Beranda blog Halaman 278

Ini Pandangan Pengamat Terkait DPW PPP Maluku Didominasi Anak Muda

0

Ambon, Maluku.News – Pengamat Politik Fakultas Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Pattimura (Unpatti), Amir Kotarumolas menyatakan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Maluku dibawah kepemimpinan Aziz Hentihu didominasi wajah anak muda merupakan langkah berani.

“Bagi saya, keputusan pimpinan PPP Maluku cukup berani melakukan reformasi pada stuktural partai,” ujarnya di Ambon, Rabu (22/09/2021).

Amir katakan, PPP sendiri merupakan partai dengan azas keagamaan yang kuat, sehingga segmentasinya pun berdasarkan pada pembangunan berbasis agama.

“Ada dua model partai Islam. Yang satu haluannya pembangunan religi (development relegion) yang satu itu sosialis relegion. Cara masuk pada segementasi pun berbeda. Kalau PPP masuknya kanan,” ungkapnya.

Amir menandaskan, keputusan mereformasi pengurus yang didominasi anak muda, apakah resistensi dengan basis tradisional atau tidak.

“PPP memiliki akar politik tradisional yang sangat menyejarah. Nah, keputusan mereformasi pengurus yang didominasi anak muda, apakah resistensi dengan basis tradisional atau tidak,” bebernya.

Amir menambahkan, selain stuktur PPP dipenuhi wajah muda, power politik personaliti sangat penting untuk mendongkrak elektoral partai menuju kontestasi politik 2024.

“Orang-orang yang mengisi stuktur inti partai harus memiliki basis yang kuat, dan juga adalah tokoh dalam masyarakat yang mampu menggerakkan kebijakan partai sampai pada akar rumput,” pungkasnya.

Harga Sayur di Ambon Masih Stabil

0

Ambon, Maluku.News – Harga beberapa komoditas sayur mayur dan bumbu dapur di pasar tradisional Mardika, Kota Ambon masih cukup stabil menjelang musim hujan di wilayah setempat.

“Harga kubis, kentang, tomat, wortel dan buncis masih relatif stabil, bahkan harga tomat cenderung turun sejak beberapa pekan terakhir karena pasokan bertambah,” kata Irma, salah seorang pedagang sayur di Pasar Mardika, Rabu (22/09/2021).

Menurut Irma, harga sayur mayur di pasar tradisional memasuki awal musim hujan di Jember relatif stabil karena pasokan dari petani cukup, sehingga stok komoditas tersebut di pasar melimpah.

“Harga tomat memang mengalami kenaikan sejak Agustus 2021 hingga kisaran Rp20 ribu per kilogram, padahal biasanya harga dibawah Rp10 ribu per kilogram. Kini harganya sudah mulai turun,” tuturnya.

Tidak hanya sayur mayur, lanjut dia, harga bumbu dapur juga relatif stabil seperti bawang merah, bawang putih, dan cabai memasuki pertengahan September 2021 atau awal musim hujan.

“Hari ini harga tomat turun dari Rp13 ribu menjadi Rp11 ribu per kilogram. Mudah-mudahan harganya akan kembali stabil,” katanya.

Selama musim hujan, lanjut dia, pedagang tidak terlalu banyak menimbun sayur mayur untuk dijual kepada pembeli karena mudah busuk, sehingga dapat berdampak pada kerugian.

“Kami membeli sayur dari pengepul petani secukupnya saja karena komoditas sayur mayur mudah busuk dan tidak tahan lama,” ujarnya.

Widya Pratiwi Berbagi Tips Atasi Kekerdilan di Kepulauan Aru

0

Dobo, Maluku.News – Duta Parenting Maluku, Widya Pratiwi membagi tips atau saran praktis untuk mencegah dan mengatasi kekerdilan (stunting) bayi dibawah lima tahun (balita) kepada para ibu hamil di Kabupaten Kepulauan Aru, provinsi Maluku.

“Cara mudah mengatasi kekerdilan pada anak yakni menjaga pertumbuhan balita sejak dalam kandungan hingga lima tahun masa emas mereka,” kata Widya di Dobo, ibu kota Kepulauan Aru, Selasa (21/09/2021).

Menurutnya, sejak dalam masa kandungan hingga berusia lima tahun, orang tua harus menjaga pola makan, beri makanan sehat bagi anak, beristirahat secukupnya serta menjaga kesehatan dan imun bayi, menjaga pola makan yang sehat bukan karena memberikan makanan yang mahal dan mewah, tetapi memenuhi standar gizi yang dibutuhkan bayi di masa pertumbuhannya, disamping pemberian ASI ekslusif.

