Beranda blog Halaman 174

Isyaratkan Lanjut Pimpin Ambon, Wattimena Minta ASN Kerja Sesuai Tupoksi

0

Ambon, Maluku.news – Pj. Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena memberi pernyataan yang menyiratkan dirinya akan tetap melanjutkan kepemimpinan di Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, untuk periode 2023-2024.

Hal itu disampaikan dihadapan ASN, dalam amanat pada Upacara peringatan Ke-115, Hari Kebangkitan Nasional (HARKITNAS) Tahun 2023 dengan tema” Semangat Untuk Bangkit” pada Senin (22/5/2023), di Halaman Parkir Balai Kota. Kegiatan itu turut diikuti Sekretaris Kota (Sekkot), Agus Ririmasse bersama pimpinan OPD.

Wattimena katakan, tepat 2 (dua) hari lagi (Rabu, 24 Mei 2023) dirinya mengakhiri periode kepemimpinan tahun 2022- 2023. Dalam periode tersebut banyak hal yang telah dilakukan bersama ASN, oleh sebab itu ia berharap ASN Pemkot Ambon, nantinya akan tetap solid dan tidak terkotak – kotak oleh kepentingan pribadi saat bekerja.

“Saya minta semua tetap bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) sebagaimana sumpah dan janji yang diucapkan saat dilantik,” harapnya.

Wattimena akui, setelah nantinya secara resmi diperpanjang sebagai Pj. Wali Kota berdasarkan SK Menteri Dalam Negeri (Mendagri) lewat Gubernur Maluku, Murad Ismail, maka dirinya tidak akan kompromi dengan pihak yang mencoba merusak kota ini, serta berkomitmen untuk tetap melakukan perbaikan – perbaikan.

“Saya tetap ada untuk menjaga kota ini, nantinya setelah menerima SK perpanjangan saya akan tunjukan bagaimana perilaku ASN yang baik dalam mengabdi,” tukasnya.

Sebelumnya, Wattimena saat membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika RI, mengatakan peringatan HARKITNAS ke-115 menjadi momentum membangun semangat kebangsaan pasca Pandemi, sekaligus mensyukuri langkah kemajuan, perbaikan, atau bahkan pelajaran yang didapatkan dari perjuangan bangsa.

Diungkapkan, kebangkitan indonesia di tengah krisis dunia, selain ditunjukan leawat pertumbuhan ekonomi tahun 2022 hingga triwulan I tahun 2023, juga melalui kiprah di berbagai forum internasional diantaranya Presidensi G20 tahun 2022, dan keketuaan dalam forum ASEAN 2023.

Pj. Wali Kota Launching BLUD, Harap Wajah Pelayanan Berubah

0

Ambon, Maluku.news – Pj. Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, Senin (22/5/23) di Hotel Elisabeth, melaunching Badan Layanan umum Daerah (BLUD) yakni Balai Kesehatan Mata Ambon Vlissingen (AV) dan Puskesmas Rawat Inap Hutumuri.

Wattimena di sela-sela kegiatan menyatakan, ada dua tujuan utama yang ingin dicapai oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon dalam penetapan BLUD, yakni untuk menciptakan kemandirian, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Pertama; minimal bisa mengurus dirinya sendiri, jadi ingin menciptakan kemandirian supaya tidak bergantung kepada pemerintah tetapi bisa membiayai dirinya sendiri. Yang kedua, peningkatan kualitas pelayanan, khusus di bidang kesehatan bagi masyarakat,” ungkapnya.

Diakuinya, lewat status BLUD, maka kedua unit layanan. kesehatan tersebut tidak lagi bergantung pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Ambon dalam pembiayaan dengan mekanisme yang panjang dan berbelit.

“Kalau masih dibawah Dinkes akan bergantung terus dan mencantol, mau buat sesuatu, harus menunggu mekanisme, dengan proses yang panjang. Setelah menjadi BLUD dapat langsung ambil keputusan, tentu dengan mengikuti aturan yang berlaku,” terang Wattimena.

