Beranda blog Halaman 87

Pj.Wali Kota Lepas 900 Peserta PAUD Menuju SD

0

Ambon, Maluku.news – 900 siswa peserta Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dilepas Pj. Wali Kota, Dominggus N. Kaya menuju kelas awal Sekolah Dasar (SD).

Transisi PAUD ke SD secara menyenangkan ini, dilaksanakan Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Ambon, di Ballroom Maluku City Mall (MCM) Tantui, Sabtu (15/06/2024).

Pj. Wali Kota dalam sambutan singkatnya, menyatakannya apresiasi yang tinggi sebab peserta PAUD yang akan transisi ke SD tahun ajaran 2024/2025 adalah anak-anak yang lincah dan memiliki kecerdasan luar biasa.

“Transisi PAUD ke SD harus menyenangkan sebab sejalan dengan pola baru yang mulai berlaku tahun ajaran depan. Jadi anak-anak tidak diharuskan bisa Baca, Tulis, Hitung (Calistung), namun bagaimana mereka diajar menjadi cerdas dan mengembangkan potensi diri sendiri,” ungkap Kaya.

Diakuinya, perbedaan antara metode pendidikan di eropa, dan di negara maju, dan di Indoensia sangat berbeda, sebab anak – anak tidak diharuskan tahu Calistung.

“Kedepan kita juga mengikuti pola itu, sebab anak – anak harus dididik sesuai potensi dan kemampuan masing masing,” tandasnya.

Ditempat yang sama, Kepala Dindik Kota Ambon, F. Taso, mengatakan bahwa kebijakan pemerintah adalah melarang pelaksanaan tes Calistung saat masuk SD. Selain itu anak – anak yang sudah transisi dari PAUD ke SD harus memenuhi persyaratan umur yakni diprioritaskan 7 (tujuh) tahun.

“Kebijakan pemerintah melarang penyelenggaraan Calistung berdasarkan Surat Edaran (SE) Dirjen Paud Dikdasmen Nomor 0759/C/HK/04.01/2023 tentang Penguatan Transisi PAUD Ke Sekolah Dasar Kelas Awal. Ini yang menjadi dasar pelaksanaan kegiatan kita,” pungkasnya.

Untuk diketahui, kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Kota (Sekkot) Agus Ririmasse, serta Pj. Ketua Tim Penggerak (TP) PKK, yang juga Bunda PAUD Kota Ambon, Dessy Kaya.

Pemkot Bagikan 73 Ekor Hewan Kurban

0

Ambon, Maluku.news – Jelang Perayaan Idul Adha 1445 Hijriah, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon membagikan bantuan 73 ekor hewan kurban yang terdiri dari 38 ekor Sapi dan 35 ekor Kambing.

Pembagian hewan Kurban tersebut dilakukan secara simbolis oleh Pj. Wali Kota Ambon, Domiggus N. Kaya, didampingi Sekretaris Kota (Sekkot) Agus Ririmasse, Pj. Ketua Tim Penggerak (TP) PKK, Dessy Kaya, dan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Hanne Ririmasse, kepada perwakilan penerima di Pelataran Balai Kota, Sabtu (15/06/2024) pagi.

Kaya dalam sambutannya mengatakan kegiatan tersebut dimaksudkan sebagai bentuk perhatian dan partisipasi pemerintah dalam mendukung dan memfasilitasi kegiatan keagamaan di kota Ambon.

“Hal ini sekaligus sebagai upaya untuk meningkatkan kepedulian sosial, meneladani nilai – nilai pengorbanan dan keimanan, serta mempererat hubungan antara pemerintah

dan masyarakat, khususnya umat Islam guna mewujudkan masyarakat yang harmonis dan religi,” ujarnya.

Pj. Wali Kota mengingatkan agar dalam melaksanakan tugasnya seluruh panita Penyembelihan kurban dapat melaksanakan tugas dengan amanah dan penuh rasa tanggungjawab.

