Beranda blog Halaman 229

Gubernur Minta Pemkab/Kota Data Penderita Bibir Sumbing

0

Ambon, MALUKU.News – Gubernur Maluku Murad Ismail meminta para Bupati/Walikota untuk menaruh perhatian melalui OPD terkait terhadap penderita fisik bibir sumbing atau celah lelangit yang dialami anak-anak di Provinsi Maluku.

Ia meminta, agar pemerintah kabupaten/kota mendata keberadaan anak-anak yang menderita bibir sumbing atau celah lelangit untuk memperoleh penanganan.

“Saya berharap bupati/walikota melaui OPD terkait melakukan pendataan. Kenapa? Ini harus kita tangani, karena itu akan mengurangi rasa percaya diri mereka. Kita tahu bahwa rasa percaya diri adalah modal besar ketika anak kita akan berkembang.Tanpa rasa percaya diri yang baik, anak-anak tidak akan berkembang dengan baik pula,” ungkap Gubernur di sela-sela acara Kalesang Negeri Murad Ismail Berbagi, Minggu (11/09/2022) di Lapangan Hatukau, Batu Merah.

Bibir sumbing, adalah kondisi dimana terdapat celah bibir bagian atas dan langit-langit mulut, dan merupakan kelainan bawaan yang sering dijumpai di masyarakat. Dari segi psikososial anak-akan merasa minder saat bergaul dengan teman sebayanya.

“Tidak sedikit dari anak-anak merasa minder, kemudian enggan melanjutkan sekolah. Jika ini tidak tertangani akan menjadi permasalahan bagi anak-anak yang merupakan penerus bangsa,” ungkapnya.

Mantan Dankor Brimib Polri ini menyampaikan, saat meninjau Pasar di Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, dirinya bertemu dengan dua orang anak penderita bibir sumbing.

“Saya sedih. Kasihan anak-anak ini, jika tidak segera ditangani. Saat itu, saya langsung minta nomor telepon orangtuanya, nantinya kita panggil ke Ambon untuk operasi,” ujarnya.

Operasi celah bibir, sebut Gubernur, selain membantu meringankan beban keluarga kurang mampu, juga berdampak besar, terutama bisa mengembalikan kepercayaan diri penderita, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus masa depan bangsa.

“Kasihan jika tidak tertangani. Anak anak itu pasti minder, yang membuat mereka tidak bisa berkembang, sehingga harus kita tangani segera,. Untuk itu, bupati/walikota, saya harapkan, jika ada anak anak yang lahir bibirnya sumbing tolong dicatat dan dibawa ke Ambon. Anak-anak ini harus menjadi perhatian kita bersama. Jika ada kesulitan,sampaikan kepada saya,” ungkapnya.

Gubernur menegaskan, tidak akan mundur selangkah pun untuk kepentingan masyrakat, untuk kesejahteraan masyarakat, untuk menolong masyarakat yang betul betul membutuhkan bantuan.

“Jika ada persoalan, diberitahukan kepada saya. Insha Allah, saya akan melakukan yang terbaik untuk masyarakat saya yang ada di Maluku,” tandas Gubernur.

Ketua PPKHI Kota Ambon Minta Gubernur, Klarifikasi Pemberitaan Terkait Dirinya

0

Ambon, MALUKU.News – Viralnya percakapan antara Patrik Papilaya tenaga honorer di Biro Umum Setda Maluku dengan Ketua Asosiasi Pasar Mardika Ambon (APMA), Alham Valeo.

Dalam pembicaraan berdurasi 16,26 menit tersebut, terungkap jika Azis Tunny Ketua HIPMI Maluku meminta sejumlah uang mengatasnamakan Gubernur Maluku Murad Ismail.

Hal ini ditanggapi Ketua PPKHI Kota Ambon Jhon Michaele Berhitu kepada wartawan di Ambon, Minggu (11/09/2022). Terkait persoalan tersebut Gubernur harus tunjukkan sikap dan mengambil keputusan, karena kalo tidak masyarakat akan beranggapan bahwa benar.

“Gubernur harus ambil sikap, kalau Gubernur tidak ambil sikap berarti masyarakat tahu bahwa yang diberitakan itu benar, dan antara dua proses hukum ataukah pernyataan sikap yang mengatasnamakan seseorang yang mengatasnamakan Gubernur itu, tidak benar lalu ketika sudah sampaikan seperti begitu Gubernur ambil langkah untuk pelaporan karena ini menyerang nama baik,”tegas Berhitu.