Widya Pratiwi yang juga istri Gubernur Maluku Murad Ismail, mengaku telah berkunjung ke Kepulauan Aru sejak Senin (20/9), mengingat daerah itu bersama Kabupaten Seram Bagian Barat dan Maluku Tengah menjadi fokus perhatian pemerintah untuk menekankan angka stunting yang tergolong tinggi.

Ia sempat berkunjung ke Posyandu Desa Tunguwatu, Kecamatan Pulau-pulau Aru untuk berdialog dan membagi saran praktis tentang pencegahan stunting kepada kaum perempuan dan ibu hamil di desa tersebut. Di Kepulauan Aru juga tercatat delapan orang balita meninggal karena mengalami gizi buruk pada 2015.

Widya menyatakan, berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) pada 2018, stunting di Maluku berada di angka 31,4 persen. Provinsi Maluku termasuk daerah di Indonesia dengan jumlah balita penderita stunting cukup tinggi berdasarkan standar World Health Organization (WHO).

Status ini ditetapkan berdasarkan Pemantauan Status Gizi (PSG) tentang prevalensi (jumlah penderita dalam populasi) balita stunting di Maluku dari tahun ke tahun.

Kunjungannya ke Kepulauan Aru selain untuk monitor juga sekaligus mengajak kaum perempuan serta instansi teknis di daerah itu untuk bergandengan bersama memutus mata rantai stunting.

Widya yang juga Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Maluku menegaskan, pihaknya bersama Pemprov Maluku saat ini menangani secara serius masalah stunting, melalui sinergi dengan berbagai pihak untuk melakukan pembinaan dan sosialisasi tentang kekerdilan yang berhubungan erat dengan masalah tumbuh kembang balita mengalami kekurangan asupan gizi.

Pelayanan posyandu di tingkat kecamatan dan desa, katanya, sangat penting untuk memperkecil terjadinya stunting pada anak-anak di usia emasnya. Sebab dengan mendatangi posyandu maka perkembangan pertumbuhan balita dapat dikontrol dan diawasi setiap saat oleh petugas kesehatan.

Kunjungan tersebut juga dimanfaatkan untuk berdialog dengan Bupati Kepualuan Aru Johan Gonga, terutama membicarakan berbagai bantuan yang akan diberikan kepada masyarakat di wilayah tersebut.

Dia juga melihat proses penimbangan balita, kelas ibu hamil, pelayanan KB, pemberian makanan pengganti ASI kepada sejumlah balita, penanaman 1.000 pohon Kelor serta menyerahkan bantuan paket bina keluarga balita stunting.

Stunting adalah masalah gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu lama. Umumnya karena asupan makan yang tidak sesuai kebutuhan gizi. Stunting terjadi mulai dari dalam kandungan dan baru terlihat saat anak berusia dua tahun.

Menurut UNICEF, stunting didefinisikan sebagai persentase anak-anak usia 0 sampai 59 bulan, dengan tinggi di bawah minus (stunting sedang dan berat) dan minus tiga (stunting kronis) diukur dari standar pertumbuhan anak keluaran WHO.

Atlet Layar Maluku Intens Berlatih Penguasaan Venue Pertandingan PON XX

0

Jayapura, Maluku.News – Gieska Silahoy, atlet putri cabang olahraga (cabor) layar Pekan Olahraga Nasional (PON) XX dari Provinsi Maluku intens berlatih untuk penguasaan venue tempat pertandingan yang berlokasi di pantai Lantamal X Jayapura.

“Atlet layar Maluku tetap fokus latihan di area venue. Gieska akan bertanding all out untuk bisa merebut medali PON XX Papua,”kata pelatih layar PON Maluku Yan Ayal di lokasi venue PON layar, Selasa (21/09/2021).

Ayal mengaku, latihan permainan menjelang PON XX bertujuan untuk mengenal situasi tempat pertandingan, melihat perubahan cuaca dan gelombang air laut.

“Latihan ini diharapkan bisa meningkatkan kemampuan atlet layar untuk lebih mengenal tempat pertandingan PON XX Papua,”ungkapnya.

Dijelaskan Ayal, anak asuhnya Gieska Silahoy akan tampil di kelas layar radial putri pada PON XX Papua berlangsung 2-15 Oktober 2021 mendatang. Sedangakn menyangkut target medali PON Papua, dirnya tetap optimistis untuk meraih medali meski persaingan sesama atlet dari berbagai daerah Indonesia akan berlangsung ketat dalan menyabet medali PON Papua.

“Atlet layar Maluku siap menghadapi pertandingan PON XX Papua,” tandasnya.