“Pastikan agar setiap kelompok masyarakat miskin, kaum dhuafa, dan para mustahik lebih diutamakan dalam pembagiannya, sehingga setiap manfaat dari kurban bernilai ibadah bagi orang yang telah berkurban,” pintanya.

Sementara itu, Kabag Kesra Setda Kota Ambon Fenly Masawoy, menjelaskan, semua hewan kurban yang dibagikan dalam kondisi sehat telah melalui pemeriksaan kesehatan oleh Dokter Hewan serta memenuhi syarat untuk dijadikan hewan kurban sesuai syariat Islam.

Ambon, Kota Pertama Asia Tenggara Disinggahi Plastic Odyssey

0

Ambon, Maluku.news – Kota Ambon menjadi kota pertama di Asia Tenggara dan Indonesia yang disinggahi kapal Ekspedisi Plastic Odyssey dalam rangka memberikan solusi terhadap persoalan sampah plastik di negeri ini.

Kehadiran para kru kapal yang bersandar di Pelabuhan Perikanan Nasional (PPN) Tantui, Jumat (14/06/2024) ini disambut oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP), A. Hehamahua, mewakili Pj. Wali Kota Ambon.

Hehamahua mengatakan, kehadiran Plastic Odyssey ini menjadi jawaban terkait penanganan sampah di kota Ambon yang masih menjadi persoalan yang belum terpecahkan oleh

Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon hingga saat ini.

“Sampai hari ini persoalan masih menjadi bagian pergumulan bersama di kota ini, sebab kota ini menghasilan 220 ton per hari dan sampai hari ini baru bisa terangkut ke TPA 180-185 ton per hari,” ujarnya.

Dirincikan, setidaknya ada 7 (tujuh) penyebab persoalan sampah, pertama jumlah sampah yang terus meningkat seiring dengan pertambahan jumlah penduduk, karena aktivitas kota ini sebagai ibukota, sehingga hampir setiap hari penduduk bermutasi ke kota ambon untuk aktivitas pekerjaan dan perdagangan tetapi juga pola konsumtif masyarakat.

“Kedua kita juga terbatas dalam sarana dan prasarana yang dimiliki, Ketiga; masyarakat kita belum sepenuhnya berpartisipasi dalam pengelolaan sampah secara baik karena belum mengetahui caranya,” katanya.

Selanjutnya, Pemkot juga diperhadapkan dengan regulasi dengan memberikan sanksi tegas kepada mereka yang melanggar, sebab Pemkot masih kurang dalam sarana dan prasarana yang dimiliki. Kelima, kota Ambon juga dihadapkan dengan persoalan sampah perbatasan dimana masyarakat dari kabupaten maluku tengah tidak dilayani oleh angkutan sampah sehingga mereka kerap membuang sampah di area yang berbatasan dengan kota Ambon.

“Ke enam; kita juga memnghadapi persoalan sampah di laut, karena ada 104 saluran terbuka, sungai kecil, yang bermuarа di Teluk Ambon dan itu berdampak. Serta yang terakhir; topografi kota Ambon yang membuat armada sampah tidak dapat melayani masyarakat di beberapa tempat sehingga turut berdampak pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Retribusi Sampah,” jelasnya.

Hehamahua berharap dengan kehadiran kapal plastic Odyssey dapat membantu kota Ambon sebab pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dan membutuhkan dukungan dalam mencari solusi terhadap persoalan sampah saat ini.

Sementara itu, Co-Founder & Head Of Communication Plastic Odyssey, Alexandre Deschelotte menyampaikan terima kasih atas sambutan yang diberikan baginya dan para kru, sebab ini pertama kalinya kehadiran mereka di Indonesia.

“Ambon menjadi kota pertama dari rencana dari 5 (lima) kota yang disinggahi, selama 2 (dua) bulan kami berada di Indonesia. Oleh sebab itu langkah pertama ini sangat penting bagi kami, dalam melanjutkan perjalanan berikutnya,” terangnya.

