Beranda blog Halaman 102

Batumerah Sasaran Gerakan Pangan Murah Bapanas

0

Ambon, Maluku.news – Negeri Batu Merah menjadi sasaran realisasi program Badan Pangan Nasional (Bapanas), yakni “Gerakan Pangan Murah (GPM)”. Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Bola Hatukau, Galunggung, Negeri Batumerah, Kecamatan Sirimau, Kamis (04/04/2024).

Wattimena yang ditemui usai membuka kegitan dimaksud mengungkapkan kegiatan ini bukan yang pertama kalinya, sebab sebelumnya telah terlaksana pada tahun lalu, dengan tujuan yang sama, yakni guna menjaga stabilitas harga bahan pokok mengingat kita akan segera memasuki hari besar keagamaan umat Muslim (Idul Fitri 1445 H).

“Kita lakukan hal yang sama guna memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau guna meningkatkan daya beli yang tentunya dapat memenuhi kebutuhan mereka,” ungkapnya.

Lanjutnya, tak hanya itu tujuan pelaksanaan program Bapanas ini, menurutnya, adalah upaya pemerintah dari pusat sampai ke daerah untuk menekan laju inflasi yang sementara ini sedang terjadi.

Oleh sebab itu, selain langkah ini, Pemkot juga telah menjalankan program pasar murah di dua titik, yakni di Dusun Taeno, Negeri Rumah Tiga, Kecamatan Teluk Ambon, dan Pattimura Park.

“Ya kita berupaya untuk menjangkau seluruh wilayah khususnya komunitas warga masyarakat Islam di kota Ambon supaya minimal terjadi pemerataan distribusi bahan pokok,” ulasnya.

Tambahnya, langkah ini akan terus dilakukan, tak hanya Pemkot dan Bapanas, namun stakeholder lainnya seperti Perum Bulog juga akan membantu masyarakat dengan mendistribusikan permintaan beras sesuai dengan surat yang disampaikan oleh masyarakat.

“Nanti juga dalam kerja sama kita dengan stakeholder dan yang lain, Perum Bulog juga akan melakukan penjualan beras, minyak, dan lainnya di desa-desa negeri yang sesuai dengan kebutuhan desa negeri,” pungkas Wattimena.

Rovik: Program Pemda Maluku Bobrok

0

Ambon, Maluku.news – Anggota DPRD Provinsi Maluku, Rovik Afifudin menyebutkan kinerja Pemprov Maluku dalam menjalankan program pembangunan sangat bobrok.

“Bobrok”-nya birokrasi dipimpin Murad Ismail itu, dikarenakan banyak program kegiatan yang telah ditetapkan baik dalam APBD maupun APBD-Perubahan tidak terealisasi, bahkan tanpa ada konstitusional yang jelas. Seperti hal yang terjadi dalam APBD Tahun Anggaran 2023.

“Alasannya cuma alasan orang pasar, dikunci oleh Kepala Daerah tidak boleh kasi jalan. menurut saya alasan yang tidak pantas yang dilakukan oleh seorang Pimpinan,”ujar Anggota DPRD Provinsi Maluku, Rovik Afifudin di rumah rakyat, karang panjang, Ambon, kamis (04/04/202).

Dikatakan, setiap program yang telah dialokasikan, dan ditetapkan bersama dalam Peraturan Daerah (Perda) mestinya dilaksanakan. sebailknya jika tidak dilaksanakan, maka tentunya telah melanggar peraturan perundang-undangan.

Mirisnya program yang tidak direalisasikan tersebut mencapai Rp20 miliar, termasuk program dari pokok pikiran diperuntukan untuk masyarakat yang berasal dari anggota DPRD Maluku.

Sebagai wakil rakyat, Afifudin akan mengawal hal ini dengan melihat Silpa 2023. Jika tidak kelihatan, atau dikatakan habis atau nol, tentunya ada kejahatan yang dilakukan.