Dirinya berharap dengan berstatus BLUD, kedua unit kesehatan ini dapat lebih inovatif, serta mengubah “wajah” pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih baik.

“Menjadi BLUD tampilan harus berubah, tenaga kesehatan di dalamnya harus betul-betul mau melayani, tidak lagi sangar, tetapi menjadi lebih humanis kepada masyarakat, tidak sulit ditemui, dan lain sebagainya,” pintanya.

Wattimena menandaskan, meski telah mandiri, Pemkot tidak serta-merta lepas tangan terhadap kedua unit layanan kesehatan tersebut, tetapi justru mendorong agar semua Puskesmas dibawah Dinkes dapat dapat mengikuti jejak, menjadi BLUD apabila telah memenuhi persyaratan.

Tingkatkan Pelayanan Publik, Pemkot- Ombudsman RI Teken MoU

0

Ambon, Maluku.news – Guna meningkatkan kualitas penyelenggaraan pelayanan publik, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon bersama dengan Ombudsman RI melaksanakan Memorandum of Understanding (MoU) atau penandatanganan Nota Kesepahaman, yang digelar pada Ruang Rapat Vlisingen, Balai Kota, Senin (22/5/2023).

Pj. Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena dalam sambutannya menyampaikan menjadi satu kebanggaan bagi Pemkot telah melaksanakan melaksanakan MoU “Peningkatan Kualitas Penyelenggaraan Pelayanan Publik di Lingkungan Pemerintah Kota Ambon”.

“Kami bangga hari ini bisa menjalin kesepakatan dengan sebuah lembaga dalam hal meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya saat memberikan arahan.

Dikatakan, guna menyediakan pelayanan yang baik kepada masyarakat, Pemkot tentu butuh Ombudsman dalam hal membimbing serta mengayomi, oleh sebab itu melalui MOU ini tugas dan tanggung jawab sesuai fungsi kedua lembaga ini dapat berjalan dengan sangat baik.

“Kita berharap bahwa dalam semangat kerja sama berkolaborasi sinergitas yang terwujud saat ini pada waktunya pelayanan publik di kota ini semakin memuaskan,” tandas Wattimena.

Hal yang sama juga disampaikan oleh anggota Ombudsman RI, Dr. Johanes Widijantoro. Dikatakan, melalui penandatangan nota kesepahaman ini menunjukkan pihaknya tidak dapat bekerja sendiri, namun butuh kerja sama guna mewujudkan kesejahteraan kepada masyarakat dalam hal pelayanan publik.

“Mari bersama-sama, semua tidak bisa jalan sendiri-sendiri tetapi harus dengan bersinergi, dan berkolaborasi,” tandasnya.

Untuk diketahui, Kegitan Penandatanganan MoU ini turut dihadiri oleh seluruh pimpinan OPD, Camat, Kades, Lurah Raja Lingkup Pemkot, dan Kepala Perwakilan Ombudsman RI Maluku, Hasan Slamet.

Diskominfo Sandi-BPS Lanjut Pertemuan EPSS, Masuk Tahap Evaluasi Mandiri

0

Ambon, Maluku.news – Dinas Kominfo dan Persandian (Diskominfo Sandi) Kota Ambon, kembali mengadakan pertemuan dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Ambon, terkait dengan Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS).

“Hari ini kita melaksankan rapat penilaian mandiri Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) yang dihadiri oleh BPS kota selaku pembina data dan tim penilai internal yang melibatkan Bappeda dan Diskominfo,” ungkap, Kadis Kominfo Sandi, Joy Adriaansz kepada tim Media Center, Senin (22/5/2023) di ruang kerjanya.

Dikatakan, pertemuan itu adalah pertemuan lanjutan setelah sebelumnya dilaksanakan sosialisasi yang digelar dengan mengundang BPS Kota Ambon sebagai pemateri sekaligus tim penilai badan atau instansi.