Deschelotte, membeberkan sampah plastik telah menjadi menjadi persoalan global dan mendesak untuk diatasi, sebab sampah plastik dapat sampai ke laut, tidak terurai, sehingga dimakan oleh ikan yang menjadi bahan konsumsi masyarakat.

“Di dunia ini setiap menit hampir 300 ribu ton sampah plastik yang masuk di laut menjadi mikro partikel yang mencemari laut dan biota laut. Problem ini yang coba kita atas lewat eksepedisi ini, dimana kita mengembangkan solusi skala kecil, dengan peralatan yang murah serta dapat direplikasi oleh Pebisnis lokal sehingga dapat mengatasi persoalan sampah sekaligus menjadikannya bernilai ekonomis bagi masyarakat,” pungkasnya.

Untuk diketahui expedisi Plastic Odyssey ini telah dimulai sejak 2022 lalu, dengan membawa perlatan pengolahan sampah plastik yang diubah menjadi barang – barang bernilai ekonomis, seperti furnitur, meja, kursi, paving block, bahan bangunan, serta diubah menjadi bahan bakar.

 

Pj. Wali Kota Saksikan Serah Terima Pj Ketua TP-PKK

0

Ambon, Maluku.news – Pj. Wali Kota Ambon, Dominggus. N. Kaya menyaksikan secara langsung proses penandatanganan serah terima jabatan Pj. Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) di Ruang Rapat Darwin, Balai Kota, Jumat (14/06/2024).

Penandatanganan ini dilakukan oleh mantan Pj. Ketua TP- PKK Kota, Lisa Wattimena Bersama dengan Pj. yang baru yakni Dessy Kaya, bersamaan dengan penyerahan Memorandum Pertanggungjawaban Penjabat Ketua TP-PKK Kota Ambon Tahun 2022-2024.

Kaya dalam sambutannya mengungkapkan, melalui kegiatan dimaksud kita dapat melihat progress dan perkembangan

Kaya dalam sambutannya mengungkapkan, melalui kegiatan dimaksud kita dapat melihat progress dan perkembangan dari 10 program pokok PKK yang sudah dilaksanakan dan akan digunakan sebagai acuan untuk melanjutkan apa yang sudah di programkan.

“Diharapkan semua pengurus TP-PKK Kota Ambon tetap bekerja melakukan tanggung jawab-tanggung jawab menuju tercipatnya keluarga yang berdaya guna, berhasil, dan sejahtera,” ungkapnya.

Sementara itu, Pj. Ketua TP-PKK, usai melakukan penandatanganan dan menerima memorandum Pertanggungjawaban Tahun 2022-2024, mengungkapkan dirinya tidak dapat melanjutkan program kerja yang telah dirancang oleh kepemimpinan sebelumnya, tanpa dukungan dari semua pengurus. Sehingga dirinya berharap adanya sinergitas dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab kedepan.

“Sehingga kesempatan yang berbahagia ini saya mengajak kita semua untuk saling bekerja sama, kerja dengan hati yang tulus, tetap tingkatkan koordinasi dan kolaborasi antar Pokja agar 10 program PKK yang menjadi program kita bersama dapat berjalan sesuai dengan harapan semua masyarakat Kota Ambon yang kita cintai,” tandasnya.

Ditempat yang sama usai menyerahkan tanggung jawabnya kepada Pj. yang baru, Wattimena berharap, pengrus yang masih bertahan dan telah dibentuk tentu dapat menjalankan tugasnya dan tetap mempertahankan hasil kerja yang baik, tingkatkan terus kinerja dan prestasi, serta perbaiki berbagai hal yang belum sempurna.

“Saling mendukung satu dengan yang lain dan topang lah selalu ibu Penjabat Ketua TP-PKK yang baru dalam kerja nyata, tetap semangat dan terus berkarya dengan banyak ide dan kreativitas yang bapak ibu semua bisa lakukan walau dengan cara sederhana,” pungkas Wattimena.