“ini bukan karena janji yang karena lahir dari pokok pikiran Anggota DPRD, ketika dia menjadi terakumulasi dalam APBD itu janji pemerintah tidak lagi personal. Ini paham model apa, ini karena seng (tidak) paham. Lalu karena emosi, kebencian yang berlebihan kepada orang lain,”tuturnya.

Selain itu dalam proses pengambilan keputusan dalam hal pengisian jabatan pimpinan OPD, menurutnya belum dilakukan secara baik dikarenakan masih banyaknya rangkap jabatan.

“Di Birokrasi ini juga ada satu orang bisa menjabat dua OPD, jadi Plt disini, Sekretaeris disini, bahkan sekretaeris Daerah juga menjabat sebagai Plh Di Dinas Kehutanan,”ucapnya.

Begitu juga dalam pengambilan keputusan oleh Pimpinan OPD, terkhususnya di Dinas pendidikan Maluku dalam hal pengangkatan Kepala Sekolah.

Mirisnya pengangkatan yang dilakukan dengan dasar fiet and propotase bukan dari sisi kualitas dan kompetensi yang dimiliki, namun berdasarkan informasi masyarakat dan Guru.

“Stop saya minta hentikan semua proses pengangkatan dan pemberhentian. Jangan sampai itu melanggar Undang-Undang,”pintanya.

Rofik juga berjanji akan mengusulkan untuk dilakukan pembenahan terhadap sistim birokrasi setelah adanya pengangkatan Penjabat Gubernur baru menggantikan Murad Ismail yang akan berakhir 24 April mendatang.

Jelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H, Pemprov Maluku Gelar Aksi Peduli Kasih

0

Ambon, Makuku.news – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H/2024 Masehi, sekaligus sebagai salah bentuk pengendalian inflasi oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah, maka Pemerintah Provinsi Maluku menggelar aksi Peduli Kasih, pada Kamis (04/04/2024), bertempat di Halaman Kantor Gubernur Maluku.

Peduli kasih tersebut dihadiri oleh Gubernur Maluku Irjen. Pol (Purn.) Drs. Murad Ismail, Forkopimda Provinsi Maluku, Sekretaris Daerah Maluku beserta para Asisten dan Staf Ahli, Penjabat Walikota Ambon, Ketua TGPP Provinsi Maluku, Pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, Pimpinan Bank Indonesia, Pimpinan Lembaga Vertikal, BUMN/BUMD, unsur TP-PKK Provinsi Maluku, serta stakeholder terkait.

Dalam sambutannya Gubernur menjelaskan, kegiatan Peduli Kasih Maluku merupakan bentuk komitmen dan kepedulian Pemerintah Provinsi Maluku menyongsong Hari-Hari Besar Keagamaan Nasional seperti Hari Raya Idul Fitri 1445 H yang akan datang.

“Kegiatan ini juga merupakan suatu bentuk pengendalian inflasi di Provinsi Maluku, perlu diinformasikan inflasi Maluku Year on Year pada Bulan Maret Tahun 2024 sebesar 2,75%, nilai ini lebih rendah dari inflasi Nasional yaitu 3,05%, dan hal ini diapresiasi oleh Kemendagri.” Ujarnya.

Apresiasi dan penghargaan juga, Gubernur sampaikan kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam memberikan tali kasih ini, sebagai wujud kepedulian dalam meringankan beban saudara-saudara yang membutuhkan.

“Semoga apa yang diperbuat dicatat sebagai amal ibadah, dan tentunya akan mendapat ganjaran pahala dari Allah SWT Tuhan Yang Maha Kuasa.” Ungkap Gubernur.

Menutup sambutannya, Gubernur atas nama pribadi, keluarga dan Pemerintah Provinsi Maluku, mengucapkan selamat menyambut Hari Raya Idul Fitri 1445 H, bagi seluruh Umat Muslim dimanapun berada, dan selamat Menunaikan Paskah Tahun 2024 bagi Umat Kristiani yang merayakannya.

