Ambon, Maluku.News – Sekretaris DPRD Maluku, Bodewin Wattimena menyatakan, Rapid Antigen yang dilakukan di lingkup sekretariat melibatkan ASN, pegawai kontrak, anggota dewan dan wartawan semua yang beraktivitas di kantor DPRD Provinsi Maluku.
“Sampai saat ini sebanyak 161 orang yang mengikuti rapid antigen, banyak yang masih berhalangan diantaranya akibat sakit dan ijin,” ujarnya di Ambon, Selasa (29/06/2021)
Wattimena katakan, setelah mereka dinyatakan positif antigen, maka dilanjutkan tes PCR Swab.
“Nanti kita menunggu hasil uji lab mungkin tiga hari kedepan, baru kita tahu statusnya seperti apa, dan dari 11 orang tersebut itu, tidak ada anggota dewan,” ungkapnya.
Menurut Wattimena, 11 orang yang dinyatakan positif antogen itu hanya uji awal dan uji validnya nanti di swab.
“Dan mereka yang dinyatakan positif sudah diperintahkan untuk isolasi mandiri atau tinggal di rumah masing-masing sambil menunggu hasil swab PCR,” bebernya.
Wattimena menambahkan, semua yang beraktifitas di lingkup sekretariat DPRD Maluku sudah harus steril sehingga diberlakukan rapid antigen.
“Untuk tamu-tamu yang berkunjung ke DPRD akan diberlakukan wajib tunjukan kartu rapid negatif” tandasnya.