 

Cegah Kelangkaan Mitan, Ini Himbauan Pj. Wali Kota

0

Ambon, Maluku.news – Guna mencegah kelangkaan minyak tanah (Mitan) di tengah-masyarakat, Pj. Wali Kota Ambon, Dominggus. N. Kaya meminta warga untuk tidak membeli secara berlebihan sebab akan berdampak besar bagi semua orang.

“Atas nama Pemkot, kami menghimbau kepada masyarakat supaya memang benar-benar memanfaatkan minyak ini dengan bijak. Dengan begitu tidak akan terjadi kelangkaan yang merugikan banyak orang,” ungkapnya, usai melakukan pertemuan tertutup dengan DPC Hiswana Migas Maluku, di ruang kerjanya, Jumat (14/06/2024).

Dirinya juga mengingatkan kepada pangkalan-pangkalan minyak yang berada di kota ini, agar tidak melakukan praktek nakal, yakni mengambil keuntungan dengan cara menimbun minyak untuk dijual kembali dengan harga yang tinggi.

“Kalau itu terjadi, ada pangkalan-pangkalan yang nakal atau melakukan penimbunan lalu kemudian melakukan penjualan secara berlebihan serta mengambil keuntungan, maka itu adalah tindakan melanggar hukum, dan pasti ada sanksinya,” tegasnya.

Sementara itu Ketua DPC Hiswana Migas Maluku, Anes Leleury mengungkapkan hal yang sama. Dirinya berharap kepada masyarakat untuk tidak melakukan pembelian yang berlebihan, serta dirinya menegaskan kepda pangkalan- pangkalan minyak agar melayani warga di wilayahnya sehingga warga masyarakat di sektor tersebut terlayani dengan baik.

“Kami menyampaikan kepada masyarakat, stok persediaan itu aman, sehingga masyarakat tidak perlu panik baring atau melakukan pembelian dalam jumlah besar karena stok minyak tanah bagi masyarakat di kota ini aman,” pungkasnya.

Pertahankan UCCN, Ambon Ikuti Interkonektivitas Empat Negara

0

Ambon, Maluku.news – Guna mempertahankan posisinya pada UNESCO Creative Cities Networkong (UCCN), Kota Ambon mengikuti interkonektivitas bersama dengan Moreila (Meksiko), Hamamatsu (Jepang), dan Busan (Korea Selatan) dengan melibatkan UNESCO Multisectoral Regional Office Jakarta.

“Hari ini kita mengadakan lokakarya guna membicarakan Pembangunan music di Ambon sebagai kota kreatif dunia agar lebih berdampak bagi kebudayaan dan Pembangunan yang berkelanjutan. Serta, kerja sama yang terjalin dengan kota-kota UCCN diharapkan dapat menadi added values bagi kota ini,” ungkap, Kepala Dinas Parawisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Ambon, Richo Hayat, saat membacakan sambutan Pj. Wali Kota Ambon, Dominggus. N. Kaya, di ruang rapat Vlissingen, Jumat (14/06/2024).

Hayat menguraikan hal penting yang sejauh dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon dalam mempertahankan predikat “City of Music” yakni, pertama; Pemerintah bersama dengan lapisan mayarakat yang berperan sebagai pelaku musik terus mengembangkan sayap guna mempertahankan predikat yang disematkan oleh UNESCO 31 Oktober 2019.

Kedua; Sempat terpuruk saat mengalami Pandemi COVID-19, namun Pemkot berupaya untuk mempertahankan konsistensi guna menjaga nama besar tersebut dengan membuat konser-konser virtual.

Dirinya berharap melalui kegiatan yang bertemakan “Ambon Connect: Fostering a Music Centered Creative City Hub for Cultural and Sustainable Development” ini kegiatan ini dapat menghasilkan dokumen rencana kerja sama kongkrit antara Kota Ambon dengan UCCN lainnya.

