Beranda blog Halaman 162

Pemkot Serahkan 70 Hewan Kurban Bagi Masyarakat

0

Ambon, Maluku.news – Sebanyak 70 hewan kurban, yang terdiri dari 35 ekor Sapi dan 35 Kambing diserahkan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melalui Bagian Kesra, kepada masyarakat dalam merayakan Hari Raya Idul Adha 1444 H yang jatuh pada Kamis, 29 Juni 2023.

Penyerahan hewan kurban tersebut dilakukan secara simbolis oleh Pj. Wali Kota, Bodewin M. Wattimena di Pelataran Balai Kota, Selasa (27/06/2023).

Wattimena dalam sambutannya mengatakan Hari Raya Idul Adha yang identik dengan penyembelihan hewan kurban merupakan bentuk ekspresi keimanan dan ketaqwaan, bentuk syukur atas nikmat dan limpahan rejeki, serta bentuk ungkapan empati dan sempati terhadap sesama.

“Sehingga ibadah kurban sejatinya memiliki dua dimensi pokok, yakni dimensi vertikal hubungan manusia dengan Tuhan sebagai landasan iman, serta dimensi horizontal atau hubungan sesama manusia, sebagai bentuk nyata kepekaan dan kepedulian sosial,” ungkapnya.

Dikatakan, perstiwa bersejarah ibadah kurban, mengajarkan kepada semua bahwa jabatan kedudukan, harta benda harga diri dan profesi termasuk mentalitas korup dan keserakahan manusia hanya mementingkan ego dan kepentingan pribadi. Oleh karena itu sifat-sifat demikian harus ‘dikurbankan’ sebagai wujud keimanan dan ketaqwaan.

“Inilah makna dan harapan penting dari Idul Adha atau Idul Qurban, yakni tumbuhnya kesadaran dan kesediaan berkurban dalam konteks sosial yang lebih luas, kapanpun dan dimanapun kita berada, harus siap dan rela meberikan pengorbanan yang tulus demi kemaslahatan bersama,” bebernya.

Pemkot Ambon, ujar Wattimena setiap tahunnya turut berpartisipasi dalam melaksanakan pembagian hewan qurban untuk disalurkan kepada kelompok masyarakat baik di masjid, kelembagaan, dan lingkungan yang telah membentuk kepanitiaan dan mengajukan permohonan.

“Mengingat sasaran penyaluran hewan kurban adalah untuk membantu fakir miskin dan kaum dhuafa dan masyarakat tidak mampu maka Pemkot tetap berkomitmen untuk memfasilitasi kegiatan keagamaan khususnya pembagian hewan qurban ini,” tandasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Bagian Kesra Sekretariat Kota Ambon, Fenly Masawoy dalam laporannya mengungkapkan jumlah permohonan hewan kurban selalu meningkat tiap tahunnya, dimana untuk tahun ini terdapat 86 proposal permohonan bantuan hewan kurban yang masuk ke Bagian Kesra, namun hanya 70 yang diakomodir pada 4 (empat) kecamatan.

Diakuinya hewan kurban yang diserahkan dalam kondisi sehat dan telah melalui pemerikasaan. kesehatan serta memenuhi syarat dijadikan hewan kurban sesuai syarat Islam.

Untuk diketahui, kegiatan penyerahan hewan kurban dihadiri oleh unsur Forkopimda, Kepala Kantor Kementerian Agama RI Kota Ambon, Ketua MUI Kota Ambon, serta pimpinan OPD lingkup Pemkot.

Pemkot Gelar Silahturahmi dan Salurkan Bantuan Keuangan Parpol

0

Ambon, Maluku.news – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar “Silahturahmi sekaligus Penandatanganan Berita Acara Penyaluran Bantuan Keuangan Partai Politik (Parpol) Tahun Anggaran 2023”, di Manise Hotel, Selasa (27/06/2023).