Dirinya menambahkan, itu kan harus dibuktikan kebenarannya, pungli itu kalau diklasifikasikan, ada titipan, ada hadia dan bonus karena izin atas kekuasaannya sekarang.

“Bukan itu dulu, makanya Pak Gubernur juga harus klarifikasi terkait dengan pemberitaan itu, bukan Pak Gubernur hanya melihat berita kayak gitu,”katanya.

Berhitu menjelaskan, ini soal menyerang nama baik Pak Gubernur juga, makanya tim kuasa hukum Pak Gubernur itu segera melaporkan orang-orang yang mengatasnamakan Pak Gubernur lalu meminta-minta uang itu di masyarakat.

“Semua orang bisa bilang bahwa nama-nama ini dan nama itu, tapi itu harus dibuktikan dulu apakah Gubernur itu menerima uang atau tidak karena ini namanya tuduhan. Pak Gubernur juga bisa melaporkan balik terkait dengan orang yang mengatasnamakan Pak Gubernur ini,”tegas Pengacara Muda.

Begitu juga soal Kominfo Provinsi Maluku, yang berbicara soal persoalan ini, seharusnya Juru bicara (Jubir) Gubernur yang mengambil alih.

“Itu hirarkinya ada, Gubernur kalau bicara berarti jubirnya yang berbicara masakan Gubernur tidak bicara tapi Kominfo yang berbicara, lalu jubir ini dimana? Harusnya Gubernur langsung yang mengeluarkan pendapat terkait dengan pemberitaan ini karena ini seluruh Maluku semua tahu,”ujarnya.

Kalesang Negeri, Gubernur Malurad Berbagi

0

Ambon, MALUKU.News – Puncak kegiatan Kalesang Negeri Gerakan Sebelas September Murad Ismail (GSS-MI), Minggu (11/09/2022) digelar.

Kalesang Negeri GSS-MI ini dilakukan untuk memperingati hari ulang tahun Gubernur Maluku, sebagai rasa syukur dan bukti komitmen kecintaan mantan Dankor Brimob Polri ini kepada daerah dan masyarakat Maluku.

Kegiatan kali ini dikemas Kalesang Negeri Murad Ismail Berbagi di lima titik di Kota Ambon dan 10 kabupaten/kota. Di Kota Ambon, kegiatan dipusatkan di Lapangan Bola Hatukau, Batu Merah. Lokasi lainnya yakni, Kawasan Ponegoro, Gereja Rehoboth- Batu Gantong, Gereja Yabok- Hative Kecil dan Gereja Kasih Karunia- Passo.

Dalam sambutannyam Gubernur mengatakan, kegiatan Kalesang Negeri yang dirangkaikan dalam Gerakan 11 September Murad Berbagi, merupakan kegiatan rutinitas tahunan yang telah diselenggarakan dalam beberapa tahun masa kepemimpinan.

“Kegiatan ini, bertujuan untuk membangun dan menumbuhkan, kesadaran seluruh masyarakat, untuk cinta serta peduli terhadap lingkungan di sekitar,” ujarnya.

Kalesang Negeri, pertama kali dilaksanakan di tahun 2020, dengan program kegiatan bersih-bersih lingkungan secara serentak di 11 kabupaten/kota, oleh seluruh jajaran terkait, bersama komunitas pencinta sungai dan lingkungan.

Rangkaian kegiatan ini juga, telah dilaksanakan mulai tanggal 10 September 2022, diawali dengan kegiatan pembersihan sungai dan lingkungan dari Islamic Center sampai Batu Gantong, yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas PUPR Provinsi Maluku.

“Saya berkeinginan untuk menjadikan kegiatan Kalesang Negeri ini, menjadi agenda tahunan yang tertuang dalam Peraturan Daerah,” harap Gubernur.

Ia pun menjelaskan Kalesang Negeri pada 11 September 2022 yang mengusung tema “Murad Ismail Berbagi” melakukan beberapa kegiatan antara lain, pembagian sembilan bahan pokok (sembako) kepada korban bencana alam di 5 lokasi yakni, Batu Gantong, Hative Kecil, Passo, Ponegoro dan Batu Merah.

Pembagian beras bagi masyarakat ekonomi lemah, di 11 kabupaten/kota, pemberian pelayanan kesehatan gratis di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Kabupaten Buru dan 5 lokasi korban bencana di Kota Ambon.

Pemberian 1.000 anakan cabe, 300 anakan mangga, 300 anakan sukun, 14,080 anakan pala dan 1.000 bibit mangrove kepada kelompok masyarakat, kelompok tani maupun dasawisma.

