Beranda blog Halaman 82

MTQ XXX Tingkat Promal Resmi Dibuka Penjabat Gubernur Maluku

0

Ambon, Maluku.news – Musabaqah Tilawatil Quran XXX Tingkat Provinsi Maluku yang diselenggarakan di Kota Ambon, resmi dibuka oleh Penjabat Gubernur Maluku Ir. Sadali Ie, M.Si., IPU, pada Sabtu (22/06/2024) malam, di Lapangan Merdeka.

Berdasarkan Laporan Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Maluku Ir. Ismail Usemahu, MT, dapat diketahui bahwa Pelaksanaan MTQ kali ini diikuti oleh peserta dari 11 Kabupaten Kota se-Maluku, dengan rincian, Kabupaten Kepulauan Tanimbar 20 orang, Kabupaten Maluku Barat Daya 12 orang, Kabupaten Buru 32 orang, Kabupaten Buru Selatan 19 orang, Kabupaten Kepulauan Aru 24 orang, Kabupaten Maluku Tenggara 38 orang, Kabupaten Seram Bagian Barat 40 orang, Kabupaten Seram Bagian Timur 32 orang, Kabupaten Maluku Tengah 46 orang, Kota Tual 46 orang, dan Kota Ambon 41 orang.

Dimana, semua peserta MTQ ini mengikuti 7 cabang / golongan mata lomba antara lain, Tilawah Al’Quran, Hifzil Qur’an, Qiraat, Fahmil Qur’an, Syarhil Quran, Penulisan Karya Ilmiah Al-Quran dan Khat Al-Quran.

Sementara itu di tempat yang sama Sadali Ie, dalam sambutannya menyampaikan pelaksanaan even-even keagamaan sepertu ini, mempunyai posisi yang sangat vital dan strategis dalam rangka pembangunan mental spiritual bangsa, karena masalah moral atau mental spiritual, akan sangat menentukan masa depan peradaban bangsa ini.

“Sebagaimana bunyi syair Arab : Suatu bangsa akan tetap eksis atau terkenal, karena budi pekertinya, tetapi kalau budi pekertinya hancur, maka bangsa itu akan hancur bersama hancurnya budi pekerti itu,” ujar Sadali.

Maka dari itu, Sadali mengatakan pelaksanaan acara-acara keagamaan seperti ini tidak membuat kita terjebak pada acara-acara seremonial saja, tetapi seharusnya kita dapat menangkap makna dan intisarinya, serta berimplikasi secara signifikan terhadap pembangunan akhlak dan peradaban bangsa ini.

“Dalam konteks ini, pelaksanaan MTQ sejatinya dapat meninggalkan jejak-jejak peradaban, yang ditandai dengan terjadinya perubahan pola pikir, kebiasaan, karakter dan pola hidup, yaitu dari pemikiran yang sempit kepada pemikiran yang terbuka dan transformatif, dari pola hidup yang konfliktual kepada kehidupan yang rukun dan damai,” terangnya.

Pada intinya, Sadali menyatakan Qur’an sebagai Hudan Linnas atau Petunjuk untuk umat manusia selain dilombakan melalui MTQ ini, dengan berbagai cabang mata lomba, sejatinya nilai-nilai Al-Qur’an harus dihidupkan di dalam kehidupan sehari-hari.

“Inilah ciri masyarakat madani atau Bertamaddun yaitu masyarakat berkeadaban tinggi yang akan memancarkan nilai-nilai kasih sayang, kemanusiaan, kedamaian, persaudaraan, kebersamaan, keadilan, kejujuran, kemajuan, kemakmuran, serta ketulusan atau keikhlasan di dalam menyangga peradaban masyarakat ini,” tukasnya.

Dalam konteks inilah, Sadali mengajak semua pihak untuk menjadikan Maluku sebagai Darussalam atau Daerah yang aman, damai, sejahtera dan bermanfaat, dengan demikian Maluku yang aman, nyaman, damai dan sejahtera harus menjadi habitus dan karakter bagi semua warga masyarakat, berbasis pada nilai-nilai universal agama.