Pj. Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena dalam sambutannya menyampaikan pertemuan kali ini merupakan simpul penting bahwa suksesnya penyelenggaraan Pemilu bukan hanya bersandar pada integritas dan profesionalisme penyelenggaraan pemilu dan pesertanya saja, namun harus didukung seluruh pemangku kepentingan.

“Diantaranya Pemerintah Daerah, Lembaga Non- Pemerintah dan masyarakat serta didukung dengan terciptanya stabilitas politik yang kondusif,” ujarnya.

Diakuinya, penyaluran bantuan keuangan Parpol, dilakukan demi meningkatkan kualitas partai politik dan menyukseskan Pilkada serentak 2024 mendatang. Untuk itu, Pemkot telah menaikan besaran bantuan kepada parpol dari Rp 1500/suara di tahun anggaran 2022 menjadi Rp 5000/suara di tahun ini.

“Alasan kenaikan bantuan parpol ini karena tahun 2023 memasuki tahun politik dipastikan parpol memiliki kegiatan yang cukup banyak,” tambahnya.

Selain itu, kata Wattimena, berdasarkan peraturan perundang-undangan bantuan keuangan parpol 60 persen digunakan untuk pendidikan politik, meningkatkan peran dan kapasitas parpol, serta untuk operasional.

“Melalui kegiatan ini kami juga ingin menciptakan sinergitas pemerintah dan parpol demi keberhasilan program-program pemerintah yang bermuara bagi kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Wattimena berharap meskipun jumlah bantuan yang nantinya dikucurkan bagi parpol tidaklah besar. Namun dapat berguna untuk memotivasi parpol dalam mengembangkan program, membina para kader dan memberikan pendidikan kepada masyarakat.

Namun, dirinya menegaskan meski diberikan secara cuma-cuma, ada persyaratan yang mesti dipenuhi yakni; kelengkapan administrasi yang dapat membantu proses pengucuran dapat dilengkapi dengan tujuan agar dapat dipertanggung jawabkan.

“Yang terpenting harus memiliki kelengkapan administrasi, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan kegitan, karena ada sistem pengawasan dan mekanisme laporan pertanggung jawaban,” pungkas Wattimena.

Untuk diketahui, bantuan parpol yang diserahkan Tahun Anggaran 2023 berjumlah Rp. 723 Juta. Kegiatan ini turut di hadiri unsur Forkopimda, KPUD dan bawaslu Kota Ambon.

Gubernur Murad Hadiri Halal Bi Halal 1444 H Keluarga Kei di Aru

0

Dobo, Maluku.news – Gubernur Maluku Drs. Murad Ismail didampingi Istri dan rombongan hadiri Halal bi Halal 1444 H Kerukunan Keluarga Kei Domisili Aru (KKKDA), yang bertempat di Gedung Cendrawasih, pada Senin (26/6/2023).

Hadir juga pada kesempatan itu Bupati Kepulauan Aru dr. Johan Gonga beserta forkopimda, Sekda Provinsi Maluku dan istri, Ketua KKKDA Marten Putnarubun beserta Dewan Pengurus, Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Aru Jacob Ubyaan, S.Sos, Pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Provinsi Maluku dan Kepulauan Aru, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan Tokoh Perempuan, Masyarakat Kei yang berdomisili di Aru, dan unsur lainnya.

Dalam sambutan Ketua KKKDA, Putnarubun mengucapkan selamat datang kepada Gubernur Maluku dan Istri yang telah menghadiri acara Halal bi Halal ini yang merupakan suatu kebanggan tersendiri bagi keluarga Kei Domisili Aru Kei di Kabupaten Kepulauan Aru.

“Perayaan Halal Bi Halal dan Natal adalah agenda tahunan Kerukunan Keluarga Kei di Kabupaten Kepualaun Aru yang dapat dimaknai sebagai perwujudan Iman dan Taqwa, kepada Allah SWT TYME, selain itu juga dapat dimaknai sebagai forum silaturahim antar dan intern umat beragama di Kabupaten Kepulauan Aru, yang kita juluki dengan laboratorium kerukunan umat beragama.” Tambahnya.

