BerandaAmbonTantangan Efisiensi Anggaran: Pemkot Ambon Maksimalkan Sumber Pendapatan Daerah

Tantangan Efisiensi Anggaran: Pemkot Ambon Maksimalkan Sumber Pendapatan Daerah

AMBON, Maluku.news – Di tengah kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, Pemerintah Kota Ambon berkomitmen untuk mengoptimalkan penerimaan daerah dengan memaksimalkan potensi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ada.

Sambutan Wali Kota Ambon, yang disampaikan oleh Wakil Wali Kota Ely Toisutta, menegaskan bahwa transparansi dan keadilan sosial dalam pengelolaan anggaran menjadi kunci dalam peningkatan PAD.

“Dengan meningkatkan edukasi kepada masyarakat tentang bagaimana pendapatan daerah digunakan secara transparan, kita dapat memastikan bahwa proses pengumpulan PAD dapat dilakukan dengan adil dan memberikan manfaat langsung bagi warga,” ujar Ely Toisutta saat membuka Rapat Koordinasi dan Rekonsiliasi Pajak Daerah di Santika Hotel, Kamis (29/10/2025).

Salah satu langkah yang diambil Pemkot Ambon adalah memberlakukan berbagai opsi pungutan baru melalui UU No. 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Pemerintah Daerah (HKPD), yang mencakup pungutan untuk pajak kendaraan bermotor, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor, serta pajak mineral bukan logam dan batuan.

Pada Triwulan III 2025, Pemkot Ambon berhasil meraih 93,37% dari target penerimaan PKB sebesar Rp22 miliar, dan 97,73% dari target BBNKB yang mencapai Rp10 miliar. Pemkot juga memperkenalkan inisiatif sweeping kendaraan tidak lengkap yang telah menjaring 1.268 kendaraan dan menghasilkan pajak senilai Rp262.437.151.

Roy de Fretes, Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Kota Ambon, menambahkan bahwa efisiensi anggaran yang berlanjut memaksa Pemkot untuk lebih kreatif dalam mencari sumber pendapatan baru, termasuk melalui kolaborasi dengan pihak terkait untuk meningkatkan kesadaran pajak di masyarakat.

RELATED ARTICLES
Google search engine
Google search engine

Most Popular

Recent Comments