Ambon, MALUKU.News – DPRD Provinsi Maluku meminta Pemerintah Daerah untuk segera menangani korban yang terdampak banjir di Desa Kairatu, Kecamatan Kairatu Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB).
Hal ini disampaikan Anggota Komisi III DPRD Maluku Hatta Hehanussa di Ambon, Senin (03/10/2022).
Dia juga menjelaskan, akibat Hujan deras yang turun kurang lebih satu jam pada kamis kemarin menyebabkan 19 rumah yang terdiri dari 39 Kepala Keluarga (KK) atau 89 jiwa di Dusun Air Buaya tergenang banjir.
“Kami minta dari pihak-pihak terkait untuk dapat melihat kondisi yang terjadi dan melanda masyarakat Dusun Air Buaya itu, dan perlu penanganan cepat,”ucapnya.
Dijelaskan, banjir yang terjadi itu membawa material batu dan pasir, mengakibatkan puluhan rumah warga yang ada di Dusun Air Buaya mengalami kerusakan yang tertimbun material.
Menurut Hehanussa, banjir tersebut terjadi karena gorong-gorong yang berada dibawah jembatan terlalu kecil, sehingga tidak bisa menampung debit air dan material lainnya.
“Nah gorong gorong tersebut berada pada bahu jalan nasional, untuk itu kita minta kepada pihak balai untuk segera melihat hal ini,”ujar Hehanussa.
Jika tidak segera tertangani , maka dengan pengalaman kemarin pasti terjadi lagi dampak yang begitu luas.
“Untuk itu kami harapkan sekali lagi banjir ini segeralah ditangani pihak pihak terkait,”turturnya.
kemarin sudah dari badan bencana daerah Kabupaten SBB sudah turun, kami meminta Normalisasi sementara dahulu, untuk itu diperlukan alat berat untuk menormalisasi sungai itu dan harus cepat di datangkan,”pungkas Hehanussa.