Menurutnya, untuk tahun ini produsen data yang menjadi sampel penilaian, berasal dari dua organisasi perangkat daerah (OPD) yakni; Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), dan Dinas Perikanan.

“Disperindag dan Dinas Perikanan menjadi sampel. Penilaian mandiri dilaksanakan guna mengevaluasi setiap kegiatan statistik yang telah dijalankan oleh kedua OPD tersebut,” urainya.

Lanjutnya, dalam pertemuan yang dilaksnakan pada Ruang Rapat Command Center tersebut, merupakan proses penilaian mandiri, yang akan terus berlanjut selama satu bulan kedepan.

“Dalam waktu satu bulan lebih ini kita lakukan evaluasi dengan berpedoman pada 38 indikator yang terbagi dalam 5 (lima) domain; prinsip Satu Data Indonesia (SDI), kualitas data, proses bisnis statistik, kelembagaan, dan statistik nasional,” jelasnya.

Oleh sebab itu, dirinya berharap proses hari ini, sampai dengan waktu berakhirnya di akhir bulan Juni dapat berjalan dengan baik.

“Evaluasi EPPS ini akan menjadi acuan dalam penyelenggaraan statistik di Kota Ambon. Selanjutnya guna menjawab hasil yang telah didiskusikan hari ini maka beberapa hari kedepan tim EPSS yang dikoordinir oleh Diskominfo akan mengunjungi ke dua OPD tersebut,” pungkas Adriaansz.

DPRD Maluku Tutup Masa Sidang II Tahun 2022-2023

0

Ambon, Maluku.news – Secara resmi DPRD Maluku telah menutup masa persidangan tahun sidang 2022- 2023.

Penutupan masa sidang II dilaksanakan dalam rapat paripurna, sekaligus pembukaan masa sidang III dipimpin Wakil Ketua DPRD Maluku, Melkianus SairdekutSairdekut dipimpin Wakil Ketua DPRD Maluku, Melkianus Sairdekut di rumah rakyat, karang panjang, Ambon, senin (22/05/2023).

Dalam sambutannya, Sairdekut mengatakan berbagai agenda yang dirancangkan untuk dilaksanakan pada masa sidang II tahun sidang 2023-2023 telah dilaksanakan oleh DPRD Maluku dengan kesungguhan, dan komitmen yang ditunjukan oleh seluruh anggota DPRD dalam menyelesaikan agenda dimaksud secara kelembagaan, dalam rangka memperjuangkan kesejahteraan seluruh masyarakat di Maluku.

Adapun produk-produk yang dihasilkan DPRD Maluku selama masa sidang II tahun 2023, berupa kegiatan rapat paripurna sebanyak 15 kali, rapat bersama pimpinan dewan dengan pimpinan fraksi dan pimpinan komisi sebanyak 14 kali, bersama ketua Fraksi sebanyak 9 kali, pimpinan fraksi dan pimpinan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) 7 kali.

Rapat komisi termasuk rapat kerja, dan rapat dengar pendapat dengan eksekutif maupun mitra terkait, komisi I rapat internal komisi sebanyak 5 kali, rapat kerja bersama mitra sebanyak 12 kali, rapat dengar pendapat 1 kali.

Komisi II rapat internal 3 kali, rapat kerja bersama mitra 6 kali, rapat dengar pendapat 2 kali.

Komisi III rapat internal 4 kali, rapat kerja bersama mitra 16 kali, rapat dengar pendapat 3 kali.

Komisi IV rapat internal komisi 5 kali, rapat bersama mitra 19 kali, rapat dengar pendapat 2 kali.

Kemudian rapat Badan Musyawarah 2 kali, rapat Badan Kehormatan Dewan 3 kali, rapat Badan Pembentukan Peraturan Daerah untuk rapat internal 3 kali, dan rapat kerja 2 kali. Rapat Bandan Anggaran 10 kali

Produk-produk yang dihasilkan, keputusan Pimpinan DPRD Provinsi Maluku sebanyak 6 buah, kegiatan dewan lainnya pada Januari-Mei 2023.