“Semoga pada MTQ ini, dapat melahirkan Generasi Qur’ani, yaitu generasi yang punya kecerdasan intelektual, kecerdasan sosial dan kecerdasan spiritual, sebagai modal sosial untuk membangun Maluku yang lebih maju dan sejahtera,” harapnya.

Untuk diketahui hadir juga pada kesempatan itu Forkopimda Provinsi Maluku, Anggota DPR RI Dapil Maluku, Bupati/Walikota se Maluku, Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku dan Kabupaten Kota, PLH Sekda Provinsi Maluku dan Kabupaten Kota, para Staf Ahli, Asisten Sekda dan Pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Provinsi Maluku dan Kabupaten Kota, Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Maluku dan Kabupaten Kota, Pimpinan Perguruan Tinggi, Instansi Vertikal, BUMN/BUMD, Ketua LPTQ se-Maluku, Dewan Hakim dan Panitera, Pimpinan Kafilah dan Oficial MTQ, serta berbagai pihak terkait lainnya.

Jelang MTQ XXX Promal, Sadali Lantik Dewan Hakim Dan Panitera

0

Ambon, Maluku,news – Penjabat Gubernur Maluku Ir. Sadali Ie, M.Si., IPU pada Sabtu (22/06/2024) secara resmi melantik Dewan Hakim dan Panitera Musabaqah Tilawatil Qur’an ke XXX Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2024, berpusat di Aula Lantai 7 Kantor Gubernur Maluku.

Pelantikan tersebut berdasarkan pada Keputusan Gubernur Maluku Nomor 875 Tahun 2024 tentang Pengangkatan Dewan Pengawas, Dewan Hakim dan Panitera Musabaqah Tilawatil Quran XXX Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2024 di Kota Ambon.

Sadali pada kesempatan itu mengucapkan selamat atas kepercayaan dan kehormatan yang diberikan kepada saudara-saudara sebagai Dewan Hakim dan Panitera dalam MTQ Tingkat Provinsi ini.

“Kita semua mengenal dan meyakini bahwa para Dewan Hakim dan Panitera ini adalah orang-orang yang memiliki integritas yang tinggi serta memiliki kompetensi atau tingkat kepakaran di bidangnya masing-masing sehingga tidak bisa kita ragukan lagi, baik di bidang tilawah, tafsir, khat, M2IQ, Syarhil Qur’an dan Fahmil Qur’an,” ungkapnya.

Ia mengatakan Ikrar yang disampaikan oleh para Dewan Hakim dan Panitera, bukan hanya disaksikan oleh manusia, tetapi juga disaksikan oleh Allah Rabbul‘Alamin.

“Manusia boleh tidak mengetahui apa yang kita kerjakan, tetapi Allah Maha mengetahui segalanya, dan semua itu pasti akan dimintai pertanggungjawaban,” tegasnya.

Karena itu, Sadali mengatakan tugas mulia ini, yang diemban oleh Dewan Hakim, harus dijalankan secara profesional, apalagi yang di Musabaqahkan adalah Kalamullah yang suci atau tidak boleh ada kebohongan dan kepalsuan di dalam menilai.

“Pada sisi yang sama, penilaian yang jujur, objektif dan kredibel akan sangat bermanfaat bagi peningkatan kualitas peserta MTQ, sebaliknya penilaian yang tidak jujur, tidak objektif, dan tidak kredibel akan merusak kualitas peserta MTQ, bahkan dapat menimbulkan perpecahan atau fitnah di antara sesama kafilah,” terangnya.

Ia mengatakan, keputusan Dewan Hakim tidak dapat diganggu gugat, karena itu konsekuensi logisnya Dewan Hakim dan panitera harus cermat, jujur, adil, dan objektif dalam menilai, independen dan bebas dari segala macam pengaruh, kepentingan dan godaan untuk berpihak dan tidak berlaku tidak jujur kepada siapapun.

