Ambon, MALUKU.News – Ketua Komisi II DPRD Maluku Jhon Lewerissa, mengantisipasi laju inflasi pemerintah saat meningkatkan pangan lokal untuk menunjang kehidupan masyarakat kedepan.
Hal ini disampaikan Ketua Komisi II DPRD Provinsi Maluku, John Lewerissa di Ambon, Selasa (27/09/2022) saat pihaknya bersedia memberikan komentar soal pemanfaatan pangan lokal oleh masyarakat Maluku antisipasi bila terjadi inflasi.
Kemudian, mengantisipasi laju inflasi yang secara global akibat perang antara Rusia dan Ukraina. Sehingga berpengaruh terhadap penyediaan pangan secara internasional,”ujar Lewerissa di Ambon, Selasa (27/09/2022).
“Untuk itu pemerintah Indonesia dalam hal ini Provinsi Maluku, mengambil langkah peningkatan persediaan pangan lokal”.
Katanya, sebagai lumbung pangan nasional beras yang merupakan makanan pokok orang Indonesia. Merupakan hasil pangan lokal petani di Maluku yang harus ditingkatkan.
“Dengan adanya pemanfaatan pangan lokal dapat meningkatkan taraf hidup petani di Maluku dan kedepannya”.
Melalui Komisi II DPRD Maluku mengusulkan kepada Pemda, untuk melakukan Peraturan Daerah (Perda) tentang perlindungan pangan lokal,” ucapnya.
“Pangan lokal bukan hanya bahan makanan dari umbi-umbian yang mengandung karbohidrat, tetapi sumber daya laut seperti rumput laut dan makanan laut lain sesuai ciri khas makanan pada tiap Kabupaten/Kota di Provinsi Maluku”.
Dan makanan lokal di Maluku sangat terkandung oleh nilai gizi cukup tinggi, serta dilihat dari segi kesehatan memenuhi unsur gizi yang ada,”kata Lewerissa.
Kini kita belum mengalami inflasi, tapi dalam rangka mengantisipasi laju inflasi perlu ada tindakan penyelamatan, dengan pangan lokal perlu ditingkatkan. Sebab daya beli masyarakat untuk beras sangat susah, kenaikan harga BBM mempengaruhi semua harga bahan pokok di pasaran, “ujarnya.
“Kegiatan Pemprov Maluku bersama Universitas Pattimura Ambon, dalam kegiatan penanaman cabe dan bawang merah dilakukan beberapa waktu lalu, adalah salah satu bentuk antisipasi Pemda dalam rangka laju inflasi. Karena cabe dan bawang merah sangat dibutuhkan baik di lingkup nasional maupun internasional,”pungkas Lewerissa.