Untuk diketahui paket yang dibagikan sebanyak kurang lebih 2.744 paket dengan total Rp.440.000.000, dengan per paketnya meliputi : Beras Premium, Gula, Minyak Goreng, dan Tepung Terigu, yang akan dibagikan pada 15 Masjid dan keluarga yang membutuhkan, yang diserahkan secara simbolis kepada 5 orang penerima.

385 PPPK Terima SK Pengangkatan

0

Ambon, Maluku.news – Sebanyak 385 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan oleh Penjabat Pj. Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, saat mempin apel staf, di Lapangan Merdeka, Rabu, (03/04/2024).

Wattimena yang ditemui usai memimpin apel menyatakan pengakatan PPPK Pemkot ini, berdasarkan seleksi yang dilaksanakan pada Oktober 2023 lalu.

“Pengangkatan ini adalah hasil dari seleksi PPPK yang dilakukan beberapa waktu lalu dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN),” ungkapnya.

Dengan pengangkatan yang dilakukan kepada 385 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) ini maka berangsur – angsur persoalan terkait dengan tenaga honorer di lingkup Pemkot dapat terselesaikan.

“Kita bersyukur bahwa perlahan-lahan persoalan pegawai kontrak dan honorer di kota ini bisa terselesaikan dengan proses pengangkatan PPPK,” terangnya.

Dirinya berharap, PPPK yang baru saja diberikan SK dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan baik untuk mengabdi bagi negara ini.

“Harapan kami adalah mereka Yan diangkat dapat bekerja lebih maksimal lagi karena status mereka sudah semakin jelas,” pungkas Wattimena.

Sambut Idul Fitri Pemkot Gelar Pasar Murah

0

Ambon, Maluku.news – Menuju Hari Raya Idul Fitri, 1 Syawal 1445 Η, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menggelar pasar murah yang bertempat di Lapangan Bola Air Ali, Dusun Taeno, Negeri Rumah Tiga, Selasa (02/04/2024).

Pasar murah tersebut merupakan kegiatan rutin tahunan dalam rangka menyambut hari besar keagamaan nasional, dengan tujuan memberikan peluang kepada masyarakat yang ke dapatan rendah supaya memenuhi kebutuhan pokok beberapa komoditas yang disediakan Pemkot.

“Pemerintah mensubsidikan Rp 81.000 untuk paket yang dijual sehingga masyarakat hanya membayar Rp 55.000 untuk enam item barang pokok,” ungkap, Pj. Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, saat membuka kegiatan dimaksud.

Dirinya berharap melalui kegiatan ini, dapat membantu masyarakat Muslim dalam mempersiapkan Idul Fitri yang tinggal sebentar lagi.

“Mudah-mudahan saja yang dilakukan hari ini di Taeno dan besok di Pattimura Park membantu masyarakat khusus umat Islam dalam mempersiapkan hari raya Idul Fitri nanti,” tambahnya.

Dirinya juga berharap Bulan Suci Ramadhan yang sementara dijalankan ini dapat berjalan dengan baik bagi mereka yang melaksanakannya.

“Kami berharap saudara-saudara umat Islam daam menjalankan ibadah puasa dapat meningkatkan Ketqwaa. Kepala Allah SWT, memperbanyak ibadah lalu kami harapkan dari seluruh rangkaian ibadah yang dilakukan jni juga mendapatkan kelimpahan berkah dan ampunan,” pungkas Wattimena.

Untuk diketahui, enam jenis komoditi yang dijual dalam event pasar murah adalah gula pasir (1Kg), terigu (1Kg), susu (1 kaleng), minyak goreng (1 liter), margarin (200 g).

Pemkot Gelar Mediasi Persoalan Lahan Di Hative Kecil

0

Ambon, Maluku.news – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, Selasa (02/04/2024), menggelar mediasi terkait persoalan lahan di komplek PLTD Wika, RT 001/RW 01, Negeri Hative Kecil, yang sempat ditutup bagi akses warga, Rabu (27/03/2024), pekan lalu.