“Saya mohon saudara-saudara harus konsisten berpegang kepada pedoman perhakiman, dan mengesampingkan segala faktor yang dapat mempengaruhi kemurnian dan obyektivitas penilaian,” harap Sadali.

Dalam konteks ini, Sadali menjelaskan kode etik Dewan Hakim dan Panitera MTQ tidak membenarkan untuk menerima sesuatu pemberian atau apa pun sebagai ungkapan terima kasih sepanjang hal itu berkaitan atau patut diduga berkaitan dengan kepersetaan atau kejuaraan dalam MTQ tingkat Provinsi.

“Jika kita amati bersama, kualitas pelaksanaan MTQ dari Tahun ke Tahun semakin berkembang dan kompetitif di semua aspeknya, untuk itu saya Ingin meminta perhatian kita bersama, terutama LPTQ Provinsi Maluku dan Kabupaten/Kota sebagai Lembaga yang berkompeten dalam pengembangan kegiatan Tilawatil Qur’an, untuk terus melakukan terobosan peningkatan kapasitas seluruh komponen, mulai dari peserta, pelatih, Dewan Hakim, serta sistem penilaian,” tukasnya.

Dirinya yakin dengan upaya-upaya tersebut, prestasi dapat diraih secara lebih baik di tingkat Nasional maupun Internasional.

“Semua Kafilah MTQ dari seluruh Kabupaten Kota se-Maluku telah mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya, lebih-lebih karena dorongan semangat ingin mempersembahkan predikat yang terbaik bagi daerahnya,” terangnya.

Namun, Ia mengingatkan lagi bahwa prestasi dan kejuaraan bukanlah segalanya, apalagi jika sampai menempuh cara-cara yang tidak elegan hanya untuk sebuah nama dan kebanggaan juara.

“Mari berlomba secara sportif, raih prestasi yang terbaik dalam rangka pembangunan generasi Qur’anik sebagai modal sosial,” tutupnya.

Hadir juga pada kesempatan itu Forkopimda Provinsi Maluku, Bupati Walikota se-Maluku, Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku, PLH. Sekda Provinsi Maluku dan Sekda Kabupaten/Kota, Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kota, Staf Ahli, Asisten Sekda, Pimpinan OPD Lingkup Provinsi Maluku dan Kabupaten Kota, Ketua dan Pengurus LPTQ Provinsi Maluku dan Kabupaten Kota, Dewan Hakim dan Paniteram serta para Pimpinan Kafilah dan Official MTQ.

Kick Off Gernas BBI BBWI 2024 “Maluku Mendunia”, Sadali : Tingkatkan Kemampuan Produksi UMKM

0

Ambon, Maluku.news – Mendorong kembali keunggulan rempah-rempah dan mengangkat produk tuna sirip kuning yang telah mendunia sebagai salah satu produk kebanggaan Provinsi Maluku, maka pada Jumat (21/06/2024) berpusat di Aula Lantai 7 Kantor Gubernur Maluku, diselenggarakan Kick Off Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia dan Bangga Berwisata di Indonesia.

Hadir secara langsung pada kesempatan tersebut Penjabat Gubernur Maluku Ir. Sadali Ie, M.Si., IPU didampingi istri Nita Sadali Ie, Staf Ahli Menko Bidang Ekonomi Maritim Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI, Penjabat Bupati, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku, Plh. Sekretaris Daerah Provinsi Maluku beserta para asisten Sekda dan Pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, Pimpinan Lembaga Keuangan, Perbankan, Instansi Vertikal, Organisasi Profesi, dan unsur terkait, serta mengikuti secara virtual Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Menkomarves, Kepala Lembaga Pengadaan barang dan Jasa Pemerintah RI, dan Dirjen PSDPKP Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Sadali pada kesempatan itu menyambut gembira pelaksanaan Kick-Off ini, karena merupakan langkah awal yang strategis dalam rangka memperkuat kerjasama dan sinergi antar stakeholder untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Maluku.

“Ini adalah momentum yang baik untuk kita semua, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi global yang semakin kompetitif,” Ungkapnya.