Putnarubun menyampaikan, Kerukunan Keluarga Kei domisili Aru dalam keberadaannya tetap memberikan yang terbaik untuk tanah dan negeri ini, karena tidak dapat dipungkiri bahwa anak cucu dan generasi lahir dan besar, mengabdi bahkan mati dan dikuburkan di negeri ini, dengan demikian menjadi kewajiban bersama, untuk menjaga, merawat dan membangun di atas tanah negeri ini sesuai dengan talenta kita masing-masing.

“Kehadiran bapak dan ibu bersama kami adalah suatu penghormatan dan kebanggan bagi kami, karena kepengurusan kami sudah lebih dari 7 tahun baru pernah dikunjungi oleh pejabat yang di atas, untuk itu pada kesempatan ini kami atas KKKDA menyampaikan terima kasih yang tak terhingga kepada Bapak Murad dan Ibu Widya disertai harapan semoga kebersamaan ini dapat berlanjut di waktu yang akan datang.” Harap Putnarubun.

Sementara itu Ubyaan, atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru juga turut mengucapkan terima kasih atas Kunjungan Kerja Bapak dan Ibu, dengan harapan dapat memberi dampak pembangunan berkelanjutan di Provinsi Maluku khsususnya di Kabupaten Kepulauan Aru yang kita cintai bersama.

“Untuk itu saya mengajak kita semua khususnya masyarakat Kerukunan Keluarga Etnis Kei untuk menjadikan momentum Halal bi Halal ini sebagai media untuk kita saling membersihkan diri dengan tulus dan ikhlas, saling memberi dan meminta maaf kepada sesama atas seluruh khilaf dan dosa yang telah kita buat dengan komitmen untuk tidak lagi mengulangi kesalahan atau kekhilafan tersebut di masa mendatang.”

Ia mengajak para peserta Halal bi Halal, untuk perkuat rasa kebersamaan dan kekeluargaan dalam bingkai Ukhwah Islamiah untuk merajut serta menguatkan tali silaturahmi antara sesama anak daerha Etnis Kei dan tentu akan siap berkontribusi positif untuk pembangunan Kabupaten Kepulauan Aru berkelanjutan.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri tanpa kerjasama semua pihak di daerah ini termasuk KKKDA, mari bersama kita bersinergi, bersatu, saling bahu membahu serta bergandengan tangan sebagai sesama saudara serumpun dalam satu rumah untuk menjadikan Aru sebagai negeri yang bermanfaat, maju dan sejahtera.” Ungkapnya.

Dalam sambutannya Gubernur atas nama Pemerintah Daerah Provinsi Maluku, mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, yang telah berpartisipasi pada kegiatan halal bi halal ini.

“Saya berharap kegiatan ini bukan saja bersifat seremonial semata, tetapi sebagai media silaturahim, dalam memperkuat tali persaudaraan antara Pemerimtah Provinsi Maluku dan masyarakat Kabupaten Kepulauan Aru khususnya masyarakat Kei yang berdomisili di Aru.” Harapnya

Dirinya berharap, semoga lewat momentum ini, kita saling maaf-memaafkan serta saling mendoakan dalam kebaikan, demi kamajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat di bumi Jargaria ini.

“Halal bi Halal ini, juga memiliki peran yang strategis, bukan hanya sebagai media silaturahmi antar sesama muslim, tetapi juga menjadi media silaturahmi antar sesama anak bangsa, yang berbeda golongan, ideologi, suku, maupun agama, yang dapat dimaknai sebagai media re-integrasi sosial.” Tutupnya.