Mediasi tersebut dipimpin Pj. Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, Selasa di ruang kerjanya, dengan turut menghadirkan pihak terkait, termasuk Pemilik Lahan, PT. PLN, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Negeri Hative Kecil, dan perwakilan BPN/ATR Kota Ambon.

Wattimena dalam pertemuan tersebut mengatakan, pertemuan mediasi mesti dilakukan sehingga persoalan ini dapat dituntaskan.

“Intinya adalah masalah ini tuntas dalam pengertian siapa yang berhak dia punya hak memiliki. Selaku Pemkot, tidak punya hak memastikan kepemilikan sehingga kami mengundang semua pihak,” ujarnya.

Menurut pj. Wali Kota, ada kepentingan untuk investasi pada lahan tersebut, sehingga mesti ada penyelesaian sehingga prosesnya tidak terhambat, dan dalam rangka meningkatkan perekonomian di kota ini.

“Ada kepentingan dari bapak/ibu pihak yang berinivestasi di kota Ambon, terkait area itu. Sehingga dalam proses investasi di kota Ambon, kita ingin ada kepastian pemilikan lahan disitu,” bebernya.

Wattimena menandaskan, dari mediasi mediasi yang telah dilakukan baik di lokasi hingga di Balai Kota, yang paling penting para pihak yang bersengketa sudah bersepakat untuk dapat memberikan akses jalan kepada masyarakat.

Pembuktian siapa pemilik lahan yang sah baik keluarga Sutamer, atau PT. PLN, lanjutnya, terletak pada Sertifikat Hak Milik (SHM) yang dimiliki.

Dirinya berharap, persoalan lahan ini dapat segera dicarikan jalan keluar yang terbaik, yang juga dapat mengakomodir kepentingan semua pihak, sebab di Lahan tersebut juga ada objek vital milik PLN yang mesti dijaga, juga ada kepentingan keluarga untuk investasi

Untuk diketahui, persoalan lahan di Negeri Hative Kecil, melibatkan pemilik lahan keluarga Sutamer dan PT. PLN yang berdampak pada ditutupnya akses jalan bagi warga di sekitar lokasi tersebut.

Peringati HKG, TP – PKK Gelar Seminar Parenting

0

Ambon, Maluku.news -Tim Penggerak (TP) PKK Kota Ambon menggelar Seminar Parenting dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-52 Tahun 2024.

Seminar ini dibuka oleh Pj. Ketua TP – PKK Kota Ambon, Lisa Wattimena, Selasa (02/04/2024) di Hotel Manise, dengan peserta para orang tua dan kader Posyandu.

Wattimena dalam sambutannya mengakui lewat kegiatan ini, TP – PKK Kota Ambon ingin bersama – sama dengan pemerintah, berupaya sebisa mungkin untuk mewujudkan sumber daya manusia yang adalah generasi penerus kota Ambon yang maju, dan mandiri, serta berkarakter unggul, untuk kemajuan Indonesia.

Diungkapkan, pengasuhan berbasis keluarga atau yang dikenal sebagai Parenting merupakan pengasuhan yang melibatkan peran orang tua atau keluarga dalam mendidik anak.

“Hal ini menjadi sangat penting dalam mendukung tumbuh kembang anak dengan baik karena orang tua adalah cerminan bagi seorang anak yang bisa dilihat dan ditiru oleh anak dalam keluarga. Sehingga sebagai orang tua, kita perlu memahami bahwa tidak semua anak sama, masing – masing anak dengan keinginan dan keunikannya tersendiri,” bebernya.

Wattimena mengingatkan dalam rangka mengarahkan anak agar memiliki kepribadian yang baik, orang tua wajib memberikan teladan dalam kehidupan sehari – hari.

“Hal ini juga yang harus dipahami oleh para kader Posyandu ketika melayani anak – anak dan memberikan edukasi yang baik bagi orang tua untuk tetap memperhatikan tumbuh kembang anak melalui penerapan pola asuh yang baik pula,” terangnya.