Untuk diketahui, kegiatan ini dikuti oleh Peserta Sekolah Dinas Luar Negeri (Sesdilu) Angkatan 76 Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan Sesdilu Internasional.

“Pemkot Ambon menyambut dengan hangat kunjungan peserta Sesdilu. Kami juga memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini kami berharap dengan terselenggaranya kegiatan ini dapat memperkuat kedudukan sebagai ‘City of Music,” pungkas Hayat.

Pj. Wali Kota Saksikan Serah Terima Pj Ketua TP-PKK

0

Ambon, Maluku.news – Pj. Wali Kota Ambon, Dominggus. N. Kaya menyaksikan secara langsung proses penandatanganan serah terima jabatan Pj. Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) di Ruang Rapat Darwin, Balai Kota, Jumat (14/06/2024).

Penandatanganan ini dilakukan oleh mantan Pj. Ketua TP- PKK Kota, Lisa Wattimena Bersama dengan Pj. yang baru yakni Dessy Kaya, bersamaan dengan penyerahan Memorandum Pertanggungjawaban Penjabat Ketua TP-PKK Kota Ambon Tahun 2022-2024.

Kaya dalam sambutannya mengungkapkan, melalui kegiatan dimaksud kita dapat melihat progress dan perkembangan

Kaya dalam sambutannya mengungkapkan, melalui kegiatan dimaksud kita dapat melihat progress dan perkembangan dari 10 program pokok PKK yang sudah dilaksanakan dan akan digunakan sebagai acuan untuk melanjutkan apa yang sudah di programkan.

“Diharapkan semua pengurus TP-PKK Kota Ambon tetap bekerja melakukan tanggung jawab-tanggung jawab menuju tercipatnya keluarga yang berdaya guna, berhasil, dan sejahtera,” ungkapnya.

Sementara itu, Pj. Ketua TP-PKK, usai melakukan penandatanganan dan menerima memorandum Pertanggungjawaban Tahun 2022-2024, mengungkapkan dirinya tidak dapat melanjutkan program kerja yang telah dirancang oleh kepemimpinan sebelumnya, tanpa dukungan dari semua pengurus. Sehingga dirinya berharap adanya sinergitas dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab kedepan.

“Sehingga kesempatan yang berbahagia ini saya mengajak kita semua untuk saling bekerja sama, kerja dengan hati yang tulus, tetap tingkatkan koordinasi dan kolaborasi antar Pokja agar 10 program PKK yang menjadi program kita bersama dapat berjalan sesuai dengan harapan semua masyarakat Kota Ambon yang kita cintai,” tandasnya.

Ditempat yang sama usai menyerahkan tanggung jawabnya kepada Pj. yang baru, Wattimena berharap, pengrus yang masih bertahan dan telah dibentuk tentu dapat menjalankan tugasnya dan tetap mempertahankan hasil kerja yang baik, tingkatkan terus kinerja dan prestasi, serta perbaiki berbagai hal yang belum sempurna.

“Saling mendukung satu dengan yang lain dan topang lah selalu ibu Penjabat Ketua TP-PKK yang baru dalam kerja nyata, tetap semangat dan terus berkarya dengan banyak ide dan kreativitas yang bapak ibu semua bisa lakukan walau dengan cara sederhana,” pungkas Wattimena.

Kolatlena Mengaku Tidak Bangga Dengan Hasil Seleksi Paskibraka

0

Ambon. maluku.news – Anggota DPRD Maluku, Alimudin Kolatlena mengaku tidak merasa bangga dengan Enam siswa yang dikirim Maluku untuk mengikuti seleksi Paskibraka tingkat Nasional (Paskibraka) untuk upacara 17 Agustus 2024 di Jakarta.

Pasalnya Keenam siswa yang dikirim telah menggoreskan luka bagi Cristianie Lumatalale siswa Kelas 10 SMA Negeri 3 Kabupaten Seram Bagian Barat yang mempunyai nilai tertinggi tapi digantikan dengan calon Paskibraka yang punya rekam medik dan hasil yang tidak baik.