Ambon Launching Program GPM Serentak Tahun 2023

0

Ambon, Maluku.news – Kota Ambon menjadi salah satu Ibukota Provinsi di Indonesia yang turut melaunching program Badan Pangan Nasional (Bapanas) yakni, Gerakan Pangan Murah (GPM), yang digelar serentak Tahun 2023 pada 342 titik di 301 Kota/Kabupaten.

Pj. Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena dalam sambutannya, menyampaikan kegiatan yang dilaksanakan menjelang perayaan hari besar keagamaan (Idul Adha 1444 H) ini bertujuan untuk menjaga stabilisasi bahan pangan pokok baik di tingkat produsen maupun konsumen.

“Juga untuk meningkatkan akses pasar bagi produsen pangan pokok serta akses kemudahan bagi konsumen dengan harga yang wajar dan terjangkau,” ungkapnya saat melaunching kegiatan tersebut, Senin (26/06/2023) di Tribun Lapangan Merdeka Ambon.

Kegiatan ini dilakukan secara inklusif dengan melibatkan semua sektor dan diharapkan adanya sinergitas antara level pemerintah dan juga stakeholder pembangunan lainnya.

Wattimena juga mengungkapkan, kegiatan yang melibatkan BI, Bulog, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), dan Bapanas ini diharapkan dapat memberi dampak positif, serta menginspirasi berbagai pihak guna menyelenggarakan kegiatan serupa dan berkelanjutan agar membantu kehidupan masyarakat.

“Kegiatan ini akan menginspirasi berbagai pihak untuk turut menyelenggarakan kegiatan serupa, dengan sebaran pembagian pangan di beberapa titik yang lebih muda dijangkau oleh seluruh masyarakat sehingga diharapkan harga kebutuhan Pokok terutama pangan yang murah dan terjangkau dapat dirasakan seluruh masyarakat di kota ini,” pungkasnya.

Untuk diketahui, kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Ambon Adhryansah, Perwakilan Komandan Distrik Militer (Dandim), Ketua TP-PKK, Lisa Wattimena, Perwakilan Kepala Bank Indonesia (BI), Kepala Bulog Maluku dan Maluku Utara, Pimpinan CV. Berkat Abadi,
Camat/Ludah/Kades Lingkup Pemkot

Sekkot Resmikan Program “Plastic In Circle”

0

Ambon, Maluku.news – Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon, Agus Ririmasse meresmikan program “Plastic in circle: Smart Waste Collective” yang berlangsung, Senin (26/06/2023) di Natsepa Hotel.

Program tersebut merupakan program kemitraan antara Indonesia – Belanda dengan pendanaan yang berasal dari Green Growth dan Global Goes 2030 (P4G), dengan pendantanganan MoU antara Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, MVO Sweepsmart selaku pemberi bantuan dan PT.Milion Limbah Ambon dan LSM Lokal, Green Mollucas.

“Program ini sudah dimulai sejak tahun 2022, dengan melalui beberapa tahapan yaitu stud kelayakan, dilanjutkan dengan penetapan lokasi TPS 3R, titik- titik pengumpulan sampah, dan instalasi peralatan pengolahan dan pemilahan sampah di TPS 3R yang berlokasi di kawasan Benteng Karang,” jelas Ririmasse dalam sambutannya.

Dikatakan, dengan peresmian ini maka Pemkot Ambon dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup dan Persmpahan (DLHP) diberi bantuan satu unit compactor truk, dan satu unit kendaraan Tossa agar mendukung proses pengangkutan dari 5 (lima) titik pengumpulan sampah yang telah ditetukan untuk dibawa ke TPS 3R.

“Target kegiatan ini adalah untuk mengurangi 800 ton sampah masuk ke TPA pertahunnya,” tambah Sekkot.

Diakuinya, masalah sampah yang masih menjadi ancaman bagi lingkungan hidup, olehnya itu Pemkot lewat kebijakan strategi daerah yang tertuang dalam Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 43 Tahun 2018, telah menargetkan pengurangan sampah hingga 30 persen.

