Nama Pemerintah Daerah Provinsi Maluku, Sekda menyambut baik serta mendukung kegiatan FGD ini, karena merupakan wujud nyata dari semangat partisipasi aktif masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan, dalam menjaga integritas dan transparansi proses demokrasi di Provinsi Maluku.

“Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) merupakan alat ukur terhadap kondisi demokrasi politik di Indonesia, termasuk di Maluku untuk menilai aspek kebebasan, kesetaraan dan kapasitas lembaga demokrasi, dengan 3 dimensi yakni sosial, ekonomi dan politik, untuk itu pada hari ini kami berharap, para peserta FGD dapat memberikan kontribusi pikir yang konstruktif dalam menyusun IDI Provinsi Maluku yang lebih baik dan berkualitas.” Harap sekda.

Sekda mengatakan, Nilai IDI Provinsi Maluku di tahun 2022 masih dalam kategori sedang dengan angka 75,26%, sehingga diperlukan komitmen dan sinergitas para pihak, pemangku kepentingan, sebagai upaya meningkatkan IDI di Provinsi Maluku untuk Tahun 2023 dan tahun-tahun kedepan.

Refra: Komitmen Perjuangkan Aspirasi Masyarakat

0

Ambon, Maluku.news – Sebagai wakil rakyat, Mumin Refra di DPRD Maluku, secara berkomitmen untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat, khususnya daerah pemilihan (Dapil) 6 Maluku Tenggara (Malra), Kota Tual dan Kepulauan Aru.

Komitmen anggota Komisi I DPRD Maluku ini, setelah dirinya terpilih kembali untuk yang kedua kalinya dalam pemilihan legislatif (Pileg) 2024 sebagai anggota DPRD Maluku dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Refra yang ditemui disela-sela kesiapan melakukan agenda pengawasan bersama anggota Komisi I lainnya, Senin(18/03/2024) menghaturkan terima kasih kepada masyarakat yang telah mempercayakan kembali sebagai wakil rakyat dari dapil 6.

“Yang pertama saya sampaikan terima kasih kepada masyarakat di dapil 6 yang kembali memberi kepercayaan kepada saya sebagai anggota DPRD Provinsi untuk periode yang kedua,”ucap Refra.

Menurutnya, dengan terpilihnya kembali, merupakan satu kepercayaan dan tidak secara langsung menjadi beban moral untuk terus bisa mewujudkan karya nyata yang dapat bermanfaat bagi kepentingan daerah dan masyarakat terlebih khususnya.

“Ini menunjukan bahwa masyarakat masih memberi kepercayaan kepada kita, sehingga kepercayaan ini harus dijaga agar terus menjalankan amanah rakyat secara optimal,”ujarnya.

Olehnya itu, dalam periode lima tahun kedepan, merupakan tantangan besar dalam menghadapi generasi baru, dimana dalam pileg tahun ini, banyak kaum milenial masuk dalam perlamen di masing-masing kabupaten/kota, provinsi dan DPR RI, sehingga secara tidak langsung telah terjadi perubahan total, sehingga akan menjadi inspirasi baru bagi anggota senior agar terus melakukan langkah-langkah kerja nyata.

Terhadap tantangan itu, sambung Refa, dirinya harus gigih untuk tetap melakukan langkah yang bermanfaat dan bermutu, untuk semata-mata kepentingan masyarakat, terlebih khusus masyarakat di dapil 6, sehingga dalam pembagian porsi APBD Maluku, hendaknya dapat terukur untuk 11 kabupaten/kota di Maluku.

“Sudah sepantasnya dalam anggaran pembangunan yang tercantum di APBD 2024, kita wujudkan dalam keputusan politik anggaran yang terukur dan nyata, agar dampaknya dapat dirasakan masyarakat secara baik di 11 kabupaten/kota, terlebih khusus dapil 6,”tandasnya.

Olehnya itu, harapan yang diberikan masyarakat harus tetap diperjuangkan, dalam bentuk berbagai aktifitas sebagai dewan, dalam menyikapi berbagai kondisi yang ada di tengah-tengah masyarakat, sehingga peran Pemerintah baik provinsi dan kabupaten/kota, perlu di backup DPRD agar roda pemerintahan dapat berjalan sesuai dengan harapan masyarakat.

“Target capaian kita, untuk menjawab berbagai kondisi yang ada, contohnya dalam penurunan angka kemiskinan yang mengalami grafik peningkatan, hendaknya kita terus melakukan pengelolaan secara kolektifitas, dengan terus mengedepankan prinsip-prinsip kesetaraan, sehingga kedepan pemerintah harus bisa hadir dengan konsep yang terukur dan jangan bermimpi besar, tapi faktanya, Maluku masih dalam perengkingan yang tidak berubah, sebagai provinsi termiskin sehingga target rangking keempat, dapat terjawab di periode berikutnya,”bebernya

BMKG Imbau Masyarakat Waspada Cuaca Ekstrim

0

Ambon, Maluku.news – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Maluku menghimbau masyarakat kota Ambon agar mewaspadai cuaca ekstrim selama sepekan ke depan.

Kepala BMKG Maluku, Djati Cipto Kuncoro dalam press release yang diterima tim Media Center, Minggu (17/03/2024), menyatakan cuaca ekstrim yang ditandai turunnya hujan dengan intensitas sedang – lebat dengan durasi waktu yang panjang, dapat menyebabkan bencana banjir rob, banjir bandang, dan tanah longsor.

“Wilayah dengan topografi curam/bergunung/tebing diharapkan dapat lebih waspada terhadap dampak yang ditimbulkan oleh cuaca ekstrim,” ungkapnya.

Berdasarkan pengataman BMKG, beberapa wilayah di Indonesia berpotensi mengalami dampak bencana Hidrometeorologi sebagai akibat signifikan dinamika atmosfer yang turut meningkatkan cuaca ekstrim.

“Tercatat adanya hujan dengan intensitas lebat hingga ekstrim pada beberapa wilayah di indonesia termasuk di Maluku,” bebernya.

Kuncoro merinci penyebab terjadinya cuaca ekstrim yakni aktivitas Madden Julian Oscilation (MJO) serta fenomena Gelombang Kelvin, dan Rossby Equatorial yang masih terpantau dan diprediksi aktif dalam beberapa hari kedepan.

Selain itu BMKG juga memantau adanya 3 (tiga) bibit siklon, yang salah satunya telah menjadi Siklon Tropis Megan.

Terkait Siklon Tropis Megan ini Kuncoro menghimbau masyarakat agar tidak panik, namun tetap waspada akan kemungkinan cuaca ekstrim.

“BMKG akan terus melalukan pemantauan berkelanjutan 24/7 untuk perkembangan kondisi cuaca serta potensi pembentukan bibit siklon tropis di sekitar wilayah Indonesia. Masyarakat diminta untuk selalu memonitor perkembangan peringatan dini cuaca ekstrim dari BMKG,” tandasnya.

Pemilu dan Trauma Ruci, Vang’ut, Lancung

0