Sebagai Pj. Ketua TP-PKK yang juga adalah Mama Parenting Kota Ambon, dirinya berharap ada komitmen bersama dalam peningkatan peran aktif kader untuk menggerakan individu, keluarga dan masyarakat, kesadaran bersama para Orang tua, keluarga, dan masyarakat, untuk mendorong dan meningkatkan kualitas hidup keluarga dan masyarakat kota Ambon dalam mewujudkan sumber daya manusia kota Ambon yang sehat dan unggul.

Dalam kegiatan ini turut diserahkan paket bantuan dari TP – PKK Kota Ambon kepada perwakilan kader Posyandu.

 

Lantamal IX Gelar Bazar Murah di Pantai Halong

0

Ambon, Maluku.news – Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) IX Ambon Brigadir Jenderal TNI (Mar) Said Latuconsina membuka Bazar Lantamal IX di Pantai Halong, Ambon, Selasa (2/4). Kegiatan ini merupakan bagian dari Bazar TNI secara serentak di seluruh satuan TNI yang dibuka Kasum TNI mewakili Panglima TNI, diikuti secara vicon.

Brigjen Said Latuconsina mengatakan, bazar murah terbuka untuk umum. Diharapkan, bazar dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok prajurit, PNS, dan masyarakat sekitar Lantamal IX Ambon dengan harga murah dan produk berkualitas, menyambut Hari Raya Idul Fitri yang tinggal dihitung jari.

Dalam sambutan pembukaan bazar, Latuconsina menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Maluku dan Pemerintah Kota Ambon, Perum Bulog Maluku dan Maluku Utara, juga mitra BNI maupun pelaku usaha termasuk UMKM yang telah berpartisipasi mengisi stand bazar, sekaligus memberikan harga di bawah pasar kepada pengunjung.

Menurut siaran pers Dinas Penerangan Lantamal IX, Bazar TNI Serentak menyambut Idul Fitri digelar sebagai salah satu solusi untuk membantu prajurit, PNS dan keluarganya, serta masyarakat untuk mendapatkan bahan kebutuhan sembako dan produk industri UMKM. Harganya lebih murah, dibandingkan harga pasaran.

Antusiasme masyarakat terlihat dari ramainya stand bazar dikunjugi pembeli. Rencananya bazar murah ini akan digelar selama dua hari. TNI AL berharap, masyarakat di sekitar Lantamal IX memanfaatkannya dengan baik sehingga datang berbelanja bahan pokok untuk memenuhi kebutuhan menjelang Hari Raya Idul Fitri tahun 2024.

(Maluku.news/Dispen Lantamal IX)

 

Faktor “Harold Huwae” Dorong Polisi Tahan 2 Kerabat Oma Aba

0

Ambon, Maluku.news – Polsek Teluk Baguala telah menahan dua orang kerabat Nenek Albertina Izack alias Oma Aba (71 tahun). Keduanya disangka memukul Hensen Calvin Yeheskiel Huwae (22), oknum anggota polisi yang menabrak Oma Aba di Passo, Minggu (24/3) malam pukul 20.30 WIT.

Dua orang yang ditahan adalah Jenly Pattiwael dan Gestok Tanahitumessing. Jenly sehari-hari bekerja sebagai sekuriti, sedangkan Gestok sebagai pengemudi Pertamina. Keduanya ditahan sejak Sabtu (27/3).

Keluarga Oma Aba merasa janggal dengan kinerja Polsek Teluk Baguala. Pasalnya, pada malam kejadian, mereka langsung melapor ke Polsek Baguala.

Dua laporan pada Minggu malam itu yakni oleh Franky Pesireron, seorang anggota purnawirawan TNI dan Herona Oppier Isack. Esoknya, hari Senin (25/3), anak kandung Oma Aba yakni Oke Izack, juga menantu Pieter Oppier datang melapor, sekaligus konfirmasi perkembangan laporan.