“Pemkot terus lakukan sosialisasi tentang perubahan paradigma pengelolaan sampah dari kumpul, angkut buang menjadi pengurangan dari sumber dan daur ulang” terang Ririmasse.

Dirinyapun berharap melalui program ini, dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat Kota Ambon dalam pengelolaan sampah.

Pemkot Ambon Gelar Uji KJFK

0

Ambon, Maluku.news – Pemerintah Kota Ambon dalam hal ini badan kepegawaian menggelar Uji Kompetensi Jabatan Fungsional Kesehatan lingkup Pemerintah Kota Ambon tahun 2023.

Dalam sambutan PJ Walikota Ambon yang di bacakan asisten administrasi umum Rulen Purmiassa mengatakan, bahwa peraturan pemerintah nomor 17 tahun 2020 tentang manajemen PNS peraturan menteri kesehatan Republik Indonesia Nomor 18 tahun 2017 tentang penyelenggaraan uji kompetensi jabatan fungsional kesehatan dan peraturan menteri pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi Nomor 1 Tahun 2023 tentang jabatan fungsional.

Peraturan ini mendorong semua instansi pemerintah baik pusat maupun daerah untuk segera mengalihkan jabatan struktural baik jabatan pengawas dan jabatan administrator berdasarkan peraturan perundang-undangan dan instruksi presiden Republik Indonesia untuk menyetarakan jabatan struktural ke dalam jabatan fungsional sehingga tugas pokok dan fungsi dapat berjalan secara maksimal demi pelayanan kepada masyarakat”akuinya

“Bahwa uji kompetensi yang dilakukan saat ini oleh pemerintah kota Ambon melalui BKP SDM Kota Ambon Baru pertama kali dilaksanakan demi menjawab kebutuhan organisasi bahkan untuk merubah nasib peserta Uji kompetensi karena apabila hal ini tidak dilakukan maka sudah tentu peserta tidak dapat berproses untuk kenaikan pangkat dari jenjang kepangkatan yang dimiliki oleh 20 orang tenaga kesehatan saat ini yang akan diuji”ungkapnya

Jabatan yang akan diuji yaitu perawat dan perawat gigi dengan kategori ke aliran berjumlah 8 peserta dan keterampilan sebanyak 12 peserta apabila mereka yang diuji saat ini lulus sesuai standar kompetensi yang telah ditetapkan maka proses untuk kenaikan pangkat secara berjenjang dapat dilakukan berdasarkan jabatan”jelasnya

Dirinya berharap setelah selesai kegiatan ini maka proses kenaikan pangkat dapat dilaksanakan secepatnya sehingga outputnya dapat dirasakan secara langsung oleh peserta sehingga menghasilkan sumber daya manusia yang handal dan dapat berinovasi untuk menjawab kebutuhan dinas kesehatan secara khusus dan pemerintah kota Ambon secara umum dimana semua peserta berada,”pungkasnya.

Pemkot Ambon Gelar Gerakan Pangan Murah Jelang Idul Adha

0

Ambon, Maluku.news – Menjelang hari raya Idul Adha 1444 Hijriah yang jatuh tanggal 29 juni 2023, Pemerintah Kota Ambon menggelar Gerakan Pangan Murah dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan, pembukaan berlangsung di lapangan merdeka Ambon Senin (26/06/2023).

Pj Walikota Ambon, Drs Bodewin M Wattimena, M Si, dalam arahannya menandaskan, Gerakan Pangan Murah dilaksanakan menjelang perayaan hari besar keagamaan, Idul Adha 1444 H, adalah merupakan program nasional dari Badan Pangan Nasional.

Yang bertujuan untuk menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan pokok, baik ditingkat produsen maupun konsumen, dan meningkatkan akses pasar bagi produsen dengan pangan pokok.

Dengan kemudahan bahan pangan bagi konsumen harga yang wajar dan terjangkau, serta membangun jaringan distribusi pangan untuk memudahkan stabilisasi pasokan dan harga pangan ditingkat konsumen.