Selain itu surat masuk yang diterima DPRD selama masa sidang II tahun sidang 2023 sebanyak 254. Rinciannya, Januari 37, Februari 68, Maret 75, April 45, Mei 29, yang oleh komisi telah menerima dan membahasnya sesuai subtansi dan kompetensinya. Sedangkan surat keluar Januari 37, Februari 68, Maret 75, April 45, Mei 29.

“Dengan demikian berbagai kekurangan yang terjadi selama masa sidang II tahun sidang 2023 dapat Segera kita perbaiki dan tingkatkan pada masa persidangan yang akan datang,” pungkas Sairdekut.

Sarimanela Minta Polisi Ungkap Tuntas Penembak Misterius Di Saparua

0

Ambon, Maluku,news – Satu minggu sudah kasus Penembakan Misterius “Petrus”, terhadap dua warga Itawaka, kecamatan Saparua Timur, Kabupaten Maluku Tengah berlalu.

Sayangnya, hingga kini pihak kepolisian juga belum bisa mengungkap pelaku dibalik penembakan yang menewaskan Guru Honorer SMA 4 Porto, Welma Hattu (41), dan Ronald Papilaya (52) yang mengalami luka pipi akibat tembakan Orang Tidak Dikenal (OTK), senin (22/05/2023).

Alhasil kinerja kepolisian terus disorot publik Maluku, yang menanti langkah cepat dan terukur untuk mengungkap aktor penembakan.

Pasalnya peristiwa ini bukan baru terjadi saat ini saja, tetapi sudah berulang kali, sehingga dikhawatirkan mengancam stabilitas keamanan di bumi seribu pulau ini.

“Kepastian dari proses ini masyarakat harus tahu, jangan sampai terjadi lagi kejadian berulang, yang tentunya masyarakat dirugikan, dan takut karena tidak ada kepastian keamanan, karena pelaku belum juga terungkap,” ujar Anggota Komisi I DPRD Provinsi Maluku, Edison Sarimanela kepada wartawan di rumah rakyat, karang panjang, Ambon, senin (22/05/2023).

Dikatakan, Polisi sebagai garda terdepan bangsa dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat harus tanggap, bekerja ekstra untuk mengungkap kasus ini.

“Prinsipnya alat negara tidak boleh kalah, untuk itu proses-proses untuk mencari pelaku penembakan tersebut,

“Masakan alat negara bisa kalah dalam proses ini. Kan tidak ada sesuatu yang menganjal atau medan kondisi geografis dan segala macam,” sambungnya.

Untuk itu, Politisi Hanura itu mendesak agar kasus ini secepat diungkap, sehingga tidak ada diksi, atau pemikiran buruk dari masyarakat terhadap kinerja Kepolisian, apalagi menielang pemilihan legislatif Kepolisian, apalagi menjelang pemilihan legislatif Februari 2024 mendatang.

“Justru itu menjelang pemilihan legislatif dan segala macam keamanan harus pula dijaga. Supaya jangan terjadi hal hal yang tidak kita inginkan. Kapolda, Kapolres secepat mungkin prpaes hukum hukum, intel hisa dijalankan secepat mungkin, supaya ada kepastian,” pungkasnya.

Kunjungi Korban Kebakaran, Kapolda Maluku Apresiasi Penanganan Darurat

0

Ambon, Maluku.news – Kapolda Maluku, Irjen. Pol. Lotharia Latif didampingi Pj. Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena mengunjungi para korban Kebakaran Pasar Gambus, Jumat (19/5/2023) yang ditempatkan di Pasar Gotong Royong.

Tujuan dari kunjungan tersebut, kata Kapolda, guna memberikan bantuan berupa 1 (satu) ton beras serta meninjau pelaksanaan tanggap darurat yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon dibantu jajaran TNI/Polri.

“Saya berterima kasih kepada Pj. Wali Kota dan Kapolresta sebagai penanggungjawab wilayah, karena penanggulangan darurat yang dilakukan cukup cepat,” ungkapnya.