Padahal Maluku mestinya hanya mengirimkan Dua pasang calon yakni Dua perempuan dan 2 laki-laki untuk mengikuti seleksi di tingkat nasional. Namun Pansel memberangkatkan Enam siswa Maluku ke Jakarta untuk seleksi tingkat nasional.

” Walau tahun ini, dikirim Enam siswa untuk mengikuti seleksi Paskibraka tingkat Nasional (Paskibraka) untuk upacara 17 Agustus 2024 di Jakarta tidak membuat saya merasa bangga. Sebab ada siswa lain yang harus diberangkatkan” ujar Kolatlena di DPRD Kamis (13/06/2024)

Mestinya ada rasa bangga tetapi untuk tahun ini tidak sebab proses dan pentahapan rekrutmen calon Paskibraka sudah melukai siswa lain bahkan keluarganya yang juga merasa kecewa dengan kerja Panitia Seleksi dan Kesbangpol.

Ditambahkan, sebagai siswa yang dinyatakan lulus dengan nilai tertinggi mestinya yang harus ke Jakarta untuk mengikuti seleksi berikutnya bukan yang tidak lolos kemudian diberangkatkan.

” Bagaimana mungkin yang berprestasi digantikan dengan yang tidak berprestasi untuk mengikuti seleksi di tingkat nasional. Cara ini harus menjadi perhatian Kesbangpol dan Panitia Seleksi” ucapnya.

Karena itu, sebagai anggota DPRD Maluku dirinya menyayangkan keputusan Panitia Seleksi tingkat provinsi yang merugikan peserta seleksi yang berhak diberangkatkan untuk mengikuti seleksi di tingkat nasional sehingga perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah Maluku .

DPRD Maluku Tuding Ada Mafia Dalam Seleksi Calon Paskibraka Nasional 2024

0

Ambon, Maluku.news – Tidak transparannya seleksi pasukan Paskibraka tingkat Nasional (Paskibraka) untuk upacara 17 Agustus 2024 di Jakarta dengan tidak lolosnya Cristianie Lumatalale siswa Kelas 10 SMA Negeri 3 yang di lakukan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Maluku melalui Panitia Seleksi tingkat provinsi diduga ada unsur Kolusi, Nepotisme dan Diskriminasi (KND) menuai kecaman keras dari DPRD Maluku .

Wakil Ketua Komisi I DPRD Maluku, Yance Wenno mengatakan ketidakadilan dalam proses seleksi yang dilakukan Panitia Seleksi tingkat Provinsi Maluku menandakan buruknya penerapan pola seleksi sehingga perlu dirubah agar ada dampak keadilan bagi seluruh masyarakat sehingga kasus yang dialami Cristianie tidak lagi terulang.

” Masalah yang dihadapi Cristianie bukan persoalan baru sebab kasus ini juga pernah terjadi beberapa tahun lalu. Karena itu perlu ada perubahan dalam pola seleksi,” ujar Wenno, Kamis (13/06/2024) di DPRD Maluku.

Ditambahkan, sangat disayangkan jika Cristianie yang harus digantikan dengan siswa lain tapi punya riwayat kesehatan yang lebih buruk. Karena itu perlu ada penjelasan resmi dari dokter yang menangani .

” Ini alasan yang tidak masuk akal ” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi IV, Samson Atapary menyayangkan buruknya seleksi yang dilakukan Panitia seleksi tingkat provinsi karena sarat mafia dan nepotisme.

” Saya kira ada mafia dalam proses medical check up . Sebab peserta tidak mengetahui hasil rekaman mediknya tapi bisa diketahui oleh peserta yang lain,” ujarnya.

Ditegaskan Atapary bahwa apa yang dilakukan oleh Panitia Seleksi dan pemerintah daerah telah membunuh karakter anak di bawah umur . Kondisi mental anak sangat berbeda jauh dengan orang dewasa.