Ia menerangkan, sebelumnya Presiden Joko Widodo pada 14 Mei 2020, meresmikan Gernas BBI, sebagai wujud dukungan untuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), termasuk Industri Kecil Dan Menengah (IKM) di tanah air, dengan tujuan untuk memajukan ekonomi kreatif dan pariwisata dengan mengedepankan Usaha Kecil, Mikro, dan Koperasi (UMKK) sebagai pelaku utama, serta mendorong masyarakat termasuk Pemerintah Daerah untuk menggunakan produk lokal Indonesia sebagai salah satu upaya untuk menggerakkan perekonomian daerah.

“Sebagai Provinsi pencetus berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia, Provinsi Maluku memiliki banyak kekuatan, karya-karya hebat, dan berbagai produk berkualitas dari anak bangsa yang bertalenta,” terangnya.

Ia mengatakan, situasi pandemi memang membawa dampak bagi bangsa Indonesia tetapi tidak menghentikan langkah anak bangsa untuk terus berkreasi, keterbatasan justru mendorong inovasi serta transformasi, menggali potensi diri, dan menciptakan berbagai peluang.

“Gerakan Nasional BBI dan BBWI dilakukan dalam rangka upaya meningkatkan kemampuan produksi UMKM, memberikan penguatan terhadap akses pasar digitalisasi, baik dalam negeri maupun luar negeri bagi produk-produk lokal Maluku, membuka fitur-fitur e-katalog bagi UMKM lokal serta meningkatkan minat antusias masyarakat untuk berwisata di Maluku,” jelas Sadali.

Selain Mendorong Kembali Keunggulan Rempah-Rempah, Sadali menjelaskan pada kesempatan kampanye Bangga Buatan Indonesia kali ini, kami mengangkat produk Tuna Sirip Kuning yang telah mendunia sebagai salah satu produk yang dibanggakan, karena telah mampu memenuhi persyaratan pasar global akan produk perikanan berkelanjutan.

“Hal ini juga dimaksudkan untuk menunjukan dan menyadarkan konsumen domestik tentang pentingnya mengkonsumsi produk perikanan berkelanjutan, yang juga dimaksudkan untuk menunjukkan dan menyadarkan konsumen domestik tentang pentingnya mengkonsumsi produk perikanan agar generasi kita lebih sehat dan terhindar dari gejala stunting dan lain-lain,” papar Sadali.

Sadali juga mengatakan, gerakan ini juga harus memberikan kontribusi bagi peningkatan PDRB dan Penyerapan Tenaga Kerja serta Sumber Daya Manusia Industri di Maluku, melalui edukasi terhadap masyarakat untuk bangga terhadap produk Indonesia (Lokal Maluku) dan produk yang di produksi di Indonesia melalui kampanye Gernas ini.

“Pola kemitraan dan sinergisitas antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Maluku, Kabupaten/Kota dan seluruh pemangku kepentingan harus terus dilakukan dalam upaya menjawab berbagai kebutuhan para pelaku industri, salah satunya adalah bagaimana mencintai dan bangga produk dalam negeri,” tukasnya.

Ia mengatakan, intervensi dapat dilakukan dengan memberikan pendampingan melalui berbagai kegiatan produktif dalam meningkatkan pola pikir bagi para pelaku UMKM di Maluku.

“Pemerintah Provinsi Maluku terus berupaya untuk melakukan pengelolaan sumberdaya alam dan sumber daya manusia industri yang berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan bagi para pelaku UMKM di Maluku,” Ujarnya.

Menutup sambutannya, Sadali mengharapkan agar para Kepala Daerah Kabupaten/Kota Se-Maluku dapat melakukan sosialisasi secara langsung kepada stakeholder, masyarakat dan pelaku usaha untuk mendukung keberlangsungan program Gernas dan mencantumkan logo BBI dan BBWI di berbagai kegiatan pemeritah daerah.