Dirinya mengatakan, terkait musibah kebakaran yang pemicunya berasal dari Mobil MPV yang terbakar, pihaknya telah melakukan proses penyelidikan.

“Penyelidikan telah dilakukan dan kemungkinan besar ditingkatkan ke penyidikan sebagai pertanggungajwaban hukum, apalagi ada korban jiwa,” terangnya.

Kepada Pj. Wali Kota, Kapolda meminta agar dapat memperhatikan kebutuhan para pengungsi, terutama anak- anak yang bersekolah.

“Empati saya bagi para korban, untuk itu saya minta agar kebutuhan mereka dapat terpenuhi, terutama anak-anak yang bersekolah agar pendidikanmya agar jangan terganggu, karena akan memasuki masa-masa ujian akhir semester (UAS),”tandas Latif.

Di tempat yang sama, Wattimena ungkapkan, saat ini pihaknya masih fokus dalam masa penanganan darurat selama 14 hari bagi para korban kebakaran, dan nantinya dapat diperpanjang 7 (tujuh) hari hingga dua minggu lagi untuk memenuhi kebutuhan mereka.

“Pemkot masih fokus untuk penanganan darurat selama 14 hari, nanti kita lihat lagi apakah dapat diperpanjang 7 hari atau 14 hari sesuai kebutuhan,” terangnya.

Dirinya menandaskan, belum dapat membicarakan terkait pasca penanganan darurat, sebab para korban kebakaran masih dalam kondisi trauma.

“Ada kebijakan yang nanti kita ambil, tapi tidak untuk dibicarakan saat ini, sebab para korban kebakaran ini mereka dalam kondisi trauma, jangan ditambah susah lagi,” pungkasnya.

Bantuan Gempa Tahap II Belum Cair, Pj.Wali Kota: Tanggungjawab Pemkot Sudah Dilaksanakan

0

Ambon, Maluku.news – Pj Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena mengungkapkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon telah melaksanakan tanggungjawab dengan baik terkait dengan keluhan warga soal Dana Stimulan Gempa Tahun 2019, yang sampai dengan saat ini tak kunjung dikucurkan.

“Pemkot sudah melakukan tanggung jawab dengan baik, hanya satu kelemahan kami semua hal yang sementara diupayakan ini tidak disampaikan kepada korban sehingga tidak ada kejelasan kepada mereka,” ungkapnya, saat menjawab pertanyaan para masyarakat dalam Program Wali Kota Jumpa Rakyat (Wajar) Jumat (19/5/2023).

Dirinya menjelaskan, untuk bantuan Gempa Tahap I sudah dicairkan kepada 1406 penerima, dan saat ini Pemkot sedang menunggu bantuan Tahap II.

Menurutnya, sempat ada penolakan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terkait dengan bantuan tersebut sebab Pemerintah Pusat (Pempus) hanya menyanggupi pemberian bantuan kepada warga yang memiliki kerusakan berat.

“Penjelasan dari Pempus adalah tahap II mereka tidak lagi membantu kerusakan sedang dan ringan, namun kami menyurati agar semua dibantu. BNPB sudah menyetujui hal itu tinggal penyelesaian administrasinya,” tandas Wattimena.

Hal yang sama pun di sampaikan oleh Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ambon, Eva Tuhumurry. Dikatakan dana gempa tahap II yang berjumlah 2.263 KK ini, sementara berproses di BNPB.

“Sebab kami sudah melengkapi administrasi-administrasi yang kurang seperti yang diminta oleh BNPB, dan jika batuan itu sudah turun maka kami akan bagi sesuai aturan yang berlaku,” bebernya.

Tambah Tuhumury, terkait dengan bencana tanah longsor tahun 2022 yang berlokasi di Lorong Putri, Negeri Batu Merah, Kecamatan Sirimau, juga sementara diupayakan sebab kerusakan yang dialami merupakan rusak berat. Sehingga pihaknya Pemkot dalam hal ini BPBD sementara memadukan proposal kepada BNPB untuk menanggulanginya.