Sekedar diketahui, Cabang olahraga layar PON XX Papua berlangsung 2-15 Oktober 2021 dan akan mempertandingkan 17 lomba perebutan medali di 15 kelas.

Wali Kota Ambon: Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat Mengalami Peningkatan

0

Ambon, MALUKU.News – Wali kota Ambon, Richard Louhenapessy didampingi Wakil Wali kota (Wawali) Syarif Hadler dalam pidatonya mengatakan, kesejahteraan masyarakat kota Ambon terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

“HUT Kota kali tak biasa dilakukan, karena ini merupakan yang terakhir bagi duet pemimpin kota Ambon periode 2017 – 2022, dengan memperingati HUT Ke-446 kota Ambon ini juga sebagai peringatan HUT terakhir saya dan Pak Syarif Hadler sebagai Wali kota dan Wawali Ambon agar pembangunan kota Ambon dapat berlangsung secara bersinergi dan berkelanjutan,” ujarnya pada Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Ambon Dalam Rangka menyambut HUT Ke-446 Kota Ambon di Balai Kota, Senin (06/09/2021).

Louhenapessy katakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon dibawah kepemimpinannya bersama Wawali, terus berupaya meningkatkan kinerja pembangunan dan pengembangan kota yang berdampak bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dari tahun ke tahun.

“Salah satu indikator keberhasilan Pemkot dalam membangun kualitas hidup masyarakat adalah angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) kota Ambon yang terus meningkat,” tandasnya.

Dijelaskan Louhenapessy, si Tahun 2020, IPM kota Ambon sebesar 80,84 yang menurut BPS termasuk dalam klasifikasi sangat tinggi, dimana angka harapan hidup mencapai 70,38 tahun, harapan lama bersekolah 16,03 tahun dan rata-rata lama bersekolah 11,92 tahun, serta pengeluaran per kapita penduduk sebesar kurang lebih Rp.14 juta per tahun. Selain indikator tesebut, pencapaian yang telah diperoleh, antara lain berupa penghargaan yang diterima Pemkot dalam kurun waktu 4 tahun terakhir.

“Kurang lebih sebanyak sebanyak 107 penghargaan telah diterima oleh yaitu 34 penghargaan dibidang pelayanan publik, 5 penghargaan dibidang lingkungan hidup, 28 penghargaan untuk inovasi daerah, 27 penghargaan atas kinerja Pemerintah, serta 13 penghargaan dibidang pariwisata, seni dan budaya. Besok (7/9/2021) Pemkot juga akan diberikan 2 (dua) penghargaan yakni di sektor budaya dan inovasi daerah,”bebernya.

Diakui Louhenapessy, disamping Berbagai capaian pembangunan, masih banyak persoalan yang belum tuntas untuk diselesaikan, salah satunya Pandemi Covid-19 yang masih terus berlanjut sampai dengan saat ini dan belum dapat dipastikan kapan akan berakhir.

“Pandemi menyebabkan kita akan diperhadapkan pada ketidak pastian yang tinggi, sementara kita juga dituntut untuk harus secepatnya melakukan pemulihan terhadap perekonomian daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,”pungkasnua.

Sekedar diketahui, sidang Paripurna istimewa DPRD Kota Ambon dalam rangka menyambut HUT Ke 446 Kota Ambon, dibuka secara resmi oleh Ketua DPRD, Elly Toisuta dari Ruang Sidang Utama Balai Rakyat Belakang Soya.

Kegiatan yang rutin dilaksanakan tiap tahun ini, diikuti secara virtual oleh unsur Forkopimda Kota Ambon, Kades/Raja dan Lurah, Kepala-Kepala Sekolah, dan Kepala Puskesmas se-Kota Ambon.

Ini Pesan Gubernur Maluku Usai Upacara HUT Proklamasi Kemerdekaan RI Ke-76

0

Ambon, MALUKU.News – Gubernur Maluku Murad Ismail bertindak sebagai inspektur upacara memimpin upacara peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-76, berlangsung di lapangan merdeka, Ambon, Selasa (17/08/2021).

Turut dihadiri Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan pejabat teras lingkup Pemprov Maluku, Kodam XVI/Pattimura, Polda Maluku dan DPRD serta instansi vertikal lainnya serta mantan Wakil Gubernur Maluku, Zeth Sahuburua.

Berdasarkan pantauan media ini, upacara HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-76 dilaksanakan dengan protokol kesehatan (Covid-19), berlangsung lancar dan khidmat meski hujan gerimis sempat guyur Kota Ambon.