Kegiatan dilanjutkan dengan Kick Off Peluncuran Logo dan Tema BBI dan BBWI Tahun 2024 di Provinsi Maluku dengan Tagline “Maluku Mendunia”, dan Simulasi Belanja pada e-catalog oleh Dinas Perindag dan Dinas Kelautan dan Pribanan Provinsi Maluku.

Jumpa Pelaku Usaha, Pj. Wali Kota pastikan Tapping Box Aktif

0

Ambon, Maluku.news – Guna memastikan para pelaku usaha yang telah memiliki alat perekaman pajak (Tapping Box) mengaktifkannya, Penjabat (Pj) Wali Kota Ambon, Dominggus N. Kaya melakukan pertemuan, Jumat (21/06/2024) di ruang Rapat Vlisingen, Balai Kota.

Kaya mengungkapkan pertemuan tersebut bukan ajang saling menyalahkan antara pihak Pemerintah dengan para pelaku usaha, baik pemilik restaurant, rumah kopi, dan hotel. Namun, ini merupakan wadah untuk evaluasi antara kedua belah pihak.

“Tujuannya cuma satu, mengangkat Pendapatan Asli Daerah (PAD), sehingga pertemuan ini dilakukan, saya meminta kehadiran Bapak/Ibu untuk mencoba berdikusi, dan menerima masukan Bank Maluku dan vendornya terkait dengan bagaimana mengoptimalkan peralatan ini,” jelasnya.

Katanya, dari hasil pertemuannya dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) beberapa waktu lalu, Maluku menduduki posisi keempat daerah dengan PAD dibawah transfer Negara (DAK dan DAU), termasuk didalamnya Kota Ambon. Sehingga dirinya berharap melalui pertemuan ini pemerintah targetan peningkatan anggaran atau dana ini dapat terealisasi.

“Kita masuk zona merah, Maluku bahkan kalau kemarin setelah papua itu ada Maluku Utara, terus kita sekitar nomor 4, berarti kita ada didalam situ, dengan predikat daerah yang memiliki pendapatan daerah dibawah dana transfer pusat, sehingga pertemuan ini sangat diperlukan,” tandansnya.

Kaya menanmbahkan, melalui pertemuan ini juga para pelaku usaha yang merupakan wajib pajak juga diberikan kesempatan untuk mengevaluasi kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) dengan tujuan agar pemerintah dapat memperbaharui system kerja.

“Selaku wajib pajak kita dating kesini bukan untus aling menyalahkan, namun keluhan-keluhan bapak/ibu bisa disampaikan agar uang-uang rakyat yang dititipkan kepada bapak/ibu dapat disalurkan secara benar supaya kita tertib aturan, sebab ada sanksi-sanksi yang dikenakan apabila kedapatan ada penyimpangan,” pungkasnya.

Kendalikan Inflasi Pemkot Terus Gelar Operasi Pasar

0

Ambon, Maluku.news – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melalui OPD teknis terus malaksanakan Kegiatan Operasi Pasar dalam rangka stabilisasi harga dan pengendalian inflasi.

Kepala Dinas Perindag, Josias Loppies, menjelaskan Operasi pasar dilaksanakan oleh Dinas Perindag, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Serta Dinas Perikanan, di pasar Mardika guna membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok (bapok) dengan harga lebih terjangkau.

“Kegiatan Operasi pasar ini dilaksanakan di pasar Mardika di sepanjang minggu ini bekerjasama dengan Distributor di kota Ambon untuk telur, juga Perum Bulog untuk ketersediaan beras,” kata Loppies Jumat (21/06/2024) di Balai Kota.

Dirinya menambahkan agar operasi pasar ini agar tepat sasaran, maka pihaknya membagikan kupon kepada masyarakat yang membutuhkan.

“yang dijual beras ukuran 5 Kg dengan Harga Rp 55 ribu. Ada kurang lebih 400 karung yang kita sediakan bagi masyarakat,” tandasnya.

Selain operasi pasar, Pemkot juga melaksanakan program Intervensi subsidi pangan Hortikultura bagi pedagang, guna stabilisasi harga pangan yang sempat melonjak naik.