“Sementara kami proses di proposal dan kalau sudah nanti kami tindak lanjuti sesuai aturan yang berlaku,” pungkasnya.

Siap-Siap! SIDAYR Kembali Digelar, Catat Tanggalnya

0

Ambon, Maluku.news – Warga Kota Ambon harap bersiap-siap, sebab salah satu event internasional yang sempat terhenti karena COVID- 19, bakal kembali digelar di kota ini.

Ya, Spice Island Darwin-Ambon Yacht Race (SIDAYR) bakal kembali digelar Agustus mendatang setelah terakhir dilaksanakan pada 2019 lalu.

Hal tersebut dibeberkan oleh, Kepala Dinas Parawisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Ambon, Rico Hayat, di halaman Balai Kota, Jumat (19/5/2023).

Katanya, sesuai dengan kesepakatan bersama, event tersebut akan berlangsung selama lima hari, terhitung dimulai pada tanggal 7 – 12 Agustus, dengan sejumlah rangkaian kegiatan.

“Pelaksanaan Kegiatan Ambon-Darwin ini dimulai pada tanggal 7-12 Agustus, perjalanan peserta menuju kota kita dimulai dari tanggal 5 Agustus,” ungkapnya.

Hayat menguraikan kegiatan-kegiatan yang akan dilaksnakan, antaranya; bakti sosial antara peserta dan Pemerintah Negeri (Pemneg), kemudian akan dilaksanakan kunjungan ke Negeri Rutong sebagai salah satu Desa Wisata di Indonesia, dan masih banyak kegiatan lainnya.

Dirinya berharap kegiatan tersebut dapat terlaksana dengan baik, lantaran tak hanya event Ambon-Darwin atau SIDAYR, namun ada kegiatan Sail Indonesia.

“Bertepatan di Bulan Agustus ini ada Sail Indonesia yang masuk, jadi tetap Amahusu menjadi pelabuhan Darwin dan Belakang Hotel Tirta dijadikan pelabuhan Sail Indonesia agar semua kegiatan dapat berjalan dengan baik dan lancar,” pungkas Hayat.

Sekda Maluku Buka Salam Fest 2023 Road To Fesyar KTI

0

Ambon, Maluku.news – Sekretaris Daerah Maluku Ir. Sadali IE, M.Si, IPU, buka kegiatan Bank Indonesia yakni Sharia Local Economic Festival 2023 (Salam Fest) Road to Festival Ekonomi Syariah Kawasan Timur Indonesia (FESYAR KTI) yang ditandai dengan Pemukulan Rebana, pada Jumat (19/5/2023), bertempat di Lantai 2 Maluku City Mall.

Hadir juga pada kesempatan itu Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku Rawindra Ardiansah, Forkopimda Provinis Maluku, Penjabat Walikota Ambon Bodewin Wattimena, Pimpinan Lembaga Vertikal, Pimpinan Lembaga Perguruan Tinggi di Kota Ambon, Sekretaris Dewan Pembina Himpunan Ekonomi Bisnis Pesantren (Hebitren), Ketua Hebitren Maluku, Pejabat TNI/Polri, beserta unsur terkait lainnya.

Dalam laporannya Ardiansah, menyampaikan sebagai bagian dari upaya mendukung perkembangan ekonomi dan syariah, Bank Indonesia terus berkomitmen untuk menggelar Festival Ekonomi Syariah (Fesyar).

“Festival ini sendiri dilaksanakaan di 3 wilayah Indonesia yakni di Jawa, Sumatera, dan Kawasan Indonesia Timur. Fesyar sendiri merupakan kegiatan yang diselenggarakan sebagai rangkaian pre event kegiatan Indonesia Syariah Ekonomi Festival (ISEF) yang akan diselenggarakan pada bulan Oktober nantinya. Kegiatan ini juga merupakan bentuk bagian dari komitmen kami dalam upaya pengembangan UMKM di Maluku.” Jelasnya.