Selain itu, lanjut Gubernur, dilaksanakan pula, pembersihan sungai dan lingkungan di tiap daerah masing-masing.

“Harapan saya, kalesang negeri tidak berhenti sampai disini, tapi akan tetap berlanjut sampai ke anak cucu kita, dan akan menjadi budaya bagi mereka, generasi yang akan datang,” harap Gubernur.

Selain bakti sosial, Pemerintah Provinsi Maluku juga, kata Gubernur, telah melaksanakan agenda MI (Membangun Negeri) yang ke-3 di tahun 2022, dengan mata lomba Desa Wisata dan Video Dokumentasi Permainan Lokal.

“Kegiatan yang kita laksanakan ini bertujuan untuk mempromosikan potensi pariwisata Maluku, yang tersebar di 11 kabupaten/kota. Tentunya, dengan harapan pariwisata kita lebih dikenal dan mendatangkan wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Dan Alhamdulillah pada hari ini juga, akan di umumkan juara untuk mata lomba desa wisata dan video dokumenter permainan lokal,”tandas Gubernur.

Mengakhiri sambutannya, tak lupa, Gubernur mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada kementerian/lembaga, TNI/Polri, perguruan tinggi, instansi vertikal, BUMN/BUMD, swasta, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh perempuan dan semua pihak yang telah berpartisipasi dan berkontribusi, dalam mensukseskan kegiatan kalesang negeri edisi ke-3 ini.

Acara ini, turut dihadiri, Pangdam XVI/Pattimura, Mayjen TNI. Ruruh Setyawibawa, Ketua DPRD Maluku, Lucky Wattimury, Pj. Sekda Maluku Sadali Ie, Ketua TP PKK Maluku, Widya Pratiwi Murad, Pj.Bupati Buru, Pj. Bupati KKT, Pj. Walikota Ambon, para pimpinan BUMN/BUMD dan sejumlah pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Provinsi Maluku.

Sandiaga Uno Canangkan Desa Hila sebagai Desa Wisata Terbaik di Indonesia

0

Ambon, MALUKU.News – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Salahuddin Uno mencanangkan Desa Hila, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, sebagai salah satu Desa Wisata Terbaik di Indonesia.

Pencanangan ditandai dengan penandatanganan prasasti, yang berlangsung di halaman Benteng Amsterdam, Minggu (11/09/2022).

Desa Hila masuk dalam masuk dalam 50 besar desa wisata terbaik se-Indonesia dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022, yang diumumkan Kemenprekraf RI pada April lalu, sehingga mendapat kunjungan Menparekraf.

Kedatangan “Mas Menteri” sapaan akrabnya, di Desa Hila disambut Pj. Desa Hila Amin Sopaliu, para penghulu Masjid Hasan Soleman Halawang dan tokoh masyarakat.

Menparekraf yang didampingi oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Maluku Sadali Ie, Forkopimda, sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemprov dan Pemkab Malteng, kemudian mendengar penjelasan tentang profil desa, profil pengelola desa, daya tarik wisata pengunjung, souvernir, homestay, digital / kreatif dan kelembagaan desa, oleh Admin Pengelola Negeri Hila, Nurdin Lating setelah Desa Hila dinobatkan sebagai Desa Wisata.

Kemudian, kurang lebih 100 meter dari Masjid Hasan Soleman Halawang, rombongan berjalan kaki menuju Benteng Amsterdam. Di halaman benteng, Menparekraf Sandiaga Uno kut menari Tarian Sawat dan bermain Toki Gaba-Gaba.

Rombongan kemudian meninjau stand souvernir yang dipajang mulai dari, Parang Salawaku, Cangkir Kayu, Mainan Kunci Kayu dan produk khas daerah seperti Kopi Bapepa, Nunur Ne, Sagu Tumbuk, Bubur Sagu, Manisan Pala, Jus Pala, Sirup Sari Pala dan Selai Pala.

Pada kesempatan itu, Menparekaraf Sandiaga Uno mengatakan, aspek pencanangan bukan hanya dinilai dari segi sejarah saja, melainkan juga karena Desa Hila merupakan kawasan titik nol dari jalur rempah di Indonesia.

“Disini juga terlihat sangat tinggi toleransi antar umat beragama yang menjadi kekuatan Indonesia sebagai negara yang bertoleransi umat beragamanya. Begitupula sukuya sangat terlihat disini. Ini pemandangan yang indah, budaya yang luhur dan produk ekonomi kreatifnya sangat menarik. Tadi saya lihat Pala yang dijadikan Jus, Manisan dan beberapa kerajinan tangan,” ungkapnya.