“Kegiatan ini dilakukan secara inklusif dengan melibatkan seluruh sektor serta diharapkan adanya sinergitas antar level pemerintah dan juga steikholder pembangunan lainya, sebagaimana arahan Bapak Presiden Republik Indonesia (Ri), Joko Widodo, dalam pembukaan rapat koordinasi nasional,”ucapnya.

Kepala Daerah dan Forkopimda seluruh Indonesia pada bulan Januari Tahun 2023, ada 8 arahan Presiden poin pertama terkait pengendalian inflasi, pantau langsung harga pangan dilapangan adalah merupakan salah satu issu stategis pembangunan nasional harus ditangani secara komperhensif,” ujar Wattimena.

Pemkot Gelar Uji Kompetensi Jabatan Nakes

0

Ambon, Maluku.news – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) melaksankan “Uji Kompetensi Jabatan Fungsional Tenaga Kesehatan” yang diselenggarakan pada lt.6 Elizabeth Hotel, Senin (26/06/2023).

Menggantikan Pj Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, kegiatan ini dihadiri dan dibuka oleh Asisten III Sekkot, Rulien Purmiasa.

Dalam sambutannya disampaikan, uji kompetensi yang terselenggara hari ini menjawab kebutuhan Organisasi bahkan untuk merubah nasib para peserta uji kompetensi bagi jenjang kariernya kedepan.

“Karena apabila hal ini tidak dilakukan maka peserta tidak dapat berproses untuk kenaikan pangkat dari jenjang kepangkatan yang dimiliki sebelumnya,” ungkapnya.

Lanjutnya, apabila mereka yang diuji saat ini lulus sesuai dengan standar, maka dapat dipastikan proses kenaikan pangkat secara berjenjang dapat dilakukan berdasarkan jabatan fungsional yang dimiliki.

“Saya berharap setelah selesai kegiatan ini maka proses kenaikan pangkat dapat dilaksnakan secepatnya, sehingga outputnya dapat dirasakan oleh para peserta serta dapat menghasilkan sumber daya manusia handal dan berinovasi untuk menjawab kebutuhan Dinas Kesehatan (Dinkes),” harap Purmiasa.

Untuk diketahui kegiatan ini dilaksanakan selama 2 (dua) hari dan diikuti 20 tenaga kesehatan (Nakes) dengan klasifikasi kategori keahlian (8 peserta), kategori keterampilan (12 peserta). Sebelumnya diawali dengan pra ujian kompetensi pada 21 Juni 2023.

Janjte Wenno Serahkan Hewan Kurban ke Tiga Masjid di Kota Ambon

0

Ambon, Maluku.news – Jantje Wenno menyerahkan hewan kurban sapi sebanyak 3 ekor kepada tiga Masjid yang ada di kota Ambon.Ketiga Masjid tersebut yakni Masjid Nurul Huda Kompleks Waiheru Asrama haji,Masjid Al Hidayah Kawasan Wara dan Masjid Raya Al-fatah Ambon Senin, (26/06/2023).

Untuk proses penyerahan hewan kurban untuk ketiga masjid tersebut masing-masing Masjid Nurul Huda diterima iman masjid Haji Kamsi, Masjid Alhidaya oleh imam masjid La Doli serta Masjid al-fatah diwakili imam masjid Sapril Majapahit.

Jantje Wenno mengatakan penyerahan hewan kurban ini dengan rejeki yang dimiliki,sebagai bentuk berbagi untuk sesama terutama umat Islam yang akan merayakan idul Adha pada tahun ini.

“Mudah-mudahan pemberian bantuan hewan kurban ini dimanfaatkan secara baik bagi yang membutuhkan dan tidak ada tendensi apa-apa,”ucapnya.