Ia menyampaikan, penyelenggaraan acara ini merupakan bentuk aktualisasi dari sinergi dan kolaborasi dari seluruh stakeholder, terkait ekonomi syariah di Provinsi Maluku, yang tidak hanya sekedar festival biasa melainkan juga sebagai kawah ilmu, untuk mendorong potensi dan perkembangan ekonomi syariah di Indonesia Timur khususnya di Provinsi Maluku.

“Penyelenggaraan Salamfest 2023, diharapkan membawa angin baru bagi perkembangan peningkatan partisipasi masyarakat dalam bidang ekonomi syariah di bumi raja-raja ini. Selama tahun 2022 sampai sekarang BI Maluku telah melakukan sejumlah upaya dalam mendorong perkembangan ekonomi syariah di Maluku, antara lain pemberian green house untuk petani cabai di pondok pesantre, peningkatan kapasitas umkm syariah melalui keikutsertaan pada berbagai event syariah, fasilitasi program sertifikasi halal gratis bagi UMKM, dan berbagai kegiatan lain dengan tujuan meningkatkan gema ekonomi syariah di Provinsi Maluku.” Ujar Ardiansah.

Dirinya juga pada kesempatan itu mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak, baik dari Pemerintah Daerah, akademisi, dan juga dari perbankan syariah dalam perkembangan ekonomi syariah.

“Selama tahun 2022 perkembangan ekonomi syariah di Provinsi Maluku masih harus terus digenjot dimana kredit syariah kurang lebih senilai Rp.1,5 triliun atau ada peningkatan sekitar 3% dari tahun 2021, harapannya dengan semakin besarnya kredit yang disalurkan kepada para pelaku usaha dapat menggerakan ekonomi umat untuk mencapai kesejahteraan yang lebih baik.” Paparnya.

Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Maluku itu, menghimbau dan mengajak para stakeholders perekonomian utama di Maluku, untuk meningkatkan kolaborasi dan sinergi guna mendukung peningkatan perkembangan perekonomian syariah di bumi raja-raja.

“Tema Peningkatan Kesejahteraan umat Muslim di Maluku melalui Ekonomi Syariah untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi, menjelaskan bahwa tidak ada yang sulit Ketika kita solid, untuk solid perlu komunikasi, kolaborasi dan sinergi sehingga semua merasa satu untuk mendayung perekonomian Maluku secara bersama-sama.” Tutupnya.

Di tempat yang sama dalam sambutannya, Sekda atas nama Pemerintah Daerah Provinsi Maluku menyambut baik serta memberikan penghargaan kepada Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Maluku atas pelaksanaan kegiatan ini guna memperkenalkan secara luas sistem ekonomi syariah kepada masyarakat Maluku.

“Semoga kegiatan ini dapat dijadikan sebagai momentum meningkatkan kapasitas ekonomi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Maluku kedepan.” Harapnya.

Selain itu ia juga mengapresiasi seluruh perbankan dan lembaga jasa keuangan syariah atas kerjasama dalam membantu dan mengembangkan unit usaha syariah berbasis UMKMdi bumi raja-raja, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Untuk diketahui kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari penuh, dari Jumat 19 Mei 2023 – Sabtu, 20 Mei 2023, dengan menyajikan beberapa kegiatan diantaranya showcase 38 UMKM, talkshow ekonomi syariah, Business Matching Umkm Syariah, berbagai Perlombaan Syariah yang dimulai sejak bulan April 2023.

Pada kesempatan itu juga turut diserahkan sejumlah bantuan, yakni Program Sosial Bank Indonesia, Fasilitasi Sertifikasi Halal kepada UMKM dalam Rangka Peningkatan Kapasitas Pelaku Usaha Syariaf di Maluku, dan Penyaluran Kredit UMKM dalam Rangka Business Matching UMKM oleh Bank Syariah Indonesia.