Petugas di Polsek Baguala yang menerima Oke dan Pieter menjelaskan, tidak ada laporan kecelakaan lalu lintas atas nama korban Oma Aba. Hanya ada laporan penganiayaan atas nama korban Hensen Calvin Yeheskiel Huwae.

Menurut petugas Polsek Baguala bernama Bambang, Polsek Baguala harus memproses cepat kasus penganiayaan terhadap oknum polisi Calvin Huwae. Alasannya, paman Calvin Huwae bernama Harold Huwae marah mengetahui ponakannya itu patah gigi.

“Dia (Hendrik Huwae) punya Kakak Harold suruh proses akang. Harold marah karena ponakannya gigi patah,” jelas Bambang di Polsek Baguala.

Kombes Harold Wilson Huwae adalah seorang perwira cemerlang. Ia pernah menjabat Direktur Dirkrimsus Polda Maluku. Adik Harold adalah Hendrik Huwae, ayahanda Calvin.

Adanya “Faktor Harold Huwae” juga membuat istri Hendrik Huwae dan Nenek Poppy Huwae nekat datang ngamuk-ngamuk di Polres Ambon Lease, di hadapan keluarga Oma Aba. (Maluku.news)

PMKRI Serukan Kapolda Maluku Tertibkan Polsek Baguala

0

Ambon, Maluku.news – Anggota Presidium Gerak Kemasyarakatan (Germas) Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Ambon Jo Renyaan menyerukan Kapolda Maluku Lotharia Latif menertibkan aparat bawahannya di Polsek Teluk Baguala. Alasannya, aparat tidak bekerja secara profesional sehingga hak hukum Nenek Albertina Izack alias Oma Aba (71 tahun) terabaikan.

Oma Aba ditabrak di Passo, Minggu (24/3) sekitar pukul 20.30 WIT. Pengendara sepeda motor bernama Hensen Calvin Yeheskiel Huwae (22) yang diduga mabuk dan melaju tanpa lampu penerang, menabrak Oma Aba yang berdiri di bahu jalan. Akibatnya, korban mengalami patah kaki kiri dan lumpuh sampai sekarang.

Sejak malam kejadian, keluarga korban sudah melaporkan kasus ini ke Polsek Baguala. Akan tetapi pihak polisi tidak pernah menindaklanjuti laporan keluarga. Bahkan ketika keluarga datang mengecek, petugas polisi mengatakan, tidak ada laporan lakalantas.

Menurut Anggota Presidium Germas PMKRI Ambon Jo Renyaan, korban tabrakan yakni Oma Aba dan keluarganya mempunyai hak hukum yang harus dijamin pemenuhannya oleh polisi. Namun terkesan polisi dengan sengaja mengabaikan laporan korban.

Renyaan yang datang menjenguk korban di Poka, mendengar juga keluh-kesah sanak keluarga terhadap pelayanan polisi. Ia mengaku dengan kinerja petugas polisi di Polsek Baguala. Sebab itu, dia pun meminta Kapolda mendorong penegakan hukum kepada oknum polisi Hensen Calvin Yeheskiel Huwae yang menabrak Oma Aba sampai lumpuh.

Pihak keluarga menuding petugas di Polsek Baguala ditekan oleh keluarga Calvin. Selain Calvin sebagai anggota polisi, ayah dan pamannya juga anggota polisi.

Intervensi ayah dan paman Calvin Huwae agar kasus tabrakan ditinggalkan sedangkan kasus pemukulan warga kepada Calvin di TKP langsung diproses, didengar langsung keluarga di Polsek Baguala.

“Dia pung kakak Harold suruh proses  masalahnya dia pung gigi patah, itu yang antua marah,” kata petugas polisi bernama Bambang di Polsek Baguala.

Kakak Harold yang dimaksud Bambang adalah Kombes Harold Wilson Huwae, mantan Direktur Dirkrimsus Polda Maluku.  Adik Harold Wilson Huwae bernama Hendrik Huwae.  Hendrik juga anggota polisi, ayah Calvin Huwae.  (Maluku.news)