Meski begitu, sambung Menteri Sandi, aspek yang perlu ditingkatkan adalah produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang perlu di kurasi agar menjadi produk unggul.

“Kurasi Produk UMKM adalah proses menjaga nilai serta mengelola produk UMKM untuk dapat dikembangakan atau dilestarikan dikemudian hari,” jelasnya.

Aspek lainnya yang perlu ditingkatkan adalah perbaikan akses jalan menuju Desa Hila, atraksi tarian-tarian, Homestay (Para pengunjung atau tamu menginap di kediaman penduduk setempat di kota tempat mereka bepergian) bahkan membangun penginapan yang populer.

“Saya lebih cenderung mendukung Homestay, karena alamnya sangat indah. Kalau resort yang gede-gede ke Ambon saja. Tapi kalau disini merasakan menyatu dengan alam dan masyarakat setempat. Saya harapkan, tahun depan bisa bertambah desa wisatanya di Maluku,” tutup Menparekraf.

Di tempat yang sama, Penjabat Sekda Maluku Sadali Ie, atas nama Pemerintah Provinsi Maluku, mengucapkan selamat datang kepada Menparekraf Sandiaga Uno dan rombongan di Ambon, Provinso Maluku.

Sekda juga menyampaikan terima kasih kepada Kemenparekraf RI,yang telah menobatkan Desa Hila masuk dalam 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia 2022. Pencanangan ini, kata Sadali, merupakan sebuah kebanggaan.

“Kami mengucapkan selamat datang dan dengan rasa kegembiraan karena Desa Hila masuk dalam 50 Desa Wisata terbaik di Indonesia,” singkat Sadali.

Pada kesempatan itu, salah satu dewan juri pada Kemenparekraf RI menjelaskan, diantara faktor terpilihnya Desa Hila sebagai Desa Wisata, diataranya kondisi geografisnya yang terletak di titik nol jalur rempah di Maluku.

“Negeri Hila merupakan wilayah kilometer titik nol dari jalur rempah. Ini yang menjadikan negara kita terkenal sebagai negara rempah. Kalau Cina memiliki jalur sutra, kita punya jalur rempah. Itu menjadi daya tarik kategori pertama walaupun secara total ada 7 kategori, diantaranya toleransi. Namun yang menonjol adalah jalur rempah dan titik nol ada di Desa Hila,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, lebih dari 70.000 desa di seluruh Indonesia, pada tahun 2022 terjaring 3.419 peserta desa wisata dari 34 provinsi di Indonesia.

Rangkaian kegiatan Anugerah Desa Wisata Indonesia 2022 sudah melalui beragam tahap kurasi berdasarkan penilaian Dewan Juri terhadap tujuh kategori penilaian, klasifikasi desa wisata dan kelengkapan data. Terdapat sejumlah babak dan proses kurasi untuk perlombaan ini, mulai dari 500 besar, 300 besar, kemudian dikerucutkan kembali menjadi 100 besar dan akhirnya 50 besar desa wisata.

Menparekraf Sandiaga Uno Tiba di Ambon, Ini Jadwal Kunkernya

0

Ambon, MALUKU.News – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Uno Tiba di Bandara Udara Internasional Pattimura Ambon, Minggu, (11/09/2022), pukul 06.50 WIT, menggunakan pesawat Batik Air ID-6170.

Menteri Sandi dan rombongan disambut Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Maluku, Sadali Ie dan Karo Umum Setda Maluku, Affandy Hasanussi, di VIP Room bandara.

Dalam kunjungan kerjannya, Menteri Sandi akan menghadiri beberapa agenda di Kota Ambon dan Negeri Hila, Kabupaten Maluku Tengah.

Hari ini, Menteri Sandi dijadwalkan menghadiri acara Anugerah Desa Wisata (ADWI) di Negeri Hila, Kabupaten Maluku Tengah.

Kemudian Pelatihan Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Maluku di Teluk Ambon Beach Caffe & Resto.

Mengikuti kegiatan Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) Kota Ambon di Maluku City Mall (MCM).

Menghadiri kegiatan KaTa Kota Ambon di Ambon City Center (ACC).

Dan di esok hari, Senin, (12/9/2022), pukul 08.55 WIT, Sandi dan rombongan rencananya kembali ke Jakarta.