Plt. Kadis Pertanian dan Ketahanan pangan Claudia Simatauw, secara terpisah menjelaskan bahwa program tersebut dilaksanakan sejak Rabu (19/06/2024) lalu.

“Intervensi yang dilakukan ini sesuai dengan arahan Pj. Wali Kota, Bapak Dominggus N. Kaya, yakni pemberian subsidi kepada pedagang dengan fokus barang kebutuhan yang dibutukan masyarakat, “kata Simatauw.

Dirinya merinci, untuk harga yang diintervensi yakni Cabai Rawit Rp 65 ribu/kg, Cabai Keriting Rp 30 Ribu/kg, dan Sayuran Rp 6 ribu/kg.

Tinjau Harga Bapok, Pj. Wali Kota ‘Turun’ Ke Pasar Mardika

0

Ambon, Maluku.news – Pj. Wali Kota, Dominggus N. Kaya, Kamis (20/06/2024) ‘turun’ ke Pasar Mardika, guna melakukuan tinjuan terhadap harga – harga bahan pokok (Bapok).

Dalam kunjungan tersebut, Kaya di dampingi oleh Asisten III Setda, Roby Sapulette, bersama OPD terkait, diantaranya Dinas Perindag, Dinas Pertanian & Ketahanan Pangan, serta Dinas Perikanan.

“Hari ini bersama OPD kita tinjau pasar terkait harga barang kebutuhan terutama sayuran ikan dan bahan pokok yang lain, dalam rangka pengendalian inflasi karena kita tahu bersama inflasi meningfkat bulan lalu, kami harap ada tindakan intervensi yang sudah dilakukan,” ungkap Kaya di sela – sela

kunjungan.

Dirinya mengatakan Intervensi yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, sepanjang minggu ini dan akan terus berlanjut sesuai dengan kondisi harga di pasar.

Ini dilakukan guna menjaga daya beli masyarakat, sebab sudah menjadi tanggungjawab pemerintah untuk menjaga dan mengendalikan harga bapok.

“Pemkot terus lakukan melakukan intervensi pasar melalui operasi pasar dan pemberian subsidi kepada pedagang dengan fokus barang kebutuhan yang dibutukan masyarakat, kami harap masyarakat bisa memanfaatkan dan tepat sasaran,” tambahnya.

Terkait hasil tinjauan hari ini, Kaya akui, beberapa Bapok sudah berangsung – angsur terkendali, seperti sayur sayuran, cabe rawit, cabe keriting, ikan, bawang merah, dan bawang putih.

 

Pemkot Gelar Orientasi TPK, Ini Tujuannya

0

Ambon, Maluku.news – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan KB (DPPKB) bekerjasama dengan Tim Penggerak (TP) PKK, menggelar orientasi Pendampingan kepada Tim Pendamping Keluarga (TPK) se – Kota Ambon agar dapat melaksanakan tugasnya dengan baik.

Kegiatan yang berlangsung Kamis (20/06/2024) di Hotel Marina, dibuka oleh Asisten III Setda, Roby Sapulette, mewakili Pj. Wali Kota Ambon, serta turut dihadiri Pj. Ketua Tim Penggerak TP – PKK Provinsi, Nita Sadali le, dan Kota Ambon, Dessy N. Kaya.

Diketahui, Tim Pendamping Keluarga (TPK) adalah sekelompok tenaga yang dibentuk dan terdiri dari Bidan, Kader TP- PKK dan kader KB untuk melaksanakan pendampingan meliputi penyuluhan, fasilitasi pelayanan rujukan, fasilitasi penerimaan program – program bantuan, serta melakukan surveilans keluarga beresiko Stunting.

“Pelaksanaan Orientasi ini agar dapat menghasilkan tim yang benar-benar siap, dan mampu memberikan pelayanan dan pendampingan terbaik kepada masyarakat, sehingga TPK menjadi mitra pemerintah yang handal dalam target penurunan angka Stunting,” kata Pj. Wali Kota dalam sambutan yang dibacakan Sapulette.

