BerandaParlementariaFauzan Rahawarin: Semangat Pattimura Harus Perkuat Kemandirian Ekonomi Maluku

Fauzan Rahawarin: Semangat Pattimura Harus Perkuat Kemandirian Ekonomi Maluku

AMBON, Maluku.news – Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku, Fauzan Rahawarin, menegaskan nilai-nilai perjuangan Kapitan Pattimura harus diwujudkan dalam kerja nyata untuk memperkuat kemandirian ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mempercepat pembangunan di Provinsi Maluku.

Menurut Fauzan, perjuangan yang diwariskan Pattimura tidak hanya dikenang melalui kegiatan seremonial setiap peringatan Hari Pattimura, tetapi harus menjadi inspirasi dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan yang dihadapi daerah saat ini.

“Semangat Pattimura hari ini harus diwujudkan dalam keberanian membangun kemandirian ekonomi daerah. Kita tidak boleh hanya menjadi penonton di tanah sendiri,” kata Fauzan dalam keterangan yang diterima di Ambon, Minggu (17/5/2026).

Politisi Partai NasDem itu mengatakan, perjuangan pada era modern tidak lagi dimaknai sebagai perlawanan terhadap penjajahan secara fisik, melainkan bagaimana masyarakat mampu memanfaatkan seluruh potensi daerah untuk meningkatkan kesejahteraan.

Ia menilai Maluku memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah, mulai dari sektor perikanan, pertanian, perkebunan, hingga pariwisata. Potensi tersebut, menurutnya, harus dikelola secara optimal agar memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah.

“Maluku memiliki sumber daya alam yang luar biasa. Yang dibutuhkan sekarang adalah keberanian untuk mengelolanya secara maksimal sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Fauzan menegaskan, pembangunan ekonomi berbasis potensi lokal menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat daya saing Maluku di tingkat nasional.

Menurutnya, pengembangan sektor-sektor unggulan harus dilakukan secara terencana melalui dukungan kebijakan pemerintah, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta kemudahan investasi yang berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Ia juga mendorong generasi muda Maluku agar lebih aktif mengembangkan dunia usaha, ekonomi kreatif, serta berbagai inovasi berbasis potensi kepulauan.

Menurut Fauzan, generasi muda memiliki peran penting dalam menciptakan lapangan kerja baru sekaligus meningkatkan nilai tambah produk-produk lokal.

“Anak-anak muda harus berani berwirausaha, mengembangkan ekonomi kreatif, dan memanfaatkan potensi daerah agar mampu bersaing di tengah perkembangan ekonomi yang semakin kompetitif,” katanya.

Selain itu, Fauzan menilai percepatan pembangunan di Maluku memerlukan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

Ia mengajak pemerintah daerah, pelaku usaha, akademisi, organisasi masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun daerah dengan mengoptimalkan seluruh potensi yang dimiliki.

Menurutnya, sinergi tersebut sangat dibutuhkan, terutama untuk mengatasi berbagai tantangan pembangunan di wilayah kepulauan yang masih menghadapi keterbatasan infrastruktur, akses transportasi, dan layanan ekonomi.

“Kolaborasi menjadi kunci agar pembangunan di Maluku berjalan lebih cepat dan manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat,” ujarnya.

Fauzan menambahkan, semangat persatuan, keberanian, dan pengorbanan yang diwariskan Kapitan Pattimura harus menjadi modal sosial dalam mempercepat pembangunan daerah.

Nilai-nilai tersebut dinilai tetap relevan untuk menghadapi berbagai tantangan pembangunan, termasuk meningkatkan daya saing ekonomi Maluku di kawasan timur Indonesia.

Ia berharap peringatan Hari Pattimura tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi mampu membangkitkan kesadaran kolektif masyarakat untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah.

“Peringatan Hari Pattimura harus menjadi refleksi bersama untuk membangun Maluku yang lebih mandiri, berdaya saing, dan mampu menjadi kekuatan ekonomi di kawasan timur Indonesia,” katanya.

Sebagai unsur pimpinan DPRD Provinsi Maluku, Fauzan memastikan lembaga legislatif akan terus mendukung berbagai kebijakan yang mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, pengembangan potensi lokal, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga sejauh mana manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat di seluruh wilayah Maluku.

“Pattimura mengajarkan tentang keberanian, pengorbanan, dan persatuan. Nilai-nilai itulah yang harus menjadi semangat baru untuk membawa Maluku bangkit, mandiri, dan maju,” tutupnya.

RELATED ARTICLES
Google search engine
Google search engine

Most Popular

Recent Comments