Gubernur Murad Ismail Buka Harkonas 2022

0

Ambon, MALUKU.News – Pemerintah Provinsi Maluku melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menggelar Hari Konsumen Nasional (Harkonas) Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2022 diseluruh area Tribun Lapangan Merdeka pada Sabtu, 10 September 2022. Ini merupakan bentuk partisipasi pemerintah provinsi Maluku dalam Peringatan Hari Konsumen Nasional Tahun 2022.

Gubernur Maluku Murad Ismail, melepas balon ke udara sebagai tanda puncak pelaksanaan Harkonas, yang mengusung tema “Perlindungan Konsumen menuju Indonesia Maju” dengan subtema “Konsumen Berdaya Beli Produk dalam Negeri”.

Harkonas yang digelar dengan menyiapkan beragam pelayanan terkait Hari Konsumen itu, diikuti 3.500 orang dan dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 13 Tahun 2012 tentang Hari Konsumen Nasional, serta mengacu pada UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan tanggal 20 April ditetapkan sebagai Hari Perlindungan Konsumen.

Selain untuk meningkatkan pemahaman konsumen akan hak dan kewajibannya, peringatan Harkonas juga diharapkan akan menempatkan konsumen sebagai subjek penentu kegiatan ekonomi serta konsumen cerdas yang cinta produk dalam negeri. Dengan demikian, diharapkan pelaku usaha akan termotivasi untuk meningkatkan kualitas produk dan layanannya sehingga siap menjadi tuan rumah di negerinya sendiri dan mampu bersaing di pasar global.

Gubernur Maluku Murad Ismail dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Gubernur Barnabas Natanhiel Orno, mengatakan pemilihan sub tema diatas, sebagai bentuk sinergitas pemerintah dalam rangka pemulihan ekonomi nasional akibat dampak dari masa pandemi Covid-19.

“Saat ini telah terbentuk Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (LPKSM) dan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) di Provinsi Maluku khususnya Kota Ambon, sebagai lembaga alternatif penyelesaian sengketa di luar pengadilan sehingga sengketa antara konsumen dan pelaku usaha dapat diselesaikan secara mudah,” kata Gubernur.

Ia menjelaskan, Hasil pemetaan Indeks Keberdayaan Konsumen (IKK) Indonesia, yang dilakukan Kementerian Perdagangan di tahun 2021 menunjukkan nilai IKK Indonesia sebesar 50, 39 poin dan untuk provinsi Maluku sebesar 48,95 poin, naik 1,09 poin dari tahun 2020. Kondisi ini menunjukkan, bila kepercayaan konsumen pada umumnya masih berada pada level mampu.

“Artinya, konsumen di Maluku telah mampu menggunakan hak dan kewajibannya untuk menentukan pilihan terbaik, termasuk menggunakan produk dalam negeri bagi diri dan lingkungannya. Saya memberikan apresiasi kepada semua pihak, atas sikap tanggap dan dukungannya kepada pemerintah, untuk turut serta mengembangkan pelaksanaan perlindungan konsumen di Indonesia,” jelas Gubernur.

Menutup sambutannya, Gubernur berharap pelaksanaan Harkonas dapat meningkatkan kesetaraan antara konsumen dan pelaku usaha, serta mampu mendorong semua pihak untuk mengambil peran aktif dalam mewujudkan konsumen berdaya beli produk dalam negeri.

“Saya berharap, pelaku usaha dalam negeri dapat lebih meningkatkan desain produk yang dihasilkan, sehingga konsumen sebagai pelaku usaha terdorong untuk dapat memproduksi atau memperdagangkan barang jasa yang berkualitas dan berdaya saing,” harap Gubernur.

Acara Harkonas dihadiri Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Ruruh Aris Setyawibawa, Kepala BIN Daerah Maluku, Brigjen TNI Jimmy Aritonang, Ketua DPRD Maluku Lucky Wattimury, Penjabat Walikota Ambon Boedewin Wattimena dan isteri, Ketua TP-PKK Provinsi Maluku Ny. Widya Pratiwi Murad, Isteri Wakil Gubernur Ny. Beatrix Orno, sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemprov Maluku dan undangan lainnya.

BI Gelar “Maluku Manggurebe” Untuk Dorong Kemajuan UMKM

0

Ambon, MALUKU.News – Bank Indonesia Provinsi Maluku menggelar kegiatan yang bertajuk “Maluku Manggurebe”,untuk mendorong kemajuan Sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Dinilai memiliki peran penting untuk mendongkrak pertumbuhan perekonomian daerah, terutama di era digital. Sebagai upaya untuk meningkatkan peran dan eksistensi UMKM di daerah.