Komandan Upacara Letkol inf. Rudolf Gleend Paulus, lulusan Akademi Militer Tahun 2003, yang kini menjabat Pabandya Jement Srendam XVI/Pattimura.

Upacara HUT Proklamasi Kemerdekaan RI dimulai sekitar pukul 10:00 WIT diawali dengan detik-detik proklamasi usai laporan Komandan Upacara kepada Inspektur Upacara.

Dilanjutkan pembacaan Teks Proklamasi oleh Ketua DPRD Provinsi Maluku Lucky Wattimury, mengheningkan cipta dipimpin Inspektur Upacara dan dilanjutkan pembacaan doa oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku, Jamaludin Bugis.

Pukul 10:23 WIT, Pasukan Pengibar bendera (Paskibra) yang berbaris dari sisi Pattimura Park langsung menuju tiang bendera untuk melakukan pengibaran bendera Merah Putih. Pengibaran bendera dilakukan pukul 10:25 WIT oleh Charles Efra Efruan dari SMA Negeri 3 Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara, Burhan Tuarita dari SMA Negeri 3 Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah dan Dea Ananda Saputri dari MAN 2 Masohi Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah.

Usai memimpin upacara, Gubernur kepada wartawan berpesan kepada seluruh elemen masyarakat untuk bergandeng tangan membangun Maluku, sehingga bisa dipandang setara dengan daerah lain.

“Saya ingin membangun maluku, cita-cita saya selama hidup mudah-mudahan bisa berbuat sesutu untuk Maluku dan setelah itu saya mati nga apa-apa yang penting saya sudah berbuat untuk Maluku,”pungkasnya.

Update Covid-19 di Maluku: 69 Kasus Dinyatakan Sembuh

0

Ambon, MALUKU.News – Angka kesembuhan Covid-19 di Maluku terus bertambah setiap harinya. Terbukti dari hasil swab PCR BTKL-PP Kelas II dan Balai POM Ambon, sebanyak 69 kasus dinyatakan sembuh.

“69 kasus sembuh berasal dari Ambon 44 kasus, Maluku Tengah 7 kasus, Maluku Tenggara 1 kasus, Kepulauan Tanimbar 17 kasus. Sehingga kesembuhan di Maluku 10.646 kasus dari total konfirmasi 13.835 kasus,”ungkap juru bicara satuan tugas penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, dr. Adonia Rerung dalam release, senin (09/08/2021).

Menurutnya terdapat penambahan 77 kasus tersebar di Ambon 2 kasus, Maluku Tengah 3 kasus, SBB 1 kasus, Buru 4 kasus, Kepulauan Tanimbar 66 kasus, MBD 1 kasus.

“Hal ini tentu berdampak pada jumlah pasien dalam perawatan sebanyak 2.946 kasus, tersebar di Ambon 2291 kasus, MBD 20 kasus, Buru Selatan 20 kasus, Buru 44 kasus, Maluku Tengah 191 kasus, SBB 55 kasus, Kepulauan Tanimbar 143 kasus, Tual 72 kasus, SBT 5 kasus, Maluku Tenggara 58 kasus, Kepulauan Aru 47 kasus,” bebernya.

Rerung menambahkam sementara 218 kasus menjalani perawatan di fasiitas-fasilitas kesehatan.

“Sedangkan 2.728 kasus menjalani isolasi mandiri. Sementara meninggal dunia 243 kasus,”pungkasnya.

Vaksinasi Covid-19 Di Maluku Baru Mencapai 11 Persen

0

Ambon, MALUKU.News – Pelaksana Harian (Plh) Ketua Harian Satuan Tugas (Satgas) Percepatan dan Penanggulangan COVID-19 Provinsi Maluku, Brigjen TNI Arnold A. P Ritiauw menyatakan Capaian vaksinasi Covid-19 di Maluku masih sangat rendah, yaitu 11 persen dari target 1,5 juta jiwa.

“Yang tadinya target 1,3 juta jiwa, kini naik menjadi 1,5 juta jiwa seiring ditambahkannya usia 12-17 tahun. Untuk capaiannya baru 11 persen,”ungkapnya di Ambon, Selasa (20/07/2021).

Menurut Ritiauw, untuk mencapai target dimaksud tergantung dari ketersediaan stok vaksin. Hal itu terus dibahas dalam rapat evaluasi yang dilaksanakan setiap minggu oleh satgas karena masyarakat sangat antusias ikut dalam program vaksinasi yang saat ini gencar dilaksanakan.

“Kita terus koordinasi kementerian kesehatan agar mengirim valsin. Jangan sampai semangat masyarakat untuk ikut dalam program vaksinasi hilang, karena tidak tersediannya vaksin,”tandasnya.