Dibeberkannya, upaya pencegahan Stunting bukanlah tugas yang mudah dan bisa diselesaikan secara individu tetapi merupakan tanggungjawab bersama warga kota ambon, untuk memastikan setiap anak mendapatkan gizi yang cukup dan pola asuh yang sehat.

“Oleh sebab itu kepada peserta yang hadir saya ingatkan bersungguh-sunggu dan serius dalam upaya pencegahan dan penurunan angka Stunting, jadikan kesempatan ini sebagai awal yang berarti dalam mengabdi kepada masyarakat,” tandasnya.

Sementara itu, Pj. Ketua TP – PKK Kota Ambon, Desy N. Kaya menekankan pentingnya peran TPK dalam mendampingi Calon Pengantin yang akan segera membangun rumah tangga, sebab tak jarang banyak permasalahan yang timbul dalam perinikahan termasuk Stunting.

“Mari kita bersama – sama berkomitmen untuk menciptakan keluarga yang sehat dan bahagia dengan memastikan setiap langkah kita didasari oleh pengetahuan dan kesaadaran akan pentingnya gizi yang baik dan pencegahan Stunting,” pungkasnya.

Dinas Perikanan Salurkan Dua Ton Ikan Di Pasar Murah

0

Ambon, Maluku.news – Sebanyak 2 (dua) ton Ikan jenis Tuna dan Cakalang beku disalurkan oleh Dinas Perikanan Kota Ambon dengan harga miring kepada masyarakat.

Kepala Dinas Perikanan Kota Ambon, F. Maail mengatakan penyaluran tersebut dilaksanakan dalam Pasar Murah khususi kan yang berlangsung selama dua hari, mulai Rabu (19/06/2024) kemarin di Pasar Mardika.

“Ikan Tuna dan Cakalang beku, kita jual dengan harga Rp 20 ribu per ekor dengan berat bervariasi antara 1,1 – 1,8 kg,” ungkapnya kepada Tim Media Center, Kamis (20/06/2024) usai kegiatan.

Menurutnya, saat ini harga ikan ukuran besar di pasaran melonjak tinggi antara Rp 60-65 ribu per ekor. Hal ini dipengaruhi oleh kondisi lautan dengan tinggi gelombang antara 1,25-2,5 meter.

“Kondisi ini membuat nelayan belum bisa beraktivitas dengan baik, sebab angin dan arus laut kencang, mengakibatkan kerumunan ikan tidak optimal dan hasil tangkapan jauh berkurang,” terangnya.

Maail menyebutkan, antusias masyarakat cukup besar guna menyambut kegiatan Pasar Murah ikan ini, sebab harga yang diberikan jauh lebih rendah dari harga pasar, sehingga kebutuhan masyarakat akan protein hewani dapat terpenuhi.

“Sasaran dari kegiatan ini pemenuhan akan ketahanan pangan dari protein ikan mengingat saat ini harga ikan cenderung melonjak, inflasi juga lebih meningkat dan daya beli menurun. Olehnya itu, sasaran utama pengendalian inflasi tetapi juga pemenuhan gizi dari protein hewani,” tuturnya.

Lepas Kafilah Kota Ambon Ke MTQ Provinsi, Ini Pesan Pj. Wali Kota

0

Ambon, Maluku.news – Pj. Wali Kota Ambon, Dominggus N. Kaya melepas Kafilah Kota Ambon untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Maluku ke – 30 yang berlangsung di Kota Ambon, 22 – 28 Juni mendatang.

Pelepasan Kafilah dimaksud berlangsung di Ruang Rapat Vlissingen, Balai Kota, Kamis (20/06/2023) serta turut dihadiri, Kepala Kantor Kemenag Kota Ambon, F. Hassanussi, Ketua MUI Kota Ambon, M. Rahanyamtel, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Ambon Syarif Bakri Asyatri, Asisten III Setda Kota Ambon yang juga Wakil Ketua Kafilah, Robby Sapulette bersama para pimpinan OPD.