Kegiatan tersebut dirangkai dengan talkshow, pentas seni, berbagai lomba Business Matching dan pameran UMKM, yang dilakukan di Gedung Serbaguna Xaverius, Jumat (09/09/2022).

“Diikuti oleh 22 stand Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Ambon ikut serta dalam kegiatan tersebut”.

Gubernur Maluku, Murad Ismail saat membuka kegiatan tersebut, menyampaikan terima kasih dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada Kepala Kantor Perwakilan BI Maluku dan seluruh jajarannya yang telah mengadakan kegiatan bertajuk ” Maluku Manggurrbe”.

Menurutnya, dengan berbagai kekuatan seperti memamerkan produk-produk UMKM, talkshow, sosialisasi dan pertemuan bisnis, yang tentunya merupakan wujud perhatian dan tanggungjawab bersama untuk mensuskseskan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (GBBI), dan sebagai semangat bersama, dalam mengembangkan ekonomi berkelanjutan di Provinsi Maluku.

“Tantangan pembangunan ekonomi daerah saat ini sangat sangatlah kompleks. Dengan demikian kita harus tetap menjaga, dan melaksanakan program kegiatan ekonomi produktif, agar perekonomian daerah tidak tertekan,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Maluku, kata Gubernur, terus berupaya untuk bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan termasuk Kantor Perwakilan BI Maluku, untuk mendukung sepenuhnya upaya upaya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Provinsi Maluku.

“Melalui sinergi dan kolaborasi, maka cara pandang dan wawasan kita semakin luas, sehingga dapat menangkap berbagai potensi pengembangan yang mendorong terciptanya inovasi-inovasi baru dalam pelaksanaan program kerja.

Hal ini telah kita buktikan, dimana pemulihan ekonomi pasca pandemi, penanganan dampak ekonomi konflik Rusia-Ukraina, kontraksi inflasi serta penyesuaian kebijakan fiskal dan moneter dapat kita hadapi bersama, dengan sinergi dan kolaborasi yang baik antar pihak terkait,” ucapnya.

Gubernur juga mengatakan, perkembangan kemajuan teknologi dewasa ini, telah mendorong perubahan pada berbagai aspek kehidupan, sehingga membutuhkan strataegi baru dalam mengelola perkembangan daerah.

Digitalisai sistem pembayaran terus didorong melalui edukasi dan implementasi di sektor riil, UMKM, hingga transaksi pemerintah daerah. Kerjasama antar daerah juga terus dibangun, dalam mendukung kebutuhan domestik, sehingga dapat menjaga kestabilan harga.

” Untuk itu, kegiatan Maluku Manggurebe di saat ini, tentunya ingin mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menggalang kekuatan ekonomi masyarakat, dengan memberikan ruang yang seluas luasnya bagi masyarakat, dalam mengembangkan peluang kegiatam ekonomi produktif, melalui showcasing atau memamerkan produk unggulan UMKM, serta membangun kesadaran, dan kecintaan seluruh elemen masyarakat untuk bangga menggunakan produk produk UMKM dalam negeri”.

Disamping itu, menjadi sarana, untuk memberikan edukasi bagi masyatakat, tentang digitalisasi promosi dan transaksi, serta sistim pembayaran digital,” tandas Gubernur.

Usai membuka kegiatan Maluku Manggurebe, Gubernur didampingi Ibu Widya Pratiwi Murad bersama Pangdam XVI/Pattimura, Mayor Jenderal TNI Ruruh Aris Setyawibawa, Pj, Sekda Maluku, Sadali Ie dan Pj, Walikota Ambon, Bodewin Wattimena didampingi Kepala Perwakilan BI Maluku, Bakti Artanta, meninjau stand-stand UMKM.

Nasib Guru PPPK Hingga Saat Ini Belum Ada Kejelasan

0

Ambon, MALUKU.News – Nasip para guru Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Maluku, hingga saat ini tidak ada kejelasan.

Dengan mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di tahun 2021, baik tahap pertama dan tahap kedua sampai dengan saat ini belum mendapat Surat Keputusan (SK) dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku atau kementerian terkait sehingga membuat mereka merasa resah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku, Dr. Ir. Insun Sangadji, M.Si menyampaikan bahwa, dalam bulan Agustus ini sudah ada SK untuk guru PPPK namun sampai dengan bulan September ini SK guru PPPK belum juga ada.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Maluku, Rovik Akbar Afifudin mengatakan, dengan menanggapi keterlambatan SK guru PPPK untuk SMA dan SMK yang ada di Maluku.