” Kondisi anak di bawah umur ini sangat labil jika dibandingkan dengan orang dewasa. Apa yang dilakukan merupakan pembunuhan karakter anak”pungkas Atapary.

KPU Kota dan PWI Tual Siap Ciptakan Pemilu Damai

0

Tual, Maluku.news: Menindaklanjuti edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan edaran Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat tentang pemilu damai pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta Walikota dan Wakil Walikota Tual.

KPU Kota Tual berencana akan menggandeng PWI Kota Tual dalam rangka terlaksananya Pemilu yang aman dan damai di daerah ini.

Hal ini disampaikan oleh, Ketua KPU Muttaqin Ali Renhoran didampingi Kepala Defisi Prencanaan Data dan Informasi Ali Rahayaan dan Sekertaris KPU Azis Saleh usai menerima silaturahmi bersama PWI Kota Tual di kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Tual Kamis, (13/6/2024).

Dijelaskan, silahturahmi ini sekaligus menjadi bagian dari kerjasama PWI dengan KPUD Kota Tual dalam rangka menyuarakan kampanye Pemilu damai menjelang pelaksanaan Pilkada nanti.

Olehnya itu, pihaknya siap menjalin kerjasama dengan PWI Kota Tual dalam rangka mempublikasikan seluruh kegiatan dan tahapan penyelenggaraan Pemilu di Kota Tual.

“Tentu kami sangat menghargai apa yang tadi kami diskusikan terkait dengan kerjasama KPU bersama dengan PWI sehingga nanti bentuk-bentuk kerjasamanya nanti kita akan tuangkan dalam MoU” katanya.

Renhoran mengaku, sebagai lembaga yang menyelenggarakan Pemilihan Umum dirinya berharap bisa bekerjasama dengan PWI sebagai Pers yang ada di Kota Tual.

“Kami berharap kerjasama ini membangkitkan semangat Pemilu yang damai dalam bentuk media sosial maupun sosialisasi dengan kemasyarakatan yang ada sehingga kami menyelenggarakan Pemilu itu Pers dapat membantu kami dalam menyelenggarakan Pemilu yang aman dan damai bagi masyarakat di Kota Tual dalam hal mensosialisasikan semua tahapan yang ada di KPU nantinya” ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua PWI Kota Tual Abdullah Tusiek mengucapkan terima kasih kepada Komisioner KPU Kota Tual, Ketua KPU maupun Sekretaris yang mana telah meluangkan waktu untuk menerima kunjungan PWI Kota Tual.

Dikatakan, kunjungan ini bukan baru satu kali tetapi ini sudah berulang-ulang kali dan KPU sendiri sudah menjadi bagian dari PWI juga.

“Kenapa karena PWI sebelumnya sudah memberikan penghargaan kepada KPU karena pernah bekerjasama dengan PWI pada tahun 2018 dan itu sebuah langkah yang baik” ujarnya.

Silaturahmi hari ini, lanjut Tusiek sesuai dengan edaran dari Mendagri maupun tindaklanjuti edaran dari PWI Pusat dalam rangka Kampanye Pemilu Damai dan silaturahmi dengan penyelenggara Pemilu.

“Alhamdulillah dalam silaturahmi ini kita sudah diberikan signal bagus dari KPU kota tual dalam rangka nanti akan kerjasama dan nanti teknisnya itu akan dibicarakan oleh pihak penyelenggara dalam hal ini KPU” jelasnya.

Pada prinsipnya bahwa apa yang tadi sudah disampaikan oleh ketua KPU untuk PWI sedikit memberikan peran dalam rangka kampanye Pemilu damai.

“Intinya PWI siap membantu KPU dalam rangka menyukseskan Pemilu damai, Pemilu adil yang pertama itu masyarakat merasa nyaman di negeri ini pada saat hari H masuk pencoblosan nanti” tutupnya.