Untuk itu Dirinya berharap bantuan tersebut dapat dibagikan kepada masyarakat dan dapat menjadi manfaat bagi masyarakat terutama yang berada di sekitar lingkungan masjid.

Hadir mendampingi Jantje Wenno dalam penyerahan hewan kurban itu Zet Sahuburua, Ampi Malioiy serta sejumlah pengurus Masjid Nurul Huda, Al-Hidayah dan Al-fatah Ambon

Gubernur : Jaga dan Lindungi Eksistensi Masyarakat Hukum Adat di Maluku

0

Kepulauan Aru, Maluku.news– Gubernur Maluku Irjen. Pol. (Purn.) Drs. Murad Ismail membuka Musyawarah Adat I Rumpun Fanan, di Desa Kwarbola, Kecamatan Aru Tengah, Kabupaten Kepulauan Aru, yang ditandai dengan pemukulan Gong, pada Senin (26/6/2023).

Hadir juga pada kesempatan itu Istri Gubernur Maluku yang juga selaku Ketua TP-PKK Provinsi Maluku Widya Pratiwi Murad, Bupati Kepulauan Aru Johan Gonga dan Istri, Sekretaris Daerah Maluku dan Istri, Forkopimda Kabupaten Kepulauan Aru, Pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, Kabupaten Kepulauan Aru, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Tokoh Perempuan, Camat se- Kecamatan Aru Tengah dan Aru Timur, Kepala Desa dan Perangkat Desa dan unsur lainnya.

Gonga dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada Gubernur dan Ketua TP-PKK Provinsi Maluku di desa Kwarbola dan memberikan apresiasi serta ucapan terima kasih.

“Pemda juga memberikan apresiasi kepada masyarakat adat rumpun fanan, besar harapan semoga musyawarah adat ini sukses dan memiliki asas manfaat yang besar dan menjadi landasan bagi masyarakat khsusunya rumpun Fanan.” Ujarnya.

Di tempat yang sama Widya selaku Odamona, menyampaikan bahwa musyawarah ini menunjukan bahwa Maluku ini adalah negeri yang kaya akan budaya, adat dan tradisi lokal yang memiliki nilai kebijaksanaan dan kearifan yang sangat universal.

“Saya sangat bersyukur karena dapat berkumpul dan bertegur sapa sebagai Istri Gubernur Maluku dan Ketua TP-PKK Provinsi Maluku, yang sudah beberapa kali datang ke Aru untuk sejumlah kegiatan koordinasi penanggulangan stunting, dan untuk diketahui di desa Kwarbola ini terdapat 8 anak stunting dan dari 25 desa suku fanan ada 20 desa dimana 77 anak yang menderita stunting, artinya ini adalah tanggung jawab kita bersama, karena jika banyak anak yang stunting di suku fanan atau secara umum di Aru, akan sangat mengancam generasi kita kedepan, karena bukan hanya bermasalah pada tinggi dan berat badan tapi kecerdasan anak juga terganggu sehingga tidak bisa bersaing dan ini adalah tugas kita bersama.” Tegasnya.

Ia juga menyampaikan kunjungannya di desa Kwarbola ini adalah bagian dari komitmennya bersama Gubernur untuk menyapa dan bersentuhan langsung dengan semua lapisan masyarakat di seluruh pelosok Maluku.

“Rasa syukur saya semakin berlipat ganda karena masyarakat Rumpun Fanan dengan hati yang terbuka dan Ikhlas memberikan gelar kehormatan adat yaitu Imona dan Odamona Fanan, pemberian gelar ini adalah bukti bahwa saya dan Gubernur menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari bagian rumpun adat fanan.” Ungkap Widya.

Oleh karena itu atas nama pribadi dan istri Gubernur Maluku, Widya dengan hati yang terbuka dan Ikhlas, menyambut baik pemberian gelar kehormatan adat ini.