DPRD Maluku akan memanggil Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku untuk dimintai keterangan terkait dengan hal ini, “ungkap Afifudin di Ambon, Jumat (09/09/2022).

“Kita akan panggil pihak Dinas Pendidikan dan mereka harus klarifikasi terkait SK guru PPPK yang sudah lulus, tapi belum ada hinggga saat ini. Mungkin kalau ada kendala-kendala yang perlu disikapi dan kita sikapi bersama,”ungkap Afifudin.

Pada prinsipnya kata Afifudin, para tenaga guru PPPK yang sudah lulus seleksi itu pasti akan mendapat SK.

Anggota DPRD Maluku Dapil Kota Ambon ini pastikan, selesai masa reses nanti DPRD akan memanggil Dinas Pendidikan.

“Kita pastikan setelah anggota DPRD selesai reses Senin depan kita akang panggil Dinas Pendidikan guna menanyakan SK PPPK,” pungkas Afifudin.

Bincang Stranas PK Pencegahan Korupsi di Lingkungan BUMD

0

Ambon, MALUKU.News – Wakil Gubernur Maluku, Barnabas Nathaniel Orno didampingi Pj. Sekda Maluku, Sadali Ie dan Ketua TGPP Maluku, Hadi Basalamah, menghadiri Bincang Stranas PK yang bertajuk Pencegahan Korupsi di Lingkungan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Dengan Penguatan Fungsi dan Pengawasan secara Virtual dari Ruang Rapat Utama, Kantor Gubernur Maluku, Kamis, (08/09/2022).

Acara yang dilaksanakan secara hybrid ini diikuti oleh para Gubernur dan BUMD se-Indonesia.

Acara yang dipusatkan di Gedung Merah Putih KPK Jakarta, menghadirkan keynote speaker, Wakil Ketua KPK Alexander Marwata. Selain itu juga menghadirkan narasumber, Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri Tomsi Tohir, Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK selaku koordinator pelaksana Stranas PK Pahala Nainggolan, Direktur Jenderal Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Agus Fatoni, dan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Dalam Negeri Sugeng Hariyono.

Wakil Ketua KPK, Alex Marwata mengatakan, salah satu tujuan pendirian BUMN/BUMD salah satunya adalah untuk menggerakan perekonomian suatu negara atau daerah. Tujuan lainnya juga untuk meningkatkan penerimaan negara terutama dari dividen untung perusahaannya.

“Ketika perusahaan itu menderita kerugian, maka ini menjadi salah satu tanda red flag, penanda ada sesuatu yang salah dalam pengelolaan BUMN/BUMD,” ucapnya Alex.

Alex menyebutkan, sebanyak 959 BUMD memiliki total aset sebanyak 855 triliun, itu artinya 1 BUMD asetnya sekitar 1 triliun. Sementara dari 564 BUMD, lanjutnya, sebanyak 239 BUMD atau 60% nya tidak memiliki Satuan Pengawas Internal (SPI).

“Bisa dibayangkan apa jadinya ketika tidak ada yang mengawasi,”kata Alex.

Selain itu, berdasarkan data penanganan perkara yang dilakukan KPK dari tahun 2004 sampai dengan Maret 2021, dimana ada 93 dari 1.140 tersangka atau 8,12% merupakan pejabat BUMD.

Hal ini dikarenakan tidak kompetennya pengelolaan BUMD baik di tingkat komisaris, direksi, SPI, dan lainnya.

“Sehingga perlu perbaikan tata kelola untuk memaksimalkan peran BUMD dan mencegah terjadinya penyalahgunaan fungsinya. Salah satu aksi pencegahan korupsi yang didorong oleh Stranas PK adalah penguatan Aparatur Pengawasan Internal Pemerintah (APIP) termasuk mendorong penguatan SPI di BUMD.”pungkasnya.

Widya Resmi Buka KSM Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2022

0

Ambon, MALUKU.News – Bunda Literasi Provinsi Maluku, Hj. Widya Pratiwi Murad, membuka resmi Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2022 dan Pencegahan Stunting yang diinisiasi Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) – Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Maluku, di Aula Kemenag Maluku, Kamis, (08/09/2022).

Kompetisi ini diselenggarakan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementrian Agama (Kemenag) Provinsi Maluku, menindaklanjuti program kementerian agama.