Pj. Wali Kota dalam sambutannya mengatakan pelepasan kafilah Kota Ambon dihari ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) dalam membina pengembangan dan mengedukasi nilai-nilai positif dari kitab suci Al-Quran.

Nilai-nilai positif tersebut, lanjut Kaya, diperlukan dalam menjaga dan memelihara kota ini menjadi kota yang senantiasa membawa kedamaian dan kebersamaan.

“Nilai-nilai spiritualitas patutlah terus ditingkatkan kepada semua umat beragama di kota ini salah satunya dengan menghidupkan budaya membaca dan mengamalkan Al- Quran bagi generasi muda,” ungkapnya.

Kaya berharap dalam mengikuti MTQ, kafilah kota Ambon dapat menjaga nama baik kota ini, dengan menjaga sikap dalam interaksi sosial serta disiplin dan patuh selama berkompetisi agar menjadi teladan sebagai tuan rumah yang baik.

“Para qori dan qoriah Kota Ambon beserta para pelatih perlu menjaga kesehatan dan pola makan teratur, istirahat yang cukup dan latihan yang terukur, agar tetap berada dalam kondisi tubuh yang prima untuk memberikan penampilan yang terbaik,” terangnya.

Pj. Wali Kota memastikan Pemkot akan mendukung dan mendorong serta mendoakan supaya Kafilah Kota Ambon menggapai kesuksesan dalam event tingkat provinsi ini.

“Kita semua akan mendorong Kafilah untuk memberikan penampilan terbaik semata-mata untuk kepentingan Kota Ambon bukan untuk kepentingan pribadi atau Ambon bukan untuk kepentingan pribadi atau kelompok,” tandasnya.

Sementara itu Ketua LPTQ Kota Ambon, Syarif Bakri Asyatri dalam laporannya menyampaikan kafilah Kota Ambon berjumlah 81 orang dengan jumlah peserta 41.

“Cabang perlombaan yang diikuti yakni sebanyak 7 (tujuh) cabang; Tilawah, Qiro’at, Hifdzil Quran, Syahril Quran, Fahmil Quran, Kaligrafi dan Makalah Ilmiah,” tuturnya.

BPBD Kota Ambon Susun Rencana Penanggulangan Bencana

0

Ambon, Maluku.news – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ambon menyelenggarakan Sosialisasi Penyusunan Rencana Penanggulangan Bencana, Rabu (19/06/2024) di Ruang Rapat Vlissingen, Balai Kota.

Asisten III Setda Kota Ambon, Robby Sapulette saat membacakan sambutan tertulis Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon dalam pembukaan, mengatakan bahwa kegiatan yang dilaksanakan saat ini merupakan langkah yang baik guna tercapainya perencanaan penganggulangan bencana yang lebih sistematis dan disesuaikan dengan perkembangan kebutuhan kebencanaan di kota Ambon.

“Sudah sepatutnya kita memiliki sistem penyelenggaraan penganggulangan bencana yang baik agar setiap kegiatan dalam setiap tahapan dapat berjalan dengan terarah maka dipandang perlu untuk menyusun suatu rencana yang spesifik pada setiap tahapan penyelenggaraan penanggulangan bencana,” ujarnya.

Menurutnya, rencana penanggulangan bencana merupakan rencana umum dan menyeluruh yang meliputi seluruh tahapan/bidang kerja kebencanaan yang dalam penyusunannya pula melibatkan semua instansi teknis terkait kebencanaan.

Diharapkan dengan adanya kerjassama dalam penyusunan dokumen Rencana Penanggulangan Bencana ini akan mendapat masukan dan kontribusi dari masing – masing instansi maupun lembaga teknis terkait kebencanaan.

“Harapan kami peran serta dan sumbangsih pemikiran bapak/ibu serta dukungan data dari masing – masing OPD teknis kebencanaan dapat membantu upaya penyusunan rencana penanggulangan bencana dimaksud,” tandasnya.