“Komitmen kami adalah untuk tetap menjaga dan melindungi eksistensi masyarakat hukum adat di seluruh Maluku agar mampu bertahan dan beradaptasi menghadapi setiap gelombang perubahan sosial. Ada hal menarik yang dipelajari dari rumpun adat fanan, selama ini saya hanya tau ada burung terindah yang dijuluki bird of paradise atau burung surga karena memiliki keindahan bulu yang sangat luar biasa, namun ternyata di Kepulauan Aru bukan saja ada burung cendrawasih yang disebut fanan tetapi juga ada rumpun adatnya dengan tatanan budaya, tradisi, dan hukum-hukum yang terpancar dari setiap helai bulu fanan, bagi saya ini sebuah anugerah yang sangat langka dan patut dijaga terus menerus.” Ungkapnya.

Sebagai Odamona fanan, Widya menghimbau kepada seluruh saudara-saudara fanan agar belajar dari ketaatan dan kesetiaan fanan, itulah yang harus diteladani oleh seluruh masyarakat rumpun adat Fanan.

“Selamat bermusyawarah semoga semua keputusan yang diambil bermanfaat bagi semua masyarakat adat rumpun Fanan.” Tutupnya.

Sementara itu Gubernur Maluku atas nama pribadi dan keluarga mengucapkan terima kasih dan rasa hormat yang tinggi kepada keluarga besar rumpun Fanan dan sleuruh masyarakat adat yang telah mempercayakan gelar adat kepadanya dan sang istri.

“Pemberian gelar ini berarti keluarga besar rumpun Fanan sangat mencintai kami dan tentu saja kamipun sangat mencintai masyarakat rumpun fanan, mulai hari ini saya menganggap kami semua adalah keluarga besar rumpun fanan.” Ujarnya.

Gubernur mengatakan, gelar inamona yang berarti putra terbaik yang dihormati membawa berkat dan nama baik bagi keluarga besar Fanan ini akan dipegang betul.

“Tentunya gelar ini akan membuat saya dan seluruh keluarga besar fanan harus berjalan bersama-sama dalam sebuah frekuensi yang sama. Begitu pula gelar Odamona bagi Ibu Widya yang berarti anak perempuan kesayangan bagi keluarga besar Fanan. Kedua gelar ini menjadi sebuah amanah dan tanggung jawab yang besar untuk kami berdua, basudara semua jangan biarkan kami sendiri, tolong bantu kami dengan doa agar Allah SWT, selalu menuntun saya dan istri menjadi pemimpin yang baik” Harapnya.

Ia menambahkan, sebagai orang yang hidup dan dibesarkan adat dan budaya yang sangat menginspirasi keluarga besar fanan, dimana memegang hukum adat dan memegang teguh prinsip adat kumpul orang basudara yang menjadi motto pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru, saya percaya kepada kekuatan adat istiadat warisan leluhur inilah yang senantiasa menjaga tali silaturahim, toleransi, dan persaudaraan di antara kita.

“Pada kesempatan ini, saya mengajak para tokoh agama, dan tokoh adat untuk meningkatkan kerjasama dengan pemda dalam persoalan persoalan pembangunan.” Tutupnya.

Pada kesempatan itu Gubernur didampingi Bupati turut menyerahkan Bantuan hibah Pemerintah Provinsi Maluku kepada Majelis Jemaat Kwarbola dengan Nilai Rp. 250.000.000, Gereja Murai Lama sebesar Rp. 50.000.000, Panitia Renovasi Gedung Gereja Sion Murai Baru sebesar Rp. 30.000.000, Meubeler Gereja Pastori Algadang sebesar Rp. 25.000.000, Gereja GPM Koijabi sebesar Rp. 20.000.000, Sidang Jemaat Koijabi sebesar Rp. 15.000.000, Tempat Wudhu Masjid Ponom Rp. 25.000.000, Peremian Gereja Jirlay sebesar Rp. 25.000.000, dan Gereja GPM Koba Selfara sebesar Rp. 50.000.000.