KSM ini diikuti KSM dari Kemenag Kota Ambon sebanyak 33 orang, Kota Tual 12 orang, Kabupaten Maluku Tengah 33 orang, Maluku Tenggara 31 orang, Seram Bagian Timur (SBT) 33 orang, Seram Bagian Barat (SBB) 33 orang, Kepulauan Aru 23 orang, Buru 33 orang dan Buru Selatan 33 orang.

Hal ini merupakan sebuah bentuk persiapan kegiatan KSM di masa mendatang yang akan Go International, berkompetisi dengan beberapa negara sahabat.

KSM adalah sebuah ajang berkompetisi dalam bidang sains yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Bertujuan menjadi sarana maupun wahana bagi siswa madrasah untuk mengembangkan minat dan bakat di bidang sains.

Bunda Literasi Provinsi Maluku, Hj. Widya Pratiwi Murad, di kesempatan ini mengatakan, derasnya laju perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi mulai menimbulkan rasa khawatir di kalangan masyarakat, terutama akses negatif yang muncul. Dan tidak dapat dipungkiri, sebagai akibat perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tersebut.

Menyikapi kondisi ini, sambung Widya, masyarakat mulai berpaling dan menaruh harapan besar terhadap madrasah. Sebab di mata masyarakat, madrasah dapat memberikan benteng bagi anak-anak. Madrasah dinilai tidak hanya membekali ilmu pengetahuan dan teknologi, namun juga memberikan bekal ilmu agama. Indikator paling tampak dari kondisi tersebut adalah semakin besar minat orang tua menyekolahkan putra-putrinya di madrasah.

“Fakta ini menjadi tantangan tersendiri bagi pengelola madrasah. Tantangan yang harus dijawab dengan langkah konkrit melalui proses pembelajaran, yang ditunjang dengan guru madrasah yang juga ditingkatkan kualitas SDM-nya. Saya juga merasa bertanggung jawab terhadap pendidikan di madrasah. Saya adalah bagian dari madrasah provinsi Maluku,” kata Widya.

Mengenai Stunting, Widya menjelaskan, hal ini dibutuhkan sosialisasi untuk mengurangi Stunting. Sebagai negara yang masuk dalam lima besar penderita Stunting di Asia Tenggara, pemerintah Indonesia telah fokus melakukan berbagai upaya, untuk mencegah dan mengurangi anak dengan kondisi Stunting.

“Stunting pada anak memang harus menjadi perhatian dan harus diwaspadai. Kondisi ini dapat menandakan bahwa nutrisi anak tidak terpenuhi dengan baik, jika dibiarkan tanpa penanganan, Stunting bisa menimbulkan dampak jangka panjang,” jelas Widya.

Di tempat yang sama, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Maluku, H. Yamin, menerangkan, sejak awal digelar pada tahun 2012, KSM merupakan ajang untuk membangun budaya kompetisi. Dan pada tahun 2018, Kementerian Agama mengelaborasi sains dengan konteks nilai-nilai Islam, sehingga KSM terintegrasi. Dengan begitu, lembaga pendidikan madrasah mampu berkontribusi dalam melahirkan lulusan yang berkarakter beradab dan berintegritas.

“Terselenggaranya KSM ini diharapkan mampu membentuk Madrasah sebagai pencetak kadar intelektual ilmuwan dan cendekiawan muslim yang profesional berintegritas berkarakter dan berakhlakul karimah,” harap Yamin.

Sebagai informasi, mata lomba kompetisi jenjang Madrasah Ibtidaiyah adalah matematika terintegrasi IPA terintegrasi. Untuk mata lomba jenjang MTS adalah matematika terintegrasi, IPA /IPS terintegrasi. Sementara jenjang Madrasah Aliyah menerapkan mata lomba matematika terintegrasi, biologi terintegrasi, fisika terintegrasi, kimia terintegrasi, ekonomi terintegrasi dan geografi terintegrasi.

Selanjutnya, peserta KSM yang lulus pada tingkat provinsi akan mewakili Maluku di ajang KSM tingkat nasional, tanggal 10 hingga 14 Oktober Tahun 2022 di Jakarta, sedangkan peserta kegiatan pencegahan Stunting sebanyak 35 orang.

Pembukaan kompetisi dihadiri sejumlah pejabat Eselon III Kanwil Kemenag Provinsi Maluku, sejumlah pimpinan Kanwil Kemenag Kabupaten/kota se-Maluku, jajaran LPDG – PSN Provinsi Maluku, para peserta kompetisi dan undangan lainnya.