Ritiauw katakan, pihaknya belum mengetahui pasti ketersediaan vaksin di Maluku karena belum menerima update data dari kabupaten/kota.

“Prinsipnya di kabupaten/kota, Dandim tidak berhenti setiap hari melaksanakan vaksin sepanjang vaksin tersedia,”tegasnya.

Ritiauw mengaku telah terjadi penurunan kasus konfirmasi di kota Ambon, dan Maluku pada umumnya.

“Artinya apa yang dikerjakan pemerintah kabupaten/kota dan provinsi saat ini sudah mengarah ke arah positif,”bebernya.

Ritiauw berharap, dukungan dari seluruh elemen masyarakat sehingga upaya yang dilakukan pemerintah, TNI dan Polri dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dapat berjalan dengan baik.

“Kita berharap masyarakat bertahan dengan apa yang ada sekarang, karena tidak satu pun pemerintah yang menyusahkan masyarakat,”pungkasnya.

11 Orang Positif Saat Rapid Antigen Hari Pertama di Kantor DPRD Maluku

0

Ambon, Maluku.News – Sekretaris DPRD Maluku, Bodewin Wattimena menyatakan, Rapid Antigen yang dilakukan di lingkup sekretariat melibatkan ASN, pegawai kontrak, anggota dewan dan wartawan semua yang beraktivitas di kantor DPRD Provinsi Maluku.

“Sampai saat ini sebanyak 161 orang yang mengikuti rapid antigen, banyak yang masih berhalangan diantaranya akibat sakit dan ijin,” ujarnya di Ambon, Selasa (29/06/2021)

Wattimena katakan, setelah mereka dinyatakan positif antigen, maka dilanjutkan tes PCR Swab.

“Nanti kita menunggu hasil uji lab mungkin tiga hari kedepan, baru kita tahu statusnya seperti apa, dan dari 11 orang tersebut itu, tidak ada anggota dewan,” ungkapnya.

Menurut Wattimena, 11 orang yang dinyatakan positif antogen itu hanya uji awal dan uji validnya nanti di swab.

“Dan mereka yang dinyatakan positif sudah diperintahkan untuk isolasi mandiri atau tinggal di rumah masing-masing sambil menunggu hasil swab PCR,” bebernya.

Wattimena menambahkan, semua yang beraktifitas di lingkup sekretariat DPRD Maluku sudah harus steril sehingga diberlakukan rapid antigen.

“Untuk tamu-tamu yang berkunjung ke DPRD akan diberlakukan wajib tunjukan kartu rapid negatif” tandasnya.

Ketua DPRD Maluku Minta BPBD Tanggap Tangani Korban Gempa Tehoru

0

Ambon. Maluku.News – Ketua DPRD Maluku, Lucky Wattimury meminta Badan Penanggulangan Bencana (BNPB) Provinsi Maluku agar berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah, melalui BNPB di daerah setempat segera memberikan perhatian bagi warga yang sementara tinggal di tempat pengungsian akibat Gempa 6,1 Magnitudo di Kecamatan Tehoru dan sekitarnya.

“Walaupun itu hanya sementara, paling tidak kebutuhan mereka itu diperhatikan sebab tidak satupun mereka berencana untuk tinggal di tempat seperti itu, ini kejadian alam yang tidak bisa dipungkiri,” ujarnya di Ambon, Kamis (17/06/2021).

Wattimury juga meminta untuk segera dilakukan pendataan sejak dini terhadap rumah-rumah penduduk yang retak atau kena imbas dari gempa tersebut supaya dapat diselesaikan dengan baik.

“Jangan sampai seperti yang terjadi beberapa tahun kemarin 2019, akibatnya sampai dengan saat ini penyelesaian pembangunan rumah-rumah itu belum dilaksanakan dengan baik. Oleh karena itu, saya minta untuk rumah-rumah penduduk yang retak karena gempa kemarin itu bisa didatakan dengan baik dan bagaimana memprosesnya sehingga mereka tidak ada didalam keraguan,” tandasnya.

Wattimury menambahkan, proses kemanusiaan yang juga mesti cepat tanggap dan memberikan perhatikan terhadap peristiwa-peristiwa seperti begitu karena kadang-kadang prosedur membuat lembat menangani masalah-masalah kemanusiaan.

“Saya minta BNPB Provinsi Maluku untuk mengambil langkah-langkah yang tepat jangan sampai terlalu banyak koordinasi penanganannya terlambat. Dan saya kira ini tidak boleh terjadi,